PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN XXVIII TAHUN 2022
RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI JABATAN PENATA LAPORAN KEUANGAN
OPTIMALISASI PENATAAN DAN PENYIMPANAN LAPORAN KEUANGAN SECARA DIGITAL MENGGUNAKAN BLOG DAN
GOOGLE DRIVE PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARBARU
Oleh
OKKY DWI SAPUTRA, SST NIP. 199310042022031007
NDH : 25
PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH BANJARBARU
2022
ii
LEMBAR PERSETUJUAN
RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN XXVIII TAHUN 2022
Judul Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
: OPTIMALISASI PENATAAN DAN PENYIMPANAN LAPORAN KEUANGAN SECARA DIGITAL
MENGGUNAKAN BLOG DAN GOOGLE DRIVE PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARBARU
Nama Peserta : OKKY DWI SAPUTRA, SST
Unit Kerja : DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARBARU
NDH : 25
Telah disetujui untuk diseminarkan pada tanggal 16 September 2022
Banjarbaru, 15 September 2022
Coach,
Hj. SYAHRIDA NORHAYAH,S.Sos. M.Si NIP. 19721116 199803 2 009 Mentor,
KAMARUDIN, S. HUT, MM NIP. 19770705 201001 1 001
iii
iii
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI DAN HABITUASI
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN XXVIII TAHUN 2022
Judul Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
: OPTIMALISASI PENATAAN DAN PENYIMPANAN LAPORAN KEUANGAN SECARA DIGITAL
MENGGUNAKAN BLOG DAN GOOGLE DRIVE PADA DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARBARU
Nama Peserta : OKKY DWI SAPUTRA, SST
Unit Kerja : DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANJARBARU
NDH : 25
Telah diseminarkan pada tanggal 16 September 2022
Banjarbaru, 16 September 2022 Coach,
Hj. SYAHRIDA NORHAYAH,S.Sos. M.Si NIP. 19721116 199803 2 009 Mentor,
KAMARUDIN, S. HUT, MM NIP. 19770705 201001 1 001
Penguji,
Ir. H. NURUL FAJAR DESIRA, CES NIP. 19641203 199003 1 012
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena Rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi ini tepat pada waktunya dengan judul “Optimalisasi Penataan Dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan google drive Pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru”. Laporan Rancangan Aktualisasi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan XXVIII di Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2022.
Selama mengikuti kegiatan Latihan Dasar hingga proses pembuatan dan penyelesaian Rancangan Aktualisasi ini, berbagai pihak telah memberikan bantuan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:
1. Bapak Mujiyat, S.Sn.,M.Pd. selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan.
2. Bapak H. Marhain Rahman, S.Sos, M.AP selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
3. Ir. H. Nurul Fajar Desira, CES. sebagai penguji Rancangan Aktualisasi ini.
4. Bapak H. Ahmad Bagiawan, S.Pd., M.M. selaku Kepala Bidang pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
5. Ibu Hj. Syahrida Norhayah,S.Sos. M.Si selaku Coach yang telah bersedia membimbing dan mengarahkan penulis dalam penyusunan rancangan aktualisasi dan habituasi ini.
v
6. Bapak Kamarudin, S. HUT, MM selaku Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk menjadi Mentor dalam memberikan bimbingan, arahan, dan saran kepada penulis, serta bersedia berbagi ilmu dalam penyusunan laporan aktualisasi dan habituasi ini.
7. Bapak/Ibu Widyaiswara yang telah memberikan materi “BerAKHLAK”
serta Manajemen PNS dan Smart ASN kepada penulis sehingga penulis dapat memahami serta mengimplementasi nilai-nilai dasar ASN.
8. Orangtua, adik, kakak, istrik serta anak yang selalu memberikan dukungan serta motivasi kepada penulis.
9. Seluruh Peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan XXVIII Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2022 khususnya kelompok 3 yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman.
10. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Rancangan Aktualisasi dan Habituasi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa laporan aktualisasi ini masih banyak memiliki kelemahan dan kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan dengan senang hati. Semoga keberadaan laporan Rancangan Aktualisasi ini dapat memberikan manfaat bagi siapapun yang membacanya.
Banjarbaru, 11 September 2022 Penulis,
Okky Dwi Saputra, SST
NIP. 19931004 202203 1 003
DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN ... ii
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR... iv
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR TABLE ... vii
DAFTAR GAMBAR ... viii
BAB I ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Tujuan... 3
C. Manfaat ... 3
D. Isu Aktualisasi ... 4
E. Ruang Lingkup ... 6
BAB II ... 9
A. Gambaran Umum Organisasi ... 9
B. Visi, Misi dan Nilai-Nilai Organisasi ... 13
C. Tugas Pokok dan Fungsi ... 14
D. Sasaran Kinerja Pegawai ... 15
BAB III ... 17
A. Landasan Teori ... 17
1. Nilai-Nilai Dasar PNS BerAKHLAK ... 17
2. Kedudukan dan Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ... 21
3. Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan Google Drive ... 23
B. Rancangan Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi ... 25
C. Penjadwalan Kegiatan Rancangan Aktualisasi dan Habituasi ... 44
DAFTAR PUSTAKA ... 45
LAMPIRAN ... 47
vii
DAFTAR TABLE
Table 1.1 Tugas Pokok ... 15
Table 1.2 Rancangan Aktualisasi dan Habituasi ... 27
Table 1.3 Penjadwalan Kegiatan Rancangan Aktualisasi dan Habituasi ... 44
Table 1.4 Penapisan Isu Menggunakan Metode APKL ... 47
Table 1.5 Penapisan Isu Menggunakan Metode USG ... 48 Table 1.6 Matriks Rancangan Penjadwalan Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi 50
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru ... 9 Gambar 2 Struktur Organisasi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru ... 10 Gambar 3 Analisis Penyebab Isu Menggunakan Metode Fishbone ... 49
BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Pada Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara disebutkan bahwa Perbendaharaan Negara adalah pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara, termasuk investasi dan kekayaan yang dipisahkan, yang ditetapkan dalam APBN dan APBD.
Kemudian pada Pasal 55 ayat (5) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, ketentuan lebih lanjut mengenai laporan keuangan dan kinerja instansi pemerintah diatur dengan peraturan pemerintah. Mengacu pada Pasal 55 ayat (5) tersebut, disebutkan pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2006 Pasal 1 ayat (1) tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, Laporan Keuangan adalah bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara/daerah selama suatu periode. Kemudian dilanjutkan pada Pasal 3 ayat (2) pemerintah daerah wajib menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan.
Tidak terkecuali Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, juga harus menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan. Dalam hal penyajian Laporan Keuangan tersebut maka ditunjuklah Penata Laporan Keuangan sebagai profesi yang mempunyai tupoksi berkaitan dengan Penataan Laporan Keuangan sesuai dengan jabatan penulis.
Dalam proses pekerjaan sebagai seorang Penata Laporan Keuangan, penulis menemukan isu terkait dengan tupoksi Penata Laporan Keuangan yang ada pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Belum Optimalnya Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital”. Hal itu terjadi karena belum tersedianya fasilitas atau aplikasi online yang dapat menyimpan dan menata laporan keuangan, belum adanya kesadaran bahwa pentingnya penataan dokumen
2
secara online agar mempermudah dalam akses dokumen dimana saja dan kapan saja, kebiasaan pengarsipan hanya menggunakan hardcopy atau kertas dan belum digital, kurangnya peralatan dalam membantu dokumentasi digital dan online.
Pada rancangan aktualisasi ini, penulis ingin mengusulkan gagasan kreatif yaitu Optimalisasi Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan Google Drive Pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru. Gagasan tersebut berkaitan erat dengan Smart ASN dimana akan membantu percepatan transformasi digital dan cakap bermedia digital. Kemudian juga disebutkan dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah nomor 12 Tahun 2019 bahwa Pengelolaan Keuangan Daerah harus transparan. Transparan disini dapat diartikan bahwa Laporan Keuangan Instansi Pemerintah dapat diakses dan dilihat oleh masyarakat. Dengan adanya blog dan google drive sebagai tempat untuk menyimpan Laporan Keuangan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru akan transparan dan diharapkan dapat membantu masyarakat atau pihak terkait yang membutuhkan data Laporan Keuangan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru dapat mengaksesnya dengan cepat, kapan saja dan dimana saja.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Untuk membentuk ASN yang profesional dengan mengimplementasikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dalam pekerjaan sehari hari sebagai Penata Laporan Keuangan di Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru. Kemudian dapat mengidentifikasi isu-isu yang terjadi dan mencari gagasan alternatif untuk penyelesaiannya berdasarkan kedudukan dan peran ASN dalam pelaksanaan Manajemen ASN dan mewujudkan Smart ASN.
2. Tujuan Khusus
Adapun tujuan khusus dari rancangan aktualisasi pada Pelatihan Dasar CPNS Golongan III di Lingkungan Kerja Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru khususnya Bagian Perencanaan dan Keuangan adalah terlaksananya Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan Google Drive Pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
C. Manfaat
Pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat positif bagi para pembaca, maupun yang merasakan dampak dari terlaksananya aktualisasi ini, manfaat yang dimaksud seperti :
1. Bagi penulis : mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), kedudukan dan peran ASN dalam NKRI (Whole of Government, Manajemen ASN, Smart ASN dan Pelayanan Publik).
4
2. Bagi Instansi : dapat menambah wawasan, menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan penataan dokumen secara digital dalam upaya mempermudah pekerjaan dan menata arsip.
3. Bagi Masyarakat : Memberi jaminan mendapatkan pelayanan dalam kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan dan memberi fokus pelayanan, serta memberi kepuasan dan kemudahan dalam membaca Laporan Keuangan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
D. Isu Aktualisasi
Dalam upaya mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN (BerAKHLAK) pada pelaksanaan tugas sebagai seorang ASN maka CPNS diwajibkan untuk melakukan habituasi berupa aktualisasi nilai- nilai dasar ASN terkait pemecahan isu atau permasalahan di instansi kerja.
Laporan aktualisasi ini mengindentifikasi isu yang muncul pada instansi kerja penulis, yaitu khususnya pada jabatan Penata Laporan Keuangan pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru. Berdasarkan tugas pokok dan fungsi penulis sebagai Penata Laporan Keuangan pada Kantor Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru dan hasil diskusi dengan mentor & rekan kerja, maka didapatkan beberapa isu dan permasalahan yang harus diselesaikan, yaitu:
1. Belum Optimalnya Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital.
2. Belum Optimalnya Penyusunan Laporan Keuangan Berkala.
3. Belum Optimalnya Penyediaan Bahan dan Data Untuk Reviu Inspektorat.
4. Belum Optimalnya Penyampaian Laporan Renja.
5. Kurang Optimalnya Penggunaan FMIS (Financial Management Information System).
Setelah menemukan 5 isu tersebut maka selanjutnya dilakukan penapisan isu menggunakan metode APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan Layak), dapat dilihat di halaman lampiran. Dari metode APKL tersebut maka dihasilkan 3 isu utama yaitu:
1. Belum Optimalnya Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital.
2. Belum Optimalnya Penyusunan Laporan Keuangan Berkala.
3. Belum Optimalnya Penyediaan Bahan dan Data Untuk Reviu Inspektorat.
Kemudian untuk menentukan isu utama, maka digunakan metode USG. Dari penapisan isu menggunakan metode USG ditemukan isu utama yaitu “Belum Optimalnya Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital”. Sehingga judul yang penulis dapatkan adalah Optimalisasi Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan Google Drive Pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
Penyebab isu tersebut dianalisis menggunakan metode fishbone yang penulis lampirkan di halaman lampiran, yaitu:
1. Media - Belum tersedianya fasilitas atau aplikasi online yang dapat menyimpan dan menata laporan keuangan;
2. Sumber Daya Manusia - Belum adanya kesadaran bahwa pentingnya penataan dokumen secara online agar mempermudah dalam akses dokumen dimana saja dan kapan saja;
3. Budaya - kebiasaan pengarsipan hanya menggunakan hardcopy atau kertas dan belum digital;
4. Peralatan - Kurangnya peralatan dalam membantu dokumentasi digital dan online.
6
Dampak yang ditimbulkan jika isu ini tidak segerad ditangani adalah:
1. Menyita banyak waktu untuk mencari dokumen secara manual,
2. Tidak tersedianya cadangan data yang bisa di akses kapan saja dan dimana saja,
Solusi dari isu tersebut berkaitan dengan kedudukan dan peran PNS untuk mendukung terwujudnya Smart Governance (Smart ASN & Manajemen ASN) dimana gagasan dari penyelesaian ini membantu percepatan transformasi digital dan cakap bermedia digital.
E. Ruang Lingkup
Kegiatan aktualisasi dan habituasi ini dilaksanakan di unit kerja penulis yaitu di Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru pada Bagian Perencanaan dan Keuanganpada tanggal 19 September 2022 sampai dengan 24 Oktober 2022, dimana kegiatan yang dilakukan tetap mengacu pada tugas pokok dan fungsi penata laporan keuangan yang telah ditetapkan pada bagian perencanaan dan keuangan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
Kegiatan-kegiatan pemecahan isu aktual yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Melakukan konsultasi dengan Mentor, dan Coach,
2. Membuat blog dan menyediakan media penyimpanan google drive,
3. Mengumpulkan dokumen fisik dan non fisik,
4. Membuat post laporan keuangan di blog dan melakukan unggah dokumen di googledrive,
5. Melakukan review atas hasil postingan dan dokumen laporan yang di unggah,
6. Melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan dan membuat laporan akhir aktualisasi,
7. Membuat rencana tindak lanjut dari rancangan aktualisasi, 8. Menyiapkan bahan evaluasi dan paparan.
BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI
BAB II
GAMBARAN UMUM A. Gambaran Umum Organisasi
Gambar 1 Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru
Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru beralamatkan di Jl.
Jenderal Sudirman No. 3 Kec. Banjarbaru Utara 70714. Dinas Perhubungan (DISHUB) merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang Perhubungan yang dipimpin oleh Kepala Dinas dan berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru ditetapkan dalam Peraturan Walikota Banjarbaru Nomor : 44 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru. Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru mempunyai Tugas membantu Walikota melaksanakan urusan
10
Pemerintah Daerah dalam bidang Perhubungan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang diberikan kepada Kota Banjarbaru. Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru juga bertugasi melakukan perumusan kebijakan teknis dalam bidang lalu lintas angkutan jalan, pelaksanaan kebijakan teknis bidang sarana prasarana dan transportasi. Kemudian, pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang perhubungan, pelaksanaan administrasi penyelengaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang perhubungan. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh wali kota, terkait dengan tugas dan fungsinya.
Gambar 2 Struktur Organisasi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru
Adapun unsur – unsur Organisasi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru terdiri dari:
1. Bagian Sekretariat
Bagian Sekretariat mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan penyusunan program, keuangan, umum dan kepegawaian. Untuk menyelenggarakan tugas pokoknya Sekretariat mempunyai fungsi:
a) Penyusunan program dibidang perencanaan dan pengelolaan keuangan di lingkungan Dinas Perhubungan;
b) Pelaksanaan urusan surat menyurat, kearsipan, perjalanan dinas, rumah tangga, perlengkapan, keprotokolan dan kehumasan serta kepegawaian dilingkungan Dinas Perhubungan;
c) Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas terkait dengan tugas dan fungsinya.
2. Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan
Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan dipimpin oleh seorang kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang melaksanakan sebagian tugas pokok Dinas Perhubungan di bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas, Rekayasa dan Data serta Keselamatan Lalu Lintas.
3. Bidang Sarana Prasarana dan Transportasi
Bidang sarana prasarana dan transportasi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang sarana prasarana dan transportasi yang melakukan sebagian tugas pokok Dinas Perhubungan di bidang pengembangan sarana dan rasarana, pengujian dan perbengkelan serta angkutan dan terminal.
4. Unit Pelaksana Teknis Dinas
Unit Pelaksana Teknis Dinas adalah pelaksana teknis dinas yang mempunyai tugas melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang. Kegiatan teknis operasional yang dimaksud adalah tugas untuk melaksanakan kegiatan teknis yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas bertangggungjawab langsung Kepada Kepala Dinas dan
12
wajib menyampaikan laporan kegiatan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan informasi dan evaluasi.
Unit pelaksana Teknis Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru terdiri dari:
a) UPT Pengujian dan Perbengkelan Kendaraan Bermotor Unit Pelaksana Teknis Pengujian dan Perbengkelan Kendaraan Bermotor dipimpin oleh seorang Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengujian dan Perbengkelan Kendaraan Bermotor yang mempunyai Tugas Pokok melaksanakan Pengujian Kendaraan bermotor secara berkala dan pengawasan serta pembinaan perbengkelan kendaraan bermotor sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b) UPT Pengelolaan Perparkiran
Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Perparkiraan dipimpin oleh seorang Kepala Unit Kepala Teknis Dinas Pengelolaan Perparkiran yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan perparkiran pada unit pelaksanaan teknis (UPT) pengelolaan parkir, mengelola urusan ketatausahaan, umum dan perlengkapan, perencanaan, keuangan, kepegawaian, dan pengelolaan asset sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh kepala Dinas Perhubungan menurut peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
5. Kelompok Jabatan Fungsional
Jabatan Fungsional ditetapkan berdasarkan keahlian dan spesialisasi yang dibutuhkan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.
B. Visi, Misi dan Nilai-Nilai Organisasi
1. Visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru
Visi adalah suatu rangkaian kata yang memuat impian, cita- cita, nilai, masa depan dari suatu organisasi, baik di dalam sebuah lembaga hingga perusahaan. Visi juga merupakan sebuah tujuan organisasi dalam bekerja. Visi tercipta dari hasil pemikiran para pendirinya terkait gambaran masa depan organisasi. Visi dapat memiliki fungsi untuk menentukan langkah ke depan, menginspirasi anggota, memotivasi anggota agar memberikan kontribusi yang maksimal. Oleh karena itu, rangkaian kata yang digunakan dalam sebuah visi harus ringkas dan jelas, umumnya hanya satu kalimat atau tidak lebih dari satu paragraf.
Perumusan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru mencerminkan apa yang ingin dicapai, memberikan arah dan fokus strategi yang jelas, mampu menjadi perekat seluruh komponen bagian di lingkungan Instansi sehingga memiliki orientasi masa depan. Mengacu kepada tugas pokok dan fungsinya dan untuk dapat menentukan arah dan tujuan organisasi maka Visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru adalah “Mewujudkan Pelayanan Bidang Perhubungan yang Berkualitas dan Berkualitas”.
2. Misi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru
Misi adalah bagaimana sebuah perusahaan dapat mewujudkan cita-citanya tersebut di masa depan.
Misi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru adalah sebagai berikut:
a) Memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui penertiban lalu lintas yang tertib, lancar, aman dan nyaman dalam mendukung Pemerintah Kota Banjarbaru;
14
b) Meningkatnya pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa angkutan, perparkiran, terminal, pengujian kendaraan bermotor dan operasi trayek angkutan transportasi darat;
c) Meningkatnya koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung segala aspek pelayanan transportasi;
d) Termanfaatkannya jasa sarana dan prasarana fasilitas lalu lintas guna peningkatan PAD.
3. Nilai-Nilai Organisasi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru memiliki tata nilai organisasi tersendiri yang menjadi budaya dalam bekerja guna mencapai visi misi yang tercantum dalam 5 citra manusia perhubungan, yaitu:
a) Taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa.
b) Tanggap terhadap kebutuhan masyarakat akan pelayanan jasa yang tertib, teratur, tepat waktu, bersih dan nyaman.
c) Tangguh menghadapi tantangan.
d) Terampil dan berprilaku jujur, gesit, ramah, sopan serta lugas.
e) Tanggung Jawab terhadap keselamatan dan keamanan jasa perhubungan.
C. Tugas Pokok dan Fungsi
Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru mempunyai tugas membantu Walikota melaksanakan urusan pemerintah daerah dalam bidang perhubungan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang diberikan kepada Kota Banjarbaru. Tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru adalah:
1. Perumusan kebijakan teknis dalam bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan;
2. Pelaksanaan kebijakan teknis bidang Sarana Prasarana dan Transportasi;
3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang Perhubungan;
4. Pelaksanaan administrasi penyelengaraan urusan Pemerintah dan pelayanan umum di bidang Perhubungan;
5. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.
D. Sasaran Kinerja Pegawai
Sasaran kinerja pegawai (SKP) adalah rencana kerja target yang akan dicapai oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang disusun dan disepakati bersama antara pejabat penilai dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilai.
Sasaran Kinerja Pegawai merupakan rancangan pelaksanaan kegiatan tugas pokok jabatan sesuai dengan rincian tugas, tanggung jawab dan wewenangnya sesuai dengan struktur dan tata kerja organisasi. Tugas pokok jabatan penata laporan keuangan, yaitu:
Table 1.1 Tugas Pokok
NO. Tugas Pokok
1. Menerima dan memeriksa kelengkapan penyusunan laporan keuangan 2. Menyajikan konsep laporan kinerja keuangan dari bidang dan
menyusun konsep laporan keuangan secara periodik
3. Menghimpun buku besar sebagai bahan penyusunan laporan keuangan
4. Mempelajari kelengkapan bahan dan pedoman penyusunan laporan keuangan
5. Membuat dan menata laporan keuangan yang meliputi LRA (laporan realisasi anggaran), Neraca, Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) secara periodik sesuai dengan standar akuntansi pemerintah (SAP) dan ketentuan yang berlaku
6. Mengkonsultasikan kendala proses penataan laporan keuangan
7. Mengevaluasi pelaksanaan penataan laporan keuangan dengan cara membandingkan antara rencana dan pelaksanaan penataan laporan keuangan
16
BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI
BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI A. Landasan Teori
1. Nilai-Nilai Dasar PNS BerAKHLAK
Rancangan aktualisasi ini dibuat dengan mengidentifikasi dan menginternalisasi nilai-nilai dasar yang wajib dimiliki oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu BerAKHLAK. Pada 27 Juli 2021 lalu, Presiden Joko Widodo meluncurkan nilai-nilai dasar (core values) BerAKHLAK dan employer branding bagi ASN.
BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Adanya Core Values ASN ini sebagai sari dari nilai-nilai dasar ASN sesuai dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN. Sedangkan
“bangga melayani bangsa” merupakan Employer Branding ASN jaman sekarang yang melayani sepenuh hati.
Ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara bahwa nilai- nilai Dasar ASN BerAKHLAK menjadi materi yang wajib dipelajari oleh setiap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam mengikuti pelatihan dasar (Latsar) selama menjalani masa percobaan dalam satu tahun. Diharapkan peserta latihan dasar dapat mengimplementasikan nilai-nilai dasar dalam menjalankan tugas dan fungsi jabatan secara profesional sebagai pelayan masyarakat.
Penjabaran nilai-nilai dasar yang dimaksud sebagai berikut:
a. Berorientasi Pelayanan
Penyelenggara Pelayanan Publik menurut Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (UU 25/2009) adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan
18
undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata untuk kegiatan pelayanan publik. Dalam melakukan pelayaan publik hendaknya ASN memiliki nilai dasar Berorientasi Pelayanan dengan panduan perilaku/kode etik sebagai berikut:
- Memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat;
- Ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan;
- Melakukan perbaikan tiada henti.
b. Akuntabel
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab dari amanah yang dipercayakan kepadanya. Amanah seorang ASN menurut SE Meneteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2021 adalah menjamin terwujudnya perilaku yang sesuai dengan Core Values ASN BerAKHLAK. Perilaku akuntabel adalah sebagai berikut:
- Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi;
- Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien;
- Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
c. Kompeten
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata kompeten adalah cakap (mengetahui). Sedangkan Kompetensi merupakan perpaduan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang terindikasikan dalam kemampuan dan perilaku seseorang sesuai tuntutan pekerjaan. Dalam konteks ASN seorang ASN dapat dinilai kompeten jika mempunyai keterampilan dan perilaku yang diperlukan dalam melaksanakan tugas jabatan. Panduan perilaku kompeten adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah;
- Membantu orang lain belajar;
- Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
d. Harmonis
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Harmonis adalah sesuatu yang berkaitan dengan harmoni/
seia sekata. Harmoni adalah kerja sama antara berbagai faktor dengan sedemikian rupa hingga faktor-faktor tersebut dapat menghasilkan suatu kesatuan yang luhur. Sedangkan dalam konteks ASN, perilaku harmonis adalah:
- Menghargai setiap orang apapun latar belakangnya;
- Suka menolong orang lain;
- Membangun lingkungan kerja yang kondusif.
e. Loyal
Salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang ASN ideal sebagaimana tersebut di atas adalah sifat loyal atau setia kepada bangsa dan negara. Sifat dan sikap loyal terhadap bangsa dan negara dapat diwujudkan dengan sifat dan sikap loyal ASN kepada pemerintahan yang sah sejauh pemerintahan tersebut bekerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena ASN merupakan bagian atau komponen dari pemerintahan itu sendiri. Kode etik/panduan perilaku Loyal dalam konteks ASN adalah:
- Memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
- Setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah;
- Menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara.
20
f. Adaptif
Adaptasi adalah suatu proses yang menempatkan manusia yang berupaya mencapai tujuan-tujuan atau kebutuhan untuk menghadapi lingkungan dan kondisi social yang berubah-ubah agar tetap bertahan (Robbins,2003).
Adaptif merupakan salah satu karakter penting yang dibutuhkan oleh individu maupun organisasi untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Terdapat alasan mengapa nilai-nilai adaptif perlu diaktualisasikan dalam pelaksanaan tugas-tugas jabatan di sektor publik, seperti di antaranya perubahan lingkungan strategis, kompetisi yang terjadi antar instansi pemerintahan, perubahan iklim, perkembangan teknologi dan lain sebagainya. Panduan perilaku adaptif adalah sebagai berikut:
- Cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan;
- Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas;
- Bertindak proaktif.
g. Kolaboratif
Arti kata 'kolaboratif' di KBBI adalah bersifat kolaborasi. Kolaborasi adalah kerjasama antara dua pihak atau lebih dalam mencapai suatu tujuan. Dalam Undang- Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan diatur juga mengenai Bantuan Kedinasan yaitu kerjasama antara Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan guna kelancaran pelayanan Administrasi Pemerintahan disuatu instansi pemerintahan yang membutuhkan. Panduan perilaku kolaboratif adalah:
- Memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi;
- Terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah;
- Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
2. Kedudukan dan Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara, mengetahui kedudukan dan peran dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah keharusan.
a. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang Profesional, Memiliki Nilai Dasar, Etika Profesi, Bebas dari Intervensi Politik dan Bersih dari Praktik KKN.
Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawai sehingga diharapkan agar selalu tersedia sumber daya aparatur sipil Negara yang unggul selaras dengan perkembangan jaman.
Berdasarkan jenisnya, Pegawai ASN terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
Pegawai ASN berkedudukan sebagai aparatur Negara yang menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah serta harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik.
Untuk menjalankan kedudukannya tersebut, maka Pegawai ASN berfungsi sebagai Pelaksana kebijakan publik, Pelayan publik, Perekat dan pemersatu bangsa.
Agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dapat meningkatkan produktivitas, menjamin kesejahteraan ASN dan akuntabel, maka setiap ASN diberikan hak. Setelah mendapatkan haknya maka
22
ASN juga berkewajiban sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya.
ASN sebagai profesi berlandaskan pada kode etik dan kode perilaku. Kode etik dan kode perilaku ASN bertujuan untuk menjaga martabat dan kehormatan ASN. Kode etik dan kode perilaku yang diatur dalam UU ASN menjadi acuan bagi para ASN dalam penyelenggaraan birokrasi pemerintah.
b. Smart ASN
Salah satu langkah untuk mewujudkan Smart Governance adalah dengan menjadi Smart Aparatur Sipil Negara (ASN). Smart ASN merupakan pegawai dengan kompetensi, kinerja, serta profesionalisme yang tinggi sehingga mampu beradaptasi dan semakin responsif terhadap perubahan dan pencapaian tujuan organisasi.
Terdapat 8 karakteristik yang ada dalam Smart ASN, yaitu:
1) Integritas
Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) berhubungan dengan sikap, tindakan, tingkah, dan prilaku dalam melakukan pelayanan publik;
2) Nasionalisme
Nasionalisme dapat diwujudkan dengan mengaktualisasi nilai-nilai Pancasila pada saat melaksanakan tugas sehari-hari sebagai ASN;
3) Profesionalisme
Seorang ASN dituntut mampu menjawab segala tantangan dan tuntutan pelayanan prima dari masyarakat dalam melaksanakan tugasnya.
4) Wawasan Global
Seorang ASN harus memiliki wawasan global dan pengetahuan luas, serta mengikuti semua isu dan perkembangan yang terjadi.
5) Kemampuan IT (Information Technology) dan Bahasa Asing
Sebagai seorang ASN di era serba digital, harus memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan software maupun hardware dalam mendukung pekerjaan, serta kemampuan bahasa asing.
6) Hospitality atau Keramahan
Dalam hal ini ASN harus memiliki jiwa pelayanan yang baik sesuai dengan perilaku berorientasi pelayanan agar mendapatkan pelayanan prima kepada masyarakat.
7) Networking
Seorang ASN harus mempunyai kemampuan dalam membangun jaringan kerjasama, selalu terbuka dalam bekerja sama, sesuai dengan prinsip kolaboratif dalam nilai dasar BerAKHLAK.
8) Entrepreneurship
Seorang ASN mesti memiliki jiwa kewirausahaan yang ditandai dengan kreatifitas, inovatif, keberanian, pantang menyerah, cerdas dalam menangkap dan menciptakan peluang serta bertanggung jawab terhadap tugasnya.
3. Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan Google Drive
Menurut Peraturan Walikota (PERWALI) Kota Banjarbaru Nomor 21 Tahun 2017, tugas jabatan Penata Laporan Keuangan pada sub Bagian Keuangan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru adalah melakukan kegiatan yang meliputi pencatatan, penerimaan dan pengeluaran, pemeriksaan serta penataan di bidang laporan keuangan.
24
Di era teknologi seperti sekarang seorang penata laporan keuangan dapat membantu percepatan smart governance yaitu penataan dan penyimpanan dokumen laporan keuangan secara digital agar mempermudah dalam pekerjaan dan pencarian data contohnya bisa di dalam website seperti blog dan media penyimpanan google drive.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata blog adalah catatan harian atau jurnal pribadi di internet yang dapat diakses oleh siapa saja. Blog memiliki arti dalam bidang ilmu komputer. Dalam penggunaanya, tidak hanya untuk catatan harian atau jurnal pribadi, blog juga biasanya digunakan untuk berbagi pengetahuan, berbagi opini, maupun berbagi file seperti foto, video ataupun tautan.
Google Drive adalah layanan penyimpanan data tersinkronisasi yang dikembangkan oleh Google. Diluncurkan pada tanggal 24 April 2012, Google Drive memungkinkan penggunanya untuk menyimpan data di server mereka, mensinkronisasi data di perangkat yang berbeda, dan saling berbagi berkas.
B. Rancangan Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi
Rancangan aktulisasi digunakan sebagai penerapan nilai-nilai dasar BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dengan memperhatikan Visi dan Misi organisasi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru. Adapun rancangan aktualisasi diuraikan sebagai berikut:
NAMA/NIP : OKKY DWI SAPUTRA, SST / 19931004 202203 1 007 Profesi/ Jabatan : Penata Laporan Keuangan
Isu Aktual : Belum Optimalnya Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru
Gagasan Pemecahan Isu : Optimalisasi Penataan dan Penyimpanan Laporan Keuangan Secara Digital Menggunakan Blog dan Google Drive Pada Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru melalui :
1. Melakukan konsultasi dengan Mentor, dan Coach, 2. Membuat blog dan media penyimpanan google drive, 3. Mengumpulkan dokumen fisik dan non fisik,
4. Membuat post laporan keuangan di blog dan melakukan unggah dokumen di googledrive,
5. Melakukan review atas hasil postingan dan dokumen laporan yang di unggah,
26
6. Melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan dan membuat laporan akhir aktualisasi,
7. Membuat rencana tindak lanjut hasil aktualisasi, 8. Membuat rancangan bahan paparan aktualisasi.
Table1.2 Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Kegiatan
Keterkaitan Kegiatan dengan Nilai BerAKHLAK
Kontribusi terhadap Visi-Misi Organisasi
Penguatan Nilai-Nilai Organisasi 1. Melakukan
konsultasi dengan Mentor, dan Coach.
1. Menyiapkan bahan konsultasi
2. Mengatur waktu konsultasi 3. Menyampaikan
maksud dan tujuan 4. Melakukan konsultasi
mengenai isu dan gagasan pemecahan isu
5. Meminta saran mentor
1. Catatan hasil konsultasi
Berorientasi Pelayanan Melakukan
komunikasi dengan mentor dan Coach dengan sikap ramah dan melakukan perbaikan tiada henti dalam hal meminta kritik dan saran terkait rancangan aktualisasi.
Akuntabel
Melakukan konsultasi terkait tugas
rancangan dengan jujur dan
memberikan fakta- fakta terkait isu dan gagasan.
Konsultasi terkait isu memberikan gagasan positif yang sesuai dengan visi Dinas
Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Mewujudkan pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi
“Meningkatnya koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung segala aspek pelayanan transportasi”.
Mengerjakan rancangan aktualisasi dan memberikan gagasan adalah sebuah tantangan.
Hal ini berkaitan dengan nilai
organisasi “Tangguh dalam menghadapi tantangan”.
28
Kompeten
Memahami terlebih dahulu bahan terkait isu dan gagasan kreatif.
Harmonis Penulis sangat mengharagai masukan dari
mentor, membangun situasi konsultasi kondusif dengan bersikap ramah dan sopan.
Loyal Dalam
melaksanakan konsultasi penulis akan menjaga nama baik instansi tempat bekerja.
Adaptif
Dalam melakukan konsultasi, penulis akan mencoba memahami arahan mentor dengan tepat dan bertindak
proaktif dalam meminta pendapat dan saran
Kolaboratif Terbuka dalam menerima saran dan masukan mentor demi kemajuan rancangan aktualisasi.
2. Membuat blog dan media penyimpanan google drive
1. Mencari referensi terkait pembuatan blog,
2. Membuat blog dan membuat google drive untuk media penyimpanan,
1. Tersedianya informasi referensi pembuatan blog,
2. Tersedianya blog dan google drive
Berorientasi Pelayanan
Cekatan dan solutif dalam pembuatan blog.
Merancang pembuatan blog dan media penyimpanan sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu “Mewujudkan pelayanan bidang
Membuat blog dan google drive disini sesuai dengan nilai oganisasi yaitu
“Tanggap terhadap kebutuhan” dan
“Terampil”.
30
3. Melakukan uji coba membuat post dan upload data.
Akuntabel Membuat blog dengan cermat, bertanggung jawab dan berintegritas tinggi.
Kompeten Meningkatkan
kompetensi terkait IT dan melakukannya dengan kualitas terbaik.
Harmonis
Pembuatan blog dan google drive sebagai sarana
mempermudah pekerjaan dan memberikan informasi terkait laporan keuangan Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru.
perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi
“Meningkatnya koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung segala aspek pelayanan transportasi”.
Loyal
Penggunaan blog dan google drive mendukung percepatan dalam melaksanakan tugas.
Adaptif
Berinovasi dan mengembangkan kreatifitas terkait digitalisasi dan penggunaan web.
Kolaboratif Penulis meminta arahan mentor dan rekan kerja demi mendapatkan hasil maksimal terkait pembuatan blog.
3. Mengumpulkan dokumen fisik dan non fisik.
1. Melakukan
koordinasi dengan rekan kerja bidang keuangan terkait dokumen dokumen laporan keuangan
1. Terlaksananya pemilahan dokumen sesuai tahun
Berorientasi Pelayanan
Dalam hal koordinasi dengan rekan kerja dilakukan dengan ramah.
Mengumpulkan dokumen dan pemilahan data ini sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu “Mewujudkan
Penguatan nilai organisasi dalam kegiatan ini yaitu
“ramah” dan “sopan”
32
2. Mengumpulkan data yang telah dikoordinasikan dengan rekan kerja 3. Memilah data dan
memeriksa dokumen
2. Tersedianya data laporan keuangan yang siap di post di blog dan data yang diupload di google drive
Akuntabel
Memilah dokumen dengan cermat, penuh tanggung jawab agar dokumen yang siap di upload andal dan tidak ada kesalahan.
Kompeten Melakukan
pemilahan dokumen dengan kualitas kerja terbaik.
Harmonis Dalam
melaksanakan koordinasi dengan rekan kerja dengan sikap yang ramah, dapat terlaksananya lingkungan kerja yang kondusif dan nyaman.
pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi
“Meningkatnya koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung segala aspek pelayanan transportasi”.
Loyal
Melaksanakan tugas dalam koordinasi dan pengumpulan
dokumen dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.
Adaptif
Bertindak proaktif dalam
mengumpulkan data.
Kolaboratif Bekerja sama dengan rekan kerja terkait
pengumpulan data demi menghasilkan nilai tambah.
4. Membuat post laporan keuangan di blog dan melakukan unggah dokumen di googledrive
1. Membuat post laporan keuangan di blog
2. Mengupload dokumen ke googledrive
1. Tersedianya postingan laporan keuangan 2. Tersedianya
data laporan keuangan di googledrive
Berorientasi Pelayanan Memenuhi kebutuhan akan laporan keuangan yang dapat di akses kapan saja dan
Kegiatan ini sesuai dengan sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Mewujudkan pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan
Penguatan nilai organisasi dalam kegiatan ini yaitu
“terampil”
34
3. Menambahkan link dokumen yang ada di google drive ke dalam postingan blog
4. Menyimpan dan melakukan posting blog
dimana saja serta cekatan dalam pengerjaan post dan upload dokumen.
Akuntabel
Melakukan postingan di blog dengan cermat dan penuh tanggung jawab agar blog dan dokumen dapat diakses dengan mudah.
Kompeten
Mendesign halaman blog dengan kualitas kerja terbaik.
Harmonis
Penyediaan laporan keuangan blog dan penyimpanan online dapat mempermudah pekerjaan khususnya seluruh pegawai keuangan.
berkarakter” dan misi
“Meningkatnya koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung segala aspek pelayanan transportasi”.
Loyal
Melaksanakan tugas dalam hal post laporan dan upload dokumen dengan disiplin demi mencapai hasil maksimal.
Adaptif
Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas terkait kenyamanan akses blog.
Kolaboratif Menggunakan dan memanfaatkan data data dengan
maksimal untuk tujuan bersama.
5. Melakukan review atas hasil postingan dan dokumen laporan yang di unggah.
1. Mencoba
mengakses blog.
2. Melakukan
download dari link yang tersedia di
1. Mendapatkan hasil review halaman blog yang sudah bisa diakses dan digunakan.
Berorientasi Pelayanan Memenuhi kebutuhan akan laporan keuangan
Kegiatan ini sesuai dengan sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Mewujudkan
Penguatan nilai organisasi dalam kegiatan ini yaitu
“terampil”.
36
blog dan dilanjutkan ke googledrive.
3. Membuat catatan hasil review blog
2. Mendapatkan hasil review apa file yang sudah di upload sudah bisa didownload.
yang dapat di akses kapan saja dan dimana saja serta solutif dalam melakukan review blog dan googledrive.
Akuntabel
Melakukan review blog dengan cermat dan penuh tanggung jawab agar blog dan dokumen dapat diakses dengan mudah.
Kompeten
Melakukan review dengan kualitas kerja terbaik.
Harmonis Mempermudah pekerjaan pada bidang keuangan yang membutuhkan laporan keuangan
pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi “Memberikan pelayanan kepada masyarakat
melalui penertiban lalu lintas yang tertib, lancar, aman dan nyaman dalam mendukung Pemerintah Kota Banjarbaru”
dimana dan kapan saja.
Loyal
Melaksanakan review dengan disiplin demi mencapai hasil maksimal.
Adaptif
Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas terkait kenyamanan akses blog hasil review .
Kolaboratif Bekerja sama dengan rekan kerja terkait review blog demi menghasilkan nilai tambah.
38
6. Melakukan evaluasi
terhadap seluruh kegiatan dan membuat laporan akhir aktualisasi
1. Mengevaluasi hasil dari kegiatan aktualisasi
2. Menyusun laporan hasil aktualiasasi 3. Menyampaikan
kepada atasan laporan hasil Aktualisasi
1. Hasil dari kegiatan Aktualisasi
2. Tersedianya laporan laporan hasil aktualisasi telah disusun dengan baik 3. Tersampaikann
ya hasil laporan aktualisasi kepada atasan 4. Dokumentasi
(Foto/Video) pelaksanaan kegiatan
Berorientasi Pelayanan Menerima semua kritik dan saran yang diberikan untuk melakukan perbaikan
Akuntabel
Konsisten dengan tahapan-tahapan kegiatan yang telah direncanakan Kompeten Disiplin mengerjakan sesuatu hingga selesai dengan kualitas kinarja terbaik
Harmonis Melaksanakan kegiatan tanpa mengganggu pekerjaan orang lain
Loyal
Mengusahakan
Kegiatan ini sesuai dengan sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Mewujudkan pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi “Memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui penertiban lalu lintas yang tertib, lancar, aman dan nyaman dalam mendukung Pemerintah Kota Banjarbaru”
Penguatan nilai organisasi dalam kegiatan tindak lanjut dari rancangan
aktualisasi ini yaitu
“terampil” dan
“tanggung jawab”.
hasil yang terbaik dalam
melaksanakan semua kegiatan Adaptif
Melakukan inovasi dan dan terus mengembangkan kreativitas melalui evaluasi yang dilakukan Kolaboratif Bekerja sama dengan semua bidang terkaitdemi hasil akhir yang terbaik
7. Membuat rencana tindak lanjut hasil aktualisasi
1. Menyiapkan rencana tindak lanjut dari aktualisasi
2. Melakukan tindak lanjut dari
aktualisasi
1. Tersedianya hasil dari tindak lanjut
aktualisasi.
Berorientasi Pelayanan Melakukan tindak lanjut dengan tepat waktu.
Akuntabel Melakukan tindak lanjut dengan penuh
tanggungjawab.
Kegiatan ini sesuai dengan sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Mewujudkan pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi “Memberikan
Penguatan nilai organisasi dalam kegiatan tindak lanjut dari rancangan
aktualisasi ini yaitu
“terampil” dan
“tanggung jawab”.
40
3. Mengevaluasi hasil dari tindak lanjut aktualisasi
Kompeten Melakukan tindak lanjut dari
rancangan
aktualisasi dengan kualitas dan kinerja terbaik.
Harmonis Hasil dari tindak lanjut ini dapat membantu bidang keuangan dalam mempermudah pekerjaan dalam mengakses blog secara online.
Loyal
Melakukan tindak lanjut dengan penuh tanggung jawab dan disiplin.
Adaptif
Penulis beradaptasi dengan yang dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut.
pelayanan kepada masyarakat
melalui penertiban lalu lintas yang tertib, lancar, aman dan nyaman dalam mendukung Pemerintah Kota Banjarbaru”
Kolaboratif Bekerja sama dengan rekan kerja khususnya bidang keuangan terkait tindak lanjut dari rancangan aktualisasi.
8. Membuat rancangan bahan paparan aktualisasi
1. Menyiapkan bahan paparan
2. Menyusun bahan paparan aktualisasi
3. Membuat paparan aktualisasi
1. Tersedianya paparan aktualisasi
Berorientasi Pelayanan
Penulis melakukan prinsip pelayanan untuk menyiapkan bahan evaluasi dan paparan.
Akuntabel
Bertanggung jawab atas evaluasi dan paparan yang telah dibuat.
Kompeten
Menyediakan bahan evaluasi dan
paparan dengan kualitas dan kinerja terbaik.
Kegiatan ini sesuai dengan sesuai dengan visi Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru yaitu
“Mewujudkan pelayanan bidang perhubungan yang berkualitas dan berkarakter” dan misi “Memberikan pelayanan kepada masyarakat
melalui penertiban lalu lintas yang tertib, lancar, aman dan nyaman dalam mendukung Pemerintah Kota Banjarbaru”
Penguatan nilai organisasi dalam kegiatan
menyiapkan bahan evaluasi ini yaitu
“terampil” dan
“tanggung jawab”.
42
Harmonis Meminta saran coach dan mentor terkait hasil evaluasi dan paparan dan menghargai setiap saran yang
diberikan.
Loyal
Tetap menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi sampai dengan hasil akhir dari aktualisasi.
Adaptif
Bertindak proaktif dalam meminta saran dari mentor dan coach terkait bahan evaluasi dan paparan.
Kolaboratif Memanfaatkan segala jenis data, saran, dan hasil dari evaluasi demi mencapai hasil
akhir yang
maksimal dan untuk tujuan bersama.