• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DANVARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG TAHUN AJARAN 2016/2017.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DANVARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG TAHUN AJARAN 2016/2017."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHEST PASS DALAM PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DANVARIASI

PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG TAHUN AJARAN 2016/2017

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

MARTIN RAJAGUKGUK NIM. 6122111011

Jurusan: Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)

i ABSTRAK

MARTIN RAJAGUKGUK, NIM : 6122111011 , UPAYA

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CHEST PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DAN VARIASI PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG TAHUN AJARAN 2016/2017.

Pembimbing : SURYADI DAMANIK

Skripsi : Fakultas Ilmu Keolahragaan UNIMED 2016

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan hasil

belajar chest pass dalam permainan bola basket melalui pendekatan saintifik dan

variasi pembelajaran pada siswa kelas XI TKJ 1 SMK AKP Galang Tahun Ajaran

2016/2017.

Untuk memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan tes hasil belajar di

akhir setiap siklus berbentuk penilaian teknik passing chest pass pada permainan

bola basket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar

fortopolio penilaian hasil belajar chest pass pada permainan bola basket.

Berdasarkan hasil belajar siswa pada siklus I dilakukan tes hasil belajar I

dapat dilihat bahwa kemampuan awal siswa dalam melakukan salah satu teknik

dasar bola basket yaitu chest pass masih rendah. Dari 32 orang siswa terdapat 20

siswa (62.5%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 12 siswa

(37.5%) belum mencapai ketuntasan belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar

siswa adalah 73.60, nilai ini dikatakan tidak tuntas yakni masih di bawa KKM

meskipun sudah banyak siswa yang tuntas, namun belum mencapai ketuntasan

(5)

ii

dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. dari 32 orang

siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini, sudah mencapai 29 orang siswa (

90.625% ) yang memiliki ketuntasan belajar, sedangkan selebihnya sebanyak 3

siswa ( 9.375% ) belum tuntas dalam pembelajaran . Nilai rata-rata yang diperoleh

mencapai 88.07.

Dalam hal ini dapat dilihat bahwa hasil analisis data dikatakan bahwa

melalui pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil

belajar chest pass pada permainan bola basket pada siswa kelas XI TKJ 1 SMK

AKP Galang Tahun Ajaran 2016/2017.

KATA KUNCI : Hasil Belajar Chest Pass, melalui Pendekatan Saintifik dan

(6)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala

rahmat dan kasih karunia-Nya sehingga penulis dapa tmenyelesaikan skripsi ini.

Skripsi yang diperbuat untuk memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana

Pendidikan dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan.

Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah

banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini yaitu kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

2. Bapak Budi Valianto, M.Pd. sebagai Dekan di FIK Univeritas Negeri Medan.

3. Bapak Drs. Suharjo, M.Pd. Sebagai Pembantu Dekan I FIK UNIMED, Bapak

Syamsul Gultom, SKm, M.Kes. sebagai Pembantu Dekan II FIK UNIMED,

Bapak Mesnan, M.Kes. sebagai Pembantu Dekan III di FIK Universitas

Negeri Medan.

4. Bapak Drs. Suryadi Damanik, M.Kes, sebagai Ketua Jurusan PJKR di FIK

UNIMED dan Bapak Usman Nasution, S.Pd, M.Pd, sebagai Sekretaris

Jurusan PJKR di FIK UNIMED.

5. Bapak Drs. Suryadi Damanik, M.Kes, selaku Dosen Pembimbing Skripsi

yang begitu banyak meluangkan waktunya kepada penulis sehingga skripsi

ini dapat terselesaikan dengan baik.

6. Para Dosen dan Asisten Dosen, Staf Administrasi dan Perlengkapan di

lingkungan FIK UNIMED.

7. Kepala Sekolah bapak Tatoluddin, M.T beserta guru-guru di SMK AKP

GALANG, Kab. Deli Serdang yang begitu banyak membantu penulis selama

melaksanakan penelitian di sekolah ini.

8. Teristimewa penulis ucapkan kepada kedua orang tua tercinta, ayahanda dan

ibunda yang dengan sepenuh hati telah banyak memberikan doa dan

(7)

9. Teman seperjuangan yaitu teman-teman satu Pembimbing Imam Cahyo,

Jamingan, Ika Rustati Hasibuan, Jupianto Sembiring, dan Periaman.

10. Teman yang setia menemani waktu skripsi yaitu Rohmat Rifai, Diwa, dan

Hadi.

11. Para teman yang berada di wilayah Wisma Menteng dan yang Kos di Wisma

Menteng Indah, abang Yansen Sinaga, Andri Siregar, Sabar Berutu, Muliadi

Manik, Amir Banurea, Abang Rykey Rikardo Silaen, Abang Rinto Silaen,

abang Rimbun Haloho, Arifin Berasa, Putri Manik, Melda Sulastri Banurea,

dan Dosria Sihombing .

12. Para teman seperjuangan teman-teman satu kelas yaitu PJKR REGULER A

2012, teman seperjuangan teman-teman PPL di SMP, SMK AKP Galang juga

para mantan siswa saya di PPL yaitu SMP, SMK AKP Galang yang telah

membantu dan memberi semangat pada saya

13. Para sahabat dan teman-teman yang memberi semangat Endra Hasibuan,

Leonardo Lumban gaol, Tiopan S.M Munte, Daud Benny Simamora,

Agustina Bancin, Rosta Bancin, dan Deslina Nainggolan serta seluruh sahabat

dan teman-teman lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah

mendukung dan membantu penulis dalam melaksanakan penelitian.

Semoga kebaikan saudara sekalian, dalam membantu penulis ini akan

mendapat berkat dan rezeki yang setimpal dari Tuhan dan akhirnya penulis

berharap semoga skripsi ini bermanfaat dan menambah wawasan

pengetahuan.

Medan, September 2016

Penulis,

Martin Rajagukguk

(8)

i

1.1 Karakteristik Pendidikan Jasmani ... 11

1.2 Tujuan Pendidikan Jasmani ... 12

1.3 Hakikat Hasil Belajar Pendidikan Jasmani ... 14

2. Hakikat Permainan Bola Basket ... 18

2.1 Peraturan Permainan Bola Basket ... 21`

2.2. Perlengkapan Permainan Bola Basket ……… ... 21

2.3. Teknik Dasar Permainan Bola Basket……… 23

2.4. Passing ... 25

(9)

ii

3. Hakikat Variasi Pembelajaran ... 29

3.1. Pengertian Variasi Pembelajaran ... 29

3.2 Tujuan Variasi Pembelajaran ... 32

3.3. Manfaat Variasi Pembelajaran ... 32

3.4. Jenis-Jenis Varisi Pembelajaran Chest Pass... 33

4. Hakikat Pendekatan Saintifik ... 36

4.1. Tujuan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik ………… 38

4.2. Prinsip-Prinsip Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik . 39 4.3. Langkah-Langkah Umum Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik 40 4.4. Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran ... 45

B. Kerangka Berpikir ... 46

C. Hipotesis Tindakan ... 49

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 50

A.Lokasi dan Waktu Penelitian ... 50

B. Subjek Penelitian………… ... 50

C. Objek Penelitian ... 50

D. Metode Penelitian ... 50

E. Desain Penelitian ... 51

F. Instrumen Penelitian... 58

G. Teknik Analisis Data ……….. 64

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 68

(10)

iii

B. Hasil Penelitian ... 68

1. Observasi Awal ( Data Awal ) ... 69

1. Siklus I ... 69

2. Siklus II ... 75

C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 84

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 88

A. Kesimpulan ... 88

B. Saran ... 89

DAFTAR PUSTAKA ... 90

(11)

DAFTAR TABEL

Halaman

1. Instrument Penelitian ... 59

2 Data Hasil Belajar Chest Pass dalam Permainan Bola Basket ... 68

3 Data Ketuntasan Hasil Belajar Chest Pass pada Permainan Bola Basket (

Siklus I ………. 73

4 Data Hasil Proses Pembelajaran Chest Pass dalam Permainan Bola

Basket………..………. 78

5 Data Hasil Observasi Partisipasi Siswa pada Proses Pembelajaran Chest Pass dalam Permainan Bola Basket………. 79

6 Data Ketuntasan Hasil Belajar Chest Pass dalam Permainan Bola Basket (

Siklus II )………82

7 Perbandingan Hasil Belajar Belajar Chest Pass dalam Permainan Bola Basket

(12)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

1. Gambar Bola Basket ... 21

2. Lapangan Bola Basket... 22

3. Posisi Tubuh ... 28

4. Gambar Variasi Pembelajaran... 34

5. Desain Penelitian ... 51

6. Grafik Ketuntasan Hasil Belajar Siswa pada Siklus I ... 73

7. Grafik kentuntasan Hasil Belajar Siswa pada Siklus II ... 82

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

1. Rpp ... 91

2. Pengambilan Data ...110

3. Perbandingan Siklus I dan II ...115

4. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Guru I ...117

5. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Siswa Siklus I ...119

6. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Guru II ...120

7. Tabel Lembar Observasi Kegiatan Siswa Siklus II ...122

(14)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Masalah

Pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem

pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pelaksanaan pendidikan jasmani

harus di arahkan pada pencapaian tujuan tersebut. Tujuan pendidikan jasmani

bukan hanya mengembangkan ranah jasmani, tetapi juga mengembangkan aspek

kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berfikir kritis, stabilitas emosional,

keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui kegiatan aktifitas

jasmani dan olahraga.

Pendidikan jasmani merupakan media untuk mendorong perkembangan

motorik, kemampuan fisik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai

(sikap-mental-emosional-spritual-dan sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat

bermuara untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan yang seimbang.

Pendidikan jasmani di sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki

fungsi yang strategis untuk mengembangkan sumber daya manusia serta

meningkatkan potensi pada diri anak. Keberhasilan pendidikan di Sekolah

Menengah Kejuruan (SMK) akan berpengaruh terhadap pendidikan selanjutnya

kerna di SMK dasar-dasar pengalaman belajar. Pendidikan akan kurang lengkap

tanpa pendidikan jasmani kerna pendidikan jasmani merupakan suatu bagian

(15)

2

berperan dalam pembinaan dan pengembangan jasmani, mental, sosial, serta

emosional, yang serasi, selaras dan seimbang.

Pendidikan jasmani. olahraga dan kesehatan merupakan mata pelajaran

yang tidak dapat di pisahkan dari kurikulum. Karena melalui pendidikan jasmani,

olahraga dan kesehatan peserta didik dapat mengembangkan kemampuan gerak

dasar yang mendukung sikap dan prilaku hidup bersih dan sehat serta kesegaran

jasmani. Pendidikan jasmani. Olahraga dan kesehatan khususnya di Sekolah

Menengah Kejuruan (SMK), menurut pengenalan dasar-dasar kesehatan dan

keselamatan, dan kegiatan bermain dalam rangka pembentukan kebiasaan hidup

sehat dan segar serta membantu peserta didik mencapai pertumbuhan kearah yang

optimal.

Upaya mencapai hal tersebut, guru pendidikan jasmani,olahraga dan

kesehatan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus dapat menggunakan

pembelajaran yang sesuai, yakni berdasarkan tahapan perkembangan karakteristik

siswa. Guru harus memahami betul bahwa siswa benar sudah siap untuk belajar,

mereka sudah mengerti bahan yang di pelajari pada hari itu dan hubungannya

dengan bahan ajar sebelumnya, sehingga tidak akan terjadi kesulitan pada siswa

dalam belajar.

Namun yang menjadi suatu pertanyaan apa yang diajarkan guru pada

siswa sudah dapat di mengerti. Guru mengajarkan tentang materi pelajaran yang

benar-benar diterima oleh siswa melalui tahapan-tahapan agar siswa dapat

(16)

3

interaksi dengan guru. Hal ini yang terjadi di SMK AKP Galang, menurut

pengamatan penulis melalui observasi lansung pada tanggal 15 Februari 2016,

guru Pendidikan Jasmani di sekolah tersebut belum Maksimal memberikan materi

yang sudah di buat guru itu sendiri. Siswa belum dapat melakukan chest pass

dalam permainan bola basket dengan benar. Dari pengamatan penulis pada saat

pembelajaran bola basket banyak siswa belum menguasai teknik dasar dalam

permainan bola basket terutama chest pass, masih banyak yang melakukan chest

pass yang meliputi pada Tahap Persiapan yang salah, Tahap Pelaksanaan Gerakan

yang salah, serta Akhir Gerakan yang salah. Padahal chest pass merupakan salah

satu teknik dasar dalam permainan bola basket yang sangat penting karena dengan

chest pass yang baik, maka kita bisa mengendalikan jalannya permainan.

Di dalam aktivitas pembelajaran permainan bola basket seorang guru

harus bisa mengarahkan siswanya untuk bebas dan kreatif dalam mempelajari

suatu pembelajaran permainan olahraga namun tetap dalam pengawasan guru.

Untuk mengakomadisi kreatifitas dan kebebasan siswa dalam mengikuti aktivitas

pembelajaran permainan bola basket, seorang guru pendidikan jasmani. bisa

menggunkan metode, model dan gaya mengajar yang sesuai, agar semua potensi

siswa dapat berkembang.

Sarana prasarana olahraga yang ada di SMK AKP Galang sudah memadai

namun pada bola basket bola hanya 4 bola sehingga alat pada bola basket belum

memadai, seperti lapangan bola volly, lapangan bola basket, lapangan Futsal,

lapangan bulu tangkis, dan tenis meja. Sedangkan peralatan olahraga yang ada

(17)

4

futsal berjumlah 15 bola, bola basket berjumlah 4 bola, tongkat estapet, tolak

peluru, dan lain sebagainya.

Selama ini dalam pembelajaran model yang guru olahraga di Sekolah

Menengah Kejuruan (SMK) tersebut belum maksimal memberikan materi

tentang chest pass pada permainan bola basket. Salah satu yang sangat penting

dalam permainan bola basket yaitu chest pass, guru sering kali menggunakan

metode dan model pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga membuat murid

menjadi jenuh, kurang nya media pembelajaran saat guru tersebut memberikan

materinya dan guru langsung melepas siswa untuk bermain chet pass tanpa

didampingi gurunya sehingga saat diadakan evaluasi chest pass dalam permainan

bola basket serta siswa menganggap chest pass itu sangatlah mudah sehingga siwa

belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil tes awal,

ternyata dari 32 orang siswa kelas XI TKJ 1 SMK AKP Galang hanya 9 orang

siswa atau 28,12% yang telah memperoleh ketuntasan belajar atau memperoleh

nilai diatas KKM (Kriteria Ketuntasan Maksimal), sedangkan 23 orang siswa atau

71.87% belum memperoleh ketuntasan belajar. Nilai KKM pelajaran pendidikan

jasmani di SMK AKP Galang adalah 75.

Untuk mengatasi masalah ini, diharapkan guru benar-benar mampu untuk

membangkitkan proses belajar siswa. untuk meningkatkan keberhasilan chest pass

dalam permianaan bola basket adalah dengan melalui pendekatan saintifik dan

variasi pembelajaran. Melalui pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran ini

siswa akan lebih merasa tertarik dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa agar

(18)

5

tidak monoton dan tidak membosankan, dan siswa diajak berperan aktif dalam

melakukan chest pass melalui pendekatan saintifik dan variasi pembelelajaran

tersebut.

Berdasarkan hal itu, maka saya merasa tertarik untuk mengkaji lebih jauh

mengenai meningkatan hasil belajar chest pass pada Siswa SMK AKP Galang

melalui penelitian yang berjudul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Chest Pass

dalam Permainan Bola Basket Melalui Pendekatan Saintifik dan Variasi

Pembelajaran pada Siswa Kelas XI TKJ 1 SMK AKP Galang Tahun Ajaran

2016/2017”.

B. Identifikasi Masalah

Dari latar belakang yang telah dikemukakan maka dapat diidentifikasi

beberapa masalah, sebagai berikut:

1) Kemampuan chest pass siswa masih tergolong rendah

2) Model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi

3) Kurangnya keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar

4) Kurangnya minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran chest pass bola

basket.

5) Materi chest pass dianggap siswa sebagai pelajaran yang mudah sehingga

mereka kurang serius mempelajarinya

(19)

6

C. Batasan Masalah

Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada :

1) Subjek penelitian adalah SISWA KELAS XI TKJ 1 SMK AKP

GALANG, TAHUN 2016/2017. ”

2) Materi yang diajarkan pada penelitian ini adalah chest pass bola basket.

3) Model pembelajaran yang digunakan adalah Pendekatan Saintifik dan

Variasi Pembelajaran

4) Hasil penelitian yang diukur adalah hasil belajar siswa pada materi chest

pass bola basket.

D. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : “Bagaimanakah

penerapan pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran dapat meningkatkan

hasil belajar chest pass dalam permainan bola basket pada SISWA KELAS XI

TKJ 1 SMK AKP GALANG, TAHUN 2016/207. ” ?

E. Tujuan penelitian

Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan dalam penelitian ini adalah

untuk meningkatkan hasil belajar chest pass dalam permainan bola basket SISWA

KELAS XI TKJ 1 SMK AKP GALANG, TAHUN 2016/2017 melalui Pendekatan

(20)

7

F. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah :

1) Sebagai bahan informasi bagi peneliti, calon guru dan guru dalam

menambah wawasan tentang Pendekatan Saintifik dan Variasi

Pembelajaran.

2) Sebagai bahan informasi alternatif model pembelajaran dalam

meningkatkan hasil belajar siswa khususnya nilai pelajaran pendidikan

jasmani.

3) Menambah pengalaman dan pengetahuan peneliti sebagai calon guru

pendidikan jasmani dan kesehatan tentang Pendekatan Saintifik dan

Variasi Pembelajaran.

4) Sebagai bahan studi banding bagi penelitian yang relevan dikemudian hari

(21)

88

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A.Kesimpulan

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui

Pendekatan Saintifik dan Variasi Pembelajaran dapat Meningkatkan Hasil Belajar

Chest Pass dalam Permainan Bola Basket pada Siswa Kelas XI TKJ 1 SMK AKP

(22)

89

B. Saran.

Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti dapat memberi saran

sebagai berikut :

1. Kepada guru pendidikan jasmani agar dapat menerapkan pendekatan

saintifik dan variasi pembelajaran, agar siswa lebih aktif dalam mencari

informasi materi dan dapat mengatasi permasalahan minimnya sarana dan

prasarana yang ada di sekolah.

2. Agar guru memberikan perhatian kepada para siswa supaya mereka bisa

merasakan manfaat dari pelajaran pendidikan jasmani.

3. Kepada teman-teman mahasiswa FIK UNIMED agar dapat mencoba

melakukan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) dengan mennggunakan

penerapan pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran .

4. Kepada para pembaca yang mungkin akan melakukan penelitian dengan

menggunakan pendekatan saintifik dan variasi pembelajaran kiranya dapat

mencoba dengan materi pelajaran yang lainnya.

5. Untuk penulis sendiri sebagi acuan dalam proses pengajaran nantinya setelah

(23)

90

Daftar Pustaka

Ahmadi, Nuril. 2007. Permainan Bola Basket. Surakarta: Era Intermedia.

Dimyati, Mudjiono. 2009. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. 2008. Kriteria Ketuntasan Maksimal (KKM). Jakarta. Kemendikbud

Kemendikbud. 2014. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Jakarta:

Kemendikbud.

Kemendikbud. 2014. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013.

Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan

Kebudayaan dan Penjamin Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan.

Kristanto, Agus. 2010. Penelitian Tindak Kelas (PTK). Surakarta: UNS PREES.

Lutan, Rusli. 2000. Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori Dan

Metode: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan .

Lutan, Rusli. 2000. Strategi Belajar Mengajar Penjaskes. Departemen

Pendidikan Nasional.

Nadisah. 1992. Pengembangan Kurikulum Pendidkan Jasmani dan Kesehatan.

Bandung: Departemen Pendidikan dan Keudayaan.

Oliver, Jon. 2007. Dasar-Dasar Bola Basket. Bandung. Human Kinestics.

Sanjaya. 2005. Strategi Pembelajar Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis

Kompetensi. Jakarta: Pernada Media Group.

Simaremare, Aman. 2007. Kemampuan dasar Mengajar. Universitas Negeri

(24)

91

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: rineka

cipta.

Soemosasmito, Soeenardi. 1988. Dasar Proses dan Efektivitas Belajar Mengajar

Pendidikan Jasmani. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudyaan.

Sudjana. 2003. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sujarwadi, Dwi Sarjiyanto. 2010. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.

Jakarta: Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional.

Suryosubroto. 1997. Proses Belajar Mengajar Disekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Trianto. 2011. Model Pembelajaran Terpadu. Surakarta. Bumi Aksara.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan demikian dari penelitian ini dapat dismpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran planted question dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada

Pada penelitian ini diimplementasikan aIgoritrna SOM untuk pengklasteran famili dikotiledon berdasarkan ciri-ciri rnorfologi spesimen daun hasil penelitian di Jambi

Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan guna Melengkapi Gelar Sarjana Program Studi Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya Universitas

Atribut-atribut yang memberikan kontribusi terbesar pada setiap dimensi adalah atribut yang perlu ditangani dengan. baik untuk keberhasilan pengelolaan

Penelitian sebelumnya juga telah dilakukan Gotlib, dkk., (1989), Label, dkk., (1993), Ritter, dkk., (2000), dari beberapa penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa adanya tekanan

Selain membandingkan persyatan mutu susu UHT, susu kental manis dan susu bubuk berdasarkan SNI, Anda juga bisa mencari informasi tentang standar mutu susu UHT, susu

[r]

CAPM mengukur risiko suatu saham dalam artian risiko yang berhubungan dengan kondisi pasar, karena model tersebut berpendapat bahwa hanya ada satu faktor yang mempengaruhi