• Tidak ada hasil yang ditemukan

STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

EKONOMI POLITIK

EKONOMI POLITIK

1

Mukhaer

Mukhaer Pakkanna

Pakkanna

Dosen

(2)

KONSEP

KONSEP DASAR EKONOMI

DASAR EKONOMI

Bahan

Bahan BacaanBacaan::

 J.A.J.A. CoporasoCoporaso & D. Levine& D. Levine  Theories of Political EconomyTheories of Political Economy 

 DidikDidik J.J. RachbiniRachbini EkonomiEkonomi PolitikPolitik:: KebijakanKebijakan dandan StrategiStrategi Pembangunan.

Pembangunan. 

 Ahmad E.Ahmad E. YustikaYustika  EkonomiEkonomi KelembagaanKelembagaan:: DefinisiDefinisi,, TeoriTeori,, dandan Strategi

Strategi 

 BustanulBustanul ArifinArifin dandan RachbiniRachbini  EkonomiEkonomi PolitikPolitik dandan KebijakanKebijakan PublikPublik Pokok

Pokok BahasanBahasan 

 FilosofiFilosofi EkonomiEkonomi dandan KonsepKonsep DasarDasar 

 KolaborasiKolaborasi EkonomiEkonomi--PolitikPolitik 

 ParadigmaParadigma PilihanPilihan PublikPublik (PC)(PC) 

 EkonomiEkonomi KelembagaanKelembagaan 

 TeoriTeori RegulasiRegulasi EkonomiEkonomi 

 BiayaBiaya TransaksiTransaksi dandan PerburuanPerburuan RenteRente 

(3)

KONSEP

KONSEP DASAR EKONOMI

DASAR EKONOMI

Taksonomi Ilmu

Taksonomi Ilmu 

 Ilmu Ekonomi:

Ilmu Ekonomi:

Filsafat Aksiologi Epistemologi Ontologi 3 Ilmu Pengetahuan Sosial/Humaniora Sains/Teknologi Ekonomi

(4)

KONSEP

KONSEP DASAR EKONOMI

DASAR EKONOMI

Awal Mula Ekonomi: Awal Mula Ekonomi:

1. Adanya kebutuhan

1. Adanya kebutuhan  tidak terbatastidak terbatas 2. Adanya kelangkaan

2. Adanya kelangkaan  FaktorFaktor--faktor produksifaktor produksi  terbatasterbatas

Faktor Produksi =

Faktor Produksi = a. Sumberdaya alama. Sumberdaya alam b. Modal b. Modal c. Tenaga Kerja c. Tenaga Kerja d. Entrepreneurship d. Entrepreneurship d. Entrepreneurship d. Entrepreneurship Manusia memerlukan: Manusia memerlukan: 1. Pilihan (choice)

1. Pilihan (choice)  What (apa), How (bagaimana) dan Untuk Siapa (forWhat (apa), How (bagaimana) dan Untuk Siapa (for Whom)

Whom)

2. Opportunity Cost 2. Opportunity Cost

Ilmu Ekonomi: ilmu yang berkaitan pemanfaatan sumberdaya Ilmu Ekonomi: ilmu yang berkaitan pemanfaatan sumberdaya

tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas. tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia yang terbatas.

(5)

KONSEP

KONSEP DASAR EKONOMI

DASAR EKONOMI

Kebutuhan Manusia Jasa Barang Non Aktualisasi Rasa Aman 5 Ekonomi Non Ekonomi Barang Modal (capital goods) Barang Konsumsi (consumer goods) Rasa Aman

(6)

KONSEP

(7)

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

Ekonomi

Ekonomi mengarah

mengarah pada

pada liberalisme

liberalisme klasik

klasik.. Perlu

Perlu

governed

governed dengan

dengan efektif

efektif dan

dan tepat

tepat dalam

dalam

mewujudkan

mewujudkan kesejahteraan

kesejahteraan masyarakat

masyarakat..

Kebebasan

Kebebasan adalah

adalah peluang

peluang membuka

membuka pilihan

pilihan--pilihan

pilihan,,

termasuk

termasuk pilihan

pilihan pengambilan

pengambilan keputusan

keputusan politik

politik

Pasar

Pasar harus

harus dikelola

dikelola dengan

dengan kelembagaan

kelembagaan yang

yang

efektif

efektif ((aturan

aturan formal

formal--informal,

informal,

law enforcement

law enforcement

,,

7

efektif

efektif ((aturan

aturan formal

formal--informal,

informal,

law enforcement

law enforcement

,,

organisasi

organisasi,, tatakelola

tatakelola).

).

Dalam

Dalam ekonomi

ekonomi neo

neo--klasik

klasik,, diyakini

diyakini krisis

krisis

ekonomi

ekonomi atau

atau kemunduran

kemunduran suatu

suatu bangsa

bangsa

merupakan

merupakan kombinasi

kombinasi akibat

akibat dari

dari suatu

suatu

kegagalan

kegagalan politik

politik (political failures)

(political failures)

pemerintah

pemerintah dan

dan kegagalan

kegagalan pasar

pasar itu

itu sendiri

sendiri..

Negara

Negara dianggap

dianggap sbg

sbg institusi

institusi predator

predator krena

krena

distortif

distortif

(8)

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

Jadi

Jadi ekonomi

ekonomi politik

politik::

Membahas

Membahas keterkaitan

keterkaitan antara

antara berbagai

berbagai aspek

aspek,, proses

proses,,

dan

dan institusi

institusi politik

politik dengan

dengan kegiatan

kegiatan ekonomi

ekonomi

((produksi

produksi,, investasi

investasi,, pembentukan

pembentukan harga

harga,,

perdagangan

perdagangan,, konsumsi

konsumsi,, dan

dan lain2)

lain2)

Ekonomi

Ekonomi politik

politik percaya

percaya

 Struktur

Struktur kekuasaan

kekuasaan akan

akan

memengaruhi

memengaruhi pencapaian

pencapaian ekonomi

ekonomi.. Pendekatan

Pendekatan

ekonomi

ekonomi murni

murni menganggap

menganggap struktur

struktur kekuasaan

kekuasaan di

di

dlm

(9)

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

 SecaraSecara tradisionaltradisional  PPerilakuerilaku ekonomiekonomi berartiberarti orangorang yangyang

memaksimalkan

memaksimalkan nilainilai tukartukar sedangkansedangkan perilakuperilaku politikpolitik menyangkut

menyangkut pemberianpemberian suarasuara dandan bergabungbergabung dengandengan kelompok

kelompok kepentingan.Eksistensikepentingan.Eksistensi paralelparalel dandan eksistensieksistensi bersama

bersama ““pasarpasar”” dandan ““negaranegara”” dalamdalam duniadunia modernmodern iniini melahirkan

melahirkan apaapa yangyang dinamakandinamakan ““ekonomiekonomi politikpolitik”.”. TanpaTanpa kedua

kedua unsurunsur ituitu takkantakkan adaada ekonomiekonomi politikpolitik..

 KetiadaanKetiadaan negaranegara,, mekanismemekanisme dandan kekuatankekuatan pasarpasar menentukanmenentukan

9

 KetiadaanKetiadaan negaranegara,, mekanismemekanisme dandan kekuatankekuatan pasarpasar menentukanmenentukan

kegiatan

kegiatan ekonomiekonomi. Hal. Hal iniini menjadimenjadi fenomenafenomena ekonomiekonomi murnimurni.. Sebaliknya

Sebaliknya tiadanyatiadanya pasarpasar,, negaranegara sendirisendiri mengalokasikanmengalokasikan sumber2

sumber2 ekonomiekonomi.. InilahInilah duniadunia ilmuwanilmuwan politikpolitik..

 EkonomiEkonomi politikpolitik merupakanmerupakan studistudi keteganganketegangan antaraantara marketmarket

((pasarpasar)) dimanadimana individuindividu terlibatterlibat dalamdalam kegiatankegiatan untukuntuk kepentingan

kepentingan sendirisendiri dandan negaranegara dimanadimana individuindividu yangyang samasama melakukan

melakukan tindakantindakan kolektifkolektif yangyang berlakuberlaku demidemi kepentingankepentingan nasional

nasional atauatau kepentingankepentingan yangyang lebihlebih luasluas yangyang didefinsikandidefinsikan masyarakat

(10)

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

KOLABORASI EKONOMI POLITIK

 “Negara”“Negara”  realisasirealisasi daridari tindakantindakan//keputusankeputusan kolektifkolektif. Negara. Negara

sering

sering diartikandiartikan lembaga2lembaga2 politikpolitik negaranegara bangsabangsa modern,modern, kawasan

kawasan geografisgeografis dengandengan hubunganhubungan relatifrelatif koherenkoheren sistemsistem pemerintah

pemerintah. Negara. Negara bangsabangsa ituitu sendirisendiri merupakanmerupakan sebuahsebuah lembaga

lembaga legallegal dengandengan ruangruang lingkuplingkup jelasjelas teritorialteritorial dandan penduduk

penduduk sertaserta pemernitahpemernitah yangyang mampumampu memikulmemikul kedaulatankedaulatan..

 Market (Market (pasarpasar))  realisasirealisasi tindakantindakan//keputusankeputusan individuindividu.. PasarPasar 

 Market (Market (pasarpasar))  realisasirealisasi tindakantindakan//keputusankeputusan individuindividu.. PasarPasar

biasanya

biasanya diartikandiartikan lembaga2lembaga2 ekonomiekonomi kapitalismekapitalisme modern.modern. Pasar

Pasar merupakanmerupakan lingkunganlingkungan tindakantindakan manusiamanusia yangyang didominasi

didominasi kepentingankepentingan individuindividu dandan dikondisikandikondisikan kekuatankekuatan kompetisi

kompetisi.. KekuatanKekuatan pasarpasar memotivasimemotivasi perilakuperilaku manusiamanusia.. Individu

Individu didorongdidorong oleholeh kepentingankepentingan pribadipribadi untukuntuk memproduksimemproduksi dan

dan mensuplaimensuplai barangbarang dandan jasajasa yangyang langkalangka atauatau mengupayakan

mengupayakan tawartawar menawarmenawar produkproduk atauatau pekerjaanpekerjaan bergajibergaji tinggi

tinggi.. MerekaMereka didorongdidorong oleholeh kekuatankekuatan kompetisikompetisi pasarpasar untukuntuk membuat

(11)

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

Public choice

Public choice--

-->

>Perspektif

Perspektif bidang

bidang politik

politik yang

yang

muncul

muncul dari

dari pengembangan

pengembangan dan

dan penerapan

penerapan

perangkat

perangkat dan

dan metode

metode ilmu

ilmu ekonomi

ekonomi terhadap

terhadap

proses

proses pengambilan

pengambilan keputusan

keputusan kolektif

kolektif dan

dan berbagai

berbagai

fenomena

fenomena nonpasar

nonpasar

Penerapan

Penerapan metode2

metode2 ekonom

ekonom terhadap

terhadap bidang

bidang politik

politik

11

Penerapan

Penerapan metode2

metode2 ekonom

ekonom terhadap

terhadap bidang

bidang politik

politik

dengan

dengan dua

dua masalah

masalah pokok

pokok,, yaitu

yaitu::

a.

a. Masalah

Masalah tindakan

tindakan kolektif

kolektif

b.

(12)

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

Unsur

Unsur Ekstrem

Ekstrem dari

dari Public Choice (PC):

Public Choice (PC):

A.

A.

Catallacxy

Catallacxy ((ekonomi

ekonomi sbg

sbg ilmu

ilmu pertukaran

pertukaran))

Ekonomi

Ekonomi adalah

adalah pertukaran

pertukaran,, perdagangan

perdagangan,, perjanjian

perjanjian

kontrak

kontrak

Pertukaran

Pertukaran menuju

menuju keseimbangan

keseimbangan ((konsensus

konsensus)) yg

yg

Pertukaran

Pertukaran menuju

menuju keseimbangan

keseimbangan ((konsensus

konsensus)) yg

yg

bersifat

bersifat kolektif

kolektif.. Lihat

Lihat teori

teori supply and demand.

supply and demand.

B. Homo

B. Homo Economicus

Economicus 

 sikap

sikap individualistik

individualistik

Manusia

Manusia cenderung

cenderung memaksimalkan

memaksimalkan utilitas

utilitas karena

karena

dihadapkan

dihadapkan pada

pada keterbatasan

keterbatasan sumberdaya

sumberdaya yg

yg

dimilikinya

dimilikinya..

Homo

Homo economicus

economicus 

 dianalogikan

dianalogikan dgn

dgn membuat

membuat

pilihan

(13)

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

Analogi

Analogi PC:

PC:

a.

a.

Penawaran

Penawaran dan

dan Permintaan

Permintaan..

Pemerintah

Pemerintah (supply)

(supply) menyediakan

menyediakan komoditas

komoditas publik

publik

ut

ut masyarakat

masyarakat..

Masyarakat

Masyarakat (demand)

(demand)

 meminta

meminta komoditas

komoditas publik

publik,,

yg

yg seharusnya

seharusnya disediakan

disediakan oleh

oleh politisi

politisi atau

atau

13

yg

yg seharusnya

seharusnya disediakan

disediakan oleh

oleh politisi

politisi atau

atau

pemerintah

pemerintah,, yg

yg memenangkan

memenangkan Pemilu

Pemilu krena

krena

didukung

didukung para

para pemilih

pemilih

b.

b.

Pilihan

Pilihan rasional

rasional..

Pilihan

Pilihan rasional

rasional bagi

bagi konsumen

konsumen dlm

dlm memili

memili

komoditas

(14)

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

PARADIGMA PILIHAN PUBLIK

Perbandingan

Perbandingan Paradigma

Paradigma Ek

Ek Klasik

Klasik dan

dan Pilihan

Pilihan Publik

Publik

Variabel Ekonomi Klasik Pilihan Publik

Supplier Produsen, pengusaha, distributor Politisi, parpol, birokrasi, pemerintah

Demander Konsumen Pemilih (voters)

PC

PC  ditafsirditafsir sesuaisesuai mediummedium budayabudaya dandan ideologiideologi yangyang adaada dandan sangat

sangat mudahmudah diterangkanditerangkan sbgsbg ekspresiekspresi daridari persepsipersepsi individuindividu terhadap

terhadap kepentingannyakepentingannya..

Demander Konsumen Pemilih (voters)

Jenis Komoditas Barang privat Barang publik

Alat Transaksi Uang Suara (votes)

Jenis Transaksi Voluntary

(15)

EKONOMI KELEMBAGAAN

EKONOMI KELEMBAGAAN

Ekonomi

Ekonomi kelembagaan

kelembagaan

 kegiatan

kegiatan ekonomi

ekonomi sangat

sangat

dipengaruhi

dipengaruhi oleh

oleh tata

tata letak

letak antarpelaku

antarpelaku ekonomi

ekonomi ((teori

teori

ekonomi

ekonomi politik

politik),

), desain

desain aturan

aturan main (

main (teori

teori ekonomi

ekonomi biaya

biaya

transaksi

transaksi),

), norma

norma dan

dan keyakinan

keyakinan suatu

suatu

individu

individu//komunitas

komunitas ((teori

teori modal

modal sosial

sosial),

), insentif

insentif untuk

untuk

melakukan

melakukan kolaborasi

kolaborasi ((teori

teori tindakan

tindakan kolektif

kolektif), model

), model

kesepakatan

kesepakatan yang

yang dibikin

dibikin ((teori

teori kontrak

kontrak),

), pilihan

pilihan atas

atas

kepemilikan

kepemilikan aset

aset fisik

fisik maupun

maupun non

non fisik

fisik ((teori

teori hak

hak

15

kepemilikan

kepemilikan aset

aset fisik

fisik maupun

maupun non

non fisik

fisik ((teori

teori hak

hak

kepemilikan

kepemilikan),

), dan

dan lain

lain--lain.

lain.

Intinya

Intinya,, selalu

selalu ada

ada insentif

insentif bagi

bagi individu

individu untuk

untuk berperilaku

berperilaku

menyimpang

menyimpang.. Dalam

Dalam hal

hal ini

ini diperlukan

diperlukan kelembagaan

kelembagaan non

non

pasar

pasar ((

non

non--market institution

market institution

)) untuk

untuk melindungi

melindungi agar

agar

pasar

pasar tidak

tidak terjebak

terjebak dalam

dalam kegagalan

kegagalan yang

yang tidak

tidak

berujung

berujung,, yakni

yakni dengan

dengan jalan

jalan mendesain

mendesain aturan

aturan

main/

(16)

EKONOMI KELEMBAGAAN

EKONOMI KELEMBAGAAN

Ekonomi

Ekonomi kelembagaan

kelembagaan

mempelajari

mempelajari dan

dan berusaha

berusaha

memahami

memahami peranan

peranan kelembagaan

kelembagaan dalam

dalam sistem

sistem dan

dan

organisasi

organisasi ekonomi

ekonomi atau

atau sistem

sistem terkait

terkait..

Kelembagaan

Kelembagaan 

 biasanya

biasanya tumbuh

tumbuh spontan

spontan seiring

seiring

dengan

dengan perjalanan

perjalanan waktu

waktu atau

atau kelembagaan

kelembagaan yang

yang

sengaja

sengaja dibuat

dibuat oleh

oleh manusia

manusia.. Peranan

Peranan kelembagaan

kelembagaan

bersifat

bersifat penting

penting dan

dan strategis

strategis karena

karena ternyata

ternyata ada

ada dan

dan

bersifat

bersifat penting

penting dan

dan strategis

strategis karena

karena ternyata

ternyata ada

ada dan

dan

berfungsi

berfungsi di

di segala

segala bidang

bidang kehidupan

kehidupan..

Ekonomi

Ekonomi kelembagaan

kelembagaan mencakup

mencakup 22 demarkasi

demarkasi 

Konvensi

Konvensi dan

dan Aturan

Aturan Main.

Main. Suatu

Suatu aturan

aturan yg

yg dikenal

dikenal

dan

dan diikuti

diikuti secara

secara baik

baik oleh

oleh anggota

anggota masyarakat

masyarakat, yang

, yang

memberi

(17)

EKONOMI KELEMBAGAAN

EKONOMI KELEMBAGAAN

Elemen Ekonomi Neoklasik Ekonomi Kelembagaan

Pendekatan Materialistik Idealistik Satuan Observasi Komoditas dan harga Transaksi

Tujuan individu Diri sendiri (self interest) Diri sendiri & org lain Hubungan dgn ilmu2

sosial lain Hanya ilmu ekonomi Hampirsosial semua ilmu

17

 IlmuIlmu ekonomiekonomi kelembagaankelembagaan kemudiankemudian menjadimenjadi bagianbagian daridari ilmuilmu

ekonomi

ekonomi yangyang cukupcukup pentingpenting peranannyaperanannya dalamdalam perkembanganperkembangan ilmu

ilmu pengetahuanpengetahuan sosialsosial humaniorahumaniora,, ekonomiekonomi,, budayabudaya dandan terutama

terutama ekonomiekonomi politikpolitik

sosial lain sosial

Konsep nilai Nilai dlm pertukaran Nilai dlm penggunaan Konsep ekonomi mirip ilmu alam Pendekatan budaya Visi ekonomi Mengarah statis Lebih kearah dinamis

(18)

EKONOMI KELEMBAGAAN

EKONOMI KELEMBAGAAN

 KelembagaanKelembagaan memilikimemiliki 33 komponenkomponen,, yakniyakni::

a.

a. AturanAturan Formal (Formal (formal institutionsformal institutions)) b.

b. AturanAturan Informal (Informal (informal institutionsinformal institutions)) c.

c. MekanismeMekanisme penegakanpenegakan ((enforcement mechanismenforcement mechanism))

AturanAturan formalformal  membentukmembentuk sistemsistem politikpolitik ((strukturstruktur

pemerintahan

pemerintahan,, hakhak--hakindividuhakindividu),), sistemsistem ekonomiekonomi hakhak kepemilikankepemilikan dalam

dalam kondisikondisi kelangkaankelangkaan sumberdayasumberdaya,, kontrakkontrak),), dandan sistemsistem keamanan

keamanan ((peradilanperadilan,, polisipolisi).). keamanan

keamanan ((peradilanperadilan,, polisipolisi).).

AturanAturan informalinformal  meliputimeliputi pengalamanpengalaman,, nilainilai--nilainilai tradisionaltradisional,,

agama,

agama, danseluruhfaktordanseluruhfaktor yangyang mempengaruhimempengaruhi bentukbentuk perspektifperspektif subyektif

subyektif individuindividu tentangtentang duniadunia tempattempat hiduphidup merekamereka))

MekanismeMekanisme penegakanpenegakan  bahwabahwa semuasemua kelembagaankelembagaan

tersebut

tersebut tidaktidak akanakan efektifefektif apabilaapabila tidaktidak diiringidiiringi dengandengan mekanisme

mekanisme penegakanpenegakan.. AdanyaAdanya UUUU dandan upayaupaya pemerintahpemerintah suatusuatu negara

negara dalamdalam menegakkanmenegakkan UUUU merupakanmerupakan salahsalah satusatu bentukbentuk mekanisme

(19)

EKONOMI KELEMBAGAAN

EKONOMI KELEMBAGAAN

 EkonomiEkonomi KelembagaanKelembagaan dibatasidibatasi:: 1.

1. KreasiKreasi manusiamanusia 2.

2. KumpulanKumpulan individuindividu 3.

3. DimensiDimensi waktuwaktu 4.

4. DimensiDimensi tempattempat 5.

5. AturanAturan mainmain dandan normanorma 6.

6. SistemSistem monitoringmonitoring dandan law enforcementlaw enforcement

19

6.

6. SistemSistem monitoringmonitoring dandan law enforcementlaw enforcement 7.

7. HierarkiHierarki dandan jaringanjaringan MekanismeMekanisme 8.

8. KonsekuensiKonsekuensi  SanksiSanksi, reward,, reward, dlldll

Organisasi

Organisasi dandan kelembagaankelembagaan..

Organisasi

Organisasi lebihlebih menekankanmenekankan aspekaspek formalistikformalistik,, kelembagaankelembagaan selain

(20)

EKONOMI KELEMBAGAAN

EKONOMI KELEMBAGAAN

 ModelModel HierarkiHierarki dalamdalam KelembagaanKelembagaan::

Aransemen

Aransemen kelembagaankelembagaan Tingkat Politis

(Lembaga tinggi negara: DPR, DPD, dsb

Tingkat Organisasi Aransemen

Aransemen kelembagaankelembagaan

Bentuk

Bentuk dandan polapola interaksiinteraksi Hasil

Hasil AkhirAkhir (outcomes)(outcomes) Tingkat Organisasi

(Lembaga Departemen/Kementerian

Tingkat Operasional

(21)

TEORI REGULASI EKONOMI

TEORI REGULASI EKONOMI

 PeranPeran pemerintahpemerintah dianggapdianggap given (given (neoklasikneoklasik).). EkoEko--polpol::

pemerintah

pemerintah terlibatterlibat dalamdalam kadarkadar tertentutertentu..

 TeoriTeori regulasiregulasi melihatmelihat manfaatmanfaat dandan kerugiankerugian individuindividu didi dalamdalam

suatu

suatu kelompokkelompok  TeoriTeori Optimal ParetoOptimal Pareto

 TeoriTeori Optimal ParetoOptimal Pareto  adanyaadanya perbaikanperbaikan ekonomiekonomi ygyg terjaditerjadi didi

dlm

dlm masyarakatmasyarakat karenakarena prosesproses alokasialokasi sumber2sumber2 ekonomiekonomi,, tetapitetapi tanpa

tanpa mengakibatkanmengakibatkan kerugiankerugian padapada individuindividu lainnyalainnya Regulasi

Regulasi harusharus diinstitusikandiinstitusikan dgndgn manfaatmanfaat sebanyaksebanyak mungkinmungkin pdpd

21

 RegulasiRegulasi harusharus diinstitusikandiinstitusikan dgndgn manfaatmanfaat sebanyaksebanyak mungkinmungkin pdpd

publik

publik atauatau konstituenkonstituen

 RegulasiRegulasi bagianbagian daridari komoditaskomoditas publikpublik.. KomoditasKomoditas publikpublik adaada duadua::

a)

a) iderawiiderawi (tangible); b)(tangible); b) tidaktidak kelihatankelihatan (intangible).(intangible).

 TujuanTujuan regulasiregulasi ekonomiekonomi

Manfaat

Manfaat ekonomiekonomi ygyg diberikandiberikan oleholeh negaranegara atauatau pemerintahpemerintah kepada

(22)

TEORI REGULASI EKONOMI

TEORI REGULASI EKONOMI

Peran

Peran negara

negara dalam

dalam regulasi

regulasi::

1.

1.

Kekuatan

Kekuatan memaksa

memaksa ((

power of coerce

power of coerce

).

). Mis

Mis:: Pajak

Pajak,,

tarif

tarif,, moneter

moneter,, fiskal

fiskal,, subsidi

subsidi,, dll

dll

2.

2.

Memberi

Memberi efek

efek kontrol

kontrol 

 perlu

perlu kelembagaan

kelembagaan negara

negara

Transaksi

Transaksi politik

politik dalam

dalam memproduksi

memproduksi regulasi

regulasi..

Transaksi

Transaksi politik

politik dalam

dalam memproduksi

memproduksi regulasi

regulasi..

Transaksi

Transaksi politik

politik

 Parpol

Parpol,, M

Masyarakat

asyarakat ((konstituen

konstituen),

),

perusahaan

perusahaan,, dll

dll untuk

untuk kepentingan

kepentingan publik

publik

Kasus

Kasus--kasus

kasus yang “

yang “mengambang

mengambang”,

”, mis

mis: Bank

: Bank

Century, Newmont, Freeport,

Century, Newmont, Freeport, dll

dll.. Tanda

Tanda regulasi

regulasi

politik

(23)

SISTEM EKONOMI PASAR SOSIAL

SISTEM EKONOMI PASAR SOSIAL

A.

A. KapitalismeKapitalisme vsvs SosialismeSosialisme 

 KapitalismeKapitalisme memberimemberi kepercayaankepercayaan besarbesar pdpd individuindividu tuktuk

mengatur

mengatur dirinyadirinya. Negara. Negara hyhy fasilitatorfasilitator (regulator(regulator dandan prasarana

prasarana).).

 SosialismeSosialisme negaranegara banyakbanyak mengaturmengatur untukuntuk melakukanmelakukan alokasialokasi

sumberdaya

sumberdaya ((distribusidistribusi))  keadilankeadilan sosialsosial B.

B. EkonomiEkonomi PasarPasar SosialSosial (EPS)(EPS)

23

B.

B. EkonomiEkonomi PasarPasar SosialSosial (EPS)(EPS) Cirinya

Cirinya:: kebebasankebebasan berinisiatifberinisiatif dengandengan elemenelemen tanggungjawabtanggungjawab sosialsosial..

KebebasanKebebasan inisiatifinisiatif  optimalisasioptimalisasi potensipotensi 

TanggungjawabTanggungjawab  disparitasdisparitas sosialsosial--ekonomiekonomi memerlukanmemerlukan

tanggungjawab

tanggungjawab bersamabersama Ideologi

Ideologi EPSEPS menjadimenjadi derivasiderivasi kebijakankebijakan ekonomiekonomi.. MisMis:: sistemsistem jaminan

jaminan sosialsosial dandan kesehatankesehatan,, perlindunganperlindungan TKTK dandan berbagaiberbagai jaminan

(24)

SISTEM EKONOMI PASAR SOSIAL

SISTEM EKONOMI PASAR SOSIAL

Dalam

Dalam EPS,

EPS, negara

negara tidak

tidak bersikap

bersikap pasif

pasif dan

dan tidak

tidak

sekadar

sekadar watch

watch--dog

dog

 Negara

Negara berperan

berperan dlm

dlm desain

desain

ekonomi

ekonomi,, mengatur

mengatur mekanisme

mekanisme pasar

pasar,, membuat

membuat aturan

aturan

hukum

hukum yg

yg proporsional

proporsional..

Menempatkan

Menempatkan antar

antar--pelaku

pelaku ekonomi

ekonomi yg

yg seimbang

seimbang,,

mengatur

mengatur masalah

masalah moneter

moneter,, mengurangi

mengurangi distorsi

distorsi

mengatur

mengatur masalah

masalah moneter

moneter,, mengurangi

mengurangi distorsi

distorsi

ekonomi

ekonomi,, meningkatkan

meningkatkan produktifitas

produktifitas,, efisiensi

efisiensi dan

dan

berdaya

berdaya saing

saing..

Dalam

Dalam EPS,

EPS, tujuan

tujuan sosial

sosial,, kesejahteraan

kesejahteraan dan

dan keadilan

keadilan

ekonomi

ekonomi kolektif

kolektif sbg

sbg manifestasi

manifestasi tanggungjawab

tanggungjawab sosial

sosial

paralel

paralel dgn

dgn usaha

usaha efisiensi

efisiensi dan

dan produktivitas

produktivitas ekonomi

ekonomi..

Dalam

Dalam EPS,

EPS, peran

peran negara

negara tidak

tidak berlebihan

berlebihan sehingga

sehingga

menjadi

(25)

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

Ideologi

Ideologi 

 C

Cara

ara pandang

pandang dan

dan tekad

tekad bangsa

bangsa untuk

untuk

merespon

merespon dan

dan menyelesaikan

menyelesaikan persoalan

persoalan riil

riil.. Dlm

Dlm

konteks

konteks ekonomi

ekonomi,, ekonomi

ekonomi Pancasila

Pancasila harus

harus

dirumuskan

dirumuskan secara

secara detail

detail dan

dan operasional

operasional,, terutama

terutama

dari

dari sisi

sisi kelembagaan

kelembagaan ekonomi

ekonomi,, sehingga

sehingga ia

ia mampu

mampu

menyelesaikan

menyelesaikan berbagai

berbagai patologi

patologi ekonomi

ekonomi nasional

nasional..

25

menyelesaikan

menyelesaikan berbagai

berbagai patologi

patologi ekonomi

ekonomi nasional

nasional..

Ekonomi

Ekonomi Pancasila

Pancasila 

 Bagian

Bagian Ek

Ek kelembagaan

kelembagaan..

Sebagai

Sebagai ideologi

ideologi negara

negara,, kelima

kelima silanya

silanya menjadi

menjadi

rujukan

rujukan setiap

setiap orang

orang Indonesia.

Indonesia. Pancasila

Pancasila

mengandung

mengandung 55 asas

asas,, yaitu

yaitu (1)

(1) etika

etika, (2)

, (2)

kemanusiaan

kemanusiaan, (3)

, (3) nasionalisme

nasionalisme, (4)

, (4)

kerakyatan

kerakyatan//demokrasi

demokrasi,, dan

dan (5)

(5) keadilan

keadilan sosial

sosial,, harus

harus

dipertimbangkan

(26)

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

Sila

Sila pertama

pertama dan

dan kedua

kedua adalah

adalah dasarnya

dasarnya,, sedangkan

sedangkan sila

sila

ketiga

ketiga dan

dan keempat

keempat sebagai

sebagai caranya

caranya,, maka

maka sila

sila kelima

kelima

Pancasila

Pancasila adalah

adalah tujuan

tujuan dari

dari Ekonomi

Ekonomi Pancasila

Pancasila

..

Tujuan

Tujuan ekonomi

ekonomi Indonesia

Indonesia

 keadilan

keadilan sosial

sosial.. Untuk

Untuk

mencapai

mencapai keadilan

keadilan sosial

sosial,, diperlukan

diperlukan kebijakan

kebijakan bertahap

bertahap..

Tahapan

Tahapan yang paling

yang paling cepat

cepat adalah

adalah membangun

membangun demokrasi

demokrasi

Tahapan

Tahapan yang paling

yang paling cepat

cepat adalah

adalah membangun

membangun demokrasi

demokrasi

ekonomi

ekonomi.. Jangan

Jangan sampai

sampai,, demokrasi

demokrasi politik

politik di

di Indonesia

Indonesia

dilonggarkan

dilonggarkan,, sementara

sementara demokrasi

demokrasi ekonomi

ekonomi berjalan

berjalan

tertatih

tertatih--tatih

tatih.. Jika

Jika demokrasi

demokrasi ekonomi

ekonomi tidak

tidak tegak

tegak, yang

, yang

berkuasa

berkuasa adalah

adalah korporatokrasi

korporatokrasi..

Kekuasaan

Kekuasaan seperti

seperti ini

ini 

 mengawetkan

mengawetkan penguasaan

penguasaan

produksi

produksi dan

dan distribusi

distribusi dari

dari hulu

hulu hingga

hingga hilir

hilir dengan

dengan

sokongan

(27)

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

Demokrasi

Demokrasi ekonomi

ekonomi,, ditandai

ditandai oleh

oleh, “

, “dilakukannya

dilakukannya

produksi

produksi oleh

oleh semua

semua,, untuk

untuk semua

semua,, di

di bawah

bawah pimpinan

pimpinan

atau

atau pemilikan

pemilikan anggota

anggota--anggota

anggota masyarakat

masyarakat”.

”.

Demokrasi

Demokrasi ekonomi

ekonomi di

di tengah

tengah kondisi

kondisi resesi

resesi ekonomi

ekonomi

saat

saat ini

ini,, harus

harus diwujudkan

diwujudkan dalam

dalam bentuk

bentuk perluasan

perluasan

akses

akses partisipasi

partisipasi sosial

sosial dan

dan akses

akses ke

ke sumberdaya

sumberdaya

27

akses

akses partisipasi

partisipasi sosial

sosial dan

dan akses

akses ke

ke sumberdaya

sumberdaya

ekonomi

ekonomi.. Kemiskinan

Kemiskinan,, kata

kata Amartya

Amartya Sen

Sen (2003)

(2003) karena

karena

kurangnya

kurangnya partisipasi

partisipasi dan

dan akses

akses masyarakat

masyarakat miskin

miskin

pada

pada sumberdaya

sumberdaya..

Ekonomi

Ekonomi Pancasila

Pancasila,, rakyat

rakyat tidak

tidak semata

semata

homoeconomicus

homoeconomicus

,, tapi

tapi

homosociocus

homosociocus..

Rakyat

Rakyat adalah

adalah

manusia

manusia sosial

sosial dan

dan budaya

budaya,, tidak

tidak salah

salah jika

jika kekuatan

kekuatan

ekonomi

ekonomi rakyat

rakyat bisa

bisa

survive

survive

di

di berbagai

berbagai wilayah

wilayah pada

pada

zaman

(28)

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

 Pasal 33 UUD 1945Pasal 33 UUD 1945  ““PPerekonomian disusun sebagai usahaerekonomian disusun sebagai usaha

bersama berdasar asas kekeluargaan. Cabang

bersama berdasar asas kekeluargaan. Cabang--cabang produksicabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bumi dan air dan kekayaan alam banyak dikuasai oleh negara. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan

yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar

dipergunakan untuk sebesar--besar kemakmuran rakyat.“besar kemakmuran rakyat.“

 Dari pasal 33, secara terangDari pasal 33, secara terang--benderang memuat orientasibenderang memuat orientasi

ekonomi Indonesia, didasarkan pada asas kekeluargaan dan ekonomi Indonesia, didasarkan pada asas kekeluargaan dan ekonomi Indonesia, didasarkan pada asas kekeluargaan dan ekonomi Indonesia, didasarkan pada asas kekeluargaan dan kebersamaan.

kebersamaan.

 OOrientasinya “kepada kepentingan bersama masyarakatlah yangrientasinya “kepada kepentingan bersama masyarakatlah yang

diutamakan “. Untuk itu, perlu terciptanya “efisiensi sosial.“ diutamakan “. Untuk itu, perlu terciptanya “efisiensi sosial.“ Artinya, bagaimana ekonomi negara ini bisa dikelola secara Artinya, bagaimana ekonomi negara ini bisa dikelola secara bersama dengan ketepatgunaan yang tinggi, sehingga rakyat bersama dengan ketepatgunaan yang tinggi, sehingga rakyat secara keseluruhan benar

secara keseluruhan benar--benar dapat merasakan kemakmuranbenar dapat merasakan kemakmuran dan kesejahteraan.

(29)

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

Koperasi

Koperasi 

 instrumen mewujudkan “kebersamaan”

instrumen mewujudkan “kebersamaan”

dan “efisiensi sosial”.

dan “efisiensi sosial”. KKoperasi

operasi 

S

Salah satu pelaku

alah satu pelaku

ekonomi, selain pemerintah dan swasta, yang harus

ekonomi, selain pemerintah dan swasta, yang harus

diakselerasi sehingga terjadi ekuivalenitas antarpelaku

diakselerasi sehingga terjadi ekuivalenitas antarpelaku

ekonomi.

ekonomi.

Kesenjangan antarpelaku ekonomi, lebih disebabkan

Kesenjangan antarpelaku ekonomi, lebih disebabkan

hilangnya roh kebersamaan. Padahal inti demokrasi

hilangnya roh kebersamaan. Padahal inti demokrasi

29

hilangnya roh kebersamaan. Padahal inti demokrasi

hilangnya roh kebersamaan. Padahal inti demokrasi

ekonomi adalah kebersamaan dalam partisipasi dan

ekonomi adalah kebersamaan dalam partisipasi dan

akses.

akses.

Koperasi menurut Hatta (1953), bukanlah anti mencari

Koperasi menurut Hatta (1953), bukanlah anti mencari

keuntungan. Koperasi juga mencari untung, tetapi

keuntungan. Koperasi juga mencari untung, tetapi

keuntungan dalam koperasi “hanya terbawa dalam

keuntungan dalam koperasi “hanya terbawa dalam

melaksanakan usaha, bukan dicari.“

(30)

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

IDEOLOGI EKONOMI PANCASILA

 Demokrasi ekonomi di tengah kondisi hilangnya roh dan visiDemokrasi ekonomi di tengah kondisi hilangnya roh dan visi

pembangunan ekonomi saat ini, harus diwujudkan dalam bentuk pembangunan ekonomi saat ini, harus diwujudkan dalam bentuk perluasan akses partisipasi sosial dan akses ke sumberdaya

perluasan akses partisipasi sosial dan akses ke sumberdaya ekonomi.

ekonomi.

 Kurangnya akses membuahkan kesenjangan.Kurangnya akses membuahkan kesenjangan. MajalahMajalah Globe AsiaGlobe Asia

bhw

bhw 150 orang terkaya Indonesia, naik 22 persen menjadi US$61,5150 orang terkaya Indonesia, naik 22 persen menjadi US$61,5 M

M.. JdJd 12 persen dari PDB. Untuk 15 orang terkaya, jumlah12 persen dari PDB. Untuk 15 orang terkaya, jumlah

kekayaannya US$30,65 miliar atau sekitar Rp275,58 triliun. Kontras kekayaannya US$30,65 miliar atau sekitar Rp275,58 triliun. Kontras dari itu, sekitar 37,17 juta orang Indonesia (BPS 20

dari itu, sekitar 37,17 juta orang Indonesia (BPS 201010) yang) yang dari itu, sekitar 37,17 juta orang Indonesia (BPS 20

dari itu, sekitar 37,17 juta orang Indonesia (BPS 201010) yang) yang

mempunyai tingkat pengeluaran kurang dari Rp 166.967 per bulan mempunyai tingkat pengeluaran kurang dari Rp 166.967 per bulan atau kurang dari Rp 5.565 per hari untuk biaya hidup.

atau kurang dari Rp 5.565 per hari untuk biaya hidup.

 PPertumbuhan ekonomi dinikmati 40%ertumbuhan ekonomi dinikmati 40% ((golongan menengahgolongan menengah)) dandan

20%

20% ((orang terkayaorang terkaya). S). Sisanya 40%isanya 40% ((berpendapatan terendahberpendapatan terendah)). Data. Data tahun 20

tahun 201010 kelompok penduduk berpendapatan terendah hanyakelompok penduduk berpendapatan terendah hanya menikmati porsi pertumbuhan ekonomi 19,2 persen, makin mengecil menikmati porsi pertumbuhan ekonomi 19,2 persen, makin mengecil dari 20,92% dibanding tahun 2000. Sebaliknya, 20% kelompok

dari 20,92% dibanding tahun 2000. Sebaliknya, 20% kelompok penduduk terkaya makin menikmati pertumbuhan ekonomi dari penduduk terkaya makin menikmati pertumbuhan ekonomi dari 42,19% menjadi 45,72%. Rasio gini

42,19% menjadi 45,72%. Rasio gini ––yang menunjukkanyang menunjukkan kesenjangan ekonomi

Referensi

Dokumen terkait

Rangkaian kendali berbasis AT89C51 untuk mengatur semua proses kerja dari bagian pertama ini yakni : driver keypad dan 4 buah seven segmen, driver sensor, motor penggerak

Berdasarkan contoh dua perkara di atas, terlihat bahwa terdapat disparitas pidana yang sangat jauh berbeda antara perkara Bachrul Ullum yang dianggap melanggar Pasal 5 Ayat (2)

Proses regenerasi diatur oleh sistem kontrol yang bekerja secara otomatis, dan memberikan indikasi bahwa cycle kualitas hasil yang jelek atau terjadi kelainan, akan dilakukan

Penyaringan embran digunakan untuk sampel yang sesuai, yaitu untuk sediaan yang mengandung air  dan dapat disaring, sediaan yang mengandung alkohol atau minyak, dan sediaan yang

Akibatnya arus listrik akan mengalir lebih lama sehingga korban jatuh dalam keadaan syok yang mematikan Sedangkan pada tegangan tinggi, korban segera terlempar atau

Robinson (1995) menjelaskan bahwa saponin memiliki kemampuan sebagai pembersih dan antiseptik yang mempunyai fungsi membunuh atau mencegah pertumbuhan mikroorganisme

Mengumpulkan informasi jabatan adalah suatu bentuk kegiatan mendapatkan serta mengumpulkan informsi jabatan yang baru dan benar tentang beberapa aspek jabatan yang

Tugas yang diberikan kepada praktikan antara lain: Membuat Invoice , Membuat Bukti Transaksi Perusahaan (Bukti Pengeluaran, Bukti Pemasukan, Bukti Pettycash),