• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Kota Tangerang Selatan Tahun 2015 i

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

K K a a t t a a P Pe e n n ga g a nt n ta a r r

Puji syukur dipanjatkan ke khadirat Alloh SWT, berkat ridha serta petunjukNya bahwa Panduan Teknis Pra Musrenbang tahun 2015 telah selesai dan disajikan.

Panduan Teknis Pra Musrenbang tahun 2015, dipersiapkan untuk menyusun dokumen perencanaan, yang berisikan tentang tata cara atau proses pengorganisasian musrenbang, kajian kelurahan secara partisipatif, penyusunan rencana kerja kelurahan serta penyusunan proposal kegiatan.

Dengan demikian, Panduan Teknis Pra Musrenbang tahun 2015, diharapkan dapat menjadi panduan dan acuan bagi para pelaksana di lapangan untuk pelaksanaan Pra Musrenbang Kelurahan Percontohan di Kota Tangerang Selatan.

Tim Penyusun

(3)

Kota Tangerang Selatan Tahun 2015 ii

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Da D a f f ta t ar r I I si s i

Kata Pengantar ... i

Daftar Isi ... ii

Daftar Tabel ... iii

Daftar Lampiran ... iii

bagian 1 Pendahuluan ... 1

bagian 2 Pengorganisasian Musrenbang ... 2

bagian 3 Kajian Kelurahan ... 4

bagian 4 Penyusunan Rencana Kerja Kelurahan ... 7

bagian 5 Penyusunan Proposal Kegiatan ... 12

(4)

Kota Tangerang Selatan Tahun 2015 iii

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Da D a f f ta t ar r T Ta a b b e e l l

Tabel 1. Matriks Ranking Penentuan Prioritas Masalah/Kegiatan ... 9

Tabel 2. Matriks Kegiatan Tahunan (Lampiran Dokumen Renja Kelurahan) ... 10

Tabel 3. Proposal Kegiatan ... 14

Da D a f f ta t ar r La L am mp pi i r r a a n n

Lampiran 1. Form Evaluasi Usulan Kegiatan RW ... 15

Lampiran 2. Form Renja Kelurahan ... 15

Lampiran 3. Perkiraan Sementara Harga Satuan Pra Musrenbang ... 15

Lampiran 4. Form Proposal Kegiatan Kelurahan ... 15

Lampiran 5. Daftar Hadir dan Berita Acara Musyawarah RW ... 15

Lampiran 6. Daftar Hadir dan Berita Acara Musrenbang Kelurahan ... 15

Lampiran 7. Daftar Hadir dan Berita Acara Pasca Musrenbang Kelurahan ... 15

(5)

Kota Tangerang Selatan Tahun 2015 1

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

bbaaggiiaann

P P e e n n d d a a h h u u l l u u a a n n

1.1. Latar Belakang

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional: bahwa pemerintah daerah wajib Menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang berfungsi sebagai sebagai dokumen perencanaan daerah untuk periode 1 (satu) tahun. Selanjutnya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah merupakan kerangka dasar otonomi daerah yang salah satunya mengamanatkan dilaksanakannya perencanaan pembangunan dari bawah secara partisipatif.

Pendekatan Perencanaan Partisipatif merupakan proses perencanaan atas bawah (top down) dan bawah atas (bottom up) yang diselaraskan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi serta nasional. Musrenbang merupakan instrument proses perencanaan pembangunan, sehingga secara teknis berbagai keputusan dalam pelaksanaan pembangunan dirumuskan setara bersama dan dilaksanakan sesuai dengan jenjang pemerintahan.

Selanjutnya dalam pelaksnaan Pra Musrenbang ini merupakan kegiatan non formal berupa forum musyawarah warga di tingkat RW yang merupakan wadah untuk melakukan jajak kebutuhan (need assessment) bagi penyiapan usulan kegiatan pembangunan tahunan di tingkat kelurahan. Kegiatan ini merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan kegiatan Musrenbang kelurahan Kota Tangerang Selatan.

1.2. Maksud dan Tujuan

Maksud:

Petunjuk teknis penyelenggaraan Pra-musrenbang ini sebagai pedoman penyusunan rencana pembangunan agar lebih terarah, tepat sasaran, tepat waktu yang bersinergi baik antar sektor maupun wilayah.

Tujuan:

(i) Tujuan umum:

Mendorong partisipasi masyarakat khususnya perempuan dalam rangka memperkuat kapasitas dan kemandirian dalam perencanaan dan penganggaran.

(ii) Tujuan khusus:

Menghimpun dan melakukan identifikasi permasalahan serta menetapkan 5 daftar usulan prioritas pembangunan, dengan 3 urutan pertama akan menjadi bahan masukan lebih lanjut pada Musrenbang kelurahan.

1

(6)

Kota Tangerang Selatan T.A 2015 2

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

bbaaggiiaann

P P e e n n g g o o r r g g a a n n i i s s a a s s i i a a n n M M u u s s r r e e n n b b a a n n g g

Latar Belakang

Kegiatan utama pra –Musrenbang Kelurahan adalah mempesiapkan substansi atau materi untuk menyusun rencana pembangunan kelurahan secara baik. Kegiatan pengorganisasian penyelenggaraan Musrenbang dapat dilakukan baik melalui rapat- rapat panitia (TPM) mapun komunikasi dan koordinasi pelaksana tugas masing-masing anggota TPM.

Tujuan

 Penyusunan struktur organisasi TPM (5-7 orang) dan pembagian tugasnya: ketua, sekretaris, seksi-seksi acara, materi dan logistik).

 Pembentukan Tim Pemandu Musrenbang kelurahan (2-3 orang) oleh TPM.

Sebaiknya jangan semua laki-laki (ada pemandu/fasilitator perempuan)

 Persiapan teknis pelaksanaan Musrenbang kelurahan yaitu:

- Penyusunan jadwal dan agenda Musrenbang kelurahan;

- Pengumuman kegiatan Musrenbang kelurahan dan penyebaran undangan kepada pserta dan narasumber (minimal 7 hari sebelum Hari -7);

- Mengkoordinir persiapan logistik (tempat, konsumsi alat, dan bahan).

Luaran

 TPM yang ditetapkan melaui SK Lurah;

 Pembagian tugas yang jelas antara Tim Pemandu, Tim Perumus dokumen Renja Kelurahan dan Penitia Teknis lainnya;

 Agenda kegiatan Musrenbang Kelurahan.

Peserta

 Lurah

 Staf kelurahan

 TPM (untuk pertemuan pembahasan proses dan jadwal Musrenbang)

Pemandu

 Lurah atau ketua TPM

 Durasi Waktu

 Sesuai kebutuhan

Metode

 Rapat kerja

Materi, Alat dan Bahan

 Sesuai kebutuhan

2

(7)

Kota Tangerang Selatan T.A 2015 3

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Proses Pelaksanaan

Langkah 1 – Pertemuan Pembentukan TPM

 Lurah menyampaikan tujuan pertemuan dan waktu yang dibutuhkan

 Lurah memaparkan nama-nama personil TPM;

 Lurah menyampaikan pembagian tugas dari setiap komponen TPM dan meminta masukan dari peserta rapat.

Langkah 2 – Pertemuan Pembahasan Proses dan Jadwal Musrenbang

 Ketua TPM meminta Tim Pemandu memaparkan proses dan jadwal Musrenbang (pra, pelaksanaan dan pasca Musrenbang) dan minta masukan dari peserta;

 Forum membahas kegiatan-kegiatan yang perlu dilaksanakan dan personil yang bertugas.

Langkah 3 – Koordinasi dan Komunikasi Kegiatan TPM

 Ketua TPM menentukan pelaksanaan persiapan-persiapan Musrenbang;

 Setiap seksi dalam TPM menjalankan tugasnya masing-masing.

(8)

Kota Tangerang Selatan T.A 2015 4

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

bbaaggiiaann

K K aj a ji ia an n K K e e lu l ur r a a ha h a n n

Latar Belakang

Salah satu kegiatan penting dalam pempersiapkan Musrenbang adalah pengumpulan data/informasi kondisi kelurahan, permasalahan dan potensi yang menjadi bahan penting bagi penyusunan rencana kerja pembangunan kelurahan (Renja Kelurahan).

Kegiatan yang dilakukan perlu melibatkan masyarakat agar terjadi kesepakatan bersama tentang hal-hal penting yang terjadi di kelurahan dan apa pandangan masyarakat tentang permasalahan yang harus ditangani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kelurahan.

Tujuan

 Mengidentifikasi informasi tentang kondisi dan situasi sehingga warga bisa terlibat aktif dalam pelaksanaan Musrenbang;

 Menyusun (rekap) data/informasi kelurahan, daftar masalah dan usulan kegiatan kelurahan untuk bahan penyusunan draf Rancangan Awal renja Kelurahan.

Luaran

 Data/Informasi kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan atau bersumber dari dokumen yang tersedia (misal: jumlah KK miskin, jumlah ibu hamil, bayi dab balita, jumlah anak putus sekolah);

 Daftar masalah dan potensi kelurahan yang ditandai secara khusus untuk masalah/potensi kelompok miskin, perempuan dan generasi muda.

Peserta

 Warga RT/RW

 Kelompok-kelompok yang perlu secara khusus difasilitasi seperti kelompok miskin dan perempuan

Pemandu

 Tim Pemandu/fasilitator

Durasi Waktu

 2-3 jam pertemuan disetiap RT/RW

Metode

 Visualisasi yang dipilih sesuai kebutuhan, matrik rangking dan form 1 evaluasi usulan kegitan RW.

Materi, Alat dan Bahan

 Kertas lebar (plano/karton) spidol besar/selotip kertas.

3

(9)

Kota Tangerang Selatan T.A 2015 5

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Proses Pelaksanaan

Langkah 1 – Pembukaan

 Pemandu/fasilitator menyampaikan salam dan menjelaskan topik diskusi, tujuan diskusi dan waktu yang dibutuhkan.

 Pemandu menjelaskan tahap-tahap umum diskusi dan mengulang kembali penjelasan apabila diperlukan.

Langkah 2 – pembahasan masalah

 Permasalahan dibagi berdasarkan topik-topik, sebagai berikut (1) masalah ekonomi, (2) masalah sosial, (3) masalah budaya, (4) masalah kesehatan, (5) masalah pendidikan, (6) masalah pemerintahan dan (7) masalah lingkungan/sumberdaya lingkungan.

Langkah 3 – mendiskusikan

 Memasukkan setiap permasalahan kedalam Form Evaluasi Usulan Kegiatan RW.

Langkah 4 – penutupan

 Pemandu menyampaikan pokok-pokok penting hasil diskusi kepada peserta.

 Pemandu menjelaskan kegiatan berikutnya setelah sesi diskusi

 Pemandu mengucapkan terimakasih dan menutup pertemuan

(10)

6 FORM 1 : EVALUASI USULAN KEGIATAN RW

KELURAHAN : ...

RW : ...

No Masalah Usulan Kegiatan Lokasi / Alamat

Ukuran (konstruksi)

Volume Satuan Harga

Satuan (Rp)

Anggaran (Rp) Kondisi

Obyek Penerima Manfaat

Status Kepemilikan Lahan/Lokasi

Urutan

Prioritas Keterangan P L T

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10 Dst.

Mengetahui Perwakilan RW

( ...)

Perwakilan LMK

( ...)

Pemandu/Fasilitator

( ...)

(11)

7

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Kota Tangerang Selatan T.A 2015

bbaaggiiaann

P P e e n n y y u u s s u u n n a a n n R R e e n n c c a a n n a a K K e e r r j j a a K K e e l l u u r r a a h h a a n n

Latar Belakang

Hasil akhir dari Musrenbang kelurahan adalah dokumen Renja Kelurahan yang disusun berdasarkan hasil kesepakatan-kesepakatan masalah prioritas bersama warga. Dokumen ini disiapkan oleh TPM dan Tim Pemandu dengan merujuk pada dokumen Renstra Kelurahan dan hasil-hasil kajian RT/RW.

Dalam menyusun draf Renja Kelurahan, Tim Perumus harus benar-benar berdasarkan pada kebutuhan prioritas dan aspirasi warga agar dalam Musrenbang nanti

mendapatkan dukungan positif.

Tujuan

 Menkaji ulang/review dokumen Renstra Kelurahan dan hasil-hasil kajian kelurahan untuk menentukan kebutuhan/masalah prioritas tahun yang direncanakan.

 Mengkaji dokumen/data/informasi kebijakan dan anggaran daerah

 Menyusun draft rancangan awal Renja Kelurahan sebagai materi utama pembahasan saat pelaksanaan Musrenbang.

Luaran

 Tim penyusun dokumen Renja Kelurahan (terdiri dari Ketua TPM kelurahan, Tim Pemandu/fasilitator Musrenbang Kelurahan dan beberapa warga/tokoh)

Pemandu

 Lurah atau ketua TPM Kelruahan

Durasi waktu

 1 hari

Metode

 Rapat kerja

Materi, Alat dan Bahan

 Data hasil Evaluasi Usulan Kegiatan RW (lihat Modul 2)

 Dokumen Renstra kelurahan, Dokumen renja Kelurahan dan RKA Kelurahan tahun-tahun sebelumnya yang masih terkait dengan renstra Kelurahan yang berlaku.

 Dokumen/data/informasi kebijakan program dan anggaran daerah terutama yang relevan dengan kelurahan.

 Laptop, infokus, alat tulis, spidol.

3

(12)

8

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Kota Tangerang Selatan T.A 2015

Proses Pelaksanaan

Langkah 1 – Rapat kerja

 Lurah/ketua TPM menyampaikan tujuan, agenda pertemuan.

 Lurah/ketua TPM mempersilahkan Tim Penyusun RAB untuk memaparkan hasil penghitungan anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan Renja Kelurahan.

 Lurah/ketua TPM memandu diskusi mengenai:

- Pengecekan prioritas/kegiatan - Jumlah total anggaran

- Kemampuan anggaran yang tersedia

- Nilai anggaran proyek/kegiatan dan pengurangan/penghematan yang perlu dilakukan

- Kesepakatan-kesepakatan penyesuaian proyek/kegiatan dengan perkiraan kemampuan anggaran

 Lurah/ketua TPM menyampaikan tindaklanjut pertemuan dan memperbaiki dokumen draf Ramcangan Awal renja Kelurahan dan RAB yang akan dibahas bersamma warga masyarakat di saat pelaksanaan Musrenbang kelurahan.

 Lurah/ketua TPM menutup pertemuan

(13)

9

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Kota Tangerang Selatan T.A 2015

Tabel 1. Matriks Ranking Penentuan Prioritas Masalah/Kegiatan

MASALAH

PRIORITAS KEGIATAN UNTUK MENGATASI

MASALAH

KRITERIA

(SKOR: 1 SD 5) TOTAL SKOR RANKING

A B C D E F

Keterangan kriteria:

A. Mendesak/gawat (misal menyebabkan kematian, bila tidak segera diatasi mengganggu

kesejahteraan masyarakat, menurunkan tingkat pendapatan): semakin mendesak, semakin tinggi skornya (nilainya).

B. Dirasakan oleh banyak orang: semakin banyak yang berkepentingan, semakin tinggi skornya (nilainya).

C. Merupakan pemenuhan kebutuhan (hak-hak dasar) seperti : kesehatan, pendidikan, lingkungan dan sumberdaya alam, pangan, sanitasi dan air, pekerjaan, perumahan, tanah, rasa aman dan partisipasi.

D. Tersedia potensi untuk mengatasinya: semakin besar potensi, semakin tinggi skornya.

E. Penerima manfaatnya termasuk kelompok perempuan, kelompok miskin, minoritas, dan golongan muda (bukan hanya laki-laki, golongan tua, dan kalangan elit masyarakat): semakin bermanfaat untuk kelompok-kelompok tersebut, semakin tinggi skornya.

F. Kegiatannya membuka kesempatan keterlibatan perempuan, kelompok miskin, minoritas, dan golongan muda: semakin besar keterlibatan kelompok-kelompok tersebut, semakin tinggi skornya.

(14)

10

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Tabel 2. Matriks Kegiatan Tahunan (Lampiran Dokumen Renja Kelurahan)

NAMA KELURAHAN : ...

KECAMATAN : ...

KOTA/KABUPATEN : ...

1. Rencana Kerja Kelurahan yang Dibiayai oleh Swadaya dan Pihak Ketiga

No. Bidang Program/Kegiatan Tujuan Kegiatan Lokasi (RT/RW, nama

tempat) Sasaran Sifat[1] Waktu

Pelaksanaan

Biaya (RAB)[2]

Indikator

B L R P RP Sumber

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Dst.

[1] B=baru, L=lanjutan, R=rehabilitasi, P=perluasan.

[2] RAB = Rencana Anggaran dan Biaya, merupakan perkiraan biaya dari kegiatan.

(15)

11

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

NAMA KELURAHAN : ...

KECAMATAN : ...

KOTA/KABUPATEN : ...

2. Rencana Kerja Kelurahan yang Pendanaannya dari Pemerintah

No. Program/Kegiatan Tujuan Kegiatan Lokasi (RT/RW, nama

tempat) Sasaran

Sifat[1]

Waktu Pelaksanaan

Biaya (RAB)[2]

Indikator

B L R P Anggaran

Kelurahan APBDII APBD I APBN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Dst.

[1] B=baru, L=lanjutan, R=rehabilitasi, P=perluasan.

[2] RAB = Rencana Anggaran dan Biaya, merupakan perkiraan biaya dari kegiatan.

(16)

12

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

babaggiiaann

P P e e n n y y u u su s un na an n P Pr ro o po p o sa s al l K K e e gi g i a a t t a a n n

Latar Belakang

Proposal adalah usulan rencana kegiatan yang diajukan kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan ijin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya. Setelah TPM melakukan evaluasi terhadap usulan kegiatan di masing-masing RW maka langkah selanjutnya adalah membuat proposal ringkas kegiatan yang akan dilakukan.

Tujuan

Menyusun proposal kegiatan kelurahan.

Luaran

 Proposal kegiatan kelurahan.

Pemandu

 Lurah atau ketua TPM Kelruahan

Durasi waktu

 1 hari

Metode

 Rapat kerja

Materi, Alat dan Bahan

 Data hasil Evaluasi Usulan Kegiatan RW (lihat Rekapitulasi Usulan Evaluasi RW- Form 1)

 Laptop, infokus, alat tulis, spidol.

4

(17)

13

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Proses Pelaksanaan

Langkah 1 – Rapat kerja

 Lurah/ketua TPM menyampaikan tujuan, agenda pertemuan.

 Lurah/ketua TPM mempersilahkan Tim Penyusun Proposal untuk memaparkan hasil pengajuannya.

 Lurah/ketua TPM memandu diskusi mengenai:

- Pengecekan nama lokasi usulan, meliputi : kecamatan, kelurahan RT/RW, nama jalan (untuk suslan konstruksi)

- Pengecekan volume usulan, kondisi saat ini, alasan dan tujuan usulan kegiatan - Jumlah penerima manfaat/kelompok sasaran

- Pengecekan status lahan

 Lurah/ketua TPM menyampaikan tindaklanjut pertemuan.

 Lurah/ketua TPM menutup pertemuan.

(18)

14

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Tabel 3. Proposal Kegiatan

Nama Kegiatan :

Kecamatan :

Kelurahan :

RT/RW :

Volume Usulan (Panjang, Lebar, Tinggi, Orang, Unit,

dll) :

Kondisi Saat Ini :

Alasan Usulan Kegiatan :

Tujuan Usulan Kegiatan :

Penerima

Manfaat/Kelompok

Sasaran :

... Orang/KK

Status Tanah Lokasi Usulan (untuk Usulan

Pembangunan/Pelebaran) :

Ketua RT ...

(...)

Katua RW ...

(...) Lurah ...

(...)

(19)

15

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

L L a a m m p p i i r r a a n n

Lampiran 1. Form Evaluasi Usulan Kegiatan RW Lampiran 2. Form Renja Kelurahan

Lampiran 3. Perkiraan Sementara Harga Satuan Pra Musrenbang Lampiran 4. Form Proposal Kegiatan Kelurahan

Lampiran 5. Daftar Hadir dan Berita Acara Musyawarah RW

Lampiran 6. Daftar Hadir dan Berita Acara Musrenbang Kelurahan

Lampiran 7. Daftar Hadir dan Berita Acara Pasca Musrenbang Kelurahan

(20)

16

Panduan Teknis Pra-Musrenbang Kelurahan Percontohan

Referensi

Dokumen terkait

54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Tata Cara Evaluasi Dokumen Pemilihan serta Hasil Evaluasi Administrasi, Teknis dan Biaya untuk Pekerjaan

Sehubungan dengan berita Acara Evaluasi Administrasi dan Teknis Nomor : 08/Pokja-DPU/Pra- Inventarisasi Aset/Prov-kaltara/VI/2015 tanggal 12 Juni 2015 beserta dokumen

RSNI T-02-2003 Tata cara ini meliputi persyaratan umum serta ketentuan teknis perencanaan dan pelaksanaan struktur kayu untuk bangunan gedung, atau struktur bangunan lain yang

Peraturan Zonasi diwujudkan dalam dokumen yang mencakup panduan teknis untuk pengembangan/pemanfaatan tapak yang mencakup penggunaan lahan, intensitas pembangunan,

Panduan ini dibuat dalam rangka membahani penyusunan Dokumen Strategi Komunikasi untuk Bidang tata Ruang dan Pertanahan , dari sisi bagaimana memgambil keputusan perencanaan

PEDOMAN TEKNIS SARANA DAN PRASARANA BANGUNAN INSTALASI RAWAT INAP (UMUM) 15 (f) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara perencanaan, pemasangan, dan. pemeliharaan sistem

Dokumen ini memberikan panduan langkah demi langkah bagi pengusaha yang ingin memulai usaha restoran masakan tradisional Indonesia, termasuk cara melakukan riset pasar, menyusun rencana keuangan, dan membuat rencana

Dokumen ini berisi panduan teknis bagi siswa-siswa SMPN 1 Tanggul dalam mengikuti kegiatan class meeting baris-berbaris dengan penutup