• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA BERBASIS CERITA RAKYAT BANYUMAS UNTUK SISWA KELAS V SD TESIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA BERBASIS CERITA RAKYAT BANYUMAS UNTUK SISWA KELAS V SD TESIS"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

i TESIS

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA

BERBASIS CERITA RAKYAT BANYUMAS UNTUK SISWA KELAS V SD

Oleh:

DIANA NATALIA 1420104022

MAGISTER PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKETO

(2)

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA

BERBASIS CERITA RAKYAT BANYUMAS UNTUK SISWA KELAS V SD

TESIS

diajukan kepada

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (M.Pd.)

Oleh:

Diana Natalia 1420104022

MAGISTER PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA PROGRAM PASCASARJANA

(3)
(4)
(5)
(6)

MOTTO

(7)

vii

PERSEMBAHAN

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan tesis ini dengan lancar, dan baik. Sebuah karya kecil ini saya persembahkan untuk :

1. Untuk Ibu-Bapak dan Mertua saya, terima kasih atas semua yang telah kalian berikan kepada saya. Tanpa kalian saya tidak akan seperti ini.

2. Terima kasih untuk Suami dan Anak-anakku tercinta, kalianlah semangatku. Pengobat dikala lelahku.

3. Untuk temanku Nurlaeli, Mb Alif, Mb Inamah, dan Bu Hermin, terima kasih atas segala bantuan dan dukungan kalian.

(8)

ABSTRAK

Penelitian berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Banyumas Bagi Siswa Kelas V SD” penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat Banyumas dengan cara yang mudah dan bisa dipahami siswa. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan kebutuhan siswa dan guru terhadap bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat Banyumas, (2) menyusun prototipe bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat Banyumas untuk siswa kelas V SD dan (3) memvalidasi prototipe bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat banyumas untuk siswa kelas V SD.

Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, produk yang dikembangkan berjudul sastra berbasis cerita rakyat Banyumas untuk siswa kelas V SD. Kedua, prototipe bahan ajar disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan guru. Ketiga, bahan ajar dinilai dan divalidasi berdasarkan aspek isi, penyajian materi, bahasa, dan kegrafikaan. Bahan sastra berbasis cerita rakyat Banyumas pada aspek isi memperoleh skor rata-rata sebesar 3,94 dengan persentase kelayakan sebesar 85,4%. Jadi, modul dinyatakan layak untuk digunakan.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan penelitian pengembangan (R&D) level 1 yang dikemukakan oleh Sugiyono. Adapun tahapan penelitian R&D level 1 yaitu survei pendahuluan, awal pengembangan prototype, validasi produk, desain produk, serta revisi dan perbaikan desain. Data diperoleh dari angket kebutuhan siswa dan guru terhadap bahan ajar sastra berbasis cerita rakyat Banyumas, wawancara, dan data hasil validasi produk. Data yang diperoleh dari hasil angket kebutuhan siswa dan guru dianalisis, dikelompokkan, dan dideskripsikan, sedangkan analisis data uji validasi oleh dosen ahli dan guru dianalisis dengan analisis deskriptif yang mengikuti bentuk skala Likert, tabulasi semua data yang diperoleh pada setiap aspek, menghitung skor rata-rata, dan mengubah skor rata-rata menjadi kategori.

(9)

ix ABSTRACT

The study entitled "Development of Instructional Materials Based Folklore Literature Banyumas For Student Class V SD" This research aims to develop teaching materials based literary folklore Banyumas in a way that is easy and understandable student. The purpose of this study are: (1) describe the needs of students and teachers to the teaching material of literature based on folklore Banyumas, (2) develop prototype instructional materials literature based on folklore Banyumas for students of class V SD and (3) to validate prototype teaching materials of literary-based story Banyumas people for fifth grade students of elementary school.

The results of the study are as follows. First, the product developed based on folklore literature titled Banyumas for students of class V SD. Second, prototype teaching materials are prepared based on the needs of students and teachers. Third, teaching materials assessed and validated based on aspects of the content, presentation material, language, and kegrafikaan. Materials literary folklore Banyumas based on the content aspect obtained an average score of 3.94 to the survey, the initial prototype development, product validation, product design, as well as the revision and improvement of the design. Data obtained from the questionnaire needs of students and teachers to the teaching materials based literary folklore Banyumas, interviews, and data product validation results. Data obtained from the questionnaire needs of students and teachers are analyzed, classified, and described, while the analysis of test data validation by expert lecturers and teachers were analyzed with descriptive analysis that follows the shape Likert scale, tabulating all the data obtained on every aspect, calculating the mean score average, and the average score change into categories.

(10)

UCAPAN TERIMAKASIH

Alhamdulillah, Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan tesis yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Banyumas” dengan lancar tanpa suatu halangaan apapun.

Penulis menyadari bahwa penulisan tesis ini tidak akan berjalan dengan lancar tanpa bantuan, dorongan dan bimbingan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada:

1. Dr Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.H., Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto,yang telah memberikan

2. Dr. Furqanul Aziez, M.Pd., Direktur Pascasarjana yang mendukung tiap langkah para mahasiswa.

3. Dr. Kuntoro, M,Hum., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto, sekaligus pembimbing tesis. Terima kasih telah dengan sabar memberikan bimbingan, pengarahan, dan saran-sarannya dalam penyusunan tesis ini.

4. Dewan penguji tesis Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

(11)

xi

Semoga Allah SWT memberikan imbalan yang setara atas segala kebaikan yang telah diberikan kepada penulis dan semoga apa yang telah diberikan mendapat pahala dan apa yang diperbuat dicatat sebagai amal ibadah.

Penulis menyadari bahwa dalam menyelesaikan tesis ini mengalami berbagai kesulitan dan kendala, untuk itu maka penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun bagi perbaikan penulisan di masa yang akan datang.

Dengan segala kekurangan yang ada pada tesis ini, penulis berharap semoga tesis ini dapat memberikan sumbangan pemikiran dan bermanfaat bagi kita semua, Amin.

Purwokerto, 17 Januari 2017

(12)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur peneliti panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat karunia dan rahmat-Nya peneliti dapat menyelesaikan tesis yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat untuk Siswa Kelas V SD”. Penulisan tesis ini sebagai salah satu syarat menyelesaikan studi akhir Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Tesis ini terdiri dari lima bab, yaitu bab satu berisi pendahuluan, bab dua kajian teoritik, bab tiga metode penelitian, bab empat hasil penelitian dan pembahasan, dan bab lima simpulan dan saran. Dalam Penelitian ini, peneliti mencoba mengembangkan bahan ajar sastra khususnya cerita rakyat. Bahan ajar tersebut terdiri dari standar kompetensi dan kompetensi dasar (SK&KD), indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar, serta evaluasi yang akan digunakan untuk mengukut ketercapaian tujuan pembelajaran.

Pengembangan bahan ajar ini diharapkan dapat menambah referensi bahan ajar yang dibutuhkan oleh guru dan peserta didik nantinya. Penelti menyadari masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saran dan perbaikan diharapkan demi perbaikan-perbaikan lebih lanjut. Semoga tesis ini berguna dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan

Purwokerto, 17 Januari 2017

Penulis

(13)

xiii DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING... iii

(14)

d. Fungsi Bahan Ajar ... 12 Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas Bagi Siswa Kelas V SD ... 51

1. Pemahaman dan Kebutuhan Siswa terhadap Bahan Ajar Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas ... 52

(15)

xv

Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas... 60

4. Kebutuhan Siswa terhadap Isi Bahan Ajar Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas... 67

B. Hasil Analisis Kebutuhan Guru terhadap Bahan Ajar Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas bagi Sis wa Kelas V SD 71 1. Pemahaman dan Kebutuhan Guru terhadap Bahan Ajar

C. Prototipe Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Banyumas 84 1. Aspek Isi/ Materi ... 85

2. Aspek Penyajian Materi ... 85

3. Aspek Bahasa dan Keterbacaan ... 85

4. Aspek Grafika... 86

(16)

Banyumas ... 97

a Kelayakan Aspek Isi Pembelajaran ... 98

b. Kelayakan Aspek PenyajianMateri ... 98

b. Kelayakan Aspek Bahasa dan Keterbacaan ... 98

b. Kelayakan Aspek Grafika ... 99

F. Revisi Produk Pengembangan Bahan Ajar Sastra Berbasis Cerita Rakyat Banyumas ... 100

1. Revisi Produk Dari Ahli ... 100

a. Aspek Bahasa Dan Keterbacaan ... 100

b. Kegrafikan ... 103

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 106

A. Simpulan ... 106

B. Saran ... 107

DAFTAR PUSTAKA ... 108

(17)

xvii

DAFTAR TABEL

1. Tabel 3.1 Kisi-Kisi Instrumen Penelitian Untuk Ahli... 47 2. Tabel 4.1 Pemahaman dan Kebutuhan Siswa terhadap Adanya Bahan

Ajar Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas ... 53 3. Tabel 4.2 Pemahaman dan Kebutuhan Siswa terhadap Pembelajarana

Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas ... 57 4. Tabel 4.3 Kebutuhan Siswa terhadap Fisik Bahan Ajar Sastra Berbasis

Ceita Rakyat Dari Banyumas ... 61 5. Tabel 4.4 Kebutuhan Siswa terhadap Isi Bahan Ajar Sastra Berbasis

Cerita Rakyat Dari Banyumas ... 68 6. Tabel 4.5 Pemahaman dan Kebutuhan Guru terhadap Adanya Bahan

Ajar Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas ... 72

7. Tabel 4.6 Kebutuhan Guru terhadap Fisik Bahan Ajar Sastra Berbasis Ceita Rakyat Dari Banyumas ... 76 8. Tabel 4.7 Kebutuhan Guru terhadap Isi Bahan Ajar Sastra Berbasis

(18)

Keterbacaan ... 90

12. Tabel 4.11 Hasil Penilaian Ahli terhadap Aspek Grafika ... 91 13. Tabel 4.12 Hasil Penilaian Guru terhadap Aspek Kelayakan Isi ... 93 14. Tabel 4.13 Hasil Penilaian Guru terhadap Aspek Penyajian Materi ... 94 15. Tabel 4.14 Hasil Penilaian Guru terhadap Aspek Bahasa dan

(19)

xix

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Kisi-kisi Angket Kebutuhan Guru ... 111

Lampiran 2 Hasil Uji Validasi Ahli ... 113

Lampiran 3 Hasil Uji Validasi Guru ... 120

Lampiran 4 Hasil Pengisian Angket Kebutuhan Guru ... 132

Lampiran 5 Hasil Pengisian Angket Kebutuhan Siswa ... 164

Lampiran 6 Hasil Wawancara ... 200

Lampiran 7 Surat Keterangan ... 201

Lampiran 8 Dokumentasi ... 203

Referensi

Dokumen terkait

Tesis ini berjudul “ Struktur, Fungsi, dan Nilai Kearifan Lokal Cerita Rakyat Kabupaten Bangka serta Pemanfaatannya untuk Menyusun Bahan Ajar Apresiasi Sastra di

a. Angket Kebutuhan Guru ... Angket Kebutuhan Siswa ... Angket Respon Guru Terhadap Bahan Ajar ... Instrumen Validasi ... Daftar Hadir ... Daftar Hadir Uji Coba Terbatas …… ...

Cerita rakyat merupakan salah satu hasil karya sastra Nusantara yang perkembangannya tetap eksis di masyarakat meskipun hadir dalam versi yang berbeda-beda. Cerita

Dengan menggunakan teknik analisis data yang diperoleh melalui lembar validasi, angket dan tes dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis ICT berbentuk e-modul

Pertama: pada kriteria umum, 100% responden menyatakan pembuatan bahan ajar sastra bisa dianggarkan dan disediakan oleh biaya sekolah, selanjutnya 80% menyatakan LKS dapat

Hasil penelitian ini yaitu:1 bahan ajar yang dikembangkan adalah Materi Teks Cerita Rakyat Dengan Menggunakan Pendekatan Saintifik Berbasis Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Kemampuan

Pelaksanaan pembelajaran sastra, khususnya cerita rakyat, kurang meningkatkan minat siswa Dalam konteks pengajaran, fungsi utama sastra cerita rakyat bagi siswa adalah bahwa

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tersebut, dapat dipahami bahwa sastra lisan berupa babad atau cerita rakyat di Banyumas memiliki banyak aspek yang dapat digunakan sebagai