ABSTRACT
This study aims to determine the level of Brand Characteristic and Consumer-Brand Characteristic on Brand Loyalty on Iphone users.
In this study, using this type of research Causal explanatory. The sampling technique in this study with a non-probability sampling and purposive sampling procedure. By taking a sample of 147 respondents. The respondents are respondents who use the Iphone.
The data contained in this Final Project is obtained and processed using SPSS ie normality test, outliers, heterokedastisitas test, multicollinearity test, validity, reliability, hypothesis testing.
Results of research conducted showed that the characteristics of the brand and customer-brand characteristics in the role of brand in Iphone affect brand loyalty has the effect of 29.6%.
This is the effect of Brand Characteristic and Consumer-Brand Characteristic on brand loyalty is at a low level. Companies should be more active to increase brand trust that brand loyalty can be improved further, and can create loyal consumers for Iphone users.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Brand Characteristic dan Consumer-Brand Characteristic terhadap loyalitas merek (Brand Loyalty) pada pengguna Iphone.
Dalam penelitian ini, menggunakan jenis penelitian Causal explanatory. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan non probability sampling dengan prosedur purposive sampling. Dengan mengambil sampel 147 responden. Responden tersebut merupakan responden yang menggunakan Iphone.
Data-data yang ada dalam Tugas Akhir ini diperoleh dan diolah menggunakan SPSS yaitu uji normalitas, uji outlier, uji heterokedastisitas, uji multikolinearitas, uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa karakteristik merek dan karakteristik pelanggan merek pada Iphone dalam peranannya mempengaruhi loyalitas merek memiliki pengaruh sebesar 29,6%.
Hal ini merupakan pengaruh Brand Characteristic dan Consumer-Brand
Characteristic terhadap loyalitas merek berada pada tingkat yang rendah. Perusahaan
harus lebih aktif untuk meningkatkan kepercayaan merek agar loyalitas merek dapat ditingkatkan lagi, dan dapat menciptakan konsumen-konsumen yang loyal terhadap pengguna Iphone.
Kata-kata kunci: Brand Characteristic, Consumer-Brand Characteristic, dan Brand
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI
SURAT PERNYATAAN MENGADAKAN PENELITIAN
TIDAK MEGGUNAKAN PERUSAHAAN
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN PENELITIAN
KATA PENGANTAR ... i
ABSTRACT ... iv
ABSTRAK ... v
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 7
1.3 Tujuan Penelitian ... 7
BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN, DAN
PENGEMBANGAN HIPOTESIS ... 9
2.1 Kajian Pustaka ... 9
2.1.1 Pengertian Merek (Brand) ... 9
2.1.2 Kepercayaan Pelanggan terhadap Merek (Brand Trust)... 10
2.1.3 Brand Characteristic ... 11
2.1.4 Consumer-Brand Characteristic ... 13
2.1.5 Brand Loyalty (loyalitas merek) ... 15
2.2 Rerangka Teoritis ... 17
2.3 Rerangka Pemikiran ... 18
2.4 Penelitian Terdahulu ... 19
2.5 Hipotesis ... 21
2.6 Model Penelitian ... 22
BAB III METODE PENELITIAN... 23
3.1 Jenis Penelitian ... 23
3.2 Objek Penelitian ... 23
3.3 Variabel dan Operasionalisasi Variabel ... 23
3.4 Populasi dan Sampel ... 25
3.4.1 Populasi ... 25
3.4.2 Sampel ... 25
3.6 Metode Pengumpulan Data ... 26
3.7 Metode Analisis Data ... 27
3.7.1 Uji Instrumen ... 28
a.Uji Validitas ... 28
b. Uji Reliabilitas ... 29
3.7.2 Uji Asumsi Klasik ... 29
a. Uji Normalitas ... 29
b. Uji Outlier ... 30
c. Uji Multikolinearitas ... 30
d. Uji Heterokedastisitas ... 31
3.7.3 Uji Regresi ... 31
3.7.4 Uji Hipotesis ... 32
Uji F (Anova) ... 32
3.7.5 Uji Koefisien Determinasi ... 33
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 34
4.1 Gambaran Umum Responden ... 34
4.1.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 35
4.1.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 36
4.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pengeluaran Per Bulan ... 37
Pengguna Iphone ... 38
4.3 Pernyataan Responden Consumer- Brand Characteristic Pada Pengguna IPhone ... 49
4.4 Pernyataan Responden Terhadap Brand Loyalty Pada Pengguna Iphone ... 52
4.5 Uji Normalitas ... 57
4.6 Uji Outlier ... 58
4.7 Uji Heterokedastisitas ... 61
4.8 Uji Multikolinearitas ... 62
4.9 Uji Validitas ... 64
4.10 Uji Reliabilitas ... 68
4.10.1 Uji Reliabilitas Variabel X1 (Brand Characteristic) ... 68
4.10.2 Uji Reliabilitas Variabel X2 (Consumer-Brand Characteristic) ... 69
4.10.3 Uji Reliabilitas Variabel Y (Brand Loyalty) ... 70
4.11 Uji Hipotesis ... 71
4.11.1 Uji Hipotesis 1 ... 72
4.11.2 Uji Hipotesis 2 ... 73
4.12 Pembahasan... 78
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 80
5.1 Kesimpulan ... 80
5.2 Saran ... 83
1. Bagi Perusahaan ... 83
2. Implikasi Manajerial ... 84
5.3 Keterbatasan Penelitian ... 84
DAFTAR PUSTAKA ... 86
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1 Kerangka Teoritis ... 17
Gambar 2 Rerangka Pemikiran ...18
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel I Penelitian Terdahulu ... 19
Tabel II Definisi Operasional Variabel ... 24
Tabel III Skala Likert ... 27
Tabel IV Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 35
Tabel V Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ... 36
Tabel VI Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pengeluaran Per Bulan ... 37
Tabel VII Pernyataan Responden Terhadap Iphone Memiliki Reputasi Tinggi ... 38
Tabel VIII Pernyataan Responden Terhadap Pengetahuan Umum Yang Baik Tentang Iphone ... 39
Tabel IX Pernyataan Responden Terhadap Produk Iphone Memiliki Keandalan dibanding Smartphone lainnya ... 40
Tabel X Pernyataan Responden Terhadap Iphone Memiliki Berita Positif ... 41
Tabel XI Pernyataan Responden Terhadap Pengetahuan Yang Baik Tentang Iphone ... 42
Baik Dibandingkan Smartphone Lainnya ... 43
Tabel XIII Pernyataan Responden Terhadap Iphone Selalu Konsisten
Dengan Produknya ... 44
Tabel XIV Pernyataan Responden Terhadap Harapan Yang Tinggi
Terhadap Iphon ... 45
Tabel XV Pernyataan Responden Terhadap Iphone Berbeda Dengan
Merek Smartphone Lainnya ... 46
Tabel XVI Pernyataan Responden Terhadap Iphone Memiliki
Efektivitas Dibandingkan Merek Lainnya ... 47
Tabel XVII Pernyataan Responden Terhadap Iphone adalah Merek
Yang Paling Dapat Memenuhi Kebutuhan ... 48
Tabel XVIII Pernyataan Responden Terhadap Kesamaan Merek
Iphone Dengan Emosi Pelanggan ... 49
Tabel XIX Pernyataan Responden Terhadap Iphone adalah Merek
Favorit Dibandingkan Merek Smartphone Lainnya ... 50
Tabel XX Pernyataan Responden Terhadap Iphone adalah Merek
Yang Sesuai Dengan Kepribadian Pelanggan ... 51
Tabel XXI Pernyataan Responden Terhadap Selalu Ingin Membeli
Iphone ... 52
Pembelian Bila Iphone Tidak Tersedia ... 53
Tabel XXIII Pernyataan Responden Terhadap Akan Mencari Iphone Ditempat-tempat Yang Tersedia ... 54
Tabel XXIV Pernyataan Responden Terhadap Akan Merekomendasikan Iphone Kepada Konsumen Lainnya ... 55
Tabel XXV Pernyataan Responden Terhadap Bersedia Membayar Lebih Tinggi Untuk Membeli Iphone ... 56
Tabel XXVI Hasil Uji Normalitas ... 57
Tabel XXVII Uji Outlier Awal ... 59
Tabel XXVIII Uji Terbebas Outlier Data ... 60
Tabel XXIX Tabel Uji Heteroskedastisitas... 61
Tabel XXX Tabel Uji Multikolinearitas ... 62
Tabel XXXI Tabel Pearson Correlation Variabel X1 (Brand Characteristic) ... 65
Tabel XXXII Tabel Pearson Correlation Variabel X2 (Consumer Brand-Characteristic) ... 66
Tabel XXXIII Tabel Correlation Variabel Y (Brand Loyalty) ... 67
Tabel XXXV Item-Total Statistics... 69
Tabel XXXVI Hasil Uji Reliabilitas Variabel X2 (Consumer-Brand Characteristic) ... 69
Tabel XXXVII Item-Total Statistics ... 70
Tabel XXXVIII Hasil Uji Reliabilitas Variabel Y (Brand Loyalty) ... 70
Tabel XXXIX Item-Total Statistics ... 71
Tabel XL Tabel Coefficients ... 71
Tabel XLI Correlations ... 72
Tabel XLII Anova ... 75
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Kuisioner
Lampiran 2 Hasil Tabulasi
Lampiran 3 Hasil Output SPSS
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring perkembangan zaman dan perkembangan teknologi . Industri
telekomunikasi terus mengalami kemajuan yang sangat pesat. Kemajuan
telekomunikasi merupakan salah satu faktor penting pendukung kemajuan jaman
menuju era globalisasi dan modernisasi. Kemajuan jaman telah mempengaruhi pola
gaya hidup masyarakat sehingga pemenuhan kebutuhan hidup akan terus meningkat
pula. Kebutuhan mayarakat akan komunikasi dan akses informasi semakin
berkembang. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia menggunakan berbagai
jenis sarana komunikasi seperti surat, email, telepon, internet, dll.
Perbedaan ruang dan waktu tidak lagi menghambat seseorang untuk
memperoleh informasi. Kini kita dapat tetap saling terhubung tidak peduli belahan
dunia manapun kita berada. Dalam perkembangannya, alat komunikasi seperti
telepon mengalami berbagai perubahan bentuk dan fungsi, sebagai contohnya
handphone. Saat ini handphone bukan lagi menjadi barang mewah bagi masyarakat
modern. Beragam merek dan tipe handphone dengan beragam fitur kini beredar di
pasaran.
Penjualan handphone di Indonesia semakin meningkat, terbukti dengan
tertentu. Kebutuhan tertentu itu bisa menyangkut kebutuhan pekerjaan, kebutuhan
informasi dan kebutuhan gaya hidup.
Handphone telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Mulai
dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, hampir semuanya memiliki handphone.
Berbagai perusahaan produsen handphone mulai berlomba-lomba menciptakan
inovasi demi inovasi untuk mengembangkan dan menyempurnakan teknologi
handphone. Salah satu produk inovasi handphone yang marak kita kenal pada saat
ini adalah smartphone yang kini sedang menjadi tren bagi masyarakat.
Saat ini, Indonesia telah menjadi pasar gadget terbesar khususnya di Asia
Tenggara. Hal itu terbukti yang dari survei pasar terbaru memperlihatkan bahwa
tingkat pembelian smartphone di Indonesia pada tahun 2013 adalah salah satu yang
tertinggi di wilayah ini. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Gfk Asia, pada
kuartal pertama tahun 2013, masyarakat Indonesia telah membeli sebanyak 14,8 juta
smartphone dengan nilai mencapai USD 3,33 miliar. Raihan itu jauh melebihi dua
negara Asia Tenggara lain yaitu Thailand dan Malaysia yang masing-masing menjual
7,2 juta unit dan 6,4 juta unit smartphone.
(https://kreditgogo.com/artikel/Keuangan-dan-Anda/Gadget-Antara-Kebutuhan-dan-Gaya-Hidup.html)
Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan persaingan dunia
usaha semakin meningkat. Keberhasilan dalam persaingan akan tercapai apabila
perusahaan dapat menciptakan dan mempertahankan pelanggannya. Perusahaan
kompetitornya. Salah satu upaya yang dilakukan perusahaan antara lain dengan
membentuk identitas produk melalui merek.
Peranan merek bukan lagi sekedar nama atau pembeda dengan produk-produk
pesaing, tetapi sudah menjadi salah satu faktor penting dalam keunggulan bersaing.
Merek menjadi lebih dipertimbangkan oleh perusahaan dewasa ini, terutama pada
kondisi persaingan merek yang semakin tajam. Perusahaan semakin menyadari arti
penting merek bagi suksesnya sebuah produk. Oleh karenanya, aktivitas-aktivitas
strategi mengelola merek, meliputi penciptaan merek, membangun merek,
memperluas merek untuk memperkuat posisi merek pada persaingan menjadi sangat
diperhatikan oleh perusahaan. Semua upaya tersebut dimaksudkan untuk
menciptakan agar merek yang dimiliki oleh perusahaan dapat menjadi kekayaan atau
ekuitas bagi perusahaan.
The American Marketing Association (Kotler, 2009) merek adalah nama,
istilah, tanda , symbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang
dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa penjual atau kelompok penjual
dan untuk mendiferensiasikannya dari bang atau jasa pesaing.
Menurut Aaker dalam (Lutiary Eka Ratri, 2007) merek adalah cara
membedakan sebuah nama atau symbol (logo, trademark, atau kemasan) yang
dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa itu dari satu produsen atau satu
kelompok produsen dan untuk membedakan barang atau jasa itu dari produsen
Jika suatu merek mampu memenuhi harapan konsumen atau bahkan melebihi
harapan konsumen dan memberikan jaminan kualitas pada setiap kesempatan
penggunaannya, serta merek tersebut diproduksi oleh perusahaan yang memiliki
reputasi, maka konsumen akan semakin yakin dengan pilihannya dan konsumen akan
memiliki kepercayaan pada merek, menyukai merek, serta menganggap merek
tersebut sebagai bagian dari dirinya. Dengan demikian, kesetiaan merek akan lebih
mudah untuk dibentuk dan perusahaan akan memiliki nama merek yang memiliki
kesetiaan konsumen yang kuat karena menurut Morgan & Hunt (1994) yang dikutip
dalam Edris (2009), kepercayaan merek (brand trust) akan menentukan kesetiaan
konsumen terhadap merek dan kepercayaan akan berpotensi menciptakan
hubungan-hubungan yang bernilai tinggi.
Kepercayaan konsumen terhadap merek dapat mempengaruhi loyalitas merek
(brand loyalty) sehingga konsumen akan bersikap positif terhadap merek, dalam arti
mendukung keberadaan merek disertai dengan pembelian. Namun, tidak selalu
tindakan pembelian yang dilakukan konsumen dapat membuat konsumen tersebut
masuk kedalam kategori konsumen yang loyal. Loyalitas mengandung aspek
kesukaan terhadap merek dan produk, bukan hanya pembelian berulang-ulang tanpa
menyertakan aspek perasaan dan pemilikan didalamnya
Setiap akan melakukan keputusan pembelian, konsumen melakukan evaluasi
mengenai sikapnya. Kepercayaan digunakan konsumen untuk mengevaluasi sebuah
merek, kemudian dia akan dapat mengambil keputusan membeli atau tidak, untuk
seterusnya konsumen akan loyal atau tidak. Hal tersebut juga berlaku untuk
Apple (IPhone) adalah brand ternama untuk gadget smartphone di Indonesia
dan di dunia. Akan tetapi dunia ponsel bukanlah milik Apple sendiri, semakin
banyak merek-merek pesaing bermunculan yang siap menggeser pangsa pasar
IPhone merupakan salah satu produk ciptaan dari Apple yang sangat
menggemparkan dunia saat kemunculannya pertama kali di tahun 2007. IPhone juga
sangat digemari dan laris dalam penjualannya diseluruh dunia. Dalam sejarahnya,
IPhone mengalami beberapa perkembangan design dan juga teknologinya.
Perusahaan tentu mengharapkan produk yang diberikan mampu membuat
konsumen untuk percaya terhadap produk tersebut sehingga muncul kepercayaan
terhadap merek atau trust in a brand (brand characteristic dan consumer-brand
characteristic) serta mampu menciptakan kesetiaan terhadap merek atau brand loyalty. Jadi, sebuah perusahaan dapat mampu menjalankan bisnis karena telah
memperoleh konsumen yang setia terhadap merek yang di keluarkan perusahaan
tersebut walaupun bersaing dengan merek lain.
Banyaknya smartphone yang dipasarkan dengan berbagai merek dan
keunggulanya menjadikan preferensi konsumen Iphone menjadi lebih tinggi maka
penting bagi Iphone untuk membangun brand characteristic dan consumer brand
characteristic dalam pemasarannya
Brand Characteristic mempunyai peran yang sangat penting dalam
menentukan pengambilan keputusan konsumen untuk mempercayai merek. Hal ini
disebabkan oleh konsumen melakukan penilaian sebelum membeli. Brand
Kepercayaan disini menyangkut tentang kinerja merek,reputasi merek dan
kompetensi merek (Lau dan Lee,1999)
Consumer-brand characteristic merupakan dua kelompok yang saling
mempengaruhi. Oleh sebab itu, karakteristik konsumen-merek dapat mempengaruhi
kepercayaan terhadap merek. Dalam konteks pemasaran dianalogikan merek sama
dengan orang. Konsumen sering kali berinteraksi dengan merek seolah olah merek
tersebut adalah manusia sehingga kesamaan antara konsep diri konsumen dengan
merek dapat membangun kepercayaa terhadap merek (Lau dan Lee,1999)
Pada akhirnya kepercayaan akan didapat jika konsumen dapat jika konsumen
mendapat kepuasan yang lebih baik dari merek lain. Loyalitas sangatlah penting bagi
suatu perusahaan agar bisa bertahan hidup dan dapat mempertahankan karena lebih
efektif daripada berupaya menarik pelanggan-pelanggan baru.
Menurut Oliver (1997) loyalitas adalah komitmen bertahan secara mendlama
untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk atau jasa
terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan
usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi yang menyebabkan perubahan perilaku.
Mendefinisikan brand loyalty sebagai “A measure of the attachment that a
costumer has a brand“ (Aaker) dalam (Riana : 2008). Loyalitas merek
menunjukkan adanya suatu ikatan antara pelanggan dengan merek tertentu dan ini
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk membuat penelitian
dengan judul “Pengaruh Brand Characteristic dan Consumer-Brand
Characteristic Terhadap Brand Loyalty Pada Pengguna IPhone”
1.2 Identifikasi Masalah
1. Bagaimana pengaruh brand characteristic terhadap brand loyalty ?
2. Bagaimana pengaruh consumer-brand characteristic terhadap brand loyalty
?
3. Bagaimana pengaruh brand characteristic dan consumer-brand characteristic secara simultan terhadap brand loyalty ?
1.3 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh brand characteristic terhadap brand
loyalty
2. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh consumer-brand characteristic terhadap brand loyalty
3. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh brand characteristic dan
consumer-brand characteristic secara simultan terhadap consumer-brand loyalty.
1.4 Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi :
Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan penulis
mengenai arti penting dan pengaruh dari brand characteristic,
consumer-brand characteristic terhadap consumer-brand loyaty.
2. Bagi perusahaan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai bahan masukan dan
pertimbangan bagi perusahaan dalam mengambil keputusan terutama yang
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian mengenai “PENGARUH
BRAND CHARACTERISTIC DAN CONSUMER-BRAND CHARACTERISTIC
TERHADAP BRAND LOYALTY PADA PENGGUNA IPHONE” dapat diambil
kesimpulan sebagai berikut :
1. Berdasarkan pernyataan Brand Characteristic :
(1) Pernyataan responden terhadap Iphone memiliki reputasi tinggi, jumlah
responden yang menjawab setuju sebanyak 74 responden dengan presentase
(50,3%).
(2) Pernyataan responden terhadap Pengetahuan Umum Yang Baik Tentang
Iphone, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 96 responden
dengan presentase (65,3%).
(3) Pernyataan Responden Terhadap Produk Iphone Memiliki Keandalan
dibanding Smartphone, Jumlah responden yang menjawab sangat setuju
sebanyak 73 responden Pernyataan responden tentang Iphone memiliki berita
positif dengan presentase (49,7%).
(4) Pernyataan Responden Terhadap Iphone Memiliki Berita Positif, Jumlah
responden yang menjawab setuju sebanyak 88 responden dengan presentase
(5) Pernyataan Responden Terhadap Pengetahuan Yang Baik Tentang
Iphone, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 89 responden
dengan presentase (60,5%).
(6) Pernyataan Responden Terhadap Kinerja Iphone Baik Dibandingkan
Smartphone Lainnya, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 71
responden dengan presentase (48,3%).
(7) Pernyataan Responden Terhadap Iphone Selalu Konsisten Dengan
Produknya, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 89 responden
dengan presentase (60,5%).
(8) Pernyataan Responden Terhadap Harapan Yang Tinggi Terhadap Iphone,
Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 90 responden dengan
presentase (61,2%).
(9) Pernyataan Responden Terhadap Iphone Berbeda Dengan Merek
Smartphone Lainnya, Jumlah responden yang menjawab sangat setuju
sebanyak 78 responden dengan presentase (53,1%).
(10) Pernyataan Responden Terhadap Iphone Memiliki Efektivitas
Dibandingkan Merek Lainnya, Jumlah responden yang menjawab setuju
sebanyak 82 responden dengan presentase (55,8%).
(11) Pernyataan Responden Terhadap Iphone adalah Merek Yang Paling
Dapat Memenuhi Kebutuhan, Jumlah responden yang menjawab sangat
setuju sebanyak 74 responden dengan presentase (50,3%).
(1) Pernyataan Responden Terhadap Kesamaan Merek Iphone Dengan Emosi
Pelanggan, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 92 responden
dengan presentase (62,6%).
(2) Pernyataan Responden Terhadap Iphone adalah Merek Favorit
Dibandingkan Merek Smartphone Lainnya, Jumlah responden yang
menjawab setuju sebanyak 73 responden dengan presentase (49,7%).
(3) Pernyataan Responden Terhadap Iphone adalah Merek Yang Sesuai
Dengan Kepribadian Pelanggan, Jumlah responden yang menjawab setuju
sebanyak 95 responden dengan presentase (64,6%).
Berdasarkan pernyataan Brand Loyalty :
(1) Pernyataan Responden Terhadap Selalu Ingin Membeli Iphone, Jumlah
responden yang menjawab setuju sebanyak 87 responden dengan presentase
(59,2%).
(2) Pernyataan Responden Terhadap Tidak Melakukan Pembelian Bila
Iphone Tidak Tersedia, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 92
responden dengan presentase (62,6%).
(3) Pernyataan Responden Terhadap Akan Mencari Iphone Ditempat-tempat
Yang Tersedia, jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 101
responden dengan presentase (68,7%).
(4) Pernyataan Responden Terhadap Akan Merekomendasikan Iphone
Kepada Konsumen Lainnya, Jumlah responden yang menjawab setuju
(5) Pernyataan Responden Terhadap Bersedia Membayar Lebih Tinggi Untuk
Membeli Iphone, Jumlah responden yang menjawab setuju sebanyak 99
responden dengan presentase (67,3%).
3. Pengaruh dari brand characteristic terhadap brand loyalty sebesar 26,21%
sedangkan sisanya 73,79% dipengaruhi oleh faktor lain.
4. Pengaruh dari consumer-brand characteristic terhadap brand loyalty
sebesar 24,21% sedangkan sisanya 75,79% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengaruh Brand Charcteristic dan Consumer-Brand Characteristic secara
simultan terhadap Brand Loyalty sebesar 29,6% dan sisanya 70,4%
dipengaruhi oleh faktor lain.
5.2 Saran
1. Bagi Perusahaan
Iphone adalah brand ternama untuk gadget smartphone di Indonesia
dan di dunia yang telah dikenal baik oleh para konsumen. Berdasarkan hasil
penelitian dari variabel Brand Characteristic, dan Consumer-Brand
Characteristic terlihat bahwa semua variabel tersebut memiliki pengaruh
terhadap Brand Loyalty.
Oleh sebab itu dalam menghadapi persaingan smartphone yang
semakin ketat, para perusahaan sebaiknya disarankan untuk semakin
meningkatkan strategi yang telah ada, dalam hal ini di Iphone harus
meningkatkan Brand Characteristic yang diberikan kepada pelangganya,seperti meningkatkan keandalan Iphone contohnya Iphone harus
dapat memenuhi harapan yang dinginkan konsumen. Selain itu Iphone harus
mempertahankan reputasi yang tinggi bahwa Iphone adalah smartphone yang
memiliki kualitas baik.
Dalam hal Consumer-Brand Characteristic Iphone harus
meningkatkan hubungan merek dengan pelanggan yaitu Perusahaan harus
meningkatkan keeksklusifkan Iphone agar konsumen Iphone memiliki
prestige yang tinggi. Selain itu iphone harus meningkatkan ekuitas merek
Iphone agar konsumen percaya dan mendapat kepuasaan yang optimal
terhadap Iphone.
2. Implikasi Manajerial
Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini
lebih dalam lagi dengan cara menambahkan variabel-variabel lain atau faktor
lain yang mempengaruhi terhadap loyalitas merek (Brand Loyalty). Serta
menambah jumlah responden yang lebih luas agar hasil pengujian dapat
mendapatkan hasil yang maksimal.
5.3 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini masih memiliki keterbatasan-keterbatasan. Adanya keterbatasan ini,
diharapkan dapat dilakukan perbaikan untuk penelitian yang akan datang. Adapun
keterbatasan dalam penelitian ini adalah:
1. Penelitian ini hanya dilakukan dengan pengambilan sample responden yaitu
mahasiwa / mahasiswi yang pernah menggunakan dan sedang memakai
2. Variabel yang diteliti hanya sedikit. Untuk penelitian lebih lanjut dapat
megembangkan lebih dalam, menambahkan variabel-variabel lain atau faktor
lain yang mempengaruhi terhadap loyalitas merek.
3. Untuk penelitian lebih lanjut ruang lingkup penelitian dapat di maksimalkan
dan pemilihan responden dapat diperluas.
DAFTAR PUSTAKA
Aaker A David. 1997. Ekuitas Merek. Edisi Indonesia. Jakarta : Mitra Utama.
Azwar, Saifuddin.(1992). Reliabilitas dan Validitas Seri Pengukuran Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Cooper, Donald R. dan Pamela Schindler. 2008. Business Research Methods. McGraw-Hill Companies, Inc. New York.
Doney, P. M. and Cannon, J. P. 1997. “An Examination of the Nature of Trust in
Buyer- Seller Relationships,” Journal of Marketing, 61 (April):35-51.
Edris,Mochamad.2009. Pengaruh Kepercayaan Merek terhadap Loyalitas Merek
Studi Kasus pada Deterjen Merek Rinso di Kabupaten Kudus. Jurnal Analisis
Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus. ISSN : 1979 - 6889
Ghozali, Imam. 2008. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Hartono, 2011. SPSS 16.0 Analisis Data Statistik dan Penelitian Edisi-2. Yogjakarta : Pustaka Pelajar.
Jogiyanto (2010). Metodologi Penelitian Bisnis,Salah Kaprah dan Pengalaman-
pengalaman, edisi pertama, Yogyakarta. Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
UGM.
Kotler, Phillip and Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Edisi Ketiga Belas. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Lau G.T & S.H. Lee, 1999. Consumer trust in a Brand and the Link to Brand
Loyalty. Journal of Market Focused Management. Vol 31, pp341- 370.
Lutiary, Eka Ratri. 2007. Hubungan Antara Citra Merek (Brand Image) Operator
Selular dengan Loyalitas Merek (Brand Loyalty) Pada Mahasiswa Pengguna Telepon Seluler di Fakultas Ekonomi Reguler Universitas Diponegoro Semarang. Semarang : Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
Morgan,R.M., & Hunt. S.D. 1994. The Commitment-Trust of The Relationship
Marketing, Journal of Marketing, July, Vol 58,No.3, pp.20-38.
Nunnally, J., 1967. Psycometric Theory, McGraw Hill, New York.
Priyatno, Dwi. 2008. Mandiri Belajar SPSS untuk Analisis Data dan Uji Statistik, Edisi Pertama. Jakarta: Mediakom.
Putra, M. Jeffry Fajar. 2013. “PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK (TRUST IN A
BRAND) TERHADAP LOYALITAS MEREK (BRAND LOYALTY) PADA PENGGUNA SIM CARD MEREK IM3 (STUDI PADA MAHASISWA STRATA-1 UNIVERSITAS BRAWIJAYA)”.Jurnal Manajemen. Universitas
Brawijaya. Malang.
Riana, Gede. “Pengaruh Trust In A Brand terhadap Brand Loyalty pada Konsumen
Air Minum Aqua di Kota Denpasar”. Buletin Studi Ekonomi. Vol. 13, No.2.
Schiffman & Kanuk. 2004. Perilaku Konsumen. edisi ketujuh. Jakarta : Prentice Hall.
Sugiyono.2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Suliyanto. 2009. Metode Riset Bisnis. Edisi II. Yogyakarta: ANDI.
Sunjoyo, Setiawan R., Carolina V., Magdalena N. Dan Kurniawan A. 2013. Aplikasi
SPSS untuk Smart Riset. Bandung: Alfa Beta.
Supranto. 2001. Teknik Sampling untuk Survey dan Eksperimen. Jakarta : Rineka Cipta.
Tjahyadi, Rully Arlan. 2006. “BRAND TRUST DALAM KONTEKS LOYALITAS
MEREK : PERAN KARAKTERISTIK MEREK, KARAKTERISTIK PERUSHAAN, DAN KARAKTERISTIK PELANGGAN-MEREK”. Jurnal
Manajemen. Vol.6. N0.1. 65-78. Universitas Kristen Maranatha. Bandung.
Wijaya, Petra Surya. 2008. PENGARUH TRUST IN BRAND TERHADAP BRAND
LOYALTY MASKAPAI PENERBANGAN GARUDA INDONESIA di KOTA YOGYAKARTA. Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.
Zucker, L., 1986. Production of Trust: Institutional Sources of Economic Structure.
In Research in Organizational Behavior. M. Staw, & L. Cummings (eds.):
Prentice-Hall, Englewood Cliffs.