i
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
HALAMAN JUDUL
LAPORAN
PROYEK PERUBAHAN
Disusun Oleh:
Nama : Dra. Jane A.R. Nazaruddin, M.T.
Instansi : BKPSDM Kab. Kutai Kartanegara NIP. : 197001121990102001
NDH : 07
Kelas : Soekarno
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian
Desentralisasi dan Otonomi Daerah
Pelatihan Kepemimpinan Nasional II Angkatan XII Tahun 2019
ii
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
LEMBAR PERSETUJUAN PROYEK PERUBAHAN
Disetujui untuk diseminarkan Pada Hari Senin, tanggal 14 Oktober 2019
PESERTA :
NAMA : Dra. Jane A.R. Nazaruddin.,M.T.
NIP : 197012011990102001
Instansi : BKPSDM Kab. Kutai Kartanegara NDH : 07
Kelas : Soekarno
Menyetujui :
MENTOR
Drs. H. Sunggono, M.M.
Pembina Utama Muda (IVc) NIP. 196710041987011001
COACH
Prof. Dr. Sugeng Hariadi, MBA.
Pembina Utama Madya (IVd) NIP. 196302241989111001
iii
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
Disusun oleh :
NAMA : Dra. Jane A. R. Nazaruddin.,M.T.
NIP : 197012011990102001
Instansi : BKPSDM Kab. Kutai Kartanegara NDH : 07
Kelas : Soekarno Telah diujikan
Pada Seminar Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2019 yang diselenggarakan Oleh Pusat Pelatihan dan
Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia
Tanggal Rabu, 12 Agustus 2019
Mentor Coach Penguji
Drs. H. Sunggono, M.M.
Pembina Utama Muda (IV/c) NIP.196710041987011001
Prof. Dr. Sugeng Hariadi, MBA.
Pembina Utama Madya (IV/d) NIP.196302241989111001
Dr. Andi Taufik, M.Si.
Pembina Utama Madya (IV/d) NIP. 196807051994021003 Mengetahui,
Kepala Puslatbang KDOD
Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si.
Pembina Utama Madya (IV/d) NIP.197202072005011001
iv
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah SWT atas berkahNya, karena Proyek Perubahan Sistem Informasi Talenta Kutai Kartanegara di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat diselesaikan dengan baik.
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara Tahun 2019.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung penyusunan Laporan Proyek Perubahan ini, antara lain:
1. Bupati Kutai Kartanegara yang telah memberikan kesempatan dan dorongan untuk dapat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II.
2. Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara yang dalam hal ini juga sekaligus sebagai Mentor Proyek Perubahan yang telah mendukung dan memberikan masukan dalam penyusunan Rancangan Proyek Perubahan ini.
3. Kepala Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah LAN RI Samarinda yang telah mengarahkan dan memberikan masukan selama mengikuti proses pembelajaran di latbang KDOD LAN RI Samarinda.
4. Prof. Dr. Sugeng Hariadi, MBA selaku Coach Penyusunan Proyek Perubahan yang telah membimbing dan mengarahkan serta memberikan masukan dan kritik dalam proses penyusunan Proyek Perubahan.
5. Dr. Andi Taufik, M.Si. selaku Penguji/Narasumber yang telah memberikan masukan dan kritik untuk lebih menyempurnakan penyusunan Proyek Perubahan..
6. Bapak dan Ibu Narasumber / Widyaiswara Pendidikan dan Pelatihan Kepimpinan Tingkat II Pusat Penelitian dan Pengembangan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah LAN RI Samarinda yang telah memberikan materi pembelajaran yang bermanfaat baik untuk penyusunan Proyek Perubahan maupun dalam pelaksanaan tugas kedepannya.
7. Bapak dan Ibu Pejabat Tim Efektif yang turut berperan serta untuk memperlancar pelaksanaan Proyek Perubahan ini.
v
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
8. Seluruh rekan – rekan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional II Angkatan XII Pusat Penelitian dan Pengembangan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah LAN RI Samarinda LAN RI Samarinda.
9. Terima Kasih khususnya kepada Suami dan Anak saya tercinta dan yang sangat saya sayangi juga kepada kedua Saudara dan kerabat yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang selama ini telah memberikan semangat dan bantuan kepada saya dengan tulus dan ikhlas baik dalam kondisi suka dan duka serta senantiasa mendoakan saya di setiap kesempatan. I love you all. Semoga Allah SWT yang akan membalas kebaikan kalian semua, Aamiin Allahumma Aamiin.
Penulis menyadari bahwa Proyek Perubahan ini masih jauh dari sempurna, sehingga dibutuhkan masukan untuk perbaikan selanjutnya.
Semoga Proyek Perubahan ini menjadi awal perubahan untuk menuju yang lebih baik, Aamiin dan terima kasih.
Samarinda, Oktober 2019 Peserta Diklat,
Dra. Jane A. R. Nazaruddin, M.T.
NIP. 197001121990102001
vi
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
DAFTAR ISI
Hal.
HALAMAN JUDUL ………. i
LEMBAR PERSETUJUAN ………... ii
LEMBAR PENGESAHAN ………. iii
KATA PENGANTAR ……….. iv
DAFTAR ISI ……… vi
DAFTAR TABEL ……… viii
DAFTAR GAMBAR ……… ix
PROFIL PESERTA ……… x
BAB I PENDAHULUAN ……….. 1
A. TOPIK/JUDUL ………. 1
B. DESKRIPSI ………. 1
C. LATAR BELAKANG ………... 2
1. Urgensi ………... 2
2. Instrumen Analisis ……… 8
D. TUJUAN DAN MANFAAT ………. 14
1. Tujuan Proyek Perubahan ……….. 14
2. Manfaat Proyek Perubahan ……… 15
E. RUANG LINGKUP PERUBAHAN ……… 15
F. KRITERIA KEBERHASILAN PROYEK PERUBAHAN ………. 17
G. TAHAPAN HASIL ………... 22
H. IDENTIFIKASI STAKEHOLDERS DAN RENCANA STRATEGI … 23 1. Identifikasi Stakeholders ………. 23
2. Rencana Strategi ………. 32
I. TAHAPAN PEMBANGUNAN SINTAKU ………. 34
vii
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
BAB II PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN ……… 35
DESKRIPSI KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN BESERTA EVIDENCE ………... 35
BAB III PENUTUP ……….. 70
A. KESIMPULAN ………. 77
B. SARAN ………. 80 DAFTAR PUSTAKA ………..
LAMPIRAN ………..
81 82 1. SK Tim Efektif
2. Peraturan Bupati Kutai Kartanegara
3. Manual Book e-Kinerja dan Manual Book SINTAKU 4. Surat Undangan Rapat
5. Daftar Hadir Rapat 6. Notulen Rapat
7. Surat Perintah Tugas (SPT)
8. Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD)
9. Laporan Perjalanan Dinas Dalam Rangka Konsultasi dan Koordinasi
viii
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
DAFTAR TABEL
Hal.
Tabel 1 Perbandingan/Rasio Jumlah Pegawai terhadap Jumlah Penduduk di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Selama 5 (lima) Tahun 2014 s/d 2018 ……… 6 Tabel 2 Prioritas Masalah dengan Metode USG ………. 11 Tabel 3 Alternatif Pemecahan Masalah (Tapisan) ……….. 13
ix
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
DAFTAR GAMBAR
Hal.
Gambar 1 Perbandingan Jumlah Antara PNS dengan THL dan THS Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai KartanegaraTahun
2019 ………. 3
Gambar 2 Diagram Leavitt’s Model ……… 10 Gambar 3 Analisis Stakeholder ……….. 27
x
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
PROFIL PESERTA
IDENTITAS PROYEK PERUBAHAN
Nama Proyek Perubahan
SISTEM INFORMASI TALENTA KUTAI KARNEGARA (SINTAKU) DI PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Deskripsi Singkat Sistem Informasi Talenta Kutai Kartanegara (SINTAKU) adalah sebuah system manajemen karier yang mempersiapkan kader ASN yang unggul dari segi kualifikasi, kompetensi dan kinerja sesuai kebutuhan dan harapan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
IDENTITAS PESERTA DIKLAT PIM II
Nama Dra. JANE A.R. NAZARUDDIN, M.T.
NIP. 197001121990102001
Pangkat / Gol. Pembina Tingkat I / IVb Jabatan Kepala BKPSDM Kab. Kukar
Instansi
Badan Kepegawaian dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kutai Kartanegara
Kelas Soekarno
Nomor Daftar Hadir 07
Coach Prof. Dr. Sugeng Hariadi, MBA.
Mentor Drs. H. Sunggono, M.M.
Penguji/Narasumber Dr. Andi Taufik, M.Si.
1
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim 59%
31%
10%
Jumlah PNS dan THL dan THS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartaneara
Tahun 2019
PNS THL THS
BAB I PENDAHULUAN
A. TOPIK / JUDUL
Judul Proyek Perubahan :
B. DESKRIPSI
istem informasi Talenta adalah merupakan rangkaian business proses dan sebuah alat yang membantu pelaksanaan Sistem merit. Sistem Merit dalam UU No. 5 Tahun 2014 adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualiifkasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna, kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.
Saat ini system merit belum sepenuhnya diberlakukan dan masing-masing komponen masih berjalan secara parsial. Bahkan kondisi terdahulu pelaksanaan manajemen ASN terdapat beberapa yang belum berjalan sesuai regulasi.
Kondisi Kabupaten Kutai Kartanegara saat ini mengalami bonus ASN dengan banyaknya jumlah PNS sekitar 14.246 dan THL sekitar 7.305 serta THS sekitar 2.395 dengan kompetensi yang belum sesuai harapan dan kebutuhan.
Gambar 1 : Perbandingan Jumlah Antara PNS dengan THL dan THS Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Tahun 2019
2
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
Mengapa dikatakan belum sesuai harapan adalah karena proses rekruitment PNS yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang belum terpenuhi diberbagai organisasi perangkat daerah Kabupaten Kutai Kartanegara. Hal tersebut belum dipengaruhi lagi oleh berbagai faktor lainnya dalam proses mutasi dan promosi PNS yang belum sesuai dengan regulasi dan kebutuhan.
Oleh karena itu dibutuhkan adanya system merit dalam proses manajemen ASN yang mengarah pada manajemen talenta yang telah mempersiapkan kader ASN yang mempunyai kompetensi (kualifikasi, kompetensi dan kinerja) sesuai kebutuhan dan harapan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara baik mulai dari proses perencanaan rekruitment s/d penempatan dan promosi yang kemudian lebih ditingkatkan kompetensinya baik dari kompetemsi manajerial, teknis maupun sosio kultural melalui berbagai pendidikan dan pelatihan serta pengalaman yang kemudian kinerjanya dievaluasi dan memperhatikan integritas dari ASN tersebut yang salah satunya melalui kepatuhan pada regulasi termasuk kode etik sehingga diharapkan tidak adanya pelanggaran disiplin dan etika ASN.
Untuk itu peserta PKN II dari BKPSM Kabupaten Kutai Kartanegara mengajukan Judul Proyek Perubahan yakni :
C. LATAR BELAKANG 1. Urgensi
Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya PNS selaku pelayan birokrasi memiliki peran dan posisi yang strategis dalam pemerintahan dan pembangunan terutama pelayanan kepada masyarakat. Sehingga kebutuhan akan PNS profesional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sangat dibutuhkan. Untuk mewujudkan PNS yang professional dibutuhkan suatu manajemen karir yang menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.
3
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara menjelaskan bahwa Manajemen ASN diselenggarakan berdasarkan Sistem Merit. Pada Pasal 51 menjelaskan bahwa Sistem Merit adalah kebijakan dan Manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.
Kemudian pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS pada pasal 134 menjelaskan bahwa salah satu kriteria Instansi Pemerintah telah menerapkan Sistem Merit adalah memiliki manajemen karir yang terdiri dari perencanaan, pengembangan, pola karir, dan kelompok rencana suksesi yang diperoleh dari manajemen talenta.
Tindaklanjut implementasi hal tersebut tertuang dalam Peraturan Kepala BKN No. Tahun 2019 Tentang Pedoman Tata Cara dan Pelaksanaan Pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara, dimana dalam Perka BKN tersebut terdapat pedoman untuk menilai Indeks Profesionalisme ASN yang dipergunakan untuk mendapatkan Pegawai terbaik di Pemkab Kukar yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan (future leaders).
Manajemen Talenta sangat dibutuhkan di Pemerintah Kutai Kartanegara agar dapat memetakan profesionalitas PNS dan untuk menilai kesesuaian Standar Kompetensi Jabatan dengan profil masing-masing PNS.
Profesionalitas PNS yang meliputi Kualifikasi, Kompetensi, Kinerja serta Disiplin dan prestasi sangat dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ditengah-tengah berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kutai Kartanegara diantaranya luasnya rentang kendali Kabupaten kutai kartanegara.
4
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki luas wilayas sekitar 27.263,10 km2 yang terdiri atas 18 Kecamatan serta Desa sebanyak 193 Desa dan Kelurahan sebanyak 44 Kelurahan dengan kondisi topografi yang cukup sulit yang terdiri dari bukit, sungai dan rawa. Hal tersebut belum lagi dipengaruhi oleh aksesibilitas transportasi yang masih sulit menuju wilayah pedalaman dan terisolir.
Disisi lain luas wilayah Kutai Kartanegara mempunyai potensi dengan berbagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (yakni Minyak, gas, batubara dan bahan galian lainnya) dan sektor pertanian dalam arti luas (tanaman pangan, perkebunan, perikanan dan peternakan) serta sektor lainnya.
Potensi ini disisi lain menimbulkan masalah terkait ketergantungan Kabupaten Kutai Kartanegara atas sumber daya alam yang korelasinya dengan dana bagi hasil. Sehingga kedepannya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara harus fokus pada tahapan transformasi dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui menuju sumber daya alam yang dapat diperbaharui.
Selain masalah diatas masih banyak masalah pada urusan pendidikan, kesehatan,Infrastruktur, kemiskinan dan lingkungan hidup serta lainnya dimana semua hal tersebut membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat dari seorang yang mempunyai profesionalitas.
Jumlah Pegawai Negeri Sipil sampai dengan akhir tahun 2018 adalah sebesar 14.494 orang dengan jumlah penduduk akhir tahun 2018 sekitar 677,755 orang. Jumlah ASN Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang cukup besar sangat mempengaruhi ketersediaan pembiayaan dimana saat ini belanja pegawai telah mencapai diatas dari 30 persen dan mengurangi alokasi pembiayaan untuk pembangunan diberbagai bidang.
Berdasarkan kriteria dari Kemenpan bahwa rasio antara ASN dengan penduduk sebesar 1.5%, maka kondisi saat ini telah melampaui rasio ideal ASN yang seharusnya totalnya hanya sekitar 10.000 ASN (didalamnya sudah termasuk PNS dan P3K) sehingga kedepannya secara bertahap perlu adanya upaya untuk merencanakan Zero growth civil servant dengan tetap
5
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
memperhatikan dan memenuhi kebutuhan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan instansi/urusan/wilayah.
Tabel 1 : Perbandingan/Rasio Jumlah Pegawai terhadap Jumlah Penduduk di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
Selama 5 (lima) Tahun 2014 s/d 2018
Tahun Jumlah Pegawai Jumlah Penduduk Rasio
2014 16,266 652,273 2.49
2015 16,529 655,167 2.52
2016 16,126 662,481 2.43
2017 14,915 674,759 2.21
2018 14,494 677,755 2.14
Sumber : Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan BKPSDM Kutai Kartanegara
Jumlah penduduk merupakan bonus demografi yang saat ini didominasi oleh penduduk usia produktif. Jumlah pegawai melebihi kebutuhan namun sangat terbatas kompetensi PNS (baik dari segi kualitas maupun kuantitas) dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan khususnya dalam pelayanan publik yang salah satunya dapat dilihat dari kebutuhan kompetensi sesuai Standar Pelayanan Minimal pada Perangkat Daerah urusan Pelayanan Dasar dan kompetensi dari hasil uji kompetensi pada Esselon IIB.
Kondisi tersebut makin buruk lagi ketika berbagai permasalahan rekruitment, penempatan, mutasi dan promosi yang belum sepenuhnya sesuai dengan regulasi, diantaranya adalah:
a. Terdapat penempatan PNS yang belum sesuai dengan kompetensi atau belum sesuai dengan latar belakang pendidikan ;
b. Terdapatnya penempatan PNS yang belum memenuhi syarat jabatan yakni
- Pejabat yang diangkat belum sesuai dengan pangkat minimal;
- Pejabat yang diangkat loncat. Contoh dari Eselon dari IV/a ke III/a tanpa melalui Eselon III/b;
- Pejabat yang diangkat belum memenuhi masa jabatan minimal atau belum 2 (dua) tahun;
c. Banyaknya pejabat struktural yang nonjob;
6
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
d. Banyaknya staf dan pejabat struktural yang tidak bisa naik pangkat karena terkendala dengan pangkat pejabat atasan langsung dan pejabat penilai atasan langsung yang pangkatnya lebih rendah;
e. Banyaknya pejabat latar belakang pendidikan guru yang beralih ke pejabat struktural;
f. Banyaknya tuntutan tugas kedepan yang menuntut pejabat dan staf yang mempunyai kompetensi terutama dalam mencapai target kinerja Renja dan Renstra Perangkat Daerah yang merupakan penjabaran dari RPJMD dan RKPD Kabupaten Kutai Kartanegara;
Jika kondisi seperti ini tidak mendapat perhatian yang serius dan kurang fokus untuk penanganannya maka daerah kita akan semakin tertinggal.
Terlebih saat ini persaingan antara daerah bahkan dunia sangat tinggi di era perdagangan bebas, dengan arus teknologi informasi dan komunikasi telah merasuki berbagai belahan dunia terutama menghadapi revolusi industry 4.0.
menuntut daerah harus sanggup mengikuti arus teknologi informasi dan komunikasi untuk akselerasi pembangunan dan untuk kepentingan pelayanan publik.
Bahkan dengan adanya penetapan Kutai Kartanegara sebagai salah satu Ibukota Negara harusnya lebih memacu Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk bergerak lebih cepat mencapai tujuan, baik yang tertuang dalam target kinerja dokumen perencanaan maupun target dalam menghadapi arus perkembangan berbagai sektor sebagai dampak dari pemindahan Ibukota Negara tersebut.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui BKPSDM harus mempersiapkan Sumber daya manusai yang mempunyai kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Hal tersebut merupakan tantangan dan hambatan. Potensi/peluang dan permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.
7
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
1. Kualifikasi ; 2. Kompetensi dan ; 3. Kinerja;
4. Disiplin
5. Prestasi dengan Penghargaan
Oleh karena itu untuk menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut perlu disusun perencanaan yang akan dilaksanakan secara bertahap yang dituangkan dalam dokumen perencanaan.
Dalam dokumen RPJMD Kabupaten Kutai Kartanegara terdapat salah satu misi yang terkait dengan tugas BKPSDM yakni memantapkan reformasi birokrasi untuk rakyat. Dari misi tersebut dibutuhkan adanya birokrasi yang professional untuk melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan dan yang dapat melayani masyarakat dengan optimal, dimana yang melaksanakan semua itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang professional.
Untuk mencapai sasaran RPJMD dimaksud maka dibutuhkan ASN yang Profesional sebagaimana salah satu sasaran dalam dokumen Renstra BKPSDM yakni : “Meningkatnya Profesionalitas ASN Kutai Kartanegara”.
Pencapaian target dari RENSTRA tersebut telah tergambar dan dijelaskan lebih rinci lagi dalam tugas perangkat daerah BKPSDM, yakni:
a. Penyusunan kebijakan dibidang kepegawaian dan diklat;
b. Pelaksanaan tugas dukungan teknis dibidang kepegawaian dan diklat;
c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan dibidang kepegawaian dan diklat;
d. Pelaksanaan tugas dukungan teknis serta pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang urusan Pemerintahan daerah dibidang kepegawaian dan diklat, dan;
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan fungsinya.
Untuk menghadapi permasalahan tersebut dan disesuaikan dengan target yang telah ada dalam dokumen perencanaan maka dibutuhkan rancangan sebuah konsep yang memetakan:
8
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
Kriteria Sistem Merit sesuai Pasal 134 Ayat (2) PP No. 11/2017 meliputi:
a. Seluruh jabatan sudah memiliki standar kompetensi jabatan;
b. Perencanaan kebutuhan pegawai sesuai dengan beban kerja;
c. Pelaksanaan seleksi dan promosi dilakukan secara terbuka;
d. Memiliki manajemen karir yang terdiri dari perencanaan, pengembangan, pola karir, dan kelompok rencana suksesi yang diperoleh dari manajemen talenta;
e. Memberikan penghargaan dan mengenakan sanksi berdasarkan pada penilaian kinerja yang objektif dan transparan;
f. Menerapkan kode etik dan kode perilaku pegawai ASN;
g. Merencanakan dan memberikan kesempatan pengembangan kompetensi sesuai hasil penilaian kinerja;
h. Memberikan perlindungan kepada pegawai ASN dari tindakan penyalahgunaan wewenang; dan
i. Memiliki sistem informasi berbasis kompetensi yang terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh pegawai ASN.
Dari kriteria inilah secara bertahap akan dirancang Sistem Merit dengan mempersiapkan Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
2. Instrumen Analisis
Instrumen yang digunakan untuk menganalisis permasalahan diatas dengan menggunakan Analisa Leavitt’s Model. Model ini memberikan pendekatan untuk melihat elemen dalam struktur organisasi. Setiap organisasi memiliki 4 (empat) elemen interaktif yang saling berkaitan yaitu people (SDM), Task (Tugas), Structure (Struktur) dan Technology (Teknologi). Diagram Leavitt’s Model dapat disajikan sebagai berikut:
PENYUSUNAN TALENT POOL KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
2019
9
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim Gambar 2 : Diagram Leavitt’s Model
Berdasarkan
Analisis Diagram Leavitt’s Model sebagaimana disajikan diatas, maka diindikasikan terdapat sejumlah permasalahan dalam monitoring kegiatan yang masih terpisah (belum terintegrasi) antar bagian sehingga kurang efektif dalam penyampaian informasi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu:
Teridentifikasi :ang
Masih banyaknya ASN yang belum memahami sepenuhnya tupoksinya karena keterbatasan kompetensi serta masih banyaknya PNS yang belum disiplin sehingga berpengaruh pada pelayanan kepada masyarakat khususnya dlam pencapaian target RPJM serta dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0..
Teridentifikasi :
Masih terdapatnya proses rekruitment, penempatan dan promosi yang belum sesuai dengan regulasi dan persyaratan serta kebutuhan menyebabkan banyak yang non job, tidak bisa naik panglat serta pejabat yang belum mempunyai kompetensi yang dibutuhkan organisasi.
Teridentifikasi :
Belum adanya koordinasi yang intens dan terintegrasi lintas perangkat daerah
Teridentifikasi :
Belum adanya bisnis proses dan Sistem yang terintegrasi dan diatur oleh Perbup yang membantu pelaksanaan tugas dan implementasi system merit.
TASK
TECHNOLOGY PEOPLE
STRUCTURE
10
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
Task : Masih banyaknya ASN yang belum memahami sepenuhnya tupoksinya karena keterbatasan kompetensi serta masih banyaknya PNS yang belum disiplin sehingga berpengaruh pada pelayanan kepada masyarakat khususnya dlam pencapaian target RPJM serta dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.
People : Masih terdapatnya proses rekruitment, penempatan dan promosi yang belum sesuai dengan regulasi dan persyaratan serta kebutuhan menyebabkan banyak yang non job, tidak bisa naik panglat serta pejabat yang belum mempunyai kompetensi yang dibutuhkan organisasi.
Structure : Belum adanya bisnis proses dan Sistem yang terintegrasi dan diatur oleh Perbup yang membantu pelaksanaan tugas dan implementasi system merit.
Technology : Belum adanya koordinasi yang intens dan terintegrasi lintas perangkat daerah
Setelah tahapan analisis di atas, maka selanjutnya dilakukan analisis untuk mengetahui faktor mana yang paling dominan dari ke 4 (empat) masalah pokok di atas. Analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan instrument USG (Urgency, Seriousnes, Growth) sebagai berikut :
Tabel 2 : Prioritas Masalah dengan Metode USG
NO. KRITERIA / VARIABEL U S G TOTAL
1. Masih banyaknya ASN yang belum memahami sepenuhnya tupoksinya karena keterbatasan kompetensi serta masih banyaknya PNS yang belum disiplin sehingga berpengaruh pada pelayanan kepada masyarakat khususnya dlam pencapaian target RPJM serta dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.
4 4 4 12
11
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
NO. KRITERIA / VARIABEL U S G TOTAL
2. Masih terdapatnya proses rekruitment, penempatan dan promosi yang belum sesuai dengan regulasi dan persyaratan serta kebutuhan menyebabkan banyak yang non job, tidak bisa naik panglat serta pejabat yang belum mempunyai kompetensi yang dibutuhkan organisasi.
4 3 3 10
3. Belum adanya bisnis proses dan Sistem yang terintegrasi dan diatur oleh Perbup yang membantu pelaksanaan tugas dan implementasi system merit.
5 5 5 15
4. Belum adanya koordinasi yang intens dan terintegrasi lintas perangkat daerah.
3 3 3 9
Keterangan :
1. U = Urgency, tingkat kegawatan;
apabila masalah tidak ditanggulangi akan semakin gawat.
2. S = Seriousness, tingkat keseriusan masalah dengan masalah lainnya.
3. G = Growth, tingkat luas / besarnya masalah.
5 = Sangat gawat / serius / kuat 4 = Gawat / serius / kuat
3 = Cukup gawat / serius / kuat 2 = Tidak gawat / serius / kuat 1 = Tidak ada gawat / serius / kuat
Dari hasil analisis USG di atas, yang menjadi masalah prioritas adalah
“Belum adanya bisnis proses dan Sistem yang terintegrasi dan diatur oleh Perbup yang membantu pelaksanaan tugas dan implementasi system merit.
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka gagasan proyek perubahan yang akan kami ajukan adalah :
.
Terkait dengan permasalahan prioritas yang diangkat, maka diperlukan alternatif pemecahan masalah yang disajikan dalam tabel sebagai berikut :
12
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim Tabel 3 : Alternatif Pemecahan Masalah (Tapisan)
NO. ALTERNATIF SOLUSI
TAPISAN
KONTRIBUSI BIAYA KELAYAKAN TOTAL
1. SK Bupati Kutai Kartanegara Tentang Percepatan Pelaksanaan Sistem Merit
5 2 5 12
2. Terbentuknya Sekretariat Bersama yang melaksanakan teknis Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara
5 5 5 15*
3. Komitmen bersama antar stakeholder
5 3 5 13
4. Penyusunan pedoman teknis pelaksanaan kegiatan
4 2 4 10
5. Pengolahan data 4 3 4 11
6. Monitoring dan pelaporan terintegrasi
5 5 4 14
Alternatif untuk menyelesaikan masalah adalah ”Terbentuknya Sekretariat Bersama yang melaksanakan teknis Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara”.
Oleh karena itu melalui proyek perubahan ini kami berusaha membuat inovasi atau terobosan baru dengan membentuk Tim Percepatan Pelaksanaan Sistem Informasi Talenta dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui pembentukan sekretariat bersama.
Untuk lebih memperkuat analisis terkait permasalahan sumber daya manusia Kutai Kartanegara beserta potensi, peluang dan ancaman maka penulis akan menganalisis dengan menggunakan alat analisis SCORE.
13
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
SCORE TOOLSHEET
1. Strength (Kemampuan dan sumber daya yang dimiliki organisasi):
a. Sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil yang cukup banyak dari berbagai latar belakang pendidikan namun belum sepenuhnya memiliki kompetensi dan integritas sesuai yang diharapkan oleh Pemerintah Kutai Kartanegara.
b. Sumber daya alam yang cukup besar baik yang tidak dapat diperbaharui dan yang dapat diperbaharui yang memerlukan SDM yang tangguh untuk mengelolanya.
2. Challenge (Menunjukkan tantangan eksternal yang dihadapi organisasi) : a. Ditetapkannya Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai salah satu Ibu Kota Negara memberikan peluang sekaligus tantangan terhadap Pemerintah dan SDM Kutai Kartanegara untuk mempersiapkan pembangunan diberbagai bidang khususnya pembangunan sumber daya manusia.
b. Dengan adanya revolusi industry 4.0 memberikan tantangan dan sekaligus peluang untuk mempercepat pengembangan SDM Kutai Kartanegara.
3. Opportunity (Peluang yang terbuka dilingkungan):
Dengan ditetapkannya Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai salah satu Ibu Kota Negara memberikan peluang bagi Kabupaten Kutai Kartanegara untuk lebih berkembang dan memajukan SDM yang mempunyai daya saing yang tangguh.
Strength
Challenge
Opportunity
Response
Effectiveness Criteria
14
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
4. Response (Konsekuensi yang mungkin atau muncul akibat dari tindakan atau tidal adanya tindakan:
Perlu segera disikapi dengan mempersiapkan pengembangan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi yang tangguh dan integritas yang tinggi untuk menghadapi persaingan yang sangat kompetitif.
5. Efektivitas (Strategi yang efisien, andal, elegan, tepat sasaran dan terintegrasi:
Perlu segera membentuk Tim untuk bersama-sama merancang suatu system manajemen talenta yang menjamin pola karir setiap PNS kedepannya lebih baik, terukur dan transparan melalui Sistem Informasi Talenta Kutai Kartanegara (SINTAKU) yang terintegrasi dengan indicator dan aplikasi lainnya.
Berkenaan dengan adanya masalah yang dihadapi di atas, maka dalam rencana proyek perubahan ini, masalah yang dipilih adalah Belum adanya bisnis proses dan Sistem yang terintegrasi dan diatur oleh Perbup yang membantu pelaksanaan tugas dan implementasi system merit.
Bussines proses dan Sistem informasi Talenta ini mempunyai manfaat untuk organisasi, stakeholders serta masyarakat. Untuk kelancaran proses pelaksanaan proyek perubahan perlu dilakukan pembentukan tim efektif, rapat koordinasi untuk menjalin mitra, sosialisasi dan pembentukan sekretariat bersama sebagai wadah untuk implementasi dan sustainabilitas program ini.
D. TUJUAN DAN MANFAAT 1. Tujuan Proyek Perubahan:
1. Mendapatkan kelompok kandidat yang menenuhi persyaratan jabatan dan memiliki minat mengisi jabatan tertentu dalam rangka menjamin ketersediaan dan keberlangsungan penyelenggaraan fungsi pemerintahan.
2. Untuk mendapatkan pejabat diberbagai lini yang memenuhi syarat dari sisi kualifikasi, yang mempunyai kompetensi dan mempunyai kinerja yang baik sehingga arah pengembangan karier PNS jelas dan terarah.
15
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
2. Manfaat Proyek Perubahan
MANFAAT
INTERNAL a. mengurangi kelangkaan kader pemimpin.
b. Menghilangkan kasus promosi yang dipaksakan.
c. Menjaga ketersediaan suksesor.
d. Mempersiapkan pemimpin dengan baik.
e. Menjaga peningkatan kinerja organisasi.
f. Dengan adanya PNS yang mumpuni maka diharapkan:
1) Dapat melaksanakan tugas dengan baik;
2) Mempunyai komitmen yang konsisten untuk melaksanakan tugas sesuai tupoksi dan regulasi yang berlaku;
3) Pencapaian kinerja sesuai target kinerja dalam Renja dan Renstra yang merupakan penjabaran dalam RPJMD dan RKPD;
4) Tangguh dalam menghadapi perubahan khususnya Revolusi Industri 4.0;
5) Siap dalam menghadapi peluang dan menjadi sumber daya manusai yang mempunyai daya saing.
EKSTERNAL 1. Adanya manajemen karier PNS yang jelas dan terukur.
2. Adanya penilaian pelaksanaan Sistem Merit oleh Komisi ASN yang sesuai prosedur.
3. Meningkatnya kepercayaan publik terhadap manajemen ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
OUTPUT KUNCI
1. Sistem Informasi Talenta Kutai Kartanegara (Online).
2. Kelompok kandidat Talent Pool
E. RUANG LINGKUP PERUBAHAN
Adanya perubahan pola penempatan dan promosi PNS dalam suatu jabatan yang mengacu sistem merit, yakni :
a. Kualifikasi terdiri atas :
1) Rekam jejak dari Riwayat Pendidikan;
16
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
2) Riwayat Kepangkatan;
3) Riwayat Jabatan;
4) Kesehatan (Jasmani dan Rohani serta Narkoba);
5) Usia.
b. Kompetensi terdiri atas : 1) Kompetensi Teknis;
2) Kompetensi Manajerial;
3) Sosial Kultural.
c. Kinerja terdiri atas :
1) Pencapaian kinerja sesuai target kinerja dan tupoksi ; (Penilaian Prestasi Kerja); rincian kinerja didapatkan dari hasil penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) seluruh Perangkat Daerah.
2) Hukuman Disiplin;
3) Penghargaan;
Manajemen Talenta Kutai Kartanegara ini didukung oleh software yakni Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU) yang merupakan alat untuk mendukung proses pemetaan dan penerapan merit system serta system lainnya yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Talenta Kutai Kartanegara.
17 F. KRITERIA KEBERHASILAN PROYEK PERUBAHAN
PENTAHAPAN / MILESTONE
NO KEGIATAN
BULAN
KETERANGAN JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
M.1 Persiapan Proyek Perubahan
1 Konsultasi Mentor
2 Pelaksanaan Koordinasi dalam rangka
penyusunan SINTAKU
Dokumentasi dan Paraf Koordinasi
3 Rapati Tim Efektif tentang RPP serta
Tugasnya Dokumentasi
4 Perancangan Sistem Merit Berbasis
Sistem Informasi Talenta
Dokumentasi dan Pernyataan Dukungan
5 FGD Tim Efektif dengan Narasumber
dari Kemenpan dan BKN.
Dokumentasi dan Pertanyaan Dukungan
M.2 Pelaksanaan & Implementasi Proyek
Perubahan
1
Rapat lanjutan kegiatan penyusunan Standar Kompetensi Jabatan dalam
menindaklanjuti hasil verivikasi
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
18
NO KEGIATAN
BULAN
KETERANGAN JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
2
Rapat BKPSM dengan
Narasumber/Programmer Penyamaan Persepsi Berkenaan dengan Konsep, Bisnis Proses dan output dari
Manajemen Talenta (SINTAKU).
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
3 Rapat FGD (Focus Group Discussion) Tentang Penegakan Disiplin ASN
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
4
Rapat Koordinasi Manajemen Kepegawaian tentang Hukuman Disiplin Dan Kode Etik
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
5
Rapat Pengarahan dan Evaluasi Penyusunan Standard Kompetensi Jabatan
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
6
Rapat Tim Persiapan Pembagian tugas tim efektif dengan 6 tim kecil dalam perancangan Sistem Merit Berbasis Sistem Informasi Talenta Kutai
Kartanegara.
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
7 Pemukhtahiran dan Validasi Data Sistem Informasi Kepagawaian (SIMPEG)
Undangan, Dokumentasi
19
NO KEGIATAN
BULAN
KETERANGAN JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
8
Rapat Tim Efektif bersama Stakeholder (Tim Penilai Kinerja Pemkab Kukar / TPK) dengan agenda Rapat Kordinasi penyamaan persepsi bersama Stakeholder tentang proyek perubahan Sistem Informasi Talenta Kutai
Kartanegara.
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
9
Rapat Tim Efektif terkait penyamaan persepsi dan penggalangan dukungan dalam penyusunan Sistem Informasi
Talenta Kutai Kartanegara.
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
10
Rapat Pembahasan Implementasi Aplikasi E-Kinerja di Kab. Kutai Kartanegara dengan Direktorat Kinerja
ASN BKN Jakarta
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
11 Rapat Tim Persiapan Verifikasi Matriks Penataan Pegawai
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
12
Pembukaan Sosialisasi dan Verifikasi Anjab ABK sekaligus Pembahasan dengan OPD terkait dengan verivikasi
matriks Anjab ABK
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
13
Rapat Verivakasi Matriks Penataan Pegawai (Matriks Anjab ABK) seluruh OPD
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
20
NO KEGIATAN
BULAN
KETERANGAN JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
14
Pembahasan Perbup Pedoman Pelaksanaan Penegakan Disiplin PNS,
Kode Etik, dan Tunjangan Kinerja
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
15
Rapat lanjutan tim Standar Kompetensi Jabatan terkait kegiatan penyusunan
Standar Kompetensi Jabatan
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
16
Rapat Teknis Pelaksanaan PP Nomor 46 Tahun 2011 dan PP 53 Tahun 2010 dengan Badan Pertimbangan
Kepegawaian (BAPEK) di Jakarta
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
17
FGD Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara dengan BKN tentang Rancangan Software penilaian kinerja
dan Rancangan Peraturan Bupati
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
18 Dukungan BUPATI dan Sekretaris
Daerah Kutai Kartanegara Dokumentasi
19
Sosialisasi san Launching Aplikasi E-Kinerja dengan narasumber dari
Direktorat Kinerja ASN BKN Jakarta
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
21
NO KEGIATAN
BULAN
KETERANGAN JULI AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
20
Sosialisasi dan Launching Sistem Informasi Talenta Kutai Kartanegara
(SINTAKU)
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
21
Rapat Lanjutan kegiatan penyusunan Standar Kompetensi Jabatan dalam menindaklanjuti hasil kompetensi teknik
dan perangkat daerah
Undangan, Absen, Notulen, Dokumentasi
22 Konsultasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Surat Perintah Tugas (SPT), Laporan Perjalanan Dinas, Dokumentasi
M.3 Evaluasi dan Pelaporan Proyek Perubahan
1. Evaluasi Proyek Perubahan oleh Mentor
dan Promotors
Hasil Evaluasi dan Dokumentasi
2. Penyusunan Laporan akhir Proyek
Perubahan. Laporan Akhir RPP
3. Seminar Akhir Proyek Perubahan.
22
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
G. TAHAPAN HASIL a. Output :
1) Tersusunnya bisnis proses Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU);
2) Tersusunnya bisnis proses system Penilaian Kinerja;
3) Terbangunnya software Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU);
4) Dokumen SOP dan Peraturan Bupati terkait Penerapan Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU);
5) Aparatur yang terlatih untuk mengoperasikan Software Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU) dan Sistem Penilaian Kinerja;
6) Aparatur yang paham tentang penerapan Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU);
7) SOP dan Draft Peraturan Bupati tentang:
o Penegakan Disiplin ASN;
o Kode Etik ASN;
o Revisi Peraturan Bupati tentang TPP berbasisi Tukin;
o Draft Implementasi Sistem Informasi Talenta Merit di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
b. Outcome :
Penerapan manajemen SDM yang mengarah pada System Merit berbasis Sistem Informasi Talenta Kukar (SINTAKU);
c. Benefit :
Menghasilkan Sumber Daya Manusia yang mempunyai Kualifikasi, Kompetensi dan Kinerja yang baik.
d. Impact :
1) Menghasilkan kinerja yang optimal;
2) Mewujudkan pelayanan prima;
3) Manajemen SDM yang lebih produktif;
4) Manajemen SDM yang lebih kompetitif.
23
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
Mentor Drs. Sunggono.,MM.
Tim Pembina Tim Sekretariat
Coach
Prof. DR. Sugeng Hariadi, MBA.
Project Leader Dra. Jane A. R. N.,MT
H. IDENTIFIKASI STAKEHOLDERS DAN RENCANA STRATEGI 1. Identifikasi Stakeholders
Supaya proyek perubahan dapat berjalan efektif dan efisien, maka diperlukan tata kelola dan struktur tim kerja yang efektif agar dapat yang melaksanakan seluruh rencana proyek dengan baik dan tepat waktu. Berikut adalah rencana tim efektif yang akan terlibat dalam pelaksanaan proyek perubahan ini.
PENGELOLA PROYEK Struktur Tim
Gambar 2 : Struktur Tim Efektif Proyek Perubahan
24
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
PENGELOLA PROYEK PERUBAHAN Deskripsi
Tim Sekretariat bertugas :
Membantu Project Leader dalam menyiapkan dan menyimpan seluruh dokumen dan administrasi Proyek Perubahan.
Merumuskan kebijakan strategis yang terkait dengan Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Mempersiapkan dan memproses terbitnya Peraturan Bupati Kutai Kartanegara tentang Pembentukan Tim Pelaksanaan Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kab. Kutai Kartanegara.
Mengkoordinasikan dan merencanakan Program Kerja yang terkait Implementasi Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kab. Kutai Kartanegara.
Melaksanakan persiapan pembentukan sekretariat/wadah bersama yang akan melaksanakan teknis pelaksanaan program yang terkait Sistem Implementasi Talenta di Pemerintah Kab. Kukar.
Melaporkan hasil pelaksanaan Program Strategi yang terkait dengan implementasi Sistem Informasi Talenta di Pemerintah Kab. Kukar.
Komposisi Struktur Tim Sekretariat : 1. Sekretaris BKPSDM
2. Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM.
3. Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM.
4. Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM.
5. Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM.
6. Kasubbid Data dan Informasi BKPSDM.
7. Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian BKPSDM.
8. Kasubbid Pengembangan Kompetensi BKPSDM.
9. Kasubbid Mutasi BKPSDM.
10. Kasubbid Pengembangan Karier dan Promosi BKPSDM.
11. Kasubbid Penilaian dan Evaluasi Kinerja Aparatur Administrasi BKPSDM.
12. Kasubbid Disiplin dan Penghargaan BKPSDM.
25
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
IDENTIFIKASI STAKEHOLDERS DAFTAR STAKEHOLDERS
Stakeholders Internal Stakeholders Eksternal 1. Bupati Kutai Kartanegara
2. Sekretaris Daerah 3. Asisten III - Umum 4. Sekretaris BKPSDM
5. Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM
6. Kabid Mutasi & Promosi BKPSDM 7. Kabid Pengembangan Kompetensi
Aparatur BKPSDM
8. Kabid Penilaian Kinerja Aparatur &
Penghargaan BKPSDM Kab. Kukar 9. Kasubbid Data dan Informasi
BKPSDM
10. Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian BKPSDM
11. Kasubbid Pengembangan Kompetensi BKPSDM
12. Kasubbid Mutasi BKPSDM
13. Kasubbid Pengembangan Karier dan Promosi BKPSDM
14. Kasubbid Penilaian dan Evaluasi Kinerja Aparatur Administrasi BKPSDM
15. Kasubbid Disiplin dan Penghargaan BKPSDM
1. Asisten I - Pemerintahan dan Kesra
2. Asisten II - Perekonomian dan Pembangunan
3. Kabag Organisasi dan Kabag Hukum SETDA
4. Kepala BAPPEDA
5. Inspektur Kabupaten Kukar 6. Kepala OPD terkait
7. Kasubbag Kepegawaian OPD terkait
26
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim
ANALISIS STAKEHOLDERS
Gambar 3 : Analisis Stakeholder
Latens
(high influence, low interest) Assisten I, Assisten II, Inspektur Kabupaten, Kepala OPD, Kabag Organisasi dan Kabag Hukum, Kasubbag Kepegawaian OPD
Promotors
(high influence, high interest) BUPATI
SEKRETARIS DAERAH
I n
t e r e s t Apathetics
Low Influence, Low Interest Apathetics
Low Influence, Low Interest Masyarakat dan Media Masa
Defenders
(low influence, high interest)
Asisten III (Umum), Kepala BAPPEDA, Kepala BPKAD, Sekretaris BKPSDM, Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Kabid Mutasi dan Promosi, Kabid
Pengembangan Kompetensi Aparatur, Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan
Penghargaan, Kasubbid Data dan Informasi, Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, Kasubbid Pengembangan Kompetensi, Kasubbid Mutasi, Kasubbid PK dan Promosi, Kasubbid Penilaian dan Evaluasi Kinerja Aparatur Administrasi, Kasubbid Disiplin & Penghargaan
Influence
27
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Ang.XII Tahun 2019 LAN RI Samarinda - Kaltim (high
influence, low interest)
LATENS
(high influence, high interest) PROMOTORS I
n t e r e s t Apathetics
Low Influence, Low Interest
(Low Influence, Low
Interest) APATHETICS
(low influence, high interest) DEFENDERS
Influence
BUPATI (+) 9 SEKDA (+) 8
ASISTEN III (+) 7
Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi (+) 6
ASISTEN I (+) 4
ASISTEN II (+) 4 Kepala
BAPPEDA (+) 6
Net Map
Sekretaris BKPSDM (+) 6
Kabid Mutasi dan Promosi (+) 6
Inspektur (+) 4
Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur (+)
6
Kabag Organisasi dan Kabag Hukum
(+) 4
Kabid Penilaian Kinerja dan
Penghargaan (+) 6
Kepala OPD (+) 4
Kasubbid Data
& Informasi (+) 5
Kasubbag Kepegawaian OPD (+) 4
Kasubbid Penilaian Kinerja Aparatur Administrasi (+) 5
Kasubbid Disiplin &
Penghargaan (+) 5 Kasubbid Pengadaan &
Pemberhentian (+) 5
Kasubbid Pengembangan Kompetensi (+) 5
Kasubbid
Mutasi (+) 5 Kasubbid PK &
Promosi (+) 5 Kepala BPKAD
(+) 6