• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani di Indonesia Tahun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani di Indonesia Tahun"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel Penyembuhan Hasil Regresi Data Panel dari Masalah Heteroskidastisistas  Berdasarkan data di atas menunjukan hasil regresi yang sudah terhindar dari  masalah  heteroskidastisistas  dan  selanjutnya  hasil  regresi  ini  dapat  diestimasi  dengan baik

Referensi

Dokumen terkait

Simpulan dalam penelitian ini adalah 1) Rata-rata nilai tukar petani padi di Kabupaten Sragen adalah sebesar 175,28%. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata petani padi

Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan penyusunan Nilai Tukar Petani (NTP) Tahun 2011 adalah tersedianya buku perhitungan Nilai Tukar Petani (NTP) Kabupaten

Pada bulan Januari 2015 NTP untuk subsektor Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 97,93atau naik 3,40persenKenaikan NTP disebabkan indeks yang diterima petani naik,sedangkan

NTP tanaman pangan, tanaman perkebunan dan tanaman hortikultura dihitung dari indeks harga yang diterima petani (IHT) dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar

Penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 0,72 persen selama Agustus 2016, secara umum dipengaruhi oleh penurunan nilai tukar subsektor tanaman pangan sebesar 1,45

Adapun faktor-faktor yang diduga mempengaruhi Nilai Tukar Petani di Provinsi Sumatera Utara dalam penelitian ini ialah inflasi, suku bunga, tenaga kerja ,

Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan perhitungan Nilai Tukar Petani (NTP) sehingga dapat diketahui indikator yang nantinya akan menjadi tolok ukur

Nur Syechalad 2016 dengan judul “Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Petani Sub Sektor Tanaman Pangan Padi Di Aceh” menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh signifikan