• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pengaruh Satu Fasa Terbuka Terhadap Kinerja dan Temperatur Motor Sinkron Tiga Fasa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Pengaruh Satu Fasa Terbuka Terhadap Kinerja dan Temperatur Motor Sinkron Tiga Fasa"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

ANALISIS PENGARUH SATU FASA TERBUKA TERHADAP KINERJA DAN TEMPERATUR MOTOR SINKRON TIGA FASA

Diajukan untuk memenuhi persyaratan

menyelesaikan pendidikan sarjana (S-1) pada

Departemen Teknik Elektro Sub konsentrasi Teknik Energi Listrik

Oleh

RYAN PRATAMA SIREGAR NIM : 130402006

DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

ABSTRAK

Dikatakan motor sinkron karena putaran medan pada stator (medan putar)

dan putaran rotor sinkron. Biasanya motor sinkron ini digunakan untuk memutar

beban yang membutuhkan kecepatan yang tetap atau konstan. Kehilangan satu

phasa yang menyuplai motor sinkron tiga fasa akan berpengaruh terhadap efisiensi

jika dibebani oleh generator induksi serta mengakibatkan pemanasan yang berlebih

pada motor sinkron tersebut. Hal ini dikarenakan adanya arus yang berlebih pada

salah satu phasa yang menyuplai motor sinkron tersebut sehingga terjadi

pemanasan yang berlebih pada kumparannya. Hal ini tentunya akan menimbulkan

pengaruh terhadap motor sinkron tiga fasa.

(3)

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha

Penyayang. Segala Puji bagi Allah SWT atas limpahan nikmat, berkat dan

ridho-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul:

Analisis Pengaruh Satu Fasa Terbuka Terhadap Kinerja dan Temperatur Motor Sinkron Tiga Fasa

Skripsi ini penulis persembahkan kepada Ibunda dan Ayahanda tercinta dan

Adik tersayang yang senantiasa mencurahkan kasih sayang dan doa yang tiada

terhitung kepada penulis serta selalu membantu dan memberikan semangat kepada

penulis untuk segera menyelesaikan skripsi ini.

Skripsi ini merupakan bagian dari kurikulum yang harus diselesaikan untuk

memenuhi persyaratan menyelesaikan pendidikan Sarjana Strata Satu di

Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.

Selama masa kuliah sampai penyelesaian skripsi ini, penulis juga banyak

mendapat dukungan, bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis

ingin meyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. Bapak Ir. Syamsul Amien, M.S, selaku dosen Pembimbing skripsi serta Kepala

Laboratorium Konversi Energi Listrik yang telah banyak meluangkan waktu

dan pikirannya untuk selalu memberikan bantuan, bimbingan, dan pengarahan

(4)

2. Bapak Ir. Surya Tarmizi Kasim, M.Si selaku dosen pembimbing akademik dan

dosen Penguji skripsi yang telah banyak memberikan arahan selama masa

perkuliahan dan masukan demi perbaikan skripsi ini.

3. Bapak Drs. Hasdari Helmi Rangkuti, MT selaku dosen Penguji skripsi yang

telah banyak memberikan masukan demi perbaikan skripsi ini dan telah banyak

memotivasi selama masa perkuliahan.

4. Bapak Dr. Ir. Fahmi, M.Sc, IPM selaku Ketua Departemen Teknik Elektro

FT-USU, dan Bapak Ir. Arman Sani, MT selaku Sekretaris Departemen Teknik

Elektro FT-USU.

5. Seluruh Staf Pengajar dan Pegawai di Departemen Teknik Elektro FT-USU.

6. Sahabat Tercinta ONLY US, Aidil, Alvi, Dona, Faisal, Hanafi, Fachry, Kemal

yang telah banyak memberikan kritik, saran, dukungan, dan inspirasi selama

penulis menjalani masa perkuliahan.

7. Seluruh kawan-kawan 2013 yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

8. Laboran dan Rekan Laboratorium Konversi Energi Listrik Om Roy, Bg Wira,

Bg Gading, Bg Sahrul, bang Zein, bang Aspar, bang Jaka, Ade, Fajri, Wahyu,

Teguh yang selalu membantu dan tidak bosan-bosannya membagikan

pengalaman selama masa perkuliahan.

9. Seluruh pihak yang juga berperan dan tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu

yang telah membantu penulis baik secara langsung maupun tidak langsung

(5)

Penulis menyadari bahwa dalam penulis skripsi ini masih belum sempurna

karena masih terdapat banyak kekurangan baik dari segi isi maupun susunan

bahasanya. Saran dan kritik dari pembaca dengan tujuan menyempurnakan dan

mengembangkan kajian dalam bidang ini sangat penulis harapkan. Akhir kata,

penulis berharap semoga penulisan skripsi ini dapat berguna bagi kita semua dan

hanya kepada Allah SWT-lah penulis menyerahkan diri.

Medan, 15 Mei 2017 Penulis

(6)

DAFTAR ISI

2.2 Konstruksi Motor Sinkron Tiga Fasa ... 6

2.3 Prinsip Kerja Motor Sinkron Tiga Fasa ... 9

2.4 Rangkaian Ekivalen Motor Sinkron ... 13

2.5 Metode Starting Motor Sinkron ... 17

2.5.1 Starting Dengan Penggerak Mula ... 18

2.5.2 Starting Dengan Mereduksi Frekuensi ... 19

2.5.3 Starting Dengan Kumparan Peredam ... 20

2.6 Teori Suplai Tegangan Lepas Satu Fasa ... 20

2.7 Metode Menentukan Temperatur Motor Sinkron ... 23

BAB III ... 25

3.1 Tempat dan Waktu ... 25

3.2 Peralatan yang Digunakan ... 25

(7)

3.5 Pelaksanaan Penelitian ... 31

3.5.1 Proses Pengumpulan Data ... 31

3.5.2 Melakukan Analisa Data ... 31

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 32

4.1 Umum ... 32

4.2 Data Percobaan ... 33

4.2.1 Motor Sinkron Tiga Fasa dengan Suplai Tegangan Fasa Lengkap ... 33

4.2.2 Motor Sinkron Tiga Fasa dalam Keadaan Suplai Lepas Satu Fasa... 34

4.3 Analisa Data ... 37

4.3.1 Motor Sinkron Tiga Fasa Dengan Suplai Tegangan Fasa Lengkap ... 38

4.3.2 Motor sinkron tiga fasa dengan lepas suplai satu fasa ... 42

BAB V ... 59

KESIMPULAN DAN SARAN ... 59

5.1 Kesimpulan ... 59

5.2 Saran ... 60

(8)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 Konstruksi Motor Sinkron ... 6

Gambar 2. 2 Rotor (a) Salient (b) non-Salient ... 7

Gambar 2. 3 Kumparan a-a, b-b, c-c ... 9

Gambar 2. 4 Distribusi ia, ib, ic sebagai fungsi waktu ... 10

Gambar 2. 5 Arah Fluks Secara Vektoris... 10

Gambar 2. 6 Diagram medan magnet motor sinkron ... 12

Gambar 2. 7 Kedudukan kutub rotor terhadap kutub khayal pada saat motor berbeban ... 13

Gambar 2. 8 Rangkaian ekuivalen motor sinkron 3 fasa ... 14

Gambar 2. 9Rangkaian ekuivalen motor sinkron per fasanya ... 15

Gambar 2. 10 Diagram Fasor Motor Sinkron Dengan Faktor Daya Unity ... 15

Gambar 2. 11 Diagram Fasor Motor Sinkron Dengan Faktor Daya Leading ... 16

Gambar 2. 12 Diagram Fasor Motor Sinkron Dengan Faktor Daya Lagging ... 16

Gambar 2. 13 Diagram Fasor Yang Disederhanakan Dengan RA Diabaikan ... 17

Gambar 2. 14 diagram vector tegangan seimbang; diagram vector tegangan tidak seimbang ... 21

Gambar 2. 15 Diagram vector urutan positif (i) ; diagram vector urutan negatif (ii); diagram vector urutan nol (iii) ... 22

Gambar 2. 16 Kurva penurunan rating motor sinkron (NEMA) ... 23

Gambar 3. 1 Rangkaian pecobaan pengukuran dengan thermometer infrared…..27

Gambar 3. 2 Rangkaian pecobaan pengukuran dengan mengukur tahanan motor………..28

Gambar 3. 3 Diagram alur percobaan ... 31

Gambar 4. 1 Grafik temperatur vs menit untuk motor sinkron tiga fasa suplai tegangan seimbang fasa sehat menggunakan thermometer infrared………..41

Gambar 4. 2 Grafik temperatur vs menit untuk motor sinkron tiga fasa suplai tegangan seimbang fasa sehat menggunakan metode pengukuran resistansi ... 42

(9)
(10)

DAFTAR TABEL

Tabel 3. 1 Spesifikasi Motor Sinkron ... 25 Tabel 4. 1 Data hasil pengukuran suhu dengan thermometer infrared ... 33 Tabel 4. 2 Data hasil percobaan DC test pada motor sinkron tiga fasa ... 34 Tabel 4. 3 Data hasil pengukuran suhu dalam keadaan suplai lepas satu fasa menggunakan thermometer infrared ... 35 Tabel 4. 4 Data hasil pengukuran DC test dalam keadaan suplai lepas satu fasa

(fasaR)………35

Tabel 4. 5 Data hasil pengukuran thermometer infrared dalam keadaan suplai tegangan fasa lengkap motor dibebani R= 50Ω……….35 Tabel 4. 6 Data hasil pengukuran dc test dalam keadaan suplai tegangan fasa lengkap dengan motor dibebani R = 50Ω………..36 Tabel 4. 7 Data hasil pengukuran thermometer infrared dalam keadaan suplai tegangan lepas satu fasa ( fasa R) dengan motor dibebani R = 50Ω... 37 Tabel 4. 8 Data hasil pengukuran dc test dalam keadaan suplai lepas satu fasa (fasa R) dengan motor dibebani R = 50Ω. ... 37 Tabel 4. 9 Data hasil perhitungan suhu motor sinkron tiga fasa tegangan seimbang menggunakan metode pengukuran resistansi ... 40 Tabel 4. 10 Data hasil perhitungan suhu motor sinkron tiga fasa dengan lepas suplai satu fasa (fasa R) menggunakan metode pengukuran resistansi ... 44 Tabel 4. 11 Data hasil perhitungan suhu motor sinkron tiga fasa dalam keadaan suplai fasa lengkap dengan keadaan berbeban ... 48 Tabel 4. 12 Data hasil perhitungan efisiensi motor sinkron tiga fasa keadaan tegangan fasa lengkap dalam keadaan motor dibebani R = 50Ω ... 51 Tabel 4. 13 Data hasil perhitungan suhu motor sinkron tiga fasa dalam keadaan ... lepas suplai satu fasa (fasa R) menggunakan metode pengukuran resistansi

keadaan berbeban……… .53

(11)

Tabel 4. 16 Perbandingan waktu dengan efisiensi lepas suplai tegangan satu fasa

Referensi

Dokumen terkait

Gambar 4.3 Grafik temperatur generator sinkron tiga phasa beban resistif tidak seimbang menggunakan thermometer infrared

monitoring motor sinkron tiga fasa terhadap gangguan tegangan lebih, tegangan kurang, tegangan fasa hilang, arus lebih, beban lebih, kecepatan lebih, panas

Data Percobaan Pengaruh Suplai variasi Tegangan Kerja Terhadap Kinerja (putaran-torsi) Motor Induksi 3 Fasa Rotor Belitan... Hasil analisis data pengaruh suplai

Metode yang digunakan untuk mencari nilai temperatur motor sinkron ialah dengan menggunakan thermometer infrared dan menggunakan pengukuran resistansi stator

Gambar 4.10 Kurva Perbandingan Pengaturan Tegangan Generator Sinkron Hubung Wye dan Hubung Delta Beban Pada Saat Beban Tidak Seimbang. Dari grafik perbandingan pengaturan

Bagaimana kondisi panas motor induksi tiga fasa dalam kondisi tegangan tidak seimbang dua fasa dengan mengukur menggunakan thermometer infrared.. Bagaimana kondisi

Dari perhitungan diatas dapat ditentukan bahwa kenaikan temperatur motor induksi tiga phasa suplai tegangan tidak seimbang 2% dan 4% pengukuran suhu menggunakan

2 Grafik Suhu vs menit untuk motor induksi saat pengereman dengan suplai tegangan nominal (normal) pengukuran suhu menggunakan metode pengukuran resistansi... 3 Grafik Suhu