UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DANVARIASI
PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG TAHUN AJARAN 2016/2017
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Oleh :
MARTIN RAJAGUKGUK NIM. 6122111011
Jurusan: Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
i ABSTRAK
MARTIN RAJAGUKGUK, NIM : 6122111011 , UPAYA
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHEST PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DAN VARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG TAHUN AJARAN 2016/2017.
Pembimbing : SURYADI DAMANIK
Skripsi : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan hasil
belajar chest pass dalam permainan bola basket melalui pendekatan saintifik dan
variasi pembelajaran pada siswa kelas XI TKJ 1 SMK AKP Galang Tahun Ajaran
2016/2017.
Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan tes hasil belajar di
akhir setiap siklus berbentuk penilaian teknik passing chest pass pada permainan
bola basket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar
fortopolio penilaian hasil belajar chest pass pada permainan bola basket.
Berdasarkan hasil belajar siswa pada siklus I dilakukan tes hasil belajar I
dapat dilihat bahwa kemampuan awal siswa dalam melakukan salah satu teknik
dasar bola basket yaitu chest pass masih rendah. Dari 32 orang siswa terdapat 20
siswa (62.5%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 12 siswa
(37.5%) belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar
siswa adalah 73.60, nilai ini dikatakan tidak tuntas yakni masih di bawa KKM
meskipun sudah banyak siswa yang tuntas, namun belum mencapai ketuntasan
ii
dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. dari 32 orang
siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini, sudah mencapai 29 orang siswa (
90.625% ) yang memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya sebanyak 3
siswa ( 9.375% ) belum tuntas dalam pembelajaran . Nilai rata-rata yang diperoleh
mencapai 88.07.
Dalam hal ini dapat dilihat bahwa hasil analisis data dikatakan bahwa
melalui pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil
belajar chest pass pada permainan bola basket pada siswa kelas XI TKJ 1 SMK
AKP Galang Tahun Ajaran 2016/2017.
KATA KUNCI : Hasil Belajar Chest Pass, melalui Pendekatan Saintifik dan
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala
rahmat dan kasih karunia-Nya sehingga penulis dapa tmenyelesaikan skripsi ini.
Skripsi yang diperbuat untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana
Pendidikan dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.
Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah
banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini yaitu kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, selaku Rektor Universitas Negeri
Medan.
2. Bapak Budi Valianto, M.Pd. sebagai Dekan di FIK Univeritas Negeri Medan.
3. Bapak Drs. Suharjo, M.Pd. Sebagai Pembantu Dekan I FIK UNIMED, Bapak
Syamsul Gultom, SKm, M.Kes. sebagai Pembantu Dekan II FIK UNIMED,
Bapak Mesnan, M.Kes. sebagai Pembantu Dekan III di FIK Universitas
Negeri Medan.
4. Bapak Drs. Suryadi Damanik, M.Kes, sebagai Ketua Jurusan PJKR di FIK
UNIMED dan Bapak Usman Nasution, S.Pd, M.Pd, sebagai Sekretaris
Jurusan PJKR di FIK UNIMED.
5. Bapak Drs. Suryadi Damanik, M.Kes, selaku Dosen Pembimbing Skripsi
yang begitu banyak meluangkan waktunya kepada penulis sehingga skripsi
ini dapat terselesaikan dengan baik.
6. Para Dosen dan Asisten Dosen, Staf Administrasi dan Perlengkapan di
lingkungan FIK UNIMED.
7. Kepala Sekolah bapak Tatoluddin, M.T beserta guru-guru di SMK AKP
GALANG, Kab. Deli Serdang yang begitu banyak membantu penulis selama
melaksanakan penelitian di sekolah ini.
8. Teristimewa penulis ucapkan kepada kedua orang tua tercinta, ayahanda dan
ibunda yang dengan sepenuh hati telah banyak memberikan doa dan
9. Teman seperjuangan yaitu teman-teman satu Pembimbing Imam Cahyo,
Jamingan, Ika Rustati Hasibuan, Jupianto Sembiring, dan Periaman.
10. Teman yang setia menemani waktu skripsi yaitu Rohmat Rifai, Diwa, dan
Hadi.
11. Para teman yang berada di wilayah Wisma Menteng dan yang Kos di Wisma
Menteng Indah, abang Yansen Sinaga, Andri Siregar, Sabar Berutu, Muliadi
Manik, Amir Banurea, Abang Rykey Rikardo Silaen, Abang Rinto Silaen,
abang Rimbun Haloho, Arifin Berasa, Putri Manik, Melda Sulastri Banurea,
dan Dosria Sihombing .
12. Para teman seperjuangan teman-teman satu kelas yaitu PJKR REGULER A
2012, teman seperjuangan teman-teman PPL di SMP, SMK AKP Galang juga
para mantan siswa saya di PPL yaitu SMP, SMK AKP Galang yang telah
membantu dan memberi semangat pada saya
13. Para sahabat dan teman-teman yang memberi semangat Endra Hasibuan,
Leonardo Lumban gaol, Tiopan S.M Munte, Daud Benny Simamora,
Agustina Bancin, Rosta Bancin, dan Deslina Nainggolan serta seluruh sahabat
dan teman-teman lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah
mendukung dan membantu penulis dalam melaksanakan penelitian.
Semoga kebaikan saudara sekalian, dalam membantu penulis ini akan
mendapat berkat dan rezeki yang setimpal dari Tuhan dan akhirnya penulis
berharap semoga skripsi ini bermanfaat dan menambah wawasan
pengetahuan.
Medan, September 2016
Penulis,
Martin Rajagukguk
i
1.1 Karakteristik Pendidikan Jasmani ... 11
1.2 Tujuan Pendidikan Jasmani ... 12
1.3 Hakikat Hasil Belajar Pendidikan Jasmani ... 14
2. Hakikat Permainan Bola Basket ... 18
2.1 Peraturan Permainan Bola Basket ... 21`
2.2. Perlengkapan Permainan Bola Basket ……… ... 21
2.3. Teknik Dasar Permainan Bola Basket……… 23
2.4. Passing ... 25
ii
3. Hakikat Variasi Pembelajaran ... 29
3.1. Pengertian Variasi Pembelajaran ... 29
3.2 Tujuan Variasi Pembelajaran ... 32
3.3. Manfaat Variasi Pembelajaran ... 32
3.4. Jenis-Jenis Varisi Pembelajaran Chest Pass... 33
4. Hakikat Pendekatan Saintifik ... 36
4.1. Tujuan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik ………… 38
4.2. Prinsip-Prinsip Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik . 39 4.3. Langkah-Langkah Umum Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik 40 4.4. Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran ... 45
B. Kerangka Berpikir ... 46
C. Hipotesis Tindakan ... 49
BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 50
A.Lokasi dan Waktu Penelitian ... 50
B. Subjek Penelitian………… ... 50
C. Objek Penelitian ... 50
D. Metode Penelitian ... 50
E. Desain Penelitian ... 51
F. Instrumen Penelitian... 58
G. Teknik Analisis Data ……….. 64
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 68
iii
B. Hasil Penelitian ... 68
1. Observasi Awal ( Data Awal ) ... 69
1. Siklus I ... 69
2. Siklus II ... 75
C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 84
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 88
A. Kesimpulan ... 88
B. Saran ... 89
DAFTAR PUSTAKA ... 90
DAFTAR TABEL
Halaman
1. Instrument Penelitian ... 59
2 Data Hasil Belajar Chest Pass dalam Permainan Bola Basket ... 68
3 Data Ketuntasan Hasil Belajar Chest Pass pada Permainan Bola Basket (
Siklus I ………. 73
4 Data Hasil Proses Pembelajaran Chest Pass dalam Permainan Bola
Basket………..………. 78
5 Data Hasil Observasi Partisipasi Siswa pada Proses Pembelajaran Chest Pass dalam Permainan Bola Basket………. 79
6 Data Ketuntasan Hasil Belajar Chest Pass dalam Permainan Bola Basket (
Siklus II )………82
7 Perbandingan Hasil Belajar Belajar Chest Pass dalam Permainan Bola Basket
DAFTAR GAMBAR
Halaman
1. Gambar Bola Basket ... 21
2. Lapangan Bola Basket... 22
3. Posisi Tubuh ... 28
4. Gambar Variasi Pembelajaran... 34
5. Desain Penelitian ... 51
6. Grafik Ketuntasan Hasil Belajar Siswa pada Siklus I ... 73
7. Grafik kentuntasan Hasil Belajar Siswa pada Siklus II ... 82
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
1. Rpp ... 91
2. Pengambilan Data ...110
3. Perbandingan Siklus I dan II ...115
4. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Guru I ...117
5. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Siswa Siklus I ...119
6. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Guru II ...120
7. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Siswa Siklus II ...122
1 BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
Pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem
pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan jasmani
harus di arahkan pada pencapaian tujuan tersebut. Tujuan pendidikan jasmani
bukan hanya mengembangkan ranah jasmani, tetapi juga mengembangkan aspek
kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional,
keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui kegiatan aktifitas
jasmani dan olahraga.
Pendidikan jasmani merupakan media untuk mendorong perkembangan
motorik, kemampuan fisik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai
(sikap-mental-emosional-spritual-dan sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat
bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan yang seimbang.
Pendidikan jasmani di sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki
fungsi yang strategis untuk mengembangkan sumber daya manusia serta
meningkatkan potensi pada diri anak. Keberhasilan pendidikan di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) akan berpengaruh terhadap pendidikan selanjutnya
kerna di SMK dasar-dasar pengalaman belajar. Pendidikan akan kurang lengkap
tanpa pendidikan jasmani kerna pendidikan jasmani merupakan suatu bagian
2
berperan dalam pembinaan dan pengembangan jasmani, mental, sosial, serta
emosional, yang serasi, selaras dan seimbang.
Pendidikan jasmani. olahraga dan kesehatan merupakan mata pelajaran
yang tidak dapat di pisahkan dari kurikulum. Karena melalui pendidikan jasmani,
olahraga dan kesehatan peserta didik dapat mengembangkan kemampuan gerak
dasar yang mendukung sikap dan prilaku hidup bersih dan sehat serta kesegaran
jasmani. Pendidikan jasmani. Olahraga dan kesehatan khususnya di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK), menurut pengenalan dasar-dasar kesehatan dan
keselamatan, dan kegiatan bermain dalam rangka pembentukan kebiasaan hidup
sehat dan segar serta membantu peserta didik mencapai pertumbuhan kearah yang
optimal.
Upaya mencapai hal tersebut, guru pendidikan jasmani,olahraga dan
kesehatan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus dapat menggunakan
pembelajaran yang sesuai, yakni berdasarkan tahapan perkembangan karakteristik
siswa. Guru harus memahami betul bahwa siswa benar sudah siap untuk belajar,
mereka sudah mengerti bahan yang di pelajari pada hari itu dan hubungannya
dengan bahan ajar sebelumnya, sehingga tidak akan terjadi kesulitan pada siswa
dalam belajar.
Namun yang menjadi suatu pertanyaan apa yang diajarkan guru pada
siswa sudah dapat di mengerti. Guru mengajarkan tentang materi pelajaran yang
benar-benar diterima oleh siswa melalui tahapan-tahapan agar siswa dapat
3
interaksi dengan guru. Hal ini yang terjadi di SMK AKP Galang, menurut
pengamatan penulis melalui observasi lansung pada tanggal 15 Februari 2016,
guru Pendidikan Jasmani di sekolah tersebut belum Maksimal memberikan materi
yang sudah di buat guru itu sendiri. Siswa belum dapat melakukan chest pass
dalam permainan bola basket dengan benar. Dari pengamatan penulis pada saat
pembelajaran bola basket banyak siswa belum menguasai teknik dasar dalam
permainan bola basket terutama chest pass, masih banyak yang melakukan chest
pass yang meliputi pada Tahap Persiapan yang salah, Tahap Pelaksanaan Gerakan
yang salah, serta Akhir Gerakan yang salah. Padahal chest pass merupakan salah
satu teknik dasar dalam permainan bola basket yang sangat penting karena dengan
chest pass yang baik, maka kita bisa mengendalikan jalannya permainan.
Di dalam aktivitas pembelajaran permainan bola basket seorang guru
harus bisa mengarahkan siswanya untuk bebas dan kreatif dalam mempelajari
suatu pembelajaran permainan olahraga namun tetap dalam pengawasan guru.
Untuk mengakomadisi kreatifitas dan kebebasan siswa dalam mengikuti aktivitas
pembelajaran permainan bola basket, seorang guru pendidikan jasmani. bisa
menggunkan metode, model dan gaya mengajar yang sesuai, agar semua potensi
siswa dapat berkembang.
Sarana prasarana olahraga yang ada di SMK AKP Galang sudah memadai
namun pada bola basket bola hanya 4 bola sehingga alat pada bola basket belum
memadai, seperti lapangan bola volly, lapangan bola basket, lapangan Futsal,
lapangan bulu tangkis, dan tenis meja. Sedangkan peralatan olahraga yang ada
4
futsal berjumlah 15 bola, bola basket berjumlah 4 bola, tongkat estapet, tolak
peluru, dan lain sebagainya.
Selama ini dalam pembelajaran model yang guru olahraga di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) tersebut belum maksimal memberikan materi
tentang chest pass pada permainan bola basket. Salah satu yang sangat penting
dalam permainan bola basket yaitu chest pass, guru sering kali menggunakan
metode dan model pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga membuat murid
menjadi jenuh, kurang nya media pembelajaran saat guru tersebut memberikan
materinya dan guru langsung melepas siswa untuk bermain chet pass tanpa
didampingi gurunya sehingga saat diadakan evaluasi chest pass dalam permainan
bola basket serta siswa menganggap chest pass itu sangatlah mudah sehingga siwa
belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil tes awal,
ternyata dari 32 orang siswa kelas XI TKJ 1 SMK AKP Galang hanya 9 orang
siswa atau 28,12% yang telah memperoleh ketuntasan belajar atau memperoleh
nilai diatas KKM (Kriteria Ketuntasan Maksimal), sedangkan 23 orang siswa atau
71.87% belum memperoleh ketuntasan belajar. Nilai KKM pelajaran pendidikan
jasmani di SMK AKP Galang adalah 75.
Untuk mengatasi masalah ini, diharapkan guru benar-benar mampu untuk
membangkitkan proses belajar siswa. untuk meningkatkan keberhasilan chest pass
dalam permianaan bola basket adalah dengan melalui pendekatan saintifik dan
variasi pembelajaran. Melalui pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran ini
siswa akan lebih merasa tertarik dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa agar
5
tidak monoton dan tidak membosankan, dan siswa diajak berperan aktif dalam
melakukan chest pass melalui pendekatan saintifik dan variasi pembelelajaran
tersebut.
Berdasarkan hal itu, maka saya merasa tertarik untuk mengkaji lebih jauh
mengenai meningkatan hasil belajar chest pass pada Siswa SMK AKP Galang
melalui penelitian yang berjudul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Chest Pass
dalam Permainan Bola Basket Melalui Pendekatan Saintifik dan Variasi
Pembelajaran pada Siswa Kelas XI TKJ 1 SMK AKP Galang Tahun Ajaran
2016/2017”.
B. Identifikasi Masalah
Dari latar belakang yang telah dikemukakan maka dapat diidentifikasi
beberapa masalah, sebagai berikut:
1) Kemampuan chest pass siswa masih tergolong rendah
2) Model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi
3) Kurangnya keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar
4) Kurangnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran chest pass bola
basket.
5) Materi chest pass dianggap siswa sebagai pelajaran yang mudah sehingga
mereka kurang serius mempelajarinya
6
C. Batasan Masalah
Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada :
1) Subjek penelitian adalah SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP
GALANG, TAHUN 2016/2017. ”
2) Materi yang diajarkan pada penelitian ini adalah chest pass bola basket.
3) Model pembelajaran yang digunakan adalah Pendekatan Saintifik dan
Variasi Pembelajaran
4) Hasil penelitian yang diukur adalah hasil belajar siswa pada materi chest
pass bola basket.
D. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : “Bagaimanakah
penerapan pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran dapat meningkatkan
hasil belajar chest pass dalam permainan bola basket pada SISWA KELAS XI
TKJ 1 SMK AKP GALANG, TAHUN 2016/207. ” ?
E. Tujuan penelitian
Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dalam penelitian ini adalah
untuk meningkatkan hasil belajar chest pass dalam permainan bola basket SISWA
KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG, TAHUN 2016/2017 melalui Pendekatan
7
F. Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah :
1) Sebagai bahan informasi bagi peneliti, calon guru dan guru dalam
menambah wawasan tentang Pendekatan Saintifik dan Variasi
Pembelajaran.
2) Sebagai bahan informasi alternatif model pembelajaran dalam
meningkatkan hasil belajar siswa khususnya nilai pelajaran pendidikan
jasmani.
3) Menambah pengalaman dan pengetahuan peneliti sebagai calon guru
pendidikan jasmani dan kesehatan tentang Pendekatan Saintifik dan
Variasi Pembelajaran.
4) Sebagai bahan studi banding bagi penelitian yang relevan dikemudian hari
88
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A.Kesimpulan
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui
Pendekatan Saintifik dan Variasi Pembelajaran dapat Meningkatkan Hasil Belajar
Chest Pass dalam Permainan Bola Basket pada Siswa Kelas XI TKJ 1 SMK AKP
89
B. Saran.
Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti dapat memberi saran
sebagai berikut :
1. Kepada guru pendidikan jasmani agar dapat menerapkan pendekatan
saintifik dan variasi pembelajaran, agar siswa lebih aktif dalam mencari
informasi materi dan dapat mengatasi permasalahan minimnya sarana dan
prasarana yang ada di sekolah.
2. Agar guru memberikan perhatian kepada para siswa supaya mereka bisa
merasakan manfaat dari pelajaran pendidikan jasmani.
3. Kepada teman-teman mahasiswa FIK UNIMED agar dapat mencoba
melakukan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan mennggunakan
penerapan pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran .
4. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian dengan
menggunakan pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran kiranya dapat
mencoba dengan materi pelajaran yang lainnya.
5. Untuk penulis sendiri sebagi acuan dalam proses pengajaran nantinya setelah
90
Daftar Pustaka
Ahmadi, Nuril. 2007. Permainan Bola Basket. Surakarta: Era Intermedia.
Dimyati, Mudjiono. 2009. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdiknas. 2008. Kriteria Ketuntasan Maksimal (KKM). Jakarta. Kemendikbud
Kemendikbud. 2014. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Jakarta:
Kemendikbud.
Kemendikbud. 2014. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013.
Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan
Kebudayaan dan Penjamin Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.
Kristanto, Agus. 2010. Penelitian Tindak Kelas (PTK). Surakarta: UNS PREES.
Lutan, Rusli. 2000. Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori Dan
Metode: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan .
Lutan, Rusli. 2000. Strategi Belajar Mengajar Penjaskes. Departemen
Pendidikan Nasional.
Nadisah. 1992. Pengembangan Kurikulum Pendidkan Jasmani dan Kesehatan.
Bandung: Departemen Pendidikan dan Keudayaan.
Oliver, Jon. 2007. Dasar-Dasar Bola Basket. Bandung. Human Kinestics.
Sanjaya. 2005. Strategi Pembelajar Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis
Kompetensi. Jakarta: Pernada Media Group.
Simaremare, Aman. 2007. Kemampuan dasar Mengajar. Universitas Negeri
91
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: rineka
cipta.
Soemosasmito, Soeenardi. 1988. Dasar Proses dan Efektivitas Belajar Mengajar
Pendidikan Jasmani. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudyaan.
Sudjana. 2003. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.
Sujarwadi, Dwi Sarjiyanto. 2010. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.
Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional.
Suryosubroto. 1997. Proses Belajar Mengajar Disekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu. Surakarta. Bumi Aksara.