• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBARAN DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI. Mengingat : 1. TE NTAN G. Menimbang : a. NOMOR : 131 TAHUN : 1990 SERI: DNO. 131

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LEMBARAN DAERAH PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI. Mengingat : 1. TE NTAN G. Menimbang : a. NOMOR : 131 TAHUN : 1990 SERI: DNO. 131"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBARAN DAERAH

PROPINSI DAERAH TINGKAT I BALI

NOMOR :

131

TAHUN :

1990

SERI: DNO.

131

GUBERNUR

I(EPAI.A DAERAII TINGI(AT I BALI

IGPUTUSAN

GT]BERNT'R

rePAII\ DAERAII TINGKAT I BALI

NOMOR 217

TAIIT]N

I99O

TE NTAN

G

PEI,AI$AIYAAIY PERATT'RAN DAERAII PROPINSI DAERAII TINGKAT I BALI

NOMOB' SIPDIDPRD/lg74 TENTAT{G DAAIA

WAJIB

PEMBATTIGUNAIY

DAERAII

GUBERNUR

IGPAI.ADAERAH IINGI(AT I BALI, Menimbang :

a. bahwa dalam usaha mengintensifkan pungutan

Dana

Wajib

Pembangunan Daerah

di

Propinsi Daerah

fingkat I Bali,

dipandang

perlu

meng-

atur

ketentuan pelaksanaan Peraturan Daerah

Propinsi

Daerah

Tingkat I Bali Nomor

SlPDl DPRD/1974 tentang Dana Wajib Pembangunan Daerah ;

bahwa ketentuan pelaksanaan dimaksud

huruf

a, ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Ke- pala Daerah Tingakt

I

Bali.

Undang-undang Nomor

5 Tahun

1974 tentang Pokok-pokok Pemerintahan

di

Daerah (Lembar- b.

Mengingat :

1.

(2)

4.

an Negara Republik Indonesia

Tahun

1974 No- mor 38; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 9037) ;

Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-daerah

Tingkat I

Bali,

Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara

Timur

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 115; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1649) ;

Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 1975 ten- tang Pengurusan, Pertanggungjawaban dan Peng- awasan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1975 Nomor 5) ;

Keputusan

Mentcri Dalam Negeri tanggal

19

September Nomor 903-1319 tcntang Penyempur- naan lGputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 903-603 Tahun 1984 tcntsng Pelaksanaan Ang- garan Pendapatan dan Belanja Daerah ;

Peraturan

Daerah Propinsi Daerah

Tingkat I

Bali Nomor 8/PD/DPRD/L974 tentang Dana Wa-

jib

Pembangunan Daerah (Lembaran Daerah Propinsi Daerah

fingkat I

Bali Tahun 1977 No- mor 54 Seri D Nomor 54) ;

Peraturan

Daerah Propinsi Daerah

fingkat I

Bali

Nomor 04

Tahun

1981 tentang Pemberian

Uang

Perangsang Kepada

Dinas

Pendapatan Propinsi Daerah

fingkat I

Bali (Lembaran Dae-

rah

Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali Tahun 1982 Nomor 8 Seri D Nomor 8) ;

Keputusan Gubernur Kepala Daerah

Tingkat I

Bali tanggal 16

April

1987 Nomor 85 Tahun 1987 tentang Ketcrangan Fiscal Daerah ;

I(eputusan Gubernur Kepala Daerah

Tingkat I

Bali tanggal 21 Mei 1988 Nomor 165 Tahun 1988 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Propinsi Daerah

fingkat I Bali

Nomor 04

Tahun

1981 7.

LM

(3)

tentang

Pemberian Uatrg Perangsang Kepada

Dinas

Pendapatan

Propinsi

Daerah

Tingkat I

Bali.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN GUBERNUB KEPALA

DAERAH

TINGKAT I BALI TENTANG

PELAKSANAAN

PERATURAN DAERAH PROPINSI

DAERAH TINGKAT

I

BALI NOMOR 8/PD/DPRD/1974 TEN- TANG DA}IA WA.IIB PEMBA}IGUNAN DAERAH

Pasal I

(1)

Dana Wajib

Pembangunan

Daerah

dipungut kepada Perusahaan Pelaksana Bangunan (Pe- rencana dan Pengawasan, Pemborong Bangun- an),

Instalatur

dan Leveransir (Pengadaan Ba- rang dan Jasa lainnya) yang melaksanakan pe- kerjaan di Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali.

(2) Yang menjadi obyek pungutan Dana Wajib Pem- bangunan Daqrah dimaksud

ayat (1),

adalah

jasa

atau keuntungan akibat pelaksanaan pe- kerjaan yang dibiayai dari Dana Proyek (Sekto-

ral,

APBN, APBD

fingkat I,

APBD Tingkat

II)

dan dilakukan

melalui

:

a.

pelelangan

umum;

b.

pelelangan terbatas ;

c.

pelelangan langsung ;

d.

pengadaanlangsung;

Pasal

2

(1) Besarnya pungutan Dana Wajib Pembangunan Daerah ditetapkan sebesar 107o (sepuluh per- seratus) dari jasa atau keuntungan yang diper- oleh Perusahaan Pelaksana Bangunan (Peren- cana dan Pengawasan, Pemborong Bangunan),

Instalatur

dan Leveransir (Pengadaan Barang

(4)

(2) Besarnya

jasa atau keuntungan

Perusahaan Pelaksana Bangunan (Pelencana dan Pengawas- an, Pemborong Bangunan), Instalatur dan Leve-

ransir

(Pengadaan

Barang dan

Jasa lainnya) adalah 107o (sepuluh perseratus) dari nilai peker- jaan (real cost).

(3) Bagr Perusahaan Pelaksana Bangunan (Peren- cana dan Pengawasan, Pemborong Bangunan),

Instalatur

dan Leveransir (Pengadaan Barang dan Jasa lainnya) yang tidak menyebutkan jasa

atau keuntungan dalam

Rencana Anggaran Biaya, maka Dana Wajib Pembangunan Daerah dihitung sebesar LVo (satu perseratus) dari

nilai

pekerjaan (real cost).

Pasal

3

Pembayaran Dana Wajib Pembangunan Daerah di- maksud pasal2 ayat (1) dan ayat (3) dilakukan oleh Perusahaan Pelaksana Bangunan (Perencana dan Pengawasan, Pemborong Bangunan), Instalatur dan Leveransir (Pengadaan Barang dan Jasa lainnya) secara tunai pada saat pembayaran :

a.

sekaligus

bagi

pembayaran

tidak

dengan ter-

mijn

;

b.

setiap tahap pembayaran, bagi pembayaran de- ngan termijn.

Pasal

4

Hasil pungutan Dana Wajib Pembangunan Daerah sebagaimana dimaksud pasal 3, adalah pendapatan Daerah

Tingkat I

Bali yang harus disetor seluruh- nya ke Kas Daerah Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pasal

5

(1) Pembayaran Dana Wajib Pembangunan Daerah dilakukan pada:

L46

(5)

a.

Bendaharawan Proyek yangbersangkutan ;

b.

Biro Keuangan Setwilda Tingkat I Bali/Bagi- an Keuangan Setwilda

Tingkat II

yang ber- sangkutan ;

c. Dinas

Pedapatan Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali atau Cabang Dinas Pendapatan Daerah yangada di Kabupaten Daerah Tingkat

II

se-

Bali.

(2) Para Pejabat dimaksud ayat (1), wajib melaku-

kan

pungutan Dana Wajib Pembangunan Dae-

rah dan

menyelenggarakan pembukuan atas penerimaan dan penyetoran serta penyampaian laporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat

I

Bali Cq. Dinas Pendapatan Propinsi Daerah Tingkat

I Bali dan

tembusannya kepada Inspektorat Wilayah Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali.

(3) Untuk kelancaran pelaksanaan pungutan, Para Pejabat dimasud ayat (1), dapat mengambil for-

mulir

dan sarana administrasi pemungutannya pada Dinas Pendapatan Propinsi Daerah Ting-

r

kat

I

Bali.

(4)

Dinas

Pendapatan Propinsi Daerah

Tingkat I

Bali bertugas mengadakan dan menyiapkan se-

gala

sarana

administrasi untuk

kepentingan pemungutan Dana Wajib Pembangunan Daerah.

Pasal

6

(1) Para Pemimpin Proyek di Propinsi Daerah Ting-

kat I Bali wajib

minyampaikan

kontrak

kerja.

kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat

I

Bali Cq. Kepala Dinas Pendapatan Propinsi Daera}

Tingkat

I

Bali.

(2)

Para

Pejabat dimaksud

ayat

(1), bertanggung.

jawab atas pelunasan Dana Wajib Pembangun-

(6)

an Daerah sesuai.dengan anggaran Proyek ma- sing-masing.

Pasal

7

Dinas Pendapatan Propinsi Daerah

Tingkat I

Bali dengan dibantu oleh Instansi/Unit Kerja yang ada

di Propinsi

Daerah

Tingkat I Bali

mengadakan upaya-upaya peningkatan penerimaan Dana Wajib Pembangunan Daerah dan bertanggung jawab atas pelaksanaan pemungutannya.

Pasal

8

Kepada

Instansi

pemungut Dana

Wajib

Pemba- ngunan Daerah diberikan Uang Perangsang sebesar 1Vo

(lima

perseratus)

dari realisasi

penerimaan dan pelaksanaannya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Pasal I

Bagi Perusahaan Pelaksana Bangunan (Perencana dan Pengawasan, Pemborong Bangunan), Instalatur

da

Leveransir (Pengadaan Barang dan Jasa lain- nya) yang tidak memenuhi kewajibannya membayar dan melunasi Dana

Wajib

Pembangunan Daerah, maka

Ijin

Kerjanya dapat dicabut.

Pasal

1O

Dengan berlakunya Keputusan

ini

maka dinyata- kan

tidakberlakulagi

:

a. Surat Keputusan Gubernur Kepala

Daerah

Tingkat I Bali

tanggal 2 Desember L974 Nomor 45lKeu.27 /Ll42llL97

4 tentang Upah

Pungut Biaya Administrasi ;

b. Instruksi

Gubernur Kepala Daerah

Tingkat I Bali

tanggal 30

Juni

1975 Nomor

24lKeu.lUl/

986175 tentang Pelaksanaan Pemungutan Dana Wajib Pembangunan Daerah ;

148

(7)

c.

Segala ketentuan yang bertentangan dan atau tidak sesuai dengan Keputusan ini.

Fasal

11

Keputusan

ini mulai

berlaku pada tangga

I

dite- taPkan

Ditetapkandi : Denpasar.

'

Pada

tanggal :

19

Mei

1990.

GUBERNUR KEPAI,A DAERAH TINGKAT

I

BALI, ttd.

IDA BAGUS OIG"

NIP.

130222536.

Keputusan

ini

disampaikan kepada : 1. Menteri Dalam Negeri di Jakarta.

2.

Direktorat Jenderal PUOD Departemen Dalam Negeri di Jakarta.

3.

Muspida Tingkat

I

Bali di Denpasar.

4.

Ketua DPRD Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali di Denpasar.

5.

Staf Lengkap Gubernur Kepala Daerah Tingkat

I

Bali di Denpasar.

6.

Para Kepala Kantor Wilayah yang ada di Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali.

7.

Para Bupati Kepala Daerah

fingkat II

se-Bali.

8.

Para Kepala Cabang Dinas Pendapatan Daerah se-Bali.

Diudangkan dalam Lembaran Daerah Propinsi Daerah Tingkat

I

Bali

Nomor : i3t tanggal :

19 Mei 1990

Seri : D Nomor:131.

Sekretaris Wilayah/Daerah, ttd.

Drs.

SEMBAtrI

SLIBI{AI(TI.

NIP.

010023939.

Referensi

Dokumen terkait

Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data melalui interview (wawancara) dengan kepala madrasah, guru mata pelajaran IPA serta siswa kelas VI MI Hasanuddin Karah

minat akan pengurut-an tinggi rendah benda kurang menarik. Kurangnya kemampu-an anak didik dalam pengurutan tinggi rendah benda. Tindakan pengurutan ting-gi rendah

Pada masing-masing Daerah Tingkat II dapat di- bentuk Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupa- ten Daerah Tingkat II sebagai unsur pelaksana dari Pemerintah Kabupaten

Kepala Biro BKLH Setwilda Tingkat I Bali di Denpasar, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan (1 expl) ;. Kepala Biro Keuangan Setwilda Tingkat I

Kepala Biro Bina Pemerintahan Setwilda Tingkat I Bali di Denpasar, disertai dengan Peraturan Daerah yang telah disahkan (1 expl) ;. Kepala Biro Hubungan Masyarakat

memberikan pertimbangan, saran serta mela- porkan potensi SAR dari masing-masing instansi kepada Ketua FI(SD Propinsi Daerah Tingkat I Bali dalam pembinaan dan

Bersama-sama dengan Sekretaris Jenderal dan kepala departemen lainnya menyertai Ephorus menyusun Berita Pelayanan, Rencana Tahunan, dan Rencana Anggaran Pendapatan

Soemarno, MS