30 BAB III METODOLOGI PENELI TI AN METODE PENELITIAN
Bab III ini membahas tentang:(1)Pendekatan dan jenis penelitian, (2)Tempat dam waktu penelitian, (3)Subyek penelitian, (4) prosedur penelitian, (5) data dan sumber data, (6) teknik pengumpulan data, (7) instrumen penelitian,(8) teknik analisis data, (9) teknik keabsahan data.
3.1 Jenis dan Pendekatan Penelitian
Penelitian ini berjudul “Peran Guru PPKn Dalam Membentuk Sikap Nasionalisme Generasi Milenial Di MTs Muhammadiyah 1 Malang”
penelitian ini termasuk dalam Pendekatan dan Jenis penelitian kualitatif.
David William (dalam Moleong,2014:5) menyatakan bahwa penelitian kualitatif merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data terhadap suatu latar alamiah yang menggunakan metode alamiah, dengan menggunakan metode alamiah serta dilaksanakan peneliti dalam latar alamiah tersebut. Menurut Denzin dan Lincoln (dalam Moleong, 2014:5) Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan suatu tujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi serta dilaksanakan dengan menggunakan berbagai metode yang ada.
Penelitian kualitatif digunakan untuk meneliti suatu peristiwa sosial.
Misalnya adalah seperti kehidupan masyarakat, tingkah laku, gerakan sosial, keagamaan, serta hubungan kekerabatan. Hasil dari Penelitian kualitatif menghasilkan data deskripstif yang berupa ucapan, tulisan, maupun seseorang yang diamati, melalui penelitian ini, peneliti mampu mengenali subjek serta merasakan pengalaman yang diteliti dalam kehidupan sehari-hari. Menurut
31
Jane Richie (dalam Moleong, 2014:6) penelitian kualitatif merupakan usaha dalam menyajikan dunia sosial, serta perspektifnya didalam dunia, dalam hal perilaku, persepsi dan persoalan lainnya yang diteliti.
Menurut Ghony dan Fauzan Almanshur (2012:13) karakter Penelitian kualitatif meliputi: Latar alami, yang menjadi alat adalah manusia itu sendiri (human instrument), Metode kualitatif, Analisis data dengan cara induktif, Teori dari dasar (grounded theory), Deskriptif, penelitian kualitatif lebih mengutamakan proses dibandingkan hasil , terdapat batas yang ditentukan oleh fokus, terdapat kriteria khusus yang digunakan untuk keabsahan data, Desain bersifat sementara, Hasil penelitian didiskusikan dan ditentukan secara bersama.
Berdasarkan definisi diatas mengenai penelitian kualitatif, maka dapat dikatakan bahwa dalam penelitian kualitatif metode yang dapat digunakan adalah pengamatan, wawancara serta pemanfaatan dokumen. Pada penelitian yang berjudul “Peran Guru PPKn dalam Membentuk Sikap Nasionalisme Generasi Milenial di MTs Muhammdadiyah 01 Malang” peneliti
menggunakan penelitian kualitatif, dimana peneliti berusaha untuk mendeskripsikan semua data yang diperoleh secara apa adanya serta informasi yang diperoleh, terperinci, dan kontekstual sesuai dengan analisis data yang diperoleh.
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini di laksanakan di MTs Muhammadiyah 1 Malang yang terletak di desa Tlogomas, Kec. Lowokwaru. Pemilihan tempat penelitian ini berdasarkan masalah yang termuat dalam latar belakang penelitian, serta
32
tempat penelitian ini strategis untuk melakukan suatu penelitian. Hal tersebut yang membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian MTs Muhammadiah 01 Malang. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2020.
3.3 Subyek Penelitian
Subjek dalam penelitian kualitatif ini merupakan informan yang berhubungan atau berkaitan langsung dengan penelitian yang dilakukan, Subjek dalam penelitian ini. Subyek penelitian adalah seserang yang dijadikan sebagai sumber informasi yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dilakukan, subjek dalam penelitian ini meliputi: (1) Guru PPKn, (2) Siswa MTs Muhammadiyah 1 Malang kelas IX.
3.4 Prosedur Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Peran Guru PPKn dalam membentuk sikap Nasionalisme di MTs Muhammadiyah 1 Malang, sehingga untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Ghony dan Fauzan Almanshur (2012:89) menyatakan bahwa, penelitian kualitatatif (qualitative research) adalah penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan, mendeskripsikan serta menganalisis suatu fenomena, sikap, persepsi serta pemikiran atau pandangan seseorang baik melalui individu maupun melalui kelompok. Beberapa penjelasan atau deskripsi yang didapatkan dan digunakan dalam menemukan suatu prinsip serta penjelasan yang berfokus terhadap kesimpulan.
Menurut Cresswell (dalam Bandur 2016:39) Prosedur penelitian merupakan cara melaksanakan penelitian atau yang digunakan dalam
33
penelitian. Beberapa ahli berpendapat bahwa terdapat enam langkah yang dilaksanakan dalam penelitian yaitu meliputi membuat kajian literatur, Spesifikasi Tujuan Penelitian, Pengumpulan Data, Analisis serta Interpretasi Data; dan Laporan Penelitian. dalam melakukan penelitian ini terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut:
a) Pra Penelitian
Merupakan kegiatan peneliti yang dilaksanakan sebelum melaksanakan penelitian yaitu mengidentifikasi Masalah, topik, tujuan serta rumusan masalah penelitian.
b) Perencanaan
Merupakan kegiatan peneliti dalam menyusun hal yang diperlukan untuk penelitian yaitu, untuk menyusun kajian literatur yang berkaitan dengan topik penelitian, memilih tempat penelitian serta waktu penelitian, menyiapkan perizinan penelitian, menilai lapangan, memilih informan serta menyiapkan perlengkapan penelitian.
c) Pengumpulan data
Merupakan kegiatan peneliti yang berhubungan dengan proses pengumpulan data yang dibutuhkan dalam penelitian, dalam hal ini perlu pemahaman mendalam terkait dengan karakteristik tempat penelitian dan prosedur dalam melakukan penelitian.
34 d) Analisis dan pengolahan data
Merupakan kegiatan peneliti dalam melakukan analasis data yang umumnya mempunyai hubungan dengan proses reduksi data, yaitu melakukan koding analisis sesuai dengan data yang didapatkan melalui teknik pengumpulan data (Bandur, 2016; 85).
e) Keabsahan data
f) Penyimpulan dan rekomendasi
Merupakan kegiatan peneliti dalam mengambil menarik sebuah kesimpulan dari proses analisis yang telah dilakukan terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan melalui teknik pengumpulan data.
3.5 Data dan Sumber Data
Data yang dimaksud dalam penelitian kualitatif ialah seluruh data serta informasi yang telah didapatkan melalui semua informan yang telah dinilai sebagai orang paling memahami secara jelas yang menjadi fokus penelitian yang sedang diteliti, Selain itu hasil yang diperoleh adalah dokumentasi, hasil dari dokumentasi digunakan untuk menunjang atau mendukung data yang sudah berupa kata-kata tertulis maupun tindakan.
Sumber data merupakan para informan yang telah memberikan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. Sumber data dalam penelitian kualitatif adalah sumber data primer dan sekunder:
35 3.5.1 Data Primer
Data primer merupakan data yang diperoleh dari perkataan serta tindakan dari seseorang yang telah diwawancarai atau yang telah diamati secara langsung adalah sumber data utama dari penelitian kualitatif. Penelitian ini diperoleh dari data tertulis, rekaman, serta pengambilan foto. Dalam penelitian kualitatif yang menjadi data primer ialah data yang diperoleh dari hasil pengamatan atau disebut observasi dan wawancara (interview), dari subjek yang sudah tentukan yaitu meliputi, Guru PPKn dan siswa MTs Muhammadiyah 1 Malang.
3.5.2 Data Sekunder
Data Sekunder merupakan data tambahan yang mendukung penelitian, yang didapatkan melalui pihak yang bukan berhubungan atau berkaitan langsung terhadap masalah yang sedang diteliti. Data sekunder yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan data pendukung berupa data-data yang sudah ada, berupa dokumen resmi sekolah, profil sekolah, visi dan misi, dan dokumen lain yang terkait dengan MTs Muhammadiyah 1 Malang.
3.6 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara secara mendalam yang didukung sesuai dan berdasar pada pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan dengan secara langsung, hal tersebut dilakukan sebagai langkah strategis dalam mendapatkan data.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan mencari informan yang meliputi, Guru PPKn, Siswa MTs Muhammadiyah 1 Malang,
36
dalam penelitian kualitatif peneliti melakukan pengumpulan data melalui tiga metode yaitu meliputi:
3.6.1 Observasi
Metode observasi merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data yang dilakukan dengan cara sistematis, yang diawali dengan mengadakan suatu pengamatan dan pencatatan dalam penelitian ini peneliti turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengamatan, tujuan dari peneliti memakai teknik observasi adalah untuk memperoleh data awal sebagai indikator. Pada penelitian kualitatif ini dilakukan observasi pembelajaran PPKn dilaksanakan untuk melihat bagaimana Peran Guru PPKn dalam membentuk Sikap Nasionalisme Generasi Milenial Di Mts Muhammadiyah 1 Malang.
3.6.2 Wawancara
Wawancara merupakan percakapan untuk memperoleh sebuah informasi tertentu. Percakapan tersebut dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara (interviewer) untuk mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewer) dengan memberikan jawaban yang sesuai atas pertanyaan itu (Budiati dkk,2018:14).
Metode ini digunakan peneliti dalam tujuan tertentu, dimana peneliti berusaha menggali informasi untuk memperoleh penjelasan, keterangan, informasi serta pendapat lisan dan langsung dari informan atau seseorang, peneliti melakukan wawancara dengan Guru PPKn serta siswa MTs Muhammadiyah 1 Malang kelas IX.
37
Wawancara dilakukan oleh peneliti sendiri sesuai dengan pedoman wawancara yang sudah disusun sebelumnya yang terdiri atas sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan oleh peneliti, supaya hasil dari wawancara yang sudah dilaksanakan mampu terekam dengan jelas atau baik, sehingga peneliti memakai alat bantu yaitu berupa buku yang digunakan untuk mencatat hal yang pokok dan penting ketika melakukan wawancara dan recorder digunakan dalam merekam pada saat proses wawancara sedang dilakukan atau berlangsung dengan tujuan untuk mempermudah peneliti dalam melengkapi data yang diperoleh melalui wawancara, dan camera yang digunakan dalam memotret selama proses wawancara berlangsung.
3.6.3 dokumentasi
Dokumen adalah setiap bahan yang tertulis ataupun berupa film, lain dari record, yang dipersiapkan peneliti karena permintaan seorang penyidik, Guba dan Lincoln (dalam Moleong, 2014:216). Peneliti menggunakan teknik dokumentasi dengan cara mengumpulkan data dari pihak sekolah yang mempunyai keterkaitan sesuai dengan permasalahan penelitian yang dapat berupa dokumen data tentang profil sekolah, visi dan misi sekolah, profil guru dan siswa .
3.7 Intrumen Penelitian
Instrumen penelitian dari penelitian kualitatif ialah human instrument yang merupakan instrument utama, peneliti itu sendiri sebagai alat penelitian.
Penelitian kualitatif , instrumen penelitian merupakan manusia yaitu, peneliti itu sendiri yaitu seseorang yang sudah terlatih melakukan pengumpulan data.
Instrumen penelitian ini meliputi, observasi, wawancara dengan
38
menggunakan pedoman wawancara serta dokumentasi. Data yang didapatkan dari penelitian kualitatif meliputi
3.8 Teknik Analisis Data
Bogdan dan Taylor (dalam Moleong, 2014:280) mendefiniskan analisis data merupakan proses suatu usaha yang bertujuan dalam mendapatkan tema serta merumuskan dan mengumpulkan ide sesuai dengan yang diperoleh berupa data serta usaha dalam memberi bantuan terhadap tema serta hipotesis.
Bogdan dan biklen (dalam moleong, 2011:248) analisis data dalam penelitian kualitatif merupakan usaha yang dilaksanakan sesuai data, dengan memilah menjadi satuan agar mampu dikelola, mensistensiskannya, mencari serta mendapatkan pola, menemukan yang utama dan penting serta apa yang perlu dipahami, dan menentukaninformasi apa yang mampu diberikan pada orang lain. Menurut Miles and Huberman (dalam Sugiyono, 2013: 337) analisis dalam penelitian kualitatif dilaksanakan dengan cara interaktif serta berlangsung terus menerus maka dapat memperoleh seluruh data yang lengkap dan jenuh. Penelitian kualitatif mempunyai langkah-langkah dalam menganalisis data yaitu meliputi (Sugiyono,2013:338-345) :
Gambar 3.2 Komponen analisis data kualitatif (model interaktif Miles dan Huberman)
Reduksi Data
Display Data
Penarikan Kesimpulan Pengumpulan
Data
39 1. Data Reduction (Reduksi Data)
Mereduksi data adalah yaitu melakukan penyederhanaan serta memilih hal yang utama dan pokok atau utama untuk memfokuskan serta mengutamakan terhadap hal yang penting, mencari tema serta polanya,menghilangkan data yang tidak penting atau diperlukan supaya dapat menyampaikan gambaran yang jelas, serta mempermudah peneliti dalam mengumpulkan data yang selanjutnya, serta mempermudah peneliti ketika sewaktu-waktu dicari oleh peneliti (Sugiyono, 2013:
338). Pada penelitian kualitatif, reduksi dilakukan ketika telah memperoleh data yang berkaitan dengan Peran Guru PPKn dalam membentuk Sikap Nasionalisme Generasi Milenial Di Mts Muhammadiyah 1 Malang, yang diperoleh melalui wawancara dan pengamatan.
2. Data Display (Penyajian Data)
Miles and Huberman (dalam Sugiyono, 2013: 341) menyatakan bahwa penelitian kualitatif sering dipakai atau digunakan dalam menyajikan data merupakan dengan menggunakan teks naratif. Tujuan dari penyajian data adalah mempermudah serta memahami yang sudah terjadi serta membuat langkah berikutnya sesuai dengan yang telah dipahami, penyajian data dalam penelitian kualitatif dilakukan melalui bentuk uraian singkat.peneliti mendeskripsikan kembali data yang telah direduksi mengenai pemahaman tentang peran Guru PPKn dalam membentuk sikap Nasionalisme Generasi Milenial di MTs Muhammadiyah 1 Malang.
40
3. Conclusion Drawing/Verification (Penarikan Kesimpulan)
Pada penarikan kesimpulan peneliti mulai melakukan tinjauan terhadap data yang telah diperoleh, Kesimpulan awal bersifat sementara serta bisa diubah ketika tidak menemukan bukti yang cukup kuat dalam mendukung tahap pengumpulan data selanjutnya. Kesimpulan diharapkan mampu menjawab rumusan masalah yang sudah dirumuskan sejak awal, namun kemungkinan juga tidak, dikarenakan masalah atau dalam penelitian kualitatif rumusan masalah bersifat sementara serta terus berkembang sesudah berada di tempat penelitian.
namun ketika kesimpulan sudah didukung dengan bukti yang sesuai dan valid serta konsisten ketika peneliti mengumpulkan atau memperoleh data, jadi kesimpulan yang diberikan oleh peneliti adalah kesimpulan yang sudah kredibel (Sugiyono, 2013: 345).
3.9 Keabsahan Data
Keabsahan data dalam penelitian kualitatif merupakan bagian yang penting, sebab hasil penelitian yang telah dilakukan melalui teknik triangulasi dalam pengumpulan data, maka data yang diperoleh tersebut lebih konsisten dan dapat menjadi data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Moleong (2014: 321) mengatakan keabsahan data merupakan konsep penting yang diperbaharui dari konsep kesahihah (validitas) dan keandalan (realibilitas) menurut versi positivisme.
Keabsahan data diperlukan agar hasil penelitian terarah dan sesuai dengan fakta yang diperoleh serta dapat di pertanggungjawabkan.
41
Triangulasi adalah teknik pemeriksaan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain (Moleong, 2014:330). Menurut Denzim yang dikutip oleh Moleong (2014:330) terdapat empat macam triangulasi dengan memanfaatkan penggunaan sumber, metode, penyidik, dan teori. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber.
Menurut Patton yang dikutip oleh Moleong (2014:330) mengatakan triangulasi dengan sumber adalah pengecekan data atau informasi yang diperoleh dari alat dan dengan waktu yang berbeda di dalam penelitian kualitatif. Hal itu dapat dilaksanakan melalui: 1) membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara; 2) membandingkan apa yang dikatakan orang di depan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi; 3) membandingkan apa yang dikatakan orang- orang tentang situasi penelitian apa yang dikatakan sepanjang waktu; 4) membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang seperti rakyat biasa, orang yang berpendidikan baik pendidikan tingkat menengah maupun berpendidikan yang tinggi; dan 5) membandingkan hasil dari wawancara dengan isi dari dokumen yang berkaitan.