• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALYSE THE INDEPENDENCY INFLEUNCE, MECHANISM OF CORPORATE GOVERNANCE, AND AUDIT QUALITY TO INTEGRITY OF FINANCIAL STATEMENT OF MANUFACTURING BUSINESS LISTED IN BEI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALYSE THE INDEPENDENCY INFLEUNCE, MECHANISM OF CORPORATE GOVERNANCE, AND AUDIT QUALITY TO INTEGRITY OF FINANCIAL STATEMENT OF MANUFACTURING BUSINESS LISTED IN BEI."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH INDEPENDENSI, MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE, KUALITAS AUDIT, TERHADAP INTEGRITAS LAPORAN KEUANGAN

PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

OLEH :

HARUMNISA SOLIN NIM. 709520006

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT berkat rahmat dan karunia-Nya yang senantiasa penulis rasakan, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “Pengaruh Independensi, Mekanisme Corporate Governance Dan Kualitas Audit Terhadap Integritas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia”.

Penyusunan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Universitas Negeri Medan. Dan penyusunan skripsi ini tidak akan terselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih terutama kepada kedua orangtua penulis yang tidak pernah lelah untuk selalu mendoakan dan mengingatkan penulis dalam penyusunan skripsi ini. Terimakasih atas jeri payahnya selama ini. Serta Kakakku Tersayang Anita Ali Sabet Solin yang telah banyak membantu, mendoakan, memberi semangat dan tak lelah mendengar keluhan penulis.

Dan tidak lupa penulis juga ingin menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada :

1. Bapak Prof. DR. Ibnu Hajar, M.Si, selaku Rektor Universitas Negeri Medan.

(6)

vi

3. Bapak Drs. Thamrin, M.Si, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

4. Bapak Drs. La Ane, M.Si, selaku Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Negeri Medan, dan juga sebagai Dosen penguji yang telah memberikan kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

5. Bapak Muhammad Rizal SE Msi Sebagai Dosen pembimbing Akademik penulis yang membimbing dan memberi saran kepada penulis selama penyusunan skripsi ini.

6. Bapak Drs.Jumiadi AW, Ak, M.Si selaku dosen pembimbing skripsi yang telah memberikan bimbingan dan arahan serta semangat kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

7. Bapak Hermansyah Sembiring, SE, Msi, Ak, selaku Dosen penguji yang telah memberikan kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

8. Bapak M. Ridha Habibi Z, SE, Msi, Ak selaku Dosen penguji yang telah memberikan kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini.

9. Seluruh Dosen Jurusan Akuntansi, yang telah membimbing saya selama masa perkuliahan, terimakasih atas ilmu yang telah diberikan selama ini. 10.Sahabat-sahabatku yang tak terlupakan,Devi Wulandari, Tilawati, Febri nol

nol empat terimakasih untuk bantuan dan perhatian kalian.

11.Teman-teman satu kos yang senantiasa menghibur, yanti, tarry, Tiara, Nanda, Eka, Siti Ayu, Kiki, Dina, Ulfa terimakasih atas dukungannya. 12. Bang Junaydi Bancin, Khairil Syah, Elemten Zainal trimakasih atas

dukungannya kepada penulis mengajarkan kesetiaan dan kesabaran kepada penulis selama penyusunan skripsi ini

13.Seluruh pihak yang tak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

(7)

semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat sebagai sumbangan pemikiran bagi pembaca.

Medan, April 2014 Penulis,

(8)

iii ABSTRACT

HARUMNISA SOLIN. NIM 709520006. Analyse The Independency Infleunce, Mechanism Of Corporate Governance, And Audit Quality To Integrity Of Financial Statement Of Manufacturing Business Listed In BEI, Skripsi, Faculty Of Economics, Accountancy Majors, State University Of Medan, 2014

The problem in this study is whether the independence, corporate governance mechanisms (institutional ownership, managerial ownership, audit committees, independent commissioners), and audit quality effect the integrity of financial statements in manufacturing companies in BEI. Integrity of financial statements is defined as the extent to which the financial statements show a true and honest information. Independent

variables used in this study is the independence, corporate governance mechanisms are analyzed by institutional ownership, managerial ownership, audit committees, independent commissioners, and audit quality.

Dependent variable used in this study is the integrity of financial statements analyzed by conservatism, in observation from 2010-1012.

This study uses 23 manufacturing companies listed on the Stock Exchange in 2010 through 2012. Samples obtained using a purposive sampling method. The research data were analyzed with multiple linear regression analysis.

Result of research show the independency with the level significant 0,496>0,05 and t count 0,685< t table 1,998 do not have an effect on positive to integrity of financial statement so H1 refused, mechanisem of corporate governance with the level significan 0,032<0,05 and F count 2,494>F-tabel 2,25 having an effect to ntegrity of financial atatement so that H2 accepted, and audit quality with the level significant 0,197>0,05 and t-count 1,303<t-tabel 1,998 do not have an effect on to integrity of financial atatement so that H3 refused.

Coonclusion in this research : independency and audit quality do not have an effect on to financial statement integrity, and mechanism of corporate governance have an effect on to financial statement integrity.

(9)

ABSTRAK

HARUMNISA SOLIN. NIM 709520006. Pengaruh Independensi, Mekanisme Corporate Governance, Dan Kualitas Audit Terhadap Integritas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Negeri Medan, 2014

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh independensi, mekanisme corporate governance (kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit, komisaris independen), dan kualitas audit, terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia Integritas laporan keuangan didefinisikan sebagai sejauh mana laporan keuangan yang disajikan menunjukkan informasi yang benar dan jujur.

Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah independensi, mekanisme corporate governance yang dianalisis dengan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit, komisaris independen, kualitas audit,. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah integritas laporan keuangan yang dianalisis oleh konservatisme, pada tahun pengamatan dari 2010-2012.

Penelitian ini menggunakan 23 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2010 sampai 2012. Sampel diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian dianalisa dengan analisis regresi linear berganda.

Hasil penelitian adalah Independensi yang diproksikan dengan lamanya hubungan kerja auditor dengan klien tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuanggan dengan signifikan 0,496 lebih besar dari taraf signifikan 0,05 dan t hitung -0,685< t- tabel 1,998 dengan demikian H1 ditolak Mekanisme corporate governance yang diproksikan dengan persentase saham institusi, persentase saham manajemen, komite audit, komisaris independen berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan dengan signifikansi 0,032<0,05 dan F-hitung 2,494>F-tabel 2,25 dengan demikian H2 Diterima. Kualitas audit yang diproksikan dengan besarnya akuntan public tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan dengan signifikansi 0,197>0,05 dan t-hitung -1,303<t-tabel 1,998 Dengan demikian H3 ditolak

Kesimpulan dalam penelitian ini : independensi dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, mekanisme corporate governance berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan.

(10)

viii DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... ... i

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN ... ii

ABSTRAK ... iii

KATA PENGANTAR ... ...v

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 5

1.3 Pembatasan Masalah ... 6

1.4 Rumusan Masalah ... 7

1.5 Tujuan Penelitian ... 7

1.6 Manfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9

2.1 Kerangka Teoritis ... 9

2.1.1 Pengertian Auditing Dan Akuntansi Publik ... 9

2.1.2 Idependensi ... 10

2.1.3 Corporate Governance ... 13

2.1.4 Kualitas Audit ... 16

(11)

2.2 Penelitian Terdahulu ... 22

2.3 Kerangka Berpikir ... 26

2.4 Hipotesis ... 28

BAB III METODE PENELITIAN ... 29

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 29

3.2 Populasi dan Sampel ... 29

3.3 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 30

3.4 Jenis Dan Sumber Data Penelitian ... 33

3.5 Teknik Analisis Data ... 33

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil ... 36

4.2 Pembahasan ... 55

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 58

5.2 Saran ... 58

(12)

x

DAFTAR TABEL Tabel

Tabel 2.1 PenelitianTerdahulu ... 22

Tabel 4.1.1 Nama Perusahaan ... 37

Tabel 4.1.2 Lamanya Hubungan Kerja Auditor Dengan Klien ... 38

Tabel 4.1.3 Komite Audit ... 39

Tabel 4.1.4 Komisaris Independen Dan Kualitas Audit ... 40

Tabel 4.1.5 Indeks Conservatism ... 41

Tabel 4.1.6 Kepemilikan Saham Institusi ... 42

Tabel 4.1.7 Kepemilikan Saham Manajemen ... 43

Tabel 4.1.8 Deskriptive Statistik ... 44

Tabel 4.2.1 Hasil Uji Normalitas ... 47

Tabel 4.2.2 Hasil Uji Multikolinearitas ... 48

Tabel 4.2.3 Hasil Uji Autokorelasi ... 49

Tabel 4.2.4 Hasil Scatterplot ... 50

Tabel 4.3.1 Hasil Uji R Square ... 51

Tabel 4.3.2 Hasil Uji t ... 52

(13)

DAFTAR GAMBAR Gambar

(14)

xii

DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN A

1. Tabel Daftar Nama Perusahaan

2. Tabel Perhitungan Indeks Konservatisme 3. Tabel Persentase Kepemilikan Saham

4. Tabel Lamanya Hubungan Kerja Auditor Dan Klien, Komite Audit, Komisaris Independen, Dan Kualitas Audit

LAMPIRAN B

(15)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Pada saat ini laporan keuangan telah menjadi isu sentral sebagai sumber penyalahgunaan informasi keuangan yang merugikan pihak-pihak yang berkepentingan. Padahal laporan keuangan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai hasil-hasil yang telah dicapai dalam satu periode waktu yang telah berlalu, serta sebagai alat pertanggungjawaban manajemen.

Pemilihan perusahaan manufaktur sebagai objek penelitian karena jumlah perusahaan yang masuk kategori perusahaan manufaktur lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Alasan lain memilih perusahaan manufaktur sebagai objek penelitian ini adalah karena saham perusahaan manufaktur lebih banyak diminati oleh investor daripada perusahaan lainnya. Perusahaan manufaktur tidak terikat pada peraturan pemerintah, serta perusahaan manufaktur merupakan salah satu aset yang memiliki peranan penting dalam pembangunan, terlebih lagi dalam menghadapi era persaingan bebas, perusahaan manufaktur dituntut semakin efektif dalam mempublikasikan laporan keuangannya dimana pengguna laporan keuangan memiliki kepentingan dalam hal tersebut.

(16)

penilaian kembali (restatement) laba yang dilaporkan perusahaan pada periode-periode yang lalu karena kesalahan manajemen yang tidak ditemukan oleh KAP yang mengaudit periode terdahulu Kasus manipulasi data keuangan yang banyak terjadi dapat membuktikan bahwa kurang integritasnya laporan keuangan dalam penyajian infomasi bagi pengguna laporan keuangan. Jadi, penyajian laba dalam laporan keuangan tidak menunjukkan kondisi ekonomi perusahaan yang sebenarnya. Padahal seharusnya kejujuran dan kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan sangat penting, karena sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan bagi pengguna laporan keuangan.

Timbulnya isu-isu keuangan tersebut menimbulkan pertanyaan bagi banyak pihak mengenai tata kelola perusahaan atau yang lebih dikenal dengan corporate governanace dan pola kepemilikan yang terdistribusi luas yang mengakibatkan terungkapnya kenyataan bahwa mekanisme good corporate governance yang baik belum diterapkan.

Mintara (2008) menyatakan Konsep Corporate governance menekankan pada dua hal yaitu pentingnya hak pemegang saham untuk memperoleh informasi dengan benar (akurat) dan tepat pada waktunya.

Hastuti (2005) menyatakan bahwa permasalahan yang timbul dalam corporate governance merupakan akibat adanya masalah keagenan yang muncul dalam suatu perusahaan dan struktur kepemilikan yang menyebar.

(17)

Elfarini. (2007) menyatakan Profesi akuntan publik bertanggungjawab untuk menaikkan tingkat keandalan laporan keuangan perusahaan, sehingga masyarakat memperoleh informasi keuangan yang andal sebagai dasar pengambil keputusan.

Deis dan Groux (1992) menjelaskan bahwa probabilitas untuk menemukan pelanggaran tergantung pada kemampuan teknis auditor dan probabilitas melaporkan pelanggaran tergantung pada independensi auditor.

Mayangsari (2003) menunjukkan bahwa lamanya hubungan antara audit dan auditor dapat mengganggu independensi serta keakuratan auditor untuk menjalankan tugas pengauditan.

Metcalf Comimittee (US.Senate 1977) Menyatakan bahwa hubungan yang lama antara auditor dan klien dapat merusak kualitas profesionalisme kantor akuntan.

St.pierre dan Aderson (1984) menemukan bahwa kegagalan audit tampaknya sering terjadi pada auditor yang memiliki masa penugasan kurang dari 3 tahun.

Riyatno (2007) menyatakan bahwa kualitas audit yang dilakukan oleh akuntan publik dapat dilihat dari ukuran KAP yang melakukan audit. KAP besar (big four accounting firm) dipersepsikan akan melakukan audit dengan lebih berkualitas dibandingkan dengan KAP kecil (non big accounting firm). Hal tersebut karena KAP besar memiliki lebih banyak sumber dana dan lebih banyak klien sehingga mereka tidak bergantung pada satu atau beberapa klien saja, selain itu karena reputasinya yang telah dianggap baik oleh masyarakat menyebabkan mereka akan melakukan audit dengan lebih berhati-hati.

(18)

replikasi dari penelitian Ledi Verolin Tambunan (2009). Penelitian tersebut menggunakan variabel independensi yaitu yang diukur dengan besarnya fee audit, mekanisme corporate governance yang diukur dengan persentase saham yang dimiliki oleh institusi, persentase saham yang dimiliki oleh manajemen, keberadaan komite audit, keberadaan komisaris independen, dan kualitas audit diukur dengan ukuran KAP, sedangkan variabel dependen yaitu integritas laporan keuangan diukur dengan indeks conservatism yang dikemukakan oleh Penmann dan Zhang. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa independensi tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, mekanisme corporate governance berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan, sedangkan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah hasil penelitian ini akan tetap konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Ledi Verolin Tambunan (2009) dengan memfokuskan sample hanya pada perusahaan manufaktur dengan periode penelitian yang lebih dan terbaru.

Adapun perbedaan penelitian ini dengan sebelumnya adalah periode penelitian dan pengukur variabel independensi, dimana penelitian sebelumnya Ledi verolin Tambunan, 2009 pada periode 2004-2008 dan penelitian ini akan dilakukan pada periode 2010-2012 peneliti mengambil periode ini untuk diharapkan dapat menggambarkan kondisi terbaru. variabel independensi pada penelitian sebelumnya di ukur dengan besarnya fee audit sedangkan pada penelitian ini variabel independensinya diukur dengan lamanya hubungan kerja antara klien dan auditor.

(19)

Terhadap Integritas Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei”

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan maka yang menjadi identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah:

1. Apakah lamanya hubungan kerja antara klien dengan auditor berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

2. Apakah persentase saham yang dimiliki oleh institusi berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

3. Apakah persentase yang dimiliki oleh manajemen berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

4. Apakah komite audit berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

5. Apakah komisaris independen berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

6. Apakah ukuran kantor akuntan publik (KAP) berpengaruh terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI?

1.3 Pembatasan Masalah

(20)

dengan kepemilikan saham institusi, kepemilikan saham manajemen, komite audit, komisaris independen, dan kualitas audit yang diproksikan dengan besarnya kantor akuntan public terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

( BEI)

1.4 perumusan masalah

Berdasarkan batasan masalah yang telah di uraikan diatas maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah:

1. Apakah terdapat pengaruh independensi terhadap integritas laporan nkeuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

2. Apakah terdapat pengaruh mekanisme corporate goverrnance terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

3. Apakah terdapat pengaruh kualitas audit terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

1.5 Tujuan Penelitian

Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah

1. Untuk menganalisis terdapat pengaruh independensi terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

(21)

3. Untuk menganalisis terdapat pengaruh kualitas audit terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

1.6 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk :

1. Menambah dan mengembangkan pengetahuan peneliti tentang pengaruh independensi, mekanisme corporate governance, kualitas audit, dan integritas laporan keuangan

2. Mendukung auditor supaya meningkatkan kualitas auditnya, dan menerapkan independesinya dan bagi manajemen perusahaan agar meningkatkan penerapan prinsip corporate governance di lingkungan perusahaannya.

(22)

DAFTAR PUSTAKA Agoes Sukrisno. 2008.Auditing.Jakarta Salemba

Aprianty Ririen Yull. 2012. Pengaruh Independensi, Dan Mekanisme Corporate Governance Terhadap Integritas Laporan Keuangan.Universitas Pasundan.

Institut Akuntan Publik Indonesia.2011.Standar Profesionalisme Akuntan Publik. Jakarta:Salemba empat.

Daniel Salfauz Tawakal Putra dul muid. diponegoro journal of accounting pengaruh independensi, mekanisme corporate governance kualitas audit, dan manajemen laba terhadap integritas laporan keuangan volume 1 No.2, 2012 pp 1-11

Elfarini, Eunikechristina. 2007. Pengaruh Kompetensi Dan Dan Independensi Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Jawa Tengah)Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Fakultas Ekonomi. 2009. Pedoman Penyusunan Skripsi Mahasiswa Program S1.Medan. Gunasti Hudiwinarsih Auditors experience, competency, and their independencyas the influencial factors in

professionalism 253 J ournal of Economics, Business and Accountancy Ventura Volume 13,No.3, December 2010, pp 253-264

Guy, Dan M.ET.AL. 002. Auditing. Jakarta: Erlangga.

Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Cetakan IV. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2009. Standar Akuntansi Keuangan. Penerbit Salemba Empat. Lennox, Clive S. 2002. Audit Quality and Auditor Switching. Working Paper,

University of Bristol.

Mayangsari, Sekar. 2003. Analisis Pengaruh Independensi, Mekanisme, Corporate Governance, Terhadap Integritas Laporan Keuangan. Simposium Nasional Akuntansi (SNA)IV. Surabaya.

Mintara,Yunita,Heryani.2008.Pengaruh Implementasi Corporate GovernanceTerhadap Pengungkapan Informasi.Yogyakarta: Universitas Islam Iindonesia.

Mulyadi. 2002. Auditing. Jakarta: Salemba empat.

Wardani, Ratna. Mekanisme corporate governance pada perusahaan yang mengalami permasalahan keuangan. Jurnal akuntansi dan keuangan Indonesia.Vol 4 No 1 juni 2007 pp 95-114

(23)

Sylvia Veronika N.P. Siregar dan Siddharta Utama. 2006. Pengaruh Struktur Kepemilikan, Ukuran Perusahaan, dan Praktek Corporate Governance Terhadap Pengelolaan Laba. (Earnings Management). Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Vol. 9, No. 3 September 2006. Hal. 307-326.

Sumardi., Hardiningsih, P., “ Pengaruh Pengalaman terhadap Profesionalisme serta Pengaruh Profesionalisme terhadap Kinerja dan Kepuasan Kerja: Studi Kasus Auditor BPKP.”, Jurnal Bisnis dan Ekonomi Vol. 9, No.1, Maret 2002, pp.1-25.

Suryaningtias, Agustin. 2007.Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Independensi Akuntan Publik (Studi Survey Pada Kantir Publik Di Bandung)Bandung: Universitas Widyatama

Gambar

Gambar Gambar 2.1  ........................................................................................................................
Tabel Lamanya Hubungan Kerja Auditor Dan Klien, Komite Audit, Komisaris Independen, Dan Kualitas Audit

Referensi

Dokumen terkait

Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian tindakan kelas ini bermaksud untuk meningkatkan kemandirian belajar

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat, dan hidayah yang telah dilimpahkan oleh-Nya sehingga penulis dapakrit menyelesaikan Tugas

Dalam pembuatantabung pendinginpada reaktor sinter menggunakan bahan stainless steel pejal untuk flendes penutup dan flendes bodi reaktor sinter dengan diameter 8 dan

Kemudian pada blok mikrokontroller berfungsi sebagai pembentuk sinyal dc chopper yaitu pulsa-pulsa pwm untuk mengendalikan kecepatan motor dimana pulsa- pulsa

Dalam penelitian ini peneliti memberikan gambaran secara menyeluruh tentang fungsi sistem kredit semester (SKS) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Surabaya,

Hasil uji determinasi (R2) menunjukkan bahwa variabel struktur modal, likuiditas, pertumbuhan laba, ukuran perusahaan dan invesment opportunity set mampu menjelaskan

Setiap bahasa mempunyai khazanah (inventori) bunyi yang dipilih dari semua kemungkinan bunyi yang bisa diucapkan manusia yang berbeda dengan khazanah bunyi

dewan pengawas syariah tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengungkapan sukarela pada laporan tahunan bank umum syariah. Tidak seperti negara