• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Zona Rawan Banjir Dengan Sistem Informasi Geografis - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Identifikasi Zona Rawan Banjir Dengan Sistem Informasi Geografis - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1 Curah Hujan Sub DAS Dengkeng  per Stasiun Pengamatan
Tabel 4.3 Data fisiografi Peta Jenis Tanah Sub DAS Dengkeng
Tabel 4.4 Cuplikan data Atribut Peta Jaringan Sungai Sub DAS Dengkeng
Grafik Kerapatan Aliran
+7

Referensi

Dokumen terkait

Potensi rawan banjir dipengaruhi oleh penutupan lahan, jenis tanah, kelerengan, ketinggian, curah hujan dan jarak dari sungai.. Faktor utama yang mempengaruhi potensi rawan

Sistem Informasi Geografis ini dibangun berbasis web dengan menggunakan media peta yang akan menyajikan informasi mengenai letak geografis daerah mana saja yang rawan banjir..

4.2.1 Peta Daerah Rawan Banjir Kota Semarang dari

Wilayah Sub DAS I tidak ada masalah dengan Sub DAS lainnya, sebab Sub DAS I terisolir oleh Kali Semarang dan Banjir Kanal Barat, tetapi karena pengaturan tata letak

Metode yang digunakan peneliti agar dapat mengetahui potensi lokasi rawan terjadinya banjir peneliti menggunakan metode pembobotan/Skoring terhadap setiap

Merupakan daerah yang sangat memiliki kemungkinan terjadi longsor. Gambar 4.24 Titik sampel lokasi dengan tingkat sangat rawan longsor.. Deskripsi Area. Berada di

Metode yang digunakan dalam penentuan daerah rawan banjir adalah metode overlay (tumpang susun peta) dengan pembobotan dan skoring terhadap parameter penyebab

Sistem ini dibangun dengan fitur untuk memetakan batas DAS, memetakan jaringan sungai induk dan sungai kecil, memetakan titik rawan banjir sepanjang aliran sungai, panjang