• Tidak ada hasil yang ditemukan

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PENGHANTARAN NOTA KEUANGAN

PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2017

PADA RAPAT PARIPURNA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PIDATO GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

(2)

Puji

s

yukur kita panj

a

tk

a

n k

e

h

a

d

i

r

a

t Tuhan Y

a

ng Maha Esa yan

g s

enantia

s

a

memberikan rahm

a

t d

a

n hidayahN

y

a kepada

kita semua,

sehingga kita

dapat

menghadiri Rapat P

ar

i

p

um

a,

untuk

bersarna-

s

am

a

mengikuti

Penjelasan Atas

Rancan

g

an Perub

a

h

a

n

Angga

ran Pendapatan

dan Belanja

Daerah

Daerah

I

s

tim

e

wa Yo

gya

kart

a Ta

hun An

gg

aran 2017.

S

a

lam s

e

jaht

e

ra b

ag

i ki

t

a

se

mua

.

Yth. S

a

udara Pimpin

a

n d

a

n An

g

got

a

D

e

wan

, ser

ta hadirin yang kami hormati

.

I l l l l l l l l l l l l l l l l I l 1t l I I

A

s

salamu

'

al

a

ikum Wr

. Wb

.

PENJELASAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

ATASRANCANGANPERUBAHANANGGARANPENDAPATANDAN

BELANJA DAERAH

DAERAH ISTIMEW A YOGY AKARTA TAHUN ANGGARAN 2017

PADA RAP AT PARIPURNA DPRD DAERAHISTIMEWA YOGYAKARTA

TANGGAL: 6 SEPTEMBER 2017

(3)

2

Pemerint

a

h Pu

s

at

, ke

b

utu

h

a

n-k

e

bu

t

uhan lain

ya

n

g

rn

e

n

g

ikat dan mende

s

ak y

a

n

g

h

a

m

s d

il

a

k

sa

n

akan ole

h P

eme

rin

ta

h Daerah m

a

u

p

un un

tu

k m

e

n

a

mpun

g

p

e

n

y

e

sua

i

a

n p

e

n

da

p

atan

d

an

t

a

m

ba

han b

e

lanj

a

prio

ri

t

a

s yan

g

belum t

e

rcan

tu

m

dalam APBD D

IY Tahun Angga

ran

2

017.

t

e

l ah

ol

e

h

An

ggara

n

20

I

7

1111

ya

n

g

s

udah

digari

s

k

a

n

Pen

y

usun

a

n

P

e

ru

ba

h

a

n

APBD

Tahun

mempertimb

a

n

gka

n

kewaj

ib

a

n-ke

wa

jiban

Penyusunan Perubaha

n

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun

Anggaran 201 7,

s

eba

g

aimana

k

ita ketahui ber

s

am

a,

berdasarkan Peraturan

Menteri Dalam Negeri

N

omor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pen

g

elolaan

Keuangan Daerah

s

ebagaim

a

na t

e

lah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri

Dalam

N

e

g

eri Nomor 21

Ta

hun 20

1

1 tentan

g

Perubahan Kedua At

as

Peraturan

M

e

nteri D

a

lam

N

e

g

e

r

i

No

m

o

r 13

T

ahun 2006 Tentang Pedoman Pen

g

elolaan

Keuan

g

an Daerah

,

d

a

n K

e

bij

a

kan

U

mum Perubahan APBD sert

a

P

r

iorita

s

Plafon Anggaran Sementara P

e

rub

a

han APBD Tahun Ang

g

aran

2

01

7,

penyusunan Perubahan Anggara

n

Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun

Anggaran 201 7, berubah antar

a

lain karena:

l

.

Perkembangan yan

g t

idak sesuai dengan asumsi APBD yan

g

ditetapkan

s

ebelumn

y

a.

2. Keadaan y

a

n

g

men

ye

b

a

bkan harus dilakukan per

g

eseran an

gg

ar

a

n anta

r

unit organi

sas

i

,

antar ke

g

ia

t

an d

a

n antar jenis belanja.

3

.

Sisa Lebih An

gga

ran Tahun lalu yang harus di

g

unakan untuk pembiayaan

dalam T

a

hun An

gg

aran be

r

j

a

l

a

n.

(4)

Kebijakan penganggaran pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 diarahkan sesuai dengan prioritas pembangunan, serta mempertimbangkan hal- hal sebagai berikut:

1. Adanya kegiatan yang merupakan arahan dari Pemerintah Pusat;

2. Adanya kegiatan yang merupakan kesepakatan dengan pihak lain dan wajib untuk dilaksanakan;

3. Kewajiban kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, berupa bagi hasil pajak daerah;

4. Kewajiban terhadap belanja yang berkaitan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK);

5. Kewajiban terhadap belanja penyertaan modal;

Kita telah berupaya untuk selalu meningkatkan pendapatan dengan menerapkan strategi proaktif yang berorientasi pada peningkatan pelayanan. Kebijakan Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD DIY berdasarkan kondisi terkini kinerja perekonomian daerah maupun nasional, serta memperhatikan perhitungan APBD DIY Tahun 2017 khususnya evaluasi kinerja bi dang pendapatan, dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

1. Perkiraan yang terukur secara rasional yang dapat dicapai untuk setiap sumber baik Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan maupun Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah.

2. Realisasi pendapatan daerah sampai dengan semester I tahun 2017.

3. Penyesuaian atas Dana Perimbangan/Transfer yang bersumber dari Pemerintah Pusat.

4. Hasil kinerja pengelolaan BLUD maupun BUMD, dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.

(5)

I

I

I

l

I

l • 4 12/ KSPIVIII/2017

Kesepakatan Nomor tertanggal 31 Agustus 2017, dengan

62/ KI DPRD/2017

harapan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dengan rincian sebagai berikut:

sepakati bersama dengan Nota Kesepakatan Nomor IIIKSPIVIII/2017 se a rt

611 KI DPRD/2017'

Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PP AS) Perubahan dengan Nota

Berikut ini kami sampaikan gans besar Rencana Perubahan Anggaran

Pendapatan clan Belanja Daerah DIY berdasarkan Kebijakan Umum Perubahan

APBD dan PP AS Perubahan APBD DIY Tahun Anggaran 2017 yang telah kita

Saudara Pimpinan dan Anggota

Dewan

,

serta

Hadirin yang kami hormati.

1. Pertumbuhan Ekonomi sebelum perubahan 4,3% setelah perubahan menjadi

5,46%.

2. Inflasi sebelum perubahan ~·,91 % - 4,93%, setelah perubahan menjadi 3,36%.

3. ICOR sebelum perubahan 4,72% - 5,43%, setelah perubahan menjadi 5,51 %.

Berdasarkan perkembangan dan realisasi kondisi perekonomian tahun 2016,

maka asumsi kondisi regional DIY yang digunakan dalam Rancangan

Perubahan APBD DIY Tahun 2017 adalah :

Kebijakan Pembiayaan Daerah dengan memperhatikan evaluasi pelaksanaan

APBD Tahun Anggaran 2016 clan realisasi pelaksanaan APBD Tahun

Anggaran 2017 sampai dengan bulan Juni 2017.

6. Kewajiban terhadap belanja langsung yang ada di setiap SK.PD;

7. Penataan kembali belanja gaji pegawai berdasarkan realisasi ·gaji sampai dengan bulan Juni 2017 dan prognosis.

(6)

Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan Dana Perimbangan semula dari Rp2,46 trilyun menjadi Rp2,4 l trilyun men g a 1 am i pen u run an sebesar Rp51,21 milyar atau turun 2,08% dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dari Rp869,49 milyar menjadi Rp853,71 milyar mengalami penurunan

sebesar Rp15,77 milyar atau turun 1,81%.

Secara rinci perubahan pendapatan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Pendapatan Asli Daerah

Pendapatan Asli Daerah direncanakan sebesar Rp 1,65 trilyun berubah menjadi Rpl,69 trilyun atau mengalami kenaikan sebesar Rp33,22 milyar atau naik 2 % dengan rincian sebagai berikut :·

a. Pajak Daerah

Pajak Daerah mengalami kenaikan sebesar Rp18,53 milyar atau naik

sebesar 1,29%, dari Rpl,43 trilyun sebelum perubahan, menjadi

Rp 1,45 trilyun setelah perubahan.

b. Hasil Retribusi Daerah

Hasil Retribusi Daerah mengalami kenaikan sebesar Rpl ,09 milyar atau

naik sebesar 2,81 %, dari Rp3 8, 79 milyar sebelum perubahan, menjadi

Rp39,88 milyar setelah perubahan.

Rencana pendapatari mengalami perubahan, semula sebelum perubahan sebesar Rp4,98 trilyun berubah menjadi Rp4,95 trilyun setelah perubahan atau mengalami penurunan sebesar Rp33,77 milyar atau turun 0,68%.

(7)

Hal ini karena adanya penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun

Anggaran 2016 yang semula direncanakan menjadi pendapatan di Tahun

2017 telah ditransfer di Bulan Desember Tahun 2016.

Dana Bagi Hasil Pajak/Bukan Pajak mengalami peningkatan sebesar

Rp14,97 juta atau naik sebesar 0,01 %, dari semula Rp132~30 milyar

sebelum perubahan, menjadi Rpl32,3 l milyar setelah perubahan.

b. Dana Alokasi Umum I I I I I I 1 l I I I I I I I I I I I I I I I I I I I l l I I I l

!

l l I l l I l l I I I l I

!

I l l l I I I 1 I 1 I l l l I l I I l l

.

Dana Alokasi Umum mengalami penurunan sebesar Rp65,98

milyar atau turun sebesar 4,78 %, dari Rpl,38 trilyun sebelum

perubahan, menjadi Rpl,31 trilyun setelah perubahan.

2. Dana Perimbangan

Dana Perimbangan semula direncanakan sebesar Rp2,46 trilyun sebelum

perubahan, menjadi Rp2,41 trilyun setelah perubahan, mengalami

penurunan sebesar Rp51,21 milyar atau turun 2,08% dengan rincian sebagai

berikut:

a. Dana Bagi Basil Pajak/Bukan Pajak

Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah mengalami kenaikan

sebesar Rp2,36 milyar atau naik sebesar 1,96 %, dari Rp 120,69 milyar

sebelum perubahan, menjadi Rp123,05 milyar setelah perubahan.

d. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah

I I

'

I l l I l l I I I

'

I I I I I

!

t

I 6

c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan mengalami

kenaikan sebesar Rp 11,22 milyar atau naik sebesar 18,81 %, dari

Rp59,71 milyar sebelum perubahan, menjadi Rp70,94 milyar setelah

(8)

D

an

a P

enyesuaian da

n

Oto

n

o

mi Khu

s

u

s

men

g

al

a

mi p

enur

unan

s

eb

esar

R

p

l5

,

77

m

ilyar ata

u

t

ur

u

n

se

be

sa

r 1

,8

5

%, dar

i

s

e

be

sa

r

Rp

8

5

3,

9

9

mil

ya

r

s

e

b

e

l

u

m

pe

rub

a

ha

n

,

m

e

nj

a

d

i

Rp8

3

8

,

22 m

i

l

ya

r

s

ete

lah

p

e

rub

a

h

a

n

.

P

e

nuru

na

n ini dikaren

a

kan SiLP

A

Dana K

e

i

s

time

w

aan

Ta

hun An

g

g

a

ran

20

16

s

eb

aga

i p

e

n

g

uran

g

transfer

T

ahun An

gga

ran

2017.

3

.

Lain

-

lain Pendapatan D

a

er

a

h yan

g

Sah

L

a

i

n

-

lain Pendapatan Daerah yang Sah

,

mengalami penurunan

s

ebesar

Rp 15

,

77 milyar a

ta

u turun sebe

s

ar 1,81

%

dari

s

ebesar Rp869

,4

9 milyar

sebelum perubahan, menjadi Rp853,71 milyar setelah perubahan dengan

rincian sebagai b

e

riku

t

:

a

.

Pend

a

patan Hibah

P

e

nd

a

p

a

t

a

n H

i

b

a

h di

r

enc

a

n

a

kan

se

b

esa

r Rp 14

,

8

2

mil

yar t

idak

me

n

ga

lami

pe

rub

a

h

a

n

ata

u t

eta

p.

b

.

Dana Pen

yes

u

a

i

a

n d

an

O

to

nomi Khu

s

u

s

Dana Aloka

s

i Khu

s

u

s

me

nga

l

a

mi ken

a

ikan

s

eb

es

ar Rpl4

,

7

5

mi

lya

r atau

na

i

k 1

,5

5

%

d

a

ri semula

se

be

sa

r Rp949

,

08 m

i

l

y

ar seb

e

lum perubahan

,

menjadi R

p

963

,8

3 mil

y

a

r se

t

e

l

a

h p

e

rubahan. Hal ini karen

a

pen

y

ele

s

aian

ata

s

kekurang

a

n pen

y

aluran DAK Tahun An

g

garan 2016.

(9)

8

Se

c

a

ra kes

e

luruh

a

n p

e

rub

ah

an b

e

lanja Tahun An

gga

ran 20

1

7

ya

n

g s

emula

direncanakan

s

ebe

sa

r R

p

5

,

20 trilyun

se

belum

p

erubah

a

n menjadi Rp5

,

14 trilyun

se

t

e

lah perubahan

,

m

en

ga

l

a

m

i

p

e

nu

r

unan

s

ebe

s

ar Rp

57

,

89 mily

a

r

a

tau turun

1

,

11

%,

yan

g t

erdiri d

a

ri:

Berdas

ar

pertimban

g

an k

e

mampuan keuan

g

an daerah, yaitu

k

emampuan

pendapatan dan

k

em

a

mpuan p

e

mbi

aya

an maka jumlah p

e

ndanaa

n y

ang

dimungk

i

nkan untuk dib

e

lanj

ak

an dalam APBD Perubahan Tahun 2017

m

e

ng

a

l

a

mi penurunan.

B. BELANJA

1. Belanja Tidak Langsung

Belanja Tidak Langsung yang semula direncanakan sebesar Rp2,77 trilyun

sebelum perubahan menjadi Rp2,58 trilyun setelah perubahan, mengalami

penurunan sebesar Rpl 94,94 milyar atau turun sebesar 7,01 % yang terdiri

dari:

a.

Belanja P

e

ga

wa

i

ya

n

g s

emul

a

Rpl,

3

1 tril

y

un menjadi Rpl

,

27 trilyun

,

mengal

a

mi p

e

nurunan

s

ebesa

r

Rp43,0l milyar

a

t

a

u turun s

e

b

esa

r 3

,

27

%.

G

a

ji PNS dihitun

g

b

e

rda

sar

kan p

a

da r

e

ali

s

a

s

i pemb

a

yaran

gaj

i dan

tunjan

g

an

s

amp

a

i de

ng

an bulan Juni 2017

.

b.

B

e

l

a

nja H

i

b

a

h

, ya

n

g s

emul

a

Rp719

,

5

2

mil

y

ar b

e

rub

a

h m

e

njadi

Rp60

2

,69 m

i

l

ya

r

,

me

n

ga

lami p

e

nurun

an s

ebe

sa

r Rp

1

16,82 mil

ya

r

ata

u

turun

se

b

esar

1

6,24%.

P

en

urunan di

a

kibatk

an

Su

ra

t

E

d

ara

n M

e

nteri

D

a

lam

Nege

ri

N

omor 9

0

311

043

/

SJ t

e

nt

a

n

g P

etu

n

juk Te

kn

i

s

P

e

n

ge

l

o

l

a

an

(10)

pengungsian.

f.

Belanja Tidak Terduga, semula sebesar Rp24,91 milyar menjadi

Rpl5,13 milyar, mengalami penurunan sebesar Rp9,78 milyar atau turun

39,25%. Belanja Tidak Terduga dianggarkan untuk mendanai kegiatan

yang sifatnya tidak biasa atau tidak diharapkan berulang yang tidak

diperkirakan sebelumnya. Kebijakan Belanja Tidak Terduga pada

' I 1 1 I 1 1 I 1 I I

I

I I I 1 I 1 1 1 I I 1 1 l 1 1

c. Belanja Bantuan Sosial, tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar

Rp2,09 milyar.

d

.

Belanja Bagi Hasil Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah

Desa, semula sebesar Rp601,30 milyar sebelum perubahan menjadi

Rp611,99 milyar setelah perubahan, mengalami kenaikan sebesar

Rpl0,68 milyar atau naik 1,78%. Kenaikan ini akibat Kewajiban kepada

Pemerintah Kabupaten/Kota berupa Bagi Hasil Pajak Daerah sesuai

dengan realisasi pendapatan dan kenaikan target pendapatan.

e. Belanja Bantuan Keuangan Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan

Pemerintah Desa, yang semula sebesar Rpl 14,62 milyar sebelum

perubahan, turun menjadi Rp78,62 milyar setelah perubahan, mengalami

penurunan sebesar Rp3 6 milyar atau turun sebesar 31,41 %. Penurunan

ini disebabkan adanya penangguhan pelaksanaan bantuan keuangan

khusus di Kabupaten Bantul untuk pembangunan jembatan akses

Industri Piyungan dan pergeseran dari belanja hibah erupsi merapi ke

bantuan keuangan kepada Desa di Kabupaten Sleman untuk barak

Negeri dan Satuan Pendidikan K.husus Negeri Yang Diselenggarakan

Pemerintah Provinsi, sehingga ada pergeseran dari rekening Belanja

(11)

10

2. Belanja Langsung

Belanja Langsung yang semula direncanakan sebesar Rp2,42 trilyun setelah

perubahan menjadi Rp2,55 trilyun, mengalami kenaikan sebesar Rpl37,05

milyar atau naik 5,66%.

Perubahan pada Belanja Langsung terdiri dari :

a. Belanja Pegawai, sebelum perubahan sebesar Rp185,78 milyar menjadi

Rpl83,02 milyar setelah perubahan, mengalami penurunan sebesar

Rp2, 75 milyar atau turun 1,48%.

b. Belanja Barang dan J

as

a

, s

ebelum perubahan

s

ebesar Rp 1

,

19 trilyun

men

ja

di Rpl

,2

8 tril

y

un

s

et

e

lah perubahan

,

men

g

alami kenaikan sebes

ar

Rp87

,

12 mil

y

ar atau nai

k 7,2

9

%.

c. Belanja M

o

d

a

l

se

b

e

lum p

e

rub

a

han

s

ebe

sa

r Rpl

,

04 tril

yu

n

m

enj

a

di

Rpl

,

09 tril

y

un

se

t

ela

h p

eru

b

a

h

a

n

,

m

e

n

ga

l

a

mi k

e

n

a

ikan

s

eb

es

ar R

p

51

,

18

mil

ya

r

a

tau n

a

i

k 4,

9

2%.

d

.

Belan

ja Ban

tu

a

n K

eg

i

a

t

a

n

Ke

l

e

mb

ag

a

a

n n

a

ik 100

%,

d

ar

i

sebel

um

p

e

rub

a

h

a

n RpO m

enja

d

i

R

p

l

,5

mily

a

r.

Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 ini diarahkan untuk kesiapan

(12)

2. Pengeluaran Pembia

y

aan Daerah

Pengeluaran Pembia

y

aan Daerah

y

ang direnca

n

akan seb

esa

r

Rp4 mil

ya

r

berubah men

j

adi Rp

4

,2

2

mil

y

ar atau mengal

a

mi kenaikan

s

eb

e

s

a

r Rp2

2

0

juta atau naik 5

,

50%, Kenaikan Pen

g

eluaran Pembia

ya

an ini untuk

Penyertaan Modal (in

v

e

st

a

s

i

)

P

e

merintah Dae

ra

h

se

bagai kon

sek

u

e

n

s

i P

a

sal

5 Peraturan Dae

ra

h

N

orn or 2 Tahun 2016 tent

a

n

g

P

e

rubahan

At

a

s

Pe

ra

tu

ra

n

Daerah Daer

a

h I

s

time

wa

Yo

gy

akarta Nomor

5

Tah

u

n 201

3

t

e

n t

a

n

g

P

e

nyert

aa

n Mod

a

l D

ae

rah pada B

a

dan

U

sah

a

Mili

k

Daerah d

a

n P

erser

o

a

n

Terb

a

t

as

A

s

ura

n

s

i B

ang

un A

skr

id

a

.

Anggaran Pernbiay

aan p

a

da da

s

am

y

a adalah tran

s

ak

s

i Keuan

g

an Daerah yang

dimaksudkan untuk menutup dan memanfaatkan selisih antara P

e

ndapatan

D

a

erah dan Belanja Daerah.

An

gga

ran Pembi

a

ya

a

n

se

belum perubahan sebe

s

a

r

Rp212

,

0l m

i

l

ya

r

s

et

e

lah

perubahan menjadi Rpl 87

,

88 milyar

,

mengalami penu

r

unan sebe

s

ar Rp24,l l

mil

y

ar atau turun 11,38

%

.

Pembiayaan Daerah terdiri dari :

l.

P

e

nerimaan P

e

mbi

ayaa

n D

aera

h

Penerimaan Pembi

aya

an Daerah sebelum p

e

rub

a

han

ya

ng diren

c

an

a

kan

se

besar Rp2l6,01 mil

yar b

erub

a

h menjadi Rp 192,l 0 mi

l

y

a

r

s

e

t

elah

p

e

rub

a

h

a

n

,

m

e

n

ga

l

a

mi p

e

nuru

na

n

sebesa

r R

p2

3

,

89 mil

yar a ta

u

t

urun

11

,

06

%

. Penurunan ini k

a

r

e

n

a

p

e

nye

s

u

a

ian h

as

il

a

udit BPK

a

ta

s

L

a

poran

K

e

uan

ga

n APBD

T

ahun An

gga

ran

2

016 d

a

ri Si

s

a l

e

bih P

e

rhi

tung

an

An

gg

aran Tahun L

a

lu

(

Si

L

PA)

Ta

hun 2016.

(13)

12

~ENGKU

BUWONO X

·

GUBERNUR

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Demikian garis besar gambaran Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan

dan Belanja Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun Anggaran 2017. Saya

berharap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ini,

dapat segera dibahas dan disetujui mengingat faktor waktu yang sangat sempit

untuk tahap pelaksanaan di sisa waktu Tahun 201 7.

Yth. Pimpinan Dewan dan Anggota Dewan, serta hadirin yang saya hormati.

Akhimya saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kebersamaannya dalam pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Daerah Istimewa Y ogyakarta Tahun Anggaran 201 7. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk kepada kita semua. Amin.

Referensi

Dokumen terkait

Perolehan nilai hasil analisis kriteria investasi tersebut diperoleh nilai NPV > 0, Net B/C > 1 dan IRR > tingkat suku bunga bank yang berlaku,

Dalam hal dilakukan pemutusan Kontrak secara sepihak oleh PPK karena kesalahan Penyedia Barang/Jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kelompok Kerja ULP dapat

Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial, juga karena pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain, manusia juga

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa program pendidikan bahasa arab semester 7 (tujuh) UPI mampu mengetahui, memahami hadits-hadits nabi tentang tujuan pendidikan3.

Konsep Perencanaan Sekolah Alam sebagai Wadah Pendidikan bagi Masyarakat Menengah Kebawah.. Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia

3.2 Memahami dan merespon percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) sederhana dengan menggunakan ragam bahasa lisan

Dari penelitian terdahulu yang menemukan bahwa terdapat beberapa variabel – variabel yang mampu mempengaruhi terhadap purchase intention, seperti pada penelitian

Anggun Cipta Sasmi mempunyai pengalaman yang memadai berkaitan dengan shampo pantene pro-v sehingga layak menjadi model iklan shampo pantene pro-v.. 1 2 3 4