• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh : Andi Yulanda NRP Dosen Pembimbing : Ir. J. Lubi NIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Oleh : Andi Yulanda NRP Dosen Pembimbing : Ir. J. Lubi NIP"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

1

Dosen Pembimbing : Ir. J. Lubi

NIP. 19480220 197603 1 001

Oleh :

Andi Yulanda NRP. 2103 100 054

(2)

Latar Belakang

Mayoritas petani Indonesia menggunakan tenaga manual untuk kegiatan panen kentang.

2

Kentang jenis sayuran yang memperoleh prioritas untuk dikembangkan di Indonesia.

Indonesia merupakan penghasil kentang

terbesar di Asia Tenggara (sumber : Departemen

Pertanian, Litbang Pertanian 2008).

(3)

• Berdasarkan hal di atas perlu dibuat alat yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Diharapkan peralatan tersebut dapat terjangkau oleh petani, baik harga, dan operasionalnya.

Perumusan Masalah

3

(4)

Tujuan

• Merancang alat bantu sejenis traktor untuk kegiatan panen kentang

• Merancang alat untuk mengambil kentang dari dalam tanah

• Merancang alat untuk memindahkan kentang ke tempat penampungan setelah proses

pengambilan dari dalam tanah

4

(5)

Batasan Masalah

Ukuran diameter minimal kentang 5 cm

• Alat yang dibangun merupakan model dengan skala 1:1

•Jenis tanah yang digunakan adalah tanah gembur dan bersifat uniform

• Penelitan hanya pada tahap pembangunan alat

• tidak menganalisa kekuatan konstruksi

•Evaluasi output dilakukan dengan metode analitis sehingga parameter pengujian alat terbatas pada mampu berjalannya rangkaian mekanisme

5

(6)

TINJAUAN PUSTAKA

• Informasi Umum Pertanian Kentang

6

(7)

Metode panen kentang

• Metode manual

7

(8)

Metode Mekanis

8

Di tarik oleh semacam traktor

(9)

Metode mekanis: gabungan alat panen, traktor penarik, dan penampung

9

(10)

Konsep Alat

10

(11)

11

Bagian Roda

Roda untuk pertanian memiliki 2 model, yaitu roda besi dan karet. Untuk roda besi untuk tanah kondisi basah, sedangkan karet untuk kondisi kering. Tanah pertanian kentang, bersifat kering dan lunak (gembur)

Perumusan yang digunakan

RR r NT

GT = T = +

W TR = NT

W Crr RR = .

GT : gross traction (traksi kotor), (N) T : torsi pada poros roda, (Nm) r : jari-jari roda, (m)

NT : net traction (traksi bersih), (N) RR : rolling resistance, (N)

TR : traksi rasio

W : beban pada roda, (N)

Crr : coeffisien rolling resistance

(12)

Bagian Pengeruk

•Kekuatan tanah

12

2 qu

Cu =

A Cu

F = ×

Cu : kuat geser tanah qu : kuat tekan tanah

F : gaya geser tanah

A : luas permukaan blade/pengeruk

(13)

Bagian Conveyor

• Salah satu alat untuk memindahkan bahan

• Conveyor yang di gunakan adalah chain conveyor

13

(14)

Perumusan yang digunakan pada conveyor :

• Kapasitas (Q) :

Q = kapasitas conveyor

A = luas penampang tanah dan kentang yang ada di dalamnya γ = beban unit

v = kecepatan conveyor C1 = faktor tanjakan

14

C

1

A

Q = × γ × ν ×

(15)

unloading

S4

S3

S2

loading

S1

α

Untuk mengetahui daya yang diperlukan maka,

perlu diketahui tarikan yang terjadi pada tiap titik :

15

(16)

S

2

= S

1

+ W

1,2

S

4

= S

3

+ W

3,4

S1 = tahanan gerak titik 1 S2 = tahanan gerak titik 2

W1,2 = tahanan gerak sepanjang lintasan titik 1 dan 2 α

α 9,81 sin

cos 0

' 1 0

2 =

S

+

9 , 81 × q

× w × L× ×

q

× L×

S

S S

3

= K

2

( )

cosα 9,81

( )

sinα

81 ,

9 0

' 3 0

4 =

S

+ ×

q

×

q

× w × L × + ×

q

×

q

× L ×

S

l l

16

(17)

q0 = berat per meter pada conveyor termasuk berat attachment

w’ = koefisien gesek pada conveyor L = panjang lintasan

α = sudut inclinasi

S3 = tahanan gerak pada titik 3

K = koefisien untuk sudut kontak antara chain dan sprocket W3,4 = tahanan gerak sepanjang lintasan titik 3 dan 4

ql = berat beban per meter S4 = tahanan gerak pada titik 4

17

(18)

Tarikan efektif pada rantai (W0):

W0 = (S4 - S1) + Wdr(S4 + S1) W0 = tarikan efektif

Wdr = tahanan pada bearing sprocket Daya penggerak conveyor :

P = daya penggerak conveyor v = kecepatan conveyor

W0 = tarikan efektif

1000

0 v

P =

W

×

18

(19)

19

Poros

Tegangan Kompresi

POROS

d Ft = 2×T

L W

Ft

= ×

τ H L

Ft

= × 2 σ

Penentuan umur bantalan

 Bantalan

2 1 2 2

max 4





+

 +



+

= σ σ τ τ

τ

es syp avg

st a

e yp avg

sb

S K S

S K S

N Sy 5 , 0

max τ

n P

L C

b

×

=

60 106

10

Pasak

Persamaan Distortion Energy

Tegangan Geser Gaya

(20)

Diagram Alir Penelitian

20

Start

Survey, interview,study pustaka

Pembagian tugas

Penentuan persyaratan

Pengembangan konsep

Perancangan komponen

Pembuatan komponen dan assembly

Pengujian model

Kesimpulan

Finish

Alat berfungsi Gambar/sketsa

rancangan

List of requirement

Model

N

Y

(21)

Rancangan alat pada pengeruk

21

(22)

Rancangan alat pada pengangkut kentang

22

(23)

23

Perencanaan Pengeruk (Blade)

Asumsi yang digunakan :

Asumsi dasar yang dipakai adalah kondisi tanah pertanian sepanjang gulutan adalah sama

fgesek W

Wsinθ

θ Wcosθ

Pada kondisi statis, pada saat tanah ada di blade, tanah tidak boleh jatuh. Maka sudut maksimum yang digunakan adalah

fgesek ≥ Wsinθ µs.Wcosθ≥ Wsinθ

µs ≥ Wsinθ/Wcosθ Jika µs = 0,35

tanθ = 0,35 θ = 19,290

(24)

24

Cu = 12,5 KN/m2

Gaya geser tanah

F = 2500 Newton

Gaya tekan tanah

•kondisi traktor bergerak maju dan blade sudah terisi penuh oleh material tanah dan kentang.

05 , 1

Sy

σ 1,05

10 58 , 10 3

89 , 2

8

8 ×

×

•Material konstruksi menggunakan Alloy Steel-AISI 1020, terlihat bahwa nilai tegangan maksimum yang terjadi adalah 2,89 .108 Pa.

Dengan asumsi angka keamanan (Safety Faktor) adalah 1,05 maka :

;

konstruksi aman

(25)

25

Perancangan Roda

Kecepatan Traktor

v = 2,5 km / jam

= 0,695 m / s

Putaran Roda

Pada perencanaan

ditentukan roda traksi dengan dimensi : Diameter (d) = 0,40 m

Jari-jari (r) = 0,20 m

Traksi Rasio (TR)

Massa Traktor

ditentukan massa traktor sebesar 250 kg.

m = 250 kg W = 2500 N

499 ,

= 0 TR

rpm n = 35

Tahanan Gelinding (RR)

N

RR = 750

(26)

26

PERANCANGAN CONVEYOR

Perancangan Daya

Kapasitas Conveyor

luas penampang ( A ) = 0,252 m2 beban unit (γ ) = 1010,8 kg/m3 kec. conveyor ( v) = 0,695 m/s faktor tanjakan 300 (C1)= 0,85

Q = 166,72 kg/s

Kapasitas di atas adalah kapasitas maksimum seandainya tanah yang terangkut tidak jatuh.

Tahanan Gerak

S1 = 220,46 Newton S2 = 209,40 Newton S3 = 224,06 Newton S4 = 564,38 Newton

P = 0,39 Hp

daya yang diperlukan conveyor

(27)

27

Perancangan Chain dan Sprocket

Rantai

Breaking load = working load X angka keamanan Breaking Load = 564,18 N. 12

= 6770,16 Newton

•BS 4116 dengan breaking load 13000 Newton

•Pitch 1,5 inch = 38,1 mm

•Model attachment yang dipakai adalah type K1

Sprocket

•BS 4116 dengan breaking load 13000 Newton

•Pitch 1,5 inch = 38,1 mm

•Jumlah gigi 8

•Diameter pich 99,57 mm

•Top diameter 109 mm

•Bore diameter 20 mm

•Berat rata-rata 0,9 kg

(28)

28

perancangan chain conveyor dimana pada chain terdapat plat besi siku yang memiliki sisi 2cm X 3cm.

L = 2panjang conveyor + keliling sprocket

= 2 X 63 cm + 2.πr

= 126 cm + 2.3,14.9,957 cm

= 188,53 cm

Jumlah mata rantai dan attachment(N) adalah

N = =

= 50 mata

Mata rantai yang dipakai pada conveyor, adalah

N/2 = 25 mata

Maka sisa tanah dan kentang yang berada pada conveyor(Msisa), adalah Msisa = 25. 0,5. 2 cm. 3 cm. Lconveyor. γ

= 25. 0,5. 2 cm. 3 cm. 48 cm. 1010,8 kg/m3

= 3,63 kg

(29)

29

•Roda penggerak Combine Harvester digunakan 2 (dua) tipe, yaitu : Roda karet (untuk kondisi tanah kering)

Diameter = 400 mm Lebar = 200 mm

Jenis roda = Agriculture type

•Gaya yang bekerja pada blade adalah gaya berat total yang berada pada balde sebesar 634,62 Newton dan gaya geser tanah sebesar 2500 Newton. Material konstruksi menggunakan Alloy Steel-AISI 1020. Nilai tegangan maksimum yang terjadi adalah 2,89 .108 Pa.

•Daya yang diperlukan conveyor 0,39 hp

•Standar chain yang digunakan adalah 1S013 dengan breaking load 13000 Newton. Pitch 1,5 inch = 38,1 mm. Model attachment yang dipakai adalah type K1. Sedangkan untuk sprocket adalah BS 4116 dengan bore diameter 20 mm, picth circle diameter 99,57 mm.

•Prosentase tanah yang jatuh (Pr) adalah 92, 86%

(30)

Daftar Pustaka

Anonim, Conveyor Chain, <URL :

http://www.renold.com/Products/ConveyorChain/ConveyorChainIndexPa.asp>

Akitson, John H. 1993. An Introduction to The Mechanics Of Soils And Foundations.

London : MacGraw-Hill International.

Deutschman, Aaron D. 1975. Machine Design, Theory and Practice.

New York : Macmillan Publishing Co., Inc.

Hardiyatmo, Hary Chistady. 2006. Mekanika Tanah 1, Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Joewono, Ari, Kapasitas Dan Daya Pada Conveyor, Jurusan Teknik Mesin ITS Surabaya.

Sunarjono, H. Hendro. 2004. Petunjuk Praktis Budidaya Kentang.

Jakarta Selatan : Agromedia Pustaka.

30

(31)

TERIMA KASIH

KRITIK DAN SARAN YANG MEMBANGUN SANGAT KAMI HARAPKAN DEMI

KESEMPURNAAN TUGAS AKHIR INI

31

Gambar

Diagram Alir Penelitian 20StartSurvey, interview,study pustakaPembagian tugasPenentuan persyaratanPengembangan konsepPerancangan komponenPembuatan komponendan assemblyPengujian modelKesimpulanFinishAlat berfungsiGambar/sketsarancanganList  of requirementMo

Referensi

Dokumen terkait