• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK 5.1 Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.

Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnyayang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memuatmata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.

Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills danketerampilan kepribadian dan perilaku (soft skills)yangdapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1 Kompetensi

Uraikan secara ringkas kompetensi utama lulusan

1. Mampu berperilaku professional, beretika dan bermoral serta tanggap terhadap nilai social budaya dalam praktek kebidanan.

2. Mampu melakukan komunikasi efektif dengan perempuan, keluarga, masyarakat, sejawat dan profesi lain dalam upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak dalam pelayanan kebidanan

3. Mampu memberikan asuhan kebidanan secara efektif, aman dan holistik dengan memperhatikan aspek budaya terhada ibu hamil, bersalin, nifas dan menyusui, bayi baru lahir, balita dan kesehatan reproduksi pada kondisi normal berdasarkan standar praktik kebidanan dan kode etik profesi.

4. Mampu memberikan penanganan kegawatdaruratan maternal neonatal sesuai dengan kewenangannya

5. Mampu melakukan upaya promotif, preventif, deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat dalam pelayanan kebidanan

6. Mempunyai kemampuan mengelola kewirausahaan dalam pelayanan kebidanan yang menjadi tanggung jawabnya.

Uraikan secara ringkas kompetensi pendukung lulusan

Kompetensi pendukung program studi D3 kebidanan yaitu Kegawatdaruratan

maternal neonatal ditunjang oleh skill lab kegawatdaruratan, mengadakan

pelatihan penanganan kegawatdaruratan obstetric neonatal & Cardiotocografi utk

mahasiswa tingkat II (smt 4).

(2)

Uraikan secara ringkas kompetensi lainnya/pilihan lulusan

Prodi kebidanan menambahkan mata kuliah Kewirausahaan untuk menunjang kompetensi lulusan dengan tujuan para mahasiswa mempunyai kemampuan penerapan kewirausahaan dalam dunia bisnis dalam menuju proses wirausaha yang sukses dan menunjang dalam pengembangan keilmuannya dan kompetensi bidan, selain itu juga diberikan mata kuliah Soft skill dan B. inggris untuk kesehatan dalam upaya mempersiapkan lulusan yang siap pakai.

Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat

pada Kepmendiknas No. 045/U/2002 sesuai dengan SK no 031B/SDHB/SK/VIII/2012

(3)

5.1.2 Struktur Kurikulum

5.1.2.1Jumlah SKS minimum untuk kelulusan PS Kebidanan 110- 120 SKS. Tuliskan struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester, dengan mengikuti format tabel berikut:

Smt Kode MK

Nama Mata

Kuliah

Bobot SKS untuk

Beri Tanda Pada Kolom

yang Sesuai Bobot Tugas*

*

Kelengkapan***

Unit/ Jur/ Fak Penyelenggara Kulia

h

Praktiku m/Prakti k (klinik)

Inti* Insti- tusional

Deskrips i

Silabus SAP

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

I Bd. 101 Pendidikan Agama 2 1     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 102 Pendidikan

Kewarganegaraan 2 1     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 103 Bahasa Indonesia 2 1     

D3 Kebidanan

Stikes Dharma

Husada

(4)

Bd. 203

Keterampilan Dasar Kebidanan I (KDK I)

1 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 401 Konsep Kebidanan 2 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 501

Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)

2 1     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 405 Soft Skill 1 1     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

II Bd. 202 Komunikasi dalam

Praktik Kebidanan 1 2 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

D3 Kebidanan

(5)

Bd. 402 Etikolegal dalam

Praktik Kebidanan 1 1 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 201

Biologi Dasar dan Biologi

Perkembangan

2 2 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 301 Asuhan Kebidanan

Kehamilan 3 2 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 310

Praktik Klinik Dasar Kebidanan (PKKDK)

2 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 104 Bahasa Inggris 2 1 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 312

Skill Lab Dasar

Kebidanan dan 2 √ √ √ √ √

D3 Kebidanan

Stikes Dharma

(6)

III Bd. 302

Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir

3 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 303

Asuhan Kebidanan

Nifas dan

Menyusui

2 1     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 304

Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi dan Anak Pra Sekolah

3 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 205

Kesehatan

Reproduksi dan Keluarga

Berencana

2 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 311 Praktik Belajar

Lapangan (PBL) 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

(7)

Bd. 313

Skill Lab asuhan Kebidanan pada persalinan, nifas, neonatus dan kespro KB

3     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

IV Bd. 305

Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal Neonatal

2 2  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 306 Asuhan Kebidanan

Komunitas 2 2  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 404 Metode Penelitian

dan Statistik Dasar 1 2  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 403 Kesehatan

Masyarakat 2 2  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

(8)

Bd. 502

Mutu Layanan Kebidanan dan Kebijakan

Kesehatan

2 1  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 406 Kewirausahaan 2  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 407

ICT ( Information and Comunication Technologi)

1 1  √ √ √ √

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 314

Skill Lab

kegawatdaruratan pada maternal neonatal

1  √ √ √ √

D3 Kebidana DIII Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

V Bd. 307 Praktik kebidanan

I 6     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

(9)

* Menurut rujukan peer group / SK Mendiknas 045/U/2002 (ps. 3 ayat 2e)

** Beri tanda √ pada mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (PR atau laporan) ≥ 20%.

***Beri tanda √ pada mata kuliah yang dilengkapi dengan deskripsi, silabus, dan atau SAP. Sediakan dokumen pada saat asesmen lapangan.

Bd. 308 Praktik kebidanan

II 6     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd. 315 PK Komunitas 2     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

VI Bd 503 Laporan Tugas

Akhir 3     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Bd.309 Praktik Kebidanan

III 8     

D3 Kebidanan Stikes Dharma Husada

Bandung

Total SKS 44 71 25 9 34 34 34 34

(10)

5.1.2.2 Tuliskan substansi praktikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari mata kuliah tertentu, dengan mengikuti format di bawah ini:

No.

Nama

Praktikum/Praktik (klinik)

Isi Praktikum/Praktik (klinik)

Tempat/Lokasi Praktikum/Praktik (klinik)

Judul/Modul Jam Pelaksanaan

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Pendidikan Agama Modul Pendidikan Agama SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Mushola Stikes Dharma Husada Bandung

2 Pendidikan Kewarganegaraan

Modul Pendidikan

Kewarganegaraan

SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Ruangan Stikes Dharma Husada Bandung

3 Bahasa Indonesia Modul Bahasa Indonesia SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Ruangan Stikes Dharma Husada Bandung

4 Keterampilan Dasar Modul KDK 1 SKS Praktikum 1sksx200 Di Laboratorium Stikes Dharma Husada

(11)

5 Konsep Kebidanan Modul Konsep kebidanan SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Bidan Praktik Mandiri Wilayah Kota Bandung

6 Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD)

Modul Ilmu Sosial Budaya dasar (ISBD)

SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Ciwidey kabupaten Bandung

7 Soft Skill Modul Soft Skill SKS Praktikum 1sksx100

mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Ruangan Stikes Dharma Husada Bandung

8 Komunikasi dalam Praktik Kebidanan

Modul Komunikasi Dalam pelayanan kebidanan

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Ruangan Stikes Dharma Husada Bandung

9 Keterampilan Dasar Kebidanan II

Modul KDK II SKS Praktikum 1sksx200

mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes

Dharma Husada Bandung

(12)

10 Etikolegal dalam Praktik Kebidanan

Modul Etikolegal Dalam Praktik Kebidanan

SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Bidan Praktik Mandiri di Wilayah Kota Bandung

11 Biologi Dasar dan Biologi

Perkembangan

Modul Biologi Dasar dan Biologi Perkembangan

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

12 Asuhan Kebidanan Kehamilan

Modul Asuhan kebidanan Kehamilan

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

13 Praktik Klinik Dasar Kebidanan (PKKDK)

Buku Panduan Praktik Klinik Dasar Kebidanan

SKS Praktikum 1sksx400 mntx14 ptm =5600 menit=93,3 jam

SKS Mandiri 400 menit=6,7 Jam

RSUD Majalaya RSUD Bayu Asih RSUD Kota Bandung RSUD dr Slamet Garut

14 Bahasa Inggris Modul Bahasa Inggris SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

Di Ruangan Stikes Dharma Husada

Bandung

(13)

15 Skill Lab Dasar Kebidanan

Buku Keterampilan Praktikum SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

16 Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir

Modul Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

17 Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui

Modul Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui

SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

18 Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi dan Anak Pra Sekolah

Modul Asuhan kebidanan Neonatus, Bayi dan anak Pra Sekolah

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

19 Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana

Modul Kesehatan Reproduksi dan keluarga Berencana

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes

Dharma Husada Bandung

(14)

20 Praktik Belajar Lapangan (PBL)

Buku Praktik Belajar Lapangan SKS Praktikum 1sksx400 mntx14 ptm =5600 menit=93,3 jam

SKS Mandiri 400 menit=6,7 Jam

Di RSUD Majalaya RSUD Bayu Asih RSUD Cianjur

RS TK IV Sariningsih

21 Skill Lab asuhan Kebidanan

Modul Keterampilan Praktikum II

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =4200 menit=70 Jam

SKS Mandiri 300 menit=5 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

21 Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal Neonatal

Modul Asuhan

Kegawatdaruratan Maternal Neonatal

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Laboratorium D III Kebidanan STIKes Dharma Husada Bandung

22 Asuhan Kebidanan Komunitas

Modul Asuhan Kebidanan Komunitas

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Ruangan Kelas

23 Metode Penelitian dan Statistik Dasar

Modul Metode Penelitian dan Statistik Dasar

SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3

Di Ruangan Kelas

(15)

24 Kesehatan Masyarakat

Modul Kesehatan Masyarakat SKS Praktikum 1sksx200 mntx14 ptm =2800 menit=46,7 jam

SKS Mandiri 200 menit=3,3 jam

Di Ruangan Kelas

25 Mutu Layanan Kebidanan dan Kebijakan Kesehatan

Modul Mutu layanan Kebidanan dan Kebijakan kesehatan

SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Ruangan Kelas

26 ICT ( Information Computer

Technologi)

Modul ICT SKS Praktikum 1sksx100

mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Lab Komputer

27 Skill Lab

kegawatdaruratan

Modul Keterampilan praktikum III

SKS Praktikum 1sksx100 mntx14 ptm =1400 menit

=23,3 Jam

SKS Mandiri 100 menit

=1,7 jam

Di Laboratorium DIII Kebidanan STIKes Dharma Husada Bandung

28 PRAKTIK

KEBIDANAN I

Buku Target Praktik Kebidanan Buku panduan

Buku log Book

6sksx200mntx14ptm=16800 mnt/60=280 jam

BPM Kota Bandung BPM Kabupaten Bandung BPM Kab. Bandung Barat BPM Kab. Cianjur

BPM Kab. Garut

Puskesmas non DTP Kota Bandung

(16)

29 PRAKTIK KEBIDANAN II

Buku Target Praktik Kebidanan Buku panduan

Buku log Book

6sksx200mntx14ptm=16800 mnt/60=280 jam

RSUD Majalaya RSUD Subang RS Tk IV Sariningsih RSUD Cianjur

Puskesmas DTP Kota Bandung BPM Kota dan Kab. Bandung

30 PK Komunitas Buku pedoman praktik

komunitas

2sksx200x14ptm=5600 mnt/60=93,3 jam

Di Wilayah binaan Kabupaten Bandung

31 Laporan Tugas Akhir Buku Pedoman penulisan laporan Tugas Akhir

3sksx100mntx14ptm=4200 mnt/60=70 jam

Di Prodi D3 kebidanan Stikes Dharma Husada Bandung

32 Praktik Kebidanan III

Buku Target Praktik Kebidanan Buku panduan

Buku log Book

8sks x200mntx14

ptm=22400 mnt/60=373,3 jam

RSUD Cianjur RSUD Majalaya RSUD Subang RSUD Kota Bandung

BPM Kota dan Kabupaten Bandung BPM Kab. Bandung Barat

BPM Kab. Cianjur BPM Kab. Garut

Puskesmas DTP Kota Bandung Jumlah Modul= 32 Jumlah Jam = 1344 jam

Keterangan:

 Praktikum adalah upaya pembuktian teori (validasi) atau pemahaman substansi yang diberikan dalam mata kuliah.

 Praktik (klinik) adalah upaya pengembangan dan peningkatan keterampilan untuk penerapan yang sesuai dengan standar.

(17)

5.2 Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya.

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber.

Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

5.2.1 Mekanisme Monitoring Perkuliahan

Jelaskan mekanisme untuk memonitor perkuliahan, antara lain kehadiran dosen dan mahasiswa, serta materi perkuliahan.

Monitoring perkuliahan pada Program studi D3 Kebidanan dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar dalam bentuk kuliah atau tatap muka, praktek, praktikum, praktek lapangan dan tugas mandiri, seminar atau presentasi kelas, diskusi kelompok dan lain-lain. Pertemuan dalam satu semester dilaksanakan sebanyak 14 minggu tatap muka. Dimana untuk monitoring perkuliahan dilakukan pada :

a. Kehadiran dosen

 Kehadiran dosen dalam proses belajar mengajar dalam bentuk kuliah atau tatap muka dan seminar atau presentasi kelas dimonitoring dengan menggunakan alat kontrol berupa daftar hadir dosen, dimana dalam satu semester ditetapkan kehadiran dosen minimal 14 kali tatap muka dan 2 kali pelaksanaan evaluasi yaitu UTS dan UAS, sesuai dengan buku pedoman akademik. Jika kurang dari jumlah yang telah ditetapkan maka dosen yang bersangkutan harus melakukan penggantian perkuliahannya. Ketentuan ini sesuai dengan pedoman akademik. Kemudian untuk kehadiran dosen selama satu semester dilaporkan oleh dosen yang bersangkutan sesuai dengan SOP/std.0302/04 dalam bentuk Laporan Koordinator Mata Kuliah sesuai dengan format yang telah ditetapkan dan dilaporkan ke Sekpro untuk diteruskan ke bagian akademik

 Kehadiran dosen dalam proses belajar mengajar dalam praktikum di laboratorium dimonitoring dengan menggunakan alat kontrol berupa daftar hadir dosen yang direkap setiap 1 bulan/1x oleh Sekpro kebidanan , Jika kurang dari jumlah yang telah ditetapkan maka dosen yang bersangkutan harus melakukan penggantian perkuliahannya. Kemudian untuk kehadiran dosen selama satu semester dilaporkan sesuai dengan ketentuan dari bagian akademik dalam bentuk Laporan Koordinator Mata Kuliah sesuai dengan format yang telah ditetapkan.

 Kehadiran dosen dalam proses belajar mengajar dalam Praktik Lapangan dimonitoring dengan menggunakan alat kontrol berupa daftar hadir bimbingan lapangan yang dilakukan oleh para dosen pembimbing setiap 1X/minggu, kemudian kehadiran dosen tersebut selama

(18)

yang telah ditetapkan dan dilaporkan ke sekretaris program studi kebidanan.

 Kehadiran dosen dalam memenuhi fungsi dan tugasnya dalam Tri Dharma PT yg di implementasikan dalam jam hari kerja, menggunakan finger print yang dilakukan pada pagi hari sebelum apel, siang menjelang Shalat Duhur Berjamaah, dan kepulangan yang dilakukan setelah shalat ashar sesuai dengan peraturan kepegawaian.

10. Kehadiran Mahasiswa

 Monitoring kehadiran mahasiswa dalam proses belajar mengajar dalam bentuk kuliah atau tatap muka dan seminar atau presentasi kelas dimonitoring dengan menggunakan alat kontrol berupa daftar hadir mahasiswa, dimana dalam satu semester ditetapkan kehadiran mahasiswa minimal 12 kali dari 14 kali tatap muka dan 2 kali pelaksanaan evaluasi yaitu UTS dan UAS.

Kehadiran mahasiswa sebagai pra syarat mengikuti evaluasi UTS dan UAS ditetapkan minimal kehadiran mahasiswa 75% dalam setiap semester. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada buku pedoman akademik.

 Monitoring kehadiran mahasiswa dalam proses belajar mengajar praktikum di laboratorium wajib hadir 100% dimonitoring dengan menggunakan alat kontrol berupa daftar hadir mahasiswa dan buku praktikum mandiri, Jika mahasiswa kehadirannya kurang pada saat praktikum dan praktikum mandiri dari jumlah yang telah ditetapkan oleh dosen maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti ujian praktikum. Ketentuan tersebut disampaikan oleh dosen dan disepakati oleh mahasiswa pada awal perkuliahan.

 Kehadiran mahasiswa dalam proses belajar mengajar dalam Praktik Lapangan wajib diikuti 100% kehadiran, jika ada yang absen maka wajib ganti sesuai dengan hari yang ditinggalkan dan alasan tidak hadir. Jika mahasiswa sakit diganti 1 xjulah hari yang ditinggalkan, jika ijin 2x hari yang ditinggalkan dan jika tanpa keterangan 3xjumlah hari yang ditinggalkan.

Dimonitoring dengan menggunakan alat kontrol berupa daftar hadir praktik belajar lapangan, Jika mahasiswa kehadirannya kurang pada saat praktik belajar lapangan maka mahasiswa tersebut harus mengganti kehadirannya. Apabila sakit/izin maka harus mengganti jadwal praktik sesuai jumlah ketidakhadiran, apabila tidak hadir tanpa keterangan maka harus mengganti jadwal praktik sesuai jumlah ketidakhadiran dikali dua. Ketentuan tersebut disampaikan oleh dosen dan disepakati oleh mahasiswa pada saat pembekalan mahasiswa sebelum pemberangkatan ke lahan praktik. Kebiajakan hal tersebut tercantum pada buku panduan praktik yang telah terdistribusikan ke seluruh mahasiswa yang mengikuti praktik.

Evaluasi monitoring kehadiran dosen dan mahasiswa dilakukan setiap akhir semester,

(19)

kehadiran mahasiswa disampaikan pada saat menjelang UTS & UAS, sebagai syarat untuk mengikuti UTS & UAS. Jika mahasiswa kehadirannya kurang dari 75%, maka dilakukan tutorial untuk menggantikan materi pada pertemuan yang tidak diikuti oleh mahasiswa tersebut.

Untuk hasil monitoring kehadiran mahasiswa pada saat praktikum dan praktikum mandiri, Jika mahasiswa kehadirannya kurang pada saat praktikum dan praktikum mandiri dari jumlah yang telah ditetapkan oleh dosen maka mahasiswa tersebut tidak diperbolehkan untuk mengikuti ujian praktikum kecuali sudah mengganti kehadirannya.

11. Monitoring materi kuliah

 Monitoring materi perkuliahan dilaksanakan tiap semester oleh dosen koordinator mata kuliah dan dilaporkan sesuai dengan format yang telah ditentukan oleh Bagian akademik.

Laporan yang harus dibuat yaitu laporan koordinator mata kuliah yang terdiri dari : - Analisis pembelajaran

- Silabus/GBPP - RPP

- Kontrak Perkuliahan - Rancangan tugas

- Kisi-kisi tes objektif dan Uraian

( Point A sampai F disiapkan dan diserahkan ke prodi pada awal semester)

- Cek list laporan Koordinator mata kuliah

- Form Laporan Bulanan

- Laporan pelaksanaan Perkuliahan

(Point g sampai i dilengkapi dan diserahkan ke prodi di akhir semester)

 Setiap dosen koordinator mata kuliah melaporkan laporannya kepada ketua program studi yang akan mengevaluasi ketercapaian kehadiran dosen dan ketercapaian materi mata kuliah yang disampaian kepada mahasiswa

 Laporan mata kuliah akan di laporkan dan dievaluasi oleh Waket I Bag. akademik dan Unit penjaminan mutu pada saat monitoring evaluasi internal yang dilakukan disetiap akhir semester.

RPS dan SAP dievaluasi setiap 1 tahun sekali, apabila RPS dan SAP memerlukan

perbaikan atau pengembangan materi, maka ketua program studi dan koordinator

mata kuliah tersebut akan berkoordinasi dengan tim dosennya untuk melakukan

perbaikan terhadap RPS dan SAP yang telah dibuatnya.

(20)

5.2.2 Berapa waktu yang disediakan untuk pelaksanaan real proses belajar mengajar yang diselenggarakan oleh program studi :

 Teori: 44 SKS x 14 pertemuan x 50 menit = 513 jam per paket program

 Praktikum: 44 SKS x 14 pertemuan x 100 menit = 1026 jam per paket program

 Praktik (klinik): 27 SKS x 14 pertemuan x 200 menit = 1260 jam per paket program

 Praktek Kerja Lapangan: 2 SKS x 14 pertemuan x 200 menit = 93 jam (12 hari per paket program)

Pelaksanaan proses pembelajaran : jumlah jam real yang digunakan untuk kegiatan teori,praktik,praktikum, dan PKL = 2892 jam

5.2.3 Lampirkan contoh soal ujian dalam 1 tahun terakhir untuk 5 mata kuliah keahlian berikut silabusnya.

No Mata kuliah Silabus Contoh Soal

1 Asuhan Kebidanan kehamilan  

2 Asuhan Kebidanan Persalinan  

3 Asuhan Kebidanan Nifas  

4 Asuhan Bayi Baru lahir, Anak

balita dan Pra sekolah  

5 Asuhan Kegawatdaruratan

Maternal Neonatal  

5.3 Peninjauan kurikulum dalam 5 tahun terakhir

5.3.1 Jelaskan mekanisme peninjauan kurikulum dan pihak-pihak yang dilibatkan dalam proses peninjauan tersebut.

Prodi D3 Kebidanan STIKes Dharma Husada memiliki pengembangan kurikulum yang dilakukan secara mandiri dengan melibatkan pemangku kepentingan internal dan ekternal dan memperhatikan visi, misi dan umpan balik. Hal tersebut dijelaskan pada uraian berikut :

a. Program studi melakukan peninjauan kurikulum dengan membentuk kepanitiaan khusus yaitu panitia adhoc dengan SK no :023B/SDHB/SK/III/2011 tentang Panitia penyusunan atau peninjauan kurikulum.

b. Panitia adhoc menyelenggarakan rapat internal yang dipimpin oleh ketua

(21)

prodi dan lulusan kedepan yang dilakukan melalui analisis SWOT. Pembahasan dikaitkan dengan mengacu pada visi, misi, tujuan dan sasaran STIKes Dharma Husada, kebutuhan stakeholder di lapangan baik di RS, Puskesmas, Bidan Praktik mandiri serta perkembangan ilmu dan teknologi terkini

c. Ketua program studi kemudian membuat workshop perubahan visi dan misi program studi D3 Kebidanan pada tanggal 20 November 2013 dengan mengundang Ketua STIKes Dharma Husada Bandung, pengelola Yayasan Pelita Dwiputra Husada Bandung, Puket 1, Puket 2, Ketua UPPM, Kepala UPM, Ka.bag. Akademik dan kemahasiswaan, Jajaran pimpinan Prodi di lingkungan STIKes Dharma Husada, Kepala Unit penunjang, Staff dan Dosen Prodi D3 Kebidanan, perwakilan dosen tidak tetap, perwakilan mahasiswa, perwakilan alumni dan stakeholders (user, perwakilan dari profesi IBI, perwakilan dr Rumah Sakit , Puskesmas dan Bidan Praktik Mandiri).

d. Panitia adhoc menyelenggarakan workshop mekanisme peninjauan kurikulum dengan menyesuaikan pada visi dan misi program studi yang terbaru yaitu

“Menghasilkan lulusan ahli madya kebidanan yang terampil dalam memberikan asuhan kebidanan kegawatdaruratan maternal neonatal yang berbasis 3H (Head, Hand, Heart) Principle di Jawa Barat tahun 2019”.

e. Workshop tersebut dihadiri dan melibatkan Ketua STIKes Dharma Husada Bandung, pengelola Yayasan Pelita Dwiputra Husada Bandung, Waket 1, Waket 2, Ketua UPPM, Kepala UPM, Ka.bag. Akademik dan kemahasiswaan, Jajaran pimpinan Prodi di lingkungan STIKes Dharma Husada, Kepala Unit penunjang, Staff dan Dosen Prodi D3 Kebidanan, perwakilan dosen tidak tetap, perwakilan mahasiswa, perwakilan alumni dan stakeholders (user, perwakilan dari profesi IBI, perwakilan dr Rumah Sakit, Puskesmas dan Bidan Praktik Mandiri)

f. Dalam pembahasan workshop peninjauan kurikulum tersebut program studi menambahkan mata kuliah kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya yaitu penambahan Mata kuliah yaitu Kebidanan Gawat darurat I, II dengan masing- masing beban SKS yaitu 2 SKS dan untuk Mata Kuliah Bahasa Inggris hanya ada satu yaitu di semester I, yang awalnya ada di tiap semester. (Dokumen Peninjauan kurikulum terlampir)

g. Hasil peninjauan kurikulum disampaian ke Ketua STIKes dan senat untuk ditelaah dan dimintakan pertimbangan, setelah hal tersebut dilakukan hasil peninjauan kurikulum ditetapkan dengan SK No : 030M/SDHB/SK/VII/2012 Tentang hasil peninjauan kurikulum untuk dijadikan dasar dan pedoman dalam penyelenggaraan akademik/kurikulum di tingkat program studi D3 Kebidanan

(22)

5.3.2 Tuliskan hasil peninjauan, khusus untuk silabus/SAP mata kuliah mengikuti format tabel berikut.

No. No.

MK Nama MK

MK Baru/

Lama /Hap us

Perubahan

pada Alasan

Peninjaua n

Atas usulan/

masukan dari

Berlaku mulai Sem./Th .

Silab us/SA P

Buku Ajar

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 Bd. Kebidanan

Dasar 2 (Dua)

Lama √ √ Pengemba

ngan IPTEK sehingga ada penambah an bahan kajian, penambah an sub kompetens i.

Tim pengampu mata kuliah CI Ruangan (Rumah Sakit)

Genap

2014/20

15

(23)

2 Bd. Kespro KB Lama √ √ Hasil diskusi tentang pencapaia n

kompetens i sesuai level semester dan penataan kompetens i sehingga ada perubahan pendistrib usian mata kuliah yang sebelumny a

penempata n mata kuliah pada semester 2 (dua) di rubah pada semester 4 (empat untuk angkatan selanjutny a.

Stake holder

Genap

2014/20

15

(24)

3 Bd. Askeb Nifas Lama √ √ Aplikasi PP No 33 Tahun 2012 sehingga ada penambah an bahan kajian, penambah an sub kompetens i,

perubahan buku ajar sesuai evidence based

Pemerinta h

Ganjil 2014/20 15

4 Bd. Askeb BBL Lama √ √ Aplikasi

PP No 33 Tahun 2012 sehingga ada penambah an bahan kajian, penambah an sub kompetens i,

perubahan buku ajar sesuai evidence based

Pemerinta h

Ganjil

2014/20

15

(25)

5 Bd. Kebidanan Komunitas

Lama √ √ Aplikasi

peraturan daerah privinsi tentang program jampersal, AMP sosial, AMP klinik dan P4K, sehingga ada penambah an bahan kajian, penambah an sub kompetens i,

perubahan buku ajar sesuai evidence based

Pemerinta h

Ganjil 2014/20 15

5.4 Sistem Pembimbingan Akademik

5.4.1 Tuliskan nama dosen pembimbing akademik /wali dan jumlah mahasiswa yang dibimbingnya dengan mengikuti format tabel berikut:

No Nama Dosen Pembimbing Akademik/Wali

Jumlah Mahasiswa Bimbingan

Rata-rata Banyaknya Pertemuan/mhs/semester

(1) (2) (3) (4)

1 Yeti Hernawati, S.ST., M.Keb 14 4 kali

2 Metha Dwi Tamara, S.ST., M.KM

13 4 kali

3 Yanti Herawati, S.ST.,M.Keb 14 4 kali

(26)

5 Ida Suryani S.ST.,M.keb 13 4 kali

6 Mira Meliyanti, S.ST.,M.Kes 13 4 kali

7 Sri Hennyati, S.ST.,M.Kes 13 4 kali

8 Berty Risyanti, S.ST.,M.Keb 12 4 kali

9 Dr. Lina Karlina, SpOG (K) 7 4 kali

10 Haidir Syafrullah, S.Si.,M.Si 13 4 kali

11 Yulia Tabrani, M.Kes 10 4 kali

12 dr . Asti Listiani, SpOG 8 4 kali

13 Trisno Subekti, Spd.,MM 12 4 kali

14 Asrini Christinawati,SE.,MM 14 4 kali

15 Oktarina Sri Iriani, S.ST.,M.Keb 14 4 kali

16 Maya Indriati, S.ST.,M.Keb 14 4 kali

17 Dian Purnama Sari, S.ST 13 4 kali

18 Dyah Triwidiantari, S.ST 14 4 kali

19 Naili Rahmawati, S.ST 13 4 kali

20 Dr. Umar Seno, SpOG 7 4 kali

21 Rosita,AMd.Keb, SKM 11 4 kali

Total 256 mahasiswa 4 kali

5.4.2 Jelaskan proses pembimbingan akademik yang diterapkan pada Program Studi ini dalam hal-hal berikut:

No Hal Penjelasan

(1) (2) (3)

1 Tujuan pembimbingan

d. Memantau perkembangan proses belajar mengajar mahasiswa (apakah mahasiswa mengalami penurunan/peningkatan/tetap)

(27)

f. Membimbing dan memotivasi mahasiswa dalam proses belajar mengajar agar dapat berhasil dalam menempuh studinya atau lulus tepat waktu dengan hasil yang maksimal

g. Mengembangkan diferensiasi keahlian yang sesuai dengan minat bakat dan kemampuan mahasiswa

h. Menunjang serta memperlancar proses belajar mengajar di perguruan tinggi

2 Pelaksanaan pembimbingan

 Pelaksanaan bimbingan dilakukan minimal 4 kali dalam satu semester

1. Awal semester pada saat pengisian KRS, bimbingan evaluasi kegiatan akademik semester sebelumnya serta kesiapan menghadapi semester yang akan dihadapi 2. Menjelang ujian tengah semester 3. Setelah ujian tengah semester 4. Menjelang ujian akhir semester

5. Pertemuan bimbingan sebelum yudisium dan atau pada saat incidental mahasiswa dan dosen membutuhkan pertemuan

 Dosen Pembimbing Akademik ditetapkan disetiap semester ganjil tahun ajaran baru dimana penetapan ditetapkan melalui Surat Keputusan ketua STIKes.

 Kegiatan bimbingan antar mahasiswa dan PA selalu didokumentasikan pada buku Bimbingan Akademik.

 Bimbingan akademik dapat dilakukan secara terjadwal atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa dengan kesepakatan waktu

(28)

pembimbingan

1. Perencanaan pengambilan Mata Kuliah 2. Materi yang akan dipelajari dalam setiap

mata kuliah

3. Penjabaran kompetensi yang akan dicapai dalam mata kuliah

 Masalah Non Akademik a. Masalah keuangan b. Masalah keluarga c. Masalah motivasi belajar

d. Masalah pribadi (teman atau teman dekat)

e. Masalah pengembangan bakat dan minat

4 Kesulitan dalam pembimbingan dan

upaya untuk mengatasinya

Kesulitan dalam pembimbingan :

a. Tidak semua mahasiswa disiplin waktu dalam pembimbingan (Awal perkuliahan, Sblm UTS, UAS)

b. Mahasiswa memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pendekatan yang dilakukan harus bervariasi

Upaya untuk mengatasi :

a. Memberikan jadwal pertemuan secara tertulis

b. Memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk bisa berkomunikasi secara langsung atau tidak langsung melalui hubungan telepon dan email c. Pendekatan secara individual tidak

bersamaan dengan mahasiswa lain.

5 Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari pembimbingan

a. Mahasiswa memperoleh solusi yang terbaik ketika menghadapi kesulitan khususnya dalam proses pembelajaran b. Terjalinnya ikatan yang kuat dengan

(29)

maupun nonakademik

c. Mahasiswa memperoleh informasi tentang kemajuan /perkembangan prestasinya dengan indikatornya adalah IPK

d. Mahasiswa mampu menyelesaikan masalah secara mandiri

5.5 Karya/tugas Akhir

5.5.1 Jelaskan bentuk laporan tugas akhir/ kasus mahasiswa D3 Kebidanan

Bentuk tugas akhir mahasiswa adalah Laporan Tugas Akhir dalam bentuk penelitian. Setiap mahasiswa diberikan kebebasan untuk mengambil judul sesuai dengan peminatannya masing–

masing. Adapun penelitian yang diambil disesuaikan dengan visi misi D3 Kebidanan Khususnya dalam bidang kegawatdaruratan maternal neonatal. Laporan Tugas Akhir dengan kasus kebidanan dalam bidang kebidanan Asuhan kehamilan. Asuhan Persalinan, Asuhan Nifas, Asuhan Bayi Baru Lahir, anak balita dan pra sekolah, Kespro KB, Asuhan Komuniktas. Tempat penelitian dapat di Rumah Sakit maupun di masyarakat. Setelah judul dikonsulkan mahasiswa menyusun laporan tugas akhir kurang lebih selama 3 bulan dengan bimbingan dari pembimbing Tugas Akhir yang sudah ditunjuk melalui SK Ketua STIKes Dharma Husada.

Adapun bentuk Laporan Tugas Akhir disusun berupa laporan yang terdiri dari : 1. BAB I PENDAHULUAN

2. BAB II TINJAUAN PUSTAKA

3. BAB III METODOLOGI PENELITIAN 4. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 5. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

yang terdiri dari kurang lebih 60 lembar. Bentuk sampul tugas akhir dengan Hardcover

berwarna biru muda.

(30)

5.5.2 Pelaksanaan pembimbingan karya/tugas akhir.

5.5.2.1 Jelaskan bentuk dan pelaksanaan pembimbingan laporan tugas akhir/ kasusyang diterapkan pada PS ini, termasuk informasi tentang ketersediaan panduan karya/tugas akhir. Jelaskan pula cara sosialisasi dan pelaksanaannya.

Pelaksanaan Laporan Tugas Akhir (LTA) yang diselenggarakan oleh PS Diploma III Kebidanan adalah :

Persiapan dan Sosialisasi

a. Setiap Mahasiswa harus memenuhi persyaratan sebelum mengikuti mata kuliah Tugas Akhir yaitu menyelesaikan administrasi akademik dan kemahasiswaan serta lulus Mata kuliah Metodologi Penelitian

b. Setelah memenuhi persyaratan, Mahasiswa dijinkan untuk mengusulkan judul dari penelitian sesuai dengan bidang peminatannya masing – masing

c. Mahasiswa mendapatkan buku panduan penulisan laporan tugas akhir, Mahasiswa diberi review atau mengulas kembali tentang cara penulisan karya tulis ilmiah, yang sebelumnya sudah didapatkan di semester sebelumnya.

d. Sosialisasi LTA dilaksanakan pada kegiatan pembekalan Mahasiswa Baru dan di jelaskan kembali pada semester VI menjelang pelaksanaan LTA yang kegiatannya bersamaan dengan PKK III.

Bentuk Bimbingan

1. Setiap pembimbing tugas akhir dibekali dengan Surat Keputusan tentang pembimbing tugas akhir yang di dalamnya berisikan nama dosen dan nama mahasiswa bimbingan 2. Koordinator menginformasikan kepada seluruh mahasiswa yang menyusun tugas akhir

terkait dengan dosen pembimbing tugas akhir, dan koordinator menjelaskan buku pedoman serta tujuan dari karya tulis.

3. Mahasiswa melakukan kontrak waktu pertemuan konsultasi tugas akhir dengan dosen pembimbing, waktu disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, dan tempat ditentukan oleh mahasiswa dan dosen

4. Mahasiswa pada saat melakukan konsultasi kepada pembimbing tugas akhir dengan mengajukan per BAB dan menyertakan lembar konsultasi (minimal 12 kali) untuk dicatat waktu konsultasi, materi yang dikonsultasikan, saran pembimbing dan paraf pembimbing.

Pelaksanaan Bimbingan Tugas Akhir

(31)

penyusunan laporan tugas akhir dengan bimbingan dari dosen institusi yang sudah ditunjuk Program Studi

3. Dosen pembimbing melaksanakan tugasnya sebagaimana diatur dalam pedoman tugas akhir yaitu :

a. Memberi tuntunan dan arahan tentang materi penulisan sesuai dengan judul yang dipilih b. Memberikan tuntunan tentang metode dan teknik penulisan karya tulis ilmiah

c. Membuat catatan perkembangan pada format LTA yang disediakan d. Mengisi catatan perkembangan pada format bimbingan minimal 12 kali e. Memberikan bimbingan sampai dengan tuntas kepada mahasiswa

f. Memberikan penilaian bimbingan secara objektif sesuai kemampuan mahasiswa

4. Dosen pembimbing tugas akhir melakukan bimbingan pada setiap BAB mengajukan pada teknis penulisan dan isi sesuai dengan judul.

5. Bimbingan dapat dilakukan di kampus atau tempat yang telah disepakati antara dosen dan mahasiswa.

6. Setelah melakukan bimbingan tugas akhir minimal 6 kali pertemuan mahasiswa melakukan Desk Evaluasi untuk mengetahui kesiapan mahasiswa dalam melanjutkan penelitian 7. Desk evaluasi dilaksanakan setelah mahasiswa menyelesaikan penulisan laporan dari BAB

I – BAB III, setelah melalui proses bimbingan terlebih dahulu.

8. Desk Evaluasi dilakukan antara mahasiswa dengan para dosen pembimbing yang tujuannya untuk menyamakan persepsi dalam hal penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa 9. Hasil Desk Evaluasi menentukan mahasiswa untuk bisa melanjutkan penelitian ke tahap

berikutnya dengan proses perbaikan terlebih dahulu dari hasil penilaian dari ke dua pembimbing

10. Setelah penelitian mahasiswa melakukan bimbingan sebanyak minimal 6 kali untuk mempersentasikan hasil penelitiannya (sidang LTA)

11. Setiap Mahasiswa harus sudah menyelesaikan laporan tugas akhir 2 hari sebelum ujian sidang, dan laporan tugas akhir sudah disampaikan minimal satu hari sebelum ujian sidang kepada setiap penguji yang telah ditunjuk

11. Setiap mahasiswa akan diuji sidang oleh 3 orang penguji yang sudah ditunjuk oleh

Program Studi. Ujian sidang LTA adalah tahapan akhir dari seluruh rangkaian proses

pendidikan di Progran Studi D3 Kebidanan dengan menyajikan dan

mempertanggungjawabkan LTA di depan para penguji

(32)

12. Mahasiswa melaksanakan perbaikan yang telah diarahkan oleh dosen pembimbing diharapkan dalam waktu 3 hari mahasiswa tersebut sudah kembali lagi untuk menunjukkan hasil perbaikan

13. Setelah perbaikan terus menerus sampai dengan 12 kali konsul dan atau telah dinyatakan final oleh pembimbing tugas akhir maka mahasiswa tersebut disarankan mengikuti sidang tugas akhir dengan syarat sebagai berikut :

a. Telah menyelesaikan persyaratan administrasi akademik dan kemahasiswaan

b. Telah menyelesaikan penulisan karya tulis ilmiah dan memperoleh persetujuan dari pembimbing

c. Telah menyelesaikan hasil (draft) karya tulis ilmiah rangkap 3 untuk diserahkan kepada para penguji, satu hari sebelum sidang dilaksanakan.

14. Pelaksanaan Laporan Tugas Akhir sebagai berikut a. Penguji harus menguji dalam waktu yang bersamaan

b. Waktu ujian sidang untuk setiap peserta adalah 60 menit, terdiri dari presentasi 10 menit, pertanyaan setiap penguji 15 menit, perumusan hasil 5 menit

15. Setelah dinyatakan final dan ditindak lanjuti oleh mahasiswa tersebut maka dosen pembimbing tugas akhir memberikan persetujuan kepada mahasiswa tersebut sebagai tanda bahwa mahasiswa telah mengikuti sidang tugas akhir

16. Setiap mahasiswa harus menyelesaikan perbaikan LTA maksimal 3 hari setelah ujian sidang

17. Laporan Tugas Akhir di jilid dengan hard cover ukuran A4 warna biru muda, diserahkan ke perpustakaan STIKes Dharma Husada Bandung dalam bentuk pdf soft copy .

5.5.2.2 Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen pembimbing karya/tugas akhir (TA) 3 (tiga) mahasiswa/dosen TA.

5.5.2.3 Rata-rata jumlah pertemuan dosen-mahasiswa untuk menyelesaikan

karya/tugasakhir : 12 (dua belas) kali mulai dari pengajuan judul sampai dengan

siding hasil peneltiian.

(33)

5.5.2.4 Tuliskan nama-nama dosen yang menjadi pembimbing karya/tugas akhir, dan jumlah mahasiswa bimbingannya dengan mengikuti format tabel berikut:

No

Nama Dosen Pembimbing Jumlah Mahasiswa

(1) (2) (3)

1 DR. Hj. Suryani Soepardan, Dra.,MM 4 Mahasiswa

2 Yeti Hernawati, S.ST., M.Keb 4 Mahasiswa

3 Metha Dwi Tamara, S.ST., M.KM 4 Mahasiswa

4 Yanti Herawati, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

5 Ira Kartika, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

6 Mira Meliyanti, S.ST.,M.Kes 4 Mahasiswa

7 Ida Suryani, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

8 Sri Hennyati, S.ST.,M.Kes 4 Mahasiswa

9 Berty Risyanti, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

10 Dr. Alamsyah, SpOG.,M.Kes 4 Mahasiswa

11 Dr. Umar Seno W, SpOG 4 Mahasiswa

12 Dr. Septiani Susilowati, M.Kes 3 Mahasiswa

13 Dra. Yulia Tabrani, M.Kes 3 Mahasiswa

14 Dra. Luciana, L.Kusnadi, M.Kes 3 Mahasiswa 15 Eva Riantini, AMKeb.,S.sos.,M.Kes 3 Mahasiswa

16 Maya Indriati, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

17 Oktarina Sri Iriani, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa 18 Dr. Asti Listiani, SpOG.,M.Kes 3 Mahasiswa

19 Naili Rahmawati, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

20 Enong Mardiana, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

21 Sri Wahyuningsih, S.ST.,M.Keb 4 Mahasiswa

22 Ai Muniroh, S.ST.,M.Kes 4 Mahasiswa

(34)

23 Hj. Taskinih, S.ST.,M.Kes 3 Mahasiswa 24 Hj. Titi Murdiati, AMK.,SST.,SH.,M.Kes 3 Mahasiswa

25 Yeni Suryamah, SKM.,M.KM 3 Mahasiswa

26 Tri Nurhayati Asih, M.KM 3 Mahasiswa

27 Dra. Tuti Surtimanah, M.KM 3 Mahasiswa

28 Theresia, S.ST.,M.Keb 3 mahasiswa

29 Hj. Erna Lasmiati, S.ST.,M.Keb 3 Mahasiswa

30 Lia Maulidyawati, S.ST.,M.Kes 3 Mahasiswa

31 Ni Made Darmi, S.ST.,M.Keb 3 Mahasiswa

32 Tati, S.ST.,M.Keb 3 Mahasiswa

33 Rosita, AMd,Keb, SKM 4 mahasiswa

Jumlah 111 mahasiswa

5.6 Upaya Perbaikan Pembelajaran

Uraikan upaya perbaikan pembelajaran serta hasil yang telah dilakukan dan dicapai dalam tiga tahun terakhir dan hasilnya.

Butir

Upaya Perbaikan

Tindakan Hasil

(1) (2) (3)

Materi

1. Menyelenggarakan peninjauan

kurikulum tahun 2011

1.1 Terdapat

perubahan system perkuliahan dalam bentuk blok waktu 1.2 Kurikulum selalu

menyesuaikan dengan kebutuhan kekinian baik kebutuhan

keilmuan maupun

(35)

2. Merevisi bahan ajar dan RPS

2. Bahan ajar dan

RPS juga

menyesuaikan dengan tuntutan perubahan

kurikulum dan kekinian

3. Menyediakan bahan pustaka referensi terbaru, minimal satu tahun sekali

3. Menambah

kualitas dan kuantitas buku- buku referensi

Metode Pembelajaran

1. Menyelenggarakan Soft Skill.

1. Penyempurnaan RPS

2. Student Centre Learning

2. Strategi pembelajaran yang mengarah kepada paradigma Student Centered Learning

Penggunaan Teknologi Pembelajaran

1. Tersedia Laptop dan LCD

1. Proses

pembelajaran lebih interaktif

2. menggunakan CD interaktif sebagai media

2. mahasiswa menjadi lebih kreatif dan inovatif

Cara-cara evaluasi

1. Uji tulis 1. Peningkatan kemampuan mahasiswa 2. Unjuk kerja 2. perbaikan

perkuliahan,

ketersediaan bahan

ajar. Serta

mahasiswa mulai

memahami situasi

kasus di lapangan

(36)

5.7 Peningkatan Suasana Akademik

5.7.1 Jelaskan kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik) serta ketersediaan dokumen pendukungnya.

Program studi Diploma III Kebidanan STIKes DHB memiliki kebijakan suasana akademik ( otonomi keilmuan, kebebasan akademik, mimbar akademik) yang sudah ditetapkan oleh stikes melalui SK NO

027B/SDHB/SK/VI/2012

tentang statuta, pada Bab V mengatur tentang suasana akademik, SK Ketua STIKes No.

031C/SDHB/SK/VII/2013 tentang kebijakan suasana akademik dan SOP

S10.01/UPM- DHB/15

tentang kebijakan suasana akademik, dengan urain sebagai berikut :

a. Otonomi Keilmuan

Dosen diberikan kebebasan untuk mengembangkan keilmuan khususnya terkait dengan PS. Hal ini diwujudkan dalam bentuk keikutsertaan dosen untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta keikutsertaan pada kegiatan seminar, pelatihan, workshop dari Organisasi Profesi sesuai dengan bidang keilmuan Dosen juga diberi kebebasan untuk bergabung dengan organisasi profesi sesuai dengan bidang keilmuannya seperti menjadi anggota & Pengurus Daerah IBI Jawa Barat, menjadi anggota Perinasia.

b. Kebebasan Akademik

Kebebasan akademik dapat berlangsung baik saat perkuliahan maupun di luar perkuliahan. Pada sesi perkuliahan, kebebasan akademik dapat terekspresikan melalui diskusi dengan kebebasan menyampaikan pendapat namun tetap mengikuti norma yang berlaku, selain itu mahasiswa bebas menuangkan isi pikirannya ke dalam sebuah tulisan ilmiah atau lainnya. Selain itu mahasiswa dan dosen dapat mengikuti kegiatan baik di dalam maupun di luar institusi untuk dapat mengembangkan keilmuan.

PS D3 kebidanan melakukan kegiatan secara rutin terprogram baik di dalam maupun di luar dengan berkesinambungan dalam upaya meningkatkan suasana akademik. Kegiatan yang dilaksanakan PS D3 kebidanan untuk menunjang suasana akademik diantaranya:

 Melakukan pertemuan evaluasi praktik klinik antara institusi pendidikan dan pembimbing lahan praktik secara rutin, usai mahasiswa melakukan PKK ataupun praktik klinik lainnya. Evaluasi tidak hanya dilakukan oleh dosen dengan mahasiswa, tetapi juga antara institusi dengan pembimbing lahan praktik.

 Menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dengan mahasiswa seperti Melakukan buka

bersama mahasiswa dari tingkat I – tingkat III, rekreasi dalam rangka pelepasan

(37)

salah satu kegiatan dengan penyelenggara mahasiswa.

 Mengunjungi atau silaturahmi ke Puri Dharma Husada, dimana mahasiswa D3 Kebidanan tingkat I wajib tinggal di PDH selama satu tahun

 Melaksanakan seminar rutin setiap satu tahun sekali yang bekerjasama dengan HMPS prodi dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) baik tingkat nasional maupun internasional

c. Kebebasan Mimbar Akademik

Pada semester genap ini dilakukan mimbar akademik secara terbuka, dan mahasiswa juga dapat menyampaikan aspirasinya baik melalui PA maupun pada dosen pada umumnya. Untuk kotak saran yang disediakan di prodi kebidanan dibuka setiap 1 (satu) bulan sekali oleh sekretaris prodi yang hasil nya di kelola dan disampaikan kepada ketua prodi dan selanjutnya di evaluasi .

5.7.2 Jelaskan ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika, serta status kepemilikan prasarana dan sarana.

Upaya yang dilakukan untuk menunjang suasana akademik dimana program studi D3 Kebidanan menyediakan berbagai fasilitas dasar dan fasilitas pengembangan yakni berupa sarana dan prasarana yang meliputi :

3. Prasarana (Gedung/Bangunan)

Infrastruktur yang digunakan dalam proses pembelajaran di Program Studi D3 Kebidanan adalah aset dan penggunaannya secara bersama-sama dengan prodi lain.

Prasarana yang digunakan untuk berbagai kepentingan (Ruang kuliah, ruang administrasi dan perkantoran, laboratorium, ruang perpustakaan, ruang dosen, ruang ibadah, kantor unit kemahasiswaan (BEM), gudang barang atau inventarisasi, kantin dan fasilitas umum.

a. Laboratorium

Dalam menunjang proses belajar mengajar terdapat tigabelas ruangan yaitu ruang INC, ruang resusitasi, ruang gawat darurat, ruang noeatus bayi dan balita, ruang ANC + lab, ruang komunitas, ruang KIP/K, ruang nifas, ruang KDK, ruang PI, ruang tumbuh kembang, ruang KB, ruang kespro.

b. Perpustakaan

Ketersediaan sumber informasi berupa buku, e-book, jurnal internasional, jurnal nasional, majalah ilmiah, prosiding dan bahan pustaka lainnya yang merupakan salah satu syarat penting begi keberhasilan sebuah institusi pendidikan.

(38)

STIKes Dharma Husada Bandung juga telah terlink dengan perpustakaan institusi lain melalui WAN.

4. Sarana

Pelaksanaan perkuliahan dilaksanakan di 3 ruang kuliah, dimana pada setiap ruang kuliah tersedia 1 unit LCD proyektor, 1 meja dosen, kursi kuliah, 1 kursi dosen, 1 buah white board, 1 buah AC. Kelancaran proses belajar mengajar di Prodi D3 Kebidanan juga di dukung oleh tersedianya Hot Spot yang tersebar di lingkungan STIKes Dharma Husada Bandung yang dimanfaatkan oleh mahasiswa, staff akademik, maupun staff kependidikan. Menyediakan system informasi akademik yang membantu kelancaran kegiatan yang diselenggarakan baik itu pengelola ataupun mahasiswa. Adanya SMS Mathic yang dapat memudahkan civitas akademika untuk mendapatkan informasi.

Fasilitas computer yang disediakan di kantor dihubungkan dengan jaringan Lokal Area Network sehingga dapat memudahkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan dalam melakukan transfer data, pesan singkat, sharing data, dll. Serta bisa komunikasi dengan mahasiswa dalam hal tugas mahasiswa, bimbingan LTA dan sharing. Beberapa dosen juga telah menggunakan komunikasi internet melalui e-mail. Perpustakaan juga dilengkapi dengan ruang baca ber AC serta sarana buka yang lengkap juga akses e- journal.

Menyediakan fasilitas berupa transfortasi sejenis bus dan mobil untuk kegiatan civitas akademik

a. Pendanaan

Transparasi dalam pengelolaan dan alokasi dana merupakan salah satu indikator yang terkait dengan otonomi dan akuntabilitas dari suatu institusi, Prodi D3 Kebidanan yang merupakan bagian dari STIKes Dharma Husada.

Prodi D3 Kebidanan diberikan kewenangan untuk mengelola anggaran

kegiatan pertahun akademik sesuai dengan program kerja yang direncanakan

dan institusi memberikannya sesuai dengan kebijakan.

(39)

5.7.3 Jelaskan program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni) serta hasil yang diperoleh.

Program kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran yang dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas diantaranya:

1. Kegiatan Di Luar

1.1 Seminar, Simposium, Lokakarya, In House Training

Jenis Kegiatan

Pelaksana Kegiatan Waktu Kegiatan

Seminar Pertemuan persiapan

kongres IBI ke XV Se- Jawa Barat

Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Februari 2013

Studi Banding ke AKBID Yogyakarta melalui kelompok kerja PT Kesehatan Jawa Barat

STIKes DHB Maret 2013

RAKERNAS AIPKIND

AIPKIND April 2013

KONAS IBI Ke XV

Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

November 2013

Pelatihan Manajemen HIV/

AIDS Bagi Dosen

Kebidanan dan

Keperawatan Gelombang III

BBPK Kemenkes RI November 2013

Pelatihan Penguatan Sistem Rujukan dan Pelayanan Prima

PPSDM Kemenkes RI Juli 2014

Workshop Nasional Pengembangan Karakter

UNPAD September 2014

(40)

Pelatihan Bimbingan Teknis Manajemen Perkantoran Bagi Staf Administrasi PTS dan Staf Administrasi Kopertis Wilayah IV

Diklat Kopertis Wilayah IV November 2014

Workshop Pemantauan Kesejahteraan Janin

UNPAD November 2014

Seminar Kebijakan Registrasi Tenaga Kesehatan dan Akselerasi Profesi, Penertiban STR

APTISI November 2014

Try out Uji Kompetensi Bidan (OSCE)

AIPKIND November 2014

Simposium Bandung Current Update

UNPAD November 2014

Pelatihan Pre Service Training CTU Bagi Perguruan Tinggi

BKKBN Jawa Barat Desember 2014

Pengembangan Model Uji dengan Metode OSCE

AIPKIND November 2015

Pelatihan Applied Approach

STIKes Dharma Husada Bandung

Maret 2015

Perubahan Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Dalam

AIPKIND April 2015

(41)

Workshop Manajemen Penelitian Bagi Dosen Perguruan Tinggi Kesehatan

APKESI Mei 2015

Workshop Peningkatan Teknis Bidan Dalam Penerapan Standar Asuhan Kebidanan

IBI Jawa Barat Mei 2015

Simposium dan Workshop Nasional Penguatan Profesi Bidan melalui Optimalisasi Sistem Pendidikan dan Pengembangan Pelayanan Bidan

UNPAD Juni 2015

Workshop Karakter UNPAD Juni 2015

Pelatihan peningkatan Kapasitas Dosen D3 Kebidanan dan D3 Keperawatan Dalam Proses Pembelajaran MTBS, SDIDTK dan Implementasi Buku KIA

KEMENKES RI Agustus 2015

Pelatihan Pengembangan Sistem Dan Dokumentasi Mutu Sertifikasi

STIKes Dharma Husada Bandung

September 2015

Pelatihan Workshop Pengembangan Dan Impelementasi Kurikulum

AIPKIND Oktober 2015

(42)

Lokakarya Standar Seting KEMENRISTEK DIKTI Oktober 2015

Workshop Penyususnan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Capaian Pembelajaran

KEMENRISTEK November 2015

Pelatihan Etika Kebidanan dan Hukum Kesehatan

YPKP (Yayasan Pendidikan Kesehatan Perempuan)

Maret 2016

Pelatihan Basic Obstetric Neonatal Life Support

DEPKES April 2016

Laporan 1 st International Conference For Midwives (ICMid)

UNPAD April 2016

1.2 Kegiatan Pengabdian Masyarakat

2013 Pemasangan Implan gratis untuk Wanita Usia Subur di Wilayah Ciporeat Kabupaten Bandung

2013 Penyuluhan tentang KB Jangka panjang di wilayah Ciporeat Kabupaten Bandung

2013 Pelatihan kader tentang pengaturan menu MP ASI di Wilayah Ciporeat Kabupaten Bandung

2013 Pemeriksaan dan deteksi dini kanker serviks (IVA test) untuk wilayah RW 10,12,13,15 Kelurahan Kiara Condong di Laboratorium Kebidanan STIKes Dharma Husada Bandung tahun 2013

2013 Pemeriksaan kehamilan gratis untuk wilayah kelurahan Kiara Condong di Laboratorium Kebidanan STIKes Dharma Husada Bandung tahun 2013 2013 Pelatihan Kader Posyandu tentang SDIDTK bekerjasama dengan puskesmas

Griya Antapani Kota Bandung

(43)

2013 Pelatihan pijat bayi bagi ibu di RW 06 Desa Cipalago Bojongsoang Kabupaten Bandung

2013 Pelatihan deteksi dini kanker payudara (SADARI) bagi kader Bina Keluarga di Desa Padalarang

2013 Penyuluhan tentang Pola Asuh pada anak pada ibu yang mempunyai bayi dan balita di Kec. Antapani

2013 Pembentukan Kader Kesehatan Reproduksi Remaja (KKRR) di RW 11 Kelurahan Kebon Jayanti Kota Bandung

2014 Penyuluhan teknik menyusui dan manfaat Air Susu Ibu di RS. Sariningsih Kota Bandung tahun 2014

2014 Penyuluhan kesehatan pencegahan amenia pada ibu hamil di RSU Dr.

Slamet Garut tahun 2014

2014 Penyuluhan kesehatan gizi bagi ibu menyusui RSUD Cianjur tahun 2014 2014 Penyuluhan kesehatan teknik breast care di RSUD Majalaya tahun 2014 2014 Penyuluhan kesehatan pentingnya mengenali tanda bahaya pada bayi di

RSUD Kabupaten Subang tahun 2014

2014 Penyuluhan cara merangsang perkembangan pada bayi dan balita di Puskesmas Babakan sari kota Bandung tahun 2014

2014 Penyuluhan tanda bahaya pada kehamilan di Puskesmas Ibrahim Adjie kota bandung tahun 2014

2014 Penyuluhan Kesehatan tentang Imunisasi di PKM Puter Kota Bandung 2014 Penyuluhan kesehatan tentang menopause di Puskesmas Griya Antapani

Kota Bandung tahun 2014

2014 Penyuluhan kesehatan perawatan sehari hari pada balita dan perkembangan bayi usia 0-12 bulan di Puskesmas Padasuka kota bandung tahun 2014 2014 Penyuluhan Penyakit pada organ reproduksi Perempuan di RW 11 Desa

Kebon Jayanti

2014 Donor Darah Para Dosen dan Mahasiswa Prodi D III Kebidanan STIKes Dharma Husada Bandung

2014 Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK) anak anak RA Amal Bakti Cpadung Kota Bandung

2014 Pelatihan dan pembentukan Kader Posyandu di Desa Cikadut Kecamatan

(44)

2014 Pemeriksaan Hb dan Golongan darah bagi ibu hamil di Desa Cikadut Kabupaten Bandung

2014 Pelaksanaan Lomba Balita Se Kelurahan Cicaheum di Kota Bandung

2014 Pemasangan AKDR gratis bagi Wanita Usia Subur di STIKes Dharma Husada Bandung bekerjasama dengan Puskesmas Padasuka Kota Bandung 2014 Sosialisasi Ca. Payudara dan Pelatihan SADARI di Puskesmas Babakan

Surabaya Kota Bandung

2014 Pelatihan Manajemen Laktasi Bagi Ibu Nifas di Desa Cikadut Kabupaten Bandung

2014 Pelatihan P4K dan Pengisian Stiker P4K untuk menditeksi komplikasi selama kehamilan bagi para kader di Desa Ciporeat Kabupaten Bandung 2015

Penyuluhan kesehatan Tumbuh Kembang pada Bayi dan Balita dan partisipasi

posyandu di wilayah kerja Puskesmas Babakan Sari (RW 01 dan 04 ) Kota Bandung

2015

Penyuluhan kesehatan Reproduksi mengenai kanker serviks dan partisipasi posyandu di wilayah kerja Puskesmas Griya Antapani ( RW 10 dan RW 12) Kota Bandung

2015

Penyuluhan kesehatan Tentang Metode Kontrasepsi, Efektifitas, dan Efek samping dan partisipasi posyandu di wilayah kerja (RW 05 dan RW 06 ) Puskesmas Salam Kota Bandung

2015

Penyuluhan kesehatan Tentang Anemia Pada Ibu Hamil dan partisipasi posyandu di wilayah kerja Puskesmas Arcamanik (RW 02 dan RW 07) Kota Bandung

2015

Penyuluhan kesehatan Tentang Pemberian MP ASI pada balita dan partisipasi posyandu di wilayah kerja Puskesmas Neglasari (RW 12 dan RW 14) Kota Bandung

2015

Penyuluhan pada Ibu Hamil tentang morning Sickness dan partisipasi posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sindanglaya (RW 22 dan RW 20) Kota Bandung

2015

Penyuluhan tentang menopause, pemeriksaan tekanan darah, dan Senam Lansia di RW 11 Kel.Kebon Jayanti

2015

Pelatihan Kader / Refresh materi untuk seluruh kader posyandu di Desa Panyocokan Kabupaten Bandung

2015

Pembentukan dan Pelatihan Kader POSBINDU di Desa Panyocokan Kabupaten Bandung

(45)

Surabaya Kota Bandung

2015 Pemeriksaan kehamilan gratis di Posyandu Panyingkiran Kelurahan Sadang Serang Kecamatan Coblong Kota Bandung tahun

2015

2015 Pemeriksaan kehamilan gratis di Posyandu RW 10 jalan Rancamalang kec Margaasih Kab Bandung tahun 2015

2015 Pemeriksaan kehamilan gratis dan Penyuluhan kehamilan risiko tinggi dan pencegahannya di Posyandu RW 2 kampung kebon kalapa RT 04/ RW 02 kec padalarang kab Bandung Barat

2. Kegiatan Di Dalam Kelas 2.1 Seminar, kuliah umum

Kuliah Umum STIKes DHB Tahun 2012

Kuliah Umum STIKes DHB Tahun 2013

Seminar STIKes DHB Tahun 2014

Seminar STIKes DHB Tahun 2014

Kuliah Umum STIKes DHB Tahun 2015

Kuliah Umum STIKes DHB Tahun 2015

Kuliah Umum STIKes DHB Tahun 2015

2.2 Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru 1. Orientasi Mahasiswa Baru Tahun 2012 2. Orientasi Mahasiswa Baru Tahun 2013 3. Orientasi Mahasiswa Baru Tahun 2014 2.3 Temu Dosen – Mahasiswa – Alumni

1. Reuni Akbar

2. Pengabdian masyarakan: Bakti sosial

(46)

5.7.4 Jelaskan interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa, serta antar dosen serta hasilnya.

1)

Interaksi dosen – mahasiswa a. Proses pembelajaran

Interaksi dosen mahasiswa umumnya bisa dijumpai dalam proses pembelajaran dengan paradigma baru yaitu penerapan prinsip fokus belajar tidak lagi pada dosen melainkan beralih ke mahasiswa (student centered learning). Suasana akademik akan terbentuk apabila intensitas interaksi bisa berlangsung sesuai dengan standar yang jelas, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Selain proses pengajaran di kelas yang dilakukan 14 kali tatap muka untuk setiap semester, interaksi dosen mahasiswa juga dapat dilakukan melalui studi mandiri, tugas kelompok, studi kepustakaan maupun lapangan, eksperimen laboratoris, responsi/konsultasi, diskusi/seminar ilmiah, pelatihan dan lain-lain. Interaksi dosen dan mahasiswa D3 Kebidanan yang sudah dilakukan seperti cerdas cermat, Kegawat daruratan maternal neonatal, diseminasi hasil seminar.

b. Pembimbingan akademik

Mahasiswa melakukan bimbingan akademik dengan dosen wali sebanyak minimal 4 kali dalam satu semester. Dalam kegiatan ini terjadi interaksi antara dosen dengan mahasiswa, dimana mahasiswa dapat melakukan konsultasi mengenai masalah-masalah yang dihadapi baik akademik maupun non akademik, yang dilakukan pada awal pembelajaran, tengah semester, akhir semester dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

c. Praktikum laboratorium

Dosen melakukan bimbingan terhadap mahasiswa pada saat kegiatan praktikum di laboratorium, dalam bentuk bimbingan seperti demontrasi, role play serta praktek mandiri yang dipantau oleh dosen yang bersangkutan.

d. Praktek lapangan/klinik

Dosen melakukan bimbingan pada mahasiswa ketika mereka melakukan praktek klinik atau praktek di komunitas.Bimbingan dilakukan oleh Preseptor Institusi dan klinik secara terjadwal seminggu 1 kali, dimana Preseptor institusi dan klinik melihat bagaimana sikap, keterampilan mahasiswa di Rumah Sakit dan lapangan dengan cara bed side teaching, responsi dan seminar kasus.

e. Responsi

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai pengaruh Corporate Sosial Responsibility terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor industri barang

Penelitian ini masih berlangsung, dengan hasil tentative bahwa karakteristik gambar anak berkesulitan belajar disekolah untuk anak berkebutuhan khusus adalah garis-garis

Instalasi kamar operasi merupakan bagian integral dari pelayanan rumah sakit khususnya dalam bidang pembedahan, oleh karena itu pemakaian daftar/checklist keselamatan

Dapat menentukan bunyi panjang dan bunyi pendek pada lagu, semua benar, tanpa bantuan guru Ada beberapa bagian lagu yang masih salah di identififkasi Dapat

Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian dirancang menjadi 3 (tiga) kegiatan, yaitu: Uji daya hasil pendahuluan galur harapan padi sawah introduksi IRRI dan

Dari hasil pengujian fungsional pada tiap komponen dalam kondisi baik sehingga saat dilakukan pengujian fungsional dalam sistem-sistem yang terdapat pada sistem

Berdasarkan hasil kajian tersebut diketahui bahwa sejumlah klon memiliki daya hasil tinggi dan stabil, tahan terhadap cekaman kekeringan, dan memiliki kandungan gizi