i ABSTRAK
BENNY APRIAL M. Nim: 6103311044. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dengan Pendekatan Scientific Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Chest Pass Dalam Permainan Bola Basket Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Tanjung Balai Tahun Ajaran 2014/2015.
(Pembimbing : SURYADI DAMANIK )
Skripsi Medan : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2014
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar chest
pass dalam permainan bola basket melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dengan pendekatan scientific. Subjek
dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 5 Tanjung Balai yang
berjumlah 32 siswa.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Untuk
memperoleh data dalam penelitian ini maka dilakukan tes hasil belajar I dan tes
hasil belajar II yang berbentuk aplikasi teknik dasar chest pass Bola Basket
sebanyak dua kali pertemuan.
Setelah data terkumpul dan dilakukan analisis maka diperoleh hasil
analisisnya : (1) Pada siklus I setelah tes hasil belajar I dapat dilihat bahwa dari 32
orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini, ternyata hanya 19 orang
siswa (59,38%) yang sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya
yaitu 13 orang siswa (40,62%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata-rata
yang diperoleh hanya mencapai 73,34. (2) Pada siklus II dapat dilihat bahwa
ternyata dari 32 orang siswa, terdapat 27 orang siswa yang tuntas (84,38%) yang
sudah memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 5 orang siswa
(15,62%) belum memiliki ketuntasan belajar. Nilai rata – rata yang diperoleh
mencapai 80,09. Berdasarkan hal itu maka dapat ditarik kesimpulan bahwa
dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based
v DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK ……….... ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... viii
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR LAMPIRAN ... x
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A.Latar Belakang Masalah ... 1
B.Identifikasi Masalah .. ... 6
C.Batasan Masalah ... 6
D.Rumusan Masalah ... 7
E.Tujuan Penelitian ... 7
F. Manfaat Penelitian ... 7
BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9
A.Kerangka Teoritis ... 9
1. Hakikat Pendidikan Jasmani ... 9
1.1 Hakikat Belajar Pendidikan Jasmani ... 11
1.2 Hakikat Hasil Belajar Pendidikan Jasmani ... 13
2. Hakikat Pendekatan Scientific ... 15
vi
2.2 Tujuan Pembelajaran Dalam Pendekatan Scientific ... 15
2.3 Langkah-langkah Pendekatan Scientific... 16
2.4 Penerapan Pendekatan Scientific ... 21
3. Hakikat Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) ... 24
3.1 Ciri-ciri Pembelajaran Berbasis Masalah ... 25
3.2 Tujuan Pembelajaran Berbasis Masalah ... 26
3.3 Sintaks Model Pembelajaran Berbasis Masalah ... 28
3.4 Manfaat Pembelajaran Berbasis Masalah ... 29
3.5 Sistem Penilaian Dalam Pembelajaran Berbasis Masalah ... 30
4. Hakikat Permainan Bola Basket ... 31
4.1 Hakikat Chest Pass ... 35
B. Kerangka Berfikir ... 39
C.Hipotesis Tindakan ... 40
BAB III METODE PENELITIAN...41
A.Lokasi dan Waktu Penelitian ... 41
B.Subjek dan Objek Penelitian ... 41
C.Metode Penelitian ... 41
D.Desain Penelitian ... 42
E.Instrumen Penelitian ... 46
vii
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 51
A.Deskripsi Data Penelitian ………. ... 51
B.Hasil Penelitian ………. ... 52
C.Pembahasan Hasil Penelitian ... 77
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 80
A.Kesimpulan………. ... 80
B.Saran……….. 80
DAFTAR PUSTAKA…………..……….. 82
viii
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
1. Peran Guru dan Peserta Didik dalam PBL ... 26
2. Sintaks Model Pembelajaran Berbasis Masalah ... 28
3. Penilaian Teknik Chest Pass Bola Basket ... 47
4. Deskripsi hasil chest pass bola basket ... 51
5. Hasil Observasi Penilaian indikator Chest pass Bola Basket Siklus I ... 57
6. Frekuensi Nilai Test Chest pass Siswa Pada Siklus I ... 61
7. Hasil Observasi Penilaian Indikator Chest pass Bola Basket Siklus II ... 71
8. Frekuensi Nilai Tes Chest pass Bola Basket Siklus II ... 73
[image:7.595.78.528.113.683.2]ix DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
1. Hasil belajar dengan pendekatan scientific ... 17
2. Hasil yang diperoleh pelajar dari Problem Based Learning ... 27
3. Bola Basket ... 33
4. Lapangan Permainan Bola Basket ... 34
5. Ring dan Papan Pantul Dalam Permainan Bola Basket ... 35
6. Chest pass (Operan dada) ... 37
7. Desain Siklus Penelitian Tindak Kelas ... 42
8. Deskripsi Data Penelitian ... 51
9. Hasil Belajar Chest pass bola basket pada sikap awal ... 75
10. Peningkatan hasil Belajar Chest Pass Pada Sikap Pelaksanaan ………….75
11. Peningkatan hasil Belajar Chest Pass Pada Sikap Lanjutan………76
x
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1. Lembar Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I & II ... 84
2. Lembar Media Gambar Teknik Chest Pass ... 92
3. Portofolio Penilaian Proses Hasil Belajar Chest Pass... 95
4. Data Pre-Test Hasil Belajar Chest pass Bola Basket Siswa ... 102
5. Reduksi Nilai Pre-Test Hasil Belajar Chest Pass Bola Basket Siswa ... 104
6. Paparan Nilai Pre-Test ………...105
7. Portofolio Penilaian Proses Sikap Awalan Chest Pass Bola Basket (Post Test Siklus I) ……….. 107
8. Data Post-Test Siklus I Hasil Belajar Chest pass Bola Basket Siswa ……..113
9. Reduksi Nilai Post-Test Siklus I Hasil Belajar Chest Pass Siswa …………115
10. Paparan Data Post-Test Siklus I ……….116
11. Lembar Observasi Penilaian Kriteria Bagi Guru Siklus I ………..118 12. Lembar Observasi Penilaian Kriteria Bagi Siswa Siklus I ……….120
13. Portofolio Penilaian Proses Sikap Awalan Chest pass Bola Basket (Post Test Siklus II ) ………122 14. Data Post-Test Siklus II Hasil Belajar Chest pass Bola Basket Siswa …...128
15. Reduksi Nilai Post-Test Siklus II Hasil Belajar Chest pass Siswa …...130
16. Paparan Data Siklus II ………131 17. Lembar Observasi Penilaian Kriteria Bagi Guru Siklus II ……….133 18. Lembar Observasi Penilaian Kriteria Bagi Siswa Siklus II ………...135 19. Rumus Mencari Persentase Setiap Indikator Lembar Portofolio pada Tahap Observasi Siklus I dan Siklus II ……….137
20. Sususnan Kepanitiaan Pengambilan Data ………..140
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas setiap
individu, baik secara langsung atau tidak langsung dipersiapkan untuk menopang
dan mengikuti laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam rangka
mensukseskan pembangunan yang sejalan dengan kebutuhan manusia. Dalam
upaya meningkatkan mutu pendidikan sejalan dengan proses belajar mengajar
tersebut, harus mempunyai berbagai unsur-unsur yakni materi pelajaran,
kurikulum, metode pengajaran, sarana dan prasarana yang tersedia, tenaga
pendidik serta evaluasi (Abdullah, 2013).
Pendidikan jasmani adalah proses interaksi sistematik antara anak didik
dan lingkungan yang dikelola melalui pengembangan jasmani secara efektif dan
efisien menuju pembentukan manusia seutuhnya. Pembelajaran secara umum
berupaya mewujudkan tujuan pembelajaran dengan baik, yaitu pembelajaran yang
bermakna dan berguna dalam kehidupan siswa. Keefektifan model dan variasi
metode pembelajaran yang digunakan sangat menunjang dalam keberhasilan
siswa ketika dalam proses pembelajaran (Merio dan Sudarso, 2013)..
Proses pembelajaran pendidikan jasmani seharusnya dilaksanakan sesuai
dengan kebutuhan peserta didik itu sendiri. Salah satu cara yang efektif adalah
dengan melakukan variasi model pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar
yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta didik. Meningkatnya
2
diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mereka. Banyak gaya atau model
pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani.
Model pembelajaran yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan materi dan
kebutuhan pembelajaran yang akan disampaikan (Abdullah, 2013).
Di dalam pendidikan jasmani terdapat permainan dan olahraga yang
meliputi olahraga tradisional, permainan, eksplorasi gerak, keterampilan
lokomotor, nonlokomotor, manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak
bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan bela diri,
dan aktivitas lainnya.
Bola basket adalah salah satu materi pelajaran yang disampaikan ke
siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Dalam kegiatan belajar mengajar
siswa akan merasa bosan bila pembelajarannya tidak sesuai dengan yang
diharapkan siswa, setidaknya pembelajaran pendidikan jasmani dapat membuat
siswa merasa senang. Dalam pembelajaran bola basket pada dasarnya siswa
diarahkan agar dapat melakukan teknik bola basket dengan benar. Ada beberapa
teknik passing dalam bola basket diantaranya chest pass, bounce pass, dan
overhead pass. Di antara ketiga teknik passing tersebut, chest pass adalah salah
satu teknik yang sering digunakan dalam permainan bola basket, dikarenakan
teknik ini mudah dilakukan dan cepat dalam penguasaan maupun
mempertahankan bola (Merio dan Sudarso, 2013).
Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan peneliti di
SMA Negeri 5 Tanjung Balai dengan melakukan wawancara kepada salah satu
3
Minimal (KKM) di sekolah tersebut adalah 70. Gaya mengajar yang digunakan
guru pendidikan jasmani disekolah tersebut adalah dengan memberikan
demonstrasi atau contoh gerakan chest pass, kemudian siswa berlatih melakukan
gerakan seperti yang didemonstrasikan guru. Setelah siswa berlatih sesuai waktu
yang ditentukan guru, selanjutnya guru mengevaluasi hasil belajar chest pass
siswa. Setelah diwawancara lebih lanjut mengenai penggunaan kurikulum dalam
pembelajaran, guru pendidikan jasmani belum menggunakan kurikulum 2013
dalam proses pembelajaran, karena pembelajaran disekolah tersebut masih
menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Peneliti kemudian melakukan pretes terlebih dahulu terhadap siswa yang
akan dijadikan subjek penelitian sebelum diterapkan pembelajaran berbasis
masalah. Berdasarkan analisis data pretes diperoleh bahwa kemampuan awal chest
pass siswa rendah. Hal ini terlihat dari hasil analisis data pretes yang
menunjukkan bahwa lebih dari 71,87% (23 orang) siswa termasuk dalam kategori
tidak tuntas dimana nilai pretes siswa tersebut berada dibawah KKM. Banyak
siswa yang salah melakukan gerakan chest pass, siswa melempar bola dari dada
ke dada tetapi tidak menerapkan teknik chest pass yang benar dari langkah per
langkah. Siswa masih banyak yang salah dari cara memegang bola yang belum
benar, lutut tidak ditekuk, sikap awalan dan sikap akhir saat melakukan gerakan
belum benar.
Dari hasil data di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan belajar
4
menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi, dimana proses belajar
mengajar yang dilakukan masih terpusat pada guru (teacher centered).
Oleh karena itu, peneliti akan menggunakan variasi model pembelajaran
yang melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran dan tidak hanya terpusat
pada apa yang diberikan guru. Model pembelajaran yang akan digunakan dalam
penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based
Learning). Menurut Arends (1997), pembelajaran berdasarkan masalah
merupakan suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa mengerjakan
permasalahan yang autentik dengan maksud untuk menyusun pengetahuan mereka
sendiri, mengembangkan inkuiri dan keterampilan berpikir tingkat lebih tinggi,
mengembangkan kemandirian, dan percaya diri (Trianto, 2011).
Model pembelajaran berbasis masalah dalam kegiatan belajar chest pass
bola basket merupakan salah satu cara yang diharapkan dapat meningkatkan hasil
belajar peserta didik, karena model pembelajaran ini mudah diterapkan dan siswa
akan senang saat pembelajaran berlangsung, oleh karena itu siswa akan mudah
menerima pembelajaran yang diberikan dan tidak mudah lupa karena model
pembelajaran berbasis masalah ini dapat mengembangkan cara belajar, berfikir,
dan keterampilan siswa aktif (Abdullah, 2013).
Seperti yang disebutkan diatas, salah satu unsur yang harus ada dalam
upaya meningkatkan mutu pendidikan adalah kurikulum. Kurikulum terus
berubah seiring dengan perubahan kurikulum dalam pendidikan (Rahim, 2010).
Pada tahun 2014, sudah mulai diterapkan kurikulum pendidikan yang terbaru
5
Proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 untuk semua jenjang dilaksanakan
dengan menggunakan pendekatan ilmiah (pendekatan scientific).
Pembelajaran dengan pendekatan scientific merupakan proses
pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar peserta didik secara aktif
mengonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati
(untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah,
mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai
teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep,
hukum atau prinsip yang “ditemukan” (Kemendikbud, 2013).
Model pembelajaran berbasis masalah yang dapat mengembangkan cara
belajar siswa aktif serta penggunaan pendekatan scientific yang dapat mendukung
model pembelajaran berbasis masalah ini diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman konsep belajar chest pass siswa melalui praktek menguasai gerakan
yang dipelajari dengan penemuan secara langsung, yang pada akhirnya dapat
meningkatkan hasil belajar chest pass siswa.
Berdasarkan latar belakang dan pemikiran tersebut, maka peneliti akan
melakukan penelitian berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Berbasis
Masalah (Problem Based Learning) Dengan Pendekatan Scientific Dalam
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Chest Pass Dalam Permainan Bola
Basket Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Tanjung Balai Tahun Ajaran
6
B. Identifikasi Masalah
Dari latar belakang yang telah dikemukakan maka dapat diidentifikasi
beberapa masalah, sebagai berikut:
1. Kemampuan chest pass siswa masih tergolong rendah
2. Model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi
3. Kurangnya keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar
4. Kurangnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran chest pass bola
basket.
5. Materi chest pass dianggap siswa sebagai pelajaran yang mudah sehingga
mereka kurang serius mempelajarinya
C. Batasan Masalah
Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada :
1. Subjek penelitian adalah siswa SMA Negeri 5 Tanjung Balai kelas X
Semester Ganjil Tahun Ajaran 2014/2015.
2. Materi yang diajarkan pada penelitian ini adalah chest pass bola basket.
3. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran berbasis
masalah (problem based learning) dengan pendekatan scientific.
4. Hasil penelitian yang diukur adalah hasil belajar siswa pada materi chest
7
D. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : “Apakah
penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning)
dengan pendekatan scientific dapat meningkatkan hasil belajar chest pass dalam
permainan bola basket siswa kelas X SMA Negeri 5 Tanjung Balai Tahun Ajaran
2014/2015?”
E. Tujuan penelitian
Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dalam penelitian ini adalah
untuk meningkatkan hasil belajar chest pass dalam permainan bola basket siswa
kelas X SMA Negeri 5 Tanjung Balai Tahun Ajaran 2013/2014 melalui penerapan
model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dengan
pendekatan scientific.
F. Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah :
1. Sebagai bahan informasi bagi peneliti, calon guru dan guru dalam
menambah wawasan tentang model pembelajaran berbasis masalah
(problem based learning) dengan pendekatan scientific.
2. Sebagai bahan informasi alternatif model pembelajaran dalam
meningkatkan hasil belajar siswa khususnya nilai pelajaran pendidikan
8
3. Menambah pengalaman dan pengetahuan peneliti sebagai calon guru
pendidikan jasmani dan kesehatan tentang model pembelajaran berbasis
masalah (problem based learning) dengan pendekatan scientific.
4. Sebagai bahan studi banding bagi penelitian yang relevan dikemudian hari
80 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapan disimpulkan bahwa
penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)
dengan pendekatan scientific dapat meningkatkan hasil belajar chest pass dalam
permainan bola basket siswa kelas X SMA Negeri 5 Tanjung Balai Tahun Ajaran
2014/2015.
B. Saran
Dari hasil-hasil penelitian dari kesimpulan di atas maka peneliti
mengajukan beberapa saran sebagai berikut :
1. Bagi guru khususnya guru pendidikan jasmani dapat menerapkan model
Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dalam
pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar dengan
memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar sendiri memecahkan
masalah dan menemukan sendiri jawaban dari pemasalahan yang ada, seta
dengan pembentukan kelompok yang sudah ditentukan oleh guru sehingga
membuat siswa menjadi lebih mudah dalam menerima pembelajaran .
2. Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan model Pembelajaran Berbasis
Masalah (Problem Based Learning) pada materi pembelajaran dalam
permainan bola basket yang lain atau dengan materi dari pembelajaran
81
3. Kepada para teman – teman mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahraan UNIMED
untuk dapat mencoba melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan
menggunakan model satuan kelompok prestasi yang berbentuk heterogen
seperti model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)
pada materi lain.
4. Dapat dijadikan sebagai bahan referensi bagi para peneliti berikutnya dengan
82
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, (2013), Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Shooting Dalam Bola Basket Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Pada Siswa Kelas XI SMA Nur’ Azizi Tanjung Morawa Tahun Ajaran 2012/2013, Skripsi, FIK Universitas Negeri Medan
Abdurrahman, M., (2003), Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar, Rineka Cipta, Jakarta
Administrator, (2013) , Ukuran lapangan basket, http://bloggerz-seo.blogspot.com/ 2013/05/ ukuran - lapangan - basket - lengkap dengan-gambarnya.html (diakses Maret 2014)
Arends, R.I., (2008), Learning To Teach, Pustaka Pelajar, Yogjakarta
Azam, 2012, Ukuran lapangan bolabasket, http://azamq.blogspot.com/2012/10/ukuran-lapangan-bolabasket.html (diakses Maret 2014)
BSNP, (2006) , Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar SMA/MA, Badan Standar Nasional Pendidikan, Jakarta
Depdiknas, (2006), Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olaharaga dan Kesehatan Sekolah Menengah Atas Dan Madrasah Aliyah, Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas, Jakarta
Dimyati dan Mudjiono, (2002), Belajar Dan Pembelajaran, Rineka Cipta, Jakarta
Djamarah, (2006), Strategi Belajar Mengajar, Rineka Cipta, Jakarta
Fathurrohman dan Sutikno, (2011), Strategi Belajar Mengajar Melalui Penanaman Konsep Umum Dan Konsep Islami, Refika Aditama, Bandung
FIK, (2012), Buku Pedoman Penulisan Proposal Dan Skripsi, FIK UNIMED, Medan
Guci, H.M., (2013), Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Chest Pass Bola Basket Melalui Variasi Pembelajaran Siswa Kelas XI SMA Yayasan Perguruan Keluarga Pematang Siantar Tahun Ajaran 2012/2013, Skripsi, FIK Universitas Negeri Medan
http://inspirationalbasketball.com/passing-basketball-drills/ (diakses Maret 2014)
83
Kristianto, A., (2013), Penelitian Tindakan Kelas Penjaskes, Universitas Sebelas Maret Press, Surakarta
Kunandar., (2009), Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembagngan Profesi Guru, Rajawali Pers, Jakarta
Lieberman, N., (1997), Bola Basket Untuk Wanita, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta
Rahim, A.A., (2013), Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dengan Model Tugas, Jurnal ILARA, 1 : 48 – 57
Rosdiani, D., (2012), Model Pembelajran Langsung Dalam Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan, Alfabeta, Bandung
Sanjaya, W., (2006), Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Kencana Prenada Media, Jakarta
Slameto, (2003), Belajar dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhinya, Rineka Cipta, Jakarta
Sudarso, Merio, W., (2013), Penerapan Model Pembelajaran Permainan Lempar Tangkap Bola Untuk Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Chest Pass Bola Basket, Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 1 : 694 - 698
Sudijandoko, A., (2010), Pembelajaran Pendidikan Jasmani Yang Efektif dan Berkualitas, Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 7 : 1-6
Suprijono, A, (2010), Cooperative Learning Teori Dan Aplikasi Paikem, Pustaka Pelajar, Yogjakarta
Trianto, (2009), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, Dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Penidikan (KTSP), Rineka Cipta, Jakarta
Yunus, H.A., (2013), Upaya Peningkatan Hasil Belajar Chest Pass Dalam Permainan Bola Basket Melalui Penerapan Gaya Inklusi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Padang Sidempuan Tahun Ajaran 2012/2013, Skripsi, FIK Universitas Negeri Medan
Widodo, H, (2013) , Peraturan lengkap mengenai permainan, http://file.upi.edu/Direktori/FPOK/Jurnal/Hakikat_Pendidikan_Jasmani. pdf (diakses Maret 2014)