43
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Jenis dan Sifat Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Metode penelitian kuantitatif sendiri dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2012, p. 7).
Kriyanto dalam bukunya menyebut, riset kuantitatif adalah riset yang menggambarkan atau menjelaskan suatu masalah yang hasilnya dapat digenarlisasikan. Dalam riset kuantitatif, periset dituntut bersikap objektif dan memisahkan diri dari data (Kriyantono, 2014, p. 55).
Sementara itu, ekplantori berarti peneliti mencari sebab dan akibat antara 2 konsep atau lebih (Kriyantono, 2014, p. 68).
Dalam penelitian ini ingin mencari tahu sebab akibat antara Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri dan ketaatan media terhadap pedoman tersebut. Jika ketaatan media tinggi, berarti media sudah mengimplementasikan Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri Dewan Pers dengan baik dan sebaliknya
44 3.2. Metode Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan analisis isi sebagai metode penelitian. Eriyanto dalam bukunya menyebut, analisis isi didefinisikan sebagai satu teknik penelitian ilmiah yang ditujukan untuk mengetahui gambaran karakteristik isi dan menarik inferensi dari isi (Eriyanto, 2011, p. 15).
Dalam buku yang sama Eriyanto juga menyebut, analisi isi ditujukan untuh mengidentifikasikan secara sistematis isi komunikasi yang tampak (manifest), dan dilakukan secara objektif, valid, reliabel, dan dapat direplikasi (Eriyanto, 2011, p. 15).
Metode analisis isi dipilih peneliti untuk menemukan sejauh mana media Merdeka.com mengimplementasikan Pedoman Pemberitaan Bunuh Diri dan Tindak Upaya Bunuh Diri dalam berita bunuh diri.
Dengan menggunakan metode analisi isi, implementasi merdeka.com terhadap pedoman yang ada dapat diukur apakah sudah mengimplementasikan pedoman yang ada atau belum dan dapat memetakan kesalahan-kesalahan apa saja yang ada dalam pemberitaan bunuh diri merdeka.com.
3.2. Populasi dan Sampel
Populasi menurut Sugiyono yang dikutip dalam Kriyantono didefinisikan sebagai wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang
45 ditetapkan oleh periset untuk dipelajari, kemudian ditarik suatu kesimpulan. Populasi juga merupakan keseluruhan objek atau fenomena yang akan diteliti (Kriyantono, 2014, p. 151). Sumber lain menyebutkan, populasi adalah semua anggota dari objek yang kita ketahui isinya (Eriyanto, 2011, p. 109).
Dalam penelitian yang dilakukan peneliti ini, populasi penelitian adalah seluruh berita bunuh diri dan usaha bunuh diri yang tayang di Merdeka.com dalam rentang periode Januari-Maret 2019 dan Januari- Maret 2020. Periode waktu tersebut ditetapkan dengan pertimbangan pedoman berita bunuh diri yang dikeluarkan Dewan Pers baru dikeluarkan pada Maret 2019. Sehingga untuk dapat melihat implementasi pedoman tersebut memerlukan waktu. Karena dikhawatirkan jika memilih periode setelah adanya pedoman terlalu berdekatan dengan tanggal dikeluarkannya pedoman, media belum mendapatkan cukup sosialisasi akan keberadaan pedoman.
Dari dua periode waktu tersebut, peneliti menemukan 77 berita bunuh diri yang tayang di Merdeka.com. Keseluruh berita yang ditemukan merupakan berita bunuh diri maupun berita terkait usaha bunuh diri yang peneliti temukan dengan cara melakukan pencarian secara manual memanfaatkan kata kunci dan search engine. Peneliti menggunakan kata kunci bunuh diri merdeka.com 2019, bunuh diri merdeka.com, bunuh diri merdeka,com maret 2019 dan mengatur pencarian dalam format berita dan dalam rentang waktu yang sudah ditentukan.
46 Tabel. 3.1 Populasi Berita Bunuh diri dan Tidakk Upaya Bunuh
Diri Merdeka.com Periode Januari-Maret 2019
NO Judul Berita Tanggal
1 Pedagang Kelapa di Tangerang Diduga Bunuh Diri Usai Cekik Istri
1 Januari 2019 2 Bripka Matheus Bunuh Diri dengan Tembak
Kepala Akibat Masalah Pribadi
4 Januari 2019 3 Pulang Kampung dari Transmigrasi, Sugeng
Gantung Diri Depan Rumah
8 Januari 2019 4 Hasyim Tembak Kekasih dan Bunuh Diri di Hotel
Central Asahan Pakai Senpi Rakitan
8 Januari 2019 5 Terjun dari Jembatan Ampera, Siswi SMA
Ditemukan Tewas Mnegapung
10 Januari 2019 6 5 CaraPolisi Bongkar Kejanggalan Nenenk
Mengaku Jadi Korban Pemerkosaan
12 Januari 2019 7 Istri Pelaku Bunuh Diri di Grobogan Protes Pidato
Kebangsaan Prabowo
17 Januari 2019 8 Frustrasi Ditinggal Istri TKW ke Saudi, Adul
Bunuh Diri di Rel Kereta
18 Januari 2019 9 Diduga Frustasi, Ismai Gantung Diri di Ruang
Penyimapanan Keranda Mayat
19 Januari 2019 10 Mahasiswa Bunda Mulia Bunuh Diri Loncat dari
Lantai 12 Gedung Asrama Kampus
23 Januari 2019 11 Mahasiswa Bunuh Diri Lompat dari Lantai 12 Mess
Universitas Bunda Mulia
22 Januari 2919 12 Ini Dugaan Motif Mahasiswa Bunda Mulia Bunuh
Diri Loncat dari Lantai 12
23 Januari 2019 13 Napi Lapasa Abepura Papua Ditemikan Tewas
Gantung Diri di Kamar Mandi
24 Januari 2019 14 Pegawai Jasa Angkasa Semesta Gantung Diri di
Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta
15 Penyakit Diabetes Tak Kunjung Sembuh, Pria Paru Baya di Bali Gantung Diri
25 Januai 2019 16 Pisah Rumah dengan Suami, Nurma Tewas
Gantung Diri
26 Januari 2019 17 Terbelit Masalah Asmara, TKI Asal Malang Bunuh
Diri di Hongkong
30 Januari 2019 18 Aksi Heroik Warga Siantar Selamatkan Pria Coba
Bunuh Diri Bersama Anak & Bayinya
1 Februari 2019 19 Fakta-Fakta Pria di Pematang Siantar Coba Bunuh
Diri Ajak Anak & Bayi
2 Februari 2019 20 Diduga Kesal Ditegur Suami, Arniati Akhiri Hidup
dengan Gantung Diri
7 Februari 2019 21 Depresi Terbelit Utang Online, Sopir Taksi di
Mampang Gantung Diri
11 Februari 2019 22 Diduga stres, Pekerja Proyek Tol Samarinda –
Balikpapan Melompat Ke Sungai di Kukar
12 Februari 2019 23 Mayat Pembunuh Istri Ditemukan Mengapung Usai
Terjun ke Sungai Musi
12 Februari 2019 24 Kebakaran di Koja Disebabkan Aksi Bunuh Diri 13 Februari 2019
47
NO Judul Berita Tanggal
25 Pria Bakar Diri Dalam Rumah, Istri dan Anak Ikut Tewas Terbakar
20 Februari 2019 26 Diduga Takut Dimarahi karena Sering Bolos,
Pelajar SMP di Depok Gantung Diri
22 Februari 2019 27 Pamit Kuliah ke Orang tua, Mahasiswa Bunuh Diri
Lompat dari Gedung Transmart Lampung
23 Februari 2019 28 Sakit Paru-Paru Tak Kunjung Smebuh, Pemuda di
Medan Bunuh Diri
26 Februari 2019 29 Depresi, Pensiunan Polisi Beristri 2 Bunuh Diri
Lompat dari Jembatan Mahakam
27 Februari 2019 30 Cekcok dengan Istri, Petani di Musi Banyasin
Nekat Gantung Diri di Pohon Karet
28 Februari 2019 31 Napi Lapas Cipinan Ditemukan Tewas Gantung
Diri
4 Maret 2019 32 Kesal Diminta Duit Belanja, Sudirman Bunuh Istri
Lalu Coba Bunuh Diri Minum Racun
8 Maret 2019 33 Terlilit Utang, Mupet Gantung Diri di Dapur 8 Maret 2019 34 Ada Pria Bunuh Diri Lompat dari Pondok Indah
Mall 2
11 Maret 2019 35 Hasil Olah TKP, Wanita Ditemukan Tewas di
Apartemen Depok Bunuh Diri
12 Maret 2019 36 Wanita Lompat dari Apartemen di Depok Sempat
Curhat di Medsos Ingin Bunuh Diri
37 Istri Minta Cerai, Iwan Coba Bunuh Diri Lompat dari Tower Sambil Gendong Anak
13 Maret 2019 38 Merasa Janggal, Keluarga Minta Jasad Karyawan
JAS Dduga Bunuh Diri Diautopsi
13 Maret 2019 39 Polri Sebut Wanita Terduga Teroris Asal Klaten
Tewas Bunuh Diri di Sel
20 Maret 2019 40 Kakek 89 Tahun di Depok Gantung Diri 20 Maret 2019 41 Didufa Bunuh Diri di Rutan, Terduga Teroris Asal
Klaten Dimakamkan di Tanah Kusir
22 Maret 2019 42 Perawat di Bekasi Tewas Diduga Bunuh Diri
menyuntikkan obat ke tubuhnya
28 Maret 2019 43 Polisi Periksa Rekan Kerja Terkait Perawat
Menyuntik Diri Hingga Tewas
TOTAL 43 BERITA
Tabel. 3.2 Populasi Berita Bunuh diri dan Tidakk Upaya Bunuh Diri Merdeka.com Periode Januari-Maret 2020
NO Judul Berita Tanggal
1 Depresi, Seorang Perempuan Nekat Bunuh Diri Terjun ke Sungai Klawing Purbalingga
9 Januari 2020 2 Dicari Keluarga, Pria Ini Ditemukan Meninggal di
Kolong Jembatan Liliba Kupang
14 Januari 2020 3 Ibu Dokter di Denpasar Gantung Diri Dalam Kamar
Hotel
15 Januari 2020
48
NO Judul Berita Tanggal
4 Dimarahi Ibu, ABG di Empat Lawang Gantung Diri 16 Januari 2020 5 Gagal Bunuh Diri Lompat dari JPO, Wanita ini
duduk di tengah Jalan Margonda
17 Januari 2020 6 Siswa SMP Meninggal Usai Lompat dari Gedung
Sekolah
7 Napi Kasus Pencabulan Anak Ditemukan Tewas Gantung Diri di Lapas Tangerang
8 Seorang WNA di Bali Diduga Terjun dari Tebing, Ditemukan Miras dan Sepucuk Surat
20 Januari 2020 9 Diduga Stress dan Hendak Bunuh Diri, Ayu Panjat
Menara Sutet di Bontang
10 KPAI Turun Tangan di Kasus Siswi SMP 147 Ciracas Bunuh Diri
21 Januari 2020 11 Siswi SMP di Ciracas Diduga Bunuh Diri, Guru
dan eman Diperiksa Polisi
12 Kepsek SMPN 147 Jakarta Tegaskan Siswanya Bunuh Diri Bukan Karena Dibully
13 Trauma Dicabuli Guru, Muid di Bandung Mencoba Bunuh Diri dengan Cara Iris Tangan
22 Januari 2020 14 Coba Bunuh Diri untuk Ketigas Kali, Wanita Muda
di Depok Diduga Depresi
24 Januari 2020 15 Bintara Shabara Polda Sumut Lompa Dari Fly Over 30 Januari 2020 16 Mahasiswa di Yogyakarta Bunuh Diri Diduga
Depresi Karena Masalah Skripsi dan Keluarga
1 Februari 2020 17 Diduga Bunuh Diri, Pasutri di Labuhan Batu Nekat
Minum Racun
2 Februari 2020 18 Diduga Putus Cinta, Pelajar SMP Gantung Diri di
Kamar
6 Februari 2020 19 Diduga Stress, PNS Puskesmas di Deli Serdang
Bakar Diri Hingga Tewas
11 Februari 2020 20 Anggun Ditemukan Tewas Besimbah Darah dan
Tinggalkan Surat Wasiat
29 Februari 2020 21 Cerita Tragis Suami Cemburu Sama Istri, Bakar iri
Bersama Anak Hingga Tewas
1 Maret 2020 22 Mengira Terkena Virus Corona, WNI Korea
Selatan Nekat Gantung Diri di Solo
23 Pemuda di Deli Serdang Bunuh Ibu dan Nenek lalu Bunuh diri
24 Mayat Kakek Ditemukan Tergantung di Bawah Jembatan Dawung Solo
2 Maret 2020 25 Pacar Ogah Diemui, Perempuan di Empat Lawang
Tenggak Racun Ikan Hingga Tewas
3 Maret 2020 26 Gunung Mihara, Tempat Bunuh Diri di Jepang
yang Bahkan Lebih Seram dari Aokigahara
4 Maret 2020 27 Diduga Fristasi Karena Cinta, Wati Bunuh Diri di
Sungai Mahakam
6 Maret 2020 28 Depresi Ditinggal Pacar, Pria Lompat dari Lantai 7
Thamrin Plaza
10 Maret 2020 29 Diduga Kecewa Karena Istri Selingkuh, Buruh 11 Maret 2020
49
NO Judul Berita Tanggal
Pabrik Gantung Diri
30 Bermodal Slayer Pramuka, Pelajar SMA di Jakarta Bunuh Diri
14 Maret 2020 31 Tak Diizinkan Main Gim di HP, Siswa Kelas 3
SMP Nekat Gantung Diri
16 Maret 2020 32 Diduga Terbelit Utang, Personel Sabhara di Medan
Gantung Diri
23 Maret 2020 33 Menteri Jerman Bunuh Diri Karena Depresi Tak
Sanggup Tangani Dampak Corona
30 Maret 2020 34 Chef Asal Jepang Gantung Diri di Pertokoan
Denpasar Bali
31 Maret 2020
TOTAL 34 BERITA
Menurut Sugiyono sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Dalam sebuah penelitian yang jangkauan objek penelitiannya luas, sampel bermanfaat untuk memudahkan peneliti dalam proses penyebaran angket (Sugiyono, 2012, p. 62). Proses pengambilan sampel memudahkan peneliti karena dengan metode ini, peneliti tidakk perlu menjangkau keseluruhan objek penelitian namun dapat diwakilkan oleh sekelompok atau jumlah tertentu dari populasi yang ada sehingga dapat mewakili populasi penelitian.
Dalam penelitian ini, sampel penelitian ini ialah 75 berita bunuh diri yang diterbitkan merdeka.com dari periode Januari-Maret 2019 dan Januari-Maret 2020. Terdapat 2 berita pada total populasi dari 2 periode ini yang tidakk dijadikan sampel pasalnya setelah diamati ke-2 berita ini bukanlah berita bunuh diri melainkan pemberitaan terkait kriminalitas.
Kedua berita tersebut ialah berita merdeka.com pada 12 Januari 2019 dan 20 Januari 2020
3.3. Operasionalisasi Variabel
50 Menurut Eriyanto, menyusun kategorisasi adalah tahap penting dalam analisi isi. Katergori berhubungan dengan bagaimana isi (content) kita kategorikan (Eriyanto, 2011, p. 202). Oleh sebab itu, kategori harus dilakukan secara baik-baik dan dengan berhati-hati (Eriyanto, 2011, p.
203).
Tabel 3.3 Kategorisasi Variabel
Variabel Dimensi Indikator Penilaian/ Skor
Pedoman Pemberitaan Terkait Tindak dan Upaya Bunuh Diri
Pasal 5 :
Wartawan menghindari penyebutan identitas pelaku (juga lokasi) bunuh diri secara gamblang untuk menghindari aib atau rasa malu yang akan diderita pihak keluarganya. Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri sesorang yang memudahkan orang lain untuk melacak.
Identitas 0 = Tidakk menyebutkan identitas 1= Menyebutkan
identitas Lokasi 0 = Tidakk
menyebutkan lokasi bunuh diri 1= Menyebutkan
lokasi bunuh diri Pasal 6 :
Wartawan menghindari penyebutan lokasi tertentu seperti jembatan, tebing, gedung tinggi yang pernah dijadikan lokasi bunuh diri untuk menghindari aksi pengulangan
Detail lokasi
0 = Tidakk menyebutkan detail lokasi 1= Menyebutkan
detail lokasi Pasal 11 :
Wartawan menghindari penyiaran secara detil modus dari aksi bunuh diri, mulai dari cara, peralatan, jenis obat atau bahan kimia, maupun teknik yang digunakan pelaku. Termasuk tidakk mengutip secara detail informasi yang berasal dari dokter maupun penyidik kepolisian ataupun membuat sketsa dan bagan terkait hal tersebut.
Metode 0 = Tidakk menyebutkan cara bunuh diri 1 = Menyebutkan
cara bunuh diri Alat 0 = Tidakk
menyebutkan alat bunuh diri 1 = Menyebutkan
alat bunuh diri Informasi
detail medis
0 = Tidakk menyebutkan informasi detail tim medis 1 = Menyebutkan
informasi detail tim medis Informasi
detail Kepolisian
0 = Tidakk menyebutkan informasi detail kepolisian 1 = Menyebutkan
informasi detail kepolisian
51 Pasal 14 :
Wartawan menghindari pemberitaan yang menggambarkan perilaku bunuh diri sebagai respons "alami" atau "yang dapat dipahami" terhadap
masalah,misalnya, kegagalan mencapai tujuan penting, kesulitan hubungan atau krisis keuangan. Wartawan tidakk menguraikan perilaku bunuh diri sebagai tindakan tragis sekaligus heroik oleh seseorang yang memiliki segala sesuatu dalam hidup,
Motif 0 = Tidakk menyebutkan modus / sebab bunuh diri 1= Menyebutkan
modus/ sebab bunuh diri
Pasal 20 :
Pemberitaan tentang bunuh diri tidakk boleh dikaitkan dengan hal-hal gaib, takhyul atau mistis.
Hal gaib 0 = Tidakk terdapat hal gaib, takhayul, mistis dalam berita bunuh diri 1 = Terdapat hal
gaib, takhayul, mistis dalam berita bunuh diri
3.4. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data adalah prosedur yang sangat menentukan baik tidakknya riset, metode ini merupakan instrumen riset sehingga metode pengumpulan data adalah teknik atau cara-cara yang dapat digunakan periset untuk mengumpulkan data (Kriyantono, 2014, p.
93) Dalam melakukan penelitian ini, data peneliti kumpulkan dari berita- berita bunuh diri dan percobaan bunuh diri di media Merdeka.com dalam periode Januari-Maret 2019 dan Januari-Maret 2020.
3.5. Teknik Pengukuran Data 3.5.1. Uji Reliabilitas
Siti Pariani dalam buku Metode Penelitian Sosial menyebutkan yang dimaksud reliabilitas adalah kesamaan hasil
52 pengukuran dan pengamatan yang diukur berkali-kali dalam waktu yang berbeda (Pariani, 2011, p. 84)
Kriyantono menyebut, salah satu uji reliabilitas yang dapat digunakan adalah rumus Ole R. Hostly. Dalam rumus Hostly, Kriyantono menyebut periset melakukan pretest dengan cara mengkoding sampel ke dalam kategorisasi. Kegiatan ini dilakukan oleh periset dan orang lain yang ditunjuk periset sebagai pembanding (Kriyantono, 2014, p. 236).
Adapun Kriyantono dalam bukunya (Kriyantono, 2014, p.
236-237) juga menambahkan, hasil pengkodingan yang terkumpul akan dibandingkan menggunakan rumus Hostly, yakni :
Keterangan :
CR : Coeficient Reliability
M : Jumlah penyataan coding disetujui N1,N2 : Jumlah kode oleh coder
3.5.2. Perhitungan Reliabilitas.
Peneliti memiliki 7 berita yang dijadikan sampel untuk dijui dar total 77 berita yang ada. Ke-tujuh berita ini dipilih dengan 3.5.2.1. Perhitungan Reliabilitas Indikator Identitas
Pada uji reliabilitas indikator penyebutan identitas pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh
53 diri pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 4 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.4 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 1. Identitas Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 0 0 0
Berita 2 0 0 0
Berita 3 0 0 0
Berita 4 1 1 1
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 2 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.5 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 1. Identitas Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 1 1
Beirta 6 1 0 0
Berita 7 0 0 0
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan identitas dari periode Januari –Maret 201 dan Januari – Maret 2020 adalah 5 dari 7 berita. Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 85,71%
54 Hasil uji reliabilitas di atas adalah 85,71%. Dengan hasil ini berdasarkan syarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.2. Perhitungan Reliabilitas Indikator Lokasi
Pada uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya pada periode Januari-Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 2 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.6 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 2. Lokasi Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 0 0 0
Berita 2 0 0 0
Berita 3 0 1 0
Berita 4 0 1 0
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
. Tabel 3.7 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 2. Lokasi Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 0 0 0
Beirta 6 0 0 0
Berita 7 0 0 0
55 Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 2019 dan Januari – Maret 2020 adalah 5 dari 7 berita.
Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 71,42%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 100%. Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.3. Perhitungan Reliabilitas Indikator Detail Lokasi Pada uji reliabilitas indikator penyebutan detail lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 2 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.8 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 3. Detail Lokasi Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 0 1 0
Berita 2 0 0 0
Berita 3 0 0 0
Berita 4 0 1 0
56 Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.9 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 3. Detail Lokasi Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 1 1
Beirta 6 0 1 0
Berita 7 0 1 0
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 201 dan Januari – Maret 2020 adalah 5 dari 7 berita.
Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 71,42%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 71.42%. Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.4. Perhitungan Reliabilitias Indikator Motif Bunuh Diri
57 Pada uji reliabilitas indikator penyebutan motif bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya, pada periode Januari–Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 2 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.10 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 4. Motif Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 1 1 1
Berita 2 1 0 0
Berita 3 0 0 0
Berita 4 0 1 0
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.11 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 4. Motif Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 1 1
Beirta 6 0 0 0
Berita 7 1 1 1
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 2019 dan Januari – Maret 2020 adalah 5 dari 7 berita.
58 Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 71,42%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 71.42%. Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.5. Perhitungan Reliabilitias Indikator Modus Pada uji reliabilitas indikator penyebutan motif bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya, pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 4 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.12 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 5. Modus Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 0 0 0
Berita 2 0 0 0
Berita 3 0 0 0
Berita 4 0 0 0
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 2 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
59 Tabel 3.13 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 5. Penyebutan
Modus Periode Januari-Maret 2020 Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 0 0
Beirta 6 0 0 0
Berita 7 0 0 0
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 2019 dan Januari – Maret 2020 adalah 6 dari 7 berita.
Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 85,71%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 85,71%. Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.6. Perhitungan Reliabilitas Indikator Penyebutan Alat Bunuh Diri
Pada uji reliabilitas indikator penyebutan motif bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya, pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 2 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
60 Tabel 3.14 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 6. Alat Bunuh
Diri Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 0 0 0
Berita 2 1 1 1
Berita 3 1 0 0
Berita 4 0 1 0
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.15 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 6. Penyebutan Alat Bunuh Diri Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 0 0 0
Beirta 6 0 0 0
Berita 7 0 0 0
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 201 dan Januari – Maret 2020 adalah 5 dari 7 berita. Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 71,42%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 71,42% . Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum
61 yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.7. Perhitungan Reliabilitas Indikator Informasi Detail Tim Medis
Pada uji reliabilitas indikator penyebutan motif bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya,pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 4 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.16 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 7. Informasi Detail Tim Medis Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 1 1 1
Berita 2 1 1 1
Berita 3 1 1 1
Berita 4 1 1 1
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.17 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 7. Informasi Detail Tim Medis Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 1 1
Beirta 6 1 1 1
Berita 7 1 1 1
62 Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 2019 dan Januari – Maret 2020 adalah 7 dari 7 berita.
Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 100%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 100% . Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.5.2.8. Perhitungan Reliabilitas Indikator Informasi Detail Kepolisian
Pada uji reliabilitas indikator penyebutan motif bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya,pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 3 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.18 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 8. Informasi Detail Tim Kepolisian Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 0 0 0
Berita 2 1 1 1
Berita 3 0 0 0
63
Berita 4 0 1 0
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.19 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 8. Informasi Detail Tim Kepolisian Periode Januari-Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 1 1
Beirta 6 0 1 0
Berita 7 0 1 0
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret 2019 dan Januari – Maret 2020 adalah 6 dari 7 berita.
Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut :
x 100% = 85,71%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 85,71%. Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
64 3.5.2.9. Perhitungan Reliabilitas Indikator Hail gaib, takhayul
dan mistis
Pada uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya, pada periode Januari –Maret 2019, dari total 4 berita yang ada, 4 berita tersebut memiliki kesamaan di antara tiga coder.
Tabel 3.20 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 9. Pengkaitan Hal Gaib, Takhayul dan Mistis Periode Januari-Maret 2019
Ccoder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 1 1 1 1
Berita 2 1 1 1
Berita 3 1 1 1
Berita 4 1 1 1
Sementara itu, pada periode Januari-Maret 2020, dari 3 berita yang ada terdapat 3 berita yang memiliki kesamaan diantara pada coder
Tabel 3.21 Hasil Uji Reliabilitas Indikator 9.
Pengkaitan Hal Gaib, Takhayul dan Mistis Periode Januari- Maret 2020
Coder 1 Coder 2 Coder 3
Berita 5 1 1 1
Beirta 6 1 1 1
Berita 7 1 1 1
Total kesamaan hasil uji reliabilitas indikator penyebutan lokasi pelaku bunuh diri atau tindak upaya bunuh diri melakukan aksinya dari periode Januari –Maret
65 2019 dan Januari – Maret 2020 adalah 7 dari 7 berita.
Berdasarkan rumus Holsti, hasil reliabilitas sebagai berikut:
x 100% = 100%
Hasil uji reliabilitas di atas adalah 100%. Dengan hasil ini berdasarkan prasyarat minimum yang disetujui dalam rumus Holsti maka indikator penyebutan identitas reliabel.
3.6. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian kuantitatif, Rachmat Kriyantono membagi analisis data menjadi 3 jenis berdasarkan jumlah variabel yang dianalisis.
Peneliti dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat yang merupakan analis terhadap satu variabel. Jenis analisis ini dilakukan untuk riset deskriptif menggunakan statistik deskriptif (Kriyantono, 2014, p. 166). Adapun variabel penelitian ini ialah Pedoman Pemberitaan Berita Bunuh diri dan Tindak Upaya Bunuh Diri Dewan Pers.