• Tidak ada hasil yang ditemukan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PARMAKSIAN 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STATISTIK DAERAH KECAMATAN PARMAKSIAN 2012"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

iv

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN PARMAKSIAN

2012

(2)

v

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PARMAKSIAN 2012

ISSN : 2087-5932

No. Publikasi : 1206.2012.06 Katalog BPS : 1101002.12.06.073 Ukuran Buku : 17,6 x 25 cm Jumlah Halaman : v + 25 halaman

Naskah:

Koordinator Statistik Kecamatan Parmaksian

Gambar Kulit

Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Diterbitkan Oleh:

Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba Samosir

Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya

(3)

iii

Kata Sambutan

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi dan kabupaten/kota. Penyusunan publikasi Statistik Daerah ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan perstatistikan serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai “ pelopor data statistik terpercaya untuk semua “.

Penerbitan publikasi Statistik Daerah dimaksudkan untuk melengkapi ragam publikasi statistik yang telah tersedia di daerah seperti Daerah Dalam Angka (DDA) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi daerah. Buku ini menyajikan indikator-indikator terpilih yang menggambarkan tentang kondisi daerah dalam bentuk tampilan uraian deskriptif sederhana.

Saya berharap, publikasi Statistik Daerah ini mampu memberikan informasi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta membantu para pengguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya.

Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita.

Jakarta, Oktober 2012 Kepala Badan Pusat Statistik,

DR. Suryamin

(4)

iv Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

Kata Pengantar

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Toba Samosir berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar Kecamatan Parmaksian yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan serta potensi yang ada di Kecamatan Parmaksian.

Publikasi ini diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun.

Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada aspek analisis data.

Materi yang disajikan dalam publikasi ini memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Parmaksian dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.

Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik.

Balige, Oktober 2012 Kepala Badan Pusat Statistik

Kabupaten Toba Samosir,

Darwis Sitorus,S.Si, M.Si

(5)

v

DAFTAR ISI

1. Geografi dan Iklim 1 9. Pendapatan Regional 10

2. Pemerintahan 2 10. Perbandingan Antar Kecamatan 11

3. Penduduk 3 Tabel Lampiran 15

4. Pendidikan 4

5. Kesehatan 6

6. Perumahan 7

7. Pertanian 8

8. Industri Pengolahan 9

(6)

vi

(7)

GEOGRAFI DAN IKLIM

Kecamatan Parmaksian tergolong ke dalam daerah beriklim tropis basah Luas wilayah Kecamatan Parmaksian sebesar 2,30 persen dari total luas daratan

Kabupaten Toba Samosir.

1

Kecamatan Parmaksian merupakan kecamatan baru hasil pemekaran dari Kecamatan Porsea, memiliki luas wilayah 46,43 km2 yaitu 2,30 persen dari total luas Kabupaten Toba Samosir. Secara astronomis berada di 2024-2037 Lintang Utara dan antara 99003- 99016 Bujur Timur.

Kecamatan Parmaksian yang terletak pada wilayah dataran tinggi dengan ketinggian antara 905 – 1.500 meter, tergolong ke dalam daerah beriklim tropis basah dengan suhu berkisar antara 170 C-290 C dan rata-rata kelembaban udara 85,04 persen.

*** Tahukah Anda

Desa Lumban Huala memiliki wilayah yang paling luas yaitu sekitar 16,86 persen, sedangkan Desa Lumban Sitorus merupakan desa paling kecil yaitu 4,48 persen dari total luas kecamatan.

Peta Kecamatan Parmaksian

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

Tabel 1.1 Statistik Geografi dan Iklim Parmaksian

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

*** Tahukah Anda

Pada tahun 2011, dari seluruh luas lahan di Kecamatan Parmaksian, sekitar 26,58 % digunakan untuk lahan sawah.

Uraian Satuan 2011

Luas ha 4 643

Ketingggian dpl m 905 –1 500

(8)

PEMERINTAHAN

Terdapat satu desa pemekaran pada tahun 2010

Seluruh Kepemimpinan tingkat desa di Kecamatan Parmaksian sampai saat ini masih dipegang oleh kaum laki-laki.

2

2 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

SLTP 18%

SLTA 55%

D3 9%

S1 18%

Tabel 2.1 Statistik Pemerintahan Parmaksian

Sumber :Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2010- 2012

Grafik 2.1 Persentase Kepala Desa menurut Tingkat Pendidikan, 2011

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012 Sejak terbentuk melalui Perda Toba Samosir No 5 Tahun 2008, jumlah desa di Kecamatan Parmaksian mengalami perubahan.

Pada tahun 2010, jumlah desa bertambah sebanyak 1 desa, dari 10 desa menjadi 11 desa, dan terbagi habis dalam 30 dusun.

Jumlah Pegawai Negeri Sipil di Kantor Camat Parmaksian mengalami peningkatan dari 20 orang pada tahun 2010 menjadi 23 orang pada tahun 2011.

Di Kecamatan Parmaksian sudah terdapat tujuh desa yang memiliki fasilitas kantor kepala desa sedangkan empat desa lagi sampai saat ini masih memanfaatkan rumah kepala desa sebagai kantor. Keseluruhan kepala desa di kecamatan parmaksian adalah laki-laki dengan komposisi umur yang berbeda, kepala desa termuda berumur 32 tahun dan tertua berumur 55 tahun.

*** Tahukah Anda

Sejak terbentuknya Kecamatan Parmaksian telah mengalam tiga kali pergantian kepemimpinan.

Wilayah

Administrasi 2009 2010 2011

Desa 10 11 11

Jumlah PNS di Kantor Camat

2011 Laki-

laki Perempuan

a. SLTP 2 -

b. SLTA 9 3

c. Diploma (I,II,III) 1 1

d. DIV/Sarjana (S1) 4 3

Total 16 7

(9)

PENDUDUK 3

Jumlah penduduk Kecamatan Parmaksian pada tahun 2011 berjumlah 10.366 jiwa.

Dalam tahun 2010-2011 Kecamatan Parmaksian telah mengalami pertumbuhan penduduk sebesar 0,886% .

Uraian Satuan 2011

Jumlah Penduduk Jiwa 10 366 Kepadatan

Pendududk Jiwa/ km² 223,26

Sex Ratio (L/P) % 100,15

Jumlah Rumah

Tangga rt 2 599

a. Rata-rata ART Jiwa/ rt 3,99 Penduduk kel.Umur %

0-14 tahun 34,19

15-64 tahun 58,46

65 tahun 7,35

Jumlah penduduk Kecamatan Parmaksian pada tahun 2011 berjumlah 10.366 jiwa. Komposisi penduduk Kecamatan Parmaksian didominasi oleh penduduk usia muda. Hal menarik yang dapat diamati pada piramida penduduk adalah kelompok 20-24 tahun yang jauh lebih kecil dari kelompok penduduk usia muda 15-19 tahun. Hal ini mencerminkan suatu kondisi besarnya jumlah penduduk usia 20-24 tahun yang merantau ke luar Kecamatan untuk memperoleh akses perguruan tinggi.

*** Tahukah Anda

Jumlah penduduk laki-laki di Kecamatan Parmaksian lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan.

Struktur penduduk dari aspek jenis kelamin di Kecamatan Parmaksian menunjukkan bahwa pada awal-awal tahun kelahiran jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dari penduduk perempuan, tetapi melalui proses demografi penduduk laki-laki biasanya cenderung lebih rentan dalam hal tingkat kesehatan dan memiliki angka harapan hidup yang lebih rendah dari penduduk perempuan, hal ini dapat kita lihat dari bentuk piramida penduduk Kecamatan Parmaksian.

Grafik 3.1 Piramida Penduduk Kec. Parmaksian (jiwa), 2011

Tabel 3.1 Indikator Kependudukan Kecamatan Parmaksian,2011

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

(10)

4 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

PENDIDIKAN

Keberhasilan pembangunan suatu negara ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas

Sarana pendidikan di Kecamatan Parmaksian terdiri dari 11 PAUD, 3 TK, 9 SD, 2 SLTP, 1SMA dan 2 SMK

4

Tabel 4.1 Statistik Pendidikan Kecamatan Parmaksian

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2010-2012

Grafik 4.1 Jumlah Murid SD, SLTP, SMA, SMK Menurut Jenis Kelamin di Kec. Parmaksia Tahun

2011

0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000

SD SLTP SMA SMK

931

194

38

373 818

190

52 119

Laki-laki Perempuan

Pendidikan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas SDM . Oleh karena itu peningkatan mutu pendidikan harus terus diupayakan, dimulai dengan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada penduduk untuk mengenyam pendidikan, hingga pada peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan.

Dari tahun 2009-2011 jumlah sekolah di Kecamatan Parmaksian tidak mengalami perubahan, tetapi jumlah murid di tingkat SD dan SLTP mengalami peningkatan. Jumlah murid SD rata-rata mengalami peningkatan sebesar 0,89% dan jumlah murid SLTP rata- rata sebesar 5,50%.

Dengan memperhatikan jumlah murid SD, SLTP, SMA, dan SMK, dapat kita lihat jumlah murid SD sebanyak 1749 orang dengan rata-rata perangkatan sebanyak 291 orang, jumlah murid SLTP 384 orang dengan rata-rata perangkatan sebanyak 128 orang, jumlah murid SMA 90 orang dengan rata-rata perangkatan sebanyak 30 orang, dan jumlah murid SMK 492 orang dengan rata-rata perangkatan sebanyak 164 orang Maka tampak perbedaan jumlah murid SD perangkatan dengan jumlah murid SLTP perangkatan sebesar 56 %, hal ini dimungkinkan karena banyaknya murid yang melanjut ke SLTP di luar Kecamatan Parmaksian dengan salah satu alasan bahwa Uraian (Jumlah) 2009 2010 2011

SD 9 9 9

Murid 1 718 1 732 1749

Guru 132 132 130

SLTP 2 2 2

Murid 345 365 384

Guru 38 50 54

SLTA/SMK 3 3 3

Murid 610 539 582

Guru 72 56 58

(11)

PENDIDIKAN

Keberhasilan pembangunan suatu negara ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas Sarana pendidikan di Kecamatan Parmaksian terdiri dari 11 PAUD, 3 TK, 9 SD, 2

SLTP, 1SMA dan 2 SMK

4

di Kecamatan Parmaksian hanya terdapat dua unit SLTP dan kedua-duanya adalah SLTP swasta.

Dari grafik 4.3 dapat kita lihat bahwa Di Kecamatan Parmaksian terdapat 6 sekolah dasar yang memiliki jumlah murid dan guru dibawah rata-rata jumlah murid dan guru sekolah dasar, dan terdapat 2 sekolah dasar yang memiliki jumlah murid dan guru diatas rata-rata. Tetapi terdapat satu sekolah dasar yang distribusi jumlah guru dan muridnya tidak seimbang dimana jumlah gurunya berada dibawah rata-rata namun memiliki jumlah murid diatas rata-rata.

*** Tahukah Anda

Terdapat satu sekolah dasar di Kecamatan Parmaksian yang memiliki jumlah guru dibawah rata-rata jumlah guru sekolah dasar, tetapi memiliki jumlah murid di atas rata-rata.

Grafik 4.2 Jumlah Guru PAUD, TK, SD, SLTP, SMA, SMK Menurut Jenis Kelamin di

KecamataParmaksian Tahun 2011

0 20 40 60 80 100 120

PAUD TK SD SLTP SMA SMK

0 0

24 22

3 14 22 12

106

32

13 28

Laki-laki Perempuan

Grafik 4.3 Distribusi Jumlah Guru dan Murid Sekolah Dasar di Kecamatan Parmaksian

(12)

5 KESEHATAN

Terdapat satu puskesmas di Kecamatan Parmaksian yang terletak di Desa Tangga Batu I Di Kecamatan Parmaksian sudah tidak ada lagi kelahiran yang ditolong oleh dukun

6 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

Tabel 5.1 Statistik Kesehatan Kecamatan Parmaksian

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka,2010- 2012

Grafik: 5.1 Jumlah PUS berdasarkan Penggunaan Alat Kontrasepsi di Kecamatan

Parmaksian Tahun 2011

Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Tersedianya fasilitas kesehatan yang baik, murah dan terjangkau oleh semua kalangan adalah salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan bidang kesehatan dan lebih jauh menjadi prasyarat tercapainya masyarakat yang sejahtera.

Fasilitas kesehatan di Kecamatan Parmaksian tahun ini tidak mengalami penambahan. Tetapi total jumlah tenaga medis mengalami penurunan dan hanya jumlah perawat yang bertambah. Mayoritas tenaga medis di Kecamatan Parmaksian adalah bidan.

Kesehatan juga berkaitan dengan program Keluarga Berencana, dari grafik 5.1 dapat dilihat bahwa penggunaan alat KB oleh perempuan seperti IUD, MOP, Implant, Suntik, dan Pil jauh lebih banyak dibandingkan penggunaan alat KB khusus pria seperti kondom.

*** Tahukah Anda

Berdasarkan kelompok umur di Kecamatan Parmaksian terdapat 169 Peserta KB yang berumur 21-30 dan 637 Peserta KB yang berumur labih dari 31. Jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah PUS mengalami peningkatan sebesar 4,57%.

Tidak 38.14%

IUD 13.90%

MOW

26.43% Implant

15.14% Suntik 26.05%

Pil 14.76%

Kondom 3.72%

Menggu nakan 61.86%

Uraian 2009 2010 2011

Tenaga Medis

Dokter - 2 1

Bidan 12 21 20

Perawat - 2 3

e.

f. Fasilitas Kesehatan

g. Rumah Sakit Umum - - -

h. Puskesmas - 1 1

Puskesmas Pembantu 2 2 2

i. Poskesdes 9 10 10

j. Posyandu 12 12 12

k.

(13)

PERUMAHAN 6

Gambaran kondisi perumahan secara umum di Kecamatan Parmaksian masih berada pada kategori semi permanen Sudah seluruh desa di kecamatan parmaksian dialiri listrik

Rumah adalah bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Rumah dapat berfungsi sebagai tempat untuk menikmati kehidupan yang nyaman, tempat untuk beristirahat, tempat berkumpulnya keluarga, dan tempat untuk menunjukkan tingkat sosial dalam masyarakat.

Dan Sebagian besar jenis rumah masyarakat di Kecamatan Parmaksian adalah semi permanen (61.43%), dan masih terdapat rumah darurat (4.97%).

Tiga tahun terakhir jumlah rumah ibadah di Kecamatan Parmaksian tidak ada mengalami perubahan.

Dilihat dari sumber listrik dan sumber air minum maka sudah semua desa di Kecamatan Parmaksian dialiri oleh listrik PLN, dan sudah terdapat lima desa yang menjadi pelanggan PAM yaitu Desa Banjar Ganjang, Pangombusan, Lumban Sitorus, Tangga Batu I dan Lumban manurung.

*** Tahukah Anda

Sudah terdapat tujuh desa dari sebelas desa yang menjadi pelanggan PAM di Kecamatan Parmaksian.

Tabel 6.1 Statistik Perumahan Kecamatan Parmaksian

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2010-2012 Grafik: 6.1 Persentasi Jenis rumah di

Kecamatan Parmaksian Tahun 2011

Permanen 33.60%

Semi Permanen

61.43%

Darurat 4.97%

Uraian 2009 2010 2011 Jenis Rumah Ibadah

Mesjid

Langgar/Musolah Gereja

Kuil Wihara

4 1 15 - -

4 1 15 - -

4 1 15 - -

Uraian 2011

Jumlah Rumah Menurut Jenisnya Permanen

Semi Permanen Darurat

1008 1843 149

Jumlah Pelanggan Listrik dan PAM PLN

PAM

2644 545

(14)

7 PERTANIAN

Tanaman padi paling dominan dibudidayakan

Sub sektor tanaman bahan makanan mencakup padi, palawija dan hortikultura.

Padi memiliki luas panen terluas yaitu 1.234 ha, pada tahun 2011

8 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

0 200 400 600 800 1000 1200

Sapi Kerbau Kambing Babi

181

454

54

1020

Grafik 7.1 Jumlah Ternak Menurut Jenisnya Di Kecamatan Parmaksian

Tahun 2011

Tabel 7.1 Statistik Tanaman Pangan Kecamatan Parmaksian

Sebagian besar penduduk Kecamatan Parmaksian menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Hal ini dapat dilihat dari luasnya hamparan pertanian, khususnya lahan persawahan. Pertanian menjadi salah satu sektor andalan bagi Kecamatan Parmaksian dalam menggerakan perekonomian daerah.

Tahun 2011 luas panen padi seluas 1.234 ha dengan jumlah produksi sebesar 6.033,4 ton.

Untuk tanaman sayur-sayuran komoditi yang paling banyak diusahakan adalah cabe dengan produktivitas 325 kw/ha.

Usaha peternakan umumnya juga dikelola dan diusahakan oleh masyarakat sebagai usaha rumah tangga. Pada tahun 2011 jumlah populasi ternak besar seperti sapi berjumlah 181 ekor, kerbau 454 ekor.

Populasi ternak kecil seperti kambing, dan babi mengalami kenaikan. Jumlah kambing tahun 2011 sebanyak 54 ekor, dan jumlah babi 1.020 ekor.

*** Tahukah Anda

Untuk tanaman palawija, Jagung masih merupakan komoditi favorit dengan luas 122 ha, produksi 737 ton, dan produktivitas 60,4 kw/ha.

Uraian 2011

Padi

Luas Panen

(ha) 1234

Produksi (ton) 6033.4 Jagung

Luas Panen

(ha) 122

Produksi (ton) 737 Kacang Tanah

Luas Panen

(ha) 3.5

Produksi (ton) 5.25 Ubi Kayu

Luas Panen

(ha) 39

Produksi (ton) 255 Kedelai

Luas Panen (ha)

- Produksi (ton) -

(15)

INDUSTRI PENGOLAHAN 8

Terdapat Dua Unit Industri Besar di Kecamatan Parmaksian.

Industri Pengolahan mempunyai peranan yang sangat besar terhadap perekonomian dan ketenagakerjaan di Kecamatan Parmaksian.

Kecamatan Parmaksian memiliki dua perusahaan besar/sedang yang terdiri dari industri penghasil bubur kertas yang berlokasi di Desa Pangombusan serta PLTA yang berada di Desa Tangga Batu I yang memanfaatkan Sungai Asahan sebagai pembangkit, juga terdapat 14 industri kecil dan 18 industri rumah tangga. Pada umumnya industri kecil dan industri rumah tangga yang ada di Kecamatan Parmaksian adalah industri kilang padi yang tersebar di 10 desa, selebihnya adalah industri tenun ulos, batu bata, kerajinan mebel kayu, pangan kripik, dan kerajinan sapu.

*** Tahukah Anda

Salah Satu Industri terbesar di Kabupaten Toba Samosir terdapat di Kecamatan Parmaksian yaitu industri penghasil pulp (Toba Pulp Lestari).

Catatan:

 Industri besar adalah perusahaan yang mempunyai tenaga kerja 100 orang atau lebih.

 Industri sedang adalah perusahaan yang mempunyai tenaga kerja 20 s.d 99 orang.

 Industri kecil/ rumah tangga adalah perusahaan dengan tenaga kerja 1 s.d 19 orang

Tabel 8.1 Jumlah Industri Menurut Klasifikasi di Kecamatan Parmaksian

Tahun 2011

Sumber : Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2010-2012 Grafik: 8.1 Distribusi Industri di Kecamatan

Parmaksian Tahun 2011

Grafik: 8.2 Persentase industri menurut klasifikasi di Kecamatan Parmaksian Tahun 2011

2, 6%

14, 41%

18, 53%

Besar/Sedang Kecil Rumah Tangga Uraian 2009 2010 2011

Besar/Sedang 2 2 2

Kecil 17 17 14

Rumah Tangga 17 19 18

(16)

PENDAPATAN REGIONAL

Produk Domestik Bruto (PDRB) merupakan ukuran kinerja makro ekonomi sekaligus gambaran struktur & pertumbuhan ekonomi suatu wilayah

9

10 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

Tabel 9.1 Laju Pertumbuhan PDRB Kecamatan Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut

Lapangan Usaha/Sektor (Persen)

Sumber: BPS Kabupaten Toba Samosir

PDRB atas dasar harga berlaku di Kecamatan Parmaksian tahun 2011 adalah sebesar 1.190.353,47 juta rupiah atau sebesar 30, 86 persen dari total PDRB Kabupaten Toba Samosir. Dari jumlah tersebut 94,45 persennya disumbangkan oleh sektor Industri

pengolahan. Hal ini menunjukkan bahwa Kecamatan Parmaksian mempunyai peranan yang besar dalam PDRB Kabupaten Toba Samosir.

Keberadaan perusahaan industri besar pulp tentunya sangat mempunyai peranan yang sangat besar dengan menyumbang 94,45 persen PDRB Kecamatan Parmaksian.

Tentunya dengan keberadaan ini diharapkan dapat menghasilkan efek multiplier yang dapat membantu perekonomian di kecamatan ini.

Pengaruh ini dari sisi transportasi, rumah makan, perdagangan, dan lain-lain. Namun sejauh mana pengaruhnya baik positif maupun negatif yang dihasilkan bisa diteliti lebih lanjut lagi.

*** Tahukah Anda

Kinerja perekonomian Kecamatan Parmaksian pada tahun 2011 bila dibandingkan dengan tahun 2010, yang digambarkan oleh PDRB atas dasar harga konstan 2000, mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,87 persen yang meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun 2010 sebesar 2,75 persen.

Lapangan Usaha/Sektor 2010 r) 2011 *)

(1) (2) (3)

Pertanian 5,73 4,59

Pertambangan dan

Penggalian 6,78 2,89

Industri Pengolahan 2,57 2,74 Listrik, Gas dan Air

Bersih 9,45 7,07

Bangunan 3,97 3,12

Perdagangan, Hotel dan

Restoran 5,76 6,81

Pengangkutan dan

Komunikasi 2,80 2,21

Keuangan, Persewaan

dan Jasa Perusahaan 1,38 2,72

Jasa-jasa 2,01 2,85

PDRB 2,75 2,87

Keterangan : r) Angka perbaikan *) Angka sementara

(17)

10

PERBANDINGAN ANTAR KECAMATAN

Pendidikan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas SDM

9

Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Siantar Narumonda, dan Parmaksian merupakan tiga kecamatan yang terbentuk dari hasil pemekaran Kecamatan Porsea. Dari ketiga kecamatan tersebut Pintu Pohan Meranti merupakan kecamatan yang terluas dan memiliki kepadatan penduduk terkecil, hal ini dimungkinkan karena dibandingkan dua kecamatan lain, kecamatan Pintu Pohan Meranti masih memiliki lebih banyak desa dan dusun yang terisolir.

Jika dilihat dari sektor pendidikan, Perbedaan akan lebih tampak di kecamatan Parmaksian dan Pintu Pohan Meranti.

Parmaksian memiliki jumlah anak sekolah yang lebih banyak dibandingkan dengan Pintu Pohan Meranti tetapi berbanding terbalik dengan jumlah fasilitas pendidikan sekolah yang ada. Fasilitas pendidikan sekolah lebih banyak terdapat di Pintu Pohan Meranti.

Keadaan geografi dapat juga menjadi salah satu faktor penyebab hal tersebut.

Rata-rata rasio guru dan murid SD di Kecamatan Parmaksian lebih besar daripada dua kecamatan lain yaitu 13,45 (artinya satu guru mengajar rata-rata 13-14 murid SD).

Sedangkan di tingkat SLTP Kecamatan Parmaksian memiliki rasio guru murid yang paling kecil yaitu 7,11 (satu orang guru mengajar rata-rata 7-8 orang murid). Dan di tingkat SMA/SMK rasio guru murid di-

Tabel: 10.1 Statistik Geografi Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Siantar Narumonda,

Parmaksian

Sumber : Kecamatan Dalam Angka, 2012

Tabel: 10.2 Statistik Pendidikan Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Siantar Narumonda, Parmaksian

Sumber : Kecamatan Dalam Angka, 2012 Uraian

(Jumlah)

Pintu Pohan Meranti

Siantar

Narumonda Parmaksian Luas

Wilayah (km2)

277,27 22,19 46.43

Jumlah

Penduduk 7 130 5 761 10 366

Kepadatan penduduk (jiwa/km)

25,71 259,62 223,26

Uraian (Jumlah)

Pintu Pohan Meranti

Siantar

Narumonda Parmaksian

Fasilitas Sekolah

SD 11 8 9

SLTP 3 2 2

SMA/SMK 2 2 3

Jumlah Guru

SD 92 81 130

SLTP 44 41 54

SMA/SMK 35 76 58

Jumlah Murid

SD 1 189 940 1 749

SLTP 491 421 384

SMA/SMK 321 837 582

(18)

10 PERBANDINGAN ANTAR KECAMATAN

Pendidikan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas SDM

12 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

Grafik: 10.1 Perbandingan Rasio Guru Terhadap Murid di Kec. Pintu Pohan Meranti,

Siantar Narumonda, Parmaksian

Grafik: 10.2 Perbandingan Jumlah Murid SD Tahun 2009-2011

Kecamatan Parmaksian berada di tengah yaitu 10,03 (satu orang guru mengajar rata- rata 10-11 orang murid).

Dari grafik 9.2-9.4 dapat kita lihat bahwa Kecamatan Parmaksian memiliki jumlah murid SD lebih banyak tetapi di tingkat SLTP justru memiliki jumlah murid lebih sedikit, hal ini dimungkinkan karena di Kecamatan Parmaksian hanya terdapat dua sekolah SLTP dan keduanya adalah sekolah swasta sehingga banyak murid SD yang melanjut ke SLTP di luar Kecamatan Parmaksian. Sedangkan di tingkat SMA/SMK jumlah muridnya berada di tengah, walaupun memiliki jumlah sekolah SMA/SMK paling banyak, kemungkinan disebabkan karena tidak ada sekolah SMA/SMK negeri di kecamatan tersebut .

Kecamatan Siantar Narumonda memiliki jumlah murid SD paling sedikit tetapi pada tingkat SLTP jumlah muridnya berada diantara dua kecamatan lain hal ini dimungkinkan karena di Siantar Narumonda memiliki 2 sekolah SLTP dan keduanya adalah sekolah negeri. Sedangkan di tingkat SMA/SMK memiliki jumlah murid yang paling banyak, kemungkinan disebabkan karena Kecamatan Siantar Narumonda memiliki satu SMA negeri.

(19)

10

PERBANDINGAN ANTAR KECAMATAN

Pendidikan merupakan salah satu cara meningkatkan kualitas SDM

Kecamatan Pintu Pohan Meranti memiliki jumlah murid SD diantara kedua kecamatan lain tetapi memiliki jumlah murid SLTP yang paling banyak mungkin karena Kecamatan tersebut juga memiliki jumlah sekolah SLTP yang paling banyak. Tetapi di tingkat SMA/SMK jumlah muridnya paling sedikit walaupun sudah terdapat satu SMA Negeri sama seperti Kecamatan Siantar Narumonda, ini dimungkinkan karena letak geografisnya yang berbeda, SMA di Siantar Narumonda lebih muda terjangkau oleh masyarakat di kecamatan lain, sehingga lebih banyak kita temukan muid yang berasal dari Kecamatan lain seperti Porsea, Uluan, Parmaksian yang bersekolah di SMA Siantar Narumonda daripada SMA di Pintu Pohan Maranti.

Di tingkat SD jumlah murid SD di Kecamatan Parmaksian mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir, peningkatan tersebut juga terjadi di tingkat SLTP. di tahun 2010-2011 hanya Kecamatan Pintu Pohan Meranti yang mengalami penurunan jumlah murid SD, dan di tingkat SLTP hanya Kecamatan Parmaksian yang mengalami peningkatan jumlah murid, sementara di tingkat SMA/SMK hanya kecamatan Siantar Narumonda yang mengalami penurunan jumlah murid.

Grafik: 10.3 Perbandingan Jumlah Murid SLTP Tahun 2009-2011

Grafik: 10.4 Perbandingan Jumlah Murid SMA/SMK Tahun 2009-2011

(20)
(21)

Kantor Camat Parmaksian

TABEL LAMPIRAN

(22)
(23)

Tabel 1. Luas Wilayah dan Rasio Menurut Desa/Kelurahan Tahun 2010

Desa/Kelurahan Luas

(Km2)

Rasio Terhadap Luas Kecamatan

(%)

(1) (2) (3)

01. Siantar Utara 3,47 7,47

02. Dolok Nauli 3,95 8,50

03. Jonggi Manulus 3,85 8,29

04. Banjar Ganjang 3,50 7,53

05. Pangombusan 3,48 7,49

06. Lumban Sitorus 2,08 4,47

07. Bius Gu Barat 3,79 8,14

08. Lumban Huala 7,83 16,86

09. Tangga Batu II 7,14 15,37

10. Tangga Batu I 5,39 11,60

11. Lumban Manurung 1,95 4,22

Jumlah 46,43 100,00

Sumber: Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

(24)

18 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 20

Sumber: Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012 Tabel 2.

Luas Wilayah, Penduduk dan Kepadatan Penduduk Menurut Desa/KelurahanTahun 2010

Desa/Kelurahan Luas

(Km2)

Jumlah Penduduk

(Jiwa)

Kepadatan Penduduk (Jiwa/Km2)

(1) (2) (3) (4)

01. Siantar Utara 3,47 681 196.25

02. Dolok Nauli 3,95 581 147.09

03. Jonggi Manulus 3,85 415 107.79

04. Banjar Ganjang 3,5 829 236.86

05. Pangombusan 3,48 3,262 937.36

06. Lumban Sitorus 2,08 598 287.50

07. Bius Gu Barat 3,79 846 223.22

08. Lumban Huala 7,83 884 112.90

09. Tangga Batu II 7,14 459 64.29

10. Tangga Batu I 5,39 1,314 243.78

11. Lumban Manurung 1,95 497 254.87

Jumlah 46,43 10,366 223.26

(25)

Tabel 3. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Desa/Kelurahan Tahun 2010

Desa/Kelurahan

Jenis Kelamin

Sex Ratio

Laki-laki Perempuan

(1) (2) (3) (4)

01. Siantar Utara 356 325 109.54

02. Dolok Nauli 270 311 86.82

03. Jonggi Manulus 208 207 100.48

04. Banjar Ganjang 386 443 87.13

05. Pangombusan 1,676 1,586 105.67

06. Lumban Sitorus 297 301 98.67

07. Bius Gu Barat 407 439 92.71

08. Lumban Huala 444 440 100.91

09. Tangga Batu II 231 228 101.32

10. Tangga Batu I 654 660 99.09

11. Lumban Manurung 258 239 107.95

Jumlah 5,187 5,179 100.15

Sumber: Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

(26)

20

20 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

Tabel 4. Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Jenisnya dan Desa/Kelurahan Tahun 2010

Desa/Kelurahan

Jenis Sarana Kesehatan

Jumla Rumah h

Sakit

Puske smas

Puske smas Pemb antu

Poli klini k/B PU

Pos kes des

Prak ter Dok ter

Prak tek Bida n

Pos yan du

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

01. Siantar Utara - - - - 1 - - 1 2

02. Dolok Nauli - - - - - - - 1 1

03. Jonggi Manulus - - - - 1 - - 1 2

04. Banjar Ganjang - - - - 1 - - 2 3

05. Pangombusan - - - - 1 - 3 2 6

06. Lumban Sitorus - - - - 1 - - 1 2

07. Bius Gu Barat - - 1 - 1 - - 1 3

08. Lumban Huala - - 1 - 1 - - 1 3

09. Tangga Batu II - - - - 1 - - 1 2

10. Tangga Batu I - 1 - - 1 - 1 1 4

11. Lumban Manurung - - - - - - - - 0

Jumlah - 1 2 - 9 - 4 12 28

Sumber: Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

(27)

Tabel 5. Jumlah Tenaga Medis Menurut Jenisnya dan Desa/Kelurahan Tahun 2010

Desa/Kelurahan

Jenis Tenaga Medis

Jumlah Dokter Bida

n

Pera wat

Dukun Bayi

Lain nya

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (8)

01. Siantar Utara - 1 - - - 1

02. Dolok Nauli - 1 - - - 1

03. Jonggi Manulus - 1 - - - 1

04. Banjar Ganjang - 4 - - - 4

05. Pangombusan 1 6 2 - - 9

06. Lumban Sitorus - 1 - - - 1

07. Bius Gu Barat - 2 - - - 2

08. Lumban Huala - 1 - - - 1

09. Tangga Batu II - 1 - - - 1

10. Tangga Batu I - 2 1 - - 3

11. Lumban Manurung - - - - - 0

Jumlah 1 20 3 0 0 24

Sumber: Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

(28)

22

22 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012

Tabel 6. Jumlah Ternak Menurut Jenisnya dan Desa/Kelurahan Tahun 2011(Ekor)

Desa/Kelurahan

Jenis Ternak

Sapi Kerbau Kuda Kambing Domba Babi

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

01. Siantar Utara 56 101 - 7 - 107

02. Dolok Nauli 15 83 - - - 50

03. Jonggi Manulus 14 47 - - - 45

04. Banjar Ganjang 29 34 - - - 110

05. Pangombusan 17 28 - 4 - 80

06. Lumban Sitorus 2 12 - 3 - 10

07. Bius Gu Barat - 12 - 20 - 120

08. Lumban Huala 19 51 - - - 43

09. Tangga Batu II 12 33 - - - 120

10. Tangga Batu I 10 45 - - - 300

11. Lumban Manurung 7 8 - 20 - 35

Jumlah 181 454 - 54 - 1020

Sumber: Kecamatan Parmaksian Dalam Angka, 2012

(29)

Tabel : 7

Rasio Murid SD terhadap Sekolah dan Guru Menurut Kecamatan

2011/2012

Kecamatan

Rasio Murid SD Terhadap

Sekolah Guru

(1) (2) (3)

01. Balige 169,59 14,75

02. Tampahan 111,83 9,87

03. Laguboti 144,53 13,80

04. Habinsaran 93,00 11,51

05. Borbor 95,33 14,30

06. Nassau 80,71 11,08

07. Silaen 103,52 14,99

08. Sigumpar 128,44 14,63

09. Porsea 143,36 12,16

10. Pintu Pohan Meranti 108,09 14,68

11. Siantar Narumonda 118,63 12,32

12. Lumban Julu 102,69 12,96

13. Uluan 93,50 12,47

14. Ajibata 90,00 10,80

15. Parmaksian 193,22 15,67

16. Bonatua Lunasi 103,86 11,73

Jumlah/Total 2011 120,23 13,27

2010 119,30 11,58

2009 119,86 13,44

Sumber: Toba Samosir Dalam Angka, 2012

(30)

24 Statistik Daerah Kecamatan Parmaksian 2012 Tabel 8. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KECAMATAN

PARMAKSIAN ATAS DASAR HARGA BERLAKU MENURUT LAPANGAN USAHA 2007-2011(JUTAAN RUPIAH)

Lapangan Usaha 2007 2008 2009 2010r 2011*

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Pertanian 1) 21 255,56 23 212,94 24 493,83 25 766,23

2 Pertambangan dan

Penggalian 1) 129,77 148,85 175,36 197,49

3 Industri Pengolahan 1) 879 882,18 951 928,28 1 029 150,83 1 124 258,84

4 Listrik Gas dan Air

Bersih 1) 1 902,56 2 160,09 2 470,17 2 769,72

5 Bangunan 1) 6 485,42 7 385,24 8 433,23 9 605,52

6 Perdagangan Hotel

dan Restoran 1) 9 859,10 10 846,59 12 263,46 13 746,31 7 Pengangkutan dan

Komunikasi 1) 4 341,19 4 698,83 5 124,48 5 537,04

8

Keuangan

Persewaan dan Jasa Perusahaan

1) 398,09 410,82 430,12 460,68

9 Jasa-Jasa 1) 5 783,82 6 333,81 7 112,80 8 011,63

PRODUK DOMESTIK

REGIONAL BRUTO 1) 930 037,69 1 007 125,46 1 089 654,29 1 190 353,47

Keterangan : r) : Angka Perbaikan *) : Angka Sementara 1) Masih Bergabung Dengan Kecamatan Porsea

Sumber: BPS Kabupaten Toba Samosir

(31)

Tabel 9. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) KECAMATAN PARMAKSIANATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000

MENURUTLAPANGANUSAHA 2007-2011 (JUTAAN RUPIAH)

Lapangan Usaha 2007 2008 2009 2010r 2011*

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

1 Pertanian 1) 16 724,19 17 455,87 18 455,87 19 302,42

2 Pertambangan dan Penggalian

1) 60,31 64,85 69,25 71,25

3 Industri Pengolahan 1) 417 078,34 427 290,72 438 290,72 450 300,72

4 Listrik Gas dan Air Bersih

1) 1 019,68 1 111,27 1 216,27 1 302,27

5 Bangunan 1) 2 669,63 2 770,76 2 880,76 2 970,76

6 Perdagangan Hotel dan Restoran

1) 5 305,30 5 554,23 5 874,23 6 274,23

7 Pengangkutan dan Komunikasi

1) 2 776,47 2 855,21 2 935,21 3 000,21

8

Keuangan

Persewaan dan Jasa Perusahaan

1) 220,75 217,18 220,18 226,18

9 Jasa-Jasa 1) 3 419,08 3 478,45 3 548,45 3 649,45

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

1) 449 273,75 460 798,56 473 490,96 487 097,50

Keterangan : r) : Angka Perbaikan *) : Angka Sementara 1) Masih Bergabung Dengan Kecamatan Porsea

Sumber: BPS Kabupaten Toba Samosir

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya perhitungan beban kerja yang dialami operator selama melakukan pekerjaan didapatkan dari perbandingan antara waktu baku dan total waktu pengamatan namun setelah itu tidak

Gadai yang dilakukan oleh masyarakat khususnya gadai pohon cengkeh yang. ada di desa Sumberjaya Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran

Proses pelaksanaannya adalah dengan menyodorkan sirih kepada hadirin pihak Sineren (mempelai wanita). Selanjutnya acara makan bersama karena mereka telah sah menjadi suami istri

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pembelajaran tutor sebaya dalam meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VIII SMP N 1

Untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, desain produk, dan harga secara bersama-sama terhadap loyalitas pelanggan produk IM3...

They will find it hard to make friends as they will be bullied at school due to their weight and their health will suffer greatly as medical complications are always paired

In implementation land affairs legal politic was presence the problem, for example: law couldn't work properly, land affairs legal politic wasn't used HAM perps\ective yet (in

oleh peneliti dengan melalui proses pemeriksaan dari Tim Penilai Usul dan. Lnporan Penelitian Puslit