• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI AKTIVITAS VERMISIDAL EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG LAMTORO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI AKTIVITAS VERMISIDAL EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG LAMTORO"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

UJI AKTIVITAS VERMISIDAL EKSTRAK ETANOL

KULIT BATANG LAMTORO (Leucaena leucocephala

(Lam.) de Wit) PADA CACING GELANG BABI (Ascaris

suum Goeze) SECARA IN VITRO

Skripsi

NI PUTU ERIKARNITA SARI 0908505028

JURUSAN FARMASI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS UDAYANA

(2)
(3)

iii

(

(

s

:

3

.

.

. .. .

.

(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul ”Uji Aktivitas

Vermisidal Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) Pada Cacing Gelang Babi (Ascaris suum Goeze) Secara In Vitro” tepat pada

waktunya.

Dengan segala hormat dan kerendahan hati, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik berupa motivasi, materi, tenaga dan waktu secara langsung maupun tidak langsung. Maka dari itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada:

1. Drs. Ida Bagus Made Suaskara, M.Si., selaku Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana.

2. Dr. rer. nat I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si., Apt., selaku Ketua Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana.

3. Ketut Widyani Astuti, S.Si., M.Biomed., Apt., selaku dosen pembimbing I yang telah meluangkan waktu memberi bimbingan, bekal ilmu, dan dukungan moral pada penulis selama penyusunan skripsi ini.

4. Putu Oka Samirana, S.Farm., M.Sc., Apt., selaku dosen pembimbing II yang telah meluangkan waktu memberi bimbingan, bekal ilmu, dan dukungan moral pada penulis selama penyusunan skripsi ini.

5. Seluruh staf dosen dan pegawai di Jurusan Farmasi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana yang telah memberikan bantuan dan bimbingan kepada penulis selama penyelesaian skripsi ini.

(5)

v

6. Orang tua tersayang I Ketut Tingkat dan Ni Made Sukadi serta seluruh anggota keluarga atas doa, semangat, dan dukungan yang diberikan selama ini baik moral maupun material.

7. Suami tercinta I Putu Adi Lilacita yang selalu membantu, mendukung, memotivasi, dan mendampingi dengan sabar selama kerja di Laboratorium. 8. Laboran Kak Anggi Heru Pradipta, I Gede Pasek Budiyadnya, dan Mbok Dwi

Ratna Sutriadi atas waktu, bantuan, dan fasilitas yang telah diberikan selama penyelesaian proposal ini.

9. Kepada seluruh teman-teman Glory Xenotic dan khususnya Dek Sami 2011 yang setia atas bantuan serta dukungannya selama ini.

10. Kepada semua pihak yang namanya tidak bisa penulis sebutkan satu per satu. Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun sehingga di masa yang akan datang dapat menjadi lebih baik. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Bajera, April, 2016

(6)

vi

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

DAFTAR ISTILAH DAN SINGKATAN ... xii

ABSTRAK ... ... xiv

ABSTRACT ... xv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

(7)

vii

1.3 Tujuan Penelitian ... 4

1.4 Manfaat Penelitian ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit ... 5

2.1.1 Klasifikasi Tanaman ... 5

2.1.2 Deskripsi ... 6

2.2 Cacing Gelang Babi (Ascaris suum Goeze) ... 7

2.2.1 Taksonomi ... 7 2.2.2 Morfologi ... 7 2.2.3 Daur Hidup ... 8 2.3 Askariasis... ... 9 2.3.1 Definisi... ... 9 2.3.2 Patogenesis ... ... 9 2.3.3 Gejala Klinis ... ... 10 2.3.4 Diagnosa ... ... 10 2.4 Antelmintik ... 10 2.5 Albendazol ... 11

2.6 Uji Aktivitas Vermisidal Secara In Vitro ... 11

2.7 Ekstraksi ... 12

2.7.1 Definisi Ekstrak ... 12

BAB III METODE PENELITIAN ... 14

3.1 Rancangan Penelitian... 14

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 14

3.3 Subyek Penelitian ... 15

(8)

viii

3.5 Alat Penelitian ... 16

3.6 Prosedur Penelitian ... 16

3.6.1 Determinasi Tanaman ... 16

3.6.2 Pengumpulan dan Preparasi Sampel ... 16

3.6.3 Penetapan Kadar Air Simplisia ... 17

3.6.4 Pembuatan Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro ... 17

3.6.5 Penetapan Kadar Air Ekstrak ... 18

3.6.6 Skrining Fitokimia Ekstrak Kulit Batang Lamtoro ... 18

a. Pembuatan Larutan Uji Skrining Fotokimia ... 18

b. Identifikasi Minyak Atsiri ... 18

c. Identifikasi Alkaloid ... 19 d. Identifikasi Steroid/Triterpenoid ... 19 e. Identifikasi Flavonoid ... 20 f. Identifikasi Saponin ... 20 g. Identifikasi Tanin ... 20 h. Identifikasi Glikosida ... 20

3.6.7 Uji Aktivitas Vermisidal Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro Secara In Vitro ... 21

a. Pembuatan Suspensi Albendazol 0,25% b/v ... 21

b. Pembuatan Suspensi CMC-Na 0,5% b/v ... 21

c. Pembuatan Suspensi Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro ... 21

d. Perlakuan Hewan Uji... 22

3.6.8 Analisis Data ... 23

(9)

ix

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... ... 26

4.1 Determinasi Jenis Tumbuhan ... ... 26

4.2 Pembuatan Simplisia, Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro dan Penetapan Kadar Air ... 26

4.3 Skrining Fitokima Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro ... ... 28

4.4 Uji Aktivitas Vermisidal Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro Secara In Vitro ... ... 30

4.5 Penetapan Lethal Concentration (LC100 ) dan Lethal Time (LT100 ) ... ... 35

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... ... 38

5.1 Kesimpulan ... ... 38

5.2 Saran ... 38

DAFTAR PUSTAKA ... 40

(10)

x

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 Komposisi Jumlah Cacing Gelang Babi (Ascaris suum

Goeze) Pada uji aktivitas vermisidal ekstrak etanol kulit

batang...

23

Tabel 4.1 Hasil Penetapan Kadar Air Serbuk Kulit Batang Lamtoro ... 27 Tabel 4.2 Hasil Penetapan Kadar Air Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro 27 Tabel 4.3 Hasil Skrning Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro .... 29 Tabel 4.4 Presentase Mortalitas Cacing Ascaris suum Goeze ... 31 Tabel 4.5 Ringkasan Uji Mann-Whitney Mortalitas Cacing Ascaris suum

Goeze Pada Uji Aktivitas Vermisidal Ekstrak Etanol Kulit

(11)

xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Tanaman Lamtoro ... 5 Gambar 2.2 Daur hidup Ascaris suum Goeze ... 8 Gambar 3.1 Skema Rancangan Penelitian ... 25

(12)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Surat Keterangan Determinasi Tumbuhan Lamtoro ... 44

Lampiran 2. Gambar Kulit Batang Lamtoro ... 46

Lampiran 3. Hasil Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro 47

Lampiran 4. Gambar Pengujian Aktivitas Vermisidal Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro Pada Cacing Ascaris suum Goeze Secara In Vitro……… ... 50

Lampiran 5. Hasil Uji Normalitas, Homognnias Data, dan Uji Kruskal-Wallis ………. ... 52

Lampiran 6. Hasil Uji Mann-Whitney ……… ... 54

Lampiran 7. Penentuan LC100 Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro … ... 65

Lampiran 8. Penentuan LT100 Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro … ... 78

(13)

xiii

DAFTAR SINGKATAN DAN ISTILAH

ANOVA = Analysis of Variance

Anthelmintik = Senyawa yang menghancurkan atau yang menyebabkan hilangnya cacing dari saluran pencernaan atau organ dan jaringan lain yang ditempati cacing pada inangnya.

Ascariasis = Penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing Ascaris sp . CMC-Na = Carboxymethylcellulose Natrium

Ekstrak = Sediaan kental yang diperoleh dengan mengekstraksi senyawa aktif dari smplisia nabati atau hewani dengan menggunakan pelarut yang sesuai, kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang tersisa diperlakukan sedemikian hingga memenuhi baku yang telah ditetapkan.

In Vitro = Suatu prosedur pengujian yang tidak dilakukan di dalam tubuh

organisme, tetapi dilakukan di dalam lingkungan terkontrol misalnya di dalam tabung reaksi atau cawan petri.

Kontrol positif = Merupakan suatu pembanding untuk membandingkan apakah zat uji mampu berefek sama seperti dengan obat antelmintik yang digunakan.

Larvasidal = Aktivitas membunuh cacing muda.

LC100 = Konsentrasi yang dibutuhkan ekstrak untuk mematikan 100% subjek uji.

(14)

xiv

Paralisis = Kelumpuhan

Patogenesis = Mekanisme penyebab penyakit

Prevalensi = Jumlah keseluruhan kasus penyakit yang terjadi pada suatu waktu tertentu di suatu wilayah.

Simplisia = Bahan alam yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga, kecuali dinyatakan lain, berupa bahan yang dikeringkan.

Suspensi = Sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawa.

ABSTRAK

Askariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing Ascaris suum.

Babi yang terinfeksi cacing akan mengalami penurunan kesehatan, penurunan

berat badan hingga mengalami kematian. Penanggulangan askariasis yang

menyerang babi dilakukan dengan cara memberikan antelmintik. Albendazole

merupakan antelmintik spektrum luas, tetapi mudah menimbulkan resisten dan

harga yang relatif mahal. Oleh sebab itu, diperlukan pengembangan potensi

tanaman obat tradisional sebagai antelmintik. Tujuan penelitian ini untuk

mengetahui apakah ekstrak etanol kulit batang lamtoro memiliki aktivitas

vermisidal terhadap cacing Ascaris suum Goeze secara in vitro serta menentukan

LC

100

dan LT

100

.

Penelitian ini meliputi beberapa tahap yaitu determinasi tumbuhan, penetapan

kadar air simplisia dan ekstrak, skrining fitokimia, dan uji aktivitas vermisidal

secara in vitro. Uji aktivitas vermisidal dilakukan pada 7 kelompok perlakuan

dengan 3 kali pengulangan. Kelompok I diberi suspensi CMC-Na 0,5% sebagai

kontrol negatif; kelompok II diberi suspensi albendazole 0,25% sebagai kontrol

positif; kelompok III-VII diberi suspensi ekstrak etanol kulit batang lamtoro

0,25%; 0,5%; 1%; 2%; dan 4% secara berturut-turut. Semua perlakuan diinkubasi

pada suhu 37°C, diamati setiap 2 jam selama 40 jam. Data persentase mortalitas

cacing dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis diikuti uji Mann-Whitney.

Untuk mengetahui nilai LC

100

dan LT

100

ekstrak etanol kulit batang lamtoro

dilakukan analisis probit.

Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak etanol kulit batang lamtoro

mengandung triterpenoid, saponin, glikosida dan tanin. Ekstrak etanol kulit batang

lamtoro konsentrasi 0,5%; 1%; 2%; dan 4% memiliki aktivitas vermisidal

terhadap cacing Ascaris suum Goeze karena berbeda bermakna dengan kontrol

(15)

xv

negatif (p<0,05). Berdasarkan analisis probit ekstrak etanol kulit batang lamtoro

memiliki nilai LC100 sebesar 4,02% b/v dan nilai LT100 sebesar 35,4 jam.

Kata kunci: Vermisidal, Leucaena leucocephala, Ascaris suum, LC

100

, LT

100,

Kulit Batang.

ABSTRACT

Ascariasis is an infection caused by Ascaris suum. The infected pigs can

undergo a decrease health, decrease in body weight until death. Tackling

ascariasis in pigs by providing an anthelmintic. Albendazole is a anthelmintic

broad spectrum, but easy generate resistance and relatively expensive price.

Therefore, the development potential of traditional medicinal plants as an

anthelmintic. The aim of this research is to know whether Leucaena leucocephala

tree bark ethanol extract has vermisidal activity against Ascaris suum Goeze and

determine LC

100

an LT

100

values of Leucaena leucocephala tree bark ethanol

extract.

This research was done by several stages such as plant determination,

moisture content determination of simplicia and extract, phytochemical screening,

and anthelmintic activity test in vitro. Anthelmintic activity test was done by

using 7 groups with 3 repetition. Group I was given suspension CMC-Na 0,5% as

negative control; group II was given suspension albendazole 0,25% as positive

control; and group III-VII was given Leucaena leucocephala tree bark ethanol

extract suspension 0,25%; 0,5%; 1%; 2%; and 4% respectively. Petri dishes was

incubated in 37°C, observed every 2 hours for 40 hours. Percentage of pig

roundworm mortality were analyse by Kruskal-Wallis test along with

Mann-Whitney test. LC

100

and LT

100

value was determine using probit analysis.

Phytochemical screening showed that Leucaena leucocephala tree bark

ethanol extract contains triterpenoid, saponin, glycoside, and tannin. Leucaena

leucocephala tree bark ethanol extract dosage 05%; 1%; 2%; dan 4% showed

(16)

xvi

control (p<0,05). From probit analysis Leucaena leucocephala tree bark ethanol

extract has LC100 in 4,02% b/v and LT100 in 35,4 hours.

Keywords: Vermisidal, Leucaena leucocephala, Ascaris suum, LC

100

, LT

100,

Tree

Bark.

(17)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak daun teh (Camellia sinensis, Linn. Assamica) terhadap mortalitas cacing Ascaris suum, Goeze..

menyelesaikan penelitian skripsi dengan judul ‘’ PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala) TERHADAP AKTIVITAS, KAPASITAS MAKROFAG DAN JUMLAH

Simpulan Penelitian: Ekstrak nanas ( Ananas comosus (L) Merr) memiliki pengaruh terhadap waktu kematian cacing Ascaris suum , Goeze yang dibuktikan dengan perbedaan waktu

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak buah mengkudu terhadap waktu kematian cacing Ascaris suum Goeze, In Vitro.. Teknik pengambilan sampel

Objek penelitian/hewan uji adalah Ascaris suum, Goeze yang masih aktif bergerak diperoleh dari usus babi dari tempat penyembelihan ”Radjakaja” Kotamadya Surakarta

UJI VERMISIDAL DAN OVISIDAL EKSTRAK METANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L) DENGAN KONSENTRASI 0,25% - 1% TERHADAP CACING ASCARIS.. SUUM SECARA

Untuk mengetahui toksisitas ekstrak etanol batang petai cina Leucaena leucochepala terhadap cacing gelang ayam Ascaridia galli dengan metode in vitro.. Penelitian ini menggunakan 10

Segar Pada Cacing Gelang Babi Ascaris suum Secara In Vitro [Skripsi], Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung, Bandung.. Profil