BAB III
ANALISA DAN PERANCANGAN
3.1 Tinjauan Umum Perusahaan
Bengkel singkawang motor adalah perusahaan yang bergerak dalam jasa perbaikan mobil/kendaraan bermotor, selama ini bengkel singkawang mendapatkan bisnis dari pelanggan Individu, perusahaan – perusahaan dan para pelanggan yang memiliki polis Asuransi kendaraan bermotor.
Sebuah bengkel yang bermula dirintis oleh anggota keluarga dengan pendapatan yang belum begitu besar namun saat ini dengan seiring berjalannya waktu serta menjaga kepercayaan dan kepuasan pelanggan bengkel tersebut tumbuh menjadi besar dan dapat memperkerjakan beberapa karyawan serta tenaga ahli.
Visi dari Bengkel Singkawang Motor ingin agar produksi pelayanannya menjadi pilihan pertama bagi para pelanggan (customer).
3.1.1 Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi merupakan sesuatu garis susunan yang menjelaskan bagian - bagian susunan perusahaan dimana tiap perorangan / individu yang pada lingkup perusahaan tersebut memiliki jadwal kerja serta tanggung jawabnya masing – masing.
Dengan adanya struktur organisasi,maka dapat dengan jelas wewenang dan tanggung jawab masing-masing bagian, sehingga menimbulkan kesimpang siuran data pembagian tugas dan pemberian perintah.
Gambar 3.1 Struktur Organisasi Perusahaan
Direktur : Orang yang dipercaya oleh pemilik bengkel untuk mengelola semua kegiatan operasional
HRD Manager : Bertanggung jawab di dalam pengelolaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, yaitu dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan sumber daya manusia, termasuk pengembangan kualitasnya dengan berpedoman pada kebijaksanaan dan prosedur yang berlaku di perusahaan.
Manager Accounting : Membawahi staff accounting dalam mengelola setiap transaksi pembayaran yang ada pada bengkel singkawang motor Manager Mekanik : Orang yang memiliki tanggung jawab atas kinerja
staff mekanik dalam melakukan tugas – tugasnya dalam melakukan perbaikan kendaraan
Receptionis : Staff yang memiliki tanggung jawab melayani nasabah disaat melakukan pengajuan klaim / servis lainnya
Kurir : Memiliki tanggung jawab untuk mengantar baik itu dokumen ataupun melakukan tagihan kepada pelanggan
3.2 Analisa Sistem Berjalan
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang ada, untuk merancang suatu aplikasi yang baik dibutuhkan beberapa persiapan seperti menetukan kebutuhan dari aplikasi yang kita buat agar sistem dapat berjalan sesuia dengan kriteria yang diinginkan. Salah satu dengan merancang aplikasi penjadwalan klaim Asuransi.
Pada Bengkel Singkawang Motor, ketika pelanggan ingin melakukan klaim Asuransi, terlebih dahulu harus mengambil nomor antrian, setelah itu pelanggan menunggu panggilan untuk dicatat pada logbook data kendaraan beserta klaim yang di ajukan, pada tahapan selanjutnya team mekanik akan melakukan pengecekan pisik atas kendaraan tersebut dan dilakukan penghitungan estimasi perbaikan beserta list spare part yang harus diganti apabila kerusakan tersebut parah.
Team mekanik akan memberikan berkas kepada resepsionis untuk dikirimkan kepada perusahaan Asuransi untuk diperiksa pengajuan klaim tersebut apakah klaimnya di setujui atau di tolak, apabila di setujui pihak Asuransi akan mengirimkan dokumen SPK kepada bengkel untuk proses perbaikan lebih lanjut. Pihak reseptionis akan memberikan surat spk kepada team makanik untuk proses pengerjaan klaimnya.
Setelah proses pengerjaan selesai pihak mekanik akan menginformasikan kepada kasir untuk dibuatkan surat tagihan / Invoice kepada tertanggung berupa OR / deductible, dan Invoice kepada perusahaan Asuransi sebagai tagihan atas jasa perbaikan kendaraan tersebut.
3.2.1 Use Case Diagram Berjalan
Admin Bengkel
Catat Logbook
Kirim Berkas asuransi
Asuransi Cek Fisik Kendaraan
Hitung Estimasi
Kirim Berkas Admin Mekanik
Verivikasi
Pelanggan Ambil Antrian
Kirim SPK
3.2.2 Activity Diagram Berjalan
Asuransi
Customer Admin Mekanik
Antrian Catat Logbook
Terima SPK konfirmasi Proses Klaim Menerima Klaim Catat tagihan Ya Bayar OR Klaim Batal Verifikasi Tidak Cek Fisik
Kirim Data Cek Fisik
SPK
Proses Service
Invoice
Gambar 3.3 Activity Diagram Sistem Berjalan
3.3 Analisa Sistem Usulan
Perancangan sistem perangkat lunak dideskripsikan dengan model analisis menggunakan diagram use case, diagram activity,diagram sequence, dan class
diagram, serta dilanjutkan dengan model desain.
3.3.1 Use Case Diagram
Admin Bengkel
Input Data Klaim
Verifikasi Klaim
Lihat SPK
Close Service
Mekanik
Input data service Input SPK
Input Tagihan Input Cek Fisik
Kelola Pelangan
Gambar 3.4 Use Case Sistem Usulan Tabel 3.1 Skenario Use Case Diagram Kelola Pelanggan
Nama Use Case Kelola Pelanggan
Aktor Admin
Deskripsi Admin Input data pelanggan, edit data pelanggan, hapus data pelanggan.
Tabel 3.2 Skenario Use Case Diagram Input Data Klaim
Nama Use Case Input Data Klaim
Aktor Admin
Tabel 3.3 Skenario Use Case Diagram Input Cek Fisik
Nama Use Case Input Cek Fisik
Aktor Mekanik
Deskripsi Mekanik melakukan survey kendaraan dan membuat rincian kerusakan – kurasakan beserta detail sparepart yang harus diganti
Tabel 3.4 Skenario Use Case Diagram Verifikasi Estimasi
Nama Use Case Verifikasi Klaim
Aktor Admin
Deskripsi Admin melakukan verifikasi data beserta rincian estimasi perbaikan untuk dikirimkan kepada perusahaan Asuransi
Tabel 3.5 Skenario Use Case Input SPK
Nama Use Case Input SPK
Aktor Admin
Deskripsi Admin menginput data SPK yang telah disetujui oleh perusahaan Asuransi
Tabel 3.6 Skenario Use Case Lihat Data SPK
Nama Use Case Lihat SPK
Aktor Mekanik
Deskripsi Mekanik melihat data SPK yang telah di input admin sebagai panduan dalam melakukan perbaikan
Tabel 3.7 Skenario Use Case Input Data Service
Nama Use Case Input Data Service
Deskripsi Mekanik menginput data perbaikan beserta progres – progres yang telah dikerjakan
Tabel 3.8 Skenario Use Case Input Tagihan
Nama Use Case Input Tagihan
Aktor Admin
Deskripsi Admin menginput tagihan kepada customer & perusahaan Asuransi
3.3.2 Activity Diagram Login Sistem
Menu Login Input Username Password Menu Utama Tidak Ya Pilih Akses Login
Gambar 3.5 Activity Diagram Login Tabel 3.9 Keterangan Activity Diagram Login
Nama Activity Diagram Login
Aktor Admin / Staff Mekanik
pilih role akses sesuai level, input user name password. jika login gagal akan kembali ke halaman login, jika berhasil akan masuk menu utama
3.3.3 Activity Diagram Kelola Pelanggan
Login
Menu Utama
Data Pelanggan Tambah
Edit Hapus
Simpan
Gambar 3.6 Activity Diagram Kelola Pelanggan Tabel 3.10 Keterangan Activity Diagram Input Data Pelanggan
Nama Activity Diagram Input Data Pelanggan
Aktor Admin
Untuk pelanggan yang sudah ada cukup dengan mengupdate pengajuan klaim yang diajukan Menu Hapus digunakan untuk menghapus data pelanggan yang sudah tidak digunakan / terdapat kesalahan dalam penginputan.
3.3.4 Activity Diagram Menu Admin
Login
Menu Utama
Data Klaim Data Verifikasi SpK
Cetak Bukti Pembatalan Klaim YA Input SPK TIDAK Simpan Input Data Klaim
Simpan
Tagihan
Gambar 3.7 Activity Diagram Transaksi Admin Tabel 3.11 Keterangan Activity Diagram Input Transaksi
Nama Activity Diagram Input Transaksi
Aktor Admin
Data Verifikasi dilakukan disaat menginput data pengajuan klaim, apabila dokumen pendukung memenuhi syarat proses klaim akan lanjut pada proses selanjutnya. Dan apabila berkas klaim belum memenuhi syarat proses klaim tidak bisa dilanjutkan.
Penginputan SPK dilakukan pada saat pihak Asuransi telah setuju dengan pengajuan klaim yang diajukan. Data klaim di input pada saat pengajuan klaim sampai dengan proses klaim selesai disertai dengan pembuatan tagihan kepada tertanggung dan perusahaan Asuransi.
3.3.5 Activity Diagram Menu Mekanik
Login
Menu Utama
Data SPK Input Data Estimasi
Simpan Closed SPK
Input Data
Kerusakan Input Sperpart
Pilih Spk
Input Data Service
Simpan
Tabel 3.12 Keterangan Activity Diagram Transaksi Mekanik
Nama Activity Diagram Input Transaksi Mekanik
Aktor Mekanik
Deskripsi Pada Input Transaksi Mekanik memiliki dua menu proses yaitu ;
Input data estimasi, dilakukan pada saat setelah proses survey kendaraan dengan menginput rincian kerusakan serta spare part yang harus diganti.
Data SPK, diakses disaat setelah menerima persetujuan dari perusahaan Asuransi sebagai acuan dalam proses perbaikan dan hasil dari proses perbaikan dari pengerjaan akan di update dalam spk.
3.3.6 Sequens Diagram Login
User Halaman
Login
Buka
Validasi username & password
Input Username Password Validasi Menu Utama
Tabel 3.13 Keterangan Sequens Diagram Login User
Nama Sequens Diagram Input Login User
Aktor Admin dan Mekanik
Deskripsi User mengakses sistem dengan memasukan user name beserta password, sistem memvalidasi user name dan password tersebut kemudian setelah password di validasi akan menampilkan menu utama.
3.3.7 Sequens Diagram Input Pelanggan
Admin UtamaMenu
Masuk
Master Pelanggan
Pilih Menu Input Data Pelanggan
Form Data Pelanggan add_data_pelangggan () Add_pelanggan, alamat, telp Data Pelanggan Save()
Edit data Pelanggan ()
Save() Update_pelanggan,
alamat, telp Hapus()
Keluar
Gambar 3.10 Sequens Diagram Input Pelanggan Tabel 3.14 Keterangan Sequens Diagram Input Pelanggan
Nama Sequens Diagram Input Pelanggan
Aktor Admin
akan di simpan pada database system.
Menu Edit dalam pelanggan, digunakan untuk update klaim / pengajuan klaim baru dengan data pelanggan yang telah terdaftar sebelumnya.
3.3.8 Sequens Diagram Input Klaim
Admin Menu Klaim Masuk Form Klaim Add_new_data_ klaim Klaim Save() Display Klaim Hapus() Edit() Menu Utama Pilih Menu Keluar
Gambar 3.11 Sequens Diagram Input Klaim Tabel 3.15 Keterangan Sequens Diagram Input Klaim
Nama Sequens Diagram Input Klaim
Aktor Admin
3.3.9 Sequens Diagram Input SPK
Admin Data Klaim Verifikasi
Pilih Menu
SPK Form
Get data Klaim
SPK Add_data_SPK Save SPK() Display Keluar Menu Utama Masuk
Gambar 3.12 Sequens Diagram Verifikasi Data Klaim
Tabel 3.16 Keterangan Sequens Diagram Verifikasi
Nama Sequens Diagram Verifikasi
Aktor Admin
3.3.10 Sequens Diagram Batal Klaim Admin Data Verifikasi masuk Form Batal Klaim Get data verifikasi Batal Klaim Dispaly() Cetak Keluar Input Form Batal
Gambar 3.13 Sequens Diagram Batal Klaim Tabel 3.17 Keterangan Sequens Diagram Batal Klaim
Nama Sequens Diagram Batal Klaim
Aktor Admin
Deskripsi Admin masuk menu data klaim, kemudian memverifikasi data SPK dari asuransi dan membuat surat pembatalan klaim kepada pelanggan.
3.3.11 Sequens Diagram Input Tagihan
Admin TagihanMenu
Tabel 3.18 Keterangan Sequens Diagram Input Tagihan
Nama Sequens Diagram Input Tagihan
Aktor Admin
Deskripsi Admin menginput data tagihan untuk nasabah dan perusahaan Asuransi, setelah proses input selesai kemudian disimpan ke database
3.4 Class Diagram Pelanggan Kendaraan User Polis Klaim SPK Tagihan Detail_Spk Estimasi -Id_Pelanggan -Nama_pelanggan -alamat -tlp PK +Create_id_pelanggan +add_id_polis -id_kendaraan -Jenis_kendaraan -No_Plat -Spesifikasi PK +add_id_kendaraan attribute name -User_name -Password -nama PK +create_user_name +Update_id_login -id_polis -id_pelanggan -id_kendaraan -masa_berlaku -Status PK +add_id_polis +get_id_pelanggan +add_id_kendaraan -id_klaim -id_pelanggan -id_kendaraan -id_polis -tanggal_klaim PK -create_id_klaim -get_id_pelanggan -get_id_kendaraan -get_id_polis -id_SPK -id_pelanggan -id_kendaraan -id_klaim -tanggal_SPK PK +add_id_spk +get_id_pelanggan +add_id_kendaraan +get_id_klaim -id_tagihan -id_polis -Id_pelanggan -tanggal_tagihan -Total_pembayaran PK +add_id_tagihan +get_id_polis +get_id_pelanggan -id_detail_spk -suku_cadang -Body -Chasis -Mesin -Keterangan_Kerusakan PK +Create_id_service +get_id_spk +get_id_kendaraan +add() +Update() +delete() -id_estimasi -id_kendaraan -id_service -tgl_estimasi PK +add_id_estimasi +get_id_kendaraan +get_id_service 1..* 1..* 1..1 1 1..1 1..* 1..* 1..1 1 1 1 1 1 1..* 1 1 1..* 1 1..* 1 1 1
3.5 Spesifikasi Struktur Basis Data Tabel 3.19 Struktur Tabel User
No Nama Field Type Size Keterangan
1 User_name Varchar 15 Primary Key Tabel
Admin 2 Password Varchar 12 Password login
3 Nama Varchar 15 Keterangan user
Tabel 3.20 Struktur Tabel Pelanggan
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Pelanggan Integer 5 Primary Key Tabel
Pelanggan 2 Nama_Pelanggan Varchar 30 Nama pelanggan
3 Alamat Text Alamat lengkap
pelanggan
4 Telp Integer 15 Nomor telepon
pelanggan
Tabel 3.21 Struktur Tabel Polis
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Polis Integer 15 Primary Key Tabel Polis
2 Id_kendaraan Interger 10 Id Tabel Kendaraan
3 Id_pelanggan Integer 5 Id Tabel pelanggan
4 No_Polis Integer 10 No Polis Asuransi
5 Masa Berlaku Date 8 Tanggal Masa Berlaku
6 Status Varchar 10 Status Masa Berlaku
Tabel 3.22 Struktur Tabel Klaim
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Klaim Integer 15 Primary Key Tabel
Klaim
2 Id_Pelanggan Integer 5 Id Tabel Pelanggan
3 Id_Kendaraan Integer 10 Id Tabel Kendaraan
4 Id_Polis Integer 10 Id Tabel Polis
Tabel 3.23 Struktur Tabel Kendaraan
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Kendaraan Integer 10 Primary Key Tabel
Kendaraan 2 Tipe_Pelanggan Varchar 15 Tipe Merk Kendaraan
3 Id_Plat Varchar 10 No Plat Kendaraan
4 Spesifikasi Text Deskripsi Spesifikasi
Tabel 3.24 Struktur Tabel Estimasi
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Estimasi Integer 10 Primary Key Tabel
Estimasi 2 Id_Kendaraan Integer 10 Id Tabel Kendaraan
3 Id_Spk Integer 10 Id Tabel SPK
4 Tanggal_Estimasi Date 8 Tanggal Estimasi
Tabel 3.25 Struktur Tabel SPK
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Spk Integer 10 Primary Key Tabel SPK
2 Id_pelanggan Integer 5 Id Pelanggan
3 Id_Kendaraan Integer 10 Id Tabel Kendaraan
4 Id_Klaim Integer 15 Id Tabel Klaim
5 Tanggal_SPK Date 8 Tanggal SPK Dibuat
Tabel 3.26 Struktur Tabel Detail SPK
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_detail_Spk Integer 10 Primary Key Detail Spk
2 Id_Spk Integer 10 Id Tabel SPK
3 Suku_cadang Varchar 30 Suku Cadang
4 Body Varchar 30 Body
5 Chasis Varchar 30 Chasis
6 Mesin Varchar 30 Mesin
Tabel 3.27 Struktur Tabel Tagihan
No Nama Field Type Size Keterangan
1 Id_Tagihan Integer 10 Primary Key Tabel SPK
2 Id_Polis Integer 10 Id Tabel Polis
3 Id_Pelanggan Integer 5 Id Pelanggan
4 Id_Spk Integer 10 Id Tabel SPK
5 Total Tagihan Integer 10 Total Harga Tagihan
5 Tanggal_Tagihan Date 8 Tanggal SPK Dibuat
3.6 Struktur Menu
SISTEM SINGKAWANG
MOTOR
Menu Admin Menu Teknisi
SPK Data Estimasi
DATA Klaim Data Verifikasi Proses AHP
Data Kerusakan
Closed SPK Input Klaim
Tagihan
Lihat Data Verifikasi SPK
Login
Cetak DATA Klaim
Input Klaim
Tagihan
Gambar 3.16 Struktur Rancangan Program
3.7 Analisa AHP Sistem
Dalam suatu waktu, Bengkel singkawang motor melakukan perbandingan antara beberapa jenis kendaraan yang selama ini ditanganinya yaitu, city Car, SUV & MPV dari ketiga tipe kendaraan tersebut ingin diketahui jenis kendaraan mana yang selama ini, sering melakukan klaim, pengerjaan yang relative cepat serta nilai klaim yang tidak terlalu besar.
Penyelesaian
Pengajuan Klaim lebih penting 2 kali dari pada Kecepatan pengurusan klaim Pengajuan klaim lebih penting 3 kali dari nilai klaim yang diajukan
Nilai klaim lebih penting 1/5 kali dari pengajuan klaim
Tabel 3.28 Pair Comparation Matrix
Kriteria Pengajuan Klaim Waktu Perbaikan Total Klaim Priority Vector Pengajuan Klaim 1 2 3 0,5455 Waktu Perbaikan 0,5 1 1,5 0,2727 Total Klaim 0,333 0,667 1 0,1818 Jumlah 1,833 3,667 5,5 1,0000 3,00
Consistency Index (CI) 0
Consistency Ratio (CR) 0.0%
1. Dari gambar diatas, Prioity Vector (kolom paling kanan) menunjukan bobot dari masing-masing kriteria, jadi dalam hal ini Pengajuan klaim merupakan bobot tertinggi/terpenting menurut Bengkel Singkawang, disusul waktu perbaikan dan yang terakhir adalah Total Klaim.
Cara membuat table seperti di atas
1. Untuk perbandingan antara masing – masing kriteria berasal dari bobot yang telah di berikan Bengkel Singkawang pertama kali.
2. Sedangkan untuk Baris jumlah, merupakan hasil penjumalahan vertikal dari masing – masing kriteria.
4. Untuk mencari Principal Eigen Value (max)
Rumusnya adalah menjumlahkan hasil perkalian antara sel pada baris
jumlah dan sel pada kolom Priority Vector
5. Menghitung Consistency Index (CI) dengan rumus CI = (max-n)/(n-1)
6. Sedangkan untuk menghitung nilai CR
7. Menggunakan rumuas CR = CI/RI , nilai RI didapat dari
Jadi untuk n=3, RI=0.58.
Jika hasil perhitungan CR lebih kecil atau sama dengan 10% , ketidak
konsistenan masih bisa diterima, sebaliknya jika lebih besar dari 10%, tidak bisa diterima.
PENJADWALAN KLAIM
Level 1 Level 2 Level 3
Suku Cadang Mesin Chassis Body Tahun Kend Jenis Kend
Mobil 1 Mobil 2 Mobil 3 Mobil 4
G o a l
Criteria II
Criteria I
Alternative
Gambar 3.17 Hierarchi Proses AHP
n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10