• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Bandura Social Learning Theory. General Learning Press, New York.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Bandura Social Learning Theory. General Learning Press, New York."

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Andreas & Enni Savitri. 2015. The Effect of Tax Socialization, Tax Knowledge, Expediency of Tax ID Number and Service Quality on Taxpayers Compliance With Taxpayers Awareness as Mediating Variables.

Procedia-Social Behavioral Sciences 211: 163-169.

Arum, h.p. 2012. Pengaruh kesadaran wajib pajak, pelayanan fiskus, dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan pekerjaan bebas (Studi di wilayah KPP Pratama Cilacap). Skripsi. Program Sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Semarang.

Ayu Try Setiyoningrum, Jantje Tinangon, dan Heince R. N. Wokas. 2014. Analisis Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Kualitas Pelayanan Fiskus Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern Vol. 9, No. 4.

Bandura. 1977. Social Learning Theory. General Learning Press, New York.

B. Bawono Kristiaji, Toni Febriyanto, dan Yanuar F. Abiyunus. 2013.

“Memahami Ketidakpatuhan Pajak”. Dalam Inside Tax Edisi 15 (Mei, XII). Darussalam: PT Dimensi Internasional Tax.

Darrusalam, D. 2016.Tax Amnesty Dalam Rangka Rekonsiliasi Nasional (Bagian 1) https://www.selasar.com/ekonomi/tax-amnesty-untuk-rekonsiliasi- nasional. .Diakses pada: Rabu, 29 Juni 2016 | 12:35 WIB

Dhemas, R. 2016. Ini keuntungan bagi wajib pajak yang ikut tax amnesty.

https://m.tempo.co/read/news/2016/07/02/087785044/ini-keuntungan- bagi-wajib-pajak-yang-ikut-tax-amnesty diakses pada: 19 November 2016 pukul 20:43 WIB

Fishbein, M & Ajzen, I. 1975. Belief, attitude, intention, and behaviour: An introduction to theory and research. MA: Addison-Wesley, Reading

Gahara Dijerja. 2016. Realisasi APBN tahun 2015.

http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/lainnya/pengumuma n/153-realisasi-apbn/2434-realisasi-apbn-per-31-desember-2015.html diakses pada: Kamis, 18 Februari 2016 pukul 16.38 WIB

Gardina, Haryanto. 2011. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengusaha Kecil dan Mikro Mendaftar Menjadi Wajib Pajak Orang Pribadi”. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, vol 13, no.2

(2)

Gede Pani Esa Dharma dan Ketut Alit Suardana. 2014. Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Sosialisasi Perpajakan, Kualitas Pelayanan Pada Kepatuhan Wajib Pajak. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 6.1 ISSN: 2302-8556.

Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 20 (edisi ketujuh). Universitas Diponegoro. Semarang.

Hair et al. 1998. Multivariate Data Analysis, Fifth Edition, Prentice Hall, Upper Saddle River : New Jersy.

Hammar, H., Jagers, S. C., & Nordblom, K. 2005. Tax evasion and the importance of trust. The Journal of Socio-Economics 38: 238-245.

Goteborg University, Goteborg.

Hariyanto, B. 2012. Pengertian kepatuhan wajib pajak menurut ahli.

http://www.bambanghariyanto.com/2012/06/pengertian-kepatuhan- wajib-pajak.html . Diakses pada: Jumat, 22 Juni 2012.

Henny, T. K., & Sri, R. (2015). Pengaruh Kemanfaatan NPWP, Pemahaman Wajiib Pajak, Kualitas Pelayanan Pajak dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di KPP Pratama Medan Kota. Seminar Nasional dan The 3rd Call for Syariah Paper ISSN: 2460-0784.

Herryanto, Marisa dan Agus Arianto Toly. 2013. “Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Kegiatan Sosialisasi Perpajakan, dan Pemeriksaan Pajak terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan di KPP Pratama Surabaya Sawahan”. Tax & Accounting Review, Vol. 1, No.1.

Jatmiko, A.N .2006. Pengaruh sikap wajib pajak pada pelaksanaan sanksi denda, pelayanan fiskus dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak (Studi Empiris Terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Semarang). Thesis, Program Sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Semarang.

Kelley, Harold H. 1973. The Process of Causal Attribution. Departement of Psychology, University of California, Los Angeles

Kusuma, C. K. 2016. Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak, Pemahaman Peraturan Perpajakan serta Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Membayar Pajak Tahun 2014 (di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Wonosobo).

Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

(3)

Kusumawati, Indra & Tarjo. 2006. Analisis Perilaku Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Pelaksanaan Self Assessment System. Research Symposium II Vol 10 No. 1 pp. 1-16.

Majid, A. 2015. Pengaruh sosialisasi pajak, pemeriksaan, dan penagihan aktif pajak terhadap kepatuhan wajib pajak badan dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel intervening (Studi pada kantor pelayanan pajak pratama gorontalo). Skripsi. Program Sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.

Mardiasmo. 2014. Perpajakan (Edisi Revisi 2011). Andi. Yogyakarta.

Muliari dan Setiawan. 2011. Pengaruh Persepsi Tentang Sanksi Perpajakan dan Kesadaran Wajib Pajak pada Kepatuhan Pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur.

Bali.

.

Mustikasari, E. 2007. Kajian Empiris tentang Kepatuhan Wajib Pajak Badan di Perusa-haan Industri Pengolahan di Surabaya, Seminar Nasional Akuntansi X. Makassar.

Muttaqin, Z. 2013. Tax Amnesty di Indonesia. PT Refika Aditama, Bandung. Ngadiman & Daniel Huslin. 2015. Pengaruh Sunset Policy, Tax Amnesty, dan Sanksi

Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Empiris di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kembangan). Jurnal Akuntansi Vol XIX, No. 02:

225-241.

Nugroho. 2012. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemauan untuk membayar pajak dengan variabel intervening (Studi kasus wajib pajak orang ribadi yang melakukan pekerjaan bebas di KPP Pratama Semarang tengah satu). Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Nurlis & Islamiah Kamil. 2015. The Effect of Taxpayer Awareness, Knowledge, Tax Penalties and Tax Authorities Services on the Tax Complience:

(Survey on the Individual Taxpayer at Jabodetabek & Bandung).

Journal of Finance and Accounting, Vol: 6 , No: 2.

Nurmantu,Safri. 2010. Pengantar Perpajakan Edisi Tiga. Jakarta Granit : Jakarta.

Pranadata, I Gede Putu. 2014. Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan Perpajakan, dan Pelaksanaan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi pada KPP Pratama Batu.

Skripsi. Program Studi Akuntansi, Universitas Brawijaya. Malang.

(4)

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2013. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, Edisi IV. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Rohmawati, L. Prasetyono. Yuni, R. 2013. Effect socialization of Taxation and Knowledge on Awareness Levels and Taxpayer Compliance (Studies in personal taxpayer who conducting business and employment on STO North Gresik). Proceedings of the National Symposium on Taxation 4.

Safri. 2016. Efektifitas Program Tax amnesty dan Faktor Keberhasilannya:

Pembelajaran dari Negara-Negara yang Pernah Menerapkan. Skripsi.

Fakultas Ekonomi, Universitas Suryadarma. Jakarta.

Santoso, S. 2010. Statistik Multivariat Konsep dan Aplikasi dengan SPSS.

PT.Elex Media Komputindo. Jakarta.

Siti masruroh & Zulaikha. 2013. Pengaruh kemanfaatan npwp, pemahaman wajib pajak, kualitas pelayanan, sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak (Studi empiris pada wp op di kabupaten tegal). Diponegoro Journal of Accounting, Vol: 2, No. 4: 1-15.

Sugiono, 2005. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta, Bandung.

Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : CV. Alfabeta.

Suharto. 2009. Uji Validitas, Reliabilitas, Instrumen, Penelitian. http://suhartoumm.blogspot.com/2009/10/uji-validitas- dalam-beberapa-pengertian.html

Supadmi, Ni Luh. 2009. Improving Compliance Through Taxpayer Service Quality. Journal of Accounting and Business, University of Udayana Vol.4. No. 2. Pp. 1-14.

Widodo W, Deddy D, Eka AW. 2010. Moralitas, Budaya dan Kepatuhan Pajak.

Alfabeta, Bandung.

Winerungan, O.L. 2013, Sosialisasi Perpajakan, Pelayanan Fiskus dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan WPOP di KPP Manado dan KPP Bitung, Universitas Sam Ratulangi, Manado. Jurnal EMBA Vol.1 No.3 September 2013, Hal. 960-970

Wirda Salisa Yuliasari, Hamidah Nayati Utami, M. Djudi Mukzam. 2015.

Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Pelayanan Fiskus, Dan Sanksi Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi Pada Wajib

(5)

Pajak Orang Pribadi Di Kpp Pratama Ponororgo). Jurnal Administrasi Bisnis - Perpajakan Vol. 4, No. 2.

www.ortax.org. Diakses pada Kamis,14 Juli 2016 www.ortax.org. Diakses pada Jumat,22 September 2016.

Yogatama. A. 2014. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Studi di wilayah KPP Pratama Semarang Candisari).

Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Yohannah, E. 2012. Tinjauan atas Sosialisasi Peraturan Perpajakan dan Kinerja Account Representative dalam Upaya Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Kasus KPP Pratama Jakarta Pademangan). Skripsi.

Universitas Indonesia. Depok.

(6)

Lampiran 1

KUESIONER PENELITIAN MAHASISWA

PENGARUH SOSIALISASI PAJAK, TAX AMNESTY DAN KUALITAS PELAYANAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG

PRIBADI

(Studi Kasus pada KPP Pratama Menteng Satu Jakarta Pusat)”.

Yth. Bapak/ Ibu Responden,

Saya Hilda eliyana, NIM 43213010070 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi (S1) Universitas Mercu Buana Jakarta. Saat ini saya sedang melakukan penelitian untuk penyusunan skripsi dengan judul “Pengaruh Sosialisasi pajak, Tax Amnesty dan Kualitas Pelayanan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi”.

Untuk itu, saya mengharapkan bantuan dari Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner ini dengan benar. Segala informasi yang Bapak/Ibu berikan hanya akan digunakan untuk kepentingan penelitian dan saya akan menjaga kerahasiaan sesuai dengan etika penelitian.

Atas bantuan dan ketersediaannya, saya ucapkan terima kasih.

Jakarta, 17 Januari 2017

Hormat saya,

Hilda Eliyana

(7)

PETUNJUK PENGISIAN ANGKET

1. Mohon angket diisi oleh Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk menjawab seluruh pertanyaan atau pernyataan yang telah disediakan.

2. Beri tanda checklist (√) pada kolom yang tersedia dan pilih sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

3. Dalam menjawab pernyataan ini, tidak ada jawaban yang

salah. Oleh karena itu, usahakan agar tidak ada jawaban yang dikosongkan.

Berikan tanda (√) sesuai dengan data diri Anda:

Nama Responden : ………. (Boleh tidak diisi) Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan

Usia : 25-35 tahun 36-45 tahun 46-55 tahun >56 tahun

Jenis Pekerjaan : Tidak bekerja PNS

Karyawan Swasta Pegawai BUMN TNI / POLRI wirausaha

Lainnya

Tingkat Pendidikan : SMA D3

S1 Pascasarjana Lainnya

(8)

Bapak/Ibu/Saudara/Saudari dapat memberikan jawaban dengan memberikan tanda (√) pada kotak yang sesuai berdasarkan apa yang Anda alami, dengan petunjuk pengisian sebagai berikut:

STS = Sangat Tidak Setuju TS = Tidak Setuju

N = Netral S = Setuju SS = Sangat Setuju

A. Variabel Kepatuhan Wajib Pajak

Sumber: Kusuma (2016)

No Item Pernyataan Alternatif Jawaban

STS TS N S SS

Kepatuhan Wajib Pajak

1 Saya mendaftarkan NPWP atas kemauan sendiri

2 Setiap wajib pajak harus mendaftarkan diri untuk NPWP 3 Saya mengetahui batas akhir dalam pelaporan pajak

4 Saya selalu mengisi SPT sesuai peraturan perundang-

undangan

5

Teknologi informasi mempermudah pelaporan SPT sehingga mendorong wajib pajak untuk melapor se-

belum batas waktu berakhir

6 Saya mampu melakukan perhitungan pajak

7

Pemeriksaan pajak dapat mempermudah wajib pajak

untuk membayar tepat waktu

8

Banyaknya tempat pembayaran pajak dapat

mempermudah wajib pajak untuk membayar tepat waktu

9 Saya selalu tepat waktu dalam membayar pajak

10

Adanya bunga dalam tunggakan pajak akan menambah

beban pajak

11

Saya bersedia membayar kewajiban pajak serta

tunggakan pajaknya

(9)

B. Variabel Sosialisasi pajak

Sumber : Esther Yohannah (2012)

C. Variabel Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak

No Item Pernyataan Alternatif Jawaban

STS TS N S SS

Sosialisasi Pajak

1 Saya senang jika dikabari ketika akan diadakan

sosialisasi pajak oleh KPP.

2 Saya sering mengikuti Sosialisasi Pajak

3 Saya sering melihat Media-Media Sosialisasi melalui TV

atau talk show lewat radio.

4 Saya mengerti setiap Materi yang diberikan saat

Sosialisasi Pajak

5 Saya selalu meminta untuk diadakan Sosialisasi

mengenai peraturan pajak

No Item Pernyataan Alternatif Jawaban

STS TS N S SS

Tax Amnesty

1

Program Tax amnesty membebaskan (penghapusan )

pajak yang seharusnya terutang bagi wajib pajak

2 Tax amnesty dapat membebaskan wajib pajak dalam

proses pemeriksaan atau penyidikan

3

4

Adanya program Tax amnesty bagi wajib pajak bebas dari pajak penghasilan, tidak terkena sanksi

administrasi, tidak terkena pidana pajak.

Tax amnesty dapat membebaskan PPh untuk balik nama

harta tambahan bagi wajib pajak

5 Wajib Pajak yang mengikuti Program Tax Amnesty

tidak akan dikenai sanksi administrasi dan sanksi pidana

(10)

Sumber : Diolah Penulis (2016)

D. Variabel Kualitas pelayanan pajak

No Item Pernyataan Alternatif Jawaban

STS TS N S SS

Kualitas Pelayanan Pajak

1 Petugas pajak sudah bekerja secara profesional

untuk meningkatkan kepercayaan wajib pajak

2 Petugas pajak cakap dalam melaksanakan tugas

3 Petugas pajak selalu menindaklanjuti pengaduan

dari masyarakat dengan cepat

4

Petugas pajak cepat tanggap dalam membantu

menyelesaikan persoalan yang dihadapi wajib

pajak

5 Petugas pajak selalu siap membantu wajib pajak

jika terjadi masalah/pertanyaan dari wajib pajak 6

Petugas pajak menguasai peraturan perpajakan dengan baik sehingga dapat membantu wajib pajak dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya

7 Petugas pajak menjaga kerahasiaan data dari

masing-masing wajib pajak

8 Petugas pajak memberikan kemudahan dalam

pelayanan

9 Petugas pajak memberikan pelayanan yang terbaik

10

Petugas pajak memberikan perhatian terhadap

masalah yang dialami wajib pajak terkait pem-

bayaran pajak

11

Fasilitas fisik (ruang tunggu, tempat parkir, for-

mulir, dll) di kantor pelayanan pajak tersedia

dengan baik

12

Saya merasa nyaman dengan fasilitas fisik (ruang tunggu,

tempat parkir, formulir, dll)

yang tersedia di kantor pelayanan pajak

Sumber: Kusuma (2016) perpajakan.

(11)

Lampiran 3

Hasil Output SPSS Versi 20.0

Hasil Uji Validitas Sosialisasi Pajak (X1) Correlations

Sosialisasi1 Sosialisasi2 Sosialisasi3 Sosialisasi4 Sosialisasi5 Total

Sosialisasi1

Pearson Correlation 1 .314** .161 .311** .425** .656**

Sig. (2-tailed) .002 .114 .002 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98

Sosialisasi2

Pearson Correlation .314** 1 .542** .497** .268** .766**

Sig. (2-tailed) .002 .000 .000 .008 .000

N 98 98 98 98 98 98

Sosialisasi3

Pearson Correlation .161 .542** 1 .423** .041 .646**

Sig. (2-tailed) .114 .000 .000 .685 .000

N 98 98 98 98 98 98

Sosialisasi4

Pearson Correlation .311** .497** .423** 1 .246* .717**

Sig. (2-tailed) .002 .000 .000 .015 .000

N 98 98 98 98 98 98

Sosialisasi5

Pearson Correlation .425** .268** .041 .246* 1 .598**

Sig. (2-tailed) .000 .008 .685 .015 .000

N 98 98 98 98 98 98

Total Pearson Correlation .656** .766** .646** .717** .598** 1

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000

(12)

N 98 98 98 98 98 98

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Hasil Uji Validitas Tax amnesty (X2) Correlations

Tax amnesty1 Tax amnesty2 Tax amnesty3 Tax amnesty4 Tax amnesty5 Total

Tax amnesty1

Pearson Correlation 1 .293** .292** .247* .296** .603**

Sig. (2-tailed) .003 .004 .014 .003 .000

N 98 98 98 98 98 98

Tax amnesty2

Pearson Correlation .293** 1 .505** .351** .436** .737**

Sig. (2-tailed) .003 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98

Tax amnesty3

Pearson Correlation .292** .505** 1 .579** .464** .793**

Sig. (2-tailed) .004 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98

Tax amnesty4

Pearson Correlation .247* .351** .579** 1 .394** .705**

Sig. (2-tailed) .014 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98

Tax amnesty5

Pearson Correlation .296** .436** .464** .394** 1 .726**

Sig. (2-tailed) .003 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98

Total Pearson Correlation .603** .737** .793** .705** .726** 1

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000

(13)

N 98 98 98 98 98 98

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

(14)

Hasil Uji Validitas Kualitas Pelayanan Pajak (X3)

Correlations

KL1 KL2 KL3 KL4 KL5 KL6 KL7 KL8 KL9 KL11 KL12 Total

KL1

Pearson

Correlation 1 .708** .438** .352*

*

.391*

*

.379*

* .169 .235* .202* .242* .180 .334** .625**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .095 .020 .047 .017 .075 .001 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL2

Pearson

Correlation .708** 1 .604** .508*

*

.437*

*

.393*

* .169 .207* .382*

* .316** .199 .219* .699**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .095 .041 .000 .002 .050 .030 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL3

Pearson

Correlation .438** .604** 1 .604*

*

.489*

*

.421*

* .025 .164 .224* .268** .112 .162 .622**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .804 .106 .026 .008 .273 .112 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL4

Pearson

Correlation .352** .508** .604** 1 .580*

*

.449*

* .248* .216* .249* .369** .059 .129 .652**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .014 .033 .013 .000 .567 .206 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL5 Pearson

Correlation .391** .437** .489** .580*

* 1 .683*

* .321** .252* .277*

* .256* .184 .236* .695**

(15)

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .001 .012 .006 .011 .070 .019 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL6

Pearson

Correlation .379** .393** .421** .449*

*

.683*

* 1 .256* .256* .221* .246* .206* .327** .663**

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .011 .011 .029 .015 .042 .001 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL7

Pearson

Correlation .169 .169 .025 .248* .321*

* .256* 1 .504*

*

.334*

* .246* .206* .273** .508**

Sig. (2-tailed) .095 .095 .804 .014 .001 .011 .000 .001 .015 .042 .006 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL8

Pearson

Correlation .235* .207* .164 .216* .252* .256* .504** 1 .605*

* .231* .313** .394** .596**

Sig. (2-tailed) .020 .041 .106 .033 .012 .011 .000 .000 .022 .002 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL9

Pearson

Correlation .202* .382** .224* .249* .277*

* .221* .334** .605*

* 1 .354** .283** .286** .605**

Sig. (2-tailed) .047 .000 .026 .013 .006 .029 .001 .000 .000 .005 .004 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL10

Pearson

Correlation .242* .316** .268** .369*

* .256* .246* .246* .231* .354*

* 1 .405** .415** .583**

Sig. (2-tailed) .017 .002 .008 .000 .011 .015 .015 .022 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL11 Pearson

Correlation .180 .199 .112 .059 .184 .206* .206* .313*

*

.283*

* .405** 1 .630** .513**

(16)

Sig. (2-tailed) .075 .050 .273 .567 .070 .042 .042 .002 .005 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KL12

Pearson

Correlation .334** .219* .162 .129 .236* .327*

* .273** .394*

*

.286*

* .415** .630** 1 .591**

Sig. (2-tailed) .001 .030 .112 .206 .019 .001 .006 .000 .004 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

Total

Pearson

Correlation .625** .699** .622** .652*

*

.695*

*

.663*

* .508** .596*

*

.605*

* .583** .513** .591** 1

Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Hasil Uji Validitas Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Y)

Correlations

KPT1 KPT2 KPT3 KPT4 KPT5 KPT6 KPT7 KPT8 KPT9 KPT10 KPT11 Total

KPT1

Pearson

Correlation 1 .479** .289** .297** .318** .372** .404** .478** .110 .076 .181 .610**

Sig. (2-tailed) .000 .004 .003 .001 .000 .000 .000 .279 .460 .075 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

(17)

KPT2

Pearson

Correlation .479** 1 .265** .192 .393** .210* .291** .285** .191 .012 .083 .503**

Sig. (2-tailed) .000 .008 .058 .000 .038 .004 .004 .060 .906 .417 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT3

Pearson

Correlation .289** .265** 1 .470** .156 .451** .033 .270** .249* .090 .386** .577**

Sig. (2-tailed) .004 .008 .000 .125 .000 .750 .007 .014 .379 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT4

Pearson

Correlation .297** .192 .470** 1 .225* .422** .093 .322** .272** .039 .299** .557**

Sig. (2-tailed) .003 .058 .000 .026 .000 .361 .001 .007 .704 .003 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT5

Pearson

Correlation .318** .393** .156 .225* 1 .268** .476** .381** .217* .151 .203* .593**

Sig. (2-tailed) .001 .000 .125 .026 .008 .000 .000 .032 .139 .045 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT6

Pearson

Correlation .372** .210* .451** .422** .268** 1 .159 .344** .325** .170 .412** .682**

Sig. (2-tailed) .000 .038 .000 .000 .008 .119 .001 .001 .094 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT7

Pearson

Correlation .404** .291** .033 .093 .476** .159 1 .519** .173 .039 .163 .520**

Sig. (2-tailed) .000 .004 .750 .361 .000 .119 .000 .088 .706 .108 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

(18)

KPT8

Pearson

Correlation .478** .285** .270** .322** .381** .344** .519** 1 .468** .121 .295** .700**

Sig. (2-tailed) .000 .004 .007 .001 .000 .001 .000 .000 .236 .003 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT9

Pearson

Correlation .110 .191 .249* .272** .217* .325** .173 .468** 1 .088 .240* .514**

Sig. (2-tailed) .279 .060 .014 .007 .032 .001 .088 .000 .389 .017 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT10

Pearson

Correlation .076 .012 .090 .039 .151 .170 .039 .121 .088 1 .322** .393**

Sig. (2-tailed) .460 .906 .379 .704 .139 .094 .706 .236 .389 .001 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

KPT11

Pearson

Correlation .181 .083 .386** .299** .203* .412** .163 .295** .240* .322** 1 .610**

Sig. (2-tailed) .075 .417 .000 .003 .045 .000 .108 .003 .017 .001 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

Total

Pearson

Correlation .610** .503** .577** .557** .593** .682** .520** .700** .514** .393** .610** 1 Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000

N 98 98 98 98 98 98 98 98 98 9

8 98 98

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

(19)

Lampiran 4

Hasil Output SPSS Versi 20.0

Hasil Uji Reliabilitas Sosialisasi Pajak (X1) Case Processing Summary

N %

Valid 98 100.0

Excludeda 0 .0

Total 98 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha

Based on Standardized Items

N of Items

.697 .704 5

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

Squared Multiple Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

Sosialisasi1 13.72 3.872 .429 .241 .657

Sosialisasi2 14.32 3.600 .603 .421 .585

Sosialisasi3 14.13 3.828 .395 .342 .674

Sosialisasi4 14.23 3.790 .537 .315 .615

Sosialisasi5 14.24 4.001 .332 .223 .700

(20)

Hasil Uji Reliabilitas Tax amnesty (X2)

Case Processing Summary

N %

Cases

Valid 98 100.0

Excludeda 0 .0

Total 98 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha

Based on Standardized Items

N of Items

.757 .758 5

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

Squared Multiple Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

Tax amnesty1 16.07 3.510 .368 .137 .768

Tax amnesty2 15.89 3.090 .543 .320 .706

Tax amnesty3 15.82 3.038 .645 .466 .668

Tax amnesty4 15.72 3.356 .534 .359 .711

Tax amnesty5 15.60 3.211 .545 .302 .705

(21)

Hasil Uji Reliabilitas Kualitas Pelayanan Pajak (X3)

Case Processing Summary

N %

Valid 98 100.0

Excludeda 0 .0

Total 98 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha

Cronbach's Alpha Based on Standardized

Items

N of Items

.847 .849 12

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

Squared Multiple Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

Kualitas1 41.76 20.269 .535 .576 .834

Kualitas2 41.77 19.790 .622 .680 .828

Kualitas3 41.84 19.849 .517 .534 .835

Kualitas4 41.77 19.852 .559 .543 .832

Kualitas5 41.64 19.985 .621 .593 .828

Kualitas6 41.73 19.599 .566 .511 .831

Kualitas7 41.41 20.883 .396 .355 .844

Kualitas8 41.55 20.353 .498 .532 .837

Kualitas9 41.51 20.067 .500 .495 .837

Kualitas10 41.63 20.668 .492 .353 .837

Kualitas11 41.60 20.675 .393 .451 .845

Kualitas12 41.62 20.650 .502 .520 .836

(22)

Hasil Uji Reliabilitas Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Y)

Case Processing Summary

N %

Valid 98 100.0

Excludeda 0 .0

Total 98 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha

Based on Standardized

Items

N of Items

.783 .793 11

Item-Total Statistics Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

Squared Multiple Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

Kepatuhan WP1 38.74 15.903 .516 .447 .759

Kepatuhan WP2 38.68 16.404 .392 .330 .771

Kepatuhan WP3 38.67 15.748 .462 .370 .763

Kepatuhan WP4 38.59 16.162 .455 .321 .765

Kepatuhan WP5 38.47 15.612 .478 .345 .761

Kepatuhan WP6 39.19 14.261 .550 .382 .751

Kepatuhan WP7 38.78 15.970 .389 .417 .771

Kepatuhan WP8 38.44 14.929 .604 .516 .747

Kepatuhan WP9 38.58 16.349 .404 .307 .770

Kepatuhan WP10 39.11 16.369 .199 .129 .801

Kepatuhan WP11 39.06 14.924 .468 .314 .762

Referensi

Dokumen terkait

Pengujian dilakukan pada 5 spesimen dan setiap spesimen di tekan pada 5 titik yang berbeda, yaitu pada bagian atas, tengah, bawah. Pada uji kekerasan kali ini menggunakan gaya

besar, ketenangan, dan konsentrasi kerja akan semakin baik. Waktu pembayaran kompensasi yang tepat akan memberikan dampak positif bagi karyawan dan perusahaan

Persiapan Peneguhan Sidi akan dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Maret 2019 Jam 17.00 WIB, tempat ruang Laodikia, diharapkan kehadiran Majelis bertugas (P1) Ibadah Minggu 31 Maret

Perjalanan ziarah adalah alat bantu mengajar, tidak saja mengajar tenang akar-akar Iman yang dimana dengan pengalaman perjalanan ziarah ke tanah suci, para peziarah dapat

Dasar pemikiran Calvin tentang gereja tidak kelihatan dan gereja kelihatan sangat dipengaruhi oleh konsep eskhatologi yang berpusat kepada Yesus Kristus, karena Yesus adalah

Jika benda yang akan digambar diletakkan di kwadran pertama, dan diproyeksikan pada bidang-bidang proyeksi, maka cara proyeksi ini disebut “Proyeksi kwadran pertama“ atau

Terkait dengan penelitian ini, dampak komodifikasi Pura Tirta Empul dalam konteks pariwisata global terhadap sosial budaya masyarakat setempat tidak dapat secara cepat

Sasaran adalah kelompok ternak sapi di beberapa kecamatan di kabupaten Karangasem Bali. Sebelum dilakukan penentuan kelompok ternak sapi dilakukan penentuan