APLIKASI SLiMS DI PERPUSTAKAAN MTs AL-INAYAH
LAPORAN OBSERVASIDiajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Aplikasi TIK di Perpustakaan Yang diampu oleh:
Dr. Cepi Riyanan, M.Pd Santi Santika, S.Sos Gema Rullyana, M.I.Kom
Oleh: Nuryaman 1305569
PROGRAM STUDI PERPUSTAKAAN DAN ILMU INFORMASI
KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN SEKOLAH
Daftar Isi
Daftar Isi...ii
A. Pendahuluan...1
B. Tujuan...3
C. Tinjauan Pustaka...3
1. Perpustakaan Sekolah...3
2. Aplikasi TIK Di Perpustakaan Sekolah...4
3. Penggunaan Perangkat SLiMS...5
D. Metode...6
1. Perencanaan...7
2. Pelaksanaan...7
3. Pelaporan...7
4. Evaluasi...7
E. Hasil Dan Pembahasan...8
1. Profil Sekolah...8
2. Profil Narasumber...8
3. Kondisi Penggunaan TIK Di Perpustakaan MTs Al-Inayah...8
4. Pembahasan...9
F. Kesimpulan...10
G. Daftar Pustaka...11
A. Pendahuluan
Perpustakaan sekolah merupakan lembaga informasi yang tengah banyak dibicarakan dalam konteks pendidikan sebagai nyawa dari sekolah tersebut. Pernyataan sebagai jantung sekolah tentunya memberikan penekanan khusus terhadap perpustakaan agar tetap terus berdetak supaya sekolah tersebut tetap ‘hidup’. Esensi dari keberadaan perpustakaan sekolah saat ini memang masih dianggap sepele. Tentunya data ini didukung dengan isu guru yang kurang jam mengajarnya diperbolehkan untuk mengelola perpustakaan sekolah. Hal yang demikian mustahil tidak berdampak pada optimalisasi pemanfaat koleksi yang mengandung perlbagai informasi untuk kebutuhan civitas sekolah. baik itu pustakawan, Guru Mata pelajaran, Tata Usaha, dan murid. Kondisi yang demikian tentu merupakan sebuah fenomena yang diperlu diarahkan kepada solusi yang mengobati profesi pustakawan ke arah profesionalisme. Tujuannya agar dunia perpustakaan semakin maju dan terlaksananya kegiatan pertukaran informasi yang meluas di semua lapisan masyarakat.
Dewasa ini salah satu pemicu terjadinya ledakan informasi di masyarakat adalah perkembangan teknologi informasi yang meledak lebih dulu dari kebutuhan informasi sendiri. Akibatnya informasi bisa diakses lebih mudah oleh masyarakat dengan cepat melalui perantara internet. Kebutuhan informasi dalam jumlah besar difasilitasi dengan internet dalam waktu cepat. Dalam konsep yang demikian baik perpustakaan secara umum maupun sekolah eksistensinya akan dipertanyakan. Kembali kepada perpustakaan sekolah yang menjadi pilar utama dalam melakukan kegiatan optimalisasi informasi idealnya dapat berlari secepat internet. Untuk menanggapi hal tersebut para ahli di bidang perpustakaan melakukan penelitian hingga melahirkan inovasi yang memungkinkan kegiatan perpustakaan baik itu pendataan atau pencarian dapat dilakukan dengan mudah dan tepat. Kemudian lahirnya Senayan Library Management System(SLiMS) yang mampu memberikan efektivitas dan efisiensi kegiatan di perpustakaan. Aplikasi yang dikembangakn berbasis web ini bersifat
open source yang memberikan kebebasan kepada penggunan untuk menambahkan variasi lain sesuai dengan kebutuhan perpustakaannya.
sekolah di seluruh Indonesia agar mengaplikasikan perangkat teknologi di perpustakaan. Penekanan yang demikian akan menimbukan beberapa pertanyaan khusus yang keluar dari tinjauan masyarakat khususnya bagi pengguna perangkat teknologi. Berikut pertanyaan terkait dengan aplikasi TIK di perpustakaan sekolah (1) latar belakang sekolah menerapkan teknologi di perpustakaan, (2) perangkat ideal yang dapat diaplikasikan di perpustakaan sekolahnya, (3) kendala dalam penggunaan dan perawatan perangkat teknologi. Ketiga pertanyaan tersebut setidaknya memberikan gambaran terkait dengan keharusan perpustakaan sekolah untuk menerapkan software di perpustakaan.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaukukan kegiatan pengaplikasian perangkat lunak Senayan Library Management System(SLiMS) di perpustakaan sekolah dan mengumpulkan informasi terkait dengan kondisi perpustakaan sekolah dalam perspektif teknologi dan informasi.
C. Tinjauan Pustaka
1. Perpustakaan Sekolah
Ibrahim (2009, hal. 4) Carter V. Good memberikan definisi bahwa perpustakaan sekolah adalah koleksi yang diorganisasi di dalam suatu ruang agar dapat digunakan oleh murid-murid dan guru-guru. Di dalam penyelenggaraannya, perpustakaan sekolah tersebut diperlukan pustakawan yang bisa diambil dari salah seorang guru. Menyambung definisi perpustakaan sekolah Prastowo (2012, hal. 73) yaitu perpustakaan yang tergabung pada sebuah sekolah, dikelola sepenuhnya oleh sekolah, dan tujuan utama membantu sekolah untuk mencapai tujuan khusus dan tujuan pendidikan pada umumnya. Beberapa definisi tersebut memberikan pengertian bahwa perpustakakaan sekolah merupakan fasilitas murid, guru, dan civitas lainnya untuk kepentingan belajar-mengajar. Tentu idealnya perpustakaan sekolah dapat dikelola oleh pustakawan yang handal dalam bidang manajemen perpustakaan sekolah dan teknologi informasi. Tujuannya agar fungsi perpustakaan dapat terlaksanan dengan optimal. Sulistyo Basuki dalam (Suwarno, 2010, hal. 32-34) memaparkan fungsi perpustakaan secara umum yaitu fungsi penyimpanan, fungsi penelitian, fungsi informasi, fungsi pendidikan, dan fungsi kultural.
yang harus dicapai dan dilaksanakan oleh sekolah sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan. Baik itu intrakulikuler maupun ekstrakulikuler.
2. Aplikasi TIK Di Perpustakaan Sekolah
Application software is the program that allows the user to get the required work done. In other words, application software computer comprises the procedures and instructions which enable computer systems to do what the user requires. The software design essentially involves three abstracts concepts: algorithms (procedures, or recipes, for computation-may be numerical or non-numerical). Data structures which indicate the way in which information in organized in the computer’s memory. In other words, the structure structures represent the way in which large amounts of information is stored on the storage media for example, whether it is organized sequentially, or in direct access, inverted file
(Galhotra, 2008). Artinya penggunaan perangkat teknologi di perpustakaan memungkinkan perpustakaan menyimpan data dalam jumlah yang besar. Baik itu untuk data bibliografis koleksi maupun anggota perpustakaan. sehingga kegiatan di perpustakaan akan lebih mudah diselenggaran terutama untuk kegiatan berkala seperti peminjaman, pengembalian, perpanjangan, dan lain sebagainya.
Once a software procedure is expressed in such terms. It can be coded into a form which the computer can use, by means of programming language., there are a number of programming ,languages in use. It must be emphasized that a computer can only operate on instructions in machine code , is still used today for specialized applications (Galhotra, 2008). Salah satu usaha yang dilakukan oleh perpustakaan idealnya adalah dengan menerapkan software yang membantu kegiatan manajemen perpustakaan sekolah dengan baik dan benar. Salah satunya bisa menggunakan SLiMS. Latar belakang muncul perangkat teknologi memang disebabkan karena pentingnya penerapan atau pengembangan TIK di perpustakaan sekolah.. Mengenai pentingnya aplikasi TIK di perpustakaan Sudarsono (2009, hal. 164) mengungkapkan dalam mengembangkan layanan perpustakaan, kita harus mengingat perkembangan dunia perpustakaan. tidak dapat dipungkiri bahwa penerapan teknologi informasi (TIK) pada perpustakaan telah mengakibatkan perkembangan yang sangat cepat. Meski pada dasarnya TIK adalah alat, namun dalam penerapannya ternyata telah mengubah pola pikir dan pola tindak perpustakaan.
3. Penggunaan Perangkat SLiMS
dilisensikan di bawah GPL v3. Aplikasi ini pertama kali dikembangkan dan digunakan oleh Perpustakaan Kementerian Pendidikan Nasional M. Rasyid Ridlo( http://slims.web.id/download/docs/slims4dummies_edisi_revisi.pdf).
a. Fitur SLiMS
1) Online Public Acces Catalog (OPAC) dengan pembuatan thumbnail yang degenerate on-thefly
2) Thumbnail berguna untuk menampilkan cover buku
3) Mpde penelusuran tersedia untuk yang sederhana (Simple Search) dan tingkat lanjut (Advanced Search)
4) Detail record juga tersedia format XML (Extensible Markup Language) untuk kebutuhan web service
5) Manajemen data bibliografi yang efisien meminimalisasi redundansi data.
6) Manajemen masterfile untuk data referensi seperti GMD (General Material Designation), Tipe kolkeis, penerbit, pengarang, lokasi, supplier, dan lain-lain.
7) Sirkulasi dengan fitur: transaksi peminjaman, pengembalian, reservasi koleksi, aturan peminjaman yang fleksibel, informasi keterlambatan dan denda
8) Manajemen
9) Inventarisasi koleksi (stocktaking) 10) Laporan dan statistic
11) Pengelolaan terbitan berkala (Kardex)
12) Dukungan pengelolaan dokumen multimedia (flv., mp3) dan dokumen digital lainnya. Khusus untuk pdf dalam bentuk streaming.
13) Senayan mendukung beragam format bahasa termasuk bahasa yang tidak menggunakan penulisan selain latin.
14) Menyediakan berbagai bahasa pengantar (Indonesia, Inggris, Spanyol, Arab, Jerman). 15) Dukungan Modul Union Catalog Service
16) Counter pengunjung perpustakaan.
17) Member area untuk melihat koleksi yang sedang dipinjam oleh anggota
18) Modul sistem dengan fitur. Konfigurasi sistem global, manajemen modul manajemen user (Staf Perpustakaan) dan grup, pengaturan hari libur, pembuatan barcode otomatis, utilitas untuk backup.
19) Copy cataloguing dengan protocol z39.50 dan p2p service
Sebelum memulai menggunakan aplikasi ini untuk manajemen perpustakaan yang akan dikelola, kita perlu memperhatrikan dan mendefinisikan beberpaa hal sebagai berikut:
1) Jenis tipe koleksi yang ada di perpustakaan kita 2) Jenis/tipe kenaggotaan yang ada di perpustakaan kita 3) Aturan peminjaman yang ada di perpustakaan kita 4) Kelompok dan pengguna aplikasi
b. Instalasi SliMS pada sistem operasi Windows
1) Unduh aplikasi SliMS melalui internet di alamat http://perpustakaan
kemdiknas.go.id/ senayan kemudian carilah file 13 zip atau psenayan3-14.zip.
2) Jika telah selesai diunduh, kemudian letakkan file psenayan3.13.zip. tersebut di dalam folder yang terdapat pada direktori tersebut.
3) Kemudian pastikan computer anda telah terinstal aplikasi kompresi file seperti Winrar, Winzip, atau 7zip.
4) Lakukan extrasi file psenayan3.13.zip atau psenayan 3.14.zip. tersebut dengan memilih opsi extract here.
5) Tunggulah beberapa saat hingga proses ectrasi file selesai dan hasilnya adalah sebuah folder bernama psenayan.
6) Buka folder psenayan, kemudian jalankan apache_start dan mysql_start dengan cara melakukan double click.
7) Buka aplikasi perambah (web browser), disarankan menggunakan Mozilla Firefox versi 3 ke atas
8) Tuliskan alamat url http://localhost atau http://127.0.01 kemudian enter 9) Apabila berhasil, maka akan mncul tampilan halaman OPAC.
D. Metode
Metode yang digunakan untuk melakukan kegiatan observasi lapangan ini terbagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan evaluasi. Berikut deskripsi spesifik mengenai taha-tahap tersebut.
1. Perencanaan
lapangan yang berisi mengenai hal-hal apa saja yang menjadi poin penting untuk digali informasinya di lapangan. Karena melihat tujuan dari kegiatan ini adalah mengumpulkan informasi mengenai aplikasi TIK di perpustakan sekolah dibuatlah rancangan teknik pengumpulan informasi melalui wawancara dan praktik menginstal aplikasi SLiMS di perpustakaan sekolah yang bersedia diterapakan.
2. Pelaksanaan
Dalam kondisi lapangan dilakukanlah kegiatan wawancara dengan narasumber baik itu kepala perpustakaan ataupun pustakawan yang mengelola perpustakaan sekolah tersebut. Selanjutnya adalah melakukan kegiatan menginstal aplikasi SLiMS di sekolah yang memiliki computer dan belum menggunakan SLiMS. Setelah diinstalasi maka dilakukan beberapa sampel dari menu-menu yang terdapat dalam aplikasi untuk melakukan pengenalan bagi pustakawan yang awam. Apabila kasusnya pustakawan sudah ahli dilakukan saja pengembangan terhadap aplikasi tersebut. Hal utama yang dilakukan adalah memasukan bibliografi, memasukan anggota perpustakaan, dan masuk ke menu utama.
3. Pelaporan
Kegiatan dilakukan berdasarkan format laporan yang telah dibuat oleh Dosen pengampu. Informasi yang diperoleh dari narasumber dikumpulkan beserta dengan dokumentasinya. Setelah dikumpulkan dituang dalam bentuk tulisan yang didukung oleh tinjauan pustaka dari berbagai literatur.
4. Evaluasi
E. Hasil Dan Pembahasan
1. Profil Sekolah
Nama MTS Al Inayah
Alamat
Jl. Cijerokaso no. 63, Kelurahan Sarijadi Kecamatan Sukasari Kota Bandung Jawa Barat
Telepon/Fax (022) 2004104 / 82026308
2. Profil Narasumber
Nama: Ahmad Sahlan Jubairi
Alamat Batu Jajar, Bandung
Jabatan Akuisis dan Pengelolaan
Pendidikan Terakhir: SMA, Menuju S1 Ilmu Agama Islam
Usia Mengemban Profesi: 3 Tahun
Nomor Telepon: 0812-2009-7580
3. Kondisi Penggunaan TIK Di Perpustakaan MTs Al-Inayah
Perpustakaan Mts Al-Inayah merupakan sarana informasi untuk murid-murid dan guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut. Pasalnya perpustakaan ini memiliki ruangan yang cukup untuk menyimpan beberapa golonga koleksi. Kegiatan yang diselenggarakan masih tergolong manual baik itu dari penyusunan koleksi maupun administrasinya. Lantas, bagaimana dengan penggunaan perangkat TIK?. Diawali dengan latar belakang perpustakaan menyelenggarakan pengadaan computer adalah untuk mempermudah kegiatan preservasi data-data kegiatan yang ada di perpustakaan sekolah tersebut. Misalnya untuk menyimpan data koleksi dan anggota perpustakaan.
perangkat teknologi. Selain itu, apabila melihat kondisi perpustakaan dirasa tidak terlalu begitu membutuhkan perangkat teknologi karena sudah nyaman dengan manual.
Sejak diadakannya computer tiga tahun yang lalu sampai sekarang terkadang hal-hal yang bersifat teknis dalam kerusakan computer masih menjadi hal yang membingungkan sehingga computer tersebut enggan untuk digunakan kembali. Sehingga perawatan yang dilakukan pun hanya sebatas pada kebersihan. Terkait dengan update software dan hardware
masih belum terlaksana. Begitupun dengan perangkat SLiMS yang booming di dunia perpustakaan. Lantas, bagaimana dengan optimalisasi informasi kepada pemustaka? Usaha yang dilakukan sementara adalah kerjasama dengan guru untuk memanfaatkan koleksi oleh siswa. eksistensi perangkay teknologi sebagai benjtuk adaptasi perpustakaan agar tetap berlangsung. Karena perpustakaan sebagai jantungnya sekolah.
Aplikasi TIK di perpustakaan bukan hal yang sepele baik itu dilihat dari aspek SDM ataupun perangkat yang digunakan. Oleh karenanya kendala akan beriringan dengan kegiatan pengadaan teknologi tersebut seperti yang dialami oleh pustakawan MTs Al-Inayah. Kendala yang dihadapi tidak lain adalah kekuatan dari SDM sendiri untuk melakukan pengelolaan berbasis computer yang memang diperlukan untuk kegiatan pendataan, dan administrasi berkala di perpustakaan. Melihat kondisi yang demikian tentu bukan hal yang dianggap sebagai tantangan yang berat sehingga pustakawan hanya meratapi nasibnya. Fenomena demikian merupakan ajang mencari solusi untuk kalangan pustakawan dan pakar bidang ini untuk senantiasa berinovasi dalam rangka memberikan kemudahan.
kegiatan perpustakaan masih berbasis manual. Akan tetapi setelah adanya sosialisasi melalui observasi pustakawan dan pihak sekolah memberikan izin untuk memulai perpustakaan menggunakan aplikasi tersebut. Hanya saja ketika aplikasi tersebut diinstal di computer perpustakaan harus dilakukan pengawasan berkala dan komunikasi dari pihak pustakawan. Respon positif dari pihak sekolah terhadap SLiMS adalah sebagai bentuk penghargaan terhadap eksistensi perpustakaan di era teknologi ini. harapannya dengan adanya aplikasi tersebut dapat memberikan motivasi kepada pustakawan sekolah untuk senantiasa memperdalam bidang teknologi di perpustakaan agar fungsi-fungsi perpustakaan dapat dilaksanakan dengan optimal.
F. Kesimpulan
G. Daftar Pustaka
Bafadal, I. (2009). Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Malang: Bumi Aksara.
Galhotra, M. K. (2008). Information Technology In Library And Information Service. New Delhi: Ess Ess Publication.
NS, S. (2006). Manajemen Perpustakaan: Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Sagung Seto. Prastowo, A. (2012). Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional. Yogyakarta: Diva
Press.
Sudarsono, B. (2009). Pustakawan Dan Cinta Teknologi. Jakarta: Sagung Seto.
Suwarno, W. (2010). Pengetahuan Dasar Kepustakaan: Sisi Penting Perustakaan dan Pustakawan. Bogor: Ghaliya Indonesia.
H. Lampiran
Gambar H.1 Proses Instalasi SLiMS Sumber: Arizal H. Maolana by Samsung Grand
Duos(19 Desember 2015)
Gambar H.2 Selesai Instalasi SLiMS Sumber: Arizal H. Maolana by Samsung
Grand Duos(19 Desember 2015)
Gambar H.3 Proses Penyampaian Proses Instalasi Kepada Pustakawan
Sumber: Rani Andriani by Oppo R 1001(19 Desember 2015)
Gambar H.4 Poto Bersama Pustakawan Sumber: Arizal H. Maolana by Samsung