• Tidak ada hasil yang ditemukan

Diajukan oleh: JEFRI HUTAPEA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Diajukan oleh: JEFRI HUTAPEA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL HUKUM

PELAKSANAAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3)

PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI BANGUNAN

PADA PT.ADHI PERSADA GEDUNG

(PROYEK TRANSMART CARREFOUR)

Diajukan oleh:

JEFRI HUTAPEA

NPM

: 120511007

Program Studi

: Ilmu Hukum

Program Kekhususan

: Hukum Ekonomi dan Bisnis

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA

FAKULTAS HUKUM

(2)
(3)

JURNAL

KESELAMATAN DAN ....1II....L:Jt.JO..II.:.J.lL..LLlL. ...L--:lU.

JASA KONSTRUKSI PADA PT.ADHI PERSADA GEDUNG

TRANSMART CARREFOUR)

Penulis Jefri HUltallea

Fakultas UnlrUlrr1 Universitas Atma

ABSTRACT

""''''0'''')'.''' Transmart

is to InlJeSjUJ!4flle the implementation of occ':UlJ'allonlClI

"'D~iDnJ'I'r-h use method. The

interviews and the distribution of a

qUleslJ~Ontnalre d"J'I',o~t'jh, to UUllJl'IJ"Dl"'~

techniques in determining the the data that has been collected

the analysis can be concluded that PT.Adhi Persada Building has met most of the provisions related to the implementation of occupational health and safety in the construction company building in Indonesia.

research is:

construction company building at PT.

purpose the related to

health and safety at Persada llutta"nJ!.

the

Keywords:

Occupational health and safety, Construction ofbuildings, ..._... Persada Building

1. PENDAHULUAN

akan

permasalah-permasalahan dalam ketenagakeDaan dan berdampak pada masa depan indusrti Indonesia. Permasalahan-permasalah tersebut mekanisasi, elektrifikasi dan

modemisasi, maka dalam banyak hal mengakibatkan peningkatan1n't~:::.,nC'11't~C'

keDa operasional dan tempo keDa para Latar Belakang

mengakibatkan pengerahan tenaga secara intensif dari para pekerja. Kelelahan, kurang perhatian, kehilangan keseimbangan dan lain-lain merupakan akibat sebab teDadinya kecelakaan.Perkembangan yang teD adi pada negara Indonesia sekarang ini terutama dalam hal

secara

pemberi keDa dan pekeDa sendiri, dalam mengatasi permasalahan tersebut akan mempengaruhi peninggkatan produktivitas industri sehingga mempengaruhi pembangunan nasional.

(4)

Yogyakarta. pekerjaan, diusahakannya

Pembangunan nasional dapat

dilihat melalui kemajuan

IYayasan Kesehatan Kcluarga dan Pekerja

Indonesia,2000,Pedoman Teknis Pengoperasian

dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Supervisor;Jakarta,

hlm1.201.

2H.Zainal Asikin,S.H.,SU,2004,Dasar-dasar

Hukum Perburuhan, PT Raja Grafindo Persada,

(5)

Rumusan Masalah

Berdasarkan apa yang sudah diuraikan diatas,maka pennasalahan yang akan dibahas

K3

orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis

2. Tujuan Keselamatan dan Kesehatan

memperlancar tanaman asap, uap, gas,

cuaca, sinar atau radiasi, suara

h. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja baik physik maupun

peracunan,

i. Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai .

atau barang ;

n. Mengamankan dan orang, yang baik;

k. Menyelenggarakan penyegaran udara yang

o.

p. Mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar-muat, perlakuan dan penyimpanan barang ;

q. Mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya;

r. Menyesuaikan dan menyempumakan pengamanan pada pekerja yang bahaya kecelakaannya menjadi bertambah tinggi.

1. Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban ;

m. antara

lingkungan, cara dan proses kerj a

j.

dan

1970 Nomor

secara terperinci tentang pengertian keselamatan kerja tetapi dalam Undang-Undang tersebut diuraikan secara jelas tentang ruang .A..A..A..A.J"".A.,"'-'l~t-'

Menurut Pasal 2 ayat (1) Undang-undang

No.1 Keselamatan Kerja,

bahwa ruang lingkup berlakunya keselamatan adalah segala tempat kerja, baik di darat,

dalam maupun di udara yang berada dalam wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia.

Menurut berbicara yang

adalah bertalian dengan kecelakaan kerja,yaitu kecelakaan yang terjadi di tempat kerja atau disebut kecelakaan industri,kecelakaan industri tersebut secara umum dapat diartikan sesuatu yang

tidak dikehendaki yang mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktifitas

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 angka (1) Menyatakan bahwa kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap

(6)

Data yang

penelitian hukum ini adalah data yang

diperoleh secara langsung responden

yakni subjek yan memberikan jawaban

atas yang

berdasarkan kuesioner atau wawancara

yang berkaitan langsung dengan masalah yang

dintentukan secara acak dengan

menggunakan metodeRandom sampling

METODEPENELITIAN

a) Jerus Penelitian

Proyek-proyek pekerjaan konstruksi

bangunan yang semakin meningkat dalam hal

Pengertian Perusahaan

A. Tinjauan Perusahaa Jasa Konstruksi Bangunan

akibatnya dan perlu adanya

perlindungan bagi setiap orang dan pekerja yang

perlindungan keselamatan serta pengunaan

Cll-rY\t"'\~::t.rproduksi yang digunakan secara aman

Jasa .a._"U'.IIL.IllI..7I11-.Ill

2) Data sekunder

Data sekunder dalam penelitian hukum

adalah yang

penelahaan kepustakaan atau penelahaan

terhadap berbagai literatur atau bahan

pustaka yang berkaitan dengan rumusan

m2lsaJLan atau materi yang disebut

sebagai bahan hukum. Data sekunder yang

'V'l~1n~I'1t''ttJl'''' ini antara

1.Bahan hukum primer

a. Undang-Undang Dasar

Republik Indonesia Tahun 1945 Bab X

Pasal 27 ayat (2) Tentang Warga

Negara dan Penduduk,Bab X A Pasal

28 D ayat (2) Hak asasi manusia,Bab

XIV Pasal 34 ayat (3) Tentang

Pelayanan Kesehatan dan Pelayanan Umuffi.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi, Bab 1

..L'lIo.. ... "' ...A. ...."'_u..I. .... Umum 1 Jasa

adalah

perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan

jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa konsultasi pengawasan pekerjaan

konstruksi.Pekerjaan konstruksi adalah

.I."'...IJ ...I.''''''.... '''...A..A._ .... .A. atau Cpr''':l0'1'':ln rarl~Kala.nK,egtataln

perencanaan danlatau pelaksanaan beserta

pengawasan yang mencakup pekerjaan

arsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal, dan

tata lingkungan masing-masing beserta

kelengkapannya, untuk mewujudkan suatu

(7)

terutama perbelanjaan serta gedung lainnya.

dengan seorang kepala Bagian

Personalia PT.Adhi Persada Gedung

serta seoarang Pengawas lapangan

Persada Gedung Sleman,

DIY.Wawancara secara

b. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan KeIja, Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 1

1 I 1 angka

yang

hukum yang diteliti.

c) Pengumpulan Data Studi kepustakaan

Populasi adalah keseluruhan objek dengan karakteristik atau ciri yang sarna.

himpunan orang, benda, waktu, atau tempat dengan sifat dan ciri yang

sarna. yang ...,...,_...

penelitian adalah pekeIja lapangan PT.Adhi Persada Gedung.

e) Populasi dan Sampel yang

penjelasan terhadap

dan bahan

seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia Kamus Lengkap Bahasa Indonesia.

~.

3. Bahan Hukum Tersier

...'L... tersier

petunjuk atau

bahan hukum

yang berupa peraturan perundang-undangan

serta bahan hukum sekunder yang

berupa pendapat para

litelatur, serta website mengenai

ma:salc:ln , yang'-1-.1.\'-"".1..1.\.-.1..

_~1t"",.l::JOl adalah dari populasi

yang dilakukan secara random

Sampling dalam penelitian ini adalah

pekeIja lapangan Persada

Geudung yang jumlahnya 15% dari

b) Wawancara

Data juga diperoleh dengan

melakukan wawancara.Wawancara

merupakan salah satu metode

pengumpulan data dengan jalan

komunikasi, yakni melalui kontak atau hubungan pribadi antara pengumpul data

(Pewawancara) dengan sumber data

(Responden).Wawancara dilakukan

orang.

f) Responden

Responden adalah subyek yang

memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan dalam bentuk kuesioner

maupun wawancara yang terkait

langsung dengan masalah yang diteliti. Responden merupakan pekeIja lapangan yang secara tetap bekeIja di PT.Adhi Persada Gedung yang jumlahnya 24

(8)

yang umUffi. yang dilakukan baik secara kepustakaan dan melalui penelitian lapangan disusun secara sitematis dan saling

menyediakan meningkatkan kesehj ahteraan

keluarga,pengusaha wajib fasilitas kesehj ateraan.

dilihat.Ketentuan lain yang terpenuhi adalah Pasal 9 ayat (1) dan ayat (3) dan ayat (4) menyatakan pengurus diwajibkan tiap

"'_.&...,"'...&.J,~ semua pengamanan

dif-.o~""_..,,f-~'7"'"

orang dipilih secara random sampling. Kepala bagian K3 PT.Adhi Persada Gedung, Sleman Daerah Istimewah naI"aSllmlDer yang

perundang-undangan yang mengatur mengenai ketenagakerjaan khususnya

keselamatan dan kesehatan kerja perusahaan jasa konstruksi banguna

pada di

2.. HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil penelitian dan setelah dilakukan maka, dapat ditarik

yang belum terpenuhi menurut ketentuan Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang 14 Huruf Peraturan Menteri

No.PER.Ol/MEN/1980 Tentang Keselamatan

Saran

yang _.L"'-'_.L.L ..."'... 1IJ_'&''&''''''',&,JlU

Bangunan pasal 99 berkaitan dengan penggunaan alat pelindung diri dalam konstruksi bangunan.

pada perusahaan jasa konstruksi di Persada Gedung yaitu :

1. PT.Adhi Persada Gedung dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang konstruksi bangunan seyogyanya harus lebih memperhatikan penggunaan pelindungdiri (APD) bagi para pekerja dan mengutamakan standar ketat bagi penguna APD.

keIja

PT.Adhi Persada Gedung memenuhi sebagian besar ketentuan yang berkaitan dengan hal tersebut. yang sudah

dapat ditinjau dari Pasal 14 butir (a) dan (b)

X pengurus

No.1 1970 Tentang Keselamatan Kerja menyatakan, butir (a) menyatakan secara tertulis menempatkan syarat keselamatan pada tempat kerja yang dapat dilihat dan terbaca sesuai dengan petunjuk pegawai pengawas atau ahli keselamatan kerja.Butir (b) Memasang dalam tempat ketja yang dipimpinnya, semua gambar keselamatan kerja yang diwajibkan dan semua bahan pembinaan lainnya pada tempat yang mudah

(9)

2. Pelaksanaan proyek pembangunan harus begitu diperhatikan pemerintah terutama dan

H.Zainal Asikin,S.H..2004,Dasar-dasar

Hukum Perburuhan,PT. Raja Grafindo

Persada, Jakarta.

3.

REFERENSI

Buku

Pengantar Perusahaan

Indonesia, PT.Citra Aditya Bakti,

Kesehatan Kerja sebagai Komponen

Jamsostek, Fakultas hukum Universitas

Indonesia, Jakarta.

Adrian Sutendi,S.H.,M.H., 2009,Hukum Sendjun H.Manulang 2001,

Pokok-pokok Hukum Ketenagakerjaan Indonesia,

Asri Wijayanti,S.H.,M.H, 2009,Hukum

Ketenagakerjaan Pasca Reformasi, Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945

~_.... ""'11.IT l'11d"ir'\1i"\~C"1-:lNomor 1

1970 KeD a

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Nomor Tentang Kesehatan Peraturan l"/I,a.'-r\TiCI,r-1

Dr.H.Koko Kosidin.S.H,M.H, 1999,

Perjanjian Kerja, t'el"laJ11llln

Perburuhan dan Peraturan Perusahaan,

Drs.C.s.t. Kansil,S.H.1986,Pokok-pokok

Hukum Perindustrian Indonesia,

hill co, Jakarta.

rt:l'Y'tC"1"Y\101""t:lC"1Nomor 980 Tentang Keselamatan dan Kesehatan KeDa Pada Konstruksi Bangunan

G.Kartasapoetra,r.g.Kartasapoetra. S.H,

ir.A.G Kartasapoetra, 1986,Hukum

Perburuhan di Indonesia Berlandaskan

Pancasila,Bina aksara, Jakarta.

(10)

Referensi

Dokumen terkait

Faktor predisposisi yang terlihat pada masyarakat Kaili Da’a Wulai adalah masyarakat memiliki pengetahuan bahwa melahirkan di rumah dengan dibantu keluarga atau

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan terhadap audit delay baik secara langsung maupun secara tidak langsung melalui

Pada ikan Mujair perubahan histopatologi akibat cacing parasit Monogenea sebagian besar berupa hiperplasia, desquamasi lamela insang sekunder, kongesti pembuluh

Pendirian bank syariah di Indonesia dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 18 – 20 Agustus 1990. Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai

bahaya kebakaran dan bencana lainnya. Objek pengamatan studi kasus ini dilakukan di Wisma Barito Pacific. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara observasi

Alat ini dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembaban DHT11, motor inkubator digunakan untuk proses pemutaran telur, sensor suara digunakan untuk mendeteksi apabila

Analisis kurikulum dilakukan melalui tahapan pengkajian materi pelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan standar isi

Untuk menampung container yang isinya terdiri dari berbagai komponen dan komponen yang telah dibuat dapat ditempatkan sesuai dengan posisi yang kita inginkan3. • Apa default