• Tidak ada hasil yang ditemukan

9.1. Konsep Bisnis - PERENCANAAN BISNIS JASA LAUNDRY KHUSUS PAKAIAN WANITA “LAUNDRY HAWA” - Unika Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "9.1. Konsep Bisnis - PERENCANAAN BISNIS JASA LAUNDRY KHUSUS PAKAIAN WANITA “LAUNDRY HAWA” - Unika Repository"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

58

BAB IV

HASIL DAN ANALISIS

9.1. Konsep Bisnis

Bisnis jasa Laundry “Hawa” ini adalah sebuah hal yang baru, berbeda

dengan bisnis jasa Laundry yang telah ada. Perbedaannya adalah bisnis jasa

Laundry ini hanya melayani pakaian wanita, dan tidak melayani pakaian

bukan wanita. Bisnis jasa Laundry “Hawa” akan didirikan di. Ada beberapa

hal yang juga menonjolkan bisnis jasa Laundry “Hawa” selain hanya

melayani pakaian wanita, yaitu seluruh karyawan yang dipekerjakan juga

wanita serta menawarkan sistem delivery bagi para konsumen. Sistem

pemesanan adalah dengan sistem online sehingga dapat memudahkan para

konsumen dari Laundry Hawa. Sedangkan lokasi dari Laundry Hawa

nantinya adalah di Jalan Pawiyatan Luhur, dimana tempat tersebut hanya

terletak sekitar 300 meter dari kampus Soegijapranata.

9.2. Gambaran Umum Responden

Berdasarkan pada hasil penyebaran kuesioner yang telah dilakukan

terhadap 30 responden pada Bulan Mei 2017, sampel penelitian ini diperoleh

(2)

59 Tabel 4. 1 Gambaran Umum Responden

No Keterangan Jumlah Dalam Persentase

1 Usia

Berdasarkan Tabel 4.1 dapat diketahui bahwa usia responden adalah dari usia

17 tahun hingga usia 24 tahun, dengan modus umur adalah pada usia 19 tahun dan

20 tahun. Kemudian pekerjaan responden seluruhnya adalah bekerja sebagai

(3)

60 responden) adalah sebesar Rp 1.000.000 hingga Rp 1.500.000 per bulannya.

Penghasilan yang dimaksud adalah uang saku maupun pendapatan ataupun hasil

bekerja sampingan yang didapatkan para responden yang digunakan untuk

kebutuhan sehari-hari diluar uang untuk membayar sewa kos dan uang kuliah.

4.3.Pasar dan Pemasaran

4.3.1. Segmenting, Targeting, dan Positioning

1. Segmenting

a. Segmenting Demografis

Secara demografis, segmenting dari bisnis jasa Laundry ini

adalah para mahasiswa yang berumur 17 tahun hingga 24 tahun,

dengan penghasilan mulai dari Rp 450.000,- hingga Rp 2.500.000,-

per bulan. Dengan penghasilan yang dimaksud adalah uang kebutuhan

sehari-hari diluar uang untuk membayar sewa kos atau kontrak dan

uang untuk membayar biaya kuliah.

b. Segmenting Geografis

Secara geografis, segmenting dari bisnis jasa Laundry ini adalah

penduduk atau warga, khususnya mahasiswi yang tinggal di sekitar

Unika Soegijapranata Semarang, karena melihat peluang bisnis

Laundry yaitu sebuah bisnis yang termasuk dalam jasa yang

dibutuhkan sehari-hari dan merupakan kebutuhan sehari-hari, serta

pada kenyataanya selalu dibutuhkan oleh mayoritas orang yang

(4)

61 c. Segmenting Psikografis

Secara psikografis, segmenting dari bisnis jasa Laundry ini

adalah para penduduk maupun mahasiswi yang tidak biasa mencuci

pakaian mereka sendiri, misalnya karena sibuk, tidak punya tempat

yang memadai, ataupun malas mencuci sendiri. Dan bahkan untuk

wanita-wanita yang memang tidak terbiasa untuk mencuci pakian

mereka sendiri dan sudah terbiasa menggunakan jasa Laundry.

2. Targeting

Target pasar Laundry Hawa adalah wanita atau perempuan yang tinggal

di sekitar lokasi Laundry dan para mahasiswa perempuan kampus Unika

Soegijapranata yang tinggal di sekitar kampus.

3. Positioning

Posisi bisnis jasa Laundry Hawa ini adalah sebagai penciptaan ide

bisnis yang baru, yang belum ada di wilayah sekitar kampus Unika

Soegijapranata. Keunggulan dari bisnis jasa Laundry ini adalah bisnis

Laundry yang dikhususkan untuk pakaian wanita, seluruh karyawan yang

akan dipekerjakan adalah wanita, dan juga menawarkan layanan delivery

Laundry Hawa memberikan jaminan berupa jaminan aman, bersih, dan wangi

yang akan menjadi keunggulan yang ditawarkan. Jaminan keamanan,

didalamnya terdapat jaminan saat pencucian, jaminan pakaian hilang, dan

(5)

62 luntur dan tidak terkena noda ataupun warna dari pakaian lain, serta jaminan

bentuk dari pakaian tidak akan rusak misalnya pakaian menjadi kendur atau

rusak. Seluruh pakaian dalam yaitu bra dan celana dalam akan dicuci secara

manual tanpa menggunakan mesin. Didalam jaminan aman terdapat pula

jaminan pakaian tidak hilang yaitu dipastikan seluruh pakaian yang telah

diberikan oleh konsumen tidak akan berkurang dan bertambah jumlahnya,

melainkan sesuai dengan jumlah dan barang yang telah diberikan konsumen.

Jaminan kerahasiaan, berarti ketika proses pengeringan atau penjemuran,

dimana semua pakaian dan juga bra serta celana dalam akan dijemur di dalam

Laundry Hawa supaya tidak menjadi bahan tontonan orang-orang yang lewat

dimana hal tersebut dapat dikatakan tidak sopan.

Jaminan kedua yaitu jaminan bersih, dimana pakaian akan dibersihkan

dengan sangat baik, termasuk menghilangkan noda-noda yang ada di pakaian

misalnya noda bekas makanan, noda bekas bolpoin, dan bahkan noda bekas

darah menstruasi yang biasa masih tertinggal di celana dalam. Jaminan bersih

tidak hanya membersihkan segala noda, bahkan bahan anti-bakteri juga akan

ditambahkan pada seluruh pakaian, supaya lebih bersih dan higienis. Jaminan

wangi, yaitu dimana dapat dipastikan hasil dari Laundry akan menghasilkan

wangi-wangian yang harum, enak, nyaman, dan tidak menyengat di setiap

potong pakaian yang diLaundrykan. Laundry Hawa juga akan memberikan

pilihan aroma atau wewangian bagi para konsumen dengan 2 pilihan aroma,

(6)

63 4.3.2. Marketing Mix (7P)

1. Product

Dalam bisnis jasa Laundry ini, produk yang ditawarkan adalah sebuah

jasa pencucian, pembersihan, dan pengeringan pakaian dalam dan juga

pakaian luar yang telah diberikan konsumen. Laundry Hawa akan

memberikan jaminan pada konsumennya, dimana terdapat jaminan aman,

jaminan bersih, dan jaminan wangi, yaitu seperti yang telah dijelaskan

dibagian positioning. Ditambah dengan perawatan khusus yaitu untuk

pakaian dalam dicuci menggunakan tangan. Harga yang ditawarkan kepada

konsumen akan ditampilkan di sebuah menu, yaitu menu harga yang nantinya

akan diinformasikan melalui brosur dan media sosial. Perincian harga akan

ditampilkan di nota yang akan diberikan ke konsumen sebagai tagihan setelah

penggunaan jasa Laundry. Produk yang diunggulkan adalah pelayanan dari

Laundry, yaitu hanya menerima pakaian wanita dan tidak menerima pakaian

pria, semua karyawan adalah wanita, Laundry Hawa juga menawarkan jasa

delivery supaya konsumen merasa lebih senang karena puas. Dalam rangka

merencanakan sebuah bisnis jasa Laundry, maka akan dibutuhkan sebuah

logo untuk dapat melengkapi image bisnis, dan akan digunakan sebagai

sebuah konduktor pada para calon-calon konsumen Laundry Hawa, dan

bahkan pada masyarakat sekitar berjalannya usaha Laundry nantinya.

Logo didesain dengan background warna merah muda, dan dengan

simbol hati, beserta merek dari Laundry, yaitu Laundry Hawa. Latar belakang

(7)

64 wanita, dikarenakan usaha Laundry ini akan diperuntukkan khusus untuk

pakaian wanita. Sedangkan simbol hati berarti Laundry Hawa memberikan

jasa dengan sepenuh hati dan melayani konsumen dengan hati yang tulus,

serta berarti Laundry Hawa merawat pakaian dengan sangat baik.

Gambar 4. 1 Logo Laundry Hawa

2. Place

Dalam bisnis jasa Laundry ini, penempatannya adalah jasa langsung

disalurkan ke end-user atau konsumen. Hal yang didistribusikan adalah

(8)

65 kemudian info adalah mengenai harga, kecepatan dan ketepatan jasa, serta

sistem delivery. Laundry Hawa bersifat dekat dengan konsumen, yaitu

para karyawan akan bertatap muka langsung dengan konsumen.

3. Promotion

Promosi akan dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan

menggunakan media cetak dan media sosial, berikut merupakan promosi

yang dilakukan:

Tabel 4. 2 Promosi Laundry Hawa

No Keterangan Laundry Hawa

1 Media cetak

Dengan mencetak brosur dengan desain yang menarik

(bentuk brosur ada di Gambar 4.3), kemudian brosur akan

disebarkan ke papan-papan informasi di kampus Unika

Soegijapranata, misalnya di papan informasi di kantin

gedung Thomas Aquinas dan Henricus Constant, dimana

akan ada banyak pembaca yang lewat di tempat-tempat

ramai seperti tempat yang telah disebutkan tersebut.

Dilakukan juga dengan membagikan brosur-brosur ke

beberapa kos yang ditinggali oleh wanita (tidak harus kos

wanita) di sekitar Unika. Misalnya di kos Colorado, kos

Agape, kos Valentine, dimana terdapat banyak calon

(9)

66

No Keterangan Laundry Hawa

2 Media sosial

Tujuan utamanya adalah untuk memudahkan para

konsumen untuk berhubungan dengan Laundry Hawa.

Laundry Hawa akan membuka akun Instagram, What’s

App, dan LINE. Menggunakan media sosial juga akan

dilakukan sebagai sebagai sarana untuk membangun

kesadaran (awareness) para calon konsumen, secara tidak

langsung juga menginformasikan mereka bahwa Laundry

Hawa juga mengikuti kemajuan teknologi, dan tentunya

juga untuk mempromosikan jasa Laundry, dengan

mem-posting kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Laundry

Hawa. Sehingga pembaca dapat melihat proses yang

dilakukan dan keadaan fisik Laundry Hawa.

Desain media cetak adalah seperti pada Gambar 4.2, dengan mayoritas warna

adalah merah muda, biru muda, dan putih. Style dari brosur adalah girly, yaitu

memperlihatkan kesan wanita atau feminim. Di bagian tengah atas brosur terdapat

logo dan nama Laundry Hawa. Kata-kata yang tertera dalam brosur adalah “Give Us

Your Dirty Clothes”, yang memiliki arti berikan kami pakaian kotor anda. Dengan

maksud mengajak para pembaca untuk memberikan pakaian atau meLaundry-kan

pakaian mereka ke Laundry Hawa. Setelah itu, terdapat kata-kata “We will return it

Fresh and Clean!”, yang berarti kami akan mengembalikannya dengan keadaan

segar dan bersih, yaitu pakaian akan dikembalikan pada konsumen dengan keadaan

yang telah bersih dan wangi. Terdapat pula gambar baju berwarna putih, yang

menyimbolkan pakaian dalam keadaan bersih. Dalam brosur juga terdapat alamat

(10)
(11)

68 4. Price

Penetapan harga dilakukan atas dasar melihat pesaing ditambah

dengan garansi atau jaminan-jaminan yang ditawarkan oleh Laundry

Hawa. Jaminan yang ada adalah jaminan aman, jaminan bersih, dan

jaminan wangi, sehingga Laundry Hawa dapat memberi tawaran harga

yang lebih dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya. Pesaing Laundry

Hawa yaitu Laundry V2 dengan harga Laundry per kilogram Rp 4.000,-

dan Laundry Oippu dengan harga Laundry per kilogram Rp 3.500,-.

Berikut adalah harga yang ditawarkan oleh Laundry Hawa, yang kemudian

dilanjutkan dengan perhitungan harga pokok penjualan jasa:

Tabel 4. 3 Penetapan Tarif

No Keterangan Harga per Kilogram

1 Pakaian dalam Bra Rp 5.500,-

Celana dalam Rp 5.500,-

2 Pakaian luar Rp 5.500,-

Harga Pokok Produksi (HPP)

Biaya bahan baku Laundry pakaian berasal dari bahan baku yang

digunakan dan mesin atau peralatan yang digunakan, yaitu sabun cuci cair,

molto all-in-one, air, mesin cuci, dan seterika. Untuk Molto all-in-one

digunakan produk dengan wangi yang sesuai dengan permintaan

konsumen, yaitu molto dengan warna biru untuk wangi fresh dan warna

(12)

69 anti-bakteri. Untuk mesin cuci yang digunakan akan membutuhkan

800watt selama 1 jam bekerja yaitu mencuci sekaligus mengeringkan.

Sementara itu seterika akan digunakan sekitar 2 jam untuk menyeterika

12kilogram pakaian, seterika membutuhkan 350watt setiap jam.

Tabel 4. 4 Biaya Bahan Baku Laundry Pakaian per 12 Kilogram (mesin)

Nama Produk Biaya Bahan Baku

Bahan yang

Listrik seterika Rp 1.467,- 700 watt Rp 1.026,90

1 KWh

Biaya Bahan Baku per 12 Kilogram Rp 3.108,69

Tabel 4. 5 Biaya Bahan Baku Laundry Bra per 1 Kilogram

Nama Produk Biaya Bahan Baku

Bahan yang

(13)

70 Tabel 4. 6 Biaya Bahan Baku Laundry Celana Dalam per 1 Kilogram

Nama Produk Biaya Bahan

Biaya Bahan Baku per 1 Kilogram Rp 136,67

Tabel 4. 7 Total Biaya Bahan Baku dalam Rupiah

Keterangan Biaya Bahan

Tabel 4. 8 Biaya Bahan Baku per Tahun dalam Rupiah

Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022

(14)

71 Pada tabel 4.8 terdapat angka-angka yang tertera di tahun 2018 merupakan

angka-angka yang didapatkan pada tabel sebelumnya, kemudian untuk tahun

setelah 2018, yaitu 2019 mendapatkan kenaikan sebesar 105% dari 2018, demikian

seterusnya.

Tabel 4. 9 Perincian HPP dalam Rupiah

Nama Produk BBB BTKL BOP HPP Tarif per kg

Laundry Pakaian 259,06 1.258,74 1,01 1.518,81 5.500,00 Laundry Bra 136,67 1.258,74 1,01 1.396,42 5.500,00 Laundry Celana Dalam 136,67 1.258,74 1,01 1.396,42 5.500,00 Harga pokok produk merupakan hasil dari penjumlahan biaya bahan baku,

biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead. Angka-angka tersebut didapat

dari tabel Biaya Bahan Baku, tabel Biaya Tenaga Kerja, dan tabel Biaya Overhead.

Sumber:

- Harga sabun cuci cair : Toko Online Shopee, diambil pada tanggal 15 Juli 2017

dengan harga Rp 52.000,- per 5 liter

- Molto all-in-one : Swalayan ADA, diambil pada tanggal 15 Juli 2017 dengan

harga Rp 47.855,- per 1.8 liter

- Air PAM : Perusahaan Air Minum Semarang pada tanggal 15 Juli 2017 dengan

harga Rp 1.650,- per m3

- Listrik : Perusahaan Listrik Negara Semarang pada tanggal 15 Juli 2017 dengan

(15)

72 5. People

a. Job description

Semua karyawan dengan job description masing-masing akan

dipekerjakan di tempat kerja, yaitu di Jalan Pawiyatan Luhur,

Semarang. Jam kerja karyawan adalah mulai pukul 9 siang hingga 5

sore, dengan total 8 jam kerja setiap harinya. Setiap karyawan akan

bekerja dengan tugas yang sama, dengan pekerjaan utama yaitu

mencuci, mengeringkan, dan merapikan semua pakaian yang telah

diberikan oleh konsumen pada Laundry Hawa, ditambah dengan

melakukan delivery pada konsumen. Sedangkan untuk manajer, akan

melakukan kegiatan mengawasi dan mengontrol segala kegiatan yang

ada di dalam Laundry Hawa supaya dapat tetap berjalan dengan tujuan

dan dengan baik. Manajer atau pemilik juga bertanggung jawab atas

segala kegiatan yang berlangsung, serta menjadi pemberi keputusan.

Untuk lebih penjelasan rincinya terdapat di bagian Sumber Daya

Manusia.

b. Job specification

Para karyawan yang akan bekerja di Laundry Hawa harus berjenis

kelamin wanita, dan mempunyai pendidikan minimal SMP untuk

semua kualifikasi karyawan. Ditambah dengan harus memiliki

kendaraan berupa sepeda motor yang nantinya akan digunakan untuk

(16)

73 Hawa. Sedangkan untuk manajer minimal pendidikan adalah S1 atau

setara. Untuk lebih penjelasan rincinya terdapat di bagian Sumber Daya

Manusia.

6. Process

Proses yang akan diterapkan di Laundry Hawa adalah sbb:

Gambar 4. 3 Proses Pelayanan Laundry Hawa

7. Physical Evidence

Laundry Hawa memiliki tempat kerja yang akan digunakan untuk

kantor dan lokasi operasi, yaitu lokasi pengerjaan jasa Laundry. Untuk awal

dibangunnya usaha, belum akan ditetapkan seragam untuk karyawan,

namun hanya sekadar kartu tanda pengenal untuk masing-masing karyawan.

Sebagai tanda pengenal untuk para konsumen Laundry Hawa serta untuk Konsumen menghubungi Laundry Hawa (melalui media sosial)

Karyawan Laundry Hawa mendatangi konsumen untuk mengambil pakaian yang akan diLaundry

Konsumen menunggu Laundry selesai diproses

Laundry Hawa menghubungi konsumen ketika Laundry telah selesai diproses

(17)

74 menumbuhkan rasa kedekatan antara karyawan dengan para konsumen

Laundry Hawa. Desain kartu karyawan ada pada Gambar 4.4.

Gambar 4. 4 Kartu Tanda Pengenal Karyawan

Kartu tanda pengenal untuk masing-masing karyawan akan digunakan oleh

karyawan pada saat jam kerja. Kartu ini nantinya akan berukuran 9 cm x 14 cm

(ukuran mirip dengan KTP Indonesia). Dengan keterangan desain kartu tanda

pengenal adalah bagian sebelah kiri merupakan logo dan nama Laundry Hawa,

dengan warna merah muda. Di bagian bawah gambar logo Laundry Hawa terdapat

alamat Laundry, yaitu di Jl. Pawiyatan Luhur, Semarang. Bagian sebelah kanan

akan diisi dengan foto wajah karyawan dengan nama karyawan yang diletakkan di

bawah foto. Kemudian di bagian bawah nama karyawan adalah alamat-alamat

(18)

75 belakang dari tanda pengenal adalah bunga berwarna putih, dengan arti ketulusan

dan sepenuh hati, serta juga berarti bersih dan wangi.

Untuk kegiatan inovasi yang mungkin dapat dilakukan di masa depan adalah

dengan mengadakan nota Laundry pribadi, yaitu nota dengan logo Laundry Hawa

yang kemudian dapat memberikan manfaat bagi konsumen yaitu mengingat

Laundry Hawa dengan lebih mudah, dapat melihat informasi yang akan tertera di

nota. Kemudian memberikan tas Laundry khusus para konsumen-konsumen

Laundry Hawa. Tas tersebut akan digunakan sebagai tempat pakaian kotor yang

akan diLaundry dan pakaian yang telah selesai diLaundry.

4.3.3. Permintaan dan Penawaran

Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada 2 usaha

Laundry di sekitar kampus Unika Soegijapranata yang nantinya akan

menjadi pesaing Laundry Hawa, yaitu V2 Laundry dan Oippu Laundry,

menunjukkan angka-angka sebagai berikut:

Tabel 4. 10 Perhitungan Jumlah Pesanan Laundry Pesaing

Keterangan Rata-rata Jumlah Pesanan Laundry per hari

Jumlah Pesanan Laundry per tahun

V2 Laundry 120 kg 36.000 kg

Oippu Laundry 100 kg 30.000 kg

Rata-rata 110 kg 33.000 kg

*asumsi 1 bulan waktu kerja 25 hari, maka 1 tahun adalah 300 hari.

(19)

76 Wawancara dilakukan kepada masing-masing karyawan Laundry

pesaing, dengan rata-rata jumlah Laundry per hari adalah 120kg untuk V2

Laundry dan 100kg untuk Oippu Laundry. Oippu Laundry adalah Laundry

yang terletak di Jalan Telaga Bodas Raya, sedangkan V2 Laundry sebuah

Laundry yang terletak di Jalan Pawiyatan Luhur, dengan beberapa karyawan

wanita, dimana setiap hari Laundry ini selalu menerima pesanan dari banyak

konsumennya. Sama dengan Oippu Laundry, Laundry ini dikerjakan oleh

beberapa karyawan wanita dan setiap harinya selalu menerima pesanan dari

banyak konsumennya.

Berdasarkan pada data yang telah didapatkan, rata – rata permintaan

pesaing sebesar orang/tahun sehingga, untuk Laundry Hawa akan

diasumsikan sebesar 80% dari pesaing. Angka 80% diusulkan dengan alasan

Laundry Hawa merupakan Laundry pendatang baru namun sangat optimis

dengan target pasar. Kemudian, persentase tersebut dikurangi dengan 40%

berdasarkan perbandingan pesananan Laundry pakaian wanita dan pria

adalah sebesar 65% : 35%, yaitu dikarenakan Hawa Laundry hanya akan

melayani pakaian wanita, sedangkan Laundry V2 dan Oippo melayani

pakaian pria dan wanita.

Tabel 4. 11 Perhitungan Jumlah Permintaan Laundry Hawa

Keterangan Rata-rata Jumlah

(20)

77 Tabel 4. 12 Proyeksi Permintaan Laundry per Tahun dalam Kilogram

Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022

Laundry 17.160 18.876 20.764 22.840 25.124

Sumber : Data Primer 2017

Rincian hasil perhitungan tabel:

i. Asumsi permintaan meningkat sebesar 10% dari tahun sebelumnya.

ii. Pada tahun 2018 adalah 17.160 x 110% = 18.876 unit/ tahun, iii. Pada tahun 2019 adalah 18.876 x 110% = 18.144 unit/tahun, iv. Pada tahun 2020 adalah 18.144 x 110% = 20.764 unit/tahun,

v. Pada tahun 2021 adalah 20.764 x 110% = 22.840 unit/tahun, vi. Pada tahun 2022 adalah 22.840 x 110% = 25.124 unit/tahun.

4.3.4. Biaya Pemasaran

Berikut adalah tabel perkiraaan biaya pemasaran yang akan digunakan

oleh Laundry Hawa dalam rangka mengenalkan dan memasarkan produk.

Tabel 4. 13 Biaya Pemasaran Selama 5 Tahun

Keterangan

Tahun

2018 2019 2020 2021 2022

Brosur 20.000 - - - -

Internet 420.000 420.000 420.000 420.000 420.000 Sumber : data primer (2017)

Keterangan:

- Brosur berukuran 11 cm x 15.5 cm yang dicetak menggunakan kertas

(21)

78 - Internet menggunakan provider 3, dengan harga paket internet sekitar

Rp 35.000,- untuk 1 bulan dengan kuota 9GB (harga sering berubah)

4.4. Aspek Operasional

4.4.1. Lokasi

Lokasi yang akan digunakan untuk Laundry Hawa adalah di Jalan

Pawiyatan Luhur. Lokasi tersebut terletak sekitar sekitar 50 meter dari

kampus Unika Soegijapranata, yang dapat dikatakan bahwa lokasi tersebut

dekat dengan kampus dan sangat mudah dijangkau.

4.4.2. Layout

Layout didesain seperti pada Gambar 4.5, dengan ukuran lebar 5m dan

panjang 7m, dengan total luas tanah 35m2 dan bangunan sebesar 28m2. Di

dalam bangunan, terdapat 4 ruang yaitu ruang kering, ruang basah, ruang

pengeringan, dan toilet. Ruang kering adalah ruang pencucian dengan

mesin cuci, ruang menyeterika, ruang penyimpanan Laundry jadi, dan

meja kerja. Ruang basah adalah ruang outdoor untuk mencuci pakaian

dalam maupun pakaian luar dengan menggunakan tangan. Kemudian

ruang pengeringan adalah ruang outdoor untuk menjemur pakaian-pakaian

yang telah dicuci, dan yang terakhir adalah ruang toilet untuk para

karyawan.

Ruang basah diwakili dengan kode “a”, ruang toilet diwakili dengan

(22)

79 ruang “c”, terdapat 6 garis vertikal seperti di gambar, garis tersebut

mewakili tali khusus yang akan dipasang untuk menjemur pakaian.

Sedangkan untuk kode “1” mewakili mesin cuci yang akan digunakan,

yaitu berjumlah 2 buah. Kode “2” mewakili meja seterika (oval) bersama

dengan kursi (lingkaran), dan kode “3” adalah meja kerja, yang akan

digunakan untuk menimbang pakaian, menerima pembayaran, dan juga

akan digunakan untuk absen karyawan.

Gambar 4. 5 Desain Layout Laundry Hawa

a

b

c

1

(23)

80 Tabel 4. 14 Peralatan yang Digunakan di Laundry Hawa

No Nama dan Gambar Keterangan Jum

lah

Harga Satuan (Rp)

1

Samsung Wf1124xac

(Front Loading) - Kapasitas mesin per beroperasi 12

Seterika kering 2 150.000

(24)

81 6

Meja kasir

Digunakan untuk meja kasir dan meja untuk menimbang Laundry

1 150.000

7

Kipas angin Trisonic

Digunakan sebagai fasilitas kerja para

karyawan

1 110.000

Tabel 4. 15 Perlengkapan yang Digunakan di Laundry Hawa

No Nama Gambar Harga Satuan

(Rp)

1 Sikat pakaian 8.900

2 Tali jemur pakaian 21.000

(25)

82

4 Molto all in one pink 45.854

5 Molto all in one biru 45.854

6 Molto anti bakteri 46.000

7 Ember 25.000

(26)

83 4.4.3. Proses Operasi

Gambar 4. 6 Proses Produksi Bagian 1

Konsumen menghubungi Laundry untuk

mengambil pakaian kotor

Karyawan mengambil pakaian konsumen, beserta nama konsumen

Total jumlah pakaian yang diterima dan nama konsumen dicatat di nota

Pakaian dibagi menjadi pakaian dalam dan pakaian luar ke dalam tempat yang

(27)

84 Gambar 4. 7 Proses Produksi Bagian 2

Keterangan:

Warna biru : dilakukan oleh konsumen

Warna hitam : pekerjaan dilakukan oleh karyawan

4.4.4. Kapasitas Produksi

Tabel 4. 16 Perhitungan Kapasitas Produksi Laundry Hawa

(28)

85 Perhitungan kapasitas produksi dibagi menjadi 2 yaitu pencucian dengan

mesin dan pencucian dengan tangan atau manual. Dengan 1 tenaga kerja untuk

mencuci menggunakan mesin dan seterika pakaian luar, kemudian 1 tenaga kerja

untuk mencuci dan seterika pakaian secara manual. Dihitung mulai dari kapasitas

mencuci dan seterika selama 1 jam yaitu untuk mesin sebanyak 12kg dan untuk

manual sebanyak 1.5kg, kemudian untuk per hari dikalikan dengan 25 hari, karena

hari kerja untuk 1 bulan adalah 25 hari. Kemudian utnuk kapasitas 1 tahun adalah

kapasitas 1 bulan dikalikan dengan 12.

Tabel 4. 17 Biaya Overhead

Keterangan

Harga (Rp)

Per Bulan Per Tahun Dibebankan pada Jasa Laundry Per Kilogram

Biaya Listrik 18.000 216.000 0,95

Biaya Air 1.000 12.000 0,05

Total 19.000 228.000 1,01

Biaya overhead di Laundry Hawa berupa listrik dan air. Biaya listrik

didalamnya adalah biaya listrik diluar listrik untuk mesin cuci dan seterika,

melainkan adalah biaya listrik untuk 3 buah lampu (2 buah 20watt dan 1 buah 5

watt) serta 1 buah kipas angin. Kemudian biaya air adalah biaya air selain untuk

mencuci, yaitu air yang digunakan di toilet.

Tabel 4. 18 Biaya Gaji Karyawan

Biaya Gaji Gaji per Bulan Jumlah Total

Manajer 1.500.000 1 1.500.000

BTKL/Karyawan 900.000 2 1.800.000

(29)

86 Untuk manajer akan diberi gaji sebesar Rp 1.500.000,- per bulannya.

Sedangkan karyawan cuci + seterika atau yang nantinya termasuk dalam BTKL

akan diberi kompensasi sebesar Rp 900.000,- setiap bulan per karyawan, dengan

jumlah karyawan sebanyak 2 orang. Besarnya kompensasi mengikuti dengan

kompensasi yang diberikan oleh Laundry-Laundry di sekitar calon lokasi Laundry

Hawa dan dengan skala yang tidak jauh berbeda.

9.3. Aspek Sumber Daya Manusia

9.3.1. Perencanaan Sumber Daya Manusia

Dalam rangka menjalankan bisnis jasa Laundry Hawa, diperlukan

sumber daya manusia, yang didalamnya terdapat tujuh poin pelaksanaan.

Sumber daya yang diperlukan untuk Laundry Hawa adalah sebanyak tiga

orang, yang tidak diharuskan untuk memiliki keahlian khusus.

9.3.2. Struktur Organisasi

Gambar 4. 8 Struktur Organisasi Laundry Hawa

Struktur organisasi yang akan diterapkan di Laundry Hawa adalah

seperti pada Gambar 4.8, yaitu manajer atau pemilik sebagai atasan, yang

kemudian membawahi karyawan. Manajer atau pemilik bertanggung

jawab penuh atas jalannya Laundry Hawa. Manajer

(30)

87 9.3.3. Rekrutmen

Rekrutmen akan dilakukan dengan cara mencari calon karyawan

yang bertempat tinggal di dekat dengan lokasi Laundry Hawa. Dicari

karyawan yang bertempat tinggal dekat dengan lokasi kerja supaya

perusahaan tidak perlu menaikkan gaji karyawan dengan alasan biaya

transportasi karyawan.

Tabel 4. 19 Jumlah Tenaga Kerja yang Dibutuhkan

Tenaga Kerja Jumlah

Manajer 1

Karyawan 2

Sumber : Data Primer 2017

9.3.4. Seleksi

Seleksi akan dilakukan dengan tujuan supaya karyawan yang

kemudian akan bekerja di Laundry Hawa dapat bekerja dengan baik dan

menguntungkan bagi Laundry Hawa. Pemilik/manajer akan memilih

calon-calon karyawan yang memenuhi job specification. Apabila banyak

calon karyawan yang lolos maka akan dilakukan wawancara secara tidak

langsung oleh pemilik/manajer, dengan memilih karyawan mana yang

terbaik dari semua pelamar.

9.3.5. Job Description

Manajer akan memiliki Job Description sebagai berikut:

1. Mengontrol jalannya usaha Laundry Hawa dengan cara mengawasi

(31)

88 2. Mengatur, memotivasi, dan memberikan contoh yang baik bagi para

karyawan supaya dapat bekerja dengan efisien, efektif, dan puas

dengan pekerjaan mereka masing-masing

3. Bertanggung jawab penuh atas keuangan, pemasaran, operasional,

serta karyawan Laundry Hawa.

Kemudian untuk karyawan Laundry Hawa memiliki tugas utama

membersihkan semua pakaian yang telah diberikan oleh konsumen kepada

Laundry Hawa. Dengan rincian tugas sebagai berikut:

1. Mengambil pakaian kotor yang diberikan oleh konsumen

2. Menimbang berat Laundry yang diterima dari konsumen, dan

mencatat semua potong pakaian yaitu bentuk dan jumlahnya ke dalam

nota konsumen

3. Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci dan menggunakan tangan

(manual) khusus untuk pakaian dalam atau pakaian tipis

4. Merendam pakaian dengan cairan khusus (Molto All-in-One)

5. Mengeringkan pakaian dengan mesin cuci (mencuci sekaligus

mengeringkan), dan mengeringkan pakaian menggunakan tangan

6. Menjemur semua pakaian yang telah dikeringkan terlebih dahulu

7. Merapikan pakaian dengan menyeterika sesuai dengan prosedur yang

diberikan oleh pemilik/manajer

8. Melipat dan memasukkan pakaian-pakaian yang telah bersih ke dalam

(32)

89 9. Mengirimkan Laundry yang telah selesai dibersihkan kepada

konsumen

10.Sebagai tugas tambahan, karyawan wajib merawat dan menjaga

semua barang dan mesin yang ada di Laundry Hawa, termasuk

kebersihan lokasi kerja.

9.3.6. Job Specification

Untuk manajer/pemilik, tidak dibatasi usia dan jenis kelamin, namun

apabila bekerja sebagai manajer maka pendidikan harus minimal S1 atau

sederajat, memiliki karakter leadership dan komunikasi yang baik, mau

bekerja keras, memiliki tujuan yang jelas, bisa bertanggung jawab dan

berpendirian. Untuk seluruh karyawan diharuskan memiliki kriteria

sebagai berikut:

Usia : 20 hingga 40 tahun

Jenis kelamin : wanita

Pendidikan : minimal SMP

Karakteristik : jujur, disiplin, sopan, ramah, mudah diberi tahu,

mau bekerja keras, sabar

Ketentuan khusus : memiliki sepeda motor dan SIM C

Dibutuhkan SIM C dan sepeda motor sebagai sarana untuk system

(33)

90 9.3.7. Kompensasi

Kompensasi yang akan diberikan kepada karyawan adalah sebagai

bentuk imbalan/balas jasa atas pekerjaan yang sudah keryawan lakukan

kepada Laundry Hawa. Perhitungan kompensasi finansial untuk karyawan

adalah sbb:

Tabel 4. 20 Kompensasi Karyawan

Keterangan Gaji per bulan

Manajer Rp 1.500.000

Karyawan Rp 900.000

Untuk kompensasi nonfinansial, akan diberikan dengan cara:

a. Lingkungan kerja yang nyaman, yaitu ruang kerja yang diberi fasilitas

kipas angin yang sesuai dengan ruangan yaitu tidak terlalu kecil dan

tidak terlalu besar, sehingga ruangan akan selalu sejuk dan tidak panas

maupun lembab.

b. Ruang kerja yang tidak sempit, sehingga karyawan dapat bekerja

dengan leluasa dan nyaman.

c. Lingkungan kerja yang aman, yaitu lingkungan aman jauh dari tindak

kriminal dan keramaian massal, yang dimaksud dengan keramaian

massal misalnya adalah saat ada acara sepak bola di GOR Stadion

(terletak sekitar 3 km dari kampus Unika Soegijapranata), dimana

kegiatan tersebut menyebabkan warga sekitar merasa tidak aman dan

(34)

91 d. Pemilik/manajer akan berkunjung ke Laundry Hawa secara rutin

dalam kurun waktu tertentu dengan tujuan membangun hubungan

yang baik dengan para karyawan, agar karyawan merasa lebih

diperhatikan dan dapat bekerja dengan senang dan sepenuh hati.

4.3.7. Pemberhentian

Pemberhentian dapat dilakukan bagi para karyawan, apabila terjadi

hal-hal tertentu pada karyawan, dengan ketentuan seperti berikut:

a. Karyawan melakukan tindak yang melanggar hukum, misalnya

membawa/menyebarkan narkoba ataupun barang-barang terlarang

lainnya, yang kemudian harus berurusan dengan pihak polisi,

b. Karyawan melakukan tindak yang melanggar hukum, misalnya

mencuri barang-barang milik perusahaan maupun karyawan lain,

yang kemudian harus berurusan dengan pihak polisi,

c. Karyawan tidak dapat mengerjakan pekerjaan dengan baik,

walaupun telah diperingatkan dan dibimbing lebih dari 3 kali,

d. Karyawan terlambat masuk kerja atau pulang lebih awal dari jam

kerja yang telah ditentukan sebanyak lebih dari 2 kali masuk kerja,

e. Karyawan tidak dapat meneruskan pekerjaannya, dengan alasan

sakit terus menerus selama beberapa waktu tertentu,

f. Karyawan mengundurkan diri dengan alasan yang jelas,

g. Karyawan meninggal dunia,

(35)

92 4.4. Aspek Yuridis

4.4.1. Pelaksana Bisnis

Pelaksana bisnis di Laundry Hawa adalah satu orang, oleh karena hal

tersebut, maka segala bentuk keputusan dilakukan oleh pemilik.

4.4.2. Bentuk dan Badan Usaha

Bisnis Jasa Laundry Hawa ini termasuk perusahaan perorangan, yaitu

dikelola dan diawasi oleh satu orang, yaitu pemilik usaha. Segala

keuntungan maupun kerugian yang akan dihasilkan dari bisnis akan

diterima oleh pemilik usaha Laundry Hawa.

4.4.3. Identitas Pelaksana Bisnis

Status kewarganegaraan dari calon pemilik sesuai dengan KTP (Kartu

Tanda Penduduk) adalah warga Negara Indonesia dengan tempat tinggal

yaitu berada di negara Indonesia.

4.4.4. Bisnis yang Dilaksanakan

1. Bisnis yang akan dilaksanakan adalah sebuah bisnis jasa Laundry,

yang bernama Laundry Hawa, dan beralamat di Jalan Pawiyatan

Luhur dengan status menyewa.

2. Gangguan lingkungan, bisnis Laundry nantinya akan menghasilkan

pencemaran lingkungan, berupa pencemaran air. Penjelasan rinci ada

di bagian Aspek Lingkungan.

3. Pengupahan karyawan atau kompensasi manajer/pemilik adalah Rp

1.500.000,- per bulan, sedangkan karyawan cuci + seterika adalah

(36)

93 4. Letak operasi bisnis berada di Jalan Pawiyatan Luhur, dengan status

tanah adalah Hak Milik, dengan waktu pelaksanaan bisnis telah dapat

dimulai awal tahun 2018.

Sedangkan pengurusan izin-izin yang diperlukan adalah izin SIUP ( Surat

Izin Usaha Perdagangan) dan surat pernyataan tidak keberatan dari warga sekitar

atas usaha yang akan didirikan tersebut. Persyaratan untuk membuat SIUP adalah

fotokopi NPWP pribadi, fotokopi KTP, fotokopi KK, nama usaha, surat

sewa-menyewa, dan pas foto. Untuk keperluan pengurusan izin-izin tersebut kurang lebih

menghabiskan dana sebesar Rp 2.000.000,-

4.5. Aspek Lingkungan a. Dampak Sosial Usaha

Pendirian bisnis jasa Laundry Hawa dapat membantu perekonomian

masyarakat di sekitar lokasi Laundry Hawa, dengan cara merekrut atau

mempekerjakan beberapa orang yang tinggal di sekitar lokasi Laundry

Hawa untuk bekerja di Laundry Hawa. Apabila Laundry Hawa dapat

berkembang di kemudian hari, maka adalah sangat mungkin terjadi apabila

Laundry Hawa akan merekrut lebih banyak orang lagi sehingga dapat lebih

membantu perekonomian masyarakat sekitar.

b. Dampak Ekonomi Usaha

Usaha Laundry Hawa akan merekrut 2 orang karyawan dan 1 orang

(37)

94 berkembang kemudian hari. Yang kemudian akan menambah pendapatan

karyawan. Dapat pula menguntungkan pemerintah khususnya pemerintah

Kota Semarang, yaitu dengan pembayaran pajak rutin yang akan dilakukan

oleh Laundry Hawa setiap tahunnya. Sedangkan lokasi usaha yang

digunakan adalah di Jalan Pawiyatan Luhur, Semarang.

c. Dampak Fisik

Laundry Hawa akan menjalankan bisnis yang tidak terlepas dari

dampak fisik, yaitu sisa hasil produksi berupa sisa air. Hal tersebut

dikarenakan dalam proses pelaksanaan jasa, barang yang digunakan dan

kemudian menjadi limbah atau sisa adalah air, namun polusi air yang

mungkin diakibatkan tidak akan berakibat fatal bagi lingkungan, karena

masih dapat dibatasi dan diminimalkan. Penggunaan air akan diminimalkan

dengan cara penggunaan produk tertentu, yaitu produk dengan merk Molto

all-in-one, dimana produk tersebut dapat mengurangi kebutuhan air untuk

membilas pakaian setelah dicuci menggunakan sabun. Berikut adalah

perbedaan antara membilas tanpa menggunakan produk dan dengan

menggunakan produk. Dengan menggunakan produk membutuhkan air 2

galon, dan tanpa menggunakan produk membutuhkan air 1 galon.

4.6. Aspek Keuangan

4.6.1. Kebutuhan Dana

a. Aktiva Tetap, yaitu modal yang diperlukan selama proses produksi

(38)

95 Tabel 4. 21 Investasi Aktiva Tetap Laundry Hawa

No Peralatan Jumlah Harga Satuan Umur Ekonomis Total Harga Depresiasi

1 Mesin Cuci 1 Rp 8.000.000 5 Rp 8.000.000 Rp 1.600.000 2 Timbangan 1 Rp 135.000 5 Rp 135.000 Rp 27.000 3 Setrika 2 Rp 224.700 5 Rp 449.400 Rp 89.880 4 Meja Setrika 2 Rp 130.000 8 Rp 260.000 Rp 32.500 5 Kursi 2 Rp 35.000 8 Rp 70.000 Rp 8.750 6 Meja 1 Rp 150.000 8 Rp 150.000 Rp 18.750 7 Kipas Angin 1 Rp 110.000 5 Rp 110.000 Rp 22.000 Total Rp Rp 1.789.880 Sumber: Data Primer 2017

Tabel 4. 22 Investasi Aktiva Lancar Laundry Hawa

No Peralatan Harga Satuan Masa Pakai

1 Sikat pakaian Rp 8.900 1 bulan

2 Tali jemur pakaian Rp 7.000 1 tahun

3 Ember Rp 25.000 1 tahun

4 Kursi pendek Rp 16.000 1 tahun

(39)

96 b. Modal Kerja, terdiri dari kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk proses

produksi di Laundry Hawa.

Tabel 4. 23 Kebutuhan Dana Laundry Hawa

(40)

97 4.6.3. Laporan Keuangan

Tabel 4. 25 Perkiraan Jumlah Permintaan Laundry per Tahun dalam Kilogram

Keterangan Asumsi

Permintaan

Jumlah Produk Terjual / Bulan

Jumlah Produk Terjual / Tahun

Laundry per Kilo 100% 1.430 17.160

Laundry Bra 5% 72 858

Laundry Celana Dalam 5% 72 858

TOTAL 110% 1.573 18.876

Tabel 4. 26 Proyeksi Permintaan Laundry per Tahun dalam Kilogram

Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022

Laundry per Kilo 17.160 18.876 20.764 22.840 25.124 Laundry Bra 858 944 1.038 1.142 1.256 Laundry Celana Dalam 858 944 1.038 1.142 1.256

(41)

98 Tabel 4. 27 Laporan Laba Rugi

Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022

Penjualan Rp 103.818.000 Rp 114.199.800 Rp 125.619.780 Rp 138.181.758 Rp 138.181.798 HPP (BBB+BTKL+BOP) Rp 28.458.963 Rp 29.881.911 Rp 31.376.007 Rp 32.944.807 Rp 34.592.047 Laba Kotor Rp 75.359.037 Rp 84.317.889 Rp 94.243.773 Rp 105.236.951 Rp 103.589.750 Biaya Operasional

Biaya Pemasaran Rp 440.000 Rp 420.000 Rp 420.000 Rp 420.000 Rp 420.000 Biaya Gaji Rp 168.800 Rp 168.800 Rp 168.800 Rp 168.800 Rp 168.800 Biaya Penyusutan

(42)

99 Tabel 4. 28 Laporan Arus Kas

Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022

Modal Sendiri Rp 94.691.163

Penjualan Rp 103.818.000 Rp 114.199.800 Rp 125.619.780 Rp 138.181.758 Rp 138.181.798 Biaya Penyusutan Peralatan Rp 1.798.880 Rp 1.798.880 Rp 1.798.880 Rp 1.798.880 Rp 1.798.880 Total Kas Masuk Rp 200.308.043 Rp 115.998.680 Rp 127.418.660 Rp 139.980.638 Rp 139.980.678

Kas Keluar

Biaya Investasi Rp 71.174.400

(43)

100 Tabel 4. 29 Neraca

Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022

Aktiva

Kas Rp 69.885.200 Rp 123.294.309 Rp 184.542.304 Rp 254.535.030 Rp 321.838.688

Aktiva Tetap Rp 71.174.400 Rp 71.174.400 Rp 71.174.400 Rp 71.174.400 Rp 71.174.400

Akumulasi Penyusutan Peralatan

Rp (1.798.880) Rp (3.597.760) Rp (5.396.640) Rp (7.195.520) Rp (8.994.400)

Total Aktiva Rp 139.260.720 Rp 190.870.949 Rp250.320.064 Rp318.513.910 Rp 384.018.688 Pasiva

Modal Rp 94.691.163 Rp 94.691.163 Rp 94.691.163 Rp 94.691.163 Rp 94.691.163

Laba tahun

berjalan (EAT) Rp 44.569.557 Rp 51.610.229 Rp 59.449.115 Rp 68.193.845 Rp 65.504.778

Laba ditahan Rp 44.569.557 Rp 96.179.786 Rp 155.628.901 Rp 223.822.747

(44)

101 4.6.4. Net Present Value

Tabel 4. 30 Net Present Value

Tahun EAT Penyusutan

Peralatan Cash Flow

Discount Factor

(6%) Present Value

2018 Rp 44.569.557 Rp 1.798.880 Rp 46.368.437 1 Rp 46.368.437

2019 Rp 51.610.229 Rp 1.798.880 Rp 53.409.109 0,943396226 Rp 50.385.952

2020 Rp 59.449.115 Rp 1.798.880 Rp 61.247.995 0,88999644 Rp 54.510.498

2021 Rp 68.193.845 Rp 1.798.880 Rp 69.992.725 0,839619283 Rp 58.767.242

2022 Rp 65.504.778 Rp 1.798.880 Rp 67.303.658 0,792093663 Rp 53.310.801

TOTAL PV Rp 263.342.930

Modal Sendiri Rp 94.691.163

NPV Rp 168.651.767

(45)

102 4.6.5. Internal Rate of Return

Tabel 4. 31 Internal Rate of Return

Tahun Cash Flow Discount Factor

(6%) Present Value

Discount Factor

(111%) Present Value

2018 Rp 46.368.437 1 Rp 46.368.437 1 Rp 46.368.437

2019 Rp 53.409.109 0,943396226 Rp 50.385.952 0,47393365 Rp 25.312.374

2020 Rp 61.247.995 0,88999644 Rp 54.510.498 0,2246131 Rp 13.757.102

2021 Rp 69.992.725 0,839619283 Rp 58.767.242 0,10645171 Rp 7.450.845

2022 Rp 67.303.658 0,792093663 Rp 53.310.801 0,02391045 Rp 1.609.261

Total PV Rp 263.342.930 Rp 94.498.019

Modal sendiri Rp 94.691.163 Rp 94.691.163

(46)

103 Tabel 4. 32 Interpolasi

Selisih Bunga Selisih PV Selisih PV dengan Invest awal

6 % Rp 263.342.930 Rp 263.342.930

111 % Rp 94.498.019 Rp 94.691.163

105 % Rp 168.844.910 Rp 168.651.767

IRR = 105 % x ( 168.651.767 / 168.844.910 ) = 104,88 %

4.6.6. Profitability Index

Tabel 4. 33 Profitability Index

Total Present Value Rp 263.342.930

Initial Investment Rp 94.691.163

Profitability Index 2,78

Profitabily Index didapatkan dari nilai Total Present Value dibagi dengan

nilai Initial Investment.

4.6.7. Payback Period

Tabel 4. 34 Payback Period

Initial investment Rp 94.691.163

Arus kas bersih Rp 68.885.200

Payback Period 1,355

Payback Period sebesar 1,355 yaitu 1 tahun 4 bulan. Maka dapat dikatakan

usaha ini adalah sangat baik, karena modal usaha akan kembali dalam waktu kurang

Gambar

Gambar 4. 1 Logo Laundry Hawa
Gambar 4. 2 Desain Brosur Laundry Hawa
Tabel 4. 3 Penetapan Tarif
Tabel 4. 4 Biaya Bahan Baku Laundry Pakaian per 12 Kilogram (mesin)
+7

Referensi

Dokumen terkait

parameter penting da-lam investasi EOR di lapangan XJ. Ber-dasarkan hal itu maka perlu dilakukan uji sensitivitas terhadap kedua parameter ter-sebut. Ketidakpastian berarti

Salah satu metode yang telah terbukti dapat membantu mengembangkan kapasitas masyarakat dalam berbagai program pembangunan adalah pendekatan sekolah lapangan

Hasil pengujian menunjukkan bahwa mobile device memiliki kemampuan untuk melakukan proses digital image wateramarking pada sebuah citra yang diambil dari fitur

Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu penerapan pe mbelajaran Van Hiele efektif terhadap hasil belajar siswa pada materi garis singgung persekutuan di

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah diuraikan, maka peneliti menyarankan kepada guru khususnya guru sekolah dasar dapat menerapkan model pembelajaran

Oklusi adalah perubahan hubungan permukaan gigi pada maksila dan mandibula yang terjadi selama pergerakan mandibula dan berakhir dengan kontak penuh dari gigi geligi pada kedua

Antena phased array merupakan sebuah antenna yang terdiri dari elemen yang identik dengan susunan yang teratur dan diberikan arus catuan dengan pola bobot

Gerakan feminisme yang selalu akrab dengan suatu tindakan protes terhadap segala bentuk diskriminasi sebetulnya permasalahan tersebut bukan bermuara pada perempuan,