MEMBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR LISTRIK 3 (1)

Teks penuh

(1)

TEKNIK MEMBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR 3 FASA MOTOR ARUS BOLAK-BALIK 2

TUGAS MESIN AC

TEKNIK MEMBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR

LISTRIK 1 FASA DAN 3 FASA

O

L

E

H

NAMA

: TEMI TIMOTHY D. NGEDI

NIM

: 1301132039

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIKAN

PRODI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

UNIVERSITAS NUSA CENDANA

KUPANG

(2)

TEKNIK MEMBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR 3 FASA MOTOR ARUS BOLAK-BALIK 1

A.

TEKNIK MEBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR LISTRIK 3 FASA

1.TEKKNIK MEMBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR LISTRIK 3 FASA

Motor induksi merupakan motor arus bolak-balik (AC) yang paling banyak digunakan untuk keperluan dalam kelangsungan proses suatu industry. Konstruksinya yang sederhana dan kuat mendasari alasan keluasan pemakaianya. Arus rotor motor ini juga tidak memerlukan sumber tertentu, malainkan hanya merupakan arus yang terinduksi akibat adanya perbedaan relatif antara putaran rotor dan putaran medan magnetic yang dihasilkan oleh arus stator.

Dengan menggunakan motor induksi, banyak hal yang bisa dilakukan dengan motor tersebut. Salah satunya adalah dengan membalik arah putarannya sesuai dengan yang kita inginkan. Cara yang sering dilakukan dalam pembalikan arah putaran adalah dengan menukar salah satu fasa dengan fasa yang lainnya yang terhubung pada belitan stator motor induksi. Dalam hal ini, jenis motor yang digunakan adalah motor induksi tiga fasa. akan membahas tentang rangkaian kendali dan rangkaian daya dari pembalikan arah putaran dari sebuah motor induksi tiga fasa. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membalik arah putaran sebuah motor induksi adalah jangan langsung membalik arah putaran motor ketika motor tersebut sedang dalam keadaan berputar terutama jika motor tersebut sedang berada pada kecepatan maksimumnya. Jika hal itu dilakukan, maka akan menyebabkan kejutan pada motor sehingga dapat memperpendek life time dari motor itu sendiri dan juga dapat membuat motor tersebut jadi panas (menimbulkan arus urutan negatif). Untuk itu, kita harus men-stop putaran motor terlebih dahulu sebelum membalik arah putarannya.

1. Pastikan MCB (Miniature Circuit Breaker) pada rangkaian kendali dan rangkaian daya sudah dalam posisi ON demikian juga tombol Emercy stop sehingga arus masuk melalui saklar pilih Lokal (selector Switch).

2. Keadaan 1, pindahkan selector switch pada posisi 1-2, Coil relay RL1 akan mendapat arus listrik (energized) maka anak kontak 1-3 dari RL1 menutup. aksi ini belum memberikan reaksi apapun pada motor.

3. Bila push button Smaju1 ditekan, maka coil K1 energized karena adanya aliran

arus yang masuk ke coil. Anak kontak kontaktor K1 yang digunakan sebagai pengunci yaitu 13-14 akan menutup. Ketika Smaju1 dilepas, maka arus akan tetap

mengalir pada coil kontaktor K1 melalui anak kotak Relay RL1 1-3, dan anak kontak K1 13-14. Demikian juga seluruh anak kontak K1 yang terdapat dalam rangkaian daya di atas akan menutup sehingga motor berputar pada arah maju (diasumsikan putarannya punya arah yang seperti itu).

4. Lampu indikator L1 akan menyala yang menandakan bahwa motor sedang berputar pada arah maju.

5. Jika anda menekan push button Smundur1, maka tidak akan memberikan reaksi apapun

karena jalur arus listrik yang menuju ke coil K2 telah di putus oleh anak kontak kontaktor K1 yakni 21-22. Oleh karena karena itu anda harus men-stopnya terlebih dahulu. Demikian juga jika anda ingin mencoba-coba untuk mengoperasikan motor lewat rangkaian remote, juga tidak memberikan reaksi apapun.

(3)

TEKNIK MEMBALIKAN ARAH PUTARAN MOTOR 3 FASA MOTOR ARUS BOLAK-BALIK 2

sehingga motor akan berhenti berputar. Bersamaan dengan itu L3 yang menandakan motor kelebihan beban.

7. Bila push button Soff1 ditekan maka K1 tidak akan bekerja sehingga motor berhenti

berputar.

8. Bila push button Smundur1 ditekan, maka coil K2 energized karena adanya aliran

arus yang masuk ke coil. Anak kontak kontaktor K2 yang digunakan sebagai pengunci yaitu 13-14 akan menutup. Ketika Smundur1 dilepas, maka arus akan tetap

mengalir pada coil kontaktor K2 melalui anak kotak Relay RL1 1-3, dan anak kontak K2 13-14. Demikian juga seluruh anak kontak K2 yang terdapat dalam rangkaian daya di atas akan menutup sedangkan selurauh anak kontak K1 membuka sehingga motor berputar pada arah mundur (diasumsikan putarannya punya arah yang seperti itu).

9. Lampu indikator L2 akan menyala yang menandakan bahwa motor sedang berputar pada arah mundur.

10.Jika anda menekan push button Smaju1, maka tidak akan memberikan reaksi apapun

karena jalur arus listrik yang menuju ke coil K1 telah di putus oleh anak kontak kontaktor K2 yakni 21-22. Oleh karena karena itu anda harus men-stopnya terlebih dahulu. Demikian juga jika anda ingin mencoba-coba untuk mengoperasikan motor lewat rangkaian remote, juga tidak memberikan reaksi apapun.

11.Apabila selama pengoperasian motor mengalami kelebihan beban makan anak kotak TOLR (Thermal Over Load Relay) 95-96 akan membukan sedangkan 97-98 akan menutup dan kontak-kontak TOLR dalam rangkaian daya membuka semuanya sehingga motor akan berhenti berputar. Bersamaan dengan itu L3 yang menandakan motor kelebihan beban.

12.Bila push button Soff1 ditekan maka K1 tidak akan bekerja sehingga motor berhenti

berputar.Keadaan 2,Untuk pengoperasian motor dengan rangkaian remote anda harus memindahkan selector switch pada posisi 1-3. Coil relay RL2 akan mendapat arus listrik (energized) maka anak kontak 1-3 dari RL2 menutup. aksi ini belum

memberikan reaksi apapun pada motor. Langkah selanjutnya sama dengan langkah no. 13 .sampai no. 12, hanya beda hanyalah push buttonnya. Untuk stop tekan Soff2,

maju tekan Smaju2, dan untuk mundur tekan Smundur2. Tentu saja Push Button Smaju1 dan

Smundur1 tidak akan berfungsi apabila di tekan.

13.Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, langsung saja tekan tombol Emercy Stop maka seluruh rangkaian akan padam.Motor induksi yang digunakan di atas belitan statornya sudah dalam keadaan terhubung bintang. Pilihan hubungan bintang digunakan untuk menghindari arus start yang besar dibandingkan dengan

menggunakan hubungan delta arus startnya akan lebih besar.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...