• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

10 BAB III

PELAKSANAAN, HASIL, DAN KENDALA KEGIATAN KKN PPM

a. Program Pokok Tema

Adapun program pokok tema yang terdapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Penyuluhan Fungsi SIMANTRI (Sistem Pertanian Terintegrasi)

Desa Musi telah dikenal sebagai pembuat pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi akan tetapi masyarakat setempat masih membeli bahan pengurai diluar sehingga pengeluaran untuk pembelian pupuk menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu dilakukanya penyuluhan pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal) yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat bahan pengurai sendiri. Program penyuluhan SIMANTRI dan penggunaan MOL bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola penggunaan pupuk yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapat para petani.

A. Pelaksanaan

1. Waktu : 13.00 WITA- selesai 2. Tempat : Balai Unit Pupuk Organik 3. Kelompok Sasaran : Anggota Simantri 001

4. Pembicara : Dr. I Gede Setiawan Adi Putra, Sp., Msi B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola fungsi SIMANTRI yang baik dan benar

2. Meningkatkan keterampilan petani dalam membuat bahan pengurai sendiri 3. Meningkatkan pengetahuan bertani dan inovasi baru dalam bercocok

(2)

11 C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Sulitnya menyamakan jadwal para petani yang dominan bekerja setiap hari 2. Adanya Kejadian yang tidak terduga sehingga harus menyesuaikan jadwal

dengan masyarakat.

Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Pada Siswa - Siswi SD Pola hidup bersih dan sehat harus diberikan sejak dini kepada siswa untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku yang baik dalam menjaga kesehatan. Menanamkan sejak dini tentang pola hidup bersih dan sehat tentunya akan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan siswa tersebut terutama mengenai cuci tangan yang benar dan menggosok gigi. Kebanyakan siswa sekolah dasar tidak bisa melakukan cuci tangan ataupun gosok gigi dengan baik dan benar dimana hal tersebut merupakan hal mendasar yang harus kita lakukan untuk mencegah adanya gangguan penyakit Gangguan penyakit yang bisa diti45mbulkan akibat dari kurangnya pemahaman tentang PHBS adalah diare dan gigi menjadi berlubang. Siswa yang kurang memperhatikan kesehatannya diharapkan nantinya bisa menjaga kebersihan dan dapat merubah pola hidup ke arah yang lebih baik dan mencegah terjadinya gangguan penyakit. Oleh karena itu penyuluhan tentang PHBS sangat perlu dilakukan sejak dini.

A. Pelaksanaan

1. Waktu : 08.30 -10.30 WITA

2. Tempat : SDN 1 dan SDN 2 Musi

3. Kelompok Sasaran : Siswa-Siswi sekolah Dasar B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Dengan terselenggaranya program bantu penyuluhan pola hidup bersih dan sehat ini siswa-siswi SDN 1 dan 2 Musi menjadi lebih mengetahui sejak dini mengenai pola hidup bersih dan sehat serta cara menggosok gigi yang baik dan benar, mengetahui bagaimana cara mempraktekkan mencuci tangan dan

(3)

12 menggosok gigi yang baik, mengenalkan cara pencegahan yang bisa dilakukan agar terhindar dari gangguan penyakit dan mengaplikasin perilaku hidup sehat yang baik dan benar sejak dini.

C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Kurangnya peralatan seperti Mic,Sound yang mendukung selama kegiatan penyuluhan

2. Kendala yang dialami pada saat penyuluhan ini adalah pada saat melakukan praktek di lapangan, kurang tersedianya fasilitas air yang mengalir di sekolah.

Penyuluhan tentang Penyakit Demam Berdarah Pasca Bencana Banjir A. Pelaksanaan

Penyuluhan Demam Berdarah dilakukan karena di Desa Musi sudah dilaporkan banyak warga yang telah terjangkit penyakit Demam Berdarah. Oleh karena itu dilakukan penyuluhan agar masyarakat mengetahui tentang penyebab, penyebaran, serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi terjangkitnya penyakit Demam Berdarah.

Sasaran pada penyuluhan ini adalah ibu-ibu karena dalam keluarga ibu berperan penting pada situasi dan kondisi di dalam rumah. Dengan mengikutipenyuluhan, ibu-ibu dapat menerapkan wawasan tentang demam berdarah yang ia ketahui di dalam rumahnya, sehingga dapat mengantisipasi terjangkitnya demam berdarah pada keluarganya.

Kegiatan penyuluhan berjalan dengan lancar meskipun dengan jumlah peserta yang sedikit, yaitu sebesar 23 orang yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan beberapa warga Desa Musi yang lain. Peserta dalam kegiatan ini sangat antusias, hal ini dapat dilihat ketika sesi tanya jawab berlangsung, peserta banyak bertanya untuk menambah wawasannya.

(4)

13 B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut. Dengan diadakannya program penyuluhan Demam Berdarah pada ibu-ibu PKK Desa Musi, Ibu-ibu PKK dapat mengetahui sejak dini tentang penyakit demam berdarah beserta pencegahan dan penanganan yang dilakukan apabila terjangkit demam berdarah.

C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Kendala yang dialami dalam penyuluhan ini adalah susahnya mengumpulkan masyarakat untuk mengikuti penyuluhan sehingga tidak semua masyarakat mengetahui dan dapat menerapkan langkah pencegahan di keluarga masing-masing.

Penyuluhan Pra Bencana Banjir

Program Penyuluhan Pra Bencana banjir diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Musi akan pengetahuan penanggulangan bencana banjir, mengingat belum lama ini, pada bulan Januari 2016, Desa Musi mengalami bencana banjir. Sasaran peserta penyuluhan ini adalah Kelompok PKK Desa Musi. Penyuluhan ini menghadirkan pembicara dari Badan Penanggulangan Bencana Banjir (BPBD) Kabupaten Buleleng, yakni Bapak Nyoman Supama, SE dan I Made Setiawan dari Bidang I BPBD. Beliau memaparkan bagaimana cara penanggulangan banjir, prosedur yang benar ketika terkena bencana dan informasi mengenai pihak-pihak pemerintah terkait yang dapat membantu masyarakat ketika terjadi bencana. Pada sesi akhir dilakukan sesi tanya jawab antara peserta penyuluhan dan pembicara. Peserta terlihat antusias dengan banyaknya respons dan pertanyaan yang diajukan.

A. Pelaksanaan

1. Waktu : 16.00 WITA – selesai

2. Tempat : Kantor Desa Musi, Kec. Gerokgak 3. Sasaran : Anggota PKK Desa Musi

(5)

14 B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Hasil dari penyuluhan ini diharapkan para peserta dapat memanfaatkan informasi yang didapat dengan memulai menerapkan cara penanggulangan bencana banjir seperti pengolahan sampah organik dan anorganik yang baik, pembenahan jaringan informasi di dalam kelompok masyarakat dan kesadaran masyarakat akan lingkungannya.

C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Jadwal antara pembicara BPBD dengan peserta saling berbenturan hingga agak sulit menentukan waktu yang tepat

2. Sulitnya mengumpulkan peserta (anggota PKK) karena kesibukan pekerjaan peserta.

Konseling Masyarakat Pasca Bencana Banjir

Pada sesi konseling, terdapat dua kondisi psikologis yang sangat berat yang dialami oleh para korban bencana. Pertama, adanya trauma melihat beberapa sanak keluarga dan orang-orang yang dicintainya mengalami luka-luka berat maupun ringan. Di sisi lain, mereka juga kehilangan tempat tinggal dan akses usaha serta modal untuk melanjutkan hidup. Kedua, dalam kondisi yang serba sulit itu, mereka harus mampu segera bangkit dan melanjutkan kehidupannya. Mereka melakukan penguatan diri sendiri, mengambil hikmah dari seluruh musibah itu untuk modal dasar memulai kehidupan baru dari titik nol.

Para korban mengaku masih sering takut ketika turun hujan. Mereka mengira bencana banjir akan datang kembali. Ada juga yang mengatakan jika hujan turun, ia bergegas pulang ke rumah untuk bertemu keluarga. Jika ia mendapati salah satu anggota keluargaanya tidak ada dirumah, ia akan menelepon dan mencarinya agar bisa berkumpul bersama. Mereka sangat terpukul atas kejadian tersebut.

(6)

15 A. Pelaksanaan

1. Waktu : 16.00 WITA – selesai 2. Tempat : TK Canti Kumara

3. Sasaran : korban bencana banjir Masyarakat Desa Musi B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Dengan terselenggaranya program konseling pasca bencana banjir tersebut, membuat kondisi emosional para korban lebih stabil, membantu menciptakan lingkungan yang positif dan penerimaan diri yang lebih baik untuk membangun hidup yang lebih baik daripada sebelumnya. Mereka sangat lega setelah bercerita.

C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Sulitnya mencari responden yang ingin berpartisipasi dalam sesi konseling.

b. Program Non-Tema

Adapun program pokok non-tema yang terdapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Pengajaran atau Les Belajar Bahasa Jepang Tingkat SD A. Pelaksanaan

Program bantu ini dilaksanakan untuk membantu anak-anak lebih memahamipelajaran Bahasa Bahasa Jepang. Program ini dilaksanakan di sekolah dasar Desa Musi, yaitu SD 1 Musi dan SD 2 Musi. Program ini dapat berjalan berkat koordinasi dari berbagai pihak yakni pihak sekolah, mahasiswa serta para murid. Pengajaran ini dilakukan kepada siswa kelas 4 dan 5 di setiap sekolah tersebut.

B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

(7)

16 Hasil yang dicapai dari program ini adalah membantu siswa untuk lebih memperkenalkan Bahasa Jepang sebagai pelajaran baru bagi para murid SD. Selain memperkenalkan pelajaran di bidang akademis, pelajaran di bidang bahasa Jepang juga memperkenalkan sesuatu di bidang non akademis yakni pelajaran Origami atau seni melipat kertas dalam budaya Jepang.

C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Kendala saat melaksanakan program ini adalah menyesuaikan jadwal antara program kerja mahasiswa dengan jadwal sekolah para murid SD. Selain itu perbedaan sikap yang ditunjukkan kedua sekolah sedikit membuat kewalahan bagi para pengajar siswa SD yakni para mahasiswa KKN UNUD.

Pengajaran Matematika Tingkat SD A. Pelaksanaan

Program bantu ini dilaksanakan untuk membantu anak-anak lebih memahami pelajaran Matematika pada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD). Program ini dilaksanakan di sekolah dasar Desa Musi, yaitu SD 1 Musi dan SD 2 Musi. Program ini dapat berjalan berkat koordinasi dari berbagai pihak yakni pihak sekolah, mahasiswa serta para murid. Pengajaran ini dilakukan kepada siswa kelas 4 dan 5 di setiap sekolah tersebut.

B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Hasil yang dicapai dari program ini adalah membantu siswa untuk lebih mendalami pelajaran Matematika yang sudah dipelajari sebelumnya di sekolah 2. Meningkatkan Minat para siswa dalam mempelajari pelajaran matematika C. Kendala

Adapun beberapa kendala yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Kendala saat melaksanakan program ini adalah menyesuaikan jadwal antara program kerja mahasiswa dengan jadwal sekolah para murid SD.

(8)

17 2. Perbedaan sikap yang ditunjukkan kedua sekolah sedikit membuat kewalahan bagi para pengajar siswa SD yakni para mahasiswa KKN UNUD.

Pembuatan Plang Nama Jalan dan Perenovasian Tugu Selamat Datang A. Pelaksanaan

1. Waktu

Terdapat beberapa rangaian kegiatan, diantaranya :

- Tanggal 27 Juli 2016 jam 10.00 (Renovasi Tugu Selamat Datang) - Tanggal 9 Agustus 2016 jam 10.00 (Pemasangan Plang Nama Jalan) 2. Lokasi

Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

3. Pihak yang Terlibat

Adapun pihak yang terlibat dalam kegiatan ini adalah mahasiswa KKN PPM Universitas Udayana Periode XIII Tahun 2016 di Desa Musi sebagai penyelenggara dan Perwakilan perangkat Desa Musi sebagai pengawas kegiatan

B. Hasil

Hasil dari Program Pokok Non Tema Pemasangan Plang Nama Jalan dan Renovasi Tugu Selamat Datang di Desa ini adalah dapat membantu warga Desa ataupun orang-orang luar Desa yang masuk ke Desa mengetahui nama-nama jalan yang ada di Desa Musi dan terkait renovasi tugu nama jalan adalah warga desa maupun orang luar Desa yang melewati batas desa mengetahui bahwa mereka sudah memasuki Desa Musi.

C. Kendala

Dalam pelaksanaan program pemasangan plang nama jalan dan perbaikan tugu batas desa tidak terdapat kendala yang cukup berarti dalam pengerjaannya hanya saja dalam melaksanakan program pemasangan plang nama jalan mahasiswa menunggu kesiapan dari warga Desa karena dari mahasiswa tidak mengetahui letak plang nama jalan yang harus di pasang sehingga dalam

(9)

18 menunggu kesiapan dari Desa tersebutlah program pemasangan plang mengalami sedikit hambatan oleh mahasiswa saat melakukan kegiatan.

c. Program Bantuan

Adapun program pokok non-tema yang terdapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

Gotong royong

Program bantu gotong royong ini dibuat untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa dengan lingkungan serta masyarakat di Desa Musi sehingga dengan adanya gotong royong diharapkan dapat membuat jalinan hubungan yang lebih akrab antara mahasiswa KKN dengan warga Desa Musi.

A. Pelaksanaan

1. Waktu : Minggu, 31 Juli 2016 2. Pukul : 16.00 WITA – selesai 3. Tempat : Desa Musi, Kec. Gerokgak 4. Sasaran : Masyarakat Desa Musi B. Hasil

Kegiatan gotong royong merupakan budaya yang mengutamakan kerjasama di antara satu sama lain yang dilakukan sebagai upaya bersama-sama dalam meningkatan kebersihan di lingkungan Desa Musi. Hasil lainya yaitu membantu mahasiswa untuk mengakrabkan diri dengan warga Desa Musi serta membuat lebih peduli dengan lingkungan sekitar.

C. Kendala

Tidak terdapat adanya suatu kendala yang didapat dalam menjalankan program bantu gotong-royong.

HUT RI 17 Agustus 2016 A. Pelaksanaan

Program perbantuan ini dibuat sebagaimana untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang ke 71 . Dimana Kami selaku mahasiswa ikut berpartisipasi di dalam acara yang telah dibuat oleh Seka Truna Truni dan perangkat desa. Adapun lomba yang diikuti oleh mahasiswa dan warga Desa

(10)

19 Musi diantaranya adalah lomba jalan santai, Sepeda Hias, Makan kerupuk, tarik tambang dan pembagian dorprize, selain itu mahasiswa juga ikut berdonasi menyumbang hadiah dan membantu sebelum kegiatan dimulai seperti membungkus hadiah untuk doorprize dan membuat kupon untuk jalan santai. B. Hasil

Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan adalah dapat mempererat rasa kebersamaan antara mahasiswa dengan warga Desa Musi selain itu juga dapat menumbuhkan kecintaan warga dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

C. Kendala

Kendala yang didapatkan dari kegiatan KKN PPM ini adalah kurangnya rasa kepedulian warga untuk memperingati hari 17 agustus yang sehingga jumlah warga yang mengikuti kegiatan ini sedikit.

Perbantuan Pengerjaan Administrasi di Kantor Desa A. Pelaksanaan

Program Perbantuan Administrasi Desa Musi dibuat guna membantu perangkat Desa Musi khususnya Bendahara di dalam membuat Laporan Keuangan yang wajib dilaporkan tiap bulannya. Perbantuan administrasi ini diberikan kepada Bapak Bendahara di Desa Musi yakni Bapak Putu Suarta, sehingga pekerjaan Bapak Putu Suarta selaku Bendahara Desa Musi menjadi lebih ringan dan sekaligus menambah pengetahuan penulis dalam membuat Laporan Keuangan. Program ini dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2016 di Kantor Desa atau Kantor Prebekel Desa Musi.

B. Hasil

Dengan dilakukannya Perbantuan Administrasi, diharapkan dapat membantu perangkat desa khususnya Bendahara Desa dalam pelaporan keuangan di Desa Musi sehingga Laporan Keuangan yang dilaporkan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan mengandung informasi keuangan Desa Musi yang relevan serta reliable.

(11)

20 C. Kendala

Dalam program Perbantuan Administrasi tidak ditemukan adanya kendala yang berarti. Bapak Putu Suarta selaku Bendahara Desa Musi menerangkan tahap-tahap menyusun laporan keuangan dengan teliti, mulai dari meng-input data ke Buku Bank Desa, Setoran Pajak serta merekap kwitansi setiap kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Musi.

Pemberian Pakan anak babi setelah penyapihan A. Pelaksanaan

Telah dilaksanakan pemberian bantuan pakan babi setelah penyapihan dari Lab. Epidemiologi dan Biostatistika FKH UNUD pada tanggal 25 Juli 2016. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pakan babi kepada warga yang memiliki babi yang telah melahirkan dan akan dilakukan penyapihan pada anak babi. Selain diberikan pakan babi, pemilik babi juga diberikan kuisioner untuk diisi sehingga dapat dilakukan evaluasi mengenai kondisi babi di Desa Musi. B. Hasil

Setelah dilakukan pemberian pakan babi kepada masyarakat yang memiliki babi, terjadi peningkatan kualitas perkembangan anak babi.

C. Kendala

Kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan kegiatan adalah susahnya mencari pemilik babi yang baru dilakukan penyapihan. Selain itu, kendala bahasa bali juga menjadi kendala bagi mahasiswa yang tidak bisa berbahasa bali.

Pengajaran Bahasa Inggris A. Pelaksanaan

Program bantu ini dilaksanakan untuk membantu anak-anak lebih memahami pelajaran Bahasa Inggris. Program ini dilaksanakan di sekolah dasar Desa Musi, yaitu SD 1 Musi dan SD 2 Musi. Program ini dapat berjalan berkat koordinasi dari berbagai pihak yakni pihak sekolah, mahasiswa serta para murid. Pengajaran ini dilakukan kepada siswa kelas 4 dan 5 di setiap sekolah tersebut.

(12)

21 B. Hasil

Adapun beberapa hasil yang di dapat dari kegiatan KKN PPM ini adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan minat siswa-siswi dalam mempelajari Bahasa Inggris 2. Memperluas pengetahuan para siswa selama mempelajari Bahasa Inggris C. Kendala

Tidak adanya kendala dalam program bantuan pembelajaran

Pelatihan Keterampilan Seni (Paduan Suara, Tari Bali dan Modern Dance) A. Pelaksanaan

Pengajaran tari daerah, tari modern dan menyanyi pada anak-anak di Desa Musi dilaksanakan karena besarnya minat anak-anak untuk mempelajari lebih dalam tentang jenis tarian daerah, tarian modern dan paduan suara. Pengajaran tari daerah, tari modern dan paduan suara ini dilaksanakan di Balai Desa Musi. Alat-alat yang digunakan untuk menunjang pengajaran tari daerah, tari modern dan menyanyi tersebut adalah dengan menggunakan Sound System dan Microphone.

1. Waktu : 14.00 – selesai 2. Tempat : Balai Desa Musi

3. Sasaran : Anak-anak di Desa Musi

4. Pengajar : Mahasiswi KKN Periode XIII Tahun 2016 B. Hasil

Hasil dari pengajaran ini adalah anak-anak di Desa Musi dapat mengenal lebih banyak jenis tarian daerah, belajar menari modern dan juga teknik vokal yang baik sehingga nantinya melalui pengajaran ini dapat dijadikan sebagai wadah dalam menyalurkan minat dan bakat di Desa Musi dan juga tetap melestarikan budaya Bali yang identik dengan tariannya.

C. Kendala

Kendala dalam program ini adalah sulitnya menentukan jadwal latihan antara pengajar dan anak-anak di Desa Musi.

Referensi

Dokumen terkait

SIK unit vakum sebaiknya juga dilengkapi sistem interlock hardwire yang memantau penurunan tingkat kevakuman cepat akibat robeknya lapisan titanium foil pada jendela pemayar,

terutama perempuan. sebab, dengan tubuh langsing, akan menambah daya pikat seseorang yang sering berkaitan dengan karir atau pencapaian prestasi pada berbagai

Tahun 1962, Sub Depot ini ditingkatkan menjadi Lembaga Persiapan Industri Penerbangan (LAPIP) yang kemudian berubah menjadi Komando Pelaksanaan Industri Pesawat Terbang

Hal ini menunjukkan bahwa konsenrasi Sn, Cr dan Ni yang diperoleh dari kedua metode tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan sehingga kedua metode tersebut

Sertifikat Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara di Tempat Pemungutan Suara dalam Pemilihan Umum Anggota DPR dan DPD (Model C1 DPR-DPD) dan Rincian Perolehan Suara Sah DPD

5 Tahun 2010 menyebutkan bahwa infrastruktur merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial yang berkeadilan dengan mendorong

Selain itu kendala yang menjadi hambatan bagi para kelompok usaha ini adalah status pendidikan yang dimiliki oleh para pelaku kelompok UKM masih tergolong rendah sehingga

PADA HARI ISNIN BERTARIKH 25 OGOS 2014 JAM 9.00 PAGI DALAM KAMAR TIMBALAN PENDAFTAR.. MAHKAMAH TINGGI