PUTUSAN NOMOR HK.2010/39/IX/MP.14 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA PUTUSAN MAHKAMAH PELAYARAN TENTANG
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Kumala Endah yang menubruk kerangka kapal dan mengakibatkan kapal tenggelam adalah merupakan salah satu bagian dari kesalahan Tersangkut Nakhoda dalam bernavigasi dan
Pukul 14.40 WITA, kapal berolah gerak dan mengubah haluan kembali dan berlabuh jangkar di Rede Pelabuhan Tenau Kupang, pukul 19.00 WITA Nakhoda kembali ke kapal
Setelah kapal cikar kiri, badan kapal terasa semakin miring kanan lebih kurang 30º, melihat kondisi tersebut, Nakhoda memerintahkan Mualim III untuk bersiap-siap meninggalkan
Ketika Tersangkut Nakhoda hendak merubah haluan ke kanan dari 135° menjadi 180° untuk memasuki alu Pelabuhan Belawan, di alur ada beberapa kapal nelayan yang
Karya Utama II mengalami cuaca buruk dengan haluan 000°-004°, kapal oleng dan air banyak masuk kedalam kapal melalui lambung sehingga Tersangkut Nakhoda
Mahsunah bocor, salah satu Awak Kapal melihat air laut masuk ke kamar mesin melalui lambung kiri kapal dan melaporkan kepada Nakhoda, selanjutnya Nakhoda memerintahkan
Tersangkut Nakhoda sebelum KM.Labalano sandar di Dermaga Utara Pelabuhan Batu Ampar Batam telah diberikan Informasi oleh Pandu di atas kapal yang akan memandu kapalnya,
Setelah 4-5 jam dalam pelayarannya kapal mengalami cuaca buruk dan ombak besar, Saksi melaporkan kepada Tersangkut Nakhoda bahwa kapal bocor dan diperintahkan