BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian - UJI TOKSISITAS SUBKRONIK POLISAKARIDA KRESTIN DARI EKSTRAK Coriolus versicolor PADA Mus musculus L. DENGAN PARAMETER GAMBARAN HISTOLOGIS HATI DAN KADAR SGPT Repository - UNAIR REPOSITORY
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam penelitian ini, akan dilakukan pengamatan terhadap histologi ginjal yang berupa jumlah sel ginjal yang normal, sel ginjal yang mengalami pembengkakan, dan sel
Fungsi utama hati dalam metabolisme lemak adalah untuk memecah asam lemak menjadi senyawa kecil yang dapat dipakai untuk energi, untuk mensintesis trigliserida,
Data primer yang digunakan berupa pengamatan histologis sediaan hati yang meliputi persentase hepatosit normal, pembengkakan hepatosit, hidropik, dan nekrosis dapat
Data diatas menunjukkan bahwa dosis pemberian polisakarida krestin dari ekstrak Coriolus versicolor sebanding dengan jumlah eritosit dalam darah karena adanya β-glucan
dihitung dengan menggunakan cara sebagai berikut: suspensi spermatozoa yang. telah diencerkan dengan 1 ml (1x10 3 ml) larutan garam fisiologis diambil
dapat menyelesaikan naskah skripsi dengan judul “P engaruh polisakarida krestin dari ekstrak Coriolus versicolor terhadap jumlah leukosit dan konsentrasi interleukin-23 pada Mus
Peningkatan kadar kreatinin di dalam darah dapat disebabkan adanya kerusakan ginjal terutama karena gangguan filtrasi glomerulus, nekrosis tubulus akut, dehidrasi,
Data primer yang akan diperoleh yaitu jumlah sel tubuli (%) normal, pembengkakan, nekrosis dan kadar kreatinin pada tiap hewan coba, sedangkan data pendukung yaitu