Kecernaan Nutrien dan Performa Domba Lokal yang Diberi Ransum Kombinasi Berbagai Sumber Protein Berbasis Tongkol Jagung
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
mengetahui pengaruh tongkol jagung fermentasi Starbio, Aspergillus niger, Trichoderma viride terhadap kecernaan serat kasar pada domba setiap perlakuan maka dilakukan uji
Hasil penelitian ini adalah substitusi bungkil kedelai dengan tepung jangkrik hingga 100% tidak mempengaruhi nilai konsumsi, kecernaan bahan kering dan protein,
Uji kontras ortogonal menunjukkan bahwa kecernaan serat kasar pada perlakuan P0 (ransum tongkol jagung tanpa difermentasi) memberikan pengaruh yang sangat berbeda
Domba yang diberi ransum percobaan menghasilkan pada konsumsi bahan kering harian, PBBH, dan pertambahan lingkar dada, namun tidak terhadap pertamabahan tinggi pundak,
Dapat disimpulkan bahwa kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar dan serat kasar kelinci yang mendapat ransum mengandung bungkil inti sawit dengan
Dapat disimpulkan bahwa suplemen protein bungkil kedelai terproteksi cairan getah pisang dalam ransum belum mampu menggantikan protein tepung ikan sebagai protein tahan
Tabel 1 menunjukkan bahwa rataan kecernaan protein kasar tertinggi pada perlakuan tongkol jagung dengan penambahan Aspergillus niger dan Saccharomycess cerevisiae + isolat
Hipotesis penelitian adalah pemberian sumber protein mikropartikel yang dikombinasi dengan TUD pada ransum dengan kadar protein berbeda mampu meningkatkan produktivitas ayam broiler