PENGARUH EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata L) DALAM MENGURANGI KERUSAKAN TESTIS MENCIT (Mus musculus) YANG
DIPAPAR ASAP ROKOK
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana
NURUL FAJRI WIDYASARI G0012154
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA 2016
ABSTRAK
Nurul Fajri Widyasari, G0012154, 2016. Pengaruh Ekstrak Biji Sirsak (Annona muricata L.) dalam Mengurangi Kerusakan Testis Mencit (Mus musculus) yang Dipapar Asap Rokok.
Latar Belakang. Paparan asap rokok dapat meningkatkan stres oksidatif pada testis yang dapat menyebabkan gangguan spermatogenesis dan perubahan morfologi testis. Ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) memiliki kandungan antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif pada testis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji sirsak (Annona muricata L.) dalam mengurangi kerusakan testis mencit (Mus musculus) yang dipapar asap rokok.
Metode Penelitian. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only controlled group design. Sampel berupa 30 ekor mencit jantan (Mus musculus) galur Swiss Webster yang dibagi ke dalam 5 kelompok secara acak. KN tidak diberi paparan asap rokok, KK(-) diberi paparan asap rokok tanpa ekstrak akuades biji sirsak, KP1, KP2, KP3 diberi paparan asap rokok dan ekstrak akuades biji sirsak
dengan dosis bertingkat (14 mg/20g BB, 21 mg/20g BB, 28 mg/20g BB). Perlakuan diberikan selama 14 hari. Pada hari ke-15 mencit dikorbankan dengan dislokasi leher dan testis kirinya diambil untuk dibuat preparat histologi dengan pengecatan HE. Kerusakan testis mencit dinilai dengan dua parameter yaitu tebal epitel tubulus seminiferus dan diameter tubulus seminiferus. Data tebal epitel dianalisis dengan uji one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey, sedangkan data diameter dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji post hoc Mann-Whitney.
Hasil. Epitel tubulus seminiferus kelompok yang diberi ekstrak biji sirsak (KP1, KP2
dan KP3) secara signifikan lebih tebal dibandingkan dengan kelompok yang hanya
dipapar asap rokok (KK(-)) (p=0.000). Tidak terdapat perbedaan diameter tubulus seminiferus yang bermakna antara kelompok yang diberi ekstrak biji sirsak (KP1, KP2
dan KP3) dibandingkan dengan kelompok yang hanya dipapar asap rokok (KK(-)) (p
> α)
Simpulan. Ekstrak biji sirsak mampu mengurangi kerusakan testis melalui mekanisme proteksi terhadap kerusakan epitel tubulus seminiferus.
ABSTRACT
Nurul Fajri Widyasari, G0012154, 2016. The Effect of Soursop Seeds Extract (Annona muricata L.) to Minimize Testicular Damage in Mice (Mus musculus) Exposed to Cigarette Smoke. Mini Thesis, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta.
Introduction. Cigarette smoke exposure increases oxidative stress in the testes which can lead into disruption in spermatogenesis and alteration in testicular morphology. Soursop seeds extract (Annona muricata L.) contain antioxidant substances such as Superoxide Dismutase (SOD), Catalase, Acetogenin, Vitamin C and Vitamin E, which can reduce the oxidative stress in the testes. The aim of this research was to evaluate the effect of soursop seeds extract (Annona muricata L.) to minimize testicular damage in mice (Mus musculus) exposed to cigarette smoke.
Methods. This study was an experimental laboratory with the post-test only controlled group design. The subject of this research were 30 male Swiss Webster mice which were randomly divided into 5 groups. KN was not exposed to cigarette smoke, KK(-) was exposed to cigarette smoke, KP1, KP2, KP3 were exposed to
cigarette smoke and were treated by soursop seeds extract with increasing doses (14 mg/20g BB, 21 mg/20g BB, 28 mg/20g BB). All treatments were given in 14 days. On the 15th day, mice were sacrificed by neck dislocation and the left testis was taken for
histopathological examination with HE staining. Testicular damage was measured by 2 parameters. The 1st parameter was germinal epithelium thickness and the 2nd
parameter was seminiferous tubules diameter. Data of germinal epithelium thickness were analyzed using One Way ANOVA and mean comparison by Tukey, while data of seminiferous tubules diameter were analyzed using Kruskal-Wallis test followed by Mann-Whitney test.
Results. The thickness of germinal epithelium were significantly higher in all groups treated by soursop seeds extract (KP1, KP2 and KP3) compared to cigarette
smoke-only group (KK(-)) (p=0.000). There was no difference of seminiferous tubules diameter between the cigarette smoke-only group KK(-) compared to the groups treated by soursop seeds extract (KP1, KP2 and KP3) (p>α).
Conclusions. Soursop seeds extract minimizes testicular damage caused by cigarette smoke exposure by protecting the seminiferous tubules epithelium.
Key Words. Soursop seeds, Testes, Cigarette Smoke
PRAKATA
Puji syukur senantiasa penulis panjatakan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Ekstrak Biji Sirsak (Annona muricata L.) dalam Mengurangi Kerusakan Testis Mencit yang Dipapar Asap Rokok”. Skripsi ini ditulis sebagai salah satu syarat kelulusan tingkat sarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penulis menyadari bahwa penelitian tugas akhir ini tidak akan berhasil tanpa adanya bantuan dari Allah SWT dan melalui bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, dengan penuh rasa hormat, izinkan penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Ratih Puspita Febrinasari dr., M.Sc dan Ratih Dewi Yudhani, dr., M.Sc selaku pembimbing utama dan pembimbing pendamping yang telah banyak meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, koreksi dan motivasi hingga terselesainya skripsi ini.
3. Siti Ma’rufah, M.Sc, Apt dan Riza Novierta dr., M.Kes selaku penguji utama dan penguji pendamping yang telah banyak memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi ini.
4. Muthmainah dr., M.Neurosci, Kusmadewi Eka D, dr., dan Bp. Sunardi beserta seluruh tim skripsi FK UNS kepercayaan, bimbingan, koreksi dan perhatian yang sangat besar sehingga terselesainya skripsi ini.
5. Yang terhormat, tercinta dan terkasih, Ayah, Catur Herison dan Ibu, Rustikawati, yang tersayang kakak Rieska Widyaswari dan Aziz Rahman Widyardi yang selalu memberikan doa restu, dukungan moral, spiritual maupun material yang tak henti-hentinya.
6. M. Beizar Yudhistira dan Pramitha Yustia atas seluruh bantuan yang diberikan hingga terselesainya skripsi ini.
7. Nisrina Mutia A., Putri Nur Kumalasari, Elfrieda Rahma atas dukungan, bantuan dan waktu yang telah diberikan.
8. Keluarga Kos Kepodang dan Keluarga Besar Oragastra 2012, dan semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu proses penelitian tugas karya akhir ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
Meskipun tulisan ini masih belum sempurna, penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Saran, koreksi, dan tanggapan dari semua pihak sangat diharapkan.
Surakarta, 25 April 2016
DAFTAR ISI PRAKATA... vi... DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR LAMPIRAN... xi... BAB I. PENDAHULUAN... 1
A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan Masalah... 3 C. Tujuan Penelitian... 4 D. Manfaat Penelitian... 4
BAB II. LANDASAN TEORI... 5 A. Tinjauan Pustaka 5 1. Sirsak ... ... 5 ... 7
2. Rokok ... ... 8 3. Testis ... ... 11
4. Mekanisme Asap Rokok dalam Memicu Kerusakan Testis ... ... 15
5. Mekanisme Biji Sirsak sebagai Antioksidan dalam
Mengurangi Kerusakan Testis
... ... 17 B. Kerangka Pemikiran 19 C. Hipotesis 19
BAB III. METODE PENELITIAN... 20 A. Jenis Penelitian 20 B. Lokasi Penelitian 20 C. Subjek Penelitian 20 D. Teknik Sampling
21
E. Rancangan Penelitian
22
F. Identifikasi Variabel Penelitian
23
G. Definisi Operasional Variabel Penelitian
23
H. Alat dan Bahan Penelitian
26
I. Cara Kerja
26
BAB IV. HASIL PENELITIAN... 33
A. Tebal Epitel Tubulus Seminiferus
34
B. Diameter Tubulus Seminiferus
39
BAB V. PEMBAHASAN ... 45
A. Tebal Epitel Tubulus Seminiferus
45
B. Diameter Tubulus Seminiferus
48
BAB VI. SIMPULAN DAN SARAN... 51 A. Simpulan 51 B. Saran 51 DAFTAR PUSTAKA... 52 LAMPIRAN ... 58
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1. Tebal Epitel Tubulus Seminiferus Seluruh Sampel Penelitian …... 36
Tabel 4.2. Uji Normalitas Tebal Epitel Tubulus Seminiferus... 37
Tabel 4.3. Uji Statistik One Way ANOVA Tebal Epitel Tubulus Seminiferus... 38
Tabel 4.4. Uji Post Hoc Tukey Tebal Epitel Tubulus Seminiferus... 39
Tabel 4.5. Diameter Tubulus Seminiferus Seluruh Sampel Penelitian …... 42
Tabel 4.6. Uji Normalitas Diameter Tubulus Seminiferus... 42
Tabel 4.7. Uji Kruskal-Wallis Diameter Tubulus Seminiferus... 43
Tabel 4.8. Analisis Uji Mann-Whitney Diameter Tubulus Seminiferus... 44
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1. Annona Muricata L. ... 6
Gambar 2.2. Struktur Histologi Testis... 12
Gambar 2.3. Skema Kerangka Pemikiran... 19
Gambar 3.1. Skema Rancangan Penelitian... 22
Gambar 3.2. Skema Alur Pemberian Perlakuan... 30
Gambar 4.1. Gambar histologis tubulus seminiferus dengan pengecatan Hematoxylin Eosin dan perbesaran 100x pada kelima kelompok perlakuan
... ... 35
Gambar 4.2. Gambar histologis tubulus seminiferus dengan pengecatan Hematoxylin Eosin dan perbesaran 40x pada kelima kelompok perlakuan
... ... 41