• Tidak ada hasil yang ditemukan

3 Bunga Terbesar di Dunia (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "3 Bunga Terbesar di Dunia (1)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

3 Bunga Terbesar di Dunia

3 Bunga Terbesar di Dunia

Bunga merupakan bagian dari suatu tanaman yang bentuknya biasanya sangat indah. Banyak orang khususnya kaum perempuan menyukai bunga. Bunga juga sering dijadikan simbol rasa sayang, misalnya saja bunga mawar, lily, dan lain-lain. Umumnya bunga berbau harum, meskipun ada juga yang berbau tidak sedap. Namun tahukah Anda bunga terbesar yang ada di dunia? Berikut ini adalah 3 bunga terbesar yang ada di dunia.

1. Rafflesia Arnoldii

Bunga terbesar yang mekar di dunia adalah Rafflesia arnoldii. Bunga langka ini ditemukan di hutan hujan tropis di Indonesia. Bunga ini dapat tumbuh menjadi 3 meter dan berat sampai 15 pound. Ini adalah tanaman parasit, terlihat tanpa daun, akar, atau batang. Bunga ini menempel pada tanaman inang/induk untuk memperoleh air dan nutrisi. Ketika mekar, Rafflesia

memancarkan bau yang sangat menyengat, mirip dengan daging busuk. Bau ini dapat menarik serangga untuk membantu penyerbukan tanaman.

(2)

2. Amorphophallus titanum, atau arum Titan

Amorphophallus titanum, atau arum Titan adalah bunga besar lain yang ditemukan di Indonesia. Tumbuhan ini juga dikenal sebagai "bunga bangkai" sebab bau yang tidak menyenangkan. Seperti Rafflesia, Titan juga memancarkan bau daging yang busuk untuk menarik serangga penyerbuk. Secara teknis, Titan arum bukan bunga tunggal. Ini adalah sekelompok bunga kecil yang banyak, atau biasa disebut perbungaan. Tanaman ini bisa mencapai ketinggian dari 7 sampai 12 kaki dan berat sekitar 170 pound.

Amorphophallus atau arum Titan mempunyai perbungaan tak bercabang terbesar di dunia, oleh sebab itu bunga ini kadang-kadang secara salah kaprah dianggap sebagai bunga terbesar di dunia. Baik Rafflesia maupun Amorphophallus adalah tumbuhan bunga, namun hubungan kekerabatan mereka jauh. Rafflesia arnoldii mempunyai bunga tunggal terbesar di dunia dari seluruh

(3)

3. Palem Talipot (Corypha umbraculifera)

Corypha umbraculifera atau palem talipot adalah satu dari banyak jenis palem-paleman, tumbuhan ini asli dari India dan Srilanka. Uniknya palem ini hanya berbunga sekali dalam hidupnya, memiliki perbungaan yang terbesar dalam kelompok (bedakan perbungaan dengan bunga) tumbuhan berbunga. Palem talipot ini dapat hidup selama 30-80 tahun, mengumpulkan energi dan kekuatan pada batangnya selama hidupnya untuk menopang perbungaannya yang sangat besar namun, setelah berbunga dan berbuah palem talipot ini akan mati.

Palem talipot memiliki daun yang kuat dan lentur seperti pada palem palmyra (Borassus flabellifer) telah digunakan sejak zaman dahulu sebagai kertas. Banyak dari kitab Budha asli ditemukan ditulis di atas daun palem talipot ini. Orang-orang bagian selatan India dan Srilanka banyak membudidayakan palem talipot ini. Corypha umbraculifera juga merupakan tumbuhan nasional Srilanka. Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 25 m dan berdiameter 1 m pada pangkalnya. Daunnya yang besar berbentuk seperti kipas dapat mencapai 5 m. Tangkai perbungaanya dapat tumbuh mencapai 6m dan dapat menopang lebih dari 20 ribu bunga. Buahnya berukuran sebesar bola golf dan membutuhkan waktu selama setahun untuk mencapai kematangan. Cara hidup tumbuhan ini disebut "monocarpic" artinya hanya sekali

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variabel Tingkat Inflasi, Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Nilai Tukar Rupiah, dan Harga Minyak Dunia

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar, Inflasi dan Suku Bunga SBI terhadap Pergerakan Indeks Harga

Oleh sebab permasalahan di atas, penulis mengajukan solusi berupa perancangan buku ilustrasi dunia malam dalam bentuk komik singkat yang bertujuan menghimbau semua

Tujuan dalam penelitian ini untuk menguji pengaruh tingkat inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, harga minyak mentah dunia, harga emas dunia, harga batubara

Dengan melihat hasil SPSS dari uji di atas dapat disimpulkan bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu IHSG, Tingkat Suku Bunga SBI, Harga Minyak Dunia,

Nilai konstanta α sebesar 0,348 menunjukkan bahwa jika harga minyak dunia, inflasi, tingkat suku bunga SBI, dan kurs Rupiah/US$ dalam keadaan tetap atau sama dengan 0,

Perumusan masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah, apakah harga minyak dunia, nilai tukar, inflasi dan suku bunga SBI berpengaruh signifikan secara simultan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar, Inflasi dan Suku Bunga SBI terhadap Pergerakan