• Tidak ada hasil yang ditemukan

pelatihan dan pengembangan id. pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "pelatihan dan pengembangan id. pdf"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Program Pengembangan Eksekutif

PPM Manajemen

Jl. Menteng Raya 9, Jakarta 10340 Telp. (021) 2300313 Fax : (021) 2302051 www.ppm-manajemen.ac.id

PELATIHAN &

PENGEMBANGAN

PPM

MA

N

A

(2)

SASARAN

Setelah mengikuti sesi ini peserta diharapkan memahami

:

Model proses pelatihan

Berbagai metode pengembangan

Peran Departemen Lini dan Departemen SDM dalam sistem

Pelatihan & Pengembangan

PPM

MA

N

A

(3)

PELATIHAN VS PENGEMBANGAN

PELATIHAN

• Program yang disusun

perusahaan untuk membantu

karyawan melaksanakan

tanggung jawab dan tugasnya

saat ini

• Jabatan saat ini

PENGEMBANGAN

• Program yang disusun

perusahaan untuk

membantu karyawan

melaksanakan tanggung

jawab dan tugasnya yang

akan datang

• Jabatan mendatang

PPM

MA

N

A

(4)

MANFAAT PELATIHAN &

PENGEMBANGAN

Meminimalkan kesenjangan :

- Pengetahuan (knowledge)

- Keterampilan (skill)

- Sikap kerja (attitude)

Memenuhi tuntutan pekerjaan dan organisasi :

- Orientasi karyawan baru

- Motivasi karyawan lama

PPM

MA

N

A

(5)

MODEL PROSES PELATIHAN

Identifikasi Kebutuhan Pelaksanaan Evaluasi

ORGANISASI

PEKERJAAN

INDIVIDU

SASARAN PELATIHAN

KRITERIA EVALUASI

DESAIN

MATERI PELATIHAN

PELAKSANAAN

EVALUASI EFEKTIVITAS PELAKSANAAN

PERBANDINGAN HASIL DAN SASARAN UMPAN BALIK

PPM

MA

N

A

(6)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN

Mengumpulkan dan menganalisis informasi

yang dapat menunjukkan kebutuhan

pelatihan

PPM

MA

N

A

(7)

GEJALA-GEJALA YANG MUNGKIN

MENUNJUKKAN DIBUTUHKANNYA PELATIHAN

1. Tidak dapat dipenuhinya standar karya yang telah

ditentukan.

2. Terjadinya kecelakaan kerja.

3. Sisa-sisa bahan baku yang berlebihan.

4. Meningkatnya kebutuhan untuk mereparasi

peralatan.

5. Beberapa karyawan yang menggunakan metode

yang berbeda untuk mengerjakan pekerjaan yang

sama.

6. Batas waktu tidak dapat dipenuhi.

PPM

MA

N

A

(8)

CARA MENGUMPULKAN INFORMASI

KEBUTUHAN PELATIHAN

Observasi

Mengumpulkan permintaan

pelatihan dari para manajer

Wawancara langsung

Diskusi kelompok

Survei dengan menggunakan

kuesioner

Tes dan ujian.

PPM

MA

N

A

(9)

MANFAAT IDENTIFIKASI KEBUTUHAN

PELATIHAN

• Memfokuskan pelatihan

• Prioritas pelatihan

• Pelatihan yang sistematis

• Efektivitas pelatihan

PPM

MA

N

A

(10)

TINGKATAN

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN

• IDENTIFIKASI DI TINGKAT ORGANISASI

proses

penilaian terhadap lingkungan, strategi dan sumber daya dalam

perusahaan untuk menentukan

dimana

pelatihan dibutuhkan

• IDENTIFIKASI DI TINGKAT PEKERJAAN DAN

KELOMPOK

proses yang menentukan

apa

yang harus dilatihkan agar tuntutan

pekerjaan dapat dipenuhi dengan baik

• IDENTIFIKASI DI TINGKAT INDIVIDU

menjawab

siapa

yang membutuhkan pelatihan dan

jenis pelatihan

apa

yang dibutuhkannya

PPM

MA

N

A

(11)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN ORGANISASI

Strategi

DEPARTEMEN

Tambang Produksi Perawatan SDM Keuangan Pemasaran Ekspor-Impor

Perluasan pasar ekspor di kawasan Eropa dan Asia

v

v

v

v

Pembakuan prosedur kerja pada tiap

Departemen sesuai dengan kebijakan perusahaan dan kebijakan pemerintah

v

v

v

v

v

v

v

Peningkatan inovasi proses pengolahan produksi

v

v

Pengembangan riset mengenai alat, mesin, bahan

v

v

Penerapan SDM berbasis

(12)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PEKERJAAN (1)

Departemen

Pengetahuan

Keterampilan

Sikap Kerja

TAMBANG

- Teknik Pertambangan - Teknik Inovasi Produk - Pengetahuan tentang

penggunaan alat dan mesin sesuai dengan SOP

-Mengoperasikan alat-alat berat, mesin-mesin dan kendaraan pertambangan sesuai SOP -Merealisasikan ide baru bagi

peningkatan efisiensi pekerjaan -Manajerial

-Disiplin

-Teliti dan cermat -Adaptif, inovatif,

proaktif

PRODUKSI

- Proses pengolahan produk - Teknik Inovasi Produk - Pengetahuan tentang

penggunaan alat dan mesin sesuai dengan SOP

-Mengoperasikan alat-alat berat, mesin-mesin dan kendaraan pertambangan sesuai SOP -Merealisasikan ide baru bagi

peningkatan efisiensi pekerjaan

-Disiplin

-Teliti dan cermat -Adaptif, inovatif,

proaktif

EKSPOR-IMPOR

- Pengetahuan tentang Manajemen Pemasaran khususnya Pemasaran Internasional

- Komunikasi Efektif - Bahasa Inggris - Komputer

-Memasarkan produk kepada konsumen

-Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris -Menggunakan komputer

-Komunikatif

-Rapi, teliti, cermat

PPM

MA

N

A

(13)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PEKERJAAN (2)

Departemen

Sasaran

Pelatihan

Metoda

TAMBANG

- Memahami teknik pertambangan

- Memahami teknik inovasi - Terampil mengoperasikan alat

kerja, mesin dan kendaraan sesuai dengan SOP

- Menunjukkan perilaku disiplin, teliti, cermat, adaptif dan

inovatif

- Mengaplikasikan kegiatan manajerial

- Teknik Pertambangan - Berpikir Kreatif

- SOP (Alat/Mesin/Kendaraan) - Perencanaan & Pengorganisasian - Supervisory Management

- Coaching

-Kelas -On-the job

training

-Penugasan

EKSPOR-IMPOR

- Memahami Manajemen Pemasaran Internasional - Mampu memasarkan produk

kepada konsumen

- Mampu berkomunikasi secara efektif dengan Bahasa

Indonesia dan Bahasa Inggris - Mampu mengoperasikan

komputer

- Manajemen Pemasaran Internasional

- Teknik Penjualan - Komunikasi Efektif - Bahasa Inggris

- Pengoperasian Komputer

- Kelas - Role-Play - Penugasan

PPM

MA

N

A

(14)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INDIVIDU

Departemen

Pelatihan

Nama karyawan

A

TAMBANG

Teknik Pertambangan

v

v

Berpikir Kreatif

v

v

v

v

v

SOP

v

v

v

v

v

Perencanaan & Pengorganisasian

v

v

Supervisory Management

v

Coaching

v

v

PPM

MA

N

A

(15)

KATEGORI SASARAN PELATIHAN

KOGNITIF (Knowledge)

Membuat seseorang memiliki pengetahuan dan keterampilan

intelektual

Memahami cara mengoperasikan mesin

PSIKOMOTORIK (Skill)

Membuat seseorang memiliki keterampilan tertentu

Mampu mengoperasikan mesin

AFEKTIF (Attitude)

Membuat seseorang mempunyai sikap tertentu

Mampu bekerja sama dengan orang lain

PPM

MA

N

A

(16)

Instruktur

Metode

Bahan/ Materi

Penyelenggaraan

Sasaran

Peserta

MERANCANG PROGRAM PELATIHAN

PPM

MA

N

A

(17)

Prinsip

Pembelajaran

PRINSIP PEMBELAJARAN

PPM

MA

N

A

(18)

EVALUASI PELATIHAN

Suatu usaha untuk mengumpulkan dan

menilai informasi mengenai efektifitas

suatu program pelatihan

PPM

MA

N

A

(19)

TAHAP EVALUASI PELATIHAN

PPM

MA

N

A

(20)

TAHAP EVALUASI PELATIHAN

Evaluasi Reaksi

Apakah peserta menyukai penyelenggaraan pelatihan?

Evaluasi Pembelajaran

Apakah peserta belajar sesuatu di pelatihan (pengetahuan baru,

ketrampilan baru atau perilaku baru)

Evaluasi Perilaku Kerja

Apakah peserta menerapkan apa yang diperolehnya dari pelatihan di

tempat kerjanya?

Evaluasi Hasil

Apakah unit kerja atau organisasi meningkat kinerjanya

Sumber: Kirk Patrick

PPM

MA

N

A

(21)

ALTERNATIF

METODE

PENGEMBANGAN

Job rotation Seminars,

conferences

On the job training

Group Learning

Short term placement

Project assignment

Exchange Program

Job enrichment Job

enlargement

Coaching-mentoring

Self Directed Learning

ALTERNATIF METODA PENGEMBANGAN

PPM

MA

N

A

(22)

Metode

Deskripsi

1.

Job Enlargement

2.

Job Enrichment

3.

Project Assignment

4.

Job Rotation

Memberikan tambahan tugas dan tanggung

jawab terhadap peran saat ini

Mendelegasikan wewenang, otonomi lebih

banyak kepada karyawan

Memberikan

penugasan

khusus

untuk

melatih,

mengembangkan

kemampuan/

ketrampilan tertentu.

Memindahkan karyawan ke pekerjaan lain

untuk

memperluas

pengalaman

dan

perspektif

ALTERNATIF METODE PENGEMBANGAN (1)

PPM

MA

N

A

(23)

5.

Short Term

Placement

6.

Group Learning

7.

Exchange Program

8.

Self Directed

Learning

9.

On The Job

Training

Penugasan ditepat lain untuk jangka waktu

terbatas

Membentuk kelompok diskusi/belajar

Mengirim karyawan untuk mengikuti program

pertukaran

Menyediakan buku, video, kaset, dan

bahan-bahan belajar mandiri lainnya

Memberikan pelatihan di tempat kerja

Metode

Deskripsi

ALTERNATIF METODE PENGEMBANGAN (2)

PPM

MA

N

A

(24)

10. Coaching -Mentoring

11. Seminar, conference,

workshop

Menunjuk seorang coach atau mentor bagi

karyawan

Menugaskan karyawan untuk menghadiri

seminar, konferensi, workshop untuk

mengembangkan pengetahuan dan

ketrampilan

Metode

Deskripsi

ALTERNATIF METODE PENGEMBANGAN (3)

PPM

MA

N

A

(25)

DEP LINI

DEP SDM

1.

Identifikasi kebutuhan pelatihan

2.

Sebagai trainer:

menetapkan sasaran pelatihan

isi program

prinsip belajar

pelaksanaan program

evaluasi program

3.

Memantau dan memperkuat perilaku

baru

4.

Memberi usulan tentang perbaikan

pelatihan yang sudah dilaksanakan

5.

Memetakan kompetensi dan

mendesain program pengembangan

karyawan

1.

Membantu melakukan identifikasi

kebutuhan pelatihan

2.

Mengkaji isi program dan kebutuhan

3.

Evaluasi program pelatihan

4.

Mengendalikan biaya pelatihan

5.

Manajemen pelaksanaan pelatihan kalau

dilakukan di perusahaan

6.

Bekerja sama dengan Lini dalam

pengembangan program pelatihan

7.

Mendukung pelaksanaan program

pengembangan karyawan

PERAN DEP LINI DAN DEP SDM

PPM

MA

N

A

(26)

Terima Kasih

PPM

MA

N

A

Referensi

Dokumen terkait

Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi berganda.Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, umur

Analisis secara kualitatif terhadap karbon aktif kayu randu dan tempurung kelapa dibandingkan dengan karbon aktif standar, dilakukan dengan cara : (1) menghitung luas permukaan

bentuk Present Perfect tense dalam tenses bahasa inggris digunakan untuk suatu tindakan sederhana yang masih berlangsung atau yang baru sajar

[r]

Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pda tanggal 03-05 Maret 2014 di Panti Werdha Mojopahit Mojokerto dengan menggunakan kuesioner terhadap 10 lansia diperoleh data

permasalahan dalam pengajaran bahasa Jerman. 3) Mengurus surat ijin penelitian ke SMA Pasundan Cikalong Cianjur.. 7) Melakukan pretest untuk mengetahui kemampuan awal siswa.

Surat Kuasa, khususnya kuasa dari Direksi yang berwenang sesuai dengan anggaran dasar sepajang diatur dan diperbolehkan oleh Undang- Undang yang tidak dapat hadir pada

Kondisi engagement diukur dengan mengacu pada dimensi dan komponen engagement pada framework APS yang dilakukan dengan pembobotan dengan metode AHP pada