RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Sebagai UU yang Mengatur Tindak Pidana Khusus
Teks penuh
Dokumen terkait
- Panja Komisi VIII DPR RI RUU tentang Penghapusan kekerasan seksual dan Panja Pemerintah menyepakati bahwa rapat panja hari tidak langsung membahas DIM RUU
Sementara itu, Partai Per - satu an Indonesia (Perindo) meminta DPR dan pemangku kepentingan untuk tidak ken - dur membahas RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menjadi
Di Indonesia sanksi bagi pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak didasarkan pada Pasal 290 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang
Hal ini dapat mengisi kekosongan ketentuan mengenai pemberlakuan Hukum Acara yang tidak bias gender dan tidak diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana maupun
Pertanggungjawaban pidana anak sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak tidak hanya diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana saja tetapi juga diatur
Setiap Orang yang dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan
Berlandaskan hal di atas, Komnas Perempuan ingin kekerasan seksual dihapuskan dengan mengajukan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS),
Hal ini dikarenakan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual bertujuan untuk memformulasi ragam perbuatan kekerasan seksual yang nyata terjadi namun belum diatur dalam