Analisis Pengiriman Video Pada WiMAX Menggunakan Network Simulator dan Perangkat WiMAX PCR
Ulimaz Talitha
1), Emansa Hasri Putra, S.T., M.Eng.
2), Hamid Azwar, ST.
3)1) Jurusan Teknik Elektro Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email: [email protected] 2) Jurusan Teknik Elektro Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email: [email protected]
3) Jurusan Teknik Elektro Politeknik Caltex Riau, Pekanbaru 28265, email: [email protected]
Abstrak
WiMAX menawarkan solusi terhadap keterbatasan coverage area, jumlah client dan kecepatan transfer data yang tinggi. Wimax juga mendukung kualitas layanan (Quality of Service, QOS) yang diperlukan untuk layanan multimedia seperti koneksi audio dan video. Jaringan internet pada saat ini bukan hanya saja mengakses data-data tapi untuk streaming paket video, hal ini didukung dengan semakin banyak dan berkembang video server, dan video juga dapat digunakan sebagai informasi pada saat ini. Pada tugas akhir ini akan dianalisa perbandingan kinerja teknologi jaringan WiMAX dalam menjalankan aplikasi video streaming didalam network simulator (NS-2) dan perangkat WiMAX yang dimiliki oleh Politeknik Caltex Riau. Dengan parameter pengujian berupa delay dan throughput. Secara keseluruhan nilai QoS yang diperoleh pengujian perangkat untuk pengiriman video2(akiyo) merupakan hasil yang terbaik yang diperoleh kualitas kanal senilai 214 Kbps dan delay yang bernilai 17,2244ms.
Kata Kunci : WiMAX, NS-2, QOS, Delay, Troughput, Video streaming
Abstract
WiMAX offers a solution to the limited coverage area, total of users and high speeds data transfer. This technology also supports quality of service (Quality of Service, QoS) which is required in multimedia services such as audio and video connections. Internet networking is not only the only access to the data but for streaming video package, it is supported by the increasing and growing video servers, and video can also be used as information at this time. In this thesis will analyze the comparative performance of WiMAX network technologies in video streaming applications running in a network simulator (NS-2) and WiMAX devices owned by the Polytechnic Caltex Riau. With the testing parameters such as delay and throughput. Overall QoS values obtained by testing the device for delivery video2 (akiyo) is the best result obtained with premium quality 214 Kbps valued and valuable 17.2244 ms delay.
Keyword: WiMAX, NS-2, QOS, Delay, Troughput, Video streaming
1 PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi komunikasi nirkabel (wireless) pada saat ini berkembang
dengan sangat pesat. Jaringan nirkabel memungkinkan orang untuk dapat berkomunikasi serta
mengakses berbagai komunikasi dan informasi tanpa kabel (nirkabel) dan biasa dikenal dengan
teknologi hostpot yang menggunakan standar IEEE 802.11. Teknologi nirkabel telah banyak
diaplikasikan dalam penunjangan penyediaan infrastruktur telekomunikasi. Standar teknologi
baru dalam dunia komunikasi wireless yang lebih dikenal dengan WiMAX (World wide
Interoperability for Microwave Access). Dimana WiMAX ini menggunakan standar IEEE 802.16
yang merupakan perkembangan dari standar system WLAN[2]. WiMAX tersebut menawarkan solusi terhadap keterbatasan coverage area, jumlah user serta kecepatan transfer data yang tinggi. Teknologi ini juga mendukung kualitas pelayanan (Quality of Service, QOS) yang sangat diperlukan pada layanan multimedia seperti koneksi audio dan video. Video streaming bukanlah hal yang aneh lagi untuk didengar. Jaringan internet pada saat ini bukan hanya saja mengakses data-data tapi untuk streaming paket video, hal ini didukung dengan semakin banyak dan berkembang video server, dan video juga dapat digunakan sebagai informasi pada saat ini.
Pada tugas akhir ini, akan dilakukan analisa perbandingan kinerja jaringan WiMAX dalam menjalankan aplikasi video streaming dengan menggunakan network simulator2 dan perangkat jaringan WiMAX yang dimiliki oleh Politeknik Caltex Riau. Dengan jenis parameter pengujian kinerja berupa delay dan throughput.
2 TINJAUAN PUSTAKA
2.1 BWA (Broadband Wireless Access)
Broadband Wireless Access (BWA) adalah teknologi akses yang menawarkan akses data berkecepatan tinggi dan mempunyai kemampuan menyediakan layanan nirkabel. Teknologi BWA terkini adalah WiMAX. Standar BWA ini secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan (WiMAX).
[1]Gambar 1.1 Posisi WiMAX diantara Jaringan Nirkabel 2.2 WiMAX
Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) adalah evolusi dari teknologi BWA yang mempunyai sebuah standar industri yang berfungsi menginterkoneksikan berbagai standar teknis menjadi satu kesatuan dengan teknologi akses microwave dan merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan ETSI HiperMAN.
2.3 Standarisai WiMAX
Saat ini standar WiMAX dibagi menjadi 2 kategori, yang pertama yaitu IEEE 802.16d (sering disebut 802.16-2004) yang digunakan untuk user yang bersifat fixed dan nomadic.
Sedangkan yang kedua yaitu IEEE 802.16e (sering disebut 802.16-2005) yang digunakan untuk
user yang bersifat portable dan mobile. Pada tugas akhir ini menggunakan standar 802.16d yaitu
client tidak bergerak dan perangkat yang digunakan menggunakan standar tersebut.
[2].
2.4 Konsep Video Streaming
Terdapat dua metode penyampaian konten multimedia (video, audio atau media lainnya) ke klien yaitu melalui streaming dan download. Dalam metode download, konten diletakkan pada sebuah server dan dapat di-download oleh klien seluruh file dan disimpan pada tempat penyimpanan lokal.
Pada metode streaming, klien merepresentasikan konten yang datang dari jaringan secara langsung tanpa mendownload seluruh konten terlebih dahulu. Konten streaming biasanya tidak pernah didownload. Paket-paket konten direpresentasikan ketika datang dan kemudian dibuang.
Media streaming memiliki kemampuan melakukan pengiriman secara simultan dan melakukan playback pada video.
2.5 Parameter QoS WiMAX
Pada tugas akhir ini ada 2 buah parameter QOS yang akan digunakan yaitu throughput dan delay.
2.5.1.Delay
Delay adalah waktu rata-rata yang dibutuhkan suatu paket untuk mencapai route dari asal ke tujuan. Delay dimaksudkan adalah delay rata-rata yang merupakan one way delay, yaitu jumlah total waktu pengiriman paket dalam satu kali pengalamatan dengan jumlah usaha pengiriman yang berhasil dalam satu kali pengamatan tersebut.
2.5.2.Throughput
Throughput adalah banyaknya bit-bit yang dikirimkan dengan sukses dari satu titik ke satu titik tujuan dalam satu waktu. Definisi throughput sama dengan konsumsi bandwidth, yang mana kecepatan kanal yang sebenarnya yang diperoleh oleh suatu use.
3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Perancangan Sistem
3.1.1 Perancangan Simulasi Jaringan WiMAX
Blok diagram perancangan simulasi jaringan WiMAX menggunakan NS2 ditunjukkan pada gambar 3.1
Gambar 3.1 Blok diagram Perangkat Jaringan WiMAX
Topologi yang digunakan dapat dilihat pada gambar 3.2 topologi perangkat jaringan WiMAX.
BTS
PC Server Switch
Client
Gambar 3.1 Topologi Perangkat Jaringan WiMAX 3.1.2 Perancangan Perangkat Jaringan WiMAX
Blok diagram perancangan jaringan WiMAX menggunakan perangkat ditunjukkan pada gambar 3.3
Gambar 3.3 Blok diagram Perangkat Jaringan WiMAX
Topologi yang digunakan dapat dilihat pada gambar 3.4 topologi perangkat jaringan WiMAX.
PC SERVER PC CLIENT
SERVER
Client PicoBs CPE