• Tidak ada hasil yang ditemukan

Obat Yang Digunakan saat kastrasi, laparotomi, OH pada kucing

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Obat Yang Digunakan saat kastrasi, laparotomi, OH pada kucing"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

5.2.1 Obat-obatan yang digunakan 5.2.1 Obat-obatan yang digunakan

a)

a) TToolflfenenamamic ic acacidid

Merupakan salah satu agen non-steroidal anti inflamatory yaitu dari katagori Merupakan salah satu agen non-steroidal anti inflamatory yaitu dari katagori anthranilic acid (fenamat) yang secara struktur kumianya mirip dengan meclofenamic anthranilic acid (fenamat) yang secara struktur kumianya mirip dengan meclofenamic acid

acid

Penyimpanan

Penyimpanan: disimpan pada pada suhu ruangan untuuk semmua enis sediaan baik : disimpan pada pada suhu ruangan untuuk semmua enis sediaan baik 

sediaan tablet maupundalam bentuk solution sediaan tablet maupundalam bentuk solution

Farmakologi

Farmakologi: : kekerra a dadari ri obobat at inini i mimiririp p dedengngan an kekerra a dadari ri asaspipiririn n yayaitu itu sesebabagagaii

 potensial inhibitor dari cycloo!igenase yang akan menghambat rilisnya prostaglandin.  potensial inhibitor dari cycloo!igenase yang akan menghambat rilisnya prostaglandin. Obat ini uga akan menghambat secara langsung pada daerah reseptor prostaglandin. Obat ini uga akan menghambat secara langsung pada daerah reseptor prostaglandin. "o

"olfenamic acid memiliki lfenamic acid memiliki akti#itas yang signifikan sebagai akti#itas yang signifikan sebagai anti tromboksan$ sehinggaanti tromboksan$ sehingga tidak dianurkan diguna

tidak dianurkan digunakan kan pada saat pre-opepada saat pre-operasi karena akan memrasi karena akan memberikan pengaruberikan pengaruhh  pada fungsi

 pada fungsi platelet (%oughlanplatelet (%oughland$2&11d$2&11))

Penggunaan

Penggunaan: tolfenamic acid dapat digunakan sebagai treatment baik akut maupun: tolfenamic acid dapat digunakan sebagai treatment baik akut maupun

kronis dari inflamasi dan atau rasa nyeri. Obat ini dapat digunakan baik pada aning kronis dari inflamasi dan atau rasa nyeri. Obat ini dapat digunakan baik pada aning maupun pada kucing. 'i negara-negara eropa obat ini uga digunakan pada hean maupun pada kucing. 'i negara-negara eropa obat ini uga digunakan pada hean ternak besar seperti pada sapi (%oughland$2&11).

ternak besar seperti pada sapi (%oughland$2&11).

Farmakokinetik 

Farmakokinetik : tolfenamic acid dapat diabsobrsi melalui rute oral. ada aning le#el: tolfenamic acid dapat diabsobrsi melalui rute oral. ada aning le#el

tertinggi dari obat adalah 2-* am sete

tertinggi dari obat adalah 2-* am setelah pemberian yang berlah pemberian yang berarti umlah dari arti umlah dari obat iniobat ini  paling banyak pad

 paling banyak pada serum adalah selama serum adalah selama 2-* am setelah pembera 2-* am setelah pemberian dosis yang sesuian dosis yang sesuai.ai. +esirkulasi enteropatik dari obat ini akan meningkat setelah pemberian makanan. ,al +esirkulasi enteropatik dari obat ini akan meningkat setelah pemberian makanan. ,al ini uga dapat meningkatkan bioa#aibility dari obat. "eradi #ariasi dari bioa#aibility ini uga dapat meningkatkan bioa#aibility dari obat. "eradi #ariasi dari bioa#aibility dari obat setelah pemberian pakan pada aning. ada aning #olume distribusinya dari obat setelah pemberian pakan pada aning. ada aning #olume distribusinya adal

adalah 1$2 kg ah 1$2 kg dan akadan akan dieliminan dieliminasi atau memiliksi atau memiliki aktu paruh sekii aktu paruh sekitar /$5 am.tar /$5 am. 'urasi kera dari obat ini adalah 2*-0/ am sehingga pemberian obat ini adalah 1-2 'urasi kera dari obat ini adalah 2*-0/ am sehingga pemberian obat ini adalah 1-2 hari sekali (%oughland$2&11).

hari sekali (%oughland$2&11).

Kontra indikasi

Kontra indikasi: tolfenamic acid tidak dapat diberikan pada hean yang memiliki: tolfenamic acid tidak dapat diberikan pada hean yang memiliki

hipersensitifitas pada obat ini maupun pada obat-obat dari kelas

hipersensitifitas pada obat ini maupun pada obat-obat dari kelas meclofenamicmeclofenamic. eperti. eperti  34' lainnya obat ini tidak boleh digunakan pada hea

 34' lainnya obat ini tidak boleh digunakan pada hean yang memiliki pendarahann yang memiliki pendarahan aktif atau pada hean yang mengalami ulserasi. enggunaan obat ini uga akan aktif atau pada hean yang mengalami ulserasi. enggunaan obat ini uga akan meningkatkan fungsi kera hepar dan ginal (%oughland$2&11)

meningkatkan fungsi kera hepar dan ginal (%oughland$2&11)

Efek samping

Efek samping: umumnya obat ini sifatnya relatif aman diberikan pada aning dan atau: umumnya obat ini sifatnya relatif aman diberikan pada aning dan atau

kucing$ diare dan muntah dapat teradi setelah pemberian obat melalui oral. ada studi kucing$ diare dan muntah dapat teradi setelah pemberian obat melalui oral. ada studi eksperimental tidak ditemuui pengaruh dari obat ini terhadap ginal maupun pada 4 eksperimental tidak ditemuui pengaruh dari obat ini terhadap ginal maupun pada 4 tract$ toksisitas tidak ditemukan hingga dosis 1& kali normal. 6arena sifatnya sebagai tract$ toksisitas tidak ditemukan hingga dosis 1& kali normal. 6arena sifatnya sebagai anti-tromboksa

anti-tromboksan maka n maka akan memberikan efek pada fungsi akan memberikan efek pada fungsi platelet ynag platelet ynag menyebabmenyebabkankan tidak direkomendasikan diberikan pada hean pre-operasi (%oughland$2&11)

▸ Baca selengkapnya: pada saat sel aki digunakan, reaksi yang terjadi pada katode adalah

(2)

Toksisitas akut/overdosis: ika teradi o#erdosis ataupun toksisitas akut dilakukan

 penanganan sesuai prosedur standar dari o#erdosis obat yaitu dengan mengosongkan saluran pencernaan melalui oral dst. emberian treatment suportif dapat dilakukan dapat uga diberikan dia7epam melalui 48 untuk mengontrol teradinya keang. 'ilakukan monitoring terhadap pendarahan 4 tract. Monitoring elektrolit dan keseimbangan cairan perlu diklakukan karena tolfenamic acid dapat menyebabkan efek pada ginal dan penanganan kegagalan fungsi ginal uga perlu dilakukan ika keadian cukup parah (%oughland$2&11).

Interaksi obat: tolfenamic acid bersifat highly bound (berikatan erat) dengan plasma

 protein sehingga penggunaan obat-obat lain uga dapat menyebabkan ikatan plasma digantikan dengan obat9obat lainnya yang uga memiliki sifat highly bound. eningkatan le#el serum dan durasi aksi beberapa obat dapat mempengaruhi kera tolfenamic acid diantaranya adalah penggunaan phenitoin$ #alproic acid$ antikoagulan oral$ dan agen anti inflamasi lainnya$ saliscylates$ sulfonamides dan penggunaan sulfonylurea antidiabetic agent dapat uga mempengaruhi akti#itas obat ini.ika tolfenamic acid digunakan bersamaan dengan arfarin maka efek  hypoprothrombinemic yang terdi akan meningkat (%oughland$2&11).

Dosis : pada aning :untuk nyeri akut diberikan * mgkg  setiap hari melaui %$ 4M

atupun O selama 0-5 hari$ namun disesuakan dengan kebutuhan. ada kucing dengan nyeri akut diberiakn * mgkg  satu kali sehari secara %$ 4M$ ataupun O selama 0-5 hari (%oughland$2&11).

b) Atropin sulfat

3tropin adalah senyaa alam terdiri dari amine antimuscarinic tersier. 3tropin adalah antagonis reseptor kolinergik yang diisolasi dari 3tropa belladona $ 'atura stramonium  dan tanaman lain keluarga olanaceae. Merupakan bentuk campuran dari hyoscyamine and l-hyoscyamine dimana bentul l- bersifat aktif dan bentuk d-tidak memiliki aakti#itas antimuskarinik. ifat ;isikokimia : erbuk kristal putih atau kristal putih seperti arum. arut dalam air (25&& mgm)$ alkohol (2&& mgm) pada suhu 25 &%$ gliserol (*&& mgm) atau metanol . 'alam perdagangan ineksi atropine

 berada dalam bentuk larutan steril dalam pelarut air yang digunakan untuk ineksi atau dalam larutan a %l &$< = (lumb$2&&/).

Penyimpanan: tabilitas enyimpanan 3tropin sulfat dipengaruhi oleh cahaya. >ika

dalam bentuk larutan ineksi simpan pada suhu ruang yang terkontrol pada suhu 15?% hingga 0&?% (5<?; hingga @/?;)A hindari dari suhu dingin dan lindungi dari cahaya.

Interaksi obat ineksi atropin sulfat dilaporkan secara fisik kompatibel sedikitnya

selama 15 menit dengan ineksi berikut : chlorproma7ine hydrochloride$ cimetidine hydrochloride$ dimenhydrinate$ diphenhydramine hydrochloride$ droperidol$ fentanyl citrate$ glycopyrrolate$ hydro!y7ine hydrochloride$ hydro!y7ine hydrochloride dengan meperidine hydrochloride$ meperidine hydrochloride$ meperidine hydrochloride dengan prometha7ine hydrochloride$ morphine supfate$opium alkaloid hydrochloride$  penta7ocine lactate$ pentobarbital sodium$ prochlorpera7ineedisylate$ proma7ine

(3)

hydrochloride$ prometha7ine hydrochloride$ propioma7ine hydrochloride atau scopolamine hydrobromide. 6ompatibilitas dengan larutan ineksi lain tergantung dari  beberapa faktor seperti konsentrasi obat$ p, akhir larutan dan temperatur. 3tropine sulfate ineksi dilaporkan secara fisik incompatible dengan norepinephrine bitartrate$ sodium bicarbonate dan metaraminol bitartrate. 6erusakan atau endapan teradi dalam 15 menit ika atropine sulfate dicampur dengan larutan methohe!ital sodium (lumb$2&&/).

Farmakologi: atropin seperti agen antimuskarinik lainnya$ secara kompetitif akan

menghambat asetilkolin atau stimulan kolinergik lannya pada postganglionic  parasympatetic neuroefector sites. 'engan dosis yang tinggi dapat menghalangi reseptor nikotinic pada ganglia autonomik dan pada neuromuscular unction. Bfek  farmakologinya relatif pada dosis yang rendah akan menyebabkan teradinya sali#asi$ sekresi bronchial dan sekresi pada kelenar keringat terhambat (tidak teradi pada kuda). ada dosis sitemik atropin akan menyebabkan dilatasi dan menghambat akomodasi dari pupil dan meningkatkan detak antung. 'osis yang tinggi akan menurunkan motilitas dari 4 dan urinary tact. 'osis yang sangat tinggi akan menghambat sekresi lambung (lumb$2&&/).

Penggunaan/indikasi : Meringankan geala gangguan pada gastrointestinal yang

ditandai dengan spasme otot polos (antispasmodic)A mydriasis dan cyclopedia pada mataA premedikasi untuk mengeringkan sekret bronchus dan sali#a yang bertambah  pada intubasi dan anestesia inhalasiA mengembalikan bradikardi yang berlebihanA  bersama dengan neostigmin untuk mengembalikan penghambatan non-depolarising neuromuscular$ antidote untuk keracunan organophosphor A cardiopulmonary resucitation (lumb$2&&/).

Farmakokinetik  atropin sulfat terabsorbsi dengan baik melalui alur oral$ ineksi

intramuccular$ inhalasi maupun melauli endotracheal. etelah pemberian melalui intra#ena puncak efek dari obat yang berpengaruh pada detak antung adalah dalam aktu 0-* menit. 3tropin akan terdistribusi secara luas di dalam tubuh. 3tropin dapat menembus %$ placenta$ dan dapat terdistribusi ke air susu dalam umlah kecil. 3tropin akan dimetabolisme di heapar dan di diekskresikan ke urin. etidaknya ada 0&-5& = dari dosis yang diekskresikan ke urin dalam bentuk yang tidak berubah  beserta meltabolitnya. ada manusia aktu paruh dari atropin adalah 2-0 am

(lumb$2&&/).

Kontraindikasi : kontraindikasi teradi pada kondisi angle-closure glaucoma

( glaukoma sudut sempit)$ myasthenia gra#is ( tetapi dapat digunakan untuk  menurunkan efek samping muskarinik dari antikolinesterase)$ paralytic ileus$ pyloric stenosis$ pembesaran prostat. ,ipersensitifitas terhadap obat-obatan antikolinergik. ,emoragi akut pada lambung$ dan penyakit yang berkaitan dengan kerusakan 4 tract (lumb$2&&/).

Efek !amping : Bfek samping dari antimuscarinik termasuk kontipasi$ transient

(sementara) bradycardia (diikuti dengan takikardi$ palpitasi$ dan aritmia)$ penurunan sekret bronkial$ retensi urin$ dilatasi pupil dengan kehilangan akomodasi$ fotophobia$

(4)

mulut keringA kulit kering dan kemerahan. Bfek samping yang hanya terkadang teradi: kebingungan$ mual$ muntah dan pusing (lumb$2&&/).

Interaksi obat : penggunaan bersamaan dengan beberapa enis obat akan

meningkatkan akti#itas dari atropin dan deri#atnya diantaranya adalah antihistamin$  procainamide$ Cuinidine$ meperidine$ ben7odia7epines$ phenothia7ines. edangkan  beberapa obat akan menimbulkan efek yang kurang baik atau menghambat efek dari atropin yaitu deri#at rimidone$ disopyramide$ nitrates$ penggunaan kortikosteroid  angka panang. 3tropine dan deri#atnya adapat meningkatkan efek kera dari nitrofurantoin$ dan thia7ide diuretics$ 3tropine dan deri#atnya akan bersifat antagonis  ika digunakan atau dicampur dengan metoclopramide (lumb$2&&/).

Dosis 

ada aning

ebagai preanestetik adu#ant:

• &.&22 - &.&** mgkg 4M or D • &.&E* mgkg 48$ 4M or D • &.&2 - &.&* mgkg D$ 4M or 48

ebagai aduncti#e treatment bradycardias$ 4ncomplete 38 block$ etc:

• &.&22 - &.&** mgkg 4M$ D$ or 48 prnA or &.&* mgkg O tid-Cid • &.&2 - &.&* mgkg 48 or 4M

;or treatment of cholinergic to!icity:

• &.2 - 2.& mgkg A gi#e 1*th of the dose 48 and the remainder D or 4M

;or treatment of bronchoconstriction:

• &.&2 - &.&* mgkg for a duration of effect of 1 - 1.5 hours

%ats:

3s a preanesthetic adu#ant:

• &.&22 - &.&** mgkg 4M or D (Muir ))

• &.&E* mgkg 48$ 4M or D (ackage 4nsertA 3tropine 4nectable$ .3. - ;ort

'odge)

• &.&2 - &.&* mgkg D$ 4M or 48

;or treatment of bradycardias:

• &.&22 - &.&** mgkg 4M$ D$ or 48 prnA or &.&* mgkg O tid-Cid • &.&2 - &.&* mgkg D$ 4M or 48 C*-/h.

(5)

• &.2 - 2.& mgkg A gi#e 1*th of the dose 48 and the remainder D or 4M

(lumb$2&&/)

c) Ketamin "#$

6etamin hidroklorida merupakan obat anestesi yang merupakan golongan fenil sikloheksilamin. Obat ini dikenal sebagai F+apid 3cting on arbiturate eneral 3nesthetic 'rugF. Obat ini tidak berarna (bening)$ bersifat asam dan sensitif terhadap cahaya. 6emasan obat ini (#ial) berarna coklat untuk melindungi obat ini dari  paparan cahaya. 6eltamin berarna putih berbentuk kristal memiliki titik lebur pada 25@-2/1 &c pada ph yang tinggi akan mengalami presipitasi. 1 gram ketamin dapat

larut dalam 5 ml air sedangkan pada alkohol 1* ml. p, dari ketamin yang digunakan untuk ineksi adalah antara 0$5-5$5 (lumb$2&&/).

Penyimpanan/stabilitas/compatibility  : ketamin dapat dicampur dengan air yang

steril untuk ineksi$ '5G$ dan normal saline. 6etamin kompatibel dengan !yla!ine

 pada spuit yang sama. 6etamin tidak dapat dicampur dengan barbiturat ataupu dia7epam. Hntuk penyimpanannya obat ini harus dilindungi dari cahaya (lumb$2&&/).

Farmakologi : ketamin merupakan anestesi umum yang memiliki efek yang cepat.

6etamin akan menghambat 33 pada % dan akan menghambat serotonin$ norepinephrin dan dopamin pada %. "halamoneocortical sistem akan terdepres ketika lymbic sistem terakti#asi. ada kucing akan menyebabkan efek hypotermik  ringan setidaknya teradi penurunan suhu 1$/ oc setelah pemberian obat ini. Bfek dari

obat ini terhadap berbagai organ bermacam-macam diantaranya

Terhadap Susunan Saraf Pusat 

Obat ini memiliki efek analgetik yang kuat namun efek hipnotik nya kurang. utuh dosis yang lebih besar untuk membuat efek hipnotiknya sempurna. amun obat ini dapat mempunyai efek disosiatf$ maksudnya adalah pasien mengalami gangguan  persepsi dari rangsangan dan lingkungannya seperti pasien mengalami halusinasi dan

mimpi buruk (ightmare) pada saat pemulihan dan dapat menimbulkan keang..

3pabila obat ini diberikan secara intra#ena akan dapat memberikan efek dalam aktu 0& detik. apabila diberikan melalui intra muskular akan memberikan efek 5 - @ menit. ada saat pasien terinduksi$ pasien dapat mengalami tanda khas pada mata  berupa kelopak mata yang terbuka dan nistagmus. ering uga teradi gerakan gerakan anehyang tidak disadari$ yaitu menelan$ mengunyah$ tremor$ dan keang. Bfek efek  tersebut dapat di kurangi dengan pemberian dia7epam sebagai sedatif atau obat lain yang dapat memberikan efek amnesia sebelum diberikan ketamin.

Terhadap Mata

Bfek terhadap mata meliputi nistagmus$ lakrimasi$ kelopak mata terbuka secara spontan dan adanya peningkatan tekanan intrakranial yang disebabkan oleh speningkatan aliran darah pada pleksus koroidalis.

(6)

Terhadap Sistem Kardiovaskuler 

6etamin menimbulkan efek simpatomimetik$ berupa inotropik positif dan #asokonstriksi pembuluh darah perifer. Manifestasi yang dapat debrikan akibat  pemberian ketamin$ yaitu eningkatan tekanan darah perifer$ dan denyut antung.

Terhadap Sistem Respirasi

ada saat diberikan dengan dosisi biasa tidak akan memberikan efek pada sistem respirasi. amun pasa dosis tertentu (lebih tinggi) dapat memberikan efek  simpatomimetik sehingga dapat memberikan efek dilatasi bronchus.

Terhadap Otot 

'apat memberikan efek peningkatan tonusotot lurik (termasuk uterus)$ rigiditas$ bahkan hingga keang. amun keadaan ini dapat dikurangi dengan  pemberian 'ia7epam sebagai Fmuscle rela!antF. 6ontraksi otot kelopak mata membuat terbukanya kelopak mata$ dan kontraksi otot- otot ekstraokuler menyebabkan nistagmus.

Terhadap refleks - refleks proteksi

+efleks proteksi alan nafas masih utuh sehingga hati - hati dalam meberikan isapan - isapan pada daerh alan nafas karena dapat menimbulkan spasme laring.

Terhadap Metabolisme

6etamin merangsang sekresi dari hormon - hormon katabolime$ seperti glukagon$ kortisol. koterkolamin$ tiroksin$ dll sehingga lau katabolisme tubuh meningkat.

(lumb$2&&/)

Indikasi : ketamin digunakamn pada manusia$ primata non human dan pada kucing

selain itu uga dapat digunakan pada berbagai spesies lainnya. 'igunakan dalam restarin$ dan agen anestetik. ebagai 4nduksi 3nestesia$ Obat 3nestesi okok. ada operasi yang letak operasinya superficial$ berlangsung singkat dan tidak memerlukan relaksasi otot maksimal 3nalgetik pasca trauma atau pasca bedah. iasanya digunakan dengan kombinasi dengan dia7epam

Farmakokinetik dan farmakodinamik 

'osis induksi ketamin adalah 1-2 mg6g 48 atau 0-5 mg6g 4M. tadium depresi dicapai dalam 5-1& menit. Hntuk mempertahankan anestesia dapat diberikan dosis 25-1&& mg6gmenit. tadium operasi teradi dalam 12-25 menit.1E Mekanisme kera ketamin bekera sebagai antagonis nonkompetitif pada reseptor   M'3 yang tidak tergantung pada tegangan akan mempengaruhi ikatan pada tempat

ikatan fensiklidin. +eseptor M'3 adalah suatu reseptor kanal ion (untuk ion @ naI $ca2I$dan kI ) maka blockade reseptor ini berarti baha pada saat yang sama$ ada  blockade aliran ion sepanang membrane neuron sehingga teradi hambatan pada

(7)

depolarisasi neuron di . 1@$1< Mekanisme kera ketamin mungkin dengan cara menghambat efek membrane eksitatori neurotransmitter asam glutamat pada suptipe reseptor M'3 . 6etamin merupakan obat yang sangat lipofilik dan didistribusikan dengan cepat ke dalam organ-organ yang kaya #askuler$ termasuk otak$ hati dan ginal kemudian obat ini di distribusikan kembali kedalam aringan-aringan yang kurang #askularisasinya$ bersamaan dengan metabolismenya di hati untuk selanutnya dibuang ke urin dan empedu (lumb$2&&/)

Kontraindikasi : hipersensitifitas dan hean konsumsi (hean ternak) yang akan di

sembelih dalam aktu dekat. ebaiknya tidak diberikan pada hean yang memiliki  permasalahan pada antung dan sistem cardio#ascular lainnya (lumb$2&&/).

Efek !amping :6etamin memberikan efek pada sistem kardio#askuler melalui

rangsangan dari sistem simpatis pusat dan sebagian kecil melalui hambatan  pengambilan noreprineprin pada terminal saraf simpatis. 6enaikan "ekanan darah dan frekuensi antung sekitar 0& = serta peningkatan oradrenalin di dalan tubuh. ada tahap pemulihan dapat timbul mimpi buruk dan halusinasi. ersepsi ilusi ini dapat  berulang kembali pada tahap lanutan sampai beberapa am$ bahkan setelah beberapa hari. 6eadian seperti ini dapat dicegah dengan pramedikasi dengan ben7odia7epin. erta produksi sali#a yang bertambah banyak. 6etamin tidak menimbulkan nyeri dan tidak menimbulkan iritasi$ obat ini dapat merangsang kardio#askuler yaitu dipertahankannya tekanan darah pada penderita dengan risiko buruk dan sebagai  bronkodilator.2& 6etamin uga sering digunakan untuk pasien anak karena efek 

anestesia dan analgesia dapat dicapai dengan pemberian ineksi intramuskular. 6etamin uga dapat digunakan pada pasien geriatri yang beresiko tinggi mengalami syok$ karena dapat memberikan stimulasi antung. amun demikian$ pada pemberian ketamin telah dilaporkan beberapa efek samping antara lain: transien erythema$ keadaan mimpi buruk$ halusinasi$ dan delirium dapat disertai dengan fonasi dapat teradi pada anestesi ketamin ringan (lumb$2&&/).

Interaksi obat : penggunaan narkotik$ barbiturat$ dia7epam dapat memperpanang

reco#ery time setelah induksi anestesi dengan ketamin. >ika digunakan halothan maka akan memperpanang reco#ery time dan akan menghambat efek stimulasi cardiac oleh ketamin (lumb$2&&/)$

Dosis :

'ogs: ote: 6etamine!yla7ine dapat menginduksi teradinya cardiac arrhythmias$  pulmonary edema$ dan respiratory depression pada aning. 6ombinasi obat ini dapat

digunakan dengan beberapa pertimbangan

• 'ia7epam &.5 mgkg 48$ kemudian ketamine 1& mgkg 48 untuk 

menginduksi anestesi umum

• Mida7olam &.&// - &.22 mgkg 4M or 48$ then ketamine /./ - 11 mgkg 4M • Jyla7ine 2.2 mgkg 4M$ in 1& minutes gi#e ketamine 11 mgkg 4M.

'ogs eighing more than 22.E kg (5& lbs.) reduce dose of both drugs by appro!. 25=.

(8)

• 3tropine (&.&** mgkg) 4M$ in 15 minutes gi#e !yla7ine (1.1 mgkg) 4M$ 5

minutes latergi#e ketamine (22 mgkg) 4M %ats:

'irekomendasikan untuk memberikan atropine atau glycopyrrolate sebelum  penggunaan untuk menurunkan hipersali#asi

• 11 mgkg 4M for restraintA 22 - 00 mgkg untuk tindakan diagnostik atau

minor operation yang tidak memerlukan muscle relaksan. (2 - * mgkg 48 or 11 - 00 mgkg 4M

• +estraint: &.1 ml (1& mg) 48.

• 3nesthesia: 22 - 00 mgkg 4M or 2.2 - *.* mgkg 48 (ith atropine)

edation$ restraint: /./ - 11 mgkg 4M

• 3nesthetic: 1E./ - 2/.* mgkg 4M 4nduction (folloing sedation): *.* - 11

mgkg 48

• +estraint: 11 mgkg 4M

• 3nesthesia: 22 - 00 mgkg 4MA 2.2 - *.* mgkg 48 (6irk 1<@/)

+abbits+odentsocket ets:

• +abbits: 05 mgkg ubD or 4M once (in combination ith !yla7ine$

useful for minimally in#asi#e procedures lasting less than 0&-*5 minutes)

• +atsMice: @E mgkg 4 once (in combo ith !yla7ine) • uinea pig: /& mgkg 4 once (in combo ith !yla7ine) • ,amsters: 2&& mgkg 4 once (in combo ith !yla7ine)

d) %yla&ine "#$

Jyla7ine merupakan salah satu golongan alpha2-adrenoceptor stimulant atau alpha-2 adrenergic receptor agonist. 3lpha-2 agonist seperti !yla7ine dan medetomidin adalah preanestetikum yang sering digunakan pada aning dan kucing untuk  menghasilkan sedasi$ analgesi$ dan pelemas otot. olongan alpha-2 agonist yang lain seperti romifidin sering digunakan pada kuda$ tetapi tidak direkomendasikan untuk  aning dan kucing. Jyla7ine ,%l mempunyai rumus kimia 2(2$/-dimethylphenylamino)-*,-5$/-dihydro 1$0-thia7ine hydrochloride. Jyla7ine mengandung 20$02 mg  ml hidroklorida !yla7ine dalam larutan air ineksi berbasis. Jyla7ine dapat diperoleh uga sebagai bubuk kristal murni (lumb$2&&/).

Penyimpanan : pentimpanan pada suhu dibaah 0& &c. !yla7ine dapat dicampur saat

ineksi (dalam satu syringe) dengan beberapa enis obat seperti aceproma7ine$  buprenorphine$ butorphanol$ chloral hydrate$ dan meperidine (lumb$2&&/).

Farmakologi : Jyla7ine bekera melalui mekanisme (farmakologi ) yang menghambat

tonus simpatik karena !yla7ine mengakti#asi reseptor postsinap K2-adrenoseptor  sehingga menyebabkan medriasis$ relaksasi otot$ penurunan denyut antung$  penurunan peristaltik$ relaksasi saluran cerna$ dan sedasi. 3kti#itas !yla7ine pada susunan syaraf pusat adalah melalui akti#asi atau stimulasi reseptor K2-adrenoseptor$ menyebabkan penurunan pelepasan simpatis$ mengurangi pengeluaran norepineprin

(9)

dan dopamin. +eseptor K2$ Jyla7ine menghasilkan sedasi dan hipnotis yang dalam dan lama$ dengan dosis yang ditingkatkan mengakibatkan sedasi yang lebih dalam dan lama serta durasi panang. Jyla7ine diineksikan secara intramuskular menyebabkan iritasi kecil pada daerah suntikan$ tetapi tidak menyakitkan dan akan hilang dalam aktu 2* 9*@ am. -adrenoseptor adalah reseptor yang mengatur penyimpanan dan atau pelepasan dopamin dan norepineprin. Jyla7ine menyebabkan relaksasi otot melalui penghambatan transmisi impuls intraneural pada susunan syaraf pusat dan dapat menyebabkan muntah. Jyla7ine uga dapat menekan termoregulator  (lumb$2&&/).

Jyla7ine menyebabkan tertekannya sistem syaraf pusat$ bermula dari sedasi$ kemudian dengan dosis yang lebih tinggi menyebabkan hypnosis$ tidak sadar dan akhirnya keadaan teranestesi.ada sistem pernafasan$ !yla7ine menekan pusat  pernafasan. Jyla7ine uga menyebabkan relaksasi otot yang bagus melalui imbibisi transmisi intraneural impuls pada . enggunaan !yla7ine pada aning menghasilkan efek samping merangsang muntah tetapi dapat mengosongkan lambung  pada aning diberi makan sebelum dianestesi.

Indikasi : Jyla7ine biasa digunakan pada kucing sebagai agen sedatif untuk keperluan

 pembedahan minor dan untuk menguasai hean atau handling. 'alam anestesi hean$ !yla7ine sering digunakan dalam kombinasi dengan ketamin. Jyla7ine adalah analoCue clonidine. Obat ini bekera pada reseptor presynaptic dan postsynaptic dari sistem saraf pusat dan perifer sebagai agonis sebuah adrenergik. Obat ini banyak  digunakan dalam subtansi kedokteran hean dan sering digunakan sebagai obat  penenang (sedatif)$ nyeri (analgesik) dan relaksasi otot rangka (relaksan otot). tetapi memiliki efek farmakologis banyak lainnya. ebagian besar terdiri dari efek   bradikardia dan hipotensi. Jyla7ine menghambat efek stimulasi saraf postganglionik 

(lumb$2&&/).

Interaksi obat : enggunaaan !yla7ine dengan dosis yang lebih tinggi bukan saa

untuk sedasi dan analgesi$ tetapi uga menghasilkan immobilisasi. Jyla7ine bisa digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain seperti ben7odia7epin atau opioid untuk menghasilkan sedasi. Jyla7ine uga dapat dikombinasikan dengan anestesi ineksi seperti ketamine$ tiopental$ dan propofol atau anestesi inhalasi seperti halotan dan isofluran untuk menghasilkan anestesi yang lebih baik. Jyla7ine biasanya digunakan sebagai preanestesi$ tetapi pada aning akan menyebabkan muntah sehingga  bersifat kontra-indikasi untuk hean yang menderita obstruksi gastro-intestinal. Gaktu induksi dari suatu agen anestesi bisa dikurangi sampai 5&-E5= dengan  pemberian preanestesi !yla7ine untuk menghindari o#erdosis (lumb$2&&/).

Efek samping  : efek samping dari !yla7ine adalah mengalami penurunan setelah

kenaikan aal pada tekanan darah dalam peralanan efeknya #asodilatasi tekanan darah dan uga dapat menyebabkan bradikardi. engaruh !yla7ine dapat dibatalkan dengan menggunakan antagonis reseptor adrenergik seperti atipame7ole$ yohimbine dan tola7oline (lumb$2&&/).

(10)

6husus pada kucing !yla7ine uga merangsang pusat muntah$ sehingga obat tersebut digunakan sebagai emetik. eningkatan buang air kecil kadang-kadang teradi  pada kucing. 3ning cenderung menelan udara berlebih.

kontraindikasi :

• Jyla7ine tidak boleh digunakan pada hean dengan hipersensiti#itas atau

alergi terhadap obat tersebut.

• Jyla7ine tidak dianurkan pada hean yang menerima epinefrin$penyakit

 antung$darah rendah$penyakit ginal dengan atau ika hean ini sangat lemah.

Farmakokinetik  : absorbsi teradi secara cepat melalui alur ineksi intramuskular.

"etapi pada bioa#aibilitasnya berpariasi dan incomplete. ada kuda bioa#aibilitasnya adalah *&-*@ = pada domba 1E-E0 =$ danpada aning 52-<& =. og ha#e been reported after 4M administration. ada kuda onset kera obat yang diberikan melalui intra#ena adalah dalam aktu 1-2 menit setelah pemberian obat. Maksimal 0-1& menit setelah ineksi. 'urasi dari kera obat tergantung pada dosis yang diberikan tetapi durasinya sekurangnya adlah 1$5 am. Gaktu paruh obat dalam serum setelah pemberian dosis tunggal adalah 5& menit pada kuda dengan reco#ery time 2-0 am. ada aning dan kucing onset kera obat adalah 1&-15 menit dengan rute pemberian secara intramuskular ataupun melalui subkutan.sedangkan ika melalui intra#ena 0-5 menit. Bfek analgesiknya akan bertahan selama 15-0& menit setelah pemberian dosis tunggal namun sifat sedatifnya akan berlangsung selama 1-2 am. Gaktu paruh obat dalam serum pada aning adalah 0& menit. +eco#ery total akan membutuhkan aktu 2-* am  pada aning dan kucing. Jyla7ine tidak ditemukan pada aair susu dari sapi perah yang laktsi setelah 5-21 am pemberian obat tetapi penggunaannya pada hean konsumsi tidak banyak digunakan karena ithdral timenya tidak spesifik.

Dosis 

3ning :

• 1$1 mgkg 48$ 1.1 - 2.2 mgkg 4M or D • &./ mgkg 48 4M as a sedati#e

• "o treat a hypoglycemic crises (ith 48 de!trose): 1.1 mgkg 4M • &.5 - 1.& mgkg 48 or 1 - 2 mgkg 4M

• &.55 mgkg 4M

6ucing :

• 1$1 mgkg 48$ 1.1 - 2.2 mgkg 4M or D • 3s an emetic: &.** mgkg 4M

(11)

• &.5 - 1.& mgkg 48 or 1 - 2 mgkg 4M • &.55 mgkg 4M

6elinci +odentsocket ets:

• +abbits: ;or minimally in#asi#e procedures lasting less than 0&-*5

minutes: 5 mgkg once

• ubD or 4M in combination ith ketamine (05 mgkg)

• Mice+ats: eneral anesthesia 10 mgkg once 4 in combination ith ketamine

(@E mgkg)

• ,amstersuinea pigs: eneral anesthesia @ - 1& mgkg once 4 in

combination ith ketamine (2&& mgkg for hamsters L /& mgkg for uinea  pigs)

(lumb$2&&/)

e) 'icillin

8icillin mengandung ampicillin yang kandungannya berbeda-beda pada tiap negara. erbedaannya adalah pada deri#at ampicilin yang digunakan. 'i 4ndonesia #icillin mengandung ampicilin sodium.

Ampicillinmerupakan suatu aminopenicillin semi-sintetik. Merupakan

antibiotik spektrum luas yang telah ditingkatkan aktifitasnya terhadap bakteri gram negatif$ anaerob maupun aerob. 3ntibiotik ini peka terhadap en7im b-laktamase yang diproduksi oleh beberapa bakteri seperti taph. 3ureus. 3mpisilin berbentuk anhidrat atau trihidrat mengandung tidak kurang dari <&& g tiap milligram %1/,1< 0O*

dihitung terhadap 7at anhidrat. ecara komersial$ sediaan ampisilin tersedia dalam  bentuk trihidrat untuk sediaan oral dan garam natrium untuk sediaan ineksi. otensi ampisilin trihidrat dan natrium penisilin dihitung berdasarkan basis anhidrous. 3mpisilin trihidrat berarna putih$ praktis tidak berbau $ serbuk kristal$ dan larut dalam air. 3mpisilin trihidrat mempunyai kelarutan dalam air sekitar / mgm pada suhu 2&& &c dan 1& mgm pada suhu *& &%. 3mpisilin sodium berarna hampir 

 putih$ praktis tidak berbau$ serbuk kristal$ serbuk hidroskopis$ sangat larut dalam air$ mengandung &.<= natrium klorida. elarutan natrium ampicilin dengan larutan yang sesuai$ maka 1& mg ampicilin per m memiliki p, @-1&. >ika dilarutkan secara langsung ampisillin trihidrat oral suspensi memiliki p, antara 5-E.5 (%oughland$2&11)

Penyimpanan/stabilitas/compatibiliti : 3mpicillin anhydrous atau trihydrate dalam

 bentuk kapsul dan poder untuk penggunaan oral harus disimpan dalam suhu ruang (15-0& &c). suspensi oral akan tetap stabil selama 1* hari dalam lemari es pada suhu

2-@ &c dan tetap dapat stabil selama E hari dalam suhu ruang. 3mpicillin trihydrate untuk 

inection (olyfle!) tetap stabil dalam aktu 12 bulan ika disimpan dalam lemari es dan tetap stabil selama 0 bulan dalam suhu ruang. 3mpicillin sodium untuk inection

(12)

sifatnya relatif tidak stabil setelah reconstitution dan secara umum harus digunakan dalam aktu satu am setelah reconstitution.semakin tinggi konsentrasi dari solution dari obat maka stabilitas dari obat akan meningkat (%oughland$2&11).

Farmakokinetik  : +esorpsinya dari usus kurang dari 5& = dan agak perlahan$ baru

setelah lebih kurang 2 am tercapai kadar puncak dalam plasma. lasma t N 9 nya sedikit lebih lama dari deri#at tahan asam yaitu 1-2 am.pengikatan proteinnya auh lebih rendah daripada pen- atau pen-8$ hanya 25 =$ sehingga difusinya kedalam  aringan uga lebih baik. enetrasinya ke  ringan namun dengan dosis tinggi sekali

ternyata efektif pada meningitis. 3mpicillin menembus plasenta$ namun relatif aman digunakan selama masa kebuntingan. 3bsorpsi obat dalam saluran cerna kurang baik  ( 0&-*& =)$ obat terikat oleh protein plasma ( 2& =). 6adar darah maksimalnya dicapai dalam 5 menit setelah ineksi intra#ena$ 1 am setelah ineksi intramuskuler  dan 2 am setelah pemberian per oral. Gaktu paruhnya &$5-1 am (lumb$2&&/).

Bkskresi teradi untuk sebagian kecil melalui empedu dan untuk sebagian besar  leat ginal dengan transport aktif tubuler pula$ yaitu 0&-*& = dalam keadaan aktif  utuh dan sisanya sebagai metabolit /-33 dan penicillanic acid. enggunannya adalah untuk bermacam-macam infeksi saluran nafas$ saluran pencernaan$ respirasi$ kulit dan urogenital. 'osis untuk aning 1&-2& mgkg 4M tiap /-@ am (lumb$2&&/)

Farmakologi : 3ntibiotika 3mpicillin termasuk dalam semisintetik penicillin.

Mempunyai akti#itas tinggi melaan bakteri ram negatif seperti Bscherichia coli$ higella$ dan almonella uga aktif melaan bakteri ram positif termasuk  treptococcus$ taphylococcus$ %orynebacterium. .3mpicillin dalam bentuk asam  bebas sebagai serbuk kristal putih yang larut air. 6onsentrasi dalam serum memuncak 

diperoleh kurang lebih 2 am setelah pemberian. 'idistribusikan ke seluruh aringan tubuh dan terkonsentrasi di hati dan ginal dan diekskresikan leat urin. Organ sasaran: alat perkencingan$ alat pernafasan$ gastrointestinal (lumb$2&&/).

emberian parenteral$ inter#al 2* am$ tetapi pada stadium infeksi sangat akut dapat diberikan 2kali sehari. aram sodium (a%l) lebih besar larut dalam air  sehingga bentuk ampicillin dapat digunakan sebagai preparat parental$ bagaimanapun  uga garam sodium tidak sama stabil setelah larut dalam air sehingga harus digunakan

0-* am. 3mpicillin diberikan sebanyak &$2 cc$ untuk menangani adanya infeksi sekunder pada gastritis. Mekanisme keranya sebagai antibiotik P-lactamase yang menghambat sintesa dinding sel bakteri dengan menghambat kera en7im transpeptidase dan disirkulasi di enterohepatik. 3mpicillin mempunyai aktu paruh 1  9 1$5 am. angat baik digunakan pada infeksi oleh Bscherichia coli dan almonella sp. 'iekskresikan oleh ginal dan dapat bertahan lama pada le#el darah pada aning yang mengalami anuria (lumb$2&&/).

Dosis 

3ning

;or susceptible infections:

(13)

• "rihydrate inectable (olyfle!): 5.5 - 11 mgkg 4M or D C@h odium salt:

5.5 - 11 mgkg 48 or D C@h Oral ;orms: 22 - 00 mgkg O C@h

• ;or routine infections: 22 mgkg O tid$ or 11 - 22 mgkg 4M$ 48$ or D

tid-Cid

• ;or susceptible H"4Qs: EE mgkgday O di#ided tid • 1& - 2& mgkg O C/hA 5 - 1& mgkg C/h 48$ 4M or D

• 1& - 55 mgkg C/-12h OA 5 - 11 mgkg 48$ 4M$ or D C/-12h

• "rihydrate inectable (olyfle!): 1& - 5& mgkg 4M or D C/-@hA ;or

beta-hemolytic treptococcus osteomyelitis: 2& mgkg O C/h %ats:

;or susceptible infections:

• 1& - 2& mgkg 48$ 4M$ or D C/-@h

• "rihydrate inectable (olyfle!): 5.5 - 11 mgkg 4M or D C@h odium salt:

5.5 - 11 mgkg 48 or D C@h Oral ;orms: 22 - 00 mgkg O C@h

• Oral: 1& - 2& mgkg O C@-12h

• ;or bacterial respiratory infections: 1& - 2& mgkg O or parenterally C@-12h • 1& - 2& mgkg O C/hA 5 - 1& mgkg C/h 48$ 4M or D

• ;or routine infections: 22 mgkg O tid$ or 11 - 22 mgkg 4M$ 48$ or D

tid-Cid

• 1& - /& mgkg C/-12h OA 5 - 11 mgkg 48$ 4M$ or D C/-12h

%attle:

Hntuk infeksi yang sesuai:

• * - 1& mgkg 4M C2*h (salt not indicated)A * - 1& mgkg O C12-2*h. • ;or respiratory infections: 3mpicillin trihydrate (olyfle!): 22 mgkg D

C12h (/& day slaughter ithdraal suggested).

• ;or respiratory infections: ampicillin sodium 22 mgkg D C12hA • 3mpicillin trihydrate: 11 mgkg 4M C2*h

(14)

(lumb$2&&/)

f) (etamo

etamo! 15& mgml berbentuk suspensi steril yang digunakan secara ineksi  berarna putih mengandung 3mo!icillin dalam bentuk 3mo!icillin "rihydrate 1 E2.1 mgml utylated ,ydro!yanisole &.&@mgml dan utylated ,ydro!ytoluene sebagai antio!idants &.&@mgml.

etamo! dapat digunakan pada berberapa enis hean seperti sapi$ kambing$ domba$ babi$ aning dan kucing. Merupkan antibiotika semisintetik penicillin dengan spektrum yang luas. ifatnya bakteriosidal. ecara in#itro efektif melaan agen  patogen baik gram negatif maupun gram positif diantaranya adalah 3ctinobacillus eCuuli$ 3ctinobacillus lignieresi$ 3ctinomyces bo#is$ acillus anthracis$ ordetella  bronchiseptica$ %lostridium species$ %orynebacterium species$ Brysipelothri!

rhusiopathiae$ Bscherichia coli$ ;usiformis species$ ,aemophilus species$ Mora!ella species$ asteurella species$ roteus mirabilis$ almonella species$ taphylococci dan treptococci pada sapi$ domba$ babi$ aning dan kucing.

Dosis dan cara pemberian

• ada sapi$ kambing$ dan babi pemberian hanya melalui ineksi intramuskular  • ada aning dan kucing pemberian dapat dilakukan melalui ineksi subkutan

ataupun ineksi intramuskular.

• 'osis yang direkomendasikan adalah E mlkg  yang diberikan satu kali

sehari selama maksimal lima hari pemberian.

Kontraindikasi  tidak dapat diberikan melalui rute intra#ena ataupun intrathecal.

"erkadang terdapat reaksi lokal pada aringan yang diineksikan. "idak efektif dalam melaan organisme penghasil beta-laktamase. ama seperti penggunaan penicillin. 3mo!icillin tidak boleh diberikan pada kelinci$ hamster$ gerbil dan guinea pig.

g) Amoicillin

Merupakan aminopenicilin. 3mo!icillin secara komersial tersedia dalam bentuk  trihidrat. 3mo!icillin berarna putih tidak berbau$ berupa bubuk kristal memiliki sifat yang sedikit dapat larut dalamair alaupun tidak akan terlarut dengan sempurna. 3mo!icillin memiliki perbedaan struktur dengan ampicillin. 3mo!icillin memiliki tambahan grup hidroksil pada cincin fenil-nya. 3mo!icillin uga dikenal sebagai amo!ycillin$ p-hydro!yampicillin$ or + 2000

Penyimpanan/stabilitas/kompatibilitas : amo!icillin dalam bentuk kapsul$ tablet dan

 poder untuk pemberian oral dapat disimpan pada suhu ruang (15-0& oc) didalam

tempat yang tertutup. etelah digunakan atau dibuka oral suspension dapat disimpan dalam lemari pendingin hingga 1* hari. ediaan dalam bentuk inectable #eterinary suspension setelah dibuka kemasannya dapat bersifat stabil pada suhu ruang hingga 0

(15)

 bulan lamanya dan ika disimpan dalam lemari pendingin maka akan stabil hingga 12  bulan

Farmakologi/penggunaan/indikasi : alaupun terdapat sedikit perbedaan antara

amo!icillin dan ampicillin dalam enis mikroorganisme yang dilaan sebagai antibiotika namun amo!icillin secara umum memiliki aktifitas dan spektrum yang sama dengan ampicillin. ila dibandingkan dengan ampicillin amo!icillin memiliki kemampuan yang lebih baik untuk diabsorbsi melalui rute oral (pada nonruminan). Obat ini uga memiliki le#el serum yang lebih tinggi dibanding ampicillin.

Farmakokinetik  : amo!icillin trihidrat memilki sifat yang relatif stabil di dalam asam

lambung. etelah pemberian melalui rute oral sekitar E*-<2= akan akan diabsorbsi di lambung (pada monogastrik). emberian makanan dapat meningkatkan kecepatan absorbsi tetapi tidak memperpanang aktu absorbsi sehingga pemberian obat ini disarankan setelah makan. le#el erum dari amo!icillin 1$5-0 kali lebih tinggi dibandingkan dengan le#el serum dari ampicillin dengan dosis yang sama.

etelah diabsorbsi #olume distribusi dari amo!icillin mencapai &$0 kg pada manusia dan &$2kg pada aning. Obat ini akan terdistribusi ke berbagai aringan termasuk  didalamnya hepar$ pulmo$ prostat(pada manusia)$otot$ bile$ cairan pleural dan syno#ial. 3mo!icillin dapat menembus %; ketika teradi inflamasi pada meninges dengan konsentrasi yang dapat ditemukan pada serum berkisar antara 1&-/& =. 'engan le#el yang sangat rendah dapat ditemukan pada aCuous humor$ air mata$ sali#a$ dan keringat. 3mo!icillin dapat menembus plecenta tetapi sifatnya relatif aman untuk digunakan pada masa kebuntingan. 3mo!icillin secara primer dieliminasi melalui mekanisme renal melalui sekresi tubular tetapi ada uga yang dimetabolisme melalui hidrolisis peniciolic acid (bentuk inaktif) yang kemudian diekskresikan melalui urin. Bliminasi aktu paruh amo!icillin adalah *5-<& menit pada aning dan kucing$ <& menit pada sapi. Hntuk clearance dari obat ini adalah 1$< mlkgmenit pada aning

Dosis 

3ning

Hntuk infeksi yang sesuai :

a) 1& - 22 mgkg O or ubD C@h

 b) "rihydrate inectable (3mo!i-4nect): 5.5 - 11 mgkg 4M or D C@h Oral ;orms: 11 - 22 mgkg O C@-12h

c) for routine infections: 1& mgkg O$ D bid ;or chlolangiohepatitis: 2& mgkg O$ D bid

d) 22 mgkg O C12h

(16)

f) ;or yme 'isease: 22 mgkg O C12h for 21-2@ days 6ucing

Hntuk infeksi yang sesuai:

a) 1& - 22 mgkg O or ubD C@h

 b) "rihydrate inectable (3mo!i-4nect): 5.5 - 11 mgkg 4M or D C@h c) Oral ;orms: 11 - 22 mgkg O C@-12h

d) 11 - 22 mgkg O C@-12h

e) ;or bacterial respiratory infections: 1& mgkg O or parenterally C12-2*h f) 22 mgkg O C12h

api

Hntuk infeksi yang sesuai :

a) / -1& mgkg D or 4M C2*h (Githdraal time R 0& days).  b) ;or respiratory infections: 11 mgkg 4M or D C12h.

c) ;or respiratory infections: 11 mgkg 4M or D C12h d) %al#es: 3mo!icillin trihydrate: E mgkg O C@-12h e) 10.2 - 15.* mgkg 4M or D once daily

Referensi

Dokumen terkait

Grup Sumber Pusaka Jaya adalah grup yang pernah diundang oleh Gubernur Jawa Timur pada tahun 2009 untuk mewakili Musik Ketepong yang terdapat di Bondowoso dalam acara kesenian

Untuk kebutuhan kurban saja, .Pada sisi lain, pola pemeliharaan yang masih tradisional, dan pengetahuan rendah tentang pemeliharaan serta akses pemasaran

Pada unit slow sand filter, zat organik dalam air baku cenderung menurun. Gradik hasil penelitian dapat dilihat pada Gambar 5., Gambar 6., dan Gambar 7. Titik klimaks

Tambahkan dengan larutan NaOH 2M sedikit demi sedikit kedalam larutan ZnCl 2  1M pada tabung pertama, catat perubahan yang terjadi.... Tambahkan dengan larutan NaOH pekat 50%

Tampilan menu di atas merupakan menu utama bagi semua user, pada tampilan utama terdapat sub menu utama yaitu terdiri dari pemakai yang berfungsi untuk langsung

Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan komputer program SPSS for Windows 16.00 serta bantuan Microsoft Excel didapatkan penggunaan

Melalui pengamatan yang dilakukan oleh peneliti maka peneliti menentukan tempat untuk melakukan penelitian mengenai kecemasan pada guru honorer ditinjau dari

Pada tinjauan teori air bersih, jamban dan kejadian diare dapat diuraikan bahwa Faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya diare antara lain : faktor lingkungan yaitu sumber