Laba CIMB Niaga 2016 melonjak 368%.
OCBC NISP akan jaga NIM di level 4%.
Laba bersih SMGR tahun lalu stagnan.
Produksi BWPT meningkat 100% pada kuartal IV-2016.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
I
HSG kemarin bergerak dalam
rentang konsolidasi di teritori
positif, sempat menguat 23 poin,
namun ditutup di 5359,288
hanya menguat 8,356 poin
(0,15%). Perdagangan berlang‐
sung kurang bergairah. Nilai
transaksi di Pasar Reguler ke‐
marin hanya mencapai Rp4,1
triliun jauh di bawah rata‐rata
harian pekan lalu yang mencapai
Rp6,74 triliun dan pemodal asing
mencatatkan penjualan bersih
Rp161 miliar. Minimnya insentif
positif
membuat
pergerakan
harga saham relatif terbatas.
Penguatan IHSG kemarin sejalan
dengan penguatan di pasar sa‐
ham Asia.
Pelaku pasar mengantisipasi rencana Trump yang akan mengu‐
mumkan paket kebijakan pemotongan pajak korporasi dalam waktu
dekat. Sementara Wall Street tadi malam libur memperingati Presiden
Day. Di zona Euro, indek saham utama Eurostoxx naik tipis 0,11% di
3312,39. Pasar fokus pada rencana Trump yang akan melakukan pemo‐
tongan pajak korporasi untuk menarik investasi ke negara tersebut dan
sejumlah isu individual terkait rilis laba 2016 emiten dan aksi korporasi
emiten. Di sisi lain pasar juga mengantisipasi pilpres di Prancis Juli men‐
datang yang dikhawatirkan dimenangkan oleh kandidat ultra kanan Ma‐
rine Le Pen, yang dikenal sebagai tokoh anti Uni Eropa.
Pada perdagangan hari ini, perdagangan diperkirakan relatif
kurang bergairah. IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang
terbatas. Aksi beli selektif diperkirakan mewarnai saham pertambangan
dipicu kenaikan kembali harga komoditas seperti logam di LME tadi ma‐
lam. Harga nikel di LME naik 0,84% di USD11157/mt. IHSG diperkirakan
bergerak dengan support di 5330 dan resisten di 5370 berpeluang men‐
guat terbatas.
S1 5330 S2 5300 R1 5370 R2 5400
Index Last Chg % DJIA 20624.05 0.00 0.00 S&P 500 2351.16 0.00 0.00 FTSE 100 7299.86 (0.10) (0.00) CAC 40 4864.99 (2.59) (0.05) DAX 11827.62 70.60 0.60 NIKKEI 225 19325.05 90.43 0.47 HANGSENG 24176.65 142.91 0.59 STI 3090.76 (16.89) (0.54) SHENZHEN 1964.37 19.27 0.99 SHANGHAI 3243.89 41.81 1.31 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 54.03 0.49 0.92 CPO (RM/M.T) 2831.00 (98.00) (3.35) Gold (USD/T.oz) 1234.90 (2.40) (0.19) Nikel (USD/M.T 10940.00 0.00 0.00 Timah (USD/M.T) 19800.00 0.00 0.00 Coal (USD/M.T) 83.90 3.85 4.81 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13369.00 41.00 0.31 USD/EUR 1.058 (0.00) (0.38) JPY/USD 113.49 0.58 0.51 IDR/SGD 9443.59 9.06 0.10 IDR/AUD 10295.80 30.40 0.30 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 28.94 3869 0.00 0.00Top Gainers IDR % Chg
HDTX 520 25.00 104 MTSM 492 24.90 98
ERTX 170 21.40 30 PGLI 77 20.30 13 TIRA 276 20.00 46
Top Losers IDR % Chg
PLAS 85 (34.60) (45)
ALKA 134 (25.60) (46)
BKDP 67 (22.10) (19)
SCBD 1,500 (16.70) (300)
BAYU 670 (16.30) (130) Top Value IDR % (miliar)
MYRX 125 (3.80) 423 B BUMI 380 5.00 406 B BMRI 11,275 1.80 406 B MCOR 294 17.60 368 B BBRI 11,750 0.40 355 B
Top Volume IDR % (juta)
MYRX 125 (3.80) 3,289.237 ELTY 73 2.80 2,462.699 ENRG 50 0.00 2,339.110 BKSL 103 5.10 1,491.692 MCOR 294 17.60 1,273.461 IHSG 5,359.29 Change 8.36 Change (%) 0.16 Change (%/ytd) 1.18
Total Value (IDR triliun) 4.992 Total Volume (miliar saham) 14.190 Net Foreign Buy (IDR miliar) (161.000)
News Update
2
Laba CIMB Niaga 2016 melonjak 368%. PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatatkan perolehan laba bersih konsolidasi Rp 2,08 triliun pada akhir 2016. Dalam keterangan resmi yang diterima KONTAN, Senin (20/2), manajemen CIMB NIaga menyebutkan, laba bersih 2016 melonjak sebesar 368,4% secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan laba bersih didukung oleh pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang meningkat 6,2%. Selain itu, CIMB Niaga juga mencatatkan penurunan pada biaya pencadangan sebesar 7,2% yoy. “Kami secara konsisten mampu mencatatkan pendapatan yang positif dan meningkat sebagaimana terlihat dari kenaikan NII dan NoII, cost to income ratio juga membaik berada di bawah level 49%, didukung oleh pengetatan biaya operasional dan peningkatan produktivitas,” ujar Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M. Siahaan, Senin (20/2). Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp 241,57 triliun per 31 Desember 2016, tumbuh tipis sebesar 1,1% secara yoy. Lalu, jumlah kredit yang disalurkan juga naik tipis 1,6% yoy menjadi Rp 180,16 triliun per 31 Desember 2016. Dari total penyaluran kredit tersebut, kredit konsumer tercatatkan mencapai Rp 51,42 triliun atau 29% dari total kredit. Diikuti kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mencapai Rp 34,51 triliun atau 19% dari kredit. Adapun, sisanya berasal dari wholesale banking, yang terdiri dari kredit korporasi sebesar Rp 61,01 triliun (34%) serta kredit komersial sebesar Rp 33,22 triliun (18%). Sementara, total penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 180,57 triliun, meningkat 1,1% yoy per 31 Desember 2016. Capaian ini didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 9,9%, menghasilkan kenaikan rasio CASA sebesar 403 basis point (bps) menjadi 50,84% secara tahunan. Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat sebesar 98,38% per akhir Desember 2016, turun dibandingkan posisi 97,98% pada periode yang sama tahun lalu. Sementara dari rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) bank berkode emiten BNGA ini tercatat sebesar 17,96% per 31 Desember 2016, meningkat 168 bps yoy dari periode yang sama tahun lalu. (Kontan)
OCBC NISP akan jaga NIM di level 4%. PT Bank OCBC NISP Tbk akan menjaga margin bunga bersih alias net interest margin (NIM) di angka 4%, atau tidak turun jauh dari realisasi tahun lalu. Sebagai gambaran, pada 2016, rasio NIM bank berkode emiten NISP tersebut sebesar 4,6%. Pencapaian NIM tersebut salah satunya didorong pendapatan bunga bersih yang naik sebesar 22% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 5,39 triliun. Untuk itu, Parwati Surjaudaja, Direktur Utama OCBC NISP mengatakan, tahun ini, pihaknya ingin pendapatan bunga bersih bisa di atas pencapaian 2016. Selain menjaga pendapatan bunga bersih, kata Parwati, pihaknya juga akan menjaga dana murah alias CASA. "Dan mengoptimalkan komposisi penempatan dana," ujar Parwati, Senin (20/2). Sebab, semakin banyak dana murah akan mengurangi biaya dana. Dus, akan mengerek margin bunga bersih. Tahun lalu, OCBC membukukan dana murah sebesar 38% dari dana pihak ketiga (DPK). Dana murah ini utamanya berasal dari tabungan sebesar 19% dan giro 9%. (Kontan)
Laba bersih SMGR tahun lalu stagnan. Laju kinerja PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) tahun lalu tertahan. Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2016 SMGR, Senin (20/2), laba bersihnya tercatat Rp 4,52 triliun, sama seperti periode yang sama tahun sebelumnya. Tertahannya laba bersih ini sudah terlihat dari sisi top line emiten pelat merah tersebut. Pendapatan sepanjang 2016 tercatat Rp 26,13 triliun, turun 3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 26,95 triliun. Beban pokoknya juga tidak bergerak jauh. Masing-masing Rp 16,28 triliun pada 2016 dan Rp 16,30 triliun pada 2015. Namun, porsi beban terhadap pendapatannya membesar jadi 62% dari sebelumnya 60% seiring dengan penurunan pendapatan konsolidasi. Alhasil, laba kotor SMGR 2016 tercatat Rp 9,86 triliun. Angka ini turun 7% dibanding 2015, Rp 10,64 triliun. Dengan posisi seperti ini, ditambah dengan naik turunnya sejumlah pos keuangan, laba bersih SMGR cenderung stagnan. Dengan stagnannya laba bersih tersebut, maka laba per saham atau earning per share SMGR 2016 berada pada level yang sama pada 2015, yakni Rp 762 per saham. (Kontan)
Produksi BWPT meningkat 100% pada kuartal IV-2016. Sentimen positif kembali mengguyur PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). Setelah proses akuisisi yang hampir tuntas, kini sentimen positif berasal dari kinerja perseroan. Sepanjang kuartal IV 2016, produksi tandan buah segar (TBS) perseroan tercatat 166.000 ton. Angka ini melesat 100% dibanding produksi kuartal III-2016. Dengan tambahan angka itu, maka produksi BWPT sepanjang 2016 lalu mencapai 982.981 ton. Namun, angka ini masih lebih kecil dibanding realisasi produksi TBS periode 2015 yang mencapai 1,4 juta ton. Dengan adanya kenaikan produksi TBS itu, otomatis produksi CPO perseroan pun terangkat. Namun, manajemen belum bersedia merinci level produksi CPO perseroan. "Masih kami finalisasi angkanya," kata Deddy Setiadi, Corporate Secretary BWPT, Senin (20/2). Kenaikan produksi itu dipicu oleh kondisi tanaman sawit BWPT yang masih dalam usia produktif, rata-rata 7,4 tahun. Pada saat yang bersamaan, efek El-Nino pun mereda. Memang, sepanjang tahun lalu, produksi BWPT tertekan akibat efek anomali cuaca tersebut. Kuartal III-2016, produksi perseroan turun 14% year on year (yoy) menjadi 816.981 ton. Kondisi serupa juga dialami emiten CPO pada umumnya. Seiring dengan kenaikan produksi itu, BWPT juga terus melakukan perawatan maksimal atas seluruh tanaman sawitnya supaya produksi bisa menjadi lebih optimal tanpa adanya penambahan lahan tertanam. Lahan tertanam perseroan sebesar 150.000 hektar. Perawatan tersebut malah bisa membuat ada tambahan antara 1 ton-2 ton TBS per 1 hektar lahan. Belum berhenti sampai di situ. Optimalisasi produksi tersebut juga memberikan potensi adanya tambahan EBITDA 10% atau setara sekitar Rp 178,2 miliar. (Kontan)Stock Picks
3PGAS 2620‐2840.
Harga saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) saat ini bergerak bearish. Kemarin
harga sahamnya koreksi tutup di Rp2690. Ada peluang terjadinya rebound dengan support di Rp2620. Pe‐
laku pasar bisa mengakumulasi sahamnya secara bertahap. Target resisten terdekat di Rp2840. Sepanjang
sembilan bulan pertama 2016 lalu (9M16) pendapatan bersih tumbuh tipis 0,8% mencapai USD2,15 miliar
dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar USD2,14 miliar. Peningkatan pendapatan perseroan teru‐
tama diperoleh dari hasil kontribusi beroperasinya pipa transmisi gas bumi Kalija I yang dioperasikan PT
Kalimantan Jawa Gas dan hasil kontribusi penjualan gas dari sektor hulu melalui SEI. Selama periode 9M16
perseroan menyalurkan gas bumi sebesar 1595 MMSCFD, naik 2,5% dari 1556 MMSCFD periode yang sama
tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 793 MMSCFD dari distribusi gas naik dari 789 MMSCFD periode
yang sama tahun lalu. Sedangkan volume transmisi gas bumi sebesar 802 MMSCFD naik dari 767 MMSCFD
periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang sembilan bulan pertama 2016, infrastuktur pipa gas
perseroan bertambah sepanjang lebih dari 241 km dan saat ini mencapai lebih dari 7267 km atau setara
78% pipa gas bumi hilir nasional. EBITDA perseroan 9M16 tumbuh 4,42% mencapai USD641,51 juta ber‐
banding USD614,34 juta di periode yang sama 2015. Laba bersih 9M16 turun 21% (yoy) mencapai
USD241,99 juta berbanding USD306,32 juta. Turunnya laba bersih terutama disebabkan naiknya beban
pokok hingga 3,87%, beban keuangan naik 7,9% dan rugi kurs mencapai USD56,20 juta dibandingkan pe‐
riode yang sama 2015 yang menderita rugi kurs USD14,96 juta. Kondisi saat ini dimana dolar AS cenderung
menguat atas sejumlah mata uang asing akan menguntungkan perseroan. Pendapatan bersih perseroan
2016 lalu diperkirakan mencapai USD2,87 miliar atau turun 6,5% dibandingkan 2015 sebesar USD3,07 mil‐
iar. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai USD324,52 juta atau turun 19,11% dari tahun 2015 sebe‐
sar USD401,20 juta. Hal ini dikarenakan tertekannya marjin menjadi 11,3% dari 13% di 2015. EPS 2016
diperkirakan USD0,0134. Dengan kurs 1USD=Rp13350, EPS 2016 setara Rp178,7. Tahun ini, diperkirakan
pendapatan bersih naik 10% mencapai USD3,16 miliar. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai
USD426,47 juta atau naik 31,4%. Ini mencerminkan EPS proyeksi tahun ini sebesar USD0,017 atau setara
Rp227 dengan kurs 1USD=Rp13350. Sebelumnya diperkirakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan
dengan PE 14x (E/17) atau mencapai Rp3178. Buy on Weakness, SL 2550
4
Stock Picks
ASII 7900‐8300.
Harga saham Astra International Tbk (ASII) kemarin berhasil rebound, tekanan jual
tertahan di support Rp7900. Harga sahamnya tutup di Rp7950. Peluang rebound lanjutan akan menguji
kisaran resisten di Rp8200 hingga Rp8300. Pendapatan usaha perseroan tahun lalu diperkirakan Rp182,29
triliun turun 1,03% (yoy) dari tahun sebelumnya Rp184,19 triliun. Sedangkan laba bersih diperkirakan
Rp16,03 triliun atau naik 10,86% (yoy) dari tahun sebelumnya Rp14,46 triliun. EPS 2016 lalu diperkirakan
Rp396. Sedangkan tahun ini dengan dukungan pemulihan daya beli masyarakat, likuiditas moneter lebih
longgar, rupiah menguat, dan kenaikan harga komoditas tambang dan perkebunan, maka pendapatan
usaha perseroan berpeluang tumbuh 7% mencapai Rp195,05 triliun. Sedangkan laba bersih berpeluang
tumbuh 15,56% (yoy) mencapai Rp18,53 triliun. EPS 2017 diperkirakan Rp457,7. Dalam kondisi pasar bullish
harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 20x atau mencapai Rp9150. Namun kondisi pasar
saat ini yang tengah konsolidasi membuat pergerakan harga sahamnya terbatas. Untuk jangka menengah
dan panjang pemodal bisa mengakumulasi sahamnya secara bertahap pada level supportnya. Sedangkan
untuk jangka pendek saat ini peluang penguatan akan menguji resisten di kisaran Rp8200 hingga Rp8300
sebagai area ambil untung. Trading Buy, SL 7800
5
Stock Picks
PTBA 10675‐11400.
Harga saham emiten batubara PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) kemarin
berhasil rebound setelah tekanan jual redah di support kuat di Rp10675. Harga sahamnya tutup di
Rp11100. Peluang rebound lanjutan akan menguji resisten di Rp11400 dengan pendekatan Fibonacci
Retracement (FR). Akhir Desember lalu harga sahamnya tutup di Rp12500. Harga batubara dunia yang
tengah melandai sejak awal Februari ini membuat pergerakan harga sahamnya cenderung koreksi. Saat ini
pemodal tengah menanti rilis laba 2016 perseroan. Penjualan bersih perseroan 2016 lalu diperkirakan
hanya mencapai Rp13,39 triliun turun 2,5% (yoy) dari 2015 sebesar Rp13,73 triliun. Sedangkan laba bersih
2016 diperkirakan hanya mencapai Rp1,45 triliun turun 28,63% dibandingkan 2015 sebesar Ro2,03 triliun.
EPS 2016 diperkirakan Rp630,58. Untuk proyeksi tahun ini diperkirakan penjualan berpeluang tumbuh 16%
mencapai Rp15,53 triliun dengan dukungan penguatan harga batubara dunia dan peningkatan volume
penjualan. Sedangkan laba bersih diperkirakan tumbuh 60% mencapai Rp2,33 triliun dengan EPS proyeksi
2017 sebesar Rp1011,22. Harga saham perseroan dalam kondisi pasar bullish berpeluang ditransaksikan
dengan PE tertinggi sekitar 14‐15x. Dengan PE 14x peluang harga sahamnya diperkirakan ke Rp14157. Dari
harga saat ini di Rp11100, ada ruang penguatan 27,5%. Maintain Buy, SL 10500
Selasa, 21 Februari 2017
Saham Pilihan
TLKM 3850-3950 Buy, SL 3770
BMRI 11100-11400 TB, SL 10800
MNCN 1500-1650 Buy, SL 1400
BMTR 550-600 Buy, SL 535
INCO 2700-2850 Buy, SL 2600
ADRO 1650-1750 Buy, SL 1600
RALS 1300-1380 Buy, SL 1290
Stock View
6
Selasa, 21 Februari 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5359.29 5371.25 5383.21 5349.17 5339.06
PERKEBUNAN AALI 15225 15,358.33 15,491.67 15,133.33 15,041.67 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 366 374.67 383.33 350.67 335.33 LSIP 1525 1,555.00 1,585.00 1,505.00 1,485.00 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2050 2,056.67 2,063.33 2,036.67 2,023.33 SIMP 515 516.67 518.33 511.67 508.33 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 51 53.33 55.67 49.33 47.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1695 1,706.67 1,718.33 1,676.67 1,658.33 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 380 386.00 392.00 368.00 356.00 DEWA 72 74.33 76.67 67.33 62.67 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2030 2,081.67 2,133.33 1,986.67 1,943.33 ITMG 15475 15,583.33 15,691.67 15,283.33 15,091.67 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 11100 11,225.00 11,350.00 10,850.00 10,600.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 760 770.00 780.00 750.00 740.00
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 135 141.67 148.33 125.67 116.33
ELSA 416 424.00 432.00 410.00 404.00 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.67 51.33 49.67 49.33
ESSA 1900 1,900.00 1,900.00 1,900.00 1,900.00
MEDC 2650 2,830.00 3,010.00 2,560.00 2,470.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 785 796.67 808.33 776.67 768.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2790 2,836.67 2,883.33 2,746.67 2,703.33 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 1045 1,053.33 1,061.67 1,038.33 1,031.67 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 15500 15,675.00 15,850.00 15,375.00 15,250.00 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 885 893.33 901.67 878.33 871.67 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9200 9,325.00 9,450.00 9,075.00 8,950.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 110 111.67 113.33 108.67 107.33 JPRS 143 143.67 144.33 141.67 140.33 KRAS 715 723.33 731.67 708.33 701.67 PAKAN TERNAK CPIN 3430 3,456.67 3,483.33 3,416.67 3,403.33 JPFA 1900 1,935.00 1,970.00 1,880.00 1,860.00 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 7950 7,991.67 8,033.33 7,891.67 7,833.33 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 1030 1,048.33 1,066.67 1,013.33 996.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8375 8,433.33 8,491.67 8,333.33 8,291.67 INDF 8125 8,191.67 8,258.33 8,016.67 7,908.33 MYOR 1890 1,900.00 1,910.00 1,875.00 1,860.00 ROTI 1525 1,528.33 1,531.67 1,523.33 1,521.67 GGRM 60500 60,991.66 61,483.33 60,216.66 59,933.33 INAF 2450 2,506.67 2,563.33 2,386.67 2,323.33 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 1920 1,983.33 2,046.67 1,883.33 1,846.67 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1460 1,468.33 1,476.67 1,453.33 1,446.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 224 226.67 229.33 222.67 221.33 ASRI 384 386.67 389.33 382.67 381.33 BKSL 103 106.33 109.67 97.33 91.67 BSDE 1890 1,906.67 1,923.33 1,871.67 1,853.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1080 1,083.33 1,086.67 1,073.33 1,066.67 CTRA 1370 1,390.00 1,410.00 1,360.00 1,350.00 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 73 76.00 79.00 70.00 67.00 KIJA 298 299.33 300.67 295.33 292.67 MDLN 322 326.00 330.00 320.00 318.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2180 2,216.67 2,253.33 2,156.67 2,133.33 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 126 133.33 140.67 117.33 108.67 PTPP 3590 3,623.33 3,656.67 3,563.33 3,536.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 560 565.00 570.00 555.00 550.00 TOTL 815 830.00 845.00 805.00 795.00 WIKA 2500 2,516.67 2,533.33 2,486.67 2,473.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2690 2,753.33 2,816.67 2,653.33 2,616.67 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61
JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1480 1,486.67 1,493.33 1,471.67 1,463.33 JSMR 4750 4,783.33 4,816.67 4,683.33 4,616.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3230 3,273.33 3,316.67 3,153.33 3,076.67 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6625 6,625.00 6,625.00 6,625.00 6,625.00 TLKM 3870 3,883.33 3,896.67 3,853.33 3,836.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 356 364.00 372.00 344.00 332.00 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 448 488.00 528.00 410.00 372.00 WINS 292 304.00 316.00 286.00 280.00 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 735 753.33 771.67 718.33 701.67 BANK BBCA 15450 15,566.67 15,683.33 15,366.67 15,283.33 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 605 611.67 618.33 601.67 598.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6275 6,316.67 6,358.33 6,216.67 6,158.33 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 11750 11,850.00 11,950.00 11,650.00 11,550.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2140 2,183.33 2,226.67 2,103.33 2,066.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4990 5,126.67 5,263.33 4,826.67 4,663.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2310 2,336.67 2,363.33 2,286.67 2,263.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 11275 11,333.33 11,391.67 11,158.33 11,041.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1115 1,138.33 1,161.67 1,083.33 1,051.67 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6125 6,366.67 6,608.33 5,991.67 5,858.33 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 332 333.33 334.67 331.33 330.67 UNTR 24425 24,766.67 25,108.33 24,016.67 23,608.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5600 5,750.00 5,900.00 5,500.00 5,400.00 RALS 1310 1,323.33 1,336.67 1,298.33 1,286.67
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1560 1,581.67 1,603.33 1,526.67 1,493.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 101 104.00 107.00 96.00 91.00
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta
PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.