• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGATURAN DAN PELAKSANAAN STANDARDISASI DAN SERTIFIKASI USAHA JASA PARIWISATA DI KOTA BUKITTINGGI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGATURAN DAN PELAKSANAAN STANDARDISASI DAN SERTIFIKASI USAHA JASA PARIWISATA DI KOTA BUKITTINGGI."

Copied!
36
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Sumber daya manusia pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Bukittinggi merupakan salah satu faktor penting dalam pengelolaan destinasi pariwisata karena memiliki peran sebagai

Dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan menunjukkan bahwan strategi pengelolaan destinasi pariwisata Kota Bukittinggi sudah berjalan dengan baik tetapi

Pemerintah Indonesia telah menetapkan standar nasional yang harus dipatuhi oleh setiap pelaku usaha dibidang pariwisata sesuai dengan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor

Keterkaitan Pengembangan Pariwisata di Kota Bukittinggi dengan Analisa Teknik dan Perencanaan ini berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bukittinggi yaitu

1. Pelanggan adalah usaha pariwisata yang wajib mengikuti sertifikasi. Pelanggan Tersertifikasi adalah usaha pariwisata yang dinyatakan lulus sertifikasi sesuai dengan jenis

Dasar hukum dari sertifikasi usaha pariwisata dapat ditemukan pada ketentuan Pasal 54 UU Kepariwisataan dan ketentuan Pasal 24 PP 52/2012, dimana dalam kedua peraturan

1. Pelanggan adalah usaha pariwisata yang wajib mengikuti sertifikasi. Pelanggan Tersertifikasi adalah usaha pariwisata yang dinyatakan lulus sertifikasi sesuai dengan jenis

1. Pelanggan adalah usaha pariwisata yang wajib mengikuti sertifikasi. Pelanggan Tersertifikasi adalah usaha pariwisata yang dinyatakan lulus sertifikasi sesuai dengan jenis