• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMPUNG 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PROGRAM STUDI ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMPUNG 2021"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

i

PROPOSAL

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG

PENINGKATAN KESADARAN BERNEGARA MELALUI MEDIA DIGITAL

(TV ONLINE, POTCASH DAN CHANEL YOUTUBE)

TIM PENGUSUL

Dr. Yusdiyanto, S.H., M.H. NIDN 0002018001 SINTA ID 6721143 Dr. Muhtadi,S.H., M.H. NIDN 0024017706 SINTA ID 6157892 Dr. Zulkarnain Ridlwan, S.H., M.H. NIDN 0023108502 SINTA ID 6189509

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMPUNG

2021

(2)

ii HALAMAN PENGESAHAN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNGGULAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Judul Pengabdian : Peningkatan Kesadaran Bernegara Melalui Media Digital (TV Online, Potcash dan Chanel Youtube)

a. Nama Lengkap : Dr. Yusdiyanto, S.H., M.H.

b. NIDN : 0002018001

c. SINTA ID : 6721143

d. Jabatan Fungsional : Lektor e. Program Studi : Ilmu Hukum

f. Nomor HP : 082175336070

g. Alamat Surel (e-mail) : [email protected] Anggota Peneliti (1)

a. Nama Lengkap : Dr. Muhtadi, S.H., M.H.

b. NIDN : 0024017706

c. SINTA ID : 6157892

d. Program Studi : Ilmu Hukum Anggota Peneliti (2)

a. Nama Lengkap : Dr. Zulkarnaian Ridlwan, S.H., M.H.

b. NIDN : 0023108502

c. SINTA ID : 6189509 d. Program Studi : Ilmu Hukum

e. :

Jumlah mahasiswa yg terlibat : 2 (dua) orang Jumlah alumni yg terlibat : 2 (dua) orang Jumlah staf yg terlibat : (satu) orang

Lokasi Kegiatan : Kota Bandar Lampung Lama Kegiatan : 3 (tiga) Bulan

Biaya Kegiatan : Rp. 20.000.000,00 Sumber Dana

a. Sumber dana diseminasi hasil riset kepada masyarakat: DIPA BLU Unila 2020.

b. Sumber dana lain 1. Intansi :

2. Jumlah dana : Rp.

(3)

iii Bandar Lampung, Februari 2021 Mengetahui,

Dekan Fakultas Hukum Unila, Ketua Pengabdi

(Dr. M. Fakih, SH., MS.) (Dr. Yusdiyanto, S.H., M.H.) (NIP 19641218 198803 1 002) NIP 1980012006041002

Menyutujui,

Ketua LPPM Universitas Lampung

(Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, DEA.) NIP 196505101993032008

(4)

iv IDENTITAS DAN URAIAN UMUM

Judul Pengabdian : Peningkatan Kesadaran Bernegara Melalui Media Digital (TV Online, Potcash dan Chanel Youtube)

1. Tim Pengabdian:

No. Nama Jabatan Bidang

Keahlian

Program Studi

Alokasi Waktu (jam/minggu) 1 Dr. Yusdiyanto,

S.H., M.H.

Ketua Pemda Ilmu

Hukum

8 jam/minggu 2 Dr Muhtadi,

S.H.,M.H.

Anggota 1

Konstitusi Ilmu Hukum

6 jam/minggu

3 Dr. Zulkarnain Ridwan., S.H., M.H.

Anggota 2

Hukum Tata Negara

Ilmu Hukum

6 jam/minggu

4 Ismi Mhsw I Asisten

Peneliti

Ilmu Hukum

2 jam/minggu

5 Amin Mhs 2 Asisten

Peneliti

Ilmu Hukum

2 jam/minggu

2. Objek Pengabdian:

Petugas Satuan Perlindungan Masyaraat di Kota Bandar Lampung 3. Masa Pelaksanaan

Mulai : Bulan Mei tahun 2019 Berakhir : Bulan Juli tahun 2019 4. Usulan Biaya : Rp. 20.000.000,-

5. Lokasi Pengabdian: Kelurahan di Kota Bandar Lampung

6. Instansi lain yang terlibat (jika ada, dan uraikan apa kontribusinya)

Dalam pengabdian ini instansi lain yang diharapkan terlibat adalah media pers yang bergerak dibidang usaha TV Online, Potcash dan Chanel Youtube.

Selain in kegiatan ini juga melibatkan para mahasiswa dan masyarakat dalam hal meningkatkan kesadaran bernegara khusunya di Kota Bandar Lampung.

7. Kontribusi mendasar pada suatu bidang ilmu (uraikan tidak lebih dari 50 kata, tekankan pada gagasan fundamental dan orisinil yang akan mendukung pengembangan iptek)

(5)

v Ditengah situasi Pandemi Covid-19, dituntut dilakukan inovasi berbagai hal termasuk dalam hal penyuluhan hukum kesadaran bernegara. Perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat dan luar biasa perlu dimanfaatkan dan dipergunakan dalam hal peningkatan pengetahuan mahasiswa. Saat ini model pengajaran pun sudah menggunakan media digital dan/atau media social mulai pendidikan tingkat dasar sampai dengan tingkat tinggi.

Mengingat koondisi kesadaran bernegara kini yang mulai melemah misalnya:

narkoba, kriminalitas, keadilan hukum, demokrasi, persatuan dan kemunusian.

Maka pentingnya dilakukan penyuluhan kesadaran bernegara melalui media digital terutama kalangan mahasiswa dan masyarakat.

8. Jurnal pengabdian yang menjadi sasaran untuk setiap penerima hibah (tuliskan nama terbitan berkala ilmiah internasional, dan tahun rencana publikasi) Hasil pelaksanaan kegiatan ini selanjutnya akan dibuat menjadi artikel ilmiah yang rencananya akan di submit ke Jurnal Pengabdian yang di teritkan oleh LPPM Universitas Lampung dan diikutsertakan dalam kegiatan seminar pengabdian kepada masyarakat.

(6)

vi DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Sampul ... i

Halaman Pengesahan ... ii

Identitas dan Uraian Umum ... iv

Daftar Isi ... vi

Abstrak ... vii

Bab 1. Pendahuluan ... 1

a. Analisis Situasi ... 1

b. Permasalahan Mitra ... 2

c. Tujuan Kegiatan ... 2

d. Manfaat Kegiatan ... 2

Bab 2. Solusi dan Target Luaran ... 3

a. Solusi ... 3

b. Target luaran ... 5

Bab 3. Metode Pelaksanaan ... 6

a. Metode dan tahapan dalam penerapan ke masyarakat ... 6

b. Deskripsi hasil riset/teknologi ke masyarakat ... 6

c. Prosedur kerja untuk mendukung realisasi metode yang ditawarkan . 7 d. Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan kepada masyarakat ... 8

e. Partisipasi mitra ... 8

f. Evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program ... 8

Bab 4. Personalia Pengusul Dan Keahlian ... 9

Bab 5. Rencana Anggaran Belanja dan Jadwal Pelaksanaan ... 10

a. Rencana anggaran belanja ... 10

b. Jadwal pelaksanaan ... 11

Daftar Pustaka ... 11

Lampiran 1. Biodata ketua, anggota tim pengusul ... 12

(7)

vii ABSTRAK

Pandemi Covid-19, dituntut dilakukan inovasi berbagai hal termasuk dalam hal penyuluhan hukum kesadaran bernegara. Perkembangan teknologi dan informasi yang kian pesat dan luar biasa perlu dimanfaatkan dan dipergunakan dalam hal peningkatan pengetahuan mahasiswa. Model pengajaran pun sudah menggunakan media digital dan/atau media social mulai pendidikan tingkat dasar sampai dengan tingkat tinggi. Mengingat koondisi kesadaran bernegara kini yang mulai melemah misalnya: narkoba, kriminalitas, keadilan hukum, demokrasi, persatuan dan kemunusian. Memperhatikan pelaksanaan kampus merdeka yang bertujuan terciptanya kultur lembaga pendidikan yang otonom, tidak birokratis, dan terciptanya sistem pembelajaran yang inovatif berbasis pada peminatan dan tuntutan dunia modern. Berdasarkan UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional, menegaskan bela negara adalah tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dari berbagai ancaman yang datang setiap waktu.

Tujuan dilaksanakan penyuluhan adalah membangun kesadaran bela negara dan tanggung jawab dalam pertahanan negara, dalam upaya pertahanan negara yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD (the living constitution).

Metode kegiatan yang dipergunakan adalah penyluhan hukum melalui Media Digital (TV Online, Potcash dan Youtube) dengan mengusung tema pilar-pilar kenegaraan yang dapat diimpelementasikan dalam praktek kehidupan bermasyarakat. Keluaran kegiatan ini adalah: Pertama menggunakan media digital sebagai cara untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi sesuai dengan tuntutan zaman dimana dunia sedang menghadapi revolusi industri yang berbasis digital. Kedua, terpeliharanya budaya sadar berkonstitusi bagi setiap warganegara.

Kata kunci: Kesadaran bernegara, Konstitusi, Digitalisasi

(8)

1 BAB 1. PENDAHULUAN

a. Analisis Situasi

Wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) yang telah melanda 215 negara di dunia, memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi. Untuk melawan Covid-19 Pemerintah telah melarang untuk berkerumun, pembatasan sosial (social distancing) dan menjaga jarak fisik (physical distancing), memakai masker dan selalu cuci tangan. Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah telah melarang perguruan tinggi untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka (konvensional) dan memerintahkan untuk menyelenggarakan perkuliahan atau pembelajaran secara daring (Lihat Surat Edaran Kemendikbud Dikti No. 1 tahun 2020). Perguruan tinggi dituntut menyelenggarakan pembelajaran secara daring atau on line.

Belum lagi di era globalisasi ini banyak tantangan memang bagi negeri kita, namun kesadaran berbangsa dan bernegara sudah selayaknya rakyat dan pemerintah untuk bersama sama memberikan pemahaman bagi rakyatnya, khususnya kaum muda. Pemerintah ikut bertanggung jawab mengemban amanat untuk memberikan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warganya, bila rakyat bangsa Indonesia sudah tidak memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, maka ini merupakan bahaya besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang sangat parah bahkan jauh terpuruk dari bangsa-bangsa yang lain yang telah mempersiapkan diri dari gangguan bangsa lain.

Mengingat kondisi bangsa kita sekarang, merupakan salah satu indikator bahwa warga bangsa Indonesia di negeri ini telah mengalami penurunan kesadaran berbangsa dan bernegara. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai daerah sering bergejolak diantaranya tawuran antar warga, perkelaian pelajar, ketidakpuasan terhadap hasil pilkada, perebutan lahan pertanian maupun tambang, dan lain-lain. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara mempunyai makna bahwa individu yang hidup dan terikat dalam kaidah dan naungan di bawah Negara Kesatuan RI harus mempunyai sikap dan perilaku diri yang tumbuh dari kemauan

(9)

2 diri yang dilandasasi keikhlasan/kerelaan bertindak demi kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia.

Berbagai masalah yang berkaitan dengan kesadaran berbangsa dan bernegara sebaiknya mendapat perhatian dan tanggung jawab kita semua.

Sehingga amanat pada UUD 1945 untuk menjaga dan memelihara Negara Kesatuan wilayah Republik Indonesia serta kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan. Hal lain yang dapat mengganggu kesadaran berbangsa dan bernegara di tingkat pemuda yang perlu di cermati secara seksama adalah semakin tipisnya kesadaran dan kepekaan sosial di tingkat pemuda, padahal banyak persoalan- persoalan masyarakat yang membutuhkan peranan pemuda untuk membantu memediasi masyarakat agar keluar dari himpitan masalah, baik itu masalah sosial, ekonomi dan politik, karena dengan terbantunya masyarakat dari semua lapisan keluar dari himpitan persoalan, maka bangsa ini tentunya menjadi bangsa yang kuat dan tidak dapat di intervensi oleh negara apapun, karena masyarakat itu sendiri yang harus disejahterakan dan jangan sampai mengalami penderitaan.

Kesadaran berkonstitusi merupakan salah bagian dari kesadaran moral.

Sebagai bagian dari kesadaran moral, kesadaran konstitusi mempunyai tiga unsur pokok yaitu: (1) Perasaan wajib atau keharusan untuk melakukan tindakan bermoral yang sesuai dengan konstitusi negara itu ada dan terjadi di dalam setiap sanubari warga negara, siapapun, di manapun dan kapanpun; (2) Rasional, kesadaran moral dapat dikatakan rasional karena berlaku umum, lagi pula terbuka bagi pembenaran atau penyangkalan. Dengan demikian kesadaran berkonstitusi merupakan hal yang bersifat rasional dan dapat dinyatakan pula sebagai hal objektif yang dapat diuniversalkan, artinya dapat disetujui, berlaku pada setiap waktu dan tempat bagi setiap warga negara; dan (3) Kebebasan, atas kesadaran moralnya, warga negara bebas untuk mentaati berbagai peraturan perundang- undangan yang berlaku di negaranya termasuk ketentuan konstitusi negara.

(10)

3 b. Permasalahan Mitra

Berdasarkan analisis situasi yang telah diuraikan, Penanda warga negara yang memiliki kesadaran berkonstitusi adalah warga negara yang memiliki kemelekkan terhadap konstitusi (constitutional literacy). Permasalahan adanya pedidikan daring yang tengah berlangsung saat ini telah menurunkan kesadaran bernegara dan timbulnya kesenjangan social dalam kehidupan bernegara. Padalah dalam keadaan pandemi covid-19 keberadan Pancasila dan UUD, patut dijadikan sandaran dan pijakan dalam melaksanakan kehidupan yang demokratis, berkeadilan, tidak diskriminatif dan menjunjung tinggi HAM, sehingga untuk mewujudkannya perlu melibatkan peran pemerintah, institusi pendidikan dan masyarakat.

c. Tujuan Kegiatan

Tujuan dilaksanakan penyuluhan adalah membangun kesadaran bela negara dan tanggung jawab dalam pertahanan negara, dalam upaya pertahanan negara yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD (the living constitution).

Kemudian membangun kesadaran bernegara melalui metode kegiatan yang dipergunakan adalah penyuluhan hukum melalui Media Digital (TV Online, Potcash dan Youtube) dengan mengusung tema pilar-pilar kenegaraan yang dapat diimpelementasikan dalam praktek kehidupan bermasyarakat.

d. Manfaat Kegiatan

Manfaat yang ingin dihasilkan dalam kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran bernegara masyarakat melalui media digital sebagai cara untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi sesuai dengan tuntutan zaman dimana dunia sedang menghadapi revolusi industri yang berbasis digital. Sehingga terpeliharanya budaya sadar berkonstitusi bagi setiap warganegara khusunya warga Bandar Lampung.

(11)

4 BAB 2. SOLUSI DAN TARGET LUARAN

a. Solusi

Pancasila dalam kedudukannya sering disebut sebagai Dasar Filsafat atau Dasar Falsafah Negara (Philosofische Gronslag) dari Negara, ideologi Negara atau (Staatsidee). Pengertian tersebut mendudukkan Pancasila sebagai dasar nilai dan norma untuk mengatur pemerintahan Negara atau penyelenggaraan Negara.

Sejalan Pasal 2 Undang-Undang No. 11 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan menyatakan Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara.

Sebagai dasar negara, Pancasila merupakan suatu asas kerohanian yang meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum, sehingga merupakan suatu sumber nilai, norma serta kaidah, baik moral maupun hukum Negara, dan menguasai hukum dasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau pada penjelmaannya Pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum. Pancasila sebagai dasar filsafat negara, pandangan hidup bangsa serta idiologi bangsa dan negara, bukanlah hanya untuk sebuah rangkaian kata- kata yang indah namun semua itu harus kita wujudkan dan di aktualisasikan dalam berbagai bidang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sebagai dasar Negara, Pancasila merupakan puncak dari suasana kebatinan atau cita-cita hukum, sehingga merupakan suatu sumber nilai, norma serta kaidah, baik moral maupun hukum Negara, dan menguasai hukum dasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau pada penjelmaannya Pancasila mengikat secara hukum.

Pembukaan UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945, sebagai pandangan dasar berangkat dari cita-cita pembentukan negara kita kenal dengan istilah tujuan nasional yang tertuang dalam alenia keempat Pembukaan UUD 1945, yaitu (a) melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; (b) memajukan kesejahteraan umum; (c) mencerdaskan kehidupan bangsa; dan (d) ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Menumbuhkan kesadaran dan taat berkonstitusi dalam

(12)

5 kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi rakyat, penyelenggara negara, para elite poitik baik tingkat nasional maupun daerah maka pertama kali adalah perlu adanya kesepahaman semua pihak tentang UUD 1945, mengenai latar belakang, proses, suasana kebatinan dan hasil yang dicapai serta maksud dan perubahan UUD 1945.

Kesadaran berkonstitusi saangat ditentukan oleh pengetahuan dan pemehaman akan isi konstitusi. Oleh karenanya perlu upayaupaya sosialisasi atau pemasyarakatan dan internalisassi (pembudayaan) konstitusi kepada seluruh komponen bangsa. Dalam konteks ini, institusi-institusi pendidikan memegang peranan strategis bagi upaya-upaya sosialisasi dan internalisasi konstitusi dengan mentransformasikan pengetahuan, ilmu, dan budaya kepada peserta didik (siswa/mahasiswa).

Solusi yang ditawarkan untuk memecahkan persoalan rendanya berkesaran berkonstitusi ditengah pandemi covid 19 saat tentu harus menjadi agenda priorotas yang harus dilakukan penyuluhan melalui media digital (TV Online, Potcash dan Youtube) kepada masyarakat di Kota Bandar Lampung. Beberapa hal yang perlu sampaikan adalah: a) semangat cinta tanah air, b) rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, c) menempatkan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan, d) berjiwa pembaharuan dan e) tidak kenal menyerah dan putus asa.

Kesadaran bernegara dilakukan terhadap warga negara Indonesia yang meliputi:

(1) Kesadaran dan kesediaan untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia sebagai hak azasi bangsa dengan perwujudan perilaku sehari-hari;

(2) Kesadaran dan pengakuan bahwa kemerdekaan Indonesia sebagai bangsa sebagai rahmat Allah Yang Maha Kuasa dengan perwujudan perilaku sehari- hari;

(3) Kepekaan dan ketanggapan terhadap kewajiban Pemerintah Negara untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan perwujudan perilaku sehari-hari;

(4) Kepekaan dan ketanggapan terhadap kewajiban Pemerintah Negara untuk memajukan kesejahteraan umum dengan perwujudan perilaku sehari-hari;

(13)

6 (5) Kepekaan dan ketanggapan terhadap kewajiban Pemerintah Negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan perwujudan perilaku sehari-hari, dan (6) Kepekaan dan ketanggapan terhadap kewajiban Pemerintah Negara yang

melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial; Dll.

Dengan demikian pentingnya dilaksanakan kegiatan penyuluhan hukum ini.

b. Target Luaran

Adapun target luaran yang akan dicapai/dihasilkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disajikan pada tabel satu.

Tabel 1. Rencana Target Capaian Luaran

No. Jenis Luaran Indikator

Capaian Luaran Wajib

1 Publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN/Prosiding ber ISBN draft 2 Publikasi pada media cetak/online/repository PT draft 3 Peningkatan daya saing (peningkatan kualitas, kuantitas,

serta nilai tambah barang, jasa, diversifikasi produk, atau sumber daya lainnya)

Belum/tidak ada

4 Peningkatan penerapan iptek di masyarakat (mekanisasi, IT, dan manajemen)

Belum/tidak ada

5 Perbaikan tata nilai masyarakat (seni budaya, sosial, politik, keamanan, ketentraman, pendidikan, kesehatan)

Belum/tidak ada

Luaran Pilihan

1 Publikasi di Jurnal Internasional Belum/tidak

ada

2 Jasa, rekayasa sosial, metode atau sistem, produk/barang Belum/tidak ada

3 Inovasi baru/TTG Belum/tidak

ada 4 Hak kekayaan intelektual (Paten, Paten sederhana, Hak

Cipta, Merek Dagang, Desain Produk Industri, Perlindungan varietas tanaman, Perlindungan desain topografi sirkuit terpadu)

Belum/tidak ada

5 Buku ber ISBN Belum/tidak

ada

(14)

7 BAB 3. METODE PELAKSANAAN

a. Metode Dan Tahapan Dalam Kegiatan Ke Masyarakat

Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam bentuk wawancara dan dialog intergraktif dengan melibatkan mahasiswa. Adapun tahapan kegiatan penyuluhan ini ada adalah sebagai berikut:

1) Melakukan pemaparan materi kesadaran berkonstitusi 2) Melakukan dialog;

3) Memantau dan mengevaluasi respon masyrakat terkait kegiatan penyuluhan ini.

b. Deskripsi Hasil Riset/Teknologi Yang Akan Didesiminasi Ke Masyarakat

Peningkatan kesedaran bernegara di masyarakat adalah nilai dan bersifat abstrak, dan secara logika tidak ada parameter yang pasti untuk mengukur hal-hal yang bersifat abstrak kecuali dengan gejala yang nampak dari akibat atau outcome maka walaupun ingin mengetahui hubungan antara variabel penyuluhan hukum terhadap kesadaran bernegara masyarakat, untuk pengabdian seperti ini cenderung untuk digunakan model penyuluhan dan dialog.

Sesuai informasi yang dikumpulkan, masyarakat tidak sepenuhnya belum tentang kesadaran bernegara terutama terkait aturan perundang-undangan yang masih terbatas dalam lingkungan atau komunitas tertentu, antaranya dalam kalangan pigur penegak hukum (polisi, jaksa, hakim), pelayan publik (pegawai kelurahan, medis, pejabat pemerintahan), kalangan profes hukumi (advokat, dosen, pengiat sosial)

Masyarakat awam umumnya hanya paham perundang-undangan dalam pengertian terbatas, mereka umumnya hanya tau dan paham hukum dalam wujud pesan dan atau perintah moral (tidak boleh mencuri, tidak boleh berjinah, tidak boleh membunuh), tanpa mengetahui peraturan perundang-undangan mana yang mengaturnya.

(15)

8 Realitas di lapangan dengan keadaan pandemic covid 19 saat ini, menunjukkan bahwa warga masyarakat yang sampai pada tahapan sadar bernegara belum banyak, sulit dikwantitatifkan tapi yang pasti bahwa jumlah mereka tentunya lebih kecil dari mereka yang sekedar paham hukum. Data primer, diperkuat dengan data sekunder (informasi dari literatur dan Mass Media) jelas menunjukkan bahwa disetiap lapisan masyarakat mempunyai potensi untuk bermasalah dengan hukum, seperti untuk melakukan kejahatan, penyalahgunaan narkoba, pelanggaran hukum, penyalah gunaan kewenangan, penyalah gunaan jabatan, wan prestasi dst. Sehingga setiap lapisan masyarakat adalah merupakan obyek yang perlu untuk dijadikan objek penyuluhan hukum.

Apalagi Pandemi Covid 19, upaya untuk meningkatkat kesadaran bernegaa harus terus menerus dilaksanakan, bahkan dengan perkembangan industry digitalisasi dalam menyampaikan informasi masyakat, maka tentunya perlu memanfaatkan media digital dalam hal menyampaikan berbagai bentuk kesadaran bernegara yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945.

c. Prosedur Kerja Untuk Mendukung Realisasi Metode Yang Ditawarkan Prosedur kerja yang akan dilakukan untuk mendukung realisasi metode yang ditawarkan adalah dengan membagi tim pengabdian pada pos-pos tertentu dengan peranan dan tanggungjawab tersendiri. Ketua tim akan bertindak sebagai organisator dan pemateri utama dalam kegiatan penelitian ini, sedangkan anggota tim akan bertindak sebagai fasilitator yang akan memfasilitasi proses kegiatan pengabdian.

d. Pihak-Pihak Yang Terlibat Dalam Kegiatan Pengadian Unggulan Unila Selain tim pengabdi, melibatkan pelaku usaha media digital di Kota Bandar Lampung. Dalam kegiatan bersama tim akan melibatkan mahasiswa untuk membantu proses kelancaran administrasi dan membantu kegiatan pengabdian penyuluhan hukum kesadaran berkonstitusi ini terlaksana. Pihak alumni juga akan dilibatkan dalam kegiatan ini sesuai dengan output yang diwajibkan dalam skim pengabdian unggulan ini.

(16)

9 e. Partisipasi Mitra

Kegiatan penyuluhan hukum ini akan melibatkan pelaku usaha media digital di Kota Bandar Lampung (TV Online, Potcash dan Chanel Youtube).

f. Evaluasi Pelaksanaan Program Dan Keberlanjutan Program

Dengan menggunakan metode penyuluhan dan diskusi selama kegiatan, evaluasi pelaksanaan program kegiatan ini lebih mudah untuk dilakukan karena akan dilaksanakan secara interaktif kepada penonton media digital. Terkait keberlanjutan program juga akan ada proses monitoring dan evaluasi terkait peningkatan kesadaran berkonstitusi di Kota Bandar Lampung.

BAB 4. PERSONALIA PENGUSUL DAN KEAHLIAN

Kegiatan penyuluhan hukum peningkatan kesadaran berkonstitusi di Kota Bandar Lampung. Membutuhkan peranan keahlian tim yang tepat dan sesuai dengan judul yang diusulkan. Kegiatan ini membutuhkan beberapa bidang keahlian dalam pelaksanaannya. Ahli HTN dibutuhkan sebagai leader untuk mendriving pelaksanaan kegiatan sesuai dengan mitra dalam kegiatan ini. Ahli Konstitusi dibutuhkan agar merumuskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat.

Tabel 2. Personalia Pengusul dan Pembagian Tugas

No. Nama Jabatan Bidang

Keahlian

Tugas 1 Dr. Yusdiyanto,

S.H., M.H.

Ketua HTN Narasumber

2 Dr. Muhtadi, S.H., M.H.

Anggota 1

Konstitusi Narasumber

3 Dr. Zulkarnain Ridlwan, S.H., M.H.

Anggota 2

HTN Narasumber

4 Ismi dan Amin Mhsw 2 Asisten Membantu pelaksanaan kegiatan

(17)

10 BAB 5. RENCANA ANGGARAN BELANJA

DAN JADWAL PELAKSANAAN

a. Rencana Anggaran Belanja

Kegiatan ini diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp.

20.000.000,- (Sepuluh juta lima puluh ribu rupiah). Adapun Rencana anggaran biaya kegiatan disajikan pada tabel tiga berikut ini:

Tabel 3. Rencana Anggaran Biaya

No. Uraian Vol. Harga Satuan

(Rp)

Harga Total (Rp)

I II III IV V

I Bahan dan peralatan Pengabdian

Kertas A4 5 Rim 50,000 250,000

Catridge lasetjet Hp 1 Unit 1,000,000 1,000,000

Ballpoint 1 lusin 100,000 100,000

Kertas HVS 80 Gr F4 5 rim 50,000 250,000

Block Note 5 bh 50,000 250,000

Tip Ex Kenko 2 lusin 50,000 100,000

Stappler 2 bh 25,000 50,000

Sub Total 2,000,000

II Perjalanan

Transport Tim Pengabdian 5 org 300,000 3,000,000

Sub Total 3,000,000

III Kerjasama Mitra Media Digital

a. TV Online 2 keg 3,000,000 6,000,000

b. Potcash 2 keg 2,500,000 5,000,000

Sub Total 11,000,000

IV Laporan Akhir, Seminar Hasil dan Perbaikan Laporan

Penyusunan Proposal 1 Paket 500,000 500,000

Penyusunan Laporan 1 paket 500,000 500,000

Publikasi Jurnal 1 paket 3,000,000 3,000,000

Sub Total 4,000,000

Total Biaya 20,000,000

Terbilang : Dua Puluh Juta Rupiah

Terbilang: Dua Puluh Juta Rupiah

(18)

11 b. Jadwal Pelaksanaan

Kegiatan ini diperkirakan akan dilaksanakan dalam waktu tiga bulan.

Adapun Jadwal pelaksanaan disajikan pada tabel empat berikut ini:

Tabel 4. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

No Uraian Kegiatan Bulan Ke

1 2 3

1 Persiapan/administrasi kegiatan 2 Pelaksanaan kegiatan

3 Monitoring dan evaluasi 4 Pembuatan laporan kegiatan

(19)

12 Lampiran 1. Riwayat Hidup Ketua dan Anggota Tim Pengusul

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Ketua Peneliti

1. N a m a : Y U S D I Y A N T O 2. Jenis Kelamin : Laki-laki

3. Tempat Tgl.Lahir Usia : Karta, 02 Januari 1980

4. Agama : Islam

5. Pekerjaan/Jabatan : Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung

6. Alamat : Jl. Way Pesay No. 10 Waydadi Sukarame, B.

Lampung.

7. Nomor Telp/ HP : 082175336070

8. Email : [email protected]

6. Pekerjaan : PNS Dosen

7. Riwayat Pendidikan : a. Sarjana Fakultas Hukum Unila 2003 b. Pasca Sarjana Fakultas Hukum Unila, 2011 c. Doktoral FH Univ. Padjadjaran, 2019

8. Pengalaman Pekerjaan :

a. Pusat Pengembangan Penelitian Hukum dan Publikasi Ilmiah

b. Pengelola Vicon FH Unila-Mahkamah Konstitusi,

c. Pusat Kajian Konstitusi FH Unila d. Pusat Kajian HAM FH Unila

e. Panitia Seleksi Bawaslu Provinsi Lampung

9. Karya Tulis/Publikasi

a) Sistem Pemerintahan Presidensil Berdasarkan UUD 1945, 201 b) The Ideas of Founding Fathers Choose The Presidential System As

The Government System In Indonesia,

http://dx.doi.org/10.4108/eai.26-9-2020.2302609 , Desember 2020.

c) Information on Corona Virus Disease-19: Between the Public’s Right and State’s Interests

https://journals.aserspublishing.eu/jarle/article/view/5165.

d) Makna Filosofis Nilai-Nilai Sila Ke-Empat Pancasila Dalam Sistem Demokrasi Di Indonesia, Volume 10 Issue 2, April-June 2016: pp.

221-412. Copyright © 2015-2016 FIAT JUSTISIA. Faculty of Law, Lampung University, Bandarlampung, Lampung, Indonesia. ISSN:

1978-5186 | e-ISSN: 2477-6238. Open Access:

http://jurnal.fh.unila.ac.id/index.php/fiat

e) Hubungan Kewenangan Pusat dan Daerah Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,

PADJADJARAN Jurnal Ilmu Hukum Volume 2 Nomor 3 Tahun 2015 [ISSN 2460-1543] [e-ISSN 2442-9325]

(20)

13 f) Pro-Kontra GBHN dalam Sistem Pemerintahan Indonesia Pasca

Amandemen UUD, Jurnal Fiat Justitia FH Unila, Desember 2018.

g) Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Program Legislasi Daerah, Jurnal FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum, 2011.

h) Implementasi Kewenangan Kepala Daerah Dalam Pembuatan Perda Dan Peraturan Lainnya, Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 2012 i) Konflik Lahan Perkebunan, Mengungkap Perjuangan Rakyat

Melawan Kooptasi Tanah HGU Sugar Group Companies, Tahun 2017.

j) Telaah Hukum Prototipe Penyelenggaraan Pilgub dan Pileg Serentak 2014 di Provinsi Lampung, Universitas Andalas Padang.

SinarGrafindo,2014

k) Disharmonisasi Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Lampung di Jurnal Konstitusi PKKKD-FH Universitas Muhammadiyah Magelang Volume II No. 1 Sept. 2013.

l) Telaah Rezim Partai Politik dalam Dinamika Ketatanegaraan Indonesia di Fiat Justisia Jurnal Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Lampung, Volume VII No. 2 Mei – Agustus 2014.

m) Kontruksi Kerjasama LSM dan Pemerintah Dalam Pembangunan Daerah Perspektif Undnag-undang Keormasan, Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 2012.

n) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Indonesia Berdasarkanuu No.

32tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 2007

o) Kedudukan Dan Partisipasi Lembaga Adat Dalam Pembentukan Peraturan Pekon Di Pekon Way Empulau Ulu Kec. Balik Bukit, Kab.

Lampung Barat, Jurnal Fiat Justisia, 2015.

B. BIODATA ANGGOTA PENGUSUL 2

1. Nama Lengkap : Muhtadi, S.H., M.H.

2. NIP : 197701242008121002

3. Tempat/Tgl lahir : Bekasi, 24 Januari 1977

4. Pendidikan terakhir : Magister Hukum (S2)

5. Jenis kelamin : Laki-laki

6. Status Perkawinan : Kawin

7. Agama : Islam

8. Pangkat/gol. Terakhir : Penata Muda TK. I/IIIb

9. Jabatan sekarang : Lektor

10. Alamat : Gg. Mawar Jl. Padat Karya No. 45

Rajabasajaya – Rajabasa – Bandar Lampung

(21)

14 HP. 08159378805, 081398729494

E-mail/Fb : [email protected]

C. BIODATA ANGGOTA PENGUSUL 3

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Zulkarnain Ridlwan, S.H., M.H.

2 Jenis Kelamin Laki-laki

3 Jabatan Fungsional Lektor/III b

4 NIP/NIK/No. identitas lainnya 19851023 200812 1 003

5 NIDN 0023108502

6 Tempat dan Tanggal Lahir Lampung Utara, 23 Oktober 1985

7 E-mail [email protected]

8 Nomor Telepon/HP 081369592059

9 Alamat Kantor Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jl. SoemantriBrodjonegoro No.1, Rajabasa, Bandar Lampung 35145 10 Mata Kuliah yg diampu 1. Hukum Tata Negara

2. Ilmu Negara 3. Hukum dan HAM

4. Hukum Perundang-undangan 5. Hukum Pemerintahan Daerah 6. Konstitusi dan Peradilan Tata

Negara

7. Hukum dan Kebijakan Publik 8. Filsafat Hukum

(22)

15

Gambar

Tabel 1. Rencana Target Capaian Luaran
Tabel 2. Personalia Pengusul dan Pembagian Tugas
Tabel 3. Rencana Anggaran Biaya
Tabel 4. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Pengertian Pra peradilan menurut Pasal 1 Angka 10 KUHP adalah wewenang Pengadilan Negeri untuk memeriksa dan memutus tentang: Sah atau tidaknya suatu penangkapan

Melalui tiga tahap tersebut masyarakat membentuk sebuah konstruksi sosial terhadap keharmonisan keluarga pekerja migran dalam lima bentuk yaitu adalah, Konstruksi sosial

Perihal gugatan rekonvensi pada hukum acara gugatan biasa (HIR) diakomodir dan diatur pada ketentuan ketentuan Pasal 132 a ayat (1) HIR. Pengertian dari Rekonvensi

Hasil dari penelitian ini adalah Faktor-faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Carok Pada Saat Proses Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 Yang Terjadi Di Wilayah Hukum Desa Tapaan,

Untuk melihat hasil pengaruh pengembangan destinasi pariwisata berbasis SDGS (Sustainable Development Goals) terhadap pengentasan kemiskinan di Kelurahan Malino, Kecamatan

Komunikasi Empati Pengasuh Dalam Perubahan Psikologis Lansia (Studi Unit Pelaksanaan Tekhnis Dinas (UPTD) Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha Natar, Lampung Selatan) 87

Sekalipun kesalahan terdakwa telah terbukti sesuai dengan asas batas minimum pembuktian, tetapi masih perlu dibarengi dengan "keyakinan hakim", bahwa memang

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1 tingkat kesadaran politik masyarakat Dusun Salubone Kelurahan Data Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang terbilang masih rendah sebab