PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL WISATA PANTAI TANJUNG PASIR
TANGERANG
Ratu Sera oktavia
Pantai Tanjung Pasir, Desa Teluk Naga, Tangerang, Indonesia. [email protected] Ratu Sera Oktavia, Rujiyanto, Drs
ABSTRAK
TUJUAN PENELITIAN, ialah untuk merancang identitas visual Wisata Pantai Tanjung Pasir Tangerang yang saat ini kurang dikenal dengan baik oleh masyarakat METODE PENELITIAN, ialah melakukan survey dan data dari narasumber kemudian digabungkan. Dari data tesebut dapat diperoleh informasi yang dapat menunjang perancangan identitas visual Pantai Tanjung Pasir. HASIL YANG DICAPAI, Hasil yang diharapkan dari perancangan identitas ini adalah agar mampu bersaing dengan tempat wisata lain. Juga menjadi lebih modern dan dapat menjadi jembatan penghubung anatara edukasi dan bermain. SIMPULAN, Memiliki Identitas yang lebih menarik dan juga lebih baik yang mampu berkompetisi dengan tempat wisata lainnya, memberikan ciri khas yang tdak diberikan tempat wisata lain khususnya wisata pantai.
Kata Kunci : Pantai, Bermain, Anak, Edukasi
ABSTRACT
RESEARCH GOAL, is to design the visual identity of Tanjung Pasir Beach Tourism Tangerang which is currently less well known to the public METHODS, is conducting a survey and then combined the data from the source. Proficiency level of the data to obtain information that can support the design of visual identity Tanjung Pasir. RESULTS ACHIEVED, the expected results of this identity design is to be able to compete with other tourist attractions. Also become more modern and can be a bridge anatara education and play. CONCLUSION, Have Identities more interesting and also better able to compete with other tourist attractions, giving a characteristic that is never an especially given other tourist
attractions tourist beach.
Keywords: Beach, Play, Children, Education
PENDAHULUAN
Di era globalisasi seperti sekarang ini, pembangunan dunia pariwisata dapat dijadikan sebagai prioritas utama dalam menunjang pembangunan suatu daerah. Hal ini dikarenakan dampak industri pariwisata terasa langsung di masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial. Dalam bidang ekonomi masyarakat mendapat keuntungan dengan bertambahnya lapangan pekerjaan, sedang dalam bidang sosial interaksi terjadi antara masyarakat dengan pendatang dapat terjadi pola perubahan budaya masyarakat menuju ke arah yang positif yaitu memperkaya kemampuan masyarakat khususnya dalam bidang bahasa.
Sektor pariwisata telah menjadi primadona dalam usaha peningkatan
perekonomian berbagai daerah di Indonesia. Melihat potensi wisata alam
Indonesia yang begitu berlimpah, tentunya sudah menjadi rahasia umum bahwa pariwisata ramah lingkungan menjadi pilihan yang tepat dalam pengembangan pariwisata Indonesia, mengingat banyak hal yang bisa dikembangkan dari alam Indonesia tersebut.
Kabupaten Tangerang termasuk salah satu daerah tingkat dua yang menjadi bagian dari wilayah Propinsi Banten dan memiliki potensi wisata terutama untuk sektor wisata bahari seperti Pantai Tanjung Pasir. Kawasan Wisata Pantai Tanjung Pasir terletak di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga. Pantai Tanjung Pasir mempunyai pantai yang landai dengan ombak yang tenang juga memiliki panorama alam yang indah. Pengunjung dapat menikmati pemandangan gugusan Pulau Seribu di laut lepas. Selain memiliki pantai yang indah Tanjung Pasir memiliki dermaga penyeberangan menuju Pulau Seribu.
Pengunjung dapat memilih untuk menikmati pantai Tanjung Pasir atau menyeberang ke Kepulauan Seribu. Tetapi dari sekian banyak kelebihan pantai Tanjung Pasir, pantai ini kurang banyak diketahui oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari sepinya pengunjung sehingga pantai yang seharusnya indah tersebut menjadi kurang termanfaatkan.
Melihat hal di atas, maka Penulis merasa perlu untuk merancang Identitas Visual yang menarik. Dengan adanya identitas visual yang baru, diharapkan pantai Tanjung Pasir dapat lebih terlihat di masyarakat luas, khususnya masyarakat di luar kota Tangerang, sebagai salah satu objek wisata yang harus dikunjungi. (Oktavia, 2013)
METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan penulis yaitu metode survey, yaitu dengan langsung
mewawancarai narasumber dan juga target sasaran. Survey dengan pendekatan
kuantitatif dijalankan sebagai sarana penunjang data yang dibutuhkan untuk
menjadi landasan sekaligus mencari customer insight untuk identitas visual
Wisata Pantai Tanjung Pasir. Metode penelitianpun tidak lepas dari berbagai
sumber media cetak seperti buku-buku tentang kepariwisataan dari dinas
pariwisata dari data yang telah terkumpul tersebut selanjutnya akan dianalisa
untuk digunakan sebagai landasan dalam merancang identitas visual yang
mampu memberi nilai jual dan membuat ketertarikan masyarakat.
HASIL DAN BAHASAN
5.1 Buku GSMGambar 5.1 Buku GSM
Standar grafis manual ini adalah buku yang berisikan penjelasan mengenai logo, mulai dari bentuk, warna, tipografi, proporsi ukuran, aturan logo yang diperbolehkan dan yang dilarang, hingga penerapan logo dalam berbagai media aplikasi.
Aturan-aturan yang ada dalam pedoman ini harus benar-benar dipahami secara menyeluruh dalam pelaksanaannya di lapangan. Tujuannya agar penerapan identitas perusahaan tetap konsisten karena dilakukan oleh orang yang mengerti pentingnya logo sebagai identitas Brand yang merupakan pembangun ekuitas brand
5.2 Logo Tanjung Pasir
Gambar 5.2 Logo Tanjung Pasir
Dalam perancangan identitas visual untuk Pantai Tanjung Pasir sebagai brand destinasi, logo tersebut merupakan representatif dari keadaan pantai itu sendiri. Logo tersebut menggambarkan stilasi ombak dan juga satu mood keceriaan anak-anak yang dibuat dari stilasi ombak tersebut sebagai badan di icon anak kecil. Sedangkan untuk warna yang dipakai dalam logo masih berhubungan dengan apa yang akan disampaikan.
Biru yang memberikan kesan warna air di pantai, Hijau sebagai warna alam yaitu dimana proses interaksi dengan alam dan Magenta memberikasn kesan keceriaan dan juga menyenangkan. Logo ini dipakai sebagai sarana korporasi yang berguna untuk promosi pariwisata berkelanjutan.
5.3 Kop Surat
Gambar 5.3 Kop Surat
Kop Surat bisa digunakan untuk formal dan informal sesuai dengan kebutuhan.
Menggunakan kertas Hvs 80gr, berukuran A4 21 x 29.7cm
5.4 Kartu Nama
Gambar 5.4 Kartu Nama depan
Gambar 5.5 Kartu Nama belakang
Kartu nama ini dibuat dengan berbagai macam warna bisa digunakan untuk setiap jabatan dari pengelola-pengelola TNI AL yang turut mengelola Pantai Tanjung Pasir.
Berukuran 9x5.5cm dan dicetak di kertas Art Carton 310 gsm
5.5 Amplop
Gambar 5.6 Amplop
Amplop tertutup berukuran 23x11cm untuk surat A4 yang dilipat menjadi 3 bagian, dicetak di kertas Concorde White 150 gsm.
5.6 Folder
Gambar 5.7 Folder
Folder tertutup berukuran 24.5x33cm untuk surat A4 tanpa dilipat, dapat menyimpan file-file atau surat-surat penting. Dicetak di Art Carton 210 gsm.
5.7 ID Card
Gambar 5.8 ID Card
Sistem absen bisa menggunakan scan barcode yang terdapat pada ID Card. Bahan ID Card adalah PVC (Polyvinyl Chloride) dan ukurannya standard layaknya ID Card pada umumnta 5.5 x 8.5 cm.
5.8 Stempel
Gambar 5.9 Stempel
Stempel bulat dengan diameter 3mm dan menggunakan tinta berwarna biru.
5.9 Tiket
Gambar 5.10 Tiket
Tiket masuk dan tiket kendaraan dibuat berukuran 5x13 cm dan setelah itu tiket dapat dirobek jika sudang ada pengecekan dari pihak keamanan dan juga pihak ticketing dicetak di kertas Art Paper 150 gsm.
5.10 Poster
Gambar 5.11 Poster
Poster ini dibuat landscape agar dapat terlihat berbeda dengan view yang sama seperti pada x-banner dan flyer. Poster ini dapat dilihat dari jarak 2-4 m, dan berukuran 42 x 59.4 cm, dengan pencahayaan dari belakang (backlit), dengan contoh penempatan di berbagai tempat yang mana orang banyak berlalu lalang.
5.11 X-Banner
Gambar 5.12 X-Banner
X-Banner ini merupakan pelengkap poster, yang bisa ditempatkan pada saat-saat pameran wisata yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Tangerang. Bahannya adalah albatros dengan ukurannya 60 x 160cm.
5.12 Flyer
Gambar 5.13 Flyer
Flyer berukuran 11x20 cm dicetak di kertas Art Paper 150gsm untuk dibagikan kepada masyarakat dengan sasaran utama sekola agar dapat menjalin kerjasama dengan jenis-jenis pembelajaran yang diberikan Pantai Tanjung Pasir dan juga SIKIB.
5.13 Website
Gambar 5.14 Website Tanjung pasir
Website berukuran 783x1020 ini memudahkan calon pengunjung mengetahui segala informasi yang dapat diakses melalui jaringan internet.
5.14 T-Shirt
Gambar 5.15 T-Shirt
Kaos merupakan media promosi yang sangat cepat meluas. Disablon 3 warna, diatas bahan combed cotton 30s agar nyaman digunakan dan tahan lama.
5.15 Tote Bag
Gambar 5.16 Tote Bag
Tote bag bisa digunakan sebagai souvenir. Dibuat dari bahan kanvas putih yang disablon 3 warna, diatasnya diberi sleting agar barang yang tersimpan lebih aman.
Ukuran 35 x 40 cm.
5.16 Mug
Gambar 5.17 Mug
Mug bisa digunakan sebagai souvenir. Dengan menjadikan mug sebagai souvenir, akan memudahkan pihak produsen dalam menyebarluaskan promosi yang sedang dilakukan.
5.17 Pin
Gambar 5.18 Pin
Pin bisa digunakan sebagai souvenir. Dengan menjadikan pin sebagai souvenir, akan memudahkan pihak produsen dalam menyebarluaskan promosi yang sedang dilakukan.
5.18 Stiker
Gambar 5.19 Stiker
Stiker digunakan sebagai souvenir. Dengan menjadikan stiker sebagai souvenir, akan memudahkan pihak produsen dalam menyebarluaskan promosi yang sedang dilakukan yaitu dengan menempelkan ditempat-tempat yang diinginkan audience.
SIMPULAN DAN SARAN
Dalam perancangan identitas visual tidak saja diperlukan skill dan kreativitas. Proses pencarian informasi, analisa mendalam terhadap suatu produk harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar tepat pada sasarannya. Berbagai unsur yang mendukung dalam perancangan visual harus menjadi satu kesatuan, mulai dari logo gram, typografi, warna, layout, ataupun elemen yang akan dipakai haruslah dalam satu kesatuan yang sama agar harmonis sehingga dapat menjadi satu kesatuan yang utuh.
Media perancangan identitas visual untuk menunjuang promosi, harus mampu menjadi daya tarik bagi konsumen, selain itu dapat meningkatkan citra destinasi dengan secara tidak langsung juga harus bisa menjual apa yang dapat ditawarkan dari destinasi tersebut. Dengan perancangan identitas visual Wisata Pantai Tanjung Pasir diharapkan dapat menciptakan suatu image dalam benak audience tentang eksistensi dan juga ketertarikan minat audience untuk datang berkunjung dan mencoba program dan juga fasilitas yang ditawarkan.
Diharapkan dengan adanya perancangan identitas visual ini, dapat menjadikan Pantai Tanjung pasir sebagai destinasi yang patut untuk dikunjungi. Dan juga untuk pengelola Pantai Tanjung pasir dapat membuka pradigma dimana pemasaran promosi hanya dilakukan dari mulut ke mulut saja. Dalam media promosi juga perlu media-media lain seperti yang sudah diterapkan dalam tugas akhir ini, tentunya bertujuan agar ketertarikan masyarakat untuk berkunjungpun semakin besar. Hak ini juga disarankan bagi tempat-tempat wisata lain yang masih kurang mengembangkan tempat tersebut ke arah yang lebih baik.
REFERENSI
Data beserta informasi yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini diperoleh penulis melalui beberapa sumber, yaitu:
• Hasil kuesioner yang akan disebar secara online kepada masyarakat Tangerang.
• Hasil wawancara dengan narasumber:
• Bpk. Budi Santosa sebagai Wakil Pengelola Wisata Pantai Tanjung Pasir menjabat sebagai Pengelola Rumah Pintar
• Bpk. Nawawi sebagai Kaur Kesra (Kepala Urusan Seketaris Desa) Tanjung Pasir
• Pedagang di Pantai Tanjung Pasir
1. Data sekunder dari berbagai sumber yang dapat mendukung perancangan tugas akhir ini, seperti:
• http://tangerangkab.go.id/objek-wisata/
• http://www.pantai.org/others/pengertian-pantai-dan-definisi-pantai 2. Buku pendukung
• Buku Saku Sapta Pesona
• Database Pariwisata Kabupaten Tangerang
• Profile Budaya dan Pariwisata Kabupaten Tangerang