• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG MEDAN."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA

TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR PELAYANAN

KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG

MEDAN

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

OLEH

SARI YUNITA

NIM. 709330048

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang senantiasa memberikan rahmat dan karunia-Nya dan yang melimpahkan pengetahuan serta memberikan kesempatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Negeri Medan Jurusan Akuntansi.

Adapun judul dari skripsi ini adalah “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Medan”.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Segala bentuk kritikan maupun saran yang bersifat konstruktif sangat dibutuhkan demi kesempurnaan skripsi ini.

Penghargaan yang tulus serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orangtua penulis yaitu, Ayahanda Julpan Indra Pane dan Ibunda Hj. Lely Suriani yang senantiasa mendoakan, memberi semangat dan dukungan moril maupun materil kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Dalam kesempatan ini penulis juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor Universitas Negeri Medan 2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta, ME selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri

Medan.

3. Bapak Drs. La Ane, M.Si. selaku Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

4. Bapak Drs. Jihen Ginting, M.Si. selaku Sekretaris Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

5. Ibu Yulita Triadiarti, SE, M.Si. Ak selaku dosen pembimbing skripsi yang telah banyak memberikan bimbingan, motivasi dan arahan kepada penulis selama dalam penulisan skripsi ini.

6. Bapak Drs. Surbakti Karo- karo M.Si Selaku Dosen Penguji yang telah memberikan koreksi dan memberi masukan kepada penulis.

7. Bapak Drs. La Hanu M.Si selaku Dosen Penguji yang telah memberikan koreksi dan memberi masukan kepada penulis.

(6)

9. Kepada Teman satu atap, satu perjuangan yang senantiasa mendukung, menemani, memberi semangat kepada saya. Saya ucapkan terima kasih banyak yang sebesar-besarnya sebesar badan nya, adek kesayangan ziia unay.

10. Kepada Sahabat saya Sri Devi Nasution, yang telah memberikan dukungan nya kepada saya. Walaupun dukungannya dalam bentuk repetan-repetan yang membuat saya semangat untuk menyelesaikan skripsi ini.

11. Teman-teman Saya Fahri Harahap, Ahmad Faisal Nasution, Birong, Feby, Dila, Gusti, Anas Sompel, yang telah banyak membantu dan memberikan semangat kepada saya untuk menyelesaikan skripsi ini.

12. Teman-teman Mahasiswa Akuntansi Pemerintahan Medisin Kholis, Dian Wara Pingka, Tri Cahyadi Madra Putra, Desfriza Dwi Lestari, Laylan Syafina yang telah banyak membantu saya.

13. Serta Teman-teman mahasiswa Akuntansi Pemerintahan stambuk 2009 lainnya yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, dan semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini

Akhir kata saya berharap kiranya skripsi ini dapat memberikan manfaat dan dapat memenuhi fungsi yang semestinya.

Medan, Agustus 2013 Penulis,

(7)

ABSTRAK

SARI YUNITA, 709330048. Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Disiplin

Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan

Lelang. Skripsi, Jurusan Akuntansi Pemerintahan, Fakultas Ekonomi,

Universitas Negeri Medan, 2013.

Permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah apakah Gaya

Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kinerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai

KPKNL Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gaya

Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai KPKNL

Medan.

Populasi dalam penelitian adalah Pegawai yang bekerja pada KPKNL Medan.

Metode pemilihan sampel pada penelitian ini adalah pemilihan sampel sensus karena

metode sensus merupakan pengambilan data dari semua elemen atau anggota dari

suatu populasi. Sumber data dalam penelitian adalah data primer yang bersumber dari

jawaban responden berupa kuesioner

.

Metode analisis data yang digunakan adalah

analisis regresi berganda dengan SPSS 16.0

Hasil penelitian disimpulkan bahwa secara simultan Gaya Kepemimpinan,

Motivasi dan Disiplin Kerja memiliki pengaruh positif tidak secara signifikan

terhadap kinerja pegawai pada KPKNL pemerintahan kota Medan, dengan kata lain

Ha diterima. nilai signifikan sebesar 0,049 dan nilai F

hitung

sebesar 2.973 Nilai

signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan nilai F

hitung

lebih besar dari nilai F

tabel

(2.973 >

2.947)

Kesimpulan penelitian ini adalah Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin

Kerja memiliki pengaruh positif tidak secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai

pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Medan secara Simultan.

(8)

ABSTRACT

SARI YUNITA, 709330048. Influence of leadership styles, motivation, discipline

Work Against the performance of an employee in the Office of the Ministry of

State Property and auction (KPKNL) Medan.

Thesis, Department of

Accounting specificity Government Accounting , Faculty of Economics, State

University of Medan, 2013.

The problems discussed in this study is whether leadership styles, motivation

and discipline Performance affect the performance of the employees of the

Government of the city of Medan KPKNL. This study aims to know the influence of

leadership styles, motivation and discipline Work Environment on performance

KPKNL Medan.

The population in the study are employees who work on Government Palaces

KPKNL. The method of sample selection in this study was the sample of the Census

because the census is a method of data retrieval from all elements or members of a

population. The data source in the study of primary data is sourced from the

respondent's answers in the form of a questionnaire. Methods of data analysis used is

multiple regression analysis with SPSS 16.0

Results of the study it was concluded that the simultaneous leadership styles,

motivation and discipline work has a positive influence on performance not

significantly to employees who work on Government Palaces KPKNL, in other words

Ha received. significant values of F and value 0.049 count amounted to 2.973 Value

smaller than 0.05 significance and value F count greater than the value of F table

(2.973 > 2.947).

The conclusions of this study are leadership styles, motivation and discipline

work has a positive influence not significantly to the performance of employees in the

Service Office a wealth of State and Auction Fields simultaneously.

(9)

DAFTAR ISI

Halaman LEMBAR PERSETUJUAN

ABSTRAK... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI... iv

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 5

1.3 Batasan Malasah... 6

1.4 Rumusan Masalah ... 6

1.5 Tujuan Penelitian ... 6

1.6 Manfaat Penelitian... 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kerangka Teoritis... 8

2.1.1 Kinerja Pegawai... 8

2.1.2 Gaya Kepemimpinan ... 12

2.1.3 Motivasi ... 15

2.1.4 Disiplin Kerja ... 18

2.2 Penelitian Terdahulu... 22

2.3 Kerangka Berpikir ... 23

(10)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 26

3.2 Populasi dan Sampel ... 26

3.3 Jenis dan Sumber Data ... 26

3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 27

3.5 Variabel dan Definisi Operasional ... 27

3.5.1 Variabel Penelitian ... 27

3.5.2Definisi Operasional ... 28

3.6 Teknik Analisa Data dan Pengujian Hipotesis... 32

3.6.1Teknik Analisa Data ... 32

3.6.2Uji Kualitas Data ... 33

3.6.2.1Uji Validitas... 33

3.6.2.2Reliabilitas ... 33

3.6.3Uji Asumsi Klasik ... 33

3.6.3.1Uji Normalitas ... 34

3.6.3.2Uji Multikolinearitas ... 34

3.6.3.3Uji Heteroskedastisitas... 35

3.7 Pengujian Hipotesis... 35

3.7.1Uji Statistik F ... 35

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN 4.1 Hasil Penelitian ... 37

4.1.1 Gambaran Umum KPKNL Medan ... 37

4.1.2 Pengujian Data ... 39

4.1.3 Hasil Pengujian Data ... 40

(11)

4.1.3.2 Uji Kualitas Data... 41

1. Uji Validitas ... 41

2. Uji Reliabilitas... 45

4.1.3.3 Uji Asumsi Klasik ... 46

1. Uji Normalitas ... 46

2. Uji Multikolinearitas... 48

3. Uji Heteroskedastisitas... 49

4.1.4 Hasil Analisis Regresi Berganda ... 50

4.1.5 Hasil Pengujian Hipotesis ... 52

1. Uji F ... 52

1. Uji Koefisien Determinasi... 53

4.2 Pembahasan ... 54

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 56

5.2 Saran ... 57 DAFTAR PUSTAKA

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu ... 22

Tabel 4.1 Tingkat Pengembalian Kuesioner ... 40

Tabel 4.2 Analisis Statistik Deskriptif ... 40

Tabel 4.3 Uji Validitas Gaya Kepemimpinan ... 42

Tabel 4.4 Uji Validitas Variabel Motivasi ... 43

Tabel 4.5 Uji Validitas Variabel Disiplin Kerja ... 44

Tabel 4.6 Uji Validitas Kinerja Pegawai ... 45

Tabel 4.7 Uji Reabilitas Variabel Penelitian ... 46

Tabel 4.8 Uji Normalitas Variabel Penelitian ... 47

Tabel 4.9 Uji Multikolinearitas Variabel Penelitian ... 49

Tabel 4.10 Regresi Linier Berganda Variabel Penelitian... 51

Tabel 4.11 Uji F ... 53

(13)

DAFTAR GAMBAR

(14)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Sumber Daya Manusia merupakan salah satu sumber daya yang senantiasa

berkembang setiap saat, mengikuti perkembangan disekitarnya. namun sumber

daya manusia harus dapat dimanfaatkan oleh suatu organisasi dalam mewujudkan

Visi dan Misinya, tetapi sumber daya manusia belum dimanfaatkan semaksimal

mungkin, permasalahan yang timbul adalah sering kali pimpinan belum mampu

bagaimana untuk memberdayakan Sumber Daya Manusia yang ada. Ada tiga sisi

pemberdayaannya, yang pertama adalah penyadaran. Pada tahap ini target yang

hendak diberdayakan diberi pencerahan dalam bentuk pemberian penyadaran

bahwa mereka mempunyai hak untuk mempunyai sesuatu. setelah menyadari,

tahap kedua adalah pengkapasitasan inilah yang sering disebut “capasity

building” atau bahasa yang lebih sederhana memampukan atau “enabling”, Untuk

diberikan daya atau kuasa yang bersangkutan harus mampu terlebih dahulu. dan

yang ketiga adalah pemberian daya itu sendiri atau “empowerment”pada tahap ini

kepada target diberikan daya, kekuasaan otoritas dan peluang apabila sumber daya

manusia diberikan peluang, maka sumber daya tersebut akan berupaya

mempertanggungjawabkan bidang tugas yang dibebankan.

Sejalan dengan peluang yang diberikan bagi pegawai Kantor Pelayanan

Kekayaan Negara dan Lelang yang perlu sebenarnya adanya peningkatan kinerja

(15)

pegawai bisa ditingkatkan, maka perlu diketahui faktor-faktor yang

mempengaruhi kinerja tersebut.

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang adalah kantor yang

mengurusi Piutang Negara yang lebih kurang berasal dari bank-bank pemerintah

(BUMN) dan pada umumnya memiliki barang jaminan yang menjadi sumber

utama penyelesaian hutang penanggung atau penjamin hutang (PH/PJH).

pelaksanaan tugas Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara banyak

berhubungan dengan barang jaminan seperti kualitas bukti pemilikan atau status

barang jaminan akan sangat menentukan tingkat keberhasilan pengurusan.

penelitian ini memfokuskan pada pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara

dan Lelang Medan.

Kinerja pegawai yang tinggi sangatlah diharapkan oleh Kantor Pelayanan

Kekayaan Negara dan Lelang tersebut. Semakin banyak pegawai yang

mempunyai kinerja tinggi, maka produktivitas Kantor pelayanan Kekayaan

Negara dan Lelang secara keseluruhan akan meningkat. Pegawai dituntut untuk

mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif dan efisien.

Keberhasilan pegawai dapat diukur melalui kepuasan masyarakat dalam

pelayanannya, berkurangnya jumlah keluhan dan tercapainya target yang optimal.

Terdapat faktor negatif yang dapat menurunkan kinerja Pegawai, diantaranya

adalah menurunnya keinginan Pegawai untuk mencapai prestasi kerja, kurangnya

ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan sehingga kurang menaati

peraturan, pengaruh yang berasal dari lingkungannya, teman sekerja yang juga

(16)

kinerja Pegawai dalam bekerja. Faktor-faktor yang dapat digunakan untuk

meningkatkan kinerja diantaranya adalah gaya kepemimpinan, motivasi dan

disiplin kerja.

Menurut Suranta (2002: 116-138) Gaya kepemimpinan merupakan norma

perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba

mempengaruhi perilaku orang lain. Seseorang pemimpin dalam organisasi harus

dapat menciptakan integrasi yang serasi dengan para bawahan nya juga termasuk

dalam pembinaan kerja sama, mengarah dan mendorong gairah kerja para

bawahan sehingga tercipta motivasi yang positif yang akan menimbulkan niat dan

usaha (kinerja) yang maksimal juga di dukung oleh fasilitas-fasilitas organisasi

untuk mencapai sasaran organisasi. Seorang pemimpin harus menerapkan gaya

kepemimpinan untuk mengelola bawahannya, karena seorang pemimpin akan

sangat mempengaruhi keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya. Sukses

tidaknya pegawai dalam prestasi kerja dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan

atasannya.

Pemimpin dalam memotivasi dan mengarahkan pegawai hendaknya

memiliki ciri khas/gaya tertentu dalam proses kepemimpinannya, karena gaya

kepemimpinan mencerminkan tindakan seorang pemimpin dalam memotivasi,

mengarahkan dan mempengaruhi pegawai. Oleh karena itu, pemimpin harus dapat

menggunakan gaya kepimpinannya secara tepat agar secara langsung dapat

memotivasi bawahannya sehingga produktivitasnya pun tinggi. Menurut Hersey

dan Blanchard apabila gaya kepemimpinan yang dipakai tepat maka hal itu tidak

hanya menimbulkan motivasi bagi para bawahan melainkan juga membantu para

(17)

hadian dan ketertiban sebagai alat untuk memotivasi pegawai. Gaya

kepemimpinan yang tepat akan menimbulkan motivasi seseorang untuk

berprestasi.

Motivasi yang kuat yang timbul dari dirinya sendiri juga sangat

dibutuhkan guna meningkatkan kinerja pegawai. Hubungan yang baik dengan

atasan, sesama rekan kerja dan bawahan dalam lingkungan kerja, akan memberi

semangat kerja bagi pegawai yang dapat meningkatkan motivasi. Selain itu

keberadaan sarana prasarana yang menunjang pelaksanaan kerja juga mutlak

diperlukan demi kelancaran pelakasanaan tugas. Apabila semua itu terpenuhi

maka tanpa adanya pimpinan, seorang pegawai akan memiliki kinerja yang baik

karena telah memiliki motivasi yang tinggi, memiliki semangat kerja. karena

apabila motivasi kerja lemah maka dapat menentukan kinerja yang dihasilkan

tetapi pada umumnya motivasi dilakukan kepada orang-orang yang berada pada

level bawah pada manajemen, namun demikian, penelitian yang dilakukan oleh

para ahli belakangan ini banyak memberikan bukti signifikan yang menjelaskan

bahwa motivasi juga dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja manajemen level

atas dalam sebuah organisasi.

Faktor lain yang mempengaruhi Kinerja Pegawai yaitu Disiplin Kerja.

Disiplin adalah mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan. Berkaitan dengan

kinerja pegawai, apabila seorang seorang pegawai mengikuti segala peraturan

yang ditetapkan, maka permasalahan yang timbul dapat ditekan dan target-target

yang ditentukan dapat dicapai. Salah satu syarat agar disiplin dapat ditumbuhkan

(18)

sadar apa tugasnya, bagaimana melakukannya, kapan pekerjaan dimulai dan

selesai, seperti apa hasil yang disyaratkan, dan kepada siapa mempertanggung

jawabkan hasil pekerjaan itu (Budi Setiawan dan Waridin 2006). Oleh karena itu,

jika pegawai mempunyai kedisiplinan kerja,maka kinerjanya akan baik. Hal ini

sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Hodges (1990,129) yang

menyatakan bahwa pegawai yang memiliki kedisiplinan akan membuat

perusahaan memiliki kinerja yang baik .

Berdasarkan survei pendahuluan, peneliti menemukan adanya kekurangan

menaati tata tertib, ketentuan-ketentuan perusahaan yang memberatkan pegawai,

disamping Gaya Kepemimpinan dan Motivasi yang cukup tinggi. Kemudian

timbul pemikiran bagaimana keseluruhan faktor tersebut saling berkesinambungan

sehingga mempengaruhi kinerja pegawai.

Berdasarkan Uraian diatas, maka perlu dilakukan Penelitian dengan Judul :

“Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap

Kinerja Pegawai Pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang”.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka identifikasi masalah

dalam penelitian ini adalah :

1. Apakah Gaya Kepemimpinan berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai

(19)

2. Apakah Motivasi Berpengaruh Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor

Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang?

3. Apakah Disiplin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada

Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang?

4. Apakah Terdapat Pengaruh secara Signifikan Gaya Kepemimpinan,

Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor

Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang?

1.3 Pembatasan Masalah

Berdasarkan Latar Belakang dan Identifikasi Masalah diatas yang cukup

luas, maka Batasan masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu Gaya

Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja secara signifikan mempengaruhi

Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Medan.

1.4 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka pada penelitian ini akan

dirumuskan masalah-masalah sebagai berikut :

Apakah Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja mempunyai

Pengaruh terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan

Lelang?

1.5 Tujuan Penelitian

Berdasarkan Latar Belakang dan Permasalahan yang telah dikemukakan

(20)

Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja berpengaruh Terhadap Kinerja

Pegawai di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang?

1.6 Manfaat Penelitian

1. Bagi Penulis

Dapat menambah pengetahuan sebagai bekal dalam menerapkan ilmu

yang telah diperoleh dibangku kuliah dalam dunia kerja yang sesungguhnya.

2. Bagi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang

Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga

bagi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang dalam pengelolaan SDM

beserta segala kebijakan yang berkaitan langsung dengan aspek-aspek SDM

secara lebih baik

3. Bagi Peneliti selanjutnya

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi dan referensi

(21)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan penelitian yang telah diuraikan

sebelumnya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu:

1. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan Gaya Kepemimpinan,

Motivasi serta Disiplin Kerja mempunyai Pengaruh Positif tidak Signifikan

terhadap terhadap kinerja pegawai KPKNL pada pemerintahan kota Medan,

Nilai signifikansi sebesar 0,49 yang lebih kecil dari 0,05 dan nilai F hitung lebih

besar dari nilai F tabel(2.973 > 2.947). Dengan kata lain Ha diterima.

2. Hasil analisis regresi secara keseluruhan menunjukkan R Square sebesar

0,24,2 yang berarti bahwa variabel Gaya Kepemimpinan, Motivasi serta

Disiplin kerja, dapat menjelaskan variabel Kinerja Pegawai KPKNL

pemerintah Mota Medan sebesar 24,2% dan selebihnya sebesar 75,8%

dipengaruhi oleh variabel lain.

3. Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Disiplin Kerja mempunyai pengaruh

positif signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Pelayanan Kekayaan

(22)

5.2 Saran

Adapun keterbatasan dan saran penelitian pada penelitian ini adalah:

1. Ruang lingkup penelitian ini hanya dilakukan pada Pegawai yang bekerja pada

KPKNL Kota Medan, sehingga untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat

umum perlu dilakukan penelitian yang lebih luas. Seperti bisa melakukan

penelitian pada pegawai Bagian kantor keuangan lainnya dan dinas SKPD

pada pemerintahan kota ataupun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

2. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan peneliti menambah jumlah

responden agar hasil penelitian ini lebih dapat memberikan gambaran tentang

pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi serta Disiplin Kerja terhadap Kinerja

Pegawai Pemerintah Kota Medan.

3. Untuk Penelitian selanjutnya, diharapkan peneliti dapat mengubah variabel

Gaya Kepemimpinan, Motivasi serta Disiplin Kerja dengan variabel yang lain

yang masih membahas tentang Kinerja Pegawai Pemerintah Kota Medan

(23)

DAFTAR PUSTAKA

Armstrong, Michael. 1994. Manajemen Sumber Daya Manusia: A Handbook Of Human Resource Management. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Davis. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga

Ferdinand, Augusty. 2006. Metode Penelitian Manajemen. Edisi 2. BP Universitas Diponegoro. Semarang.

Gibson. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Rineka Jaya

Guritno, Bambang dan Waridin. 2005. Pengaruh Persepsi Karyawan Mengenai Perilaku Kepemimpinan, Kepuasan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja. Jurnal Riset Bisnis Indonesia. Vol.1. No.1

Harsey, Paul, Balnchard.2004. “Manajemen Perilaku Organisasi”. Jakarta: Erlangga

Hakim, Abdul. 2006. Analisis Pengaruh Motivasi, Komitmen Organisasi dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Riset Bisnis Indonesia. Vol.2. No.2

Hasibuan, Malayu. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Mangkunegara, AA, Anwar Prabu. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Roskarya

Malthis, R.L dan Jackson. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Salemba Empat. Jakarta

Masrukhin dan Waridin. 2004. Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, Budaya Organisasi dan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai.Jurnal Ekonomi dan Bisnis. VOL 7. No 2

Nawawi, Hadari.2003. Manajemen Sumber daya Manusia Untuk Bisnis Yang Kompetitif, Cetakan Kelima. Yogyakarta. Gadjha Mada University Press

Rahayu, Gusti. 2011. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja

Pegawai Pada Kantor Bank Indonesia Medan.

Rivai, Veithzal dan Basri. 2005. Performance Appraisal: Sistem Yang Tepat Untuk Menilai

Kinerja Karyawan dan Meningkatkan Daya Saing Perusahaan. Jakarta: PT

(24)

Robbins, Stephen. P. Dan Mary Coulter. 2005. Manajemen. PT INDEKS Kelompok Gramedia. Jakarta.

Sekaran, Uma. 2006. Research Methode For Business: Metodologi Penelitian Untukn bisnis. Salemba Empat. Jakarta.

Setiyawan, Budi dan Waridin. 2006. Pengaruh Disiplin Kerja Karyawan Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Di Divisi Radiologi RSUP Dokter Kariadi

Semarang. Jurnal Riset Bisnis Indonesia. Vol 2. No 2. Hal: 181-198.

Siagian, Sondong. P. 2004. Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: PT Rineka Cipta

Soejono, Imam. 2001. Teknik Memimpin Pegawai dan Pekerja. Jakarta: Jaya Sakti

Soelaiman, 2007 Pengendalian dan Pengawasan Proyek Dalam Manajemen. Jakarta:

Ghalia Indonesia

Suharto dan Cahyo. 2005. Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia Di Sekretariat DPRD Propinsi Jawa Tengah. Jurnal Riset Bisnis Indonesia. Vol 1. No 1. Hal: 13-30.

Suranta, Sri. 2002. Dampak Motivasi Karyawan Pada Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Dengan Kinerja Karyawan Perusahaan Bisnis.

Sydam, Gouzali. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Gunung Agung

Tampubolon, Biatna.D.2007. Analisis Faktor Gaya Kepemimpinan dan Faktor Etos Kerja

Terhadap Kinerja Pegawai Pada Organisasi yang Telah Menerapkan

SNII9-9001-2001. Jurnal Standarisasi No.9

Thoha, Miftah. 2003. Kepemimpinan dalam Menajemen. Suatu Pendekatan Perilaku

Wahjosumidjo.2001. Kepemimpinan dan Motivasi. Jakarta: Ghalia Indonesia

Wibowo. 2007. Meningkatkan Kinerja Karyawan. Bandung: Bina Aksara

Winardi. 2003. Asas-Asas Manajemen. Bandung: Alumni

Gambar

Gambar 2.3 Bagan Kerangka Pemikiran .......................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Phillip Futures dan penulis tidak bertangung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan

pada pemancar FM standar buatan pabrik biasanya dilengkapi dengan fasilitas masukan untuk SCA. Spektrum frekuensi Broadcast FM stereo dan pita teledata [1].. SCA

Berdasarkan hasil Uji Friedman tersebut direkomendasikan untuk tidak menggunakan 4 skema dengan rerata peringkat terendah (F1, F8, F5, dan F6), sebaliknya

Website e-CRM sebagai usulan sistem baru yang dihasilkan dari penelitian ini masih bersifat prototipe, artinya fitur atau layanan yang terdapat pada website tersebut belum

Hasil analisis menunjukkan bahwa galur terung yang memiliki potensi hasil yang paling tinggi adalah galur ‘Bandung’, kandungan vitamin C buah tertinggi pada galur

Dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan pengamanan Objek vital di wilayah hukum Polres Parimo dilaksanakan oleh anggota Satuan Sabhara, hal tersebut disebabkan

Kajian ini khusus membahas kebijakan politik hukum, yang mengambil pengertian bahwa politik hukum adalah legal policy yang akan atau telah dilaksanakan secara nasional

Namun demikian, dalam menangani isu sinkretisme dalam masyarakat Bajau, terdapat manhaj wasatiyyah yang perlu diambil kira khususnya oleh sarjana tempatan khususnya sarjana