Strategi Persiapan Semester Baru
Panduan lengkap untuk guru KOCO Schools x Rizky Satria
Kata Pengantar
Dalam mendukung kemajuan sistem Pendidikan Indonesia, KOCO Schools Indonesia menyediakan media dan juga wadah untuk para guru mengembangkan kemampuan mengajar dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Dengan adanya buku digital ini, diharapkan Bapak/Ibu guru dapat mengetahui dan menguasai platform atau media pengajaran. Semoga ilmu yang ada, dapat diterapkan saat mengajar di kelas.
Kami ucapkan terimakasih banyak. Jika ada kritik dan saran, Bapak/Ibu guru dapat langsung menghubungi kami.
Rabu, 02 Juni 2021
Pembuka
Strategi Memulai Semester Baru Menganalisis Kondisi Awal Murid
Penggunaan LMS dalam tahun ajaran baru
Bagaimana KOCO Schools membantu persiapan kelas baru Profil Penulis
DAFTAR ISI
1 3 6 10 12 16
Menyambut Tahun
Ajaran Baru Dengan
Strategi Baru
Memasuki tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang menarik bagi
para murid dan guru
Caranya adalah dengan menyesuaikan standar kurikulum dan kondisi murid serta perkembangan situasi terkini.
Mempertimbangkan situasi terkini juga menjadi penting untuk diperhatikan karena saat ini kita masih berada di tengah kondisi pandemi dan upaya percepatan penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
Menyambut hal ini, tentu saja guru juga perlu memperbarui strategi mengajarnya di awal semester.
Kelas Baru Tantangan Baru
Materi Pelajaran Baru Formasi Kelas Baru
Bagaimana Caranya?
Strategi Memulai
Semester Baru
Belajar Daring atau jarak jauh (online/remote learning) Belajar luring (offline learning) atau tatap muka
Belajar campuran (blended/hybrid learning).
Selama ini terdapat tiga bentuk kegiatan belajar di sekolah yang dilakukan di masa pandemi, yakni:
1.
2.
3.
Setiap sekolah mengembangkan tiga bentuk kegiatan tersebut bergantung pada zonasi pandemi dan ketersediaan sarana serta fasilitas pembelajaran yang dimilikinya.
Menyambut Tahun Ajaran baru 2021- 2022, pemerintah kemudian memberikan kebijakan bagi sekolah untuk segera melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Oleh karenanya, melihat situasi perkembangan saat ini, sebagian besar sekolah-sekolah tentu akan lebih banyak melakukan model kegiatan belajar campuran (blended/hybrid learning), baik antara belajar daring dan luring, maupun antara belajar jarak jauh dan tatap muka langsung.
Hal pertama yang dapat kita siapkan adalah bentuk kegiatan pembelajaran seperti apa yang
akan dilakukan di semester baru.
Sesuai dengan anjuran pemerintah, guru dapat melakukan asesmen diagnostik ini secara berkala untuk memonitor kondisi awal murid, baik secara kognitif maupun non kognitif.
Asesmen diagnostik (beberapa sumber lain menyebutnya dengan asesmen diagnosis) adalah proses pengidentifikasian
kondisi murid di awal kegiatan pembelajaran sebagai bahan guru dalam mengembangkan rencana pengajarannya.
Selanjutnya guru dapat mulai mengidentifikasi profil kelasnya dengan melakukan asesmen diagnostik
Asesmen kognitif dilakukan untuk memetakan kemampuan murid dalam mengolah materi pembelajaran, sementara asesmen non kognitif dilakukan untuk memetakan hal-hal di luar materi pembelajaran yang mempengaruhi proses belajarnya.
Strategi
Menganalisis
Kondisi Awal
Murid
Ada berbagai cara yang bisa dikembangkan guru untuk
menganalisis kondisi awal murid di awal semester. Dalam
mengembangkan strateginya, setidaknya kita dapat
mempertimbangkan dua hal, yakni:
Menentukan hal apa saja yang perlu diketahui dan menentukan cara untuk
mendapatkan informasinya.
Mempelajari dokumen pribadi murid (Rapor dan catatan guru di kelas sebelumnya, hasil psikologis, data profil keluarga, dsb) Bertanya langsung (Mengobrol, berdiskusi, wawancara) secara kelompok maupun individual
Memberikan tes tertulis Melakukan kuis
Melakukan survei
Mengajak murid membuat biodata atau tulisan / esai mengenai dirinya
Mengembangkan alat bantu seperti gambar ekspresi emosi, tabel Kognitif
Pemahaman awal mengenai materi yang akan dipelajari.
Kemampuan mencerna dan mengelola konten pembelajaran.
Gaya belajar (Visual, audio, kinestetik).
Tipe kecerdasan.
dsb.
Nonkognitif
Kondisi psikologis
(Terutama di tengah masa pandemi).
Aktivitas atau rutinitas sehari-hari di rumah Kondisi keluarga (Terkait dukungan dan
kemampuan memfasilitasi proses belajar).
Minat, hobi, atau ketertarikan pribadi.
dsb.
Hal yang perlu diketahui
Cara untuk mendapatkan informasinya
Dalam hal ini guru dapat memilih hal-hal apa saja yang perlu diketahui di awal kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan pengajarannya. Tentu saja di tahap ini tidak semua hal perlu diketahui guru, namun seiring proses pembelajaran berlangsung, semakin banyak profil murid yang diketahui guru maka akan semakin baik dampaknya terhadap proses pengajaran yang bermakna.
Sebagai contoh, saat seorang guru Bahasa Indonesia akan mengajarkan topik tentang Puisi di semester baru, ia dapat mendiagnosa pemahaman awal murid mengenai puisi dengan menggunakan tabel KWL sebagai alat bantunya.
Tabel ini biasanya digunakan untuk memetakan pemahaman awal murid sebelum dan setelah mempelajari materi baru (Know & What diisi di awal pembelajaran, sementara Learned diisi di akhir
Tabel KWL Nama : Kelas :
Know What Learned
Apa yang sudah aku ketahui tentang Puisi?
Apa yang ingin aku ketahui tentang Puisi?
Apa yang sudah aku pelajari tentang Puisi?
Setelah setiap murid mengisi tabel tersebut, guru tentunya akan mendapatkan gambaran mengenai sejauh mana preferensi murid terhadap materi yang akan dipelajari. Guru kemudian dapat mengolah hasil
Lea rning Managemen t
Sebagai Metode Mengajar Baru
System
Materi pembelajaran dan penugasan
KOCO Schools merupakan sistem LMS yang membantu guru dan admin sekolah untuk mengatur berjalannya kegiatan belajar-mengajar baik dari jarak jauh ataupun hybrid dan blended learning. KOCO Schools membantu sekolah dalam memantau progress setiap kelas, guru dalam pengajaran, siswa dalam belajar dan orang tua dalam mengakses perkembangan belajar anaknya. Jenis data yang tersimpan di dalam KOCO Schools dapat berupa:
Learning Management System atau yang biasa disebut dengan LMS adalah sebuah platform yang dirancang untuk mempersiapkan, mendistribusikan, mengamati dan mengevaluasi pembelajaran di dalam kelas secara terintegrasi dari jarak jauh.
Bagaimana KOCO Schools membantu persiapan semester
baru?
Akses digital membuat guru maupun siswa dapat mengakses platform dari mana saja dan kapan saja. Guru dan siswa dimudahkan dengan format website sehingga tidak akan mengambil memori hp, dapat diakses dari gadget yang berbeda tanpa hambatan, dan tentunya menghemat data seluler lebih banyak.
KEGUNAAN KOCO SCHOOLS
Mengajar lebih dari satu kelas
Mengirimkan tugas secara otomatis
Menjadwalkan pembelajaran dengan kalender integrasi Penyimpanan bahan ajar dan soal tanpa batasan
memori
Melakukan video conference
Memantau perkembangan belajar siswa
Mengakses persentase nilai dan persentase ketepatan pengumpulan tugas secara keseluruhan
Melakukan penilaian secara langsung Akses ratusan buku Kemendikbud
Dengan automatisasi, guru memiliki lebih banyak
fleksibilitas waktu untuk mengembangkan dirinya seperti mengikuti training, workshop atau webinar yang bisa menunjang karir
BENEFIT
Fleksibilitas Waktu
Sistem tracking memudahkan guru untuk melihat seberapa jauh kemampuan siswa dan kendala yang mereka hadapi.
Hal ini dapat langsung dideteksi dan di diskusikan baik ke siswanya langsung atau orang tua siswa
Kenal Lebih Dekat Dengan Siswa
Orang tua memiliki akses untuk melihat tugas, jadwal pembelajaran, atau penilaian langsung dari akun anak mereka. Guru tidak lagi direpotkan dengan chat personal orang tua setiap anak didik.
Aksebilitas Orang Tua
Guru dan siswa dimudahkan dengan transisi di dalam platform yang mendukung pembelajaran online maupun saat belajar fisik di kelas
Persiapan menuju Hybrid Learning
Bergabung di KOCO Schools
Ikuti caranya:
Masuk ke website www.kocoschools.com 1.
2. Isikan data diri pada form registrasi yang tersedia seperti nama sekolah, email, jumlah siswa dan nomor handphone
3. Klik "Register"
4. Bapak dan ibu guru akan dihubungi oleh tim KOCO untuk melakukan set-up data
Rizky Satria adalah guru di SMP Cikal Serpong, Tangerang Selatan. Selain berkarya sebagai guru, ia juga senang menyibukkan diri di berbagai kegiatan pendidikan. Ia menulis dan menjadi redaktur di media Surat Kabar Guru Belajar dan situs keselamatankeluarga.com. Di samping itu, guru yang gemar berdiskusi ini juga adalah seorang praktisi pengembang perangkat ajar dan pembicara yang kerap mengisi kegiatan pelatihan di berbagai daerah.
Rizky Satria
Tentang Penulis
Komunitas Guru KOCO Indonesia
Gabung Bersama Ratusan Guru Lainnya!
kocoschools.id KOCO Schools Indonesia KOCO Indonesia
Media Sosial
Ciptakan Ruang Mengajar Digital Terintegrasi Milikmu