• Tidak ada hasil yang ditemukan

affa3 modul kewirausahaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "affa3 modul kewirausahaan"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

Bab I

Kewirausahaan Dalam Milenium Baru Wirausaha (entepreneur) :

o Seseorang yang memulai dan atau mengoperasikan bisnis/pendiri perusahaan/pemilik/manajer yang aktif/anggota generasi kedua dari pemilik/manajer yang membeli hak kepemilikan perusahaan kecuali bukan manajer yang dipekerjakan

o Seorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya sistem ekonomi perusahaan yang bebas.

o Sebagian besar pendorong perubahan, inovasi, kemajuan datang dari wirausaha yaitu orang-orang yang mempunyai kemampuan mengambil resiko dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Imbalan dan Tantangan Berwirausaha

Tiap orang tertarik pada kewirausahaan karena adanya berbagai imbalan yang kuat :

Imbalan berupa laba :

Wirausaha mengharap hasil yang tidak hanya mengganti kerugian waktu dan uang yang mereka investasikan, tapi juga memberikan imbalan yang pantas bagi resiko dan inisiatif yang mereka ambil dalam mengoperasikan bisnis mereka sendiri.

Imbalan berupa kebebasan :

(2)

Imbalan berupa kepuasan menjalani hidup :

Wirausaha sering menyatakan kepuasan yang mereka dapatkan dalam menjalankan bisnisnya sendiri, pekerjaaan yang mereka lakukan merupakan keceriaan, kenikmatan mungkin karena kebebasannya.

Tantangan Berwirausaha :

o Kebutuhan untuk kerja keras, menginvestasikan lebih banyak waktu dan tenaga, tekanan emosional.

o Resiko kemungkinan gagal karena tidak ada jaminan kesuksesan.

Siapakah wirausaha itu?

o Stereotip umum seperti tingginya kebutuhan yang ingin dipenuhi, keinginan untuk mengambil resiko yang moderat, percaya diri yang kuat, kemauan berbisnis.

o Orang yang mempunyai tingkat kebutuhan keberhasilan tinggi, senang bersaing dengan standar keunggulan dan memilih untuk bertanggung jawab atas tugas yang dibebankan padanya

o Mc Clelland menemukan orang dengan kebutuhan tinggi akan keberhasilan memiliki kecenderungan untuk mengambil resiko yang moderat yaitu resiko yang hasilnya akan dapat dikendalikan mereka.

o Orang yang mempunyai pengendalian yang disebut Internal locus of control yaitu kepercayaan bahwa kesuksesan seseorang tergantung pada usahanya sendiri.

o Mempunyai keinginan kuat untuk berbisnis.

Wirausaha dapat diklasifikasikan menjadi :

1. Founders (pendiri perusahaan) dipertimbangkan sebagai wirausaha murni seperti investor yang memulai bisnis berdasarkan barang dan jasa yang baru atau sudah diimprovisasi, mungkin juga artisan (pekerja tangan) yang mengembangkan keahliannya dan kemudian memulai bisnisnya.

2. General manajer adalah yang mengepalai operasi perusahaan didalam menjalankan bisnisnya.

3. Franschisee adalah seorang wirausaha yang kekuasaannya dibatasi oleh hubungan kontrak kerja dengan organisasi pemberi franchise.

Jenis Wirausaha :

(3)

Wirausaha Oportunistis, adalah seseorang yang memulai suatu bisnis dengan keahlian manajemen yang rumit dan pengetahuan teknis.

Tim Wirausaha

Adalah dua orang atau lebih yang bekerja bersama, contoh seorang ahli manufactur digabungkan dengan ahli pemasaran sehingga berbagai pengalaman penting untuk mempertajam bisnis baru yang berteknologi tinggi akan tercapai.

Pembagian Skala Bisnis, perusahaan dibagi dengan kategori sebagai berikut :

1. Marginal Firms adalah perusahaan kecil yang memberikan laba minimal bagi pemiliknya.

2. Attractive Small Firms (perusahaan kecil yang menarik) adalah perusahaan kecil yang memberikan laba yang besar bagi pemiliknya. 3. High Potential Ventures (perusahaan yang berpotensi tinggi) adalah

perusahaan kecil yang memiliki prospek pertumbuhan yang besar.

Tantangan Bisnis Berskala Kecil

1. Pertumbuhan superstore

2. Perluasan teknologi informasi dan internet 3. Timbulnya perekonomian global

3 Sarana yang kompetitif bagi wirausaha :

1. Tujuan konsumen, jika mereka mampu menghasilkan produk yang diinginkan konsumen.

2. Integritas dan tanggung jawab, yaitu dapat meningkatkan kualitas produksi dan pelayanan jasa yang memuaskan bagi konsumen.

3. Inovasi, Memperkenalkan produk baru atau cara baru dalam menjalankan bisnis.

Beberapa peluang dalam dunia usaha untuk meraih keberhasilan :

1. Membuka bisnis keluarga 2. Membuka bisnis

3. Membuka bisnis baru

4. Membeli bisnis yang sudah ada

(4)

Beberapa jenis Pemberontak :

1. Pemberontak, adalah seseorang yang menjadi wirausaha muda agar bisa lepas dari situasi yang tidak diinginkan.

2. Pemberontak asing, adalah seseorang yang meninggalkan negaranya dan menjadi wirausaha muda dinegara lain.

3. Pemberontak yang terkoordinasi, adalah seseorang yang meninggalkan bisnis berskala besar untuk memulai bisnis barunya.

Keadaan Memaksa

(5)

Bab 2

Kesempatan Bisnis Keluarga Apakah Bisnis Keluarga itu ?

 Sebuah bisnis dengan karakteristik dengan kepemilikan atau keterlibatan dari dua orang atau lebih anggota keluarga yang sama dalam kehidupan dan fungsi bisnisnya. Lingkup dan luas keterlibatan tersebut bervariasi dalam beberapa perusahaan.

 Bisnis dimana perusahaan tersebut dialihkan dari satu generasi ke generasi lainnnya.

 Sebuah perusahaan yang anggota keluarganya secara langsung terlibat di dalam kepemilikan dan atau jabatan/fungsi.

Ciri bisnis keluarga:

 Memelihara nilai kemanusiaan di tempat kerja, artinya menunjukkan perhatian yang lebih tinggi daripada perusahaan non keluarga.

 Memfokuskan pada perhatian jangka panjang sehingga manajer keluarga dapat mengambil pandangan jangka panjang dibanding manajer perusahaan yang dinilai hasilnya tiap tahun.

 Memberikan kualitas dan nilai yang lebih pada konsumen karena memelihara reputasi keluarga.

Budaya Perusahaan :

 Nilai-nilai utama pendiri perusahaan yang mungkin menjadi bagian dari budaya bisnis keluarga.

 Pola perilaku dan keyakinan yang membentuk karakteristik perusahaan.

 Contoh : seorang pendiri yang mengelola kebutuhan konsumen dengan cara tertentu dan membuat prinsip yang harus diikuti dalam melayani konsumen pada perusahaan baru.

Konfigurasi keluarga dalam bisnis keluarga :

Dalam tahap awal sebuah bisnis keluarga menurut W Gibb Dryer, Jr. konfigurasi budaya adalah pola bisnis paternalistis, pola keluarga patriakal, dan dewan direksi yang disetujui (pola pemerintah), yang pendirinya merupakan kepala suku yang tidak diperdebatkan, sehingga dewan secara otomatis mendukung keputusan pemilik.

(6)

 Bertambahnya usia dari pendiri dan kedewasaan anak dari pendiri perusahaan cenderung melemahkan budaya keluarga patriakal yang mempunyai satu sumber otoritas dominan yaitu orangtua selalu mengetahui yang terbaik.

 Perubahan kepemimpinan akan memperkenalkan atau membawa perubahan pada metode operasi tradisionalnya.

Peran keluarga dan hubungannya :

Para wirausaha yang mempunyai anak-anak, secara tipikal memikirkan waktu pengalihan bisnis pada generasi berikutnya, perhatian pada proses pengalihan adalah sbb:

 Apakah anak saya mempunyai tingkah laku dan kemampuan yang diperlukan bagi kepemimpinan bisnis.

 Bagaimana mendorong mereka agar memiliki ketertarikan dalam bisnis.

 Jenis pendidikan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk mempersiapkan kepemimpinannya.

 Kapan harus mulai ikut operasi perusahaan dan mempromosikannya.

 Bagaimana menghindari sistim pilih kasih dalam mengelola dan mengembangkan anak saya.

 Bagaimana saya mencegah hubungan bisnis yang tidak merusak atau menghancurkan hubungan orang tua anak.

Kebutuhan akan manajemen yang baik bagi bisnis Keluarga

Praktik terbaik diperkenalkan oleh John L. Ward profesor dari Loyola University Chicago, praktik tersebut antara lain :

1 Rangsanglah pemikiran dan pemahaman strategi baru. 2 Rekrut dan pertahankan manajer non keluarga yang baik. 3 Ciptakan organisasi yang fleksibel dan inovatif.

4 Ciptakan dan lindungi modal.

5 Siapkan pengganti tumpuk kepemimpinan.

6 Eksploitasi kelebihan yang unik dari kepemilikan keluarga.

Karyawan Nonkeluarga dalam Perusahaan Keluarga.

Para karyawan yang bukan anggota keluarga masih dipengaruhi pertimbangan keluarga. Dalam beberapa kasus, kesempatan mereka untuk promosi dipersempit dengan hadirnya anggota keluarga yang memiliki jalur dalam.

(7)

Berkumpulnya anggota keluarga, biasanya di lokasi yang jauh untuk mendiskusikan bisnis keluarga.

Dewan Keluarga :

Sekumpulan anggota keluarga yang terorganisir yang berkumpul secara periodik untuk mendiskusikan masalah keluarga yang berhubungan dengan bisnis.

Proses Suksesi Kepemimpinan

Bisnis akan tergantung kualitas bakat kepemimpinan yang ada. Jika bakat yang ada tidak mencukupi sang pemilik harus menggunakan pemimpin dari luar keluarga atau menambah bakat keluarga untuk menghindari penurunan perusahaan jika dipimpin oleh generasi kedua atau ketiga.

Tahap-tahap proses suksesi :

1 Tahap Prabisnis misalnya seorang anak menemani orangtuanya ke kantor, gudang , atau toko, atau bermain dengan peralatan yang terkait dengan bisnis. Tidak ada rencana formal untuk mempersiapkan anak dalam memasuki bisnis pada tahap awal ini, hanya semata-mata membentuk fondasi bagi tahap lebih lanjut dari proses yang terjadi di tahun selanjutnya.

2 Tahap Pengenalan

Dalam anggota keluarga secara perlahan-lahan memperkenalkan anak pada orang-orang tertentu yang berkaitan secara langsung maupun tidak dengan perusahaan dan aspek bisnis lainnya.

3 Tahap Pengenalan Fungsi

Calon pengganti mulai mengembangkan pengalamannya dengan beberapa orang penting yang bekerja diperusahaan. Contoh: menjadi karyawan paruh waktu selama liburan atau seusai sekolah.

4 Tahap Pelaksanaan Fungsi

Dimulai ketika calon pengganti tersebut menjadi karyawan tetap sesuai dengan pendidikan formalnya.

5 Tahap Pengembangan Fungsi

Begitu pengganti yang berpotensi tersebut memikul tugas sebagai pengamat, tingkat ini melibatkan pengarahan kerja orang lain, tapi tidak mengelola keseluruhan perusahaan.

6 Tahap Pergantian Awal

(8)

7 Tahap Kedewasaan Pengganti

Ketika proses transisi dilengkapi, pengganti tersebut memimpin perusahaan sesuai dengan jabatan yang ada padanya. Dalam beberapa kasus hal ini tidak akan terjadi sampai pemimpin sebelumnya meninggal.

Dalam skenario terbaik dimulai dua atau tiga tahun setelah pengganti tersebut mendapat jabatan

(9)

Bab 3 Franchise Arti kata Franchising

Suatu sistem pemasaran yang berkisar pada perjanjian sah antar dua pihak yang salah satunya (franchisee) diberi hak istimewa untuk menjalankan bisnis sebagai pemilik pribadi, tapi dengan syarat perusahaan dijalankan menurut metode dan terminologi yang dispesifikasikan oleh pihak yang lain (franchisor).

Macam-macam Istilah Franchise :

Franchisee, wirausaha yang kekuatannya dibatasi oleh hubungan kontrak dengan organisasi franchising.

Franchisor , pihak dalam kontrak yang memberikan metode/terminologi yang harus diikuti oleh franchisee.

Franchising produk dan merek, hubungan franchise yang memberikan hak untuk menggunakan produk atau merek yang telah dikenal luas.

Franchising format, sebuah perjanjian yang karenanya franchisee mendapatkan keseluruhan sistem pemasaran dan petunjuk yang dijalankan dari franchisor.

Master License (penerima ijin utama), perusahaan atau pribadi yang bertindak sebagai agen penjual dengan tanggung jawab untuk menemukan franchisee baru dalam daerah yang telah ditentukan.

Multiple unit ownership (kepemilikan unit berganda), situasi dimana franchisee memiliki lebih dari satu franchisee dari perusahaan yang sama.

Pengembang Areal, pribadi atau perusahaan yang mendapat hak resmi untuk membuka beberapa gerai franchise di dalam areal yang ditentukan.

Piggyback franchising, pelaksanaan franchise retail yang melibatkan fasilitas fisik yang diberikan oleh pemilik tokonya.

Kelebihan Usaha Franchise :

Probabilitas kesuksesannya, kegagalannya sulit ditemukan dan dievaluasi, tetapi kesuksesan franchise lebih rendah dibandingkan dengan bisnis non franchise.

(10)

Pelatihan yang diterima franchisor sangat berguna, yang meliputi prosedur pengoperasian, penyimpanan catatan, pengendalian persediaan, asuransi, hubungan kemanusiaan.

Bantuan keuangan, franchisee dapat memperbesar kesempatannya untuk mendapat bantuan keuangan. Contoh : penjadwalan pembayaran.

Keuntungan Operasi, kebanyakan barang atau jasa franchise dikenal dan diterima secara luas, dan hak para franchisee untuk menggunakan merek atau logo milik franchisor yang telah dipromosikan secara nasional.

Kekurangan Franchising

Biaya franchising yang meliputi :

Upah awal yaitu total biaya franchise dimulai.

Kas yang diinvestasikan untuk menyewa atau membangun gerai dan melengkapinya dengan peralatan lainnya, juga premi asuransi, dan beban permulaaan lainnya yang harus dibayar. Sering direkomendasikan harus menyediakan biaya untuk darurat selama 6 bulan.

Pembayaran royalti yang dibayar kepada franchisor berdasarkan pendapatan kotor secara berkelanjutan, contoh Mc Donald sebesar 4 % + biaya sewa bulanan/ atau % sewa dari penjualan bulanan.

Pembatasan pengoperasian bisnis, seperti tingkat pengendalian yang mungkin tidak menyenangkan bagi seorang wirausaha yang mencintai kebebasan, kontrak franchise yang ekstrem, melibatkan detail yang banyak dan tidak penting, dan para wirausaha berposisi sebagi pelaku bisnis yang kebebasannya hanya setengah.

Informasi untuk menyeleksi dan menginvestigasi franchise yang potensial :

Kebebasan dari pihak ketiga dan sumber informasi, Komisi perdagangan federal menerbitkan buku Pegangan kesempatan Ber-Franchise yang merupakan petunjuk yang berguna, juga daftar franchisor yang Komprehensif dapat ditemukan di Petunjuk Kesempatan Ber-franchise yang diterbitkan Asosiasi Franchise Internasional yang merupakan asosiasi yang sangat selektif sehingga tidak semua franchisor yang mendaftar diterima.

(11)

Franchisee yang ada sekarang maupun sebelumnya

Alasan wirausaha menjadi seorang franchisor daripada mengoperasikan sebuah perusahaan yang memiliki gerai.Ada minimal 3 alasan :

1 Pengurangan persyaratan modal, Franschise memungkinkan sebuah perusahaan untuk memperluas usahanya tanpa mencairkan modalnya. 2 Meningkatkan motivasi dalam manajemen, frachisee sebagi pemilik

sangat termotivasi karena insentif laba dan minat akan hak-hak mereka didalam bisnis tersebut. Sejak franchisee didesentralisasikan franchisor tidak terpengaruh oleh usaha pengorganisasian tenaga kerja tetapi lebih banyak ke franchisee.

3 Kecepatan ekspansi perusahaan, Franchisee menjadikan bisnis memasuki pasar lebih cepat daripada perusahaan menggunakan modalnya sendiri.

Kekurangan franchisee dari sudut pandang franchisor :

Pengurangan pengendalian oleh seorang franchisor atas bisnisnya berkurang karena franchisee bukan karyawan , ini adalah permasalahan besar bagi seorang franchisor.

Pembagian laba, hanya bagian tertentu yang menjadi bagian franchisor.

Banyak biaya operasi yang berhubungan dengan franchisee seperti biaya jasa hukum dan akuntan bila dibanding dengan organisasi yang tersentralisasi.

Memahami Hubungan Franchisor/Franchisee

Franchisor yang memiliki reputasi menyatakan dengan tegas bahwa franchisee harus berkonsultasi hukum terlebih dahulu sebelum menandatangani perjanjian. Seorang pengacara dapat mengantisipasi sedikit masalah dan mencatat adanya ketentuan yang tidak disukai dari kontrak tersebut.

Selain itu franchisee harus mendiskusikan proposal franchisenya dengan seorang bankir, bersama akuntan meneliti laporan proyeksi penjualan milik franchisor, biaya operasi dan pendapatan bersihnya, membantu mengevaluasi kualitas estimasi dan menemukan proyeksi yang mungkin tidak dapat dihasilkan.

Menurut majalah Entepreneur menganjurkan 10 tanda peringatan bagi franchise :

(12)

memeriksa laporan keuangan pada dokumen yang ditawarkan/mengaudit.

2. Adanya Paksaan. Mereka membuat anda merasa menjadi pemimpi yang tidak berharga dan ragu-ragu jika anda tidak segera mengambil tindakan. Pemecahannya : gunakan waktu untuk mengenali desakannya yang menggunakan teknik penutupan penjualan yang kasar.

3. Transaksi dibayar tunai. Sebuah petunjuk nyata bahwa suatu perusahaan dalam kesulitan jika ia mengunginkan uang tunai dan kita tidak dapat menghentikan pembayaran. Pemecahan : melakukan pemeriksaan pada perusahaan.

4. Kesombongan. Berpikir akan hal-hal besar, anda dapat bergabung dengan tingkatan orang-orang yang benar-benar menghasilkan banyak uang. Pemecahannya : tulislah rencana bisnis anda dan buatlah serealistis mungkin.

5. Tipuan Registrasi . Jika anda berada di suatu negara yang mengharuskan registrasi franchise dan perusahaan tidak mendaftar, cari alasannya karena ada perusahaan yang dibebaskan dari kewajiban mendaftar.

6. Franchisor yang bermodal sedikit. Periksa laporan keuangannya jika permodalannya terlalu sedikit dan mempunyai harga bersih yang negatif , maka investasi ini terlalu beresiko.

(13)

BAB 4

MEMULAI DAN MENCARI KESEMPATAN Beberapa alasan untuk memulai bisnis :

1. Menampilkan penemuan terbaru (barang/jasa)

2. Mengambil keuntungan dari lokasi, peralatan, produk, layanan, pekerjaan, pemasok, dan bankir yang ideal

3. Menciptakan image baru

Jenis-jenis ide untuk memulai usaha:

Ide jenis A Ide Jenis B Ide Jenis C

Penyediaaan barang atau

Sumber ide awal pendirian usaha:  Pengalaman pribadi

 Minat

 Penemuan tidak sengaja

 Pencarian ide

Mengidentifikasi dan Mengevaluasi Kesempatan Investasi :

Persyaratan dasar bahwa sebuah ide bisnis baru adalah kesempatan investasi yang baik:

 Harus ada kebutuhan pasar dan waktunya tepat

 Harus mencapai tenggang waktu atau keuntungan bertahan yang

 Harus tidak ada kesalahan total dalam usaha tersebut

Menyaring ide Awal

(14)
(15)

MEMBELI BISNIS YANG SUDAH ADA

Alasan membeli bisnis yang sudah ada :

 Mengurangi ketidaktentuan dan ketidaktahuan dalam memulai sebuah bisnis

 Hanya tinggal mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan pemasok

 Untuk mendapatkan usaha dengan biaya yang lebih rendah daripada memulai bisnis baru

Menyelidiki dan Mengevaluasi Bisnis yang Ada

Pembeli perlu mendapatkan informasi bisnis melalui :  Pengamatan pribadi

 Diskusi dengan penjual

 Pemasok

 Bankir

 Pegawai

 Pelanggan bisnis

 Pendapat profesional/para ahli dari luar (mis. Akuntan, pengacara)

 Orang lain yang mempunyai pengalaman bisnis yang sama

MENYELIDIKI MENGAPA BISNIS TERSEBUT DIJUALAlasan umum penjualan bisnis :

 Usia lanjut atau sakit

 Keinginan untuk beralih bisnis

 Bekerja ditempat lain

 Ketidakuntungan bisnis

 Kurangnya pertumbuhan potensial, dll

Memeriksa data keuangan lima tahun terakhir, pembeli wajib mengenali data keuangan yang mungkin dapat mengecoh dan memerlukan normalisasi untuk menghasilkan keadaan nyata dari bisnis tersebut.

Penilaian sebuah Bisnis

 Penilaian berdasarkan Aktiva (neraca)

(16)

 Penilaian berdasarkan Laba, menentukan nilai perusahaan berdasarakan return (hasil) dimasa mendatang dari investasi.

Nilai perusahaan = Laba yang disesuaikan Tingkat kapitalisasi

Laba yang disesuaikan adalah laba yang telah disesuaikan bagi item-item yang tidak umum seperti kerusakan karena kebakaran.

Tingkat Kapitalisasi adalah sebuah angka yang ditentukan oleh tingkat risiko yang terlibat dalam bisnis dan tingkat pertumbuhan laba dimasa mendatang, digunakan untuk menetapkan nilai berdasar laba dari sebuah bisnis

Tinggi Tk. Kapitalitas Tinggi Nilai Perusahaan Rendah Resiko

Rendah Tk Kapitalitas Rendah Nilai Perusahaan Tinggi

Penilaian berdasarkan Arus Kas, menilai perusahaan berdasarkan jumlah dan pengaturan waktu arus kas di masa mendatang. Ketika kita membeli sebuah bisnis maka kita akan tertarik pada arus kas (bunga) di masa mendatang yang diterima yang berhubungan dengan modal yang diinvestasikan.

Menilai sebuah bisnis dengan faktor Nonkuantitatif :

Persaingan (pembeli melihat luas, intensitas, lokasi dari bisnis yang bersaing)

Pasar (kecukupan pasar untuk mempertahankan bisnis)

Pengembangan komunitas di masa mendatang (bagaimana pengaruhnya terhadap produk)

Komitmen Hukum, (gugatan hukum, penundaan pajak, kelalaian penggajian, sewa, angsuran yang melebihi waktunya)

Kontrak serikat Pekerja, (jenis perjanjian tenaga kerja yang berlaku)

Bangunan, (kualitas bangunan)

Harga Produk, (harus sesuai dengan laporan keuangan penjual)

(17)

 Harga pembelian bisnis ditentukan oleh negosiasi antara pembeli dan penjual. Nilai yang telah dikalkulasikan adalah harga perkiraan bagi pembeli untuk negosiasi harga.

 Jika pembeli membeli aktiva saja, penjual bertanggung jawab terhadap kewajiban(utang) sebelumnya.

(18)

Bab 5

KEUNTUNGAN KOMPETITIF DI PASARAN Keuntungan Kompetitif adalah:

Keuntungan yang ada ketika perusahaan mempunyai barang atau jasa yang dilihat dari target pasar lebih baik daripada pesaingnya.

Cara menuju Keuntungan Kompetitif :  Perbedaan harga

 Jenis pelayanan bisnis yang unik

 Atribut produk yang mencolok

 Pengalaman konsumen

 Daya jangkau

Pengusaha pesimis dapat mencapai Keuntungan Kompetitif karena pendapat:

 Semua kesempatan bisnis telah hilang

 Perusahaan kecil tidak dapat menyaingi perusahaan besar Dasar Keuntungan Kompetitif

Lingkungan luar mempunyai akibat yang menonjol pada keuntungan dan pertumbuhan perusahaan. Pengusaha akan mendapatkan keuntungan ketika mereka menganalisis lingkungan luar untuk menemukan kesempatan

(19)

Lingkungan luar (makro) adalah faktor-faktor umum yang mempengaruhi semua atau setidaknya sebagian besar bisnis didalam masyarakat seperti inflasi pada bidang ekonomi, politik, teknologi.

Lingkungan Industri kekuatan yang digabungkan dan yang langsung mempengaruhi perusahaan dan semua yang menjadi pesaing-pesaing relevannya.

Memperkirakan gambaran Organisasi yang mendukung Keuntungan Kompetitif :

Melihat potensi yang ada dan apa yang dapat dilakukan perusahaan dengan menggunakan analisis sistematis kekuatan dan kelemahan perusahaan (Analisis SWOT) analisis tentang strategi perusahaan untuk tujuan menemukan kesempatan-kesempatan untuk mengantisipasi kesempatan bisnis.

Dengan tujuan menaksir bisnis organisasi yang potensial, pengusaha harus mengetahui perbedaan antara sumber dan kemampuan.

Sumber Organisasi adalah input-input dasar perusahaan yang digunakan untuk memimpin bisnisnya.

Sumber-sumber terkait adalah sumber-sumber organisasi yang terlihat dan mudah diukur dengan mudah seperti modal, teknologi, peralatan, pekerja.

Sumber-sumber yang tidak terkait adalah sumber-sumber organisasi yang tidak terlihat dan sulit diketahui jumlahnya seperti hak kepemilikan hak paten dan hak cipta (copiright).

Kemampuan adalah ketika beberapa sumber daya bergabung sehingga menghasilkan keuntungan perusahaan

Memilih Strategi untuk Memperoleh Keuntungan Kompetitif

Strategi Keuntungan Biaya adalah strategi perusahaan untuk memproduksi dengan harga terendah dipasaran. Faktor Keuntungan Biaya sangat bermacam-macam dan bervariasi salah satunya adalah dengan cara efisiensi.

(20)

Pembagian Pasar dan Variabelnya Pasar adalah :

Sekelompok konsumen atau konsumen potensial yang mempunyai kekuatan daya beli dan kebutuhan yang tidak dapat dipuaskan.

Pembagian Pasar :

Pembagian pasar kedalam beberapa kelompok yang lebih kecil dengan kebutuhan serupa.

Variabel Keuntungan : Berkaitan dengan kebutuhan konsumen yang digunakan untuk menandai segmen pasar berdasarkan keuntungan yang dicari oleh konsemen.

Variabel Demografi :

Analisis Strategi segmentasi bentuk pasar berdasarkan daya beli mereka yaitu:

 Segmental (strategi tidak dibagi)

 Multisegmental (strategi multisegmental)

 Segmental tunggal (strategi segmentasi tunggal).

Strategi tidak dibagi (segmental) mendefinisikan pasar total sebagai target pasar.

Strategi multisegmental strategi yang mengenal perbedaan pilihan dari segmen pasar individu dan mengembangkan campuran pemasaran unik untuk masing-masingnya.

Strategi Segmentasi Tunggal adalah strategi yang mengenal keberadaan beberapa segmen pasar, tetapi hanya memusatkan pada segmen yang beruntung besar.

Pemasaran Kecil

Adalah jenis khusus strategi segmentasi dimana para pengusaha mencoba mengisolasikan perusahaan mereka dari kekuatan pasar dengan memusatkan pada target pemasaran melalui campuran pemasaran (harga, barang, desain, pemasaran, dsb).

Seleksi pasar yang sangat khusus adalah strategi yang mungkin untuk sebuah perusahaan kecil disamping menemukan celah yang dapat dieksploitasi adalah strategi yang cukup terkenal.

Pemasaran kecil dapat diterapkan dengan menggunakan strategi sbb:

 Tidak memusatkan pada segmen pasar tunggal

(21)

 Menekankan penjualan barang/jasa tunggal

 Berkonsentrasi pada superioritas barang/jasa

Mempertahankan Keuntungan Kompetitif

(22)

Bab 6

PERAN PERENCANAAN BISNIS

Perencanaann Bisnis Adalah :

Dokumen tertulis yang menguraikan ide dasar yang mendasari pertimbangan pendirian bisnis dan hal lain yang berkaitan dengan pendirian tersebut.

Empat tujuan dasar Perencanaan Bisnis :

1. Mengidentifikasi lingkup dan konteks kesempatan bisnis

2. Menyajikan pendekatan untuk mengeksploitasi kesempatan tersebut 3. Mengidentifikasikan fasktor-faktor yang menentukan suatu usaha

berhasil

4. Sebagai alat untuk menaikkan modal keuangan

Perencanaan Bisnis dipandang oleh wirausaha sebagai:

 Kristalisasi impian dan harapan yang memotivasi wirausaha untuk mendirikan bisnis

 Memperlihatkan ide dasar untuk sebuah usaha, menggambarkan posisi sekarang dan keinginan dan niat untuk mencapainya

 Menjelaskan variabel-variabel kunci bagi keberhasilan atau kegagalan.

2 Fungsi utama Perencanaan Bisnis :

1. Menyediakan pernyataan akan sasaran dan strategi untuk lingkungan Internal organisasi.

2. Sebagai dokumen penjualan yang akan dibagikan kepada pihak luar

Perencanaan Bisnis Usaha Baru

Pihak dalam Perusahaan

Pihak Luar Perusahaan Manajemen

(23)

Fungsi Perencanaan Bisnis bagi Pihak Dalam :

 Sebagai sarana untuk melatih disiplin karyawan dan tim manajemen

 Sebagai sarana mengkomunikasikan misi wirausaha pada karyawan dan calon karyawan

Fungsi Perencanaan Bisnis bagi Pihak Luar:

 Sebagai sarana penjualan yang efektif bagi konsumen, penyalur, investor

 Memperbaiki prospek penjualan dengan meyakinkan konsumen

 Sebagai sarana utk mencari pinjaman dana kepada bank atau investor

Cara menulis Perencanaan Bisnis yang menarik Investor: 1. Singkat (kurang dari 40 halaman)

2. Gambaran yang menarik investor (laporan menarik, berorientasi pasar daripada produk)

Tambahan:

1. Bukti penerimaan konsumen akan barang/jasa yang diproduksi

2. Bukti perhatian perusahaan, pada konsentrasi hanya pada jumlah barang/jasa yang terbatas

3. Bukti atas permintaan konsumen akan barang/jasa yang diproduksi 4. Posisi kepemilikan (hak cipta, paten, merek)

Penjabaran Rencana Bisnis Secara Ringkas:

Halaman Judul : nama, alamat, telp perusahaan dan pemiliknya dan personal manajemen, tanggal dipersiapkan rencana tsb.

Daftar Isi: nomor halaman

Ringkasan Eksekutif : 3-4 hal pandangan keseluruhan perencanaan bisnis (harus menciptakan kepuasan yang cukup utk memotivasi pembaca utk terus membaca)

Pandangan perusahaan : lokasi dan nama perusahaan, tujuan perusahaan, lingkup barang/jasa , status sekarang (permulaan, pengambilalihan, perluasan), sejarah, bentuk hukum perusahaan

Perencanaan Barang/Jasa : Deskripsi tentang barang/jasa, ciri-ciri yang memberikan keuntungan kompetitif, proteksi hukum yang ada (hak cipta, paten, merek

(24)

Perencanaan Manajemen : Deskripsi tentang tim manajemen, investor/direktur dari luar dan kualifikasinya, sumber daya yang berasal dari luar perusahaan dan kualifikasinya, rencana-rencana perekrutan dan pelatihan karyawan

Perencanaan Pengoperasian : metode pengoperasian, fasilitas operasi (lokasi, ruang,, peralatan), metode pengendalian kualitas, prosedur pengendalian persediaan dan operasi sumber-sumber untuk pemasokan, prosedur pembelian

Perencanaan Keuangan : deskripsi tentang sejarah laporan keuangan 3-5 tahun terakir, laporan keuangan 3-5 tahun, rugi laba, neraca, arus kas dan anggaran kas, analisis laba break even dan arus kas, sumber pendanaan yang direncanakan.

Lampiran dokumen pendukung : diskripsi tentang biografi tim manajemen, data pendukung lainnya.

Sumber daya bagi persiapan Perencanaan BisnisBantuan Komputer

 Memudahkan persiapan perencanaan bisnis

 Mempercepat penulisan bagian narasi laporan seperti deskripsi produk dan penelaahan personel manajemen kunci

 Membantu mempersiapkan laporan keuangan

Bantuan Para Ahli

 Wirausaha adalah perencana utama yang membuat ide-ide dasar

 Kosultan Perencanaan Bisnis diperlukan untuk menyelesaikan dan memoles rencana agar tepat dan bijaksana seperti :

 Pengacara

 Spesialis pemasaran

 Ahli produksi dan teknis

 Perusahaan Akuntansi

 Organisasi Inkubator

(25)

BAB 7

MENGEMBANGKAN PERENCANAAN PEMASARAN

Pemasaran dipandang sebagai kegiatan yang mengarahkan arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Pemasaran bisnis berskala kecil adalah kegiatan bisnis yang: 1. Mengidentifikasikan pasar yang dituju (segmentasi pasar) 2. Menentukan pasar tujuan yang berpotensi (analisis pasar)

3. Mempersiapkan, mengkomunikasikan, dan menyampaikan satu paket kepuasan pada pasar tersebut (bauran pemasaran)

Tiga filosofi pemasaran : 1. Berorientasi produk

Mengutamakan produk sebagai bagian terpenting dari bisnis

2. Berorientasi penjualan

Menekankan efisiensi produksi dan hal-hal yang mendukung terjadinya penjualan

3. Berorientasi konsumen

Menekankan bahwa segala sesuatu termasuk produksi dan penjualan tergantung pada kebutuhan konsumen, sehingga semua usaha pemasaran berorientasi pada konsumen.

Bisnis berskala kecil akan mengawali dengan orientasi pada kepuasan konsumen karena memberikan daya tahan jangka panjang bagi perusahaan.

PENELITIAN PEMASARAN UNTUK USAHA BARU

Penelitian pemasaran didefinisikan sebagai pengumpulan, pemrosesan pelaporan dan penafsiran informasi pasar.

Langkah-langkah proses penelitian pemasaran :

1. Mengidentifikasi kebutuhan informasi dengan mencantumkan informasi yang spesifik

2. Mencari data tambahan untuk meneliti konsumen baik dari dalam atau luar perusahaan seperti pada situs-situs web.

3. Mengumpulkan data primer yaitu informasi pasar yang baru dikumpulkan oleh perusahaan yang melakukan penelitian,dengan metode:

(26)

- Pertanyaan dengan melibatkan beberapa bentuk interaksi dengan responden

4. Mengintrepretasikan data yaitu setelah data terkumpul, data tersebut harus diubah ke dalam informasi yang dapat digunakan. Metode untuk meringkas dan menyederhanakan informasi bagi pengguna meliputi tabel, peta, metode grafis, statistik deskriptif

MEMPERKIRAKAN PASAR YANG BERPOTENSI

Pasar adalah sekelompok konsumen atau konsumen yang berpotensi yang memiliki daya beli dan kebutuhan yang tak terpuaskan.

Definisi sebuah pasar

1. Harus mempunyai unit yang dibeli atau konsumen.

Unit ini mungkin pribadi atau entitas bisnis. Produk konsumen dijual kepada orang dan produk industri dijual kepada dijual kepada pelaku bisnis.

2. Konsumen dipasar harus mempunyai daya beli (potensial)

3. Pasar harus memiliki unit yang dibeli yang sesuai dengan kebutuhan yang konsumen yang belum terpenuhi

Kesimpulan :

Menentukan pasar yang potensial adalah proses dari menempatkan dan menyelidiki unit yang akan dibeli yang memiliki daya beli dan kebutuhan yang dapat dipuaskan dengan barang atau jasa yang akan ditawarkan.

PERAMALAN PENJUALAN

Adalah memperkirakan berapa banyak barang atau jasa yang dapat dijual dalam pasar dengan periode waktu yang dibatasi. Peramalan dapat diwujudkan dalam bentuk uang atau unit.

(27)

Dimensi Kesulitan peramalan Kondisi yang membuat peramalan

lebih mudah

Kondisi yang membuat peramalan lebih sulit

Bisnis yang telah didirikan Usaha baru Manajer/wirausaha yang

Terdapat 2 Dimensi Penting Pada Proses Peramalan : 1. Poin awal dimana proses dimulai :

proses Penghancuran : dimulai dengan variabel tingkat makro dan mengerjakan peramalan penjualan.

proses Pembangunan : meramalkan pembeli potensial dalam berbagai sub pasar kemudian diperkirakan permintaannya

2. Lingkup dari variabel yang diprediksi

Peramalan langsung : metode peramalan penjualan dengan menggunakan variabel yang sesuai dengan yang diprediksi

Peramalan tidak langsung : metode peramalan penjualan dengan menggunakan variabel yang berhubungan dengan variabel yang diprediksi

PERENCANAAN PEMASARAN FORMAL 1. Analisis pasar

Deskripsi konsumen yang potensial disebut profil konsumen. Analisis pasar dibuat berdasarkan data primer dan sekunder untuk membuat profil konsumen. M,.Jelaskan tentang keuntungan bagi konsumen atas barang/jasa baru. Jika mempunyai beberapa pasar tujuan, tiap segmen pasar harus mempunyai profil konsumen yang sesuai, dan strategi pemasarannya.

2. Persaingan.

Pesaing yang ada harus dipelajari dan diteliti, kelebihan pesaing merupakan bagian inti dari perencanaan pemasaran

3. Strategi pemasaran.

4 Bidang strategi pemasaran di dalam perencanaan :

1 Barang dan jasa keseluruhan (nama barang /jasa dan mengapa nama tersebut dipilih, proteksi hukum yang telah didapat, kemasan disajikan melalui gambar-gambar)

(28)

perencanaan distribusi harus memperhatikan peraturan dan hukum yang relevan

3 Perencanaan Harga, harga barang dan jasa harus mencakup biaya untuk membawa barang /jasa ke konsumen/pelanggan. Krena itu perencanaan harga harus meliputi biaya produksi dan pemasaran. Perhitungan break even diikutkan bagi alternatif harga.

4 Perencanaan Promosi ditujukan untuk menciptakan kesadaran konsumen akan adanya barang dan jasa tersebut dan memotivasi konsumen untuk membeli. Beberapa pilihan adalah penjualan perorangan dan periklanan

Proses Penghancuran

Penghasil penghapus pena Community writing company (Idaho) dimana pasar tujuannya murid usia 25 tahun atau lebih, mencari kesenangan dan kemampuan menghapus dalam peralatan menulis mereka

Variabel penghubung Sumber Memperkir

akan nilai PotensialPasar Populasi negara Idaho Sensus penduduk 1.000.000 Populasi sesuai umur yang

Umur target di Akm & Univ Dept pendidikan Idaho kenikmatan yang mungkin membeli penghapus pena bln mereka mungkin membeli dan benar-benar membeli

artikel di journal 35% 4.725

Juml rata-rata pena yang dibeli

per th Pengalaman pribadiwirausaha 4 18.900

Proses pembangunan

(29)

Bab 8

Menyeleksi Tim Manajemen & Bentuk Organisasi

Membangun Tim Manajemen yang kuat

 Berfungsi memelihara ide bisnis dan membantu mamberikan sumber yang perlu untuk menyukseskan ide tersebut.

 Keahlian anggota tim manajemen yang berkompetensi disemua bidang akan melengkapi satu sama lain, membentuk kombinasi yang optimal dari pendidikan dan pengalaman.

 Untuk menyeleksi anggota tim manajemen wirausaha akan mendisain struktur manajemen yang akan menerangkan hubungan antar karyawan.

 Perencanaan manajemen harus dirancang sehingga memberikan manfaat bagi pertumbuhan bisnis. Pembagian kerja akan menguraikan tugas dan persyaratan yang diperlukan bagi posisi tersebut.

 Perusahaan kecil dapat menambah manajemennya dengan menggunakan keahlian grup profesional dari luar perusahaan.

Bentuk Hukum Organisasi

Bentuk Umum Organisasi/Badan Usaha

Perusahaan Perorangan

Perseroan/Persekutuan

Persekutuan Terbatas

Perseroan Umum Korporasi

(30)

Perbandingan Bentuk Badan Usaha

Bentuk Organisasi

Persyaratan dan Biaya Awal Organisasi

Persyaratan sedikit dan murah, umumnya tidak ada biaya registrasi atau pencatatan

Tidak terbatas Dibubarkan setelah pemilik meninggal

Persekutuan Umum

Persyaratan sedikit dan murah, umumnya tidak

Tidak terbatas Dibubarkan setelah rekanan

mengundurkan diri atau meninggal kecuali ada perjanjian

Korporasi Paling mahal dan banyak,

ada biaya pencatatan Terbatas padainvestsi dalam perusahaan

Perbandingan Bentuk Badan Usaha Bentuk

(31)

BENTUK ORGANISASI YANG DISPESIALISASIKAN PERSEKUTUAN TERBATAS

Persekutuan dengan satu rekanan umum dan satu atau lebih rekanan yang terbatas

Rekanan Umum adalah seorang rekanan dalam persekutuan terbatas yang mempunyai tanggung jawab yang tidak terbatas.

Rekanan Terbatas adalah seorang rekanan dalam persekutuan terbatas yang tidak aktif dalam manajemen dan memiliki tanggung jawab yang terbatas.

PERSEROAN TERBATAS

Adalah Korporasi yang pemegang sahamnya memiliki tanggung jawab, tapi hanya membayar pajak pendapatan pribadi pada laba bisnisnya.

DEWAN DIREKSI

Adalah badan yang dipilih oleh pemegang saham yang tugasnya :

 memilih pejabat perusahaan yang mengelola perusahaan (tim manajemen)

 mengatur dan menyetujui kebijakan manajemen  mempertimbangkan laporan hasil operasi

 mengumumkan deviden (jika ada)

Penggunaan direksi dari luar perusahaan dapat dianjurkan

karena :

 Lebih dapat melihat permasalahan dengan lebih tenang daripada yang terlibat dalam pembuatan keputusan sehari-hari.

 Lebih bebas menyelidiki dan menanyakan standar etika perusahaan  Dalam bisnis keluarga dapat memecahkan masalah yang berkaitan

dengan suksesi pimpinan

Kontribusi Direksi

 Membawa pengetahuan tambahan dan pengalaman yang luas bagi manajemen korporasi

(32)

Dewan Penasihat

(33)

Bab 9

MEMILIH LOKASI DAN MERENCANAKAN FASILITAS

Faktor-faktor kunci dalam menyeleksi lokasi yang baik :

1. Kemudahan dalam mencapai konsumen

2. Kondisi Lingkungan bisnis misalnya : cuaca, peraturan zona kegiatan usaha, persaingan

3. Tersedianya sumber daya misalnya : bahan mentah, tenaga kerja, sarana transportasi

 Kedekatan dengan bahan mentah mis : penggergajian kayu

 Kesesuaian persediaan tenaga kerja mis : mebel ukir jepara

 Sarana transportasi : utk konsumen, penyalur, pengusaha mengirimkan produk jadinya

4. Pilihan Pribadi Wirausaha : umumnya menghargai dan merasa nyaman dengan lingkungan komunitas di tempat tinggalnya.

5. Akhirnya pemilihan lokasi harus bergantung pada pengevaluasian biaya yang relevan.

Sebagian besar perusahaan baru memutuskan untuk

menyewa dengan alasan :

1. Menghindari pengeluaran kas dalam jumlah besar.

2. Mengurangi resiko dengan menghindari investasi secara besar-besaran.

Daya tarik bisnis yang bermarkas dirumah :

1. Pertimbangan keuangan : menghasilkan uang dan membantu meningkatkan laba dengan mengurangi biaya

2. Pertimbangan gaya hidup keluarga : termotivasi oleh keinginan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan anggota keluarganya

Tantangan Mengoperasikan bisnis dirumah :

1. Konflik antara bisnis dan keluarga : Untuk mencegah bisnis dapat berbenturan dengan tanggung jawab sebagai orang tua perlu ditetapkan batas ruang dirumah yang digunakan untuk bisnis, juga menjadwalkan waktu untuk bisnis.

(34)

3. Pertimbangan hukum : adanya peraturan daerah tentang jenis kegiatan usaha yang diizinkan di lokasi perumahan.

4. Kemajuan teknologi : komputer, fax, voicemail, e-mail adalah peralatan teknologi yang membantu bisnis yang bermarkas dirumah bersaing secara efektif dengan bisnis dikawasan perdagangan.

Merancang Fasilitas Fisik :

1. Persyaratan Fungsional : spesifikasi bangunan sesuai fungsinya 2. Rancangan Bangunan : pengaturan fasilitas fisik sehingga fasilitas

tersebut dapat mendukung operasional perusahaan secara efisien.

 rancangan pabrik dimana penataan ruangan harus mempermudah perpindahan produk dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

 Rancangan toko penyalur tujuannya memaksimalkan penjualan dan pelayanan bagi konsumen

Melengkapi Fasilitas Fisik

1. Peralatan Pabrik

 Peralatan Umum : membutuhkan investasi minimal dan disesuaikan dengan tipe operasional perusahaan misalnya : pabrik pengolahan kayu : mesin gergaji tangan, penggilingan kayu, mesin bubut.

 Peralatan khusus : mengurangi biaya dalam industri padat teknologi misalnya : mesin pembuat botol

2. Peralatan toko pengecer : rak/counter untuk memajang barang dagangan, rak penyimpanan, papan untuk meletakkan barang, kaca, kereta dorong, cash register, dll

3. Peralatan kantor : fax, mesin fotocopi, telepon, komputer,dll

(35)

Tambahan…….

Tim Manajemen

Menguraikan karakteristik dan nilai tim manajemen yang kuat

 Tim manajemen yang kuat memelihara ide bisnis dan membantu mamberikan sumber yang perlu untuk menyukseskan ide tersebut.  Keahlian anggota tim manajemen tersebut akan melengkapi satu sama lain, membentuk kombinasi yang optimal dari pendidikan dan pengalaman.

 Untuk menyeleksi anggota tim manajemen wirausaha akan mendisain struktur manajemen yang akan menerangkan hubungan antar karyawan.

 Perencanaan manajemen harus dirancang sehingga memberikan manfaat bagi pertumbuhan bisnis. Pembagian kerja akan menguraikan tugas dan persyaratan yang diperlukan bagi posisi tersebut.

 Perusahaan kecil dapat menambah manajemennya dengan menggunakan keahlian grup profesional dari luar perusahaan.

Bentuk Hukum Organisasi

Mengindentifikasi bentuk badan hukum umum yang digunakan oleh bisnis berskala kecil dengan menguraikan karakteristik tiap bentuk.

Bentuk Umum Organisasi/Badan Usaha

Perusahaan Perorangan

Perseroan/Persekutuan

Persekutuan Terbatas

Perseroan Umum Korporasi

(36)

Bentuk organisasi hukum yang paling biasa digunakan oleh bisnis berskala kecil adalah perusahaan perorangan , persekutuan, dan Korporasi C.

PERUSAHAAN PERORANGAN

1. Dalam perusahaan perorangan, pemilik menerima semua laba dan menanggung semua kerugian. Kerugian utama dari bentuk ini adalah tanggung jawab pemilik yang tidak terbatas.

PERSEKUTUAN/PERKONGSIAN/FIRMA

2. Dalam persekutuan yang akan didirikan berdasarkan perjanjian persekutuan tertulis, keberhasilan tergantung pada kemampuan rekanan untuk membangun hubungan kerja yang efektif. Para pemilik membagi tanggung jawab yang tak terbatas. Persekutuan yang kuat meminta rekanan yang jujur, sehat, mampu, dan kompatibel. Selain mempunyai manfaat bisnis dalam persekutuan penuh masalah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membentuk persekutuan :

1. Apakah konsep bisnis kami ? siapa yang akan membuat siapa yang akan menjualnya, bagaimana bisnis tersebut dijalankan, apakah mereka ingin manajemen yang berperan serta atau hanya memperkerjakan?

2. Bagaimana membentuk struktur kepemilikan ? Jika 50-50 atau memecah perusahaan menjadi dua dapat melumpuhkan bisnis, jika lebih maka dibutuhkan beberapa keputusan dalam perjanjian persetujuan.

3. Mengapa kita saling membutuhkan satu sama lain ? membawa seorang rekanan berarti membagi tanggung jawab dan wewenang, tetapi menggunakan rekanan karena kita takut untuk menjalaninya seorang diri adalah langkah yang kurang bijaksana sehingga harus dicari jaln lain jika alasannya seperti tersebut diatas.

4. Bagaimana gaya hidup kami berbeda ? Kenyataan bahwa seorang rekanan seorang diri dan lainnya berkeluarga dapat menyebabkan seorang rekanan perlu menarik lebih banyak uang dari bisnis tersebut, atau mempengaruhi rekanan untuk mengambil resiko dalam perusahaan.

HAK DAN TUGAS REKANAN hak dan tugas rekanan akan ditentukan secara eksplisit dalam artikel persekutuan yaitu dokumen yang menentukan secara eksplisit hak dan kewajiban rekanan, poin-poin tersebut antara lain :

(37)

 Jangka waktu bisnis, nama & lokasi bisnis, jumlah yang diinvestasikan tiap rekanan

 Rasio pembagian laba & rugi, hak rekanan untuk pengeluaran pribadi, persyaratan catatan akuntansi & persyaratan untuk mengakses ke rekanan

 Tugas khusus tiap rekanan, persyaratan pembubaran dan pembagian aset bersih

 Pembatasan kewajiban seperti tanda tangan surat atau lainnya, persyaratan perlindungan bagi rekanan yang bertahan, hak rekanan yang meninggal, keamanan rekanan\, dsb

Dalam persekutuan triap rekanan memiliki kuasa sebagai wakil perusahaan, yang berarti keputusan bisnis yang dilakukan seorang rekanan dapat mengikat semua anggota perusahaan.

PEMBUBARAN PERSEKUTUAN Kematian, ketidakmampuan, atau pengeluaran dari salah satu rekanan mengakhiri persekutuan dan memerlukan likuidasi atau reorganisasi bisnis. Oleh karena itu dalam artikel perlu ditekankan bahwa rewkana yang bertahan dapat meneruskan bisnis setelah membeli hak rekanan yang meningggal, dikeluarkan, atau mengakhiripersekutuan.

KORPORASI

1. Organisasi bisnis yang muncul sebagai entitas hukum dan memberikan kemampuan terbatas bagi para pemiliknya.

2. Entitas hukum adalah organisasi bisnis yang diakui oleh hukum memiliki keberadaan hukum yang tersendiri.

3. Korporasi terutama menarik karena ciri tanggung jawabnya yang terbatas. Kenyataannya bahwa kepemilikan dengan mudah dapat dipindahkan membuat korporasi sesuai dengan penggabungan modal sejumlah pemilik.

4. Perjanjian korporasi adalah dokumen yang menerbitkan keberadaan korporasi.

Mengidentifikasi faktor-faktor untuk dipertimbangkan dalam memilih bentuk organisasi hukum yang utama.

(38)

2. Menggambarkan ciri-ciri unik dan batasan bentuk organisasi yang memperolehkan mereka untuk menghindari pajak korporasi, tapi meminta pemegang saham perorangan pajak pribadi pada laba bisnis sesuai dengan proporsi jumlah lembar sahamnya. c. Dalam perseroan terbatas, pemilik perorangan mempunyai

keuntungan akan tanggung jawab yang terbatas, tapi hanya membayar pajak pendapatan pribadi pada pendapatan perusahaan.

3. Menjelaskan lingkup persekutuan strategis dan kegunaannya dalam bisnis berskala kecil.

a. Memperbolehkan perusahaan untuk menggabungkan sumber-sumber mereka tanpa merundingkan status hukum yang independen.

b. Mungkin dibentuk oleh dua atau lebih bisnis independen untuk mencapai beberapa tujuan yang sama. Sebagai contoh, korporasi besar dan bisnis berskala kecil atau dua atau lebih bisnis berskala kecil mungkin menggabungkan pada proyek penggabungan.

4. Menggambarkan penggunaan dewan direksi dan dewan penasihat

yang efektif.

a. Dewan direksi dapat membantu korporasi kecil dengan menawarkan nasihat dan bantuan kepada ketua eksekutif mereka.

b. Untuk menjadi paling efektif, anggota dewan akan secara tepat memenuhi syarat, pihak luar yang independen.

c. Satu alternatif bagi dewan direksi yang efektif adalah dewan nasihat yang anggotanya tidak secara pribadi bertanggung jawab untuk independen perusahaan.

5. Menjelaskan bagaimana bentuk organisasi yang berbeda dikenai pajak oleh pemerintah federal

(39)

melaporkan pendapatannya dari bisnis pada hasil pajak pribadnya.

b. Persekutuan melaporkan pendapatan yang diperolehnya pada Jasa Penerimaan Internal, tapi persekutuan sendiri tidak membayar pajak pendapatan. Pendapatan tersebut dialokasikan pada pemiliknya menurut perjanjian persekutuan.

Referensi

Dokumen terkait

Pemanfaatan generasi ini sebagai sebuah pasar yang potensial karena adanya karakteristik-karakteristik unik yang dimiliki oleh generasi ini yaitu daya beli Cui et al 2003; Stevens et

Penekanan orientasi pasar terhadap daya saing berdasarkan pada pengidentifikasian kebutuhan pelanggan sehingga setiap perusahaan dituntut untuk dapat menjawab

Karena pasar terdiri dari konsumen yang berbeda-beda dalam kebutuhan, daya beli dan lain-lain, dengan strategi segmentasi pasar termasuk didalamnya kombinasi variabel-variabel

Wirausaha yang bergerak dalam bidang Budidaya Jamur Tiram dipilih karena daya serap pasar yang masih sangat tinggi dan potensial, kebutuhan kemampuan (skill) yang tidak begitu

Pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai dengan mengldentif ikas i kebutuhan dan keinginan konsumen untuk dipuaskan , menentukan produk yang tepat , harga

Merancang proses penyusunan perencanaan kerajinan berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan pasar global yang meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya, administrasi,

SEGMENTASI merupakan identifikasi subkelompok konsumen yang memiliki kesamaan dalam keinginan, daya beli, lokasi, sikap membeli (Kottler). Segmentasi pasar adalah

Kompetensi Dasar 3.1 Memahami perencanaan usaha kerajinan yang berdasarkan pada kebutuhan dan keinginan lingkungan sekitar/pasar lokal meliputi ide dan peluang usaha, sumber daya,