• Tidak ada hasil yang ditemukan

HPK 6.2 Persetujuan Tindakan Kedokteran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HPK 6.2 Persetujuan Tindakan Kedokteran"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Di

Ditetetatapkpkan an didi : : SeSei i RaRampmpahah P

Paadda a ttaannggggaall : : MMeei i 22001166 Direktur RSU Sultan Sulaiman Direktur RSU Sultan Sulaiman

dr. H. Helminur Iskandar Sinaga, M.es dr. H. Helminur Iskandar Sinaga, M.es  !IP.

 !IP. 1"#00$2% 200&12 1 00'1"#00$2% 200&12 1 00' SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM SAKIT UMUM SULTSULTAN SULAIMANAN SULAIMAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

KABUPATEN SERDANG BEDAGAI NOMOR :

NOMOR :42744274/ SK/ RSU. SS/ V/ 2016/ SK/ RSU. SS/ V/ 2016 TENTANG

TENTANG

PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN Me

Meninim(m(anangg :: )a)ah*h*a dala dalam raam rangngka meka men+n+amamin kein keseselalammatatan paan pasisien daen dan menn meniningkgkatatkakan mutn mutuu  palaanan

 palaanan RSU RSU Sultan Sultan Sulaiman Sulaiman perlu perlu ditetapkan ditetapkan ke(i+akan ke(i+akan tentangtentang Persetu+uan -indakan edkteran

Persetu+uan -indakan edkteran Me

Mengnginingagatt : 1: 1. U. Undndanang/ g/ UnUndadang ng RI RI !!mmr &r &6 -6 -aahuhun 2n 20000" t" tenentatang ng eesesehahatatann 2. UU ! 2" -ahun 200' Praktik edkteran

2. UU ! 2" -ahun 200' Praktik edkteran

&. Undang/ Undang RI !mr '' -ahun 200" tentang Rumah Sakit &. Undang/ Undang RI !mr '' -ahun 200" tentang Rumah Sakit '. Peraturan Menteri esehatan Repu(lik Indnesia !mr 16"1 '. Peraturan Menteri esehatan Repu(lik Indnesia !mr 16"1

M!SPRIII2011

M!SPRIII2011 tentang tentang eselamatan eselamatan Pasien Pasien Rumah Rumah SakitSakit %. Permenke

%. Permenkes !. %$%menkess !. %$%menkesperIperI31"$" tent31"$" tentang Persetu+ang Persetu+uan uan -i-indakanndakan Medis

Medis

MEMUTUSKAN : MEMUTUSKAN : M

Meenneettaappkkaann :: PERTAMA

PERTAMA :: SeSetitiap ap PaPasisien en di di RSRSUD UD SuSultltan an SuSulalaimiman an (e(erhrhak ak memendandapapat t inin44rmrmasasi i dadann dimi

diminta nta persepersetu+uantu+uanna na terkaterkait it tindatindakan kan kedktkedkteran eran ang ang akan akan di(erdi(erikanikan kepadana

kepadana KEDUA

KEDUA : : ee(i(i+a+akakan n teterkrkaiait t PePersrsetetu+uu+uan an -i-indndakaakan n eeddktktereran an teterlrlamampipir r papadada e(i+akan ini.

e(i+akan ini. KELIMA

KELIMA : : eepupututusasan n inini i (e(erlrlakaku u sese+a+ak k tatanggnggal al diditetetatapkapkan, n, (i(ila la kekemumudiadian n hahariri ditemukan kekeliruan akan diadakan per(aikan se(agaimana mestina

ditemukan kekeliruan akan diadakan per(aikan se(agaimana mestina

-em(usan: -em(usan: 1.

1. PePelalaananan an memedidiss 2

2.. mmiitte e mmeeddiiss &

&.. SSeelluurruuh Sh SMM55 '

(2)

Ditetapkan di : Sei Rampah Pada tanggal : Mei 2016 Direktur RSU Sultan Sulaiman

dr. H. Helminur Iskandar Sinaga, M.es  !IP. 1"#00$2% 200&12 1 00'

Lam!"a# : S$"a% K&$%$'a# D!"&(%$" RSUD S$)%a# S$)a!ma# N*m*" :

Ta#++a) :

T&#%a#+ : K&,!-a(a# P&"'&%$-$a# T!#a(a# K&*(%&"a#

KEBIJAKAN PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN K&,!-a(a# Um$m

1. Pengam(ilan keputusan persetu+uan tindakan kedkteran adalah hak dasar (agi pasien dan keluarga.

2. etentuan tentang persetu+uan tindakan kedkteran diatur sesuai undang 7 undang. &. Pelaksanaan persetu+uan tindakan medis didkumentasikan dalam rekam medik. K&,!-a(a# K$'$'

1. Rumah sakit men+a(arkan dengan +elas prses in4rmed 8nsent dalam ke(i+akan dan  prsedur.

2. Sta4 ang ditun+uk dilatih untuk melaksanakan ke(i+akan dan prsedur terse(ut. &. Pasien mem(erikan in4rmed 8nsent sesuai dengan ke(i+akan dan prsedur. '. Pasien di(erikan pen+elasan tentang kndisi mereka dan ren8ana peng(atanna.

%. Pasien mengenal identitas para dkter dan praktisi ang lain ang (ertanggung +a*a( melaani mereka.

6. da prses untuk menanggapi permintaan tam(ahan in4rmasi dari pasien tentang tanggung +a*a( praktisi untuk pelaananna.

#. Rumah sakit mempunai prsedur untuk in4rmed 8nsent ang di(erikan leh rang lain

$. Prsedur terse(ut sesuai dengan undang/undang, (udaa dan adat istiadat.

". 9rang lain selain pasien ang mem(erikan persetu+uan di8atat dalam rekam medis  pasien.

AUAN PELAKSANAAN PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN In4rmasi tentang peng(atan atau tindakan terhadap pasien.

In4rmasi ang di(erikan meliputi: 1. ndisi pasien

2. Usulan peng(atan

&. !ama indiidu ang mem(erikan peng(atan '. emungkinan man4aat dan kekuranganna %. emungkinan alternatie

6. emungkinan ke(erhasilan

#. emungkinan tim(ulna masalah selama masa pemulihan $. emungkinan hasil ang ter+adi apa(ila tidak di(ati ". !ama dkter penanggung +a*a(

PANDUAN

(3)

A. DEINISI

Persetu+uan tindakan medik atau ang sering di se(ut informed consent sangat penting dalam setiap pelaksanaan tindakan medis di rumah sakit (aik untuk kepentingan dkter maupun  pasien. Menurut +hn M. e8hls dalam kamus inggris 7 Indnesia ;200&<, in4rmed (erarti

telah di(eritahukan, teleh disampaikan,telah diin4rmasikan.sedangkan 8nsent (erarti  persetu+uan ang ang di(erikan kepada seserang untuk (er(uat sesuatu. Inti dari in4rmed 8nsent adalah kesepakatan antara tenaga kesehatan dan klien, sehingga se8ara keseluruhan dapat diartikan (ah*a telah mendapat pen+elasan tentang tindakan apa ang akan dilakukan leh petugas medik dan telah disetu+ui leh keluarga dengan ditandai leh penandatanganan surat persetu+uan penlakan tindakan medik.

P&"'&%$-$a# %!#a(a# adalah kesepakatan ang di(uat serang klien untuk menerima rangkaian terapi atau prsedur setelah in4rmasi ang lengkap, termasuk risik terapi dan 4akta ang (erkaitan dengan terapi terse(ut, telah di(erikan leh dkter. 9leh karena itu,  persetu+uan tindakan adalah pertukaran antara klien dan dkter. )iasana, klien

menandatangani 4rmulir ang disediakan leh institusi. Mendapatkan persetu+uan tindakan untuk terapi medis dan (edah spesi4ik adalah tanggung +a*a( dkter. Meskipun tanggung  +a*a( ini didelegasikan kepada pera*at di (e(erapa institusi dan tidak terdapat hukum ang

melarang pera*at untuk men+adi (agian dalam prses pem(erian in4rmasi terse(ut.

e(eradaan in4rmed 8nsent sangat penting, karena mengandung ide mral, seperti tanggung +a*a( ;autnmi tidak terlepas dari tanggung +a*a(<. =ika indiidu memilih untuk  melakukan sesuatu, ia hana (ertanggung +a*a( terhadap pilihanna dan tidak (isa menalahkan knsekuensi ang akan ter+adi. Ide mral lain adalah pem(aruan. -anpa autnmi, tidak ada pem(aruan dan +ika tidak ada pem(aruan, masarakat tidak akan ma+u. Sehingga tu+uan dari in4rmed 8nsent adalah agar pasien mendapat in4rmasi ang 8ukup untuk dapat mengam(il keputusan atas terapi ang akan dilaksanakan. In4rmed 8nsent  +uga (erarti mengam(il keputusan (ersama. Hak pasien untuk menentukan nasi(na dapat

terpenuhi dengan sempurna apa(ila pasien telah menerima semua in4rmasi ang ia  perlukan sehingga ia dapat mengam(il keputusan ang tepat. eke8ualian dapat di(uat

apa(ila in4rmasi ang di(erikan dapat mene(a(kan gun8angan psikis pada pasien.

B. RUANG LINGKUP

In4rmed 8nsent mempunai peran dan man4aat ang sangat penting dalam penelenggaraan  praktik, aitu :

/ Mem(antu kelan8aran tindakan medis. Melalui in4rmed 8nsent, se8ara tidak langsung ter+alin ker+asama antara tenaga medis dan klien sehingga memperlan8ar tindakan ang akan dilakukan. eadaan ini dapat meningkatkan e4isiensi *aktu dalam upaa tindakan kedaruratan.

/ Mengurangi e4ek samping dan kmplikasi ang mungkin ter+adi. -indakan medis ang tepat dan segera, akan menurunkan resik ter+adina e4ek samping dan kmplikasi.

/ Memper8epat prses pemulihan dan penem(uhan penakit, karena pasien memiliki  pemahaman ang 8ukup terhadap tindakan ang dilakukan.

/ Meningkatkan mutu pelaanan. Peningkatan mutu ditun+ang leh tindakan ang lan8ar, e4ek samping dan kmplikasi ang minim, dan prses pemulihan ang 8epat

/ Melindungi tenaga medis dari kemungkinan tuntutan hukum. =ika tindakan medis menim(ulkan masalah, tenaga medis memiliki (ukti tertulis tentang persetu+uan pasien.

1. B&#%$(,&#%$( I#5*"m& *#'&#%

In4rmed 8nsent harus dilakukan setiap kali akan melakukan tindakan medis, seke8il apapun tindakan terse(ut. Menurut depertemen kesehatan ;2002<, in4rmed 8nsent di(agi men+adi 2 (entuk :

(4)

a. Implied 8nsent

>aitu persetu+uan ang dinatakan tidak langsung. ?nthna: saat akan mengukur  tekanan darah i(u, ia hana mendekati si i(u dengan mem(a*a s4ingmmanmeter  tanpa mengatakan apapun dan si i(u langsung menggulung lengan (a+una ;meskipun tidak mengatakan apapun, sikap i(u menun+ukkan (ah*a ia tidak  ke(eratan terhadap tindakan ang akan dilakukan (idan<.

 (. @press ?nsent

@press 8nsent aitu persetu+uan ang dinatakan dalam (entuk tulisan atau se8ara er(al. Sekalipun persetu+uan se8ara tersirat dapat di(erikan, namun sangat (i+aksana  (ila persetu+uan pasien dinatakan dalam (entuk tertulis karena hal ini dapat men+adi  (ukti ang le(ih kuat dimasa mendatang. ?nth, persetu+uan untuk pelaksanaan

sesar.

>ang (erhak menandatangani in4rmed 8nsent

 Pasien de*asa 1$ tahun atau sudah menikah dalam keadaan sehat

 eluarga pasien (ila umur pasien A1$ tahun, pasien dengan gangguan +i*a, tidak  sadar,atau pingsan

 Pasien A 1$ tahun sudah menikah di(a*ah pengampuan dan gangguan mental,  persetu+uan di(erikan pada *ali

 Pasien A atau (elum menikah dan tidak puna *ali *ali (erhalangan, persetu+uan di(erikan pada keluarga atau induk semang ang (ertanggung +a*a( pada pasien  Dalam keadaan pasien tidak sadar dan tidak ada *ali keluarga terdekat dan dalam

keadaan darurat ang perlu tindakan medik segera tidak di(utuhkan in4rmed 8nsent dari siapapun

2. Sa"a% Sa I#5*"m& *#'&#%:  di(erikan se8ara (e(as

 di(erikan pada rang ang sanggup mem(erikan per+an+ian

 telah di+elaskanna (entuk tindakan ang akan dilakukan sehingga pasien memahami tindakan itu perlu dilakukan

 mengenai sesuatu ang khas

 tindakan itu +uga dilakukan pada situasi ang sama . TATALAKSANA

Permenkes RI !9 %$%MeneshPerI31"$"

1. Pen+elasan langsung dari dkter ang melakukan tindakan medis dan dengan (ahasa ang mudah dimengerti leh pasien

2. -idak ada unsur dipengaruhi mengarahkan pasien pada tindakan tertentu, semua  putusan diserahkan pasien dan dkter hana menarankan dan men+elaskanna

&. Menakan ulang kem(ali apakah sudah mengerti

'. Bem(ar in4rmed 8nsent diisi leh pasienkeluarga *ali

I. P&"'&%$-$a# a%a$ (&'&a(a%a# a#%a"a %&#a+a (&'&a%a# a# ()!&# 1. pem(eri pen+elasan, aitu tenaga kesehatan.

2. pen+elasan ang akan disampaikan ang memuat lima hal aitu: a. -u+uan tindakan medis ang akan dilakukan,

 (. -ata 8ara tindakan amg akan dilakukan, 8. Resik ang mungkin dihadapi,

d. lternati4 tindakan medik dari setiap alternati4 tindakan, e. Prgnsis, (ila tindakan itu dilakukan atau tidak.

&. ?ara menampaikan pen+elasan .

'. Pihak ang (erhak menatakan persetu+uan aitu pasien, tanpa paksaan dari pihak  manapun.

%. ?ara menatakan persetu+uan ;tertulis atau lisan<. Dalam praktikna, 8nsent dapat di(erikan leh pasien se8ara langsung atau leh keluarga pihak ang me*akili pasien dalam keadaan darurat.

(5)

Suatu in4rmed 8nsent (aru sah di(erikan leh pasien +ika memenuhi minimal & ;tiga< unsur se(agai (erikut :

1. eter(ukaan in4rmasi ang 8ukup di(erikan leh dkter  2. mpetensi pasien dalam mem(erikan persetu+uan

&. esukarelaan ;tanpa paksaan atau tekanan< dalam mem(erikan persetu+uan.

III. J&#!' %!#a(a# a#+ m&m&")$(a# !#5*"m& *#'&#%

1. -indakan/tindakan ang (ersi4at inasi4 dan perati4 atau memerlukan pem(iusan,  (aik untuk menegakkan diagnsis maupun tindakan ang (ersi4at terapeutik.

2. -indakan peng(atan khusus, misalna raditerapi untuk kanker.

&. -indakan khusus ang (erkaitan dengan penelitian (idang kedkteran ataupun u+i klinik ;(erkaitan dengan (ietika<

IV. Ha) a#+ m&m,a%a)(a# !#5*"m& *#'&#%  keadaan darurat medis

 an8aman terhadap kesehatan masarakat   pelepasan hak pem(erian 8nsen pada pasien  8lini8al priilage

  pasien tanpa pendamping ang tidak kmpeten mem(erikan 8nsent V. Sa#('! H$($m T&"aa I#5*"m& *#'&#%

1. Sanksi pidana

pa(ila serang tenaga kesehatan menrehkan (enda ta+am tanpa persetu+uan pasien dipersamakan dengan adana penganiaaan ang dapat di+erat Pasal &%1 UHP 2. Sanksi perdata

-enaga kesehatan atau sarana kesehatan ang mengaki(atkan kerugian dapat digugat dengan 1&6%, 1&6#, 1&#0, 1&#1 UHP

&. Sanksi administrati4 

Pasal 1& Pertindik mengatur (ah*a :

-erhadap dkter ang melakukan tindakan medis tanpa persetu+uan pasien atau keluargana dapat dikenakan sanksi administrati4 (erupa pen8a(utan iCin praktik. VI. B!)a T&"-a! P&#*)a(a# I#5*"m& *#'&#%

Dalam pelaksanaana tidak selamana pasien atau keluarga setu+u dengan tindakan medik ang akan dilakukan dkter. Dalam situasi demikian kalangan dkter maupun tenaga kesehatan lainna harus memahami (ah*a pasien atau keluarga mempunai hak  menlak usul tindakan ang akan dilakukan.-idak ada hak dkter ang dapat memaksa  pasien mengikuti an+uran, *alaupun dkter menganggap penlakan (isa (eraki(at ga*at

atau kematian pada pasien.

)ila dkter gagal dalam meakinkan pasien pada alternati4 tindakan ang diperlukan, maka untuk keamanan dikemudian hari, se(aikna dkter atau rumah sakit meminta  pasien atau keluarga menandatangani surat penlakan terhadap an+uran tindakan medi8

ang diperlukan.

RSU

S$)%a# S$)a!ma#

M&#&%$-$! T!#a(a# K&*(%&"a# I#5*"m& *#'&#%3 N*. D*($m&# N*. R&8!'! Ha)ama#

1/1

S%a#a" P"*'&$" O&"a'!*#a)

Ta#++a) T&",!%

D!%&%a(a#9

(6)

PENGERTIAN Merupakan persetu+uan tindakan kedkteran ang di(erikan leh  pasien atau keluarga terdekatna setelah mendapatkan pen+elasan se8ara lengkap mengenai tindakan kedkteran ang akan dilakukan terhadap pasien

TUJUAN 1. Pasien atau keluargana mengerti dan memahami tentang tindakan medis ang akan dilakukan

2. Mendapatkan (ukti persetu+uan atau penlakan tindakan medis dari pasien.

&.

KEBIJAKAN e(i+akan !.. tentang Persetu+uan -indakan edkteran

ALAT 5rmulir Persetu+uan atau Penlakan -indakan Medis

PROSEDUR 1. Dkter atau tenaga kesehatan lain men+elaskan pada pasien atau keluargana tentang tindakan dan pelaanan medis ang akan dilakukan.

2. Pen+elasan in4rm 8nsent sekurang/kurangna (erisi tentang: / Diagnsis penakit

/ Si4at dan luasna tindakan medis ang akan dilakukan / Man4aat dan urgensi tindakan medis ang akan dilakukan / Risik dan kmplikasi ang mungkin ter+adi

/ lternati4 prsedur ang dapat dilakukan

/ nsekuensi apa(ila tidak dilakukan tindakan medis terse(ut

/ Prgnsis penakit apa(ila tindakan medis terse(ut dilakukan atau tidak 

/ e(erhasilan ketidak(erhasilan tindakan medis terse(ut &. Pelaksanaan In4rmed ?nsent dianggap (enar +ika:

/ Di(erikan tanpa paksaan

/ Di(erikan setelah mendapat pen+elasan ang diperlukan / Dilakukan leh pasien de*asa ang sehat mental dan

 (erusia le(ih dari 1$ tahun

/ pa(ila pasien (erusia kurang dari 1$ tahun dan tidak  memiliki rangtua *ali atau rangtua *ali tidak dapat hadir,maka persetu+uan di(erikan leh keluarga terdekat dengan menandatangani 4rmat ang telah disediakan '. Pastikan pasien atau keluargana memahami mengerti

 pen+elasan ang di(erikan dan resik ang mungkin ter+adi

%. =ika pasien dan keluargana setu+u akan tindakan ang akan dilakukan, maka pasien atau keluargana mem(erikan pernataan  persetu+uan dengan 8ara mengisi 5rmulir Persetu+uan -indakan 6. =ika pasien atau keluargana menlak tindakan ang akan

dilakukan, maka pasien atau keluargana mem(erikan pernataan  penlakan dengan mengisi 5rmulir Penlakan -indakan.

#. Setelah 4rmulir diisi, pasien atau keluargana mem(u(uhkan tanda tangan pada 5rmulir terse(ut.

$. Dkter atau petugas lain ang mem(erikan pen+elasan menandatangani 4rmulir terse(ut.

". 5rmulir ang telah lengkap disatukan dalam satu (erkas rekam medis.

UNIT TERKAIT 1. UED

2. Instalasi Ra*at Inap &. Instalasi Ra*at =alan

(7)

'. Instalasi Ra*at khusus %. Rekam Medis

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mencegah penyakit polio di antaranya dengan membiasakan pola hidup sehat, sanitasi yang baik dan terus menjaga kualitas gizi sekaligus kebugaran kondisi

dimusnahkan dengan incinerator. Bisa juga digunakan autoclaving tetapi kontainer harus dibuat sedemikian rupa sehingga uap panas bias menembus secara efektif. g) Limbah

Pengukuran keragaman genetik 160 sampel sapi Aceh dengan menggunakan 16 lokus mikrosatelit, menunjukkan semua lokus pada sapi Aceh adalah polimorfik, sedangkan lokus

Berdasarkan penelitian yang dilakukan tentang “Gambaran pengetahuan Wanita Usia Subur tentang deteksi dini kanker serviks dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA ) di

produksi seperti plastik dan kertas pembungkus bahan-bahan pendukung produk. Jumlah limbah ini tidak lebih dari 500kg/hari dan sebagian masih dapat dimanfaatkan

Oksida serium yang merupakan penyusun utama mantel gas yang menghasilkan cahaya  putih bila dipanaskan dengan nyala api dan muncul sebagai katalis hidrokarbon dalam oven

/ Jarut, bunyi NG diucapkan dengan dan seterusnya. Sebenarnya pembelajaran bahasa Arab di Indonesia sudah berlangsung berabad-abad lamanya, akan tetapi aspek tata bunyi sebagai

Untuk penginstalan atau modifikasi dengan perangkat lunak atau perangkat keras selain merek ASUS (seperti pemasangan modul HDD atau DRAM), ASUS hanya dapat menguji/memperbaiki