• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Pakan Alternatif Sumber Energi untuk Subtitusi Jagung pada Unggas (Ulasan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bahan Pakan Alternatif Sumber Energi untuk Subtitusi Jagung pada Unggas (Ulasan)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kandungan nutrien jagung dan bahan baku alternatif sumber energi. Bahan baku BK  (g/kg) Abu (g/kg) PK  (g/kg) SK (g/kg) LK (g/kg) KH (g/kg) Pati (g/kg) EM  (kkal/kg) Sumber
Tabel 3. Level subtitusi jagung dengan bahan baku alternatif sumber energi Bahan baku Jenis unggas Subtitusi
Tabel 4.  Analisa ekonomi penggunaan jagung dibandingakan dengan subtitusi bahan baku  alternatif
Tabel 7.  Pengaruh subtitusi jagung dengan bahan baku alternatif terhadap produktifitas unggas  pedaging Bahan  pakan  alternatif Strain/ Jenis

Referensi

Dokumen terkait

Sebagian besar industri pakan unggas di Indonesia, telah mengidentifikasi bahwa bahaya keamanan pangan terbesar pada produksi pakan dapat berasal dari bahan baku jagung

Kematian pada pakan perlakuan A dan C diduga tidak disebabkan oleh keracunan pakan karena pakan tersebut merupakan pakan dibuat dari bahan baku yang umum

Komposisi penggunaan energi yang terlalubersandar pada bahan bakar minyak harus segera dipikirkan dengan jalanmenganekaragamkan penggunaan sumber daya

Kebutuhan jagung untuk pangan, industri bahan makanan, bahan baku pakan dan bahan baku energi (bioetanol) semakin meningkat dari tahun ke tahun, sementara poduksi jagung

Kematian pada pakan perlakuan A dan C diduga tidak disebabkan oleh keracunan pakan karena pakan tersebut merupakan pakan dibuat dari bahan baku yang umum

Kematian pada pakan perlakuan A dan C diduga tidak disebabkan oleh keracunan pakan karena pakan tersebut merupakan pakan dibuat dari bahan baku yang umum

Nutrien pakan terutama protein merupakan faktor yang berperan penting tehadap proses pembentukan leukosit, karena protein sebagai komponen utama dalam pembentukan sel darah dan sebagai

Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi ampas jagung memberikan pengaruh sangat nyata P < 0,01 terhadap konversi pakan dan Income Over Feed Cost IOFC ayam pejantan dengan nilai