• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT INFORMATIKA DAN BISNIS DARMAJAYA 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "INSTITUT INFORMATIKA DAN BISNIS DARMAJAYA 2021"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PELAKSANAAN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PELATIHAN BRANDING PRODUK UMKM BAGI WARGA KELURAHAN MULYOJATI KOTA METRO

OLEH:

ADE MOUSSADECQ, S.Pd, M.Sn M. RIZKY KADAFI, S.DS, M.SN

M. REDINTAN JUSTIN, S.Ds, M.Ds ROHIMAN, S.Pd, M.Sn

(2)
(3)

RINGKASAN

PELATIHAN BRANDING PRODUK UMKM BAGI WARGA KELURAHAN MULYOJATI KOTA METRO

Oleh:

Ade Moussadecq, S.Pd, M.Sn, M. Rizky Kadafi, S.Ds, M.Sn, dan M. Redintan Justin, S.Ds, M.Sn dan Rohiman, S.Pd, M.S

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Prodi Desain Komunikasi Visual telah melaksanakan kegiatan PKM di Kelurahan Mulyojati Kota Metro dengan fokus pengabdian berupa pelatihan branding produk bagi warga Kelurahan Kota Metro. Kegiatan PKM ini dilaksanakan karena branding pada sebuah produk akan sangat dekat dengan emosi dan imajinasi konsumen (brand awernes), misalnya produk air minum kemasan merek tertentu sudah menjadi sebuah branding bagi air mineral kemasan. Suatu produk disebut telah memiliki branding yang baik apabila dari tampilan identitas visualnya terlihat memiliki daya tarik sehingga secara psikis menempel di pikiran calon pembeli dan publik secara luas.

Bentuk kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdi kepada mitra adalah dalam bentuk pemaparan materi branding produk. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Metode Presentasi mengenai defenisi, fungsi, tujuan manfaat d. Metode evaluasi dengan mengamati hasil yang diciptakan. Dari hasil yang dicapai terlihat keterampilan dan kemampuan yang cukup signifikan untuk membuat produk

packaging dan videografi, sehingga dapat disian langkah – langkah dalam branding

produk UMKM. Metode Praktis yaitu pelatihan merancang logo sebagai identitas usaha, mulai dari konsep sampai ke sketsa logo. Tim pengabdi menyimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta.

(4)

PRAKATA

Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kami Tim Pengabdi Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Bandar Lampung untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PkM) sebagai salah satu tugas dari Tri Darma Perguruan Tinggi. PkM yang dilaksanakan berjudul Pelatihan Branding Produk UMKM Bagi Warga Kelurahan Mulyojati Kota Metro. Kegiatan PkM tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan ini perkenankanlah kami menyampaikan terimakasih kepada:

1. Rektor Insitut Informatika dan Bisnis Darmajaya. 2. Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya. 3. Pimpinan LP2M IIB Darmajaya.

4. Berbagai pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah membantu terlaksananya kegiatan PkM ini.

Dengan adanya kegiatan pengabdian ini besar harapan kami dapat memberikan manfaat bagi para siswa/i dan menurut kami perlu kiranya dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini di lain waktu sebagai kelanjutan kegiatan tersebut.

Bandar Lampung, 17 Januari 2021 Ketua Tim Pelaksana,

Ade Moussadecq, S.Pd, M.Sn

(5)

DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN ... ii RINGKASAN ... iii PRAKATA ... iv DAFTAR ISI ...v DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR TABEL ... vii

BAB I PENDAHULUAN ...1

BAB II TARGET DAN LUARAN ...3

BAB III METODE PELAKSANAAN ...4

3.1 Metode ...4

3.2 Waktu dan Tempat Pelaksaan Kegiatan ...4

3.3 Peserta...4

3.4 Jadwal Pelatihan ...4

BAB IV KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ...5

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ...7

BAB VI RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA ...10

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN ...11

7.1 Kesimpulan ...11

7.2 Saran ...11

LAMPIRAN Gambar 1.1 Foto Pelatihan ...7

Tabel 3.1 Jadwal Pelatihan ...4

(6)

BAB I PENDAHULUAN

Ketika menjalankan suatu usaha tentu saja para pelaku usaha berharap agar produk maupun jasa yang ditawarkan dapat diingat oleh masyarakat, khususnya calon pelanggan. Terdapat berbagai cara untuk memberikan kesan yang dapat diingat oleh calon pelanggan, salah satunya dengan menciptakan brand (merek).

Brand (merek) adalah suatu identitas pembeda yang mewakili suatu produk.

Menurut American Marketing Association yang dalam hal ini adalah

Philip Kotler, menyebutkan bahwa brand. Suatu brand diciptakan oleh

perusahaan dengan tujuan agar membedakan antara produk yang satu dengan produk lain, serta untuk identifikasi produk agar berbeda dengan kompetitor (pesaing).

Untuk memperkenalkan brand suatu produk kepada masyarakat, maka perusahaan/usaha akan melakukan branding. Menurut Kotler (2009), branding merupakan nama, tanda, simbol, rancangan atau kombinasi dari semuanya yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa atau kelompok penjual dengan untuk membedakannya dari barang atau jasa pesaing. Lambat laun definisi branding semakin berkembang hingga kini branding didefinisikan sebagai usaha yang dilakukan perusahaan/unit usaha dalam rangka proses membangun dan membesarkan brand (merek) mereka. Bagi perusahaan

branding, bukan hanya sekedar merek tetapi juga sebagai image atau citra

perusahaan/usaha secara keseluruhan serta bagaimana masyarakat merasa bahwa perusahaan/usaha merupakan yang terbaik dari kompetitornya.

Sesuai dengan penjabaran di atas maka bisa disimpulkan, bahwa betapa pentingnya peranan branding bagi pelaku usaha terutama UMKM. Faktor inilah yang menjadi landasan bagi tim pengabdi untuk melakukan kegiatan pengabdian dalam bentuk pelatihan memperkenalkan branding usaha bagi pelaku UMKM di Kelurahan Mulyojati Kota Metro. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berorientasi kepada pengenalan defenisi, fungsi, tujuan, manfaat dan

(7)

langkah – langkah dalam melakukan branding, salah satunya yaitu bagaimana mana merancang wajah visual (logo) yang merupakan komponen penting dalam kegiatan branding, serta hal pertama sekali yang dilihat oleh para calon pembeli. Dari logolah semua yang berkaitan dengan kualitas produk yang ditawarkan

konsumen dinilai oleh calon pembeli. Desain logo merupakan karya desain yang

melibatkan unsur desain (bentuk, warna, tekstur, ruang) yang berfungsi sebagai identitas usaha untuk membedakannya dengan kompetitornya.

Melalui kegiatan pelatihan branding produk UMKM ini, warga kelurahan Mulyojati Kota Metro diarahkan setelah mampu memahani branding secara teoritis maka kedepannya setelah pelatihan perancangan akan mampu menghasilkan desain logo yang dapat mewakili semua citra (image) terkait usaha mereka. Untuk melakukan branding serta komponen – komponen penting dalam branding, tim pengabdi memberikan materi dasar dari branding produk. Berdasarkan respon dari para peserta, kegiatan pelatihan branding produk UMKM mampu meningkatkan antusiasme serta wawasan warga Kelurahan Mulyojati terkait branding produk.

(8)

BAB II

TARGET DAN LUARAN

Target dan luaran yang dicapai setelah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini adalah :

1. Warga Kelurahan Mulyojati Kota Metro

2. Menambah pengetahuan warga Kelurahan Mulyojati Kota Metro terkait pentingnya branding produk.

3. Warga Kelurahan Mulyojati mengetahui komponen – komponen apa saja yang berkaitan dengan branding identitas visual suatu brand (merek)

4. Warga memiliki pengetahuan terkait proses awal perancangan logo sebagi bagian dari identitas visual suatu brand (merek).

5. Kemampuan warga untuk meng-implementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk mem-branding produk UMKM-nya.

(9)

BAB III

METODE PELAKSANAAN

3.1. Metode

Teknik/metode yang diterapkan pada kegiatan Pengabdian kepada masyarakat untuk warga Kelurahan Mulyojati Kota Metro, yaitu dengan menggunakan metode presentasi tentang keilmuan branding produk untuk UMKM.

3.2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada :

 Tanggal : 12 s/d 16 Januari 2021

 Waktu : 07.00 s/d selesai

 Lokasi : Kelurahan Mulyojati, Kota Metro

.

3.3. Peserta

Kegiatan ini diikuti oleh warga Kelurahan Mulyojati Kota Metro. Peserta pelatihan mengikuti kegiatan yang meliputi pengenalan branding produk, manfaat, tujuan, langkah dan komponen – komponen, seperti logo.

3.4. Jadwal Pelatihan

Pelatihan branding produk UMKM di Kelurahan Mulyojati dilaksanakan selama 5 hari, yaitu tanggal 12 s/d 16 Januari 2021

Tabel 3.1. Jadwal Pelaksanaan Pelatihan

Hari/Tanggal Jam Materi Pemateri

12 Januari 2021

11:00 – 16.00 Branding Ade Moussadecq, S.Pd,

M.Sn 13 Januari

2021

11:00 – 16.00 Logo M. Redintan Justin, S.Ds,

M.Ds 14 Januari

2021

11:00 – 16.00 Pentingnya

Corporate Identity Ade Moussadecq, S.Pd,

M.Sn 15 Januari

2021

11.00 – 16.00 Strategi Promosi

brand (merek) M. Rizky Kadafi, S.Ds, M.Sn

16 Januari 2021 11.00 – 16.00 Desain Kemasan Untuk Brand Awerness Rohiman, S.Pd, M.Sn

(10)

BAB IV

KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI

4.1. Kinerja Lembaga P2M

IIB Darmajaya resmi menjadi salah satu perguruan tinggi swasta di Lampung pada tanggal 6 Juli 2000, saat itu masih STMIK-STIE Darmajaya, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darmajaya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 101/D/0/2000 dengan menetapkan status terdaftar untuk program studi: Manajemen (S1), Akuntansi (S1) dan (D3). Melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan No. 167/D/0/2008 Tanggal 20 Agustus 2008, status STMIK-STIE Darmajaya berubah menjadi Informatics and Business

Institute (IBI) Darmajaya. Perubahan status ini membuktikan bahwa IIB

Darmajaya diakui dan mempunyai keunggulan dibidang Informatika dan Bisnis serta merupakan wujud kepercayaan pemerintah pusat pada IIB Darmajaya. IIB Darmajaya mengelola 8 Jurusan : Manajemen (S1), Akuntansi (S1) dan (D3), Teknik Informasi (S1), Sistem Informasi (S1), Manajemen Informatika (D3), Sistem Komputer (S1) dan Teknik Komputer (D3). Tahun 2019, IIB Darmajaya telah resmi menambah 2 program studi : Desain Komunikasi Visual (S1) dan Bisnis Digital (S1).

IIB Darmajaya memiliki Lembaga Pengembangan Pembelajaran,

Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP4M). Dari Tahun 2006 – Sekarang, LP4M telah melakukan penelitian dan pengabdian yang dibiayai oleh pihak institusi (Hibah Institusi) maupun pihak eksternal (TPSDP, PDM DIPA Kopertis, dan Hibah Bersaing). Di Bidang Pengabdian Masyarakat, LP4M telah menjalin kerjasama dengan pihak pakar teknik perindustrian di Lampung atau Sekolah

Menengah Teknik Industri Lampung yang dibawahi oleh Kementrian

Perindustrian untuk mengadakan pelatihan, baik yang berupa analis kimia, multimedia ataupun manajemen. Termasuk penyuluhan-penyuluhan ke dinas pemerintahan, baik tingkat kelurahan atau kecamatan.

Kinerja LP4M menciptakan atmosphere memotivasi paradosen untuk menjalankan tri darma perguruan tinggi, kinerja LP4M di tahun 2012yaitu dari 24 proposal hibah dosen muda yang dibiayai DIPA Kopertis Wilayah IIterdapat 12 proposal yang didanai. Sedangkan untuk hibah bersaing dari 4 proposal yang dikirim 3 proposal yang didanai. Bekerjasama dengan Mahasiswa/i Korea IT Volunteer mengadakan pengabdian di desa jati baru dan provinsi Lampung dan sekitarnya, bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat, IIB Darmajaya diwakili oleh seorang dosen yang

(11)

tergabung dalam tim. IIB Darmajaya juga berhasil memenangkan hibah pemerintahan korea dalam bentuk komputer lengkap untuk lab IT yang didanai sebanyak 3 Milyar dan menjadi satu-satunya PT yang menerima hibah tersebut.

IIB Darmajaya juga menadatangani MoU dan MoA terkait kegiatan

students mobility dengan Universiti Kebangkasaan Malaysia (UKM) dan sejumlah

pemerintah daerah lain diluar kota Bandar lampung yakni kota Metro dan kota Pagar Alam Sumatera Selatan. IIB Darmajaya telah menjadi perguruan tertinggi dan terbaik dalam versi SPMI penjaminan mutu.

4.2 Kualifikasi Tim Pelaksana

Pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat kali ini akan melibatkan 3 (tiga) orang dosen/pengabdi dan 2 orang mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual. Biodata lengkap tim pelaksana dalam kegiatan akan disajikan pada Lampiran 1. Pembagian tugas untuk masing-masing personil dapat diuraikan pada tabel 1 berikut:

Tabel 4.1 Tugas Personil Pengabdian

No Nama Dosen/Pengabdi Bidang Keahlian Peran Utama Keterangan 1. Ade Moussadecq, S.Pd, M.Sn DKV Mengkoordinir semua kegiatan pengabdian Ketua 2. M. Rizky Kadafi, S.Ds, M.Sn DKV Melaksanaan Pelatihan dan bimbingan Anggota 3. M.Redintan Justin, S.Ds, M.Ds DKV Melaksanaan Pelatihan dan bimbingan Anggota 4. Rohiman, S.Pd, M.Sn DKV Melaksanaan Pelatihan dan bimbingan Anggota

5. Rahmat Akbar DKV Dokumentasi Anggota

(12)

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Mulyojati Kota Metro. Sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta pelatihan dilengkapi dengan modul pelatihan yang dibuat oleh tim pengabdian masyarakat sebagai buku panduan dalam memberikan materi pelatihan secara tahap demi tahap. Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik, dapat dilihat dengan tingkat keseriusan dan atusias para peserta dalam menerima materi dan menerapkannya secara praktek.

Kegiatan pelatihan ini sangat terasa berguna bagi warga, karena masih minimnya pemahaman para warga dalam proses kreatif promosi produk UMKM- nya. Kondisi tersebut terjadi karean secara paradigma berpikir warga hanya paham proses menjual dan tidak mengetahui proses kreatif dalam keilmuan DKV yaitu proses awal perancangan branding produk mulai dari konsep sampai ke realisasinya. Respon para warga terkait proses kreatif dalam keilmuan DKV sangatlah baik dan antusias menerima wawasan serta pengalaman baru.

(13)

Gambar 1.2 Pelatihan proses digitalisasi kemasan produk.

(14)

Gambar 1.5 Penutup pelatihan branding produk UMKM Gambar 1.3 Pelatihan pengenalan peralatan

(15)

BAB 10

RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA

Karena kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat, sehingga pihak Kelurahan Mulyojati Kota Metro yaitu para perangkat serta koordinator destinasi wisata kuliner-nya berharap kegiatan ini akan berkelanjutan dan dilaksanakan minimal setiap semester dengan menjalin kerjasama berupa MoU dan MoA dengan pihak Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) IIB Darmajaya. Pemateri pun berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan melaksanakan pelatihan dengan materi berbeda menyesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan di era industri 4.0.

(16)

BAB 11

KESIMPULAN DAN SARAN

7.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan kepada warga Kelurahan Mulyojati Kota Metro dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut;

1. Pelatihan ini telah menimbulkan efek positif kepada warga dalam pengetahuan terkait pentingnya branding produk UMKM untuk proses pemasaran.

2. Dengan adanya pelatihan yang diberikan pada kegiatan pengabdian ini warga termotivasi untuk mempelajari pentingnya proses kreatif dalam perancangan

branding produk serta manfaatnya di era pemasaran berbasis digital.

7.2. Saran

Warga Kelurhan Mulyojati Kota Metro hendaknya terus secara

berkelanjutan belajar untuk memahami teknis dalam perancangan branding produk sesuai bidang keilmuan desain komunikasi visual yang nantinya akan sangat berguna bagi mereka pada proses pemasaran berbasis digital.

Gambar

Tabel 3.1. Jadwal Pelaksanaan Pelatihan
Tabel 4.1 Tugas Personil Pengabdian
Gambar 1.1 Pelatihan Branding Produk UMKM
Gambar 1.2  Pelatihan proses digitalisasi kemasan produk.
+2

Referensi

Dokumen terkait

Untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan listrik sampai dengan tahun 2020, perhitungan MARKAL (Budoyo, 2005) dan studi bahan bakar dan arah teknologi pembangkit masa

Hubungan antara sebab, tindakan dan akibat, dilihat dari sudut ajaran kausalitas, ada yang mempunyai hubungan kausal dalam pengertian hukum pidana, tetapi ada juga

Porositas yang terjadi pada besi cor kelabu diakibatkan oleh beberapa factor antara lain desain pengecoran dan pola, pasir cetak dan desain cetakan dan

Dalam rangka mendorong bergeraknya sektor kehutanan dengan dukungan ekonomi rakyat, diperlukan pengakuan, perlindungan dan tertib peredaran hasil hutan dari hutan hak

Analyst Vibiz Research Center memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) IHSG dalam posisi berusaha menuju ke level resistance 5200, Sentimen positif datang

Setiap penyelenggara bandar udara wajib melakukan pemeliharaan kendaraan dan peralatan penunjang operasi PKP-PK agar kinerja operasi dapat maksimum sesuai dengan kategori bandar

Integrasi  Sistem  Manajemen  Mutu,  Keselamatan  Kesehatan  Kerja  dan  Lingkungan  merupakan  perangkat  manajemen  (vehicle  management)  dalam  menjalankan 

Partikel le yang berdistribusi di tengah kalimat dan berfungsi sama seperti ini juga terdapat dalam partikel le yang memiliki makna menyatakan perubahan keadaan yang akan