Lembaran Data Keselamatan Bahan
Halaman: 1/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016
1. Zat/bahan olahan dan nama perusahaan
Tinuvin® 1130
Penggunaan: stabilisator
Perusahaan: PT BASF Indonesia
DBS Bank Tower, 27th Floor, Ciputra World 1 Jakarta, Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3 - 5 Jakarta 12940, INDONESIA
Telepon: +62 21 2988 6000 Nomer fax: +62 21 2988 5930 Informasi darurat:
+62 21 5437 1979
International emergency number: Telepon: +49 180 2273-112
2. Identifikasi bahaya
Klasifikasi dari zat tunggal dan campuran: Penyebab sensitisasi kulit.: Kat. 1A
Berbahaya terhadap lingkungan perairan - akut: Kat. 2 Berbahaya terhadap lingkungan perairan - kronis: Kat. 2 Elemen label dan pernyataan kehati-hatian:
Piktogram:
Halaman: 2/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Peringatan
Pernyataan Bahaya:
Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Beracun terhadap biota perairan. Beracun terhadap biota perairan dengan efek selamanya.
Pernyataan Kehati-hatian (Pencegahan):
Kenakan sarung tangan pelindung. Hindari menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semprotan. Hindari membuang ke lingkungan. Pakaian kerja yang terkontaminasi dilarang keluar dari tempat kerja. Pernyataan Kehati-hatian (Respon):
Jika kena kulit (rambut): Cuci dengan sabun dan air yang banyak. Jika terjadi iritasi atau ruam kulit: Hubungi pusat keracunan atau dokter. Lepaskan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum digunakan kembali. Kumpulkan tumpahan.
Pernyataan Kehati-hatian (Pembuangan):
Buang isinya/kontainernya ke lokasi pembuangan sampah berbahaya atau yang khusus. Bahaya lainnya yang tidak mempengaruhi klasifikasi:
Tidak diketahui adanya bahaya yang khusus, jika mempertimbangkan regulasi/catatan lainnya untuk penyimpanan dan penanganan.
3. Komposisi/informasi ingredien
Sifat kimia
stabilizer terhadap cahaya
Poly(oxy-1,2-ethanediyl), .alpha.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5- (1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-oxopropyl]-.omega.-hydroxy- (Kadar (berat/berat): >= 25 % - < 75 %)
Nomer CAS: 104810-48-2
Poly(oxy-1,2-ethanediyl), .alpha.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5- (1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-oxopropyl]-.omega.-[3-[3-(2 H- benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-
oxopropoxy]- (Kadar (berat/berat): >= 25 % - < 50 %) Nomer CAS: 104810-47-1
Ingredien yang berbahaya
Benzenepropanoic acid, 3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxy-, methyl ester Kadar (berat/berat): >= 1 % - < 3
%
Nomer CAS: 84268-33-7
Aquatic Chronic: Kat. 4
Poly(oxy-1,2-ethanediyl), .alpha.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-oxopropyl]-.omega.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5-(1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1- oxopropoxy]- Kadar (berat/berat): >= 25 % - < 50 % Nomer CAS: 104810-47-1
Skin Sens.: Kat. 1A Aquatic Acute: Kat. 2 Aquatic Chronic: Kat. 2
Halaman: 3/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Poly(oxy-1,2-ethanediyl), .alpha.-[3-[3-(2H-benzotriazol-2-yl)-5- (1,1-dimethylethyl)-4-hydroxyphenyl]-1-oxopropyl]-.omega.-hydroxy-
Kadar (berat/berat): >= 25 % - < 75 %
Nomer CAS: 104810-48-2
Skin Sens.: Kat. 1A Aquatic Acute: Kat. 2 Aquatic Chronic: Kat. 2
4. Tindakan pertolongan pertama
Petunjuk umum:
Segera lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Jika terhirup:
Jika ada kesulitan bernapas setelah menghirup uap/aerosolnya, segera pindahkan ke tempat yang berudara segar dan cari bantuan medis.
Jika kontak dengan kulit:
Cuci yang bersih dengan sabun dan air. Jika kontak dengan mata:
Bersihkan mata yang terkena minimal selama 15 menit pada air yang mengalir dengan kelopak mata terbuka.
Jika tertelan:
Kumur segera dan kemudian minum air yang banyak, cari bantuan medis. Catatan untuk dokter:
Gejala: Gejala dan akibat yang terpenting dijelaskan di label (lihat bagian 2) dan atau bagian 11, Gejala dan akibat lebih lanjut sejauh ini tidak diketahui
Perawatan: Rawat sesuai dengan gejalanya (dekontaminasi, fungsi vital), antidot yang spesifik tidak diketahui.
5. Tindakan pemadaman kebakaran
Media pemadam kebakaran yang sesuai: semprotan air, serbuk kering, busa
Media pemadam kebakaran yang tidak sesuai karena alasan keselamatan: air dengan tekanan tinggi
Bahaya yang spesifik: uap yang berbahaya
Pelepasan asap/kabut. Zat/gugus fungsi dari zat tersebut dapat dilepaskan jika terjadi kebakaran. Peralatan pelindung khusus:
Gunakan alat bantu pernapasan. Informasi lebih lanjut:
Derajat risiko ditentukan oleh zat yang terbakar dan kondisi kebakaran. Air pemadam kebakaran yang terkontaminasi harus dibuang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
Halaman: 4/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016
6. Tindakan penanggulangan kecelakaan
Tindakan pencegahan diri:
Gunakan alat pelindung diri. Diperlukan pelindung pernapasan. Tindakan pencegahan terhadap lingkungan:
Serap air yang terkontaminasi/air yang sudah digunakan memadamkan kebakaran. Jangan membuang pada saluran air/air permukaan/air tanah.
Metoda pembersihan atau pengambilan: Untuk jumlah yang banyak: Pompa produk.
Untuk residunya: Serap dengan absorben yang sesuai. Buang material yang terserap sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
7. Penanganan dan penyimpanan
Penanganan
Tidak perlu perlakuan khusus jika produk digunakan dengan benar. Perlindungan terhadap kebakaran dan ledakan:
Lakukan tindakan pencegahan terhadap muatan listrik statis.
Penyimpanan
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Biarkan kontainer tetap tertutup rapat, simpan di tempat yang dingin.
8. Pengawasan paparan dan perlindungan diri
Alat pelindung diri Pelindung pernapasan:
Pelindung pernapasan yang sesuai untuk konsentrasi yang tinggi atau efek jangka panjang: Filter gas EN 141 tipe A untuk gas/uap dari senyawa organik (titik didih > 65 °C).
Pelindung tangan:
Sarung tangan pengaman yang tahan bahan kimia.
Material yang sesuai juga untuk kontak dalam jangka waktu yang lama dan langsung
(Direkomendasikan: Protective index 6: menunjukkan waktu permeasi berdasarkan EN 374 >480 menit) :
misalnya: karet nitril (0,4 mm), karet kloroprene (0,5 mm), polivinilklorida (0,7 mm) dan lain-lain Catatan tambahan : Spesifikasi produk tergantung pada pengujian, dari data literatur dan informasi dari perusahaan manufaktur sarung tangan atau diturunkan dari produk yang memiliki bahan yang sama. Karena beberapa kondisi (misalnya temperatur) maka waktu pemakaian sarung tangan pengaman harus lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan untuk menembus berdasarkan pada EN 374.
Petunjuk penggunaan dari perusahaan manufakturnya harus diperhatikan karena tipenya yang sangat banyak.
Halaman: 5/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Pelindung mata:
Kacamata pengaman dengan pelindung samping. Pelindung tubuh:
Pelindung tubuh harus dipilih berdasarkan pada aktivitas dan kemungkinan paparan, misalnya: apron, sepatu boot pengaman, pakaian pengaman dari bahan kimia (yang berdasarkan pada EN 14605 untuk percikan atau EN ISO 13982 untuk debu).
Tindakan umum untuk keselamatan dan higien:
Tangani sesuai dengan praktek higiene industri dan keselamatan yang baik. Pemakaian pakaian kerja tertutup juga diperlukan selain alat pelindung diri yang telah disebutkan. Saat menggunakan, jangan makan, minum atau merokok. Tangan dan/atau wajah harus dibersihkan sebelum istirahat dan pada akhir shift. Pada akhir shift, kulit harus dibersihkan dan diberi bahan perawat kulit.
9. Sifat fisika dan kimia
Bentuk: cair, kental
Warna: kuning sampai kecoklat-coklatan
Bau: tidak berbau
Batas bau: tidak ditentukan
pH: kira-kira 6.5 (10 g/l, 20 - 25 °C) (sebagai suspensi) pKA: 9.23 (25 °C) (dihitung) Temperatur beku: > -30 °C (1,013 hPa) (Screening test) Titik didih: 166 °C (0.011 kPa) (OECD Guideline 103)
Titik nyala: 218 °C (DIN EN 22719; ISO 2719,
closed cup) Laju penguapan:
tidak ditentukan
Kemudahan terbakar (padat/gas): Produk mudah terbakar.
Batas bawah ledakan:
Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling., Titik ledakan terendah berkisar antara 5 - 15 °C dibawah titik nyala.
Batas atas ledakan:
Untuk cairan, tidak relevan untuk klasifikasi dan labeling.
Temperatur pembakaran: 405 °C (DIN 51794)
Halaman: 6/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Menyala sendiri: Berdasarkan pada sifat strukturnya,
produk ini tidak diklasifikasikan sebagai produk yang dapat menyala sendiri.
Jenis percobaan: Menyala sendiri secara spontan pada temperatur kamar.
Bahaya ledakan: tidak mudah meledak (Directive 84/449/EEC, A.14) Sifat yang dapat membantu kebakaran: Berdasarkan pada
sifat struktur, produk tidak diklasifikasikan sebagai pengoksidasi.
Tekanan uap: 0.0048 hPa (25 °C)
(OECD Guideline 104)
Massa jenis: 1.1694 g/cm3 (20 °C, 1,013 hPa)
(DIN 53217) Massa jenis relatif: kira-kira 1.17
(20 °C) Massa jenis uap relatif (udara):
tidak ditentukan Kelarutan dalam air:
0.0077 g/l
(20 °C, 1,013 hPa) Kelarutan (kuantitatif) solven: lemak standar
113 g/kg (37 °C)
Koefisien distribusi n-oktanol/air (log Pow): -1.3 - 5.9 (25 °C; pH: 7)
(OECD Guideline 117) Adsorpsi/air - tanah: KOC: 14618; log KOC: 4.2 (dihitung)
Adsorpsi/air - tanah:
Studi teknis tidak layak.
(OECD Guideline 106) Tegangan permukaan: 47.5 mN/m
(20 °C; 1 g/l)
(Directive 84/449/EEC, A.5, metode cincin)
Viskositas, dinamis: 7,400 mPa.s (20 °C, 61.9 1/s)
(DIN 53019)
10. Stabilitas dan reaktivitas
Kondisi yang harus dihindari:
Lihat MSDS bab 7 - Penanganan dan penyimpanan Dekomposisi thermal: > 250 °C Zat yang harus dihindari:
asam kuat, basa kuat, oksidator kuat Reaksi berbahaya:
Halaman: 7/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Produk hasil dekomposisi yang berbahaya:
Tidak ada produk hasil dekomposisi yang berbahaya jika disimpan dan ditangani sesuai dengan yang disarankan.
11. Informasi mengenai toksikologi
Toksisitas akut Penilaian toksisitas akut:
Sama sekali tidak beracun setelah menelan sekali. Sama sekali tidak beracun jika terhirup. Sebenarnya tidak beracun setelah kontak tunggal dengan kulit.
Data percobaan/perhitungan:
LD50 tikus (oral): > 5,000 mg/kg (OECD Guideline 401) Tidak ada kematian yang teramati.
LC50 tikus (terhirup): > 5.8 mg/l 4 h (OECD Guideline 403) Tidak ada kematian yang teramati.
LD50 tikus (kulit): > 2,000 mg/kg (OECD Guideline 402) Tidak ada kematian yang teramati.
Iritasi
Penilaian mengenai efek iritasi.:
Tidak bersifat iritasi terhadap kulit. Tidak bersifat iritasi terhadap mata. Data percobaan/perhitungan:
Korosi/iritasi kulit kelinci: tidak iritan (OECD Guideline 404)
Kerusakan/iritasi mata yang serius kelinci: tidak iritan (OECD Guideline 405) Sensitisasi pernapasan/kulit
Penilaian mengenai sensitasi:
Menyebabkan sensitisasi dalam studi dengan binatang. Data percobaan/perhitungan:
Guinea pig maximization test marmot: sensitasi kulit (OECD Guideline 406) Mutagenisitas Sel Induk
Penilaian mengenai mutagenisitas:
Zat ini tidak bersifat mutagenik terhadap bakteri. Zat ini tidak bersifat mutagenik terhadap jaringan sel mamalia. Zat ini tidak bersfiat mutagenik dalam studi dengan mamalia.
Karsinogenisitas
Penilaian mengenai karsinogenisitas:
Tidak ada data mengenai aktivitas karsinogenik. Toksisitas reproduksi
Halaman: 8/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Penilaian terhadap toksisitas reproduksi:
Hasil studi dengan binatang tidak menunjukkan efek merusak kesuburan. Studi dengan binatang tidak menunjukkan efek yang merusak kesuburan pada dosis dimana dosis tersebut tidak beracun terhadap induk binatang.
Peningkatan toksisitas
Penilaian terhadap teratogenisitas:
Dalam studi dengan binatang tidak menyebabkan cacat.
Toksisitas organ target yang spesifik (paparan tunggal): Penilaian mengenai STOT tunggal:
Berdasarkan pada informasi yang ada, diharapkan tidak terjadi toksisitas pada target organ spesifik setelah paparan tunggal.
Toksisitas dengan dosis berulang dan Toksisitas terhadap Organ Sasaran Spesifik (paparan berulang)
Penilaian mengenai dosis toksisitas yang diulang:
Zat ini dapat menyebabkan kerusakan hati setelah tertelan secara Bahaya jika terhirup
Tidak berlaku
12. Informasi mengenai ekologi
Ekotoksisitas
Penilaian mengenai toksisitas perairan:
Bersifat racun yang akut terhadap organisme perairan. Penghambatan aktivitas degradasi dari lumpur aktif tidak diantisipasi jika diberikan ke dalam pegolahan limbah secara biologi pada konsentrasi yang rendah.
Toksisitas terhadap ikan:
LC50 (96 h) 2.8 mg/l, Oncorhynchus mykiss (OECD 203; ISO 7346; 84/449/EEC, C.1, statis) Produk memiliki kelarutan yang rendah dalam media uji. Larutan dengan media air dan diberi solubilizer telah diuji. Konsentrasi nominal.
Binatang air yang tidak bertulang belakang: EC50 (48 h) 4 mg/l, Daphnia magna (statis)
Produk memiliki kelarutan yang rendah dalam media uji. Larutan dengan media air dan diberi solubilizer telah diuji. Konsentrasi nominal.
Tumbuhan air:
EC50 (72 h) > 100 mg/l (laju pertumbuhan), Pseudokirchneriella subcapitata (OECD Guideline 201, statis)
Halaman: 9/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 EC10 (72 h) 10 mg/l (laju pertumbuhan), Pseudokirchneriella subcapitata (OECD Guideline 201, statis)
Konsentrasi nominal.
Jasad renik/Efeknya terhadap lumpur aktif:
EC50 (3 h) > 1,000 mg/l, lumpur aktif, domestik (OECD Guideline 209, statis) Toksisitas kronis terhadap binatang perairan yang tidak bertulang:
Konsentrasi tanpa efek yang teramati (21 hari), 0.78 mg/l, Daphnia magna (OECD Guideline 202, part 2, semi statis)
Produk memiliki kelarutan yang rendah dalam media uji. Larutan dengan media air dan diberi solubilizer telah diuji. Konsentrasi nominal.
Penilaian mengenai toksisitas terrestrial: Tidak ada data mengenai toksisitas terrestrial. Organisme yang hidup di tanah:
LC0 (14 hari) > 1,000 mg/kg, Eisenia foetida (OECD Guideline 207, tanah buatan) Tidak ada efek pada konsentrasi pengujian tertinggi.
Konsentrasi tanpa efek yang teramati (56 hari) 100 mg/kg, Eisenia foetida (Panduan OECD 222, tanah buatan)
Tidak ada efek pada konsentrasi pengujian tertinggi. Tumbuhan terrestrial:
EC50 > 100 mg/l, Brassica rapa (OECD Guideline 208) Tidak ada efek pada konsentrasi pengujian tertinggi. Non-mamalia terrestrial lainnya:
Studi ilmiah tidak berdasar. Mobilitas
Analisa transport antar kompartemen-kompartemen lingkungan.: Diharapkan adanya adsorpsi pada fase padat dari tanah.
Ketahanan dan kemampuan terurai Informasi pemusnahan:
24 % Pembentukan CO2 relatif terhadap nilai teoritis (28 hari) (OECD 301B; ISO 9439; 92/69/EEC, C.4-C) (aerob, lumpur aktif, domestik, tidak diadaptasi)
1 % C-14 labelling (100 hari) (OECD 308) (aerob, sedimen)
Produk ini belum diuji. Pernyataan ini berasal dari senyawa/produk yang memiliki kemiripan struktur atau komposisi.
0.2 % C-14 labelling (100 hari) (OECD 308) (anaerob, sedimen)
Produk ini belum diuji. Pernyataan ini berasal dari senyawa/produk yang memiliki kemiripan struktur atau komposisi.
Evaluasi mengenai stabilitasnya dalam air.: Studi ilmiah tidak berdasar.
Halaman: 10/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130
(30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Studi teknis tidak layak.
Berpotensi bio-akumulasi Evaluasi potensi bioakumulasi.:
Tidak terakumulasi secara signifikan dalam organisme. Berpotensi bio-akumulasi:
Faktor biokonsentrasi: 34 (502 h), Oncorhynchus mykiss (OECD-Guideline 305) Informasi tambahan
Tambahan terhadap sifat dan konsekuensi lingkungan:
Perlakuan dalam instalasi pengolahan limbah cair biologis harus dilakukan sesuai dengan peraturan lokal dan administrasi.
Petunjuk mengenai ekotoksikologi lainnya:
Jangan membuang produk ke lingkungan tanpa kontrol.
13. Pertimbangan pembuangan
Harus ditimbun atau dibakar sesuai dengan peraturan pemerintah setempat. Kemasan yang terkontaminasi:
Kemasan yang tidak terkontaminasi dapat digunakan kembali.
Kemasan yang tidak dapat dibersihkan harus dibuang dengan cara pembuangan yang sama dengan isinya.
14. Informasi transportasi
Transportasi domestik:
Kelas bahaya: 9
'Packaging group': III No. Identifikasi: UN 3082
Label bahaya: 9, EHSM
'Proper shipping name': ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung BENZOTRIAZOLE DERIVATIVE)
Transportasi laut IMDG
Sea transport IMDG
Kelas bahaya: 9 Hazard class: 9
'Packaging group': III Packing group: III
No. Identifikasi: UN 3082 ID number: UN 3082
Label bahaya: 9, EHSM Hazard label: 9, EHSM
Polutan perairan laut: YA Marine pollutant: YES
'Proper shipping name':
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS
SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung BENZOTRIAZOLE DERIVATIVE)
Proper shipping name:
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (contains BENZOTRIAZOLE DERIVATIVE)
Halaman: 11/11 PT BASF Indonesia Lembaran Data Keselamatan Bahan
Tanggal / Direvisi: 20.10.2015 Versi: 5.0
Produk: Tinuvin® 1130 (30080322/SDS_GEN_ID/ID) Tanggal dicetak 09.03.2016 Transportasi udara IATA/ICAO Air transport IATA/ICAO
Kelas bahaya: 9 Hazard class: 9
'Packaging group': III Packing group: III
No. Identifikasi: UN 3082 ID number: UN 3082
Label bahaya: 9, EHSM Hazard label: 9, EHSM
'Proper shipping name':
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS
SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (mengandung BENZOTRIAZOLE DERIVATIVE)
Proper shipping name:
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S. (contains BENZOTRIAZOLE DERIVATIVE)
15. Informasi peraturan
Komponen penentu bahaya untuk pemberian label: DERIVATIVE OF BENZOTRIAZOL INDEX NO 607-176-00-3
Regulasi lainnya
16. Informasi lainnya
Garis vertikal di margin sebelah kanan menunjukkan perubahan dari versi sebelumnya.
Data-data yang terlampir dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini berdasarkan pengetahuan dan pengalaman kami saat ini, dan hanya menjelaskan produk dari persyaratan keselamatan. Data tersebut tidak menjelaskan sifat-sifat produk (spesifikasi produk). Begitu juga dengan sifat-sifat yang telah disepakati atau kesesuaian produk untuk aplikasi tertentu tidak dapat disimpulkan dari data yang ada dalam Lembaran Data Keselamatan Bahan ini. Adalah tanggung jawab penerima produk ini untuk memastikan hak atas kekayaan intelektual dan hukum dan perundang-undangan yang ada.