• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH IN STORE STIMULI TERHADAP BUYING KONSUMEN DI HYPERMART CABANG CENTRAL PLAZA BANDAR LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH IN STORE STIMULI TERHADAP BUYING KONSUMEN DI HYPERMART CABANG CENTRAL PLAZA BANDAR LAMPUNG"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PENGARUH IN-STORE STIMULI TERHADAP BUYING KONSUMEN DI HYPERMART CABANG CENTRAL PLAZA

BANDAR LAMPUNG

Oleh

HANA FITRIA AZZAHRA

Hypermart merupakan salah satu perusahaan ritel terbesar yang mendominasi industri bisnis ritel di Indonesia. Ritel sangat erat hubungannya dengan in-store stimuliritel itu sendiri mengingat bahwa 70% dari pembelian ternyata merupakan impulse buying (Dune dan Lusch, 2005 dalam Inggrid, 2012). Melalui

indikator-indikator yang ada dalam in-store stimuli, dapat menciptakan stimuli-stimuli yang akan memicu atau mengerakkan pelanggan untuk membeli lebih banyak barang diluar yang mereka rencanakan. In-store stimuliyang dirancang dengan baik dan sesuai dengan target pasar yang ditetapkan akan dapat menciptakan emosi-emosi yang kondusif untuk berbelanja.

(2)

September. Permasalahannya adalah apakah In-store Stimuli berpengaruh terhadap Impulse Buyingkonsumen di Hypermart Bandar Lampung?

Tujuan dan hipotesis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabelIn-Store Stimuliterhadap Impulse Buying konsumen. Peneliti menguji hipotesis pengaruh variabel stimulus toko terhadap perilaku belanja impulsif untuk membuktikan apakah betul terdapat pengaruh signifikan langsung kedua variabel tersebut pada Hypermart Central Plaza Bandar Lampung.

Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara, study perpustakaan dan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert untuk mengukur jawaban responden Metode pengambilan sampel menggunakan non-probality samplingdengan teknik purposive sampling.Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 orang yang kemudian dilakukan perhitungan dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana.

Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator In-store Stimulimempengaruhi Impulse Buyingkonsumen pada Hypermart Central Plaza Bandar Lampung sebesar 54%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam skripsi ini. Variabel In-store Stimuli(X) memiliki pengaruh signifikan berdasarkan hasil uji t dengan nilai t hitung > t tabel (10,722 > 1,984). Indikator terbesar dalam variabel In-store Stimuliadalah petunjuk arah lokasi dan pemajangan visual.

Keywords: Perilaku Pembelian Konsumen, Impulse Buying, Retailer, Hypermarket, dan In-store Stimuli.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji hipotesis 3 diperoleh nilai sig (0,000) maka nilai sig lebih kecil dari nilai α (0,05) sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan kompensai dan hubungan

Dari hasil penelitian tentang penilaian responden terhadap pelatihan yang ada di Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Revolution Pekanbaru, pelatihan sudah memadai untuk untuk

Setiap aktivitas yang dilakukan oleh suatu perusahaan pada hakekatnya mempunyai tujuan utama yaitu untuk mendapatkan laba, dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,59

Teori ini dikembangkan oleh Robinson 1952 (Rama, 2013) yang menyatakan bahwa sector keuangan mengikuti pertumbuhan wirausaha. Jika perekonomian mengalami pertumbuhan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran HbA1c pasien diabetes melitus tipe 2 dengan komplikasi ulkus kaki diabetik di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP

Acute Lung Oedema (ALO) adalah terjadinya penumpukan cairan secara masif di rongga alveoli yang menyebabkan pasien berada dalam kedaruratan respirasi dan ancaman gagal napas..

perkembangan fase larva Graphium agamemnon yang akan menunjukkan perbandingan efisiensi berbagai tanaman inang dari Graphium agamemnon pada. fase