• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABUS MATA KULIAH. Alat/Bahan/ Sumber Belajar. Pengalaman Pembelajaran. Penilaian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SILABUS MATA KULIAH. Alat/Bahan/ Sumber Belajar. Pengalaman Pembelajaran. Penilaian"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS MATA KULIAH Program Studi : Teknik Industri

Kode Mata Kuliah : TKI-308

Nama Mata Kuliah : Komunikasi Profesional Jumlah SKS : 1

Semester : V

Mata Kuliah Pra Syarat : TKI-231 Metodologi Penelitian Deskripsi Mata Kuliah :

Mata kuliah ini membahas tentang dasar-dasar komunikasi yang dilanjutkan dengan penerapannya dalam konteks kemampuan memasarkan potensi diri dalam perintisan karier dan dunia profesional. Komunikasi yang dimaksud dalam mata kuliah ini adalah komunikasi dalam bentuk presentasi dan negosiasi baik secara lisan maupun tertulis, termasuk bahasa tubuh, dalam hubungannya dengan organisasi internal, perusahaan konsumen dan masyarakat luas (public relation). Selain itu mata kuliah ini juga membahas teknik penyajian yang efektif dan etika komunikasi, teknik memimpin diskusi, rapat dan manajemen waktu.

Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional. 2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negoisasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

Kompetensi Dasar Indikator Pengalaman

Pembelajaran Materi Ajar Waktu

Alat/Bahan/

Sumber Belajar Penilaian 1. Memahami pengertian Komunikasi 2. Memahami perbedaan antara komunikasi verbal dan non verbal.

1. Menjelaskan

pengertian komunikasi 2. Menjelaskan perbedaan

komunikasi verbal dan non verbal. Mendiskusikan bentuk-bentuk komunikasi. 1. Pengertian Komunikasi 2. Bentuk dasar komunikasi. 50’ OHP, LCD, Laptop, Whiteboard [1] dan [2] Diskusi, test tertulis, portofolio.

(2)

dalam

berkomunikasi.

dalam berkomunikasi. komunikasi

1. Memahami kerampilan ketrampilan yang dibutuhkan dalam komunikasi. 1. Menyebutkan ketrampilan-ketrampilan yang dibutuhkan dalam komunikasi. Melakukan komunikasi menggunakan ketrampilan yang dibutuhkan. 2. Mendemonstrasikan ketrampilan-ketrampilan tersebut dalam komunikasi sederhana. Ketrampilan komunikasi yang terdiri dari membaca, mendengar,

wawancara, diskusi kecil, pidato dan presentasi, menulis surat. 100’ OHP, LCD, Laptop, Whiteboard [1] dan [2] Diskusi, test tertulis, portofolio. 1. Memahami komunikasi dalam kelompok. 2. Memahami tentang diskusi dalam kelompok kecil. 3. Memahami tentang rapat kelompok 1. Menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi dalam kelompok.

Melakukan

diskusi dan rapat dalam kelompok kecil. 2. Mendemonstrasikan diskusi dalam kelompok kecil. 3. Mendemonstrasikan kemampuan komunikasi dalam rapat kelompok. 1. Bekerja dalam kelompok atau tim. 2. Berpatisipasi dalam kelompok. 3. Kepemimpinan kelompok. 4. Diskusi kelompok. 5. Rapat kelompok 150’ OHP, LCD, Laptop, Whiteboard [1], [2] dan [3] Diskusi, test tertulis, portofolio. 1. Memahami

manfaat dan tujuan

1. Menjelaskan manfaat dan tujuan presentasi.

Melakukan presentasi dengan 1. Pengertian Presenta. 200’ OHP, LCD, Laptop, Diskusi, test tertulis,

(3)

presentasi. 2. Memahami persiapan yang diperlukan dalam presentasi yang benar. 2. Mempersiapkan

sebuah presentasi yang benar.

3. Melakukan presentasi dengan bahasa tubuh dan kepercayaan diri yang baik.

baik dan benar. 2. Persiapan-persiapan

presentasi meliputi: analisis audiens, analisis bahasa tubuh, lokasi dan percaya diri. Whiteboard [1], [2] [3] [4] dan [5] portofolio. 1. Memahami tentang penulisan surat lamaran kerja. 2. Memahami tentang wawancara kerja

1. Menulis sebuah contoh surat lamaran kerja sederhana.

2. Menjelaskan hal-hal yang diperlukan dalam sebuah wawancara kerja.

Membuat contoh surat lamaran dan wawancara kerja sederhana. 1. Surat lamaran kerja. 2. Wawancara kerja. 50’ OHP, LCD, Laptop, Whiteboard [1], [2] [3] [4] dan [5] Diskusi, test tertulis, portofolio. Daftar Referensi:

1. Angela, M, Thomas., 1995, Coaching for Staff Development, The British Psychological Society. 2. Argyris,C.,1992, On Organizational Learning. Cambridge, Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben, Ball., 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis, Dan, B., Floyd, James, J., Winsor, Jerry, L., 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta. 5. Purwanto, Djoko., 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta.

(4)

Pokok Bahasan : Pengertian Komunikasi Alokasi Waktu : 50 menit

Pertemuan ke : 1 I. Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional.

2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negosiasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

II. Kompetensi Dasar:

1. Memahami pengertian Komunikasi

2. Memahami perbedaan antara komunikasi verbal dan non verbal. III. Indikator:

1. Menjelaskan pengertian komunikasi

2. Menjelaskan perbedaan komunikasi verbal dan non verbal IV. Materi Ajar:

1. Pengertian Komunikasi 2. Bentuk dasar komunikasi

V. Metode/Strategi Pembelajaran: Ceramah, diskusi kelompok VI. Tahap Pembelajaran:

A. Kegiatan Awal :

Dosen menjelaskan secara umum materi yang akan dibahas dan menjelaskan tentang konsep komunikasi secara singkat.

B. Kegiatan Inti :

- Dosen menjelaskan materi lewat ceramah dan diskusi - Dosen membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok - Dosen memberikan sebuah bahan diskusi untuk diselesaikan - Setiap kelompok mengerjakan kasus tersebut

- Dosen memberikan bimbingan apabila ada kesulitan. C. Kegiatan Akhir :

Dosen memberikan penjelasan ulang apabila terdapat materi yang belum jelas dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya.

(5)

VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:

A. Alat/Media : LCD, Laptop, whiteboard B. Bahan/Sumber Belajar :

1. Angela, M, Thomas., 1995, Coaching for Staff Development, The British Psychological Society.

2. Argyris,C.,1992, On Organizational Learning. Cambridge, Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben, Ball., 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis, Dan, B., Floyd, James, J., Winsor, Jerry, L., 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta.

5. Purwanto, Djoko., 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta. VIII. Penilaian:

A. Teknik dan instrumen penilaian : 1. Hasil tugas/diskusi kelompok

2. Keaktifan dalam kelas dan kelompok 3. Test tulis:

a. Jelaskan pengertian komunikasi! b. Mengapa komunikasi diperlukan? B. Kriteria Penilaian : NT = 30 % TK + 30% K+20%TT+ 20% PF Keterangan TK: Tugas Kelompok/Diskusi K : Keaktifan TT : Test tulis PF : Portofolio NT : Nilai Total

(6)

Pokok Bahasan : Proses dan Kendala Komunikasi Alokasi Waktu : 50 menit

Pertemuan ke : 2

I. Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional.

2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negosiasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

II. Kompetensi Dasar:

1. Memahami tahapan proses komunikasi.

2. Memahami kendala-kendala dalam komunikasi.

3. Memahami cara mengatasi kendala dalam berkomunikasi. III. Indikator:

1. Menjelaskan tahapan-tahapan dalam proses komunikasi. 2. Menjelaskan kendala-kendala dalam komunikasi.

3. Menjelaskan cara mengatasi kendala dalam berkomunikasi. IV. Materi Ajar:

1. Tahapan proses komunikasi.

2. Diagram tahapan proses komunikasi. 3. Kendala Komunikasi

4. Cara-cara untuk mengatasi kendala komunikasi

V. Metode/Strategi Pembelajaran: Ceramah, diskusi kelompok VI. Tahap Pembelajaran:

1. Kegiatan Awal :

Dosen menjelaskan secara umum materi yang akan dibahas dan menjelaskan tentang konsep komunikasi secara singkat.

2. Kegiatan Inti :

- Dosen menjelaskan materi lewat ceramah dan diskusi - Dosen membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok - Dosen memberikan sebuah contoh kasus untuk diselesaikan

(7)

- Setiap kelompok mengerjakan kasus tersebut

- Dosen memberikan bimbingan apabila ada kesulitan. 3. Kegiatan Akhir :

Dosen memberikan penjelasan ulang apabila terdapat materi yang belum jelas dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya.

VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:

A. Alat/Media : LCD, Laptop, whiteboard B. Bahan/Sumber Belajar :

1. Angela, M, Thomas., 1995, Coaching for Staff Development, The British Psychological Society.

2. Argyris,C.,1992, On Organizational Learning. Cambridge, Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben, Ball., 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis, Dan, B., Floyd, James, J., Winsor, Jerry, L., 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta.

5. Purwanto, Djoko., 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta. VIII. Penilaian:

A. Teknik dan instrumen penilaian : 1. Hasil tugas/diskusi kelompok

2. Keaktifan dalam kelas dan kelompok 3. Test tulis:

1. Jelaskan bagaimana proses komunikasi?

2. Apa yang harus diperhatikan dari setiap proses tersebut? 3. Bagaimana cara mengatasi kendala dalam komunikasi? B. Kriteria Penilaian : NT = 30 % TK + 30% K+20%TT+ 20% PF Keterangan TK: Tugas Kelompok/Diskusi K : Keaktifan TT : Test tulis PF : Portofolio NT : Nilai Total

(8)

Pokok Bahasan : Ketrampilan Komunikasi Alokasi Waktu : 100 menit

Pertemuan ke : 3 dan 4

I. Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional.

2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negoisasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

II. Kompetensi Dasar:

Memahami kerampilan ketrampilan yang dibutuhkan dalam komunikasi III. Indikator:

1. Menyebutkan ketrampilan-ketrampilan yang dibutuhkan dalam komunikasi.

2. Mendemonstrasikan ketrampilan-ketrampilan tersebut dalam komunikasi sederhana

IV. Materi Ajar:

Ketrampilan Komunikasi yang terdiri dari membaca, mendengar, wawancara, diskusi kecil, pidato dan presentasi, menulis surat.

V. Metode/Strategi Pembelajaran: Ceramah, diskusi kelompok VI. Tahap Pembelajaran:

A. Kegiatan Awal :

Dosen menjelaskan secara umum materi yang akan dibahas dan menjelaskan tentang ketrampilan komunikasi.

B. Kegiatan Inti :

- Dosen menjelaskan materi lewat ceramah dan diskusi - Dosen membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok

- Setiap kelompok diminta untuk mempraktekkan salah satu ketrampilan komunikasi.

- Dosen memberikan bimbingan apabila ada kesulitan. C. Kegiatan Akhir :

(9)

Dosen memberikan penjelasan ulang apabila terdapat materi yang belum jelas dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya.

VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:

A. Alat/Media : LCD, Laptop, whiteboard B. Bahan/Sumber Belajar :

1. Angela, M, Thomas., 1995, Coaching for Staff Development, The British Psychological Society.

2. Argyris,C.,1992, On Organizational Learning. Cambridge, Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben, Ball., 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis, Dan, B., Floyd, James, J., Winsor, Jerry, L., 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta.

5. Purwanto, Djoko., 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta. VIII. Penilaian:

A. Teknik dan instrumen penilaian : 1. Hasil tugas/diskusi kelompok (dinilai dosen)

2. Keaktifan dalam kelas dan kelompok (dinilai dosen) B. Kriteria Penilaian : NT = 50% % TK + 30% K+ 20% PF Keterangan TK: Tugas Kelompok/Diskusi K : Keaktifan PF : Portofolio NT : Nilai Total

(10)

Pokok Bahasan : Komunikasi dalam Kelompok Alokasi Waktu : 150 menit

Pertemuan : 5, 6 dan 7 I. Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional.

2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negosiasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

II. Kompetensi Dasar:

1. Memahami komunikasi dalam kelompok.

2. Memahami tentang diskusi dalam kelompok kecil. 3. Memahami tentang rapat kelompok

III. Indikator:

1. Menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan komunikasi dalam kelompok. 2. Mendemonstrasikan diskusdalam kelompok kecil.

3. Mendemonstrasikan kemampuan komunikasi dalam rapat IV. Materi Ajar:

1. Bekerja dalam kelompok atau tim. 2. Berpatisipasi dalam kelompok. 3. Kepemimpinan kelompok. 4. Diskusi kelompok.

5. Rapat kelompok

V. Metode/Strategi Pembelajaran: Ceramah, diskusi kelompok VI. Tahap Pembelajaran:

A. Kegiatan Awal :

Dosen menjelaskan secara umum materi yang akan dibahas dan menjelaskan tentang ketrampilan komunikasi secara singkat.

B. Kegiatan Inti :

- Dosen menjelaskan materi lewat ceramah dan diskusi - Dosen membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok - Dosen memberikan sebuah contoh kasus untuk diselesaikan

(11)

- Setiap kelompok diminta mempraktekkan komunikasi dalam kelompok. - Dosen memberikan bimbingan apabila ada kesulitan.

C. Kegiatan Akhir :

Dosen memberikan penjelasan ulang apabila terdapat materi yang belum jelas dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya.

VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:

A. Alat/Media : LCD, Laptop, whiteboard B. Bahan/Sumber Belajar :

1. Angela, M, Thomas., 1995, Coaching for Staff Development, The British Psychological Society.

2. Argyris,C.,1992, On Organizational Learning. Cambridge, Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben, Ball., 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis, Dan, B., Floyd, James, J., Winsor, Jerry, L., 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta.

5. Purwanto, Djoko., 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta. VIII. Penilaian:

A. Teknik dan instrumen penilaian : 1. Hasil tugas/diskusi kelompok

2. Keaktifan dalam kelas dan kelompok 3. Portofolio B. Kriteria Penilaian : NT = 40 % TK + 30% K+ 30% PF Keterangan TK: Tugas Kelompok/Diskusi K : Keaktifan di kelas PF : Portofolio NT : Nilai Total

(12)

Pokok Bahasan : Presentasi Alokasi Waktu : 200 menit Pertemuan ke : 8, 9, 10 dan 11

I. Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional.

2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negosiasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

II. Kompetensi Dasar:

1. Memahami manfaat dan tujuan presentasi.

2. Memahami persiapan yang diperlukan dalam presentasi yang benar. III. Indikator:

1. Menjelaskan manfaat dan tujuan presentasi. 2. Mempersiapkan sebuah presentasi yang benar.

3. Melakukan presentasi dengan bahasa tubuh dan kepercayaan diri yang baik.

IV. Materi Ajar:

1. Pengertian Presentasi.

2. Persiapan-persiapan presentasi meliputi: analisis audiens, analisis bahasa tubuh, lokasi dan percaya diri.

V. Metode/Strategi Pembelajaran: Ceramah, tugas kelompok, presentasi VI. Tahap Pembelajaran:

A. Kegiatan Awal :

Dosen menjelaskan secara umum tentang hal-hal yang berkaitan dengan presentasi secara singkat.

B. Kegiatan Inti :

- Dosen menjelaskan materi lewat ceramah dan diskusi - Dosen membagi mahasiswa dalam kelompok-kelompok

- Dosen memberikan kesempatan kepada setiap kelompok untuk mempresentasikan tugas yang telah diberikan sebelumnya.

- Setiap kelompok mempresentasikan tugasnya

- Dosen memberikan evaluasi dari presentasi yang dilakukan, dari aspek cara presentasi, penguasaan audiens dan media yang digunakan.

(13)

- Dosen memberikan masukan, kritikan dan saran perbaikan kepada setiap kelompok.

C. Kegiatan Akhir :

Dosen memberikan penjelasan ulang apabila terdapat hal-hal yang belum jelas dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya.

VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:

A. Alat/Media : LCD, Laptop, whiteboard B. Bahan/Sumber Belajar :

1. Angela M. Thomas, 1995, Coaching for staff Development, The British Psychological Society.

2. Argyris,C., 1992, On Organizational Learning. Cambridge:Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben Ball, 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis Dan B, Floyd James J, Winsor Jerry L, 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta.

5. Purwanto Djoko, 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta. VIII. Penilaian:

A. Teknik dan instrumen penilaian : 1. Presentasi

2. Keaktifan dalam kelas dan kelompok 3. Hasil tugas/diskusi kelompok

4. Portofolio

B. Kriteria Penilaian :

NT = 40 % P + 30% K+ 20% TK+10%PF Keterangan

P : Presentasi

K : Keaktifan dalam kelas/kelompok TK: Tugas Kelompok/Diskusi

PF : Portofolio NT : Nilai Total

(14)

Pokok Bahasan : Komunikasi untuk Karir Alokasi Waktu : 50 menit

Pertemuan ke : 12 I. Standar Kompetensi

1. Mahasiswa memahami dasar-dasar komunikasi, berikut teknik-teknik berkomunikasi secara profesional.

2. Mahasiswa memahami tentang metode presentasi dan negosiasi baik secara lisan maupun tertulis.

3. Mahaiswa mampu mempraktekkan dengan mengaktualisasikan diri atau mengkomunikasikan beberapa ide secara profesional.

II. Kompetensi Dasar:

1. Memahami tentang penulisan surat lamaran kerja. 2. Memahami tentang wawancara kerja

III. Indikator:

1. Menulis sebuah contoh surat lamaran kerja sederhana.

2. Menjelaskan hal-hal yang diperlukan dalam sebuah wawancara kerja IV. Materi Ajar:

1. Surat lamaran kerja. 2. Wawancara kerja.

V. Metode/Strategi Pembelajaran: Ceramah, diskusi kelompok VI. Tahap Pembelajaran:

A. Kegiatan Awal :

Dosen menjelaskan secara umum materi yang akan dibahas dan menjelaskan tentang surat lamaran dan wwancara kerja secara singkat. B. Kegiatan Inti :

- Dosen menjelaskan materi lewat ceramah dan diskusi kelas. - Dosen memberikan contoh-contoh surat lamaran kerja. - Dosen memberikan sebuah contoh wawancara kerja.

- Mahasiswa diminta membuat sebuah surat lamaran kerja sederhana C. Kegiatan Akhir :

Dosen membahas secara umum hasil surat lamaran yang telah dibuat, dan memberikan evaluasi apabila terdapat hal-hal yang salah.

(15)

VII. Alat/Bahan/Sumber Belajar:

A. Alat/Media : LCD, Laptop, whiteboard B. Bahan/Sumber Belajar :

1. Angela, M, Thomas., 1995, Coaching for Staff Development, The British Psychological Society.

2. Argyris,C.,1992, On Organizational Learning. Cambridge, Blackwell Publishers,Inc.

3. Ben, Ball., 1997, Assessing your career: time for change?, The British Psychology Society.

4. Curtis, Dan, B., Floyd, James, J., Winsor, Jerry, L., 1992, Komunikasi Bisnis dan Profesional, Rosda Karya, Jakarta.

5. Purwanto, Djoko., 2003, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Jakarta. VIII. Penilaian:

A. Teknik dan instrumen penilaian : 1. Keaktifan dikelas

2. Test tulis:

Buatlah sebuah surat lamaran sederhana! B. Kriteria Penilaian :

NT = 30 % TK + 50% TT+ 20% PF Keterangan

TK: Tugas Kelompok/Keaktifan di kelas TT : Test tulis

PF : Portofolio NT : Nilai Total

Referensi

Dokumen terkait

Melihat banyaknya kendali organisasi yang dilakukan oleh Tim Produksi Bangun Pagi di V Radio, Peneliti melihat banyaknya kendali organisasi yang diterapkan Tim

Ancaman pada perancangan buku ilustrasi legenda Dewi Sri adalah banyaknya pesaing buku bacaan anak baik lokal maupun impor yang sudah beredar di toko buku, pandangan

Lalu pilih surat yang ingin di disposisikan , dan klik pada nomor surat Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian klik tombol.2. Maka akan muncul tampilan seperti

Berdasarkan tabel analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,877 atau 87,7%. Artinya bahwa citra merek, harga, dan kualitas produk

Kata Kunci : Bimbingan Konseling Islam, Sikap Fiksasi, Moral Development Ada tiga persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu : (1) Bagaimana bentuk sikap fiksasi anak (konseli)

Menimbang, bahwa Pengadilan Tinggi setelah memeriksa dan mempelajari secara seksama berkas perkara dan semua surat-surat yang berhubungan dengan perkara ini, berikut turunan

b. Dosen menjelaskan materi yang akan dibahas dan didiskusikan pada pertemuan kali ini 2. Dosen membagi mahasiswa menjadi tiga atau empat kelompok.. Anggota kelompok mahasiswa

Sementara bila mengacu pada standar yang diterapkan Organisasi Kesehatan Dunia PBB dengan persyaratan lebih ketat, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 10