• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP TINGKAT BAHAYA EROSI DI DAS DENGKENG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KAJIAN PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP TINGKAT BAHAYA EROSI DI DAS DENGKENG"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.  Erosi  DAS  Dengkeng  untuk  Tataguna Lahan Tahun 1990

Referensi

Dokumen terkait

Hutabarat (2008) menyebutkan bahwa ada tiga faktor utama penyebab degradasi daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia yaitu (1) keadaan alam geomorfologi (geologi, tanah,

Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perubahan penggunaan lahan terhadap debit aliran dan sedimentasi di Sub DAS Cimanuk Hulu

Model Rekonstruksi Kelembagaan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dalam Mewujudkan Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup (Studi DAS Bengawan Solo

Pengukuran kecepatan aliran sungai di DAS Lepan bagian hilir.. Persiapan pengukuran kecepatan aliran sungai dan tingkat

Analisis spasial tingkat bahaya erosi di daerah aliran sungai (DAS) Moramo dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Predicting Rainfall

Sub DAS Paninggahan dengan luas wilayah 11.704,29 ha adalah Sub DAS cukup luas pada daerah tangkapan air (DTA) Danau Singkarak yang merupakan bagian dari hulu DAS

Kerjasama FP-USU dan BP-DAS Wampu Ular; Editor: Bejo Slamet, Abdul Rauf, dan Misran.. PrediksiErosidanPerencanaanKonservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran

Studi ini membandingkan besarnya debit hasil simulasi dengan data observasi di Sungai Bengawan Solo Hulu untuk mengatasi masalah banjir dan kekeringan di DAS Bengawan Solo